Rompi anti peluru

Top PDF Rompi anti peluru:

Analisis Kemampuan Rompi Anti Peluru yang Terbuat dari Komposit HGM - Epoxy dan Serat Karbon dalam Menyerap Energi Akibat Impak Peluru - ITS Repository

Analisis Kemampuan Rompi Anti Peluru yang Terbuat dari Komposit HGM - Epoxy dan Serat Karbon dalam Menyerap Energi Akibat Impak Peluru - ITS Repository

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi rahmat dan hidayah serta anugrah-Nya sehingga penulis dapat menyelasaikan tesis ini dengan lancar. Selawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Penulisan tesis dengan judul “ Analisa Kemampuan Rompi Anti Peluru yang Terbuat dari Komposit HGM - Epoxy dan Serat Karbon dalam Menyerap Energi Akibat Impak Peluru ” telah selesai dilaksanakan. Tesis ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan guna memperoleh gelar Magister Teknik (M.T) di Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya tahun 2017.

95 Baca lebih lajut

APLIKASI KEMAMPUAN ROMPI ANTI PELURU TERBUAT DARI EPOXY – HGM – CARBON FIBER DALAM MENAHAN BACK FACE SIGNATURE DAN ENERGI IMPACT AKIBAT PROYEKTIL

APLIKASI KEMAMPUAN ROMPI ANTI PELURU TERBUAT DARI EPOXY – HGM – CARBON FIBER DALAM MENAHAN BACK FACE SIGNATURE DAN ENERGI IMPACT AKIBAT PROYEKTIL

Rompi anti peluru berfungsi untuk menahan penetrasi dan mereduksi energi impact yang ditimbulkan oleh proyektil. Saat terjadi tumbukan, energi kinetik peluru diserap dan terdistribusi di sekitar area tumbukan oleh rompi sebelum akhirnya diteruskan ke tubuh personil. Dengan kata lain, rompi berfungsi untuk memperluas bidang kontak antara peluru dengan tubuh. Namun demikian, rompi anti peluru, dengan material kevlar,yang digunakan oleh personil TNI dan POLRI relatif terasa berat. Hal ini membuat tidak bebasnya pasukan dalam melakukan manuver saat menjalankan tugas. Dari segi ekonomi, material kevlar, dalam bentuk rompi atau tekstil, memiliki harga yang cukup mahal dan harus diimpor dari luar negeri.

73 Baca lebih lajut

Analisa Komposit Multi Reinforcement sebagai Material Alternatif Rompi Anti Peluru dalam Menahan Energi Impact Proyektil - ITS Repository

Analisa Komposit Multi Reinforcement sebagai Material Alternatif Rompi Anti Peluru dalam Menahan Energi Impact Proyektil - ITS Repository

Rompi anti peluru mempunyai fungsi untuk meredam resiko cedera akibat penetrasi proyektil. Proyektil diredam bahkan dihentikan dengan cara menyebarkan energi kinetik sepanjang luasan plat pelindung sehingga energi akibat beban balistik peluru yang diteruskan kepada pengguna semakin kecil. Pada kenyataannya, energi yang diterima oleh pengguna rompi anti peluru masih dapat menyebabkan trauma fisik seperti memar, bengkak atau luka dalam yang cukup serius. Disamping itu, rompi anti peluru konvensional masih terasa berat sehingga mengurangi mobilitas pengguna sehingga perlu dilakukan penelitian tentang material alternatif pengganti rompi anti peluru konvensional yang mempunyai kinerja yang relatif sama dalam menahan energi impact proyektil.

73 Baca lebih lajut

PERBEDAAN METODE LATIHAN BEBAN DENGAN ANGKAT PELURU ANTARA BEBAN TETAP SET MENINGKAT DAN BEBAN MENINGKAT SET TETAP TERHADAP HASIL TOLAK PELURU PADA SISWA PUTRA KELAS V SD NEGERI KEPANDEAN 02 KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009.

PERBEDAAN METODE LATIHAN BEBAN DENGAN ANGKAT PELURU ANTARA BEBAN TETAP SET MENINGKAT DAN BEBAN MENINGKAT SET TETAP TERHADAP HASIL TOLAK PELURU PADA SISWA PUTRA KELAS V SD NEGERI KEPANDEAN 02 KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009.

kelompok eksperimen 2 (angkat peluru beban meningkat set tetap) terhadap hasil tolak peluru pada siswa kelas V putra SD Negeri Kepandean 02 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2008/2009. Hal ini karena pemberian latihan dengan beban tetap set meningkat yang diberikan kepada kelompok eksperimen pembebanannya memberikan efek keterbiasaannya dalam mengangkat peluru karena beban tetap sedang set meningkat, sehingga memberi keuntungan lebih terhadap hasil tolakan. Sedangkan kelompok eksperimen 2 yang pemberian latihannya dengan beban meningkat set tetap, beban yang diangkat mencapai berat yang sama dengan dilakukan latihan eksperi men 1, pemberiannya sepertiga diakhir program latihan. Sehingga efek yang diperoleh dari latihan yang dilakukan oleh kelompok eksperimen 2 ini tidak mengapa bila dibandingkan dengan hasil latihan yang dilakukan oleh kelompok eksperimen 1.

93 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU MELALUI PERMAINAN BOLA TOLAK BEREKOR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 DARMAKRADENAN KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2012 2013

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU MELALUI PERMAINAN BOLA TOLAK BEREKOR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 DARMAKRADENAN KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2012 2013

Dalam permainan bola tolak berekor atau permainan inti III yang juga menggunakan rangkaian gerakan tolak peluru secara keseluruhan, siswa lebih percaya diri. Walaupun sebagian besar siswa belum memahami sepenuhnya tentang tata cara peraturan permainan bola tolak berekor dan belum bisa membedakan antara melempar dan menolak bola, namun rangkaian gerakan awalan, gerakan inti dan gerakan lanjutan yang mereka praktekan lebih luwes dan tidak ragu-ragu. Dilihat dari segi sudut tolakan, lemparan maupun tolakan siswa sudah memenuhi target yaitu sekitar 40 0 berkat bantuan net dari tali rafia walaupun ada beberapa tolakan ataupun lemparan yang melewati bawah net tersebut.

145 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU DENGAN MEDIA TOLAK SASARAN BOLA BEREKOR PADA KELAS V SD NEGERI MUNCANGLARANG 02 KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2012 2013

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU DENGAN MEDIA TOLAK SASARAN BOLA BEREKOR PADA KELAS V SD NEGERI MUNCANGLARANG 02 KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2012 2013

minat dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran tolak peluru dari awal sampai akhir. Masih tampak beberapa siswa yang asyik mengobrol dengan temannya, bermalas-malasan, dan sebagian siswa acuh tak acuh saat diberi pengarahan dan petunjuk teknis pelaksanaan tolak peluru. Materi pembelajaran tolak peluru merupakan cabang atletik yang kurang diminati oleh siswa, karena tidak adanya unsur permainan, maupun unsur kompetisi. Pembelajaran yang cenderung monoton dan tidak adanya kerjasama antara siswa membuat pembelajaran ini menjadi membosankan bagi siswa. Disamping itu masih banyak siswa yang takut untuk mencobanya karena peluru dari besi dianggap berat dan berbahaya terutama anak putri. Untuk itu perlu adanya pengembangan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan untuk memberikan pembelajaran tolak peluru melalui modifikasi alat dan peraturan permainan. Sehingga perlu mempertimbangkan pengembangan pembelajaran Penjaskes di sekolah dengan merangkum menjadi pembelajaran yang menarik bagi siswa. Untuk itu perlu adanya modifikasi pada media pembelajarannya agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam melakukan teknik tolak peluru. Pendekatan bermain merupakan salah satu media pembelajaran yang dianggap cocok dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar.

151 Baca lebih lajut

Mikrajuddin Abdullah Fisika Dasar I 2016

Mikrajuddin Abdullah Fisika Dasar I 2016

Apa pentingnya memahami posisi? Hampir tidak ada teknologi canggih di dunia ini yang tidak menggunakan konsep posisi. Peluncuran roket, pesawat ruang angkasa, autopilot pesawat terbang, peluncuran peluru kendali, penentuan lokasi di permukaan bumi dengan peralatan yang bernama GPS, dan pergerakan robot semuanya melibatkan perhitungan posisi. Bahkan gerakan cartridge printer yang kita gunakan sehari-hari sehingga diperoleh cetakan yang sangat teliti juga melibatkan pengontrolan posisi. Dalam ruang kontrol navigasi pesawat, kapal laut, dan kereta api, yang diamati adalah posisi masing-masing mesin transportasi tersebut.

1081 Baca lebih lajut

Mikrajuddin Abdullah   Fisika Dasar I 20 (2)

Mikrajuddin Abdullah Fisika Dasar I 20 (2)

Apa pentingnya memahami posisi? Hampir tidak ada teknologi canggih di dunia ini yang tidak menggunakan konsep posisi. Peluncuran roket, pesawat ruang angkasa, autopilot pesawat terbang, peluncuran peluru kendali, penentuan lokasi di permukaan bumi dengan peralatan yang bernama GPS, dan pergerakan robot semuanya melibatkan perhitungan posisi. Bahkan gerakan cartridge printer yang kita gunakan sehari-hari sehingga diperoleh cetakan yang sangat teliti juga melibatkan pengontrolan posisi. Dalam ruang kontrol navigasi pesawat, kapal laut, dan kereta api, yang diamati adalah posisi masing-masing mesin transportasi tersebut.

1081 Baca lebih lajut

KSM KABKOT MA FISIKA

KSM KABKOT MA FISIKA

15 Peluru A dan peluru B bertabrakan di posisi ⃗ , peristiwa tersebut terjadi pada waktu t = 30 detik sejak kedua peluru ditembakan secara bersamaan. Jika peluru A dan B berada di posisi awal sesaat keluar dari moncong meriam adalah ⃗⃗⃗⃗ ̂ meter dan ⃗⃗⃗⃗⃗ ̂ ̂ meter. Peluru A ditembakan sejajar sumbu X, sedangkan peluru B ditembakan dengan sudut 30 0 . Berapa besarnya kecepatan awal peluru A

11 Baca lebih lajut

Tolak peluru menyamping

Tolak peluru menyamping

 Mengamati perlombaan tolak peluru secara langsung dan atau di TV/Video dan membuat catatan tentang variasi dan kombinasi gerak tolak peluru (awalan, menolakan peluru, lepasnya peluru dan menjaga keseimbangan) dan membuat catatan hasil pengamatan.

6 Baca lebih lajut

RPP Mak TOLAK PELURU

RPP Mak TOLAK PELURU

Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model resiprokal dengan pendekatan saintifik, peserta didik dapat menganalisis keterampilan tolak peluru untuk menghasilkan gerak yang efektif*, serta peserta didik dapat mempraktikkan hasil analisis keterampilan tolak peluru untuk menghasilkan gerak yang efektif*, dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin dan kerjasama selama proses pembelajaran.

17 Baca lebih lajut

Bab 14 Pelajaran Atletik

Bab 14 Pelajaran Atletik

6. Tolakan dimulai dengan menggeser kaki kanan ke arah tolakan dengan cepat. Pada saat geseran selesai, kaki kanan tetap pada posisi setengah jongkok dengan telapak kaki menumpu kuat pada tanah. Badan diputar ke arah tolakan dan lutut diluruskan dengan menolak kuat pada tanah. Selanjutnya, peluru ditolakkan dengan meluruskan lengan ke atas, ke arah tolakan (membentuk sudut 45°).

8 Baca lebih lajut

S SRP 1205638 Chapter3

S SRP 1205638 Chapter3

Penulis memvisualisasikan ikan pari manta ini dalam bentuk sebuah motif, siluet ikan pari yang telah distilasi sedemikian rupa menjadi motif yang indah yang akan diaplikasikan menjadi sebuah rompi (vest). Alasan penulis memilih rompi (vest) ini karena pada saat ini pemakaian rompi (vest) sedang banyak diminati dikalangan wanita, baik yang muda maupun yang tua, baik yang berhijab maupun yang tidak berhijab.

26 Baca lebih lajut

113458 T 21253 Kinerja komposit Pendahuluan

113458 T 21253 Kinerja komposit Pendahuluan

Pada awalnya, alat pengaman diri (self protection) terbuat dari bahan logam yang sangat berat, namun pada tahun 1966 ditemukanlah bahan sintesis kevlar yang dikembangkan menjadi rompi tahan peluru berbahan dasar komposit, karena dapat menahan energi yang dihasilkan dari benturan balistik. Pemenuhan kebutuhan rompi tahan peluru untuk Indonesia masih diimport dari Belanda dan Korea Selatan. Karena harganya sangat mahal, maka hal ini mendorong dilakukannya penelitian alternatif untuk menggantikan kevlar. Istiadi, dkk (2003), mengembangkan keramik dan kevlar sebagai rompi tahan peluru [1]. Sementara Ignatia (2007), meneliti tentang pelat komposit berbahan dasar serat pisang abacca, yang dapat menahan proyektil peluru level I [2].

3 Baca lebih lajut

Perancangan Rompi Anti Cidera Berbahan Coir Fiber (Serabut Kelapa) Yang Ergonomis

Perancangan Rompi Anti Cidera Berbahan Coir Fiber (Serabut Kelapa) Yang Ergonomis

Serat alam yang berasal dari Coir Fiber (serabut kelapa) tersusun dari selulose dimana kekerasan dan kerapuhan terjadi setelah buah kelapa matang penuh dan kelebihan dari serat kelapa adalah kuat, elastisitas, tahan terhadap penguraian mikroba, tahan terhadap salinitas, biodegradabledan banyak tersedia di alam. Serat kayu dan bambu telah dikenal mampu digunakan sebagai material struktural tetapi peluang serat non kayu dan non bambu memiliki kesempatan untuk dikembangkan sebagai material struktural melalui pemahaman sifat mekanis dan morfologinya. Produk primer dari pengolahan sabut kelapa terdiri atas serat (serat panjang), bristle (serat halus dan pendek), dan debu abut. Serat dapat diproses menjadi serat berkaret, matras, geotextile, karpet, dan produk-produk kerajinan/industri rumah tangga. Keunggulan coir fiber (1) Anti Ngengat ; tahan terhadap jamur dan membusuk, (2) Memberikan insulasi yang sangat baik terhadap suhu dan suara, (3) Tidak mudah terbakar.(4) Alot dan tahan lama,(5) Resilient; mata kembali ke bentuk konstan bahkan setelah digunakan, (6) Totally statis, (7) Mudah dibersihkan, (8) Kekutan lebih lama, (9) Sabut Geotextiles adalah 100% bio- degradable dan ramah lingkungan. Unjuk kerja Coir fiber (serabut kelapa) sebagai salah satu serat alam yang dapat digunakan sebgai bahan penguatan yang mampu memenuhi aplikasi teknik untuk komponen struktural belum menunjukkan hasil yang memuaskan (Santafe Jr HPG, dkk 2010). Coir Fiber (Sabut kelapa) merupakan bagian terluar buah kelapa yang membungkus tempurung kelapa. Ketebalan sabut kelapa berkisar 5-6 cm yang terdiri atas lapisan terluar (exocarpium) dan lapisan dalam (endocarpium). Endocarpium mengandung serat- serat halus yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat tali, karung, pulp, karpet, sikat, keset, isolator panas dan suara, filter, bahan pengisi jok kursi/mobil dan papan hardboard. Satu butir buah kelapa menghasilkan 0,4 kg sabut yang mengandung 30% serat. Komposisi kimia sabut kelapa terdiri atas selulosa, lignin, pyroligneous acid, gas, arang, tannin, dan potasium (Wie W,2009)

8 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TOLAK PELURU MENGGUNAKAN PELURU SESUNGGUHNYA DAN MODIFIKASI ALAT TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA ORTODOX PADA SISWA KELAS XI USAHA PERJALANAN WISATA 2 SMK NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN 2013/2014.

PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TOLAK PELURU MENGGUNAKAN PELURU SESUNGGUHNYA DAN MODIFIKASI ALAT TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA ORTODOX PADA SISWA KELAS XI USAHA PERJALANAN WISATA 2 SMK NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN 2013/2014.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh metode pembelajaran tolak peluru menggunakan peluru sesungguhnya dan modifikasi alat terhadap hasil belajar tolak peluru gaya ortodox pada siswa kelas XI usaha perjalanan wisata 2 SMK Negeri 1 Karanganyar tahun 2013/2014; (2) Metode pembelajaran tolak peluru menggunakan modifikasi alat lebih baik pengaruhnya terhadap hasil belajar tolak peluru gaya ortodox pada siswa kelas XI usaha perjalanan wisata 2 SMK Negeri 1 Karanganyar tahun 2013/2014.

18 Baca lebih lajut

Pengumuman Pemenang Pengadaan Rompi dan Helm Dishub

Pengumuman Pemenang Pengadaan Rompi dan Helm Dishub

Berdasarkan hasil evaluasi penawaran dan klarifikasi Teknis dan negosiasi Harga serta penetapan calon penyedia barang/jasa Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Kegiatan Pengamanan dan Pengawalan Lalu Lintas Pengadaan Rompi Khusus Dishub dan Helm DIshub Tahun Anggaran 2013, pemenang pekerjaan tersebut telah ditetapkan sebagaimana mestinya.

1 Baca lebih lajut

Show all 3799 documents...