Reumatoid Artritis

Top PDF Reumatoid Artritis:

TAP.COM -   PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP INTENSITAS NYERI REUMATOID ARTRITIS ...

TAP.COM - PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP INTENSITAS NYERI REUMATOID ARTRITIS ...

berdampak pada perubahan- perubahan pada diri manusia (Azizah, 2011). Seiring bertambahnya usia juga akan terjadi proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jariangan untuk memperbaiki diri/mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita (constantindes, 1994; Darmojo,2004 dalam Azizah, 2011). Hal ini juga akan memicu datangnya penyakit muskuloskeletal pada lansia salah satunya yaitu reumatoid artritis dan tidak sedikit efek yang ditimbulkan adalah rasa nyeri bahkan sampai nyeri yg sangat berat sampai susah
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Hubungan Nyeri Reumatoid Artritis dengan Aktivitas Sehari-hari Lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar

Hubungan Nyeri Reumatoid Artritis dengan Aktivitas Sehari-hari Lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar

Setelah mendapat penjelasan dari peneliti tentang penelitian Hubungan Nyeri Reumatoid Artritis dengan Aktivitas Sehai-hari Lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar maka dengan ini saya secara sukarela tanpa paksaan menyatakan bersedia ikut serta dalam penelitian tersebut. Demikianlah surat pernyataan ini dipergunakan seperlunya.

21 Baca lebih lajut

Hubungan Nyeri Reumatoid Artritis dengan Aktivitas Sehari-hari Lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar

Hubungan Nyeri Reumatoid Artritis dengan Aktivitas Sehari-hari Lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar

Reumatoid Artritis merupakan salah satu penyakit pada sendi yang diakibatkan degenerasi atau kerusakan pada permukaan sendi-sendi tulang dan yang paling banyak dijumpai pada lansia. Manifestasi Reumatoid Artritis sangat berfavariasi seperti rasa nyeri, pembengkakan, edema, gangguan fungsi sendi, teraba hangat dan bengkak. Nyeri yang dirasakan pada penderita Reumatoid Artritis umumnya dapat mengganggu aktivitas sehari – hari terutama bagi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nyeri reumatoid artritis dengan aktivitas sehari-hari lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi . Penelitian dilaksanakan 7 April - 28 Mei 2015. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling diperoleh 46 responden. Dari hasil uji hipotesis didapatkan p value < 0,05, maka dari hasil hipotesis Ha diterima yaitu ada hubungan antara nyeri reumatoid artritis dengan aktivitas sehari-hari lansia di Puskesmas Kesatria Pematangsiantar. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa semakin tinggi nyeri reumatoid artritis yang dirasakan semakin rendah kemandirian lansia atau cenderung lebih tergantung.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Kompres hangat merupakan salah satu tindakan nonfarmakologis dengan pemberian sensasi rasa hangat pada kulit yang menggunakan cairan dan alat yang menimbulkan sensasi hangat pada bagian tubuh yang memerlukan. Kompres hangat pada sendi reumatoid akan menonaktifkan serabut saraf yang menyebabkan spasme otot dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre test – post test design. Jumlah sampel penelitian sebanyak 42 orang lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas sebanyak, sampel diambil secara Total Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan 21 Oktober sampai 17 November 2014. Hasil penelitian diperoleh nilai mean total sebelum pemberian Kompres hangat adalah 4,57 (SD= 0,703), sedangkan setelah pemberian Kompres hangat terjadi penurunan dengan nilai mean total adalah 2,10 (SD= 1,165). Hasil uji statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000. Hasil ini menyatakan bahwa nilai p<0,05 (0,000) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan/bermakna. Maka hal ini menunjukkan terdapat penurunan skala nyeri pada lansia yang signifikan antara sebelum dilakukan kompres hangat dengan setelah dilakukan kompres hangat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kompres hangat mempengaruhi skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis. Penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk melakukan dan menganjurkan lansia menggunakan kompres hangat sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Kompres hangat merupakan salah satu tindakan nonfarmakologis dengan pemberian sensasi rasa hangat pada kulit yang menggunakan cairan dan alat yang menimbulkan sensasi hangat pada bagian tubuh yang memerlukan. Kompres hangat pada sendi reumatoid akan menonaktifkan serabut saraf yang menyebabkan spasme otot dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre test – post test design. Jumlah sampel penelitian sebanyak 42 orang lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas sebanyak, sampel diambil secara Total Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan 21 Oktober sampai 17 November 2014. Hasil penelitian diperoleh nilai mean total sebelum pemberian Kompres hangat adalah 4,57 (SD= 0,703), sedangkan setelah pemberian Kompres hangat terjadi penurunan dengan nilai mean total adalah 2,10 (SD= 1,165). Hasil uji statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000. Hasil ini menyatakan bahwa nilai p<0,05 (0,000) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan/bermakna. Maka hal ini menunjukkan terdapat penurunan skala nyeri pada lansia yang signifikan antara sebelum dilakukan kompres hangat dengan setelah dilakukan kompres hangat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kompres hangat mempengaruhi skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis. Penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk melakukan dan menganjurkan lansia menggunakan kompres hangat sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan skala nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan antara nyeri Reumatoid Artritis dengan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia di Posbindu Karang Mekar wilayah kerja Puskesmas Pisangan Tangerang Selatan

Hubungan antara nyeri Reumatoid Artritis dengan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia di Posbindu Karang Mekar wilayah kerja Puskesmas Pisangan Tangerang Selatan

sehari-hari. Tingkat kemandirian yang tinggi pada lansia di Posbindu Karang Mekar disebabkan karena adanya olahraga rutin yang diadakan oleh kader setiap sekali seminggu seperti senam lansia. Aktivitas berhubungan erat dengan kemandirian seseorang seperti lansia yang mandiri dan jarang terkena sakit sendi cenderung lebih senang berolahraga seperti senam dan jalan santai sesuai dengan yang dikemukakan oleh Sylvia & Prince (2006) bahwa aktivitas dapat bermanfaat untuk mempertahankan fungsi sendi. Berdasarkan observasi peneliti banyak ditemukan lansia yang datang sendiri ke Posbindu, tetapi pada beberapa lansia yang sedang menderita nyeri Reumatoid Artritis mereka tetap datang ke Posbindu dengan didampingi keluarga atau tetangga terdekat.
Baca lebih lanjut

127 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Saya adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri pada lansia yang mengalami reumatoid artritis. Kompres ini bermanfaat untuk membantu nenek dan kakek yang mengalami masalah dalam nyeri agar nyeri dapat berkurang dan memberikan rasa nyaman dan tenang pada saat nenek dan kakek.

28 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Pengaruh Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia yang Mengalami Reumatoid Artritis di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas

Gambaran Pengetahuan Tentang Penyakit Reumatik pada Wanita Lanjut Usia di Panti Thresna Werdha Tresna Pertiwi Bandung.. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia..[r]

4 Baca lebih lajut

HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN ARTRITIS REUMATOID DI RUMAH SAKIT DAERAH DR. SOEBANDI KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN ARTRITIS REUMATOID DI RUMAH SAKIT DAERAH DR. SOEBANDI KABUPATEN JEMBER

Kerusakan sendi pada artritis reumatoid timbul pada fase kronik. Sendi yang paling sering terkena adalah sendi metacarpofalangeal (MCP) dan proksimal interfalangeal (PIP), sedangkan sendi distal interfalangeal (DIP) berkaitan dengan koeksistensi dengan osteoartritis. Flexor tendon tenosynovitis adalah kondisi khas pada reumatoid artritis yang mengakibatkan berkurangnya luas gerakan sendi, kekuatan menggenggam, dan trigger finger atau jari pelatuk. Pengrusakan yang terus-menerus akan mengakibatkan deformitas yang irreversibel. Subluksasi sendi MCP dan subluksasi ke sisi volar tangan dari tulang falang proksimal menyebabkan ulnar deviation. Hiperekstensi dari sendi PIP dengan fleksi sendi DIP disebut swan neck deformity, fleksi sendi PIP dengan hiperekstensi sendi DIP disebut boutonniere deformity, sedangkan subluksasi sendi MCP pertama dengan hiperekstensi sendi IP pertama disebut Z line deformity. Pada kaki deformitas terjadi pada sendi metatarsophalangeal (MTP) yang merupakan faktor predisposisi pada pes planovalgus. Pada persendian besar seperti sendi bahu dan lutut juga bisa mengalami deformitas, meskipun bias juga tetap asimtomatik beberapa tahun setelah onset penyakit (Longo, 2012).
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Unlock jurnal CICY CHINTYAWATI fkik

Unlock jurnal CICY CHINTYAWATI fkik

sehari-hari. Tingkat kemandirian yang tinggi pada lansia di Posbindu Karang Mekar disebabkan karena adanya olahraga rutin yang diadakan oleh kader setiap sekali seminggu seperti senam lansia. Aktivitas berhubungan erat dengan kemandirian seseorang seperti lansia yang mandiri dan jarang terkena sakit sendi cenderung lebih senang berolahraga seperti senam dan jalan santai sesuai dengan yang dikemukakan oleh Sylvia & Prince (2006) bahwa aktivitas dapat bermanfaat untuk mempertahankan fungsi sendi. Berdasarkan observasi peneliti banyak ditemukan lansia yang datang sendiri ke Posbindu, tetapi pada beberapa lansia yang sedang menderita nyeri Reumatoid Artritis mereka tetap datang ke Posbindu dengan didampingi keluarga atau tetangga terdekat.
Baca lebih lanjut

127 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap jumlah leukosit dan trombosit pasien artritis reumatoid di RSUP Sardjito Yogyakarta - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap jumlah leukosit dan trombosit pasien artritis reumatoid di RSUP Sardjito Yogyakarta - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Menurut data WHO (2010) lebih dari 355 juta orang di dunia menderita AR. Itu berarti setiap enam orang di dunia, satu di antaranya adalah penyandang reumatoid artritis. Prevalensi nyeri AR di Indonesia mencapai 23,6% hingga 31,3%. Wanita di atas 50 tahun prevalensinya meningkat hampir 5%. Faktor resiko dalam peningkatan terjadinya AR selain jenis kelamin perempuan, adanya riwayat keluarga, umur, paparan salisilat dan merokok. Obesitas juga merupakan faktor resiko (Symmons, 2006). Puncak terjadinya AR pada umur 20-45 tahun lalu pada usia di atas 60 tahun dan jarang dijumpai pada usia di bawah 40 tahun (Indonesian Rheumatoid Assosiation, 2013).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

POLA PERESEPAN OBAT PADA MANAJEMEN AWAL PASIEN ARTRITIS REUMATOID DI RSUD ABDOEL MOELEOK KOTA BANDAR LAMPUNG PERODE JULI 2012 – JUNI 2013

POLA PERESEPAN OBAT PADA MANAJEMEN AWAL PASIEN ARTRITIS REUMATOID DI RSUD ABDOEL MOELEOK KOTA BANDAR LAMPUNG PERODE JULI 2012 – JUNI 2013

Artritis Reumatoid atau Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun sistemik (Symmons, 2006). RA merupakan salah satu kelainan multisistem yang etiologinya belum diketahui secara pasti dan dikarateristikkan dengan destruksi sinovitis (Helmick, 2008). Penyakit ini merupakan peradangan sistemik yang paling umum ditandai dengan keterlibatan sendi yang simetris (Dipiro, 2008). Penyakit RA ini merupakan kelainan autoimun yang menyebabkan inflamasi sendi yang berlangsung kronik dan mengenai lebih dari lima sendi (poliartritis) (Pradana, 2012).
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Mitos dan fakta penyakit reumatik (1)

Mitos dan fakta penyakit reumatik (1)

PROGRAM EDUKASI PENYAKIT REUMATIK Terapi Agresif pada Artritis Reumatoid Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Reumatik Pemberian obat intra-artikular 1.. Beberapa jenis obat di bawah ini [r]

29 Baca lebih lajut

PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN PERSEPSI NYERI PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS REUMATOID

PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN PERSEPSI NYERI PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS REUMATOID

Nyeri merupakan respon subyektif dimana seseorang memperlihatkan tidak nyaman secara verbal maupun non verbal atau keduanya, akut maupun kronis (Engram, 1999). Respon seseorang terhadap nyeri dipengaruhi oleh emosi, tingkat kesadaran, latar belakang budaya, pengalaman masa lalu tentang nyeri dan pengertian nyeri. Nyeri mengganggu kemampuan seseorang untuk beristirahat, konsentrasi dan kegiatan yang biasa dilakukan (Engram, 1999). Nyeri yang dialami oleh klien artritis reumatoid didapatkan skala nyeri rata-rata enam atau nyeri sedang (National Institute of Nursing Research, 2005).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Hubungan antara Kadar Interleukin-6 (IL-6) dengan Disease Activity Score-28 (DAS28) pada Artritis Reumatoid

Hubungan antara Kadar Interleukin-6 (IL-6) dengan Disease Activity Score-28 (DAS28) pada Artritis Reumatoid

Artritis reumatoid adalah penyakit inflamasi kronis yang menyerang membran sinovium, tulang rawan dan tulang. Pada artritis reumatoid terjadi ketidakseimbangan antara aktifitas pro dan anti inflamasi yang mengakibatkan induksi autoimunitas, inflamasi kronis dan pada akhirnya kerusakan sendi. Penyebab munculnya penyakit ini belum diketahui, kemungkinan karena faktor mekanis, interaksi neuroimunologis dan perubahan fungsi mikrovaskular artikular. Faktor genetik diduga juga berhubungan dengan penyakit ini. 1 Patogenesis artritis reumatoid melibatkan kompleks humoral dan reaksi selular termasuk pembentukan kompleks imun, reaksi vaskular serta infiltrasi limfosit dan monosit ke dalam sinovium. Adanya autoantibodi seperti anticyclic citrullinated peptide (anti-CCP) dan peningkatan C-reactive protein (CRP) beberapa tahun sebelum munculnya gejala klinis mengindikasikan adanya disregulasi respons imun dalam patogenesis penyakit ini. 2,3 Sejumlah sitokin terlibat secara langsung. Sitokin memegang peranan dalam proses inflamasi, kerusakan sendi dan komorbiditas yang berhubungan dengan penyakit artritis reumatoid.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap dadar SGOT dan SGPT pasien artritis reumatoid di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap dadar SGOT dan SGPT pasien artritis reumatoid di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas berkat rahmat dan karunianya, sehingga skripsi yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Metotreksat Terhadap Kadar SGOT Dan SGPT Pasien Artritis Reumatoid Di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang ” dapat terselesaikan. Penyusunan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

15 Baca lebih lajut

KORELASI ANTARA KADAR MATRIKS  9, LAJU ENDAP DARAH, FAKTOR REUMATOID, DAN LAMA SAKIT DENGAN GAMBARAN RADIOLOGIS PADA PASIEN ARTRITIS REUMATOID | Aji | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia 1 SM

KORELASI ANTARA KADAR MATRIKS 9, LAJU ENDAP DARAH, FAKTOR REUMATOID, DAN LAMA SAKIT DENGAN GAMBARAN RADIOLOGIS PADA PASIEN ARTRITIS REUMATOID | Aji | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia 1 SM

Pe nd a hulua n. Artritis Re um a to id (AR) m e rup a ka n p e nya kit a uto im un d e ng a n e tio lo g i ya ng b e lum je la s, g e ja la uta m a d a ri AR a d a la h ke ra d a ng a n p a d a se nd i ya ng d ita nd a i d e ng a n sino vitis sim e tris d a n e ro si tula ng , w a la up un p e rja la na n p e nya kit AR sulit d id ug a d e ng a n sifa t kro nik-re m isi-e ksa se rb a si na m un se c a ra um um ha sil a khir d a ri AR a d a la h d e fo rm ita s se nd i. Pe ne litia n te ra khir p a d a AR m e nunjukka n a d a nya o ve re ksp re si d a ri se jum la h e nzim ma trix me ta llo p e o te ina se s (MMPs) ya ng m e m p unya i ke m a m p ua n d e g ra d a si ko m p o ne n ko la g e n d a m m a triks e kstra se lule r tula ng ra w a n Be b e ra p a p e ne litia n m e ne m uka n ke te rlib a ta n MMP-2,MMP-9, MMP-1 ,MMP-8 d a n MMP-3 p a d a p e nya kit AR. Pe ne litia n d i Ta iw a n o le h C ha ng <KPHQXQMXNNDQSHQLQJNDWDQNDGDUGDQDNWLÀWDV003SDGDSDVLHQ$5GL7DLZDQGLEDQGLQJNDQSDGDSRSXODVLQRUPDO G ia nne lli m e la p o rka n p e ning ka ta n ka d a r MMP-2, MMP- 9, Tissue Inhib ito r Ma trix p ro te ina se 1 d a n Tissue Inhib ito r Ma trix p ro te ina se 2 p a d a p a sie n d e ng a n AR d a n a rtritis p so ria sis, G rub e r jug a m e la p o rka n a d a nya p e ning ka ta n ya ng b e rm a kna d a ri ka d a r MMP-9 a ta u g e la tina se B p a d a se rum p a sie n AR. Pe ne litia n ini b e rtujua n untuk m e ning ka tka n p e m a ha m a n PHQJHQDLSHUDQ003SDGDSDWRÀVLRORJLNHUXVDNDQVHQGL$5VHUWDPHQFDULNRUHODVLDQWDUDNDGDU003ODMXHQGDS d a ra h (LED), fa kto r re um a to id d a n la m a sa kit d e ng a n g a m b a ra n ra d io lo g is p a d a p a sie n AR.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Analisis Penyebab Artritis Reumatoid Pada Pekerja Di Tempat Pelelangan Ikan Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2015

Analisis Penyebab Artritis Reumatoid Pada Pekerja Di Tempat Pelelangan Ikan Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2015

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik usia, masa kerja, pengetahuan tentang AR, penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) berhubungan signifikan dengan Artritis Reumatoid pada pekerja di tempat pelelangan ikan Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu. Pengunaan APD merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan AR

16 Baca lebih lajut

Hubungan Kadar Matrix Metalloproteinase-3 dengan Gangguan Pendengaran pada Pasien Artritis Reumatoid Chapter III VI

Hubungan Kadar Matrix Metalloproteinase-3 dengan Gangguan Pendengaran pada Pasien Artritis Reumatoid Chapter III VI

5.3 Perbedaan Rerata Hantaran Udara, Hantaran Tulang, Air-Bone Gap, dan Ambang Dengar Kedua Kelompok Audiometri nada murni merupakan pemeriksaan yang paling sering digunakan untuk me[r]

36 Baca lebih lajut

Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap profil lipid darah pasien artritis reumatoid di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh penggunaan metotreksat terhadap profil lipid darah pasien artritis reumatoid di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan karunianya, sehingga skripsi yang berjudul “ Pengaruh Penggunaan Metotreksat terhadap Profil Lipid Darah Pasien Artritis Reumatoid di RSUD Dr Saiful Anwar Malang” dapat terselesaikan. Penyusunan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

15 Baca lebih lajut

Show all 132 documents...

Related subjects