Rumput Belulang

Top PDF Rumput Belulang:

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica (L.) Gaertn.) SEBAGAI  Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica (L.) Gaertn.) SEBAGAI Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

Alhamdulillah, segala puji syukur hanya kepada Allah SWT yang selalu memberikan petunjuk dan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica (L.) Gaertn.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIBIOTIK”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat mencapai gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

12 Baca lebih lajut

(Eleusine indica (L.) Gaertn.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIBIOTIK  Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

(Eleusine indica (L.) Gaertn.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIBIOTIK Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

3 Actinomycetes dari rizosfer yang berpotensi sebagai penghasil antibiotik. Ambarwati (2012) telah mengisolasi Streptomycetes dari rizosfer dan non rizosfer rumput teki (Cyperus rotundus L), didapatkan 12 isolat yang mempunyai potensi sebagai penghasil antibiotik, dua isolat antaranya mempunyai hambatan yang kuat terhadap B.subtilis. Berdasarkan hasil penelitian Rahayu (2006) yang mengisolasi rizosfer rumput Pangola (D. decumbens) didapatkan hasil bahwa isolat yang didapat mempunyai potensi sebagai antibiotik yang terbukti mampu menghambat bakteri E.coli multiresisten. Untuk itu pada penelitian ini, diisolasi Actinomycetes dari rizosfer rumput belulang (Eleusine indica (L.) Geartn.) yang diharapkan dapat mempunyai potensi antibiotik, terutama terhadap bakteri E. coli dan B. subtilis  
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Dalam dunia tumbuhan rumput belulang termasuk ke dalam kingdom : Plantae ; divisio : Spermatophyta ; subdivisio : Angiospermae ; kelas : Monocotyledoneae ; ordo : Poales ; famili : Poaceae; genus : Eleusine. Deskripsinya yaitu merupakan rumput semusim berdaun pita, membentuk rumpun yang rapat agak melebar dan rendah. Perakarannya tidak dalam tetapi lebat dan kuat menjangkar tanah sehingga sukar untuk mencabutnya. Berkembang biak

9 Baca lebih lajut

Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn.) Resisten-Parakuat Terhadap Parakuat, Diuron, Dan Ametrin.

Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn.) Resisten-Parakuat Terhadap Parakuat, Diuron, Dan Ametrin.

Eleusine indica (L.) Gaertn., atau dikenal dengan nama rumput belulang termasuk anggota famili Poaceae yang tergolong gulma yang cukup berpengaruh negatif terhadap tanaman (ganas), biasanya terdapat di lahan jagung, karet, dan kelapa sawit. Memiliki ciri-ciri yang paling mencolok, yaitu memiliki batang yang mendatar, dapat tumbuh dengan panjang mencapai 0,7 meter. Di beberapa negara telah dilaporkan bahwa terjadi peningkatan pada gulma ini yang resisten terhaadap herbisida, seperti di Malaysia terdapat beberapa biotip rumput belulang yang resisten terhadap glifosat dan di Brazil terdapat biotip rumput belulang yang resisten terhadap herbisida inhibitor ACCase (Steckel, 2010).
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

PENDAHULUAN Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

Berdasarkan hasil penelitian Helbert (2010) diketahui bahwa isolat Streptomyces (salah satu genus Actinomycetes) yang diperoleh dari rhizosfer rumput teki ( Cyperus rotundus L. ) mampu menghambat pertumbuhan Aspergillus niger (R7). Namun belum diteliti apakah isolat anggota Actinomycetes yang berasosiasi dengan tanah rizosfer dari tanaman rumput belulang ( Eleusine indica L.) memiliki potensi yang sama sebagai antifungal. Dengan demikian, terdapat kemungkinan bahwa isolat-isolat ini berpotensi menghasilkan senyawa antifungal sehingga dapat diteliti potensi isolat yang memiliki asosiasi berbeda ini sebagai antifungal.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

PENDAHULUAN Isolasi Actinomycetes Dari Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Sebagai Penghasil Antibiotik.

Bais et al.,(2006) mengemukakan bahwa banyak mikroorganisme yang tertarik pada nutrisi yang dihasilkan oleh eksudat dari sistem perakaran suatu tanaman. Sehingga populasi mikroorganisme pada rizosfer jauh lebih tinggi dibandingkan bagian tanah lainnya (Budiyanto, 2002). Populasi Actinomycetes pada tanah rizosfer rumput sekitar 40% dari total mikroflora tanah (Rahayu, 2006). Beberapa penelitian telah berhasil mengisolasi Actinomycetes dari rizosfer yang berpotensi sebagai penghasil antibiotik. Ambarwati (2012) telah mengisolasi Streptomycetes dari rizosfer dan non rizosfer rumput teki (Cyperus rotundus L), didapatkan 12 isolat yang mempunyai potensi sebagai penghasil antibiotik, dua isolat antaranya mempunyai hambatan yang kuat terhadap B. subtilis. Berdasarkan hasil penelitian Rahayu (2006) yang mengisolasi rizosfer rumput Pangola (D. decumbens) didapatkan hasil bahwa isolat yang didapat mempunyai potensi sebagai antibiotik yang terbukti mampu menghambat bakteri E. coli multiresisten. Untuk itu pada penelitian ini, diisolasi Actinomycetes dari rizosfer rumput belulang (Eleusine indica (L.) Geartn.) yang diharapkan dapat mempunyai potensi antibiotik, terutama terhadap bakteri E. coli dan B. subtilis.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Pengendalian rumput belulang (E. indica) pada areal Blok afdeling Kebun Adolina PTPN IV denganmenggunakanparakuatdanglifosattelahberlangsung secara terus-menerus .Belakanganinidilaporkanbahwa keduabahanaktif herbisida tersebuttidaklagiefektifuntukmengendalikanE.indica pada areal tersebut.Penelitian bertujuan untuk menentukan distribusi E. indica resisten-glifosat dan parakuatdisekitar Blok Afdeling pertanaman kelapa sawit di Kebun Adolina PTPN IV Serdang Bedagai. Pengambilan sampel gulma berdasarkan umur tanaman kelapa sawit yang ada di afdeling kemudian umur tanaman kelapa sawit dibagi lagi berdasarkan sejarah penggunaan lahan dan disebut dengan populasi ESU 1 (dari kebun Adolina) dan populasi ESU 0 (dari Lapangan Bola Jl. Dr. Sofyan
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RHIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica(L.)Gaertn) SEBAGAI PENGHASIL  Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RHIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica(L.)Gaertn) SEBAGAI PENGHASIL Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

Actinomycetes merupakan kelompok bakteri Gram positif yang mempunyai kemampuan biogeokimia yang ditandai dengan dihasilkannya metabolit sekunder aktif, yang dapat digunakan untuk pengobatan kemoterapetik pada pasien infeksi yang disebabkan oleh jamur. Potensi terbesar untuk mendapatkan senyawa aktif adalah di bagian rizosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Actinomycetes yang berasal dari rizosfer rumput belulang ( Eleusine indica (L.) Gaertn) yang dapat menghasilkan agen antijamur pada Candida albicans dan Aspergillus fumigatus.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RHIZOSFER RUMPUT  BELULANG (Eleusine indica(L.)Gaertn) SEBAGAI   Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

ISOLASI ACTINOMYCETES DARI RHIZOSFER RUMPUT BELULANG (Eleusine indica(L.)Gaertn) SEBAGAI Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

Tanah rizosfer rumput belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn) diisolasi dengan metode surface plate pada media Starch-Casein Agar dan Raffinose Histidine Agar. Untuk mendapatkan isolat murni dari Actinomycetes, maka dilakukan purifikasi pada media Starch-Casein Agar. Dari hasil purifikasi dilakukan identifikasi isolat Actinomycetes. Identifikasi dilihat berdasarkan pewarnaan Gram, karakteristik koloni serta colour grouping. Uji aktivitas antifungi isolat Actinomycetes dilakukan dengan metode agar blok. Aktivitas antifungal ditunjukkan dengan adanya zona radikal atau irradikal yang menunjukkan aktivitas fungisidal atau fungistatik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Bobot kering E.indica populasi ESU1 dan ESU0 yang bertahan Hidup hingga 3 MSA pada aplikasi glifosat 480 g b.a/ha Blok Keterangan : Hasil Uji t dengan populasi S ESU0 sebagai pemba[r]

30 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA   Alimuddin, Widada, J., Asmara, W., & Mustofa, 2011, Antifungal Production of a  Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

DAFTAR PUSTAKA Alimuddin, Widada, J., Asmara, W., & Mustofa, 2011, Antifungal Production of a Isolasi Actinomycetes Dari Rhizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica(L.)Gaertn) Sebagai Penghasil Antifungal.

Madigan, M. T., J. M. Martinko, P. V., Dunlap & D. P. Clark, 2009, Brock Biology of Microorganisme, 12 th Edition ,Pearson Education, Inc, USA in Helbert, 2010, Potensi Isolat Streptomycetes dari Rhizosfer Rumput Teki ( Cyperus rotundus L.) dan Jagung ( Zea mays L.) sebagai Penghasil Antifungal, Skripsi , Fakultas Farmasi, Universitas Gajah Mada.

4 Baca lebih lajut

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Distribusi Gulma Rumput belulang (Eleusine indicaL. Gaertn )Resisten-Glifosat dan Parakuat di Perkebunan Kelapa Sawit Adolina PTPN IV Serdang Bedagai

Kerugian yang ditimbulkan gulma di perkebunan kelapa sawit, antara lain 1 pertumbuhan tanaman kelapa sawit muda terhambat sehingga biaya pemeliharaan tanaman belum menghasilkan TBM men[r]

4 Baca lebih lajut

Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn.) Resisten-Parakuat Terhadap Parakuat, Diuron, Dan Ametrin.

Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn.) Resisten-Parakuat Terhadap Parakuat, Diuron, Dan Ametrin.

Parakuat Jumlah anakan/pot g b.a/ha EAD EFH Ket : Angka-angka yang diikuti oleh notasi yang sama pada kolom yang sama tidak berbeda nyata menurut uji jarak berganda Duncan pada taraf[r]

36 Baca lebih lajut

D O S E R E S P O N S E B I OT I P R UM P U T B E L U L A N G

D O S E R E S P O N S E B I OT I P R UM P U T B E L U L A N G

Puji dan syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan usulan penelitian yang berjudul “Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) Resisten-Parakuat terhadap Ametrin, Diuron, dan Parakuat.

13 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN RUMPUT LAUT docx 1

PENGOLAHAN RUMPUT LAUT docx 1

Saat ini penanganan dan pengolahan pasca panen rumput laut perlu diusahakan secara optimal, padahal sebetulnya teknologi penanganan dan pengolahannya (terutama agar- agar kertas) cukup sederhana dan tidak memerlukan modal yang besar dan peralatan yang canggih. Jika teknologi pasca panen rumput laut dapat dikembangkan dan diterapkan dengan baik, maka agroindustri yang

3 Baca lebih lajut

Produksi Dan Kandungan Gizi Rumput Gajah (P. purpureum) Dan Rumput Raja (P. purpupoides) Yang Ditumpangsarikan Dengan Tanaman Jati

Produksi Dan Kandungan Gizi Rumput Gajah (P. purpureum) Dan Rumput Raja (P. purpupoides) Yang Ditumpangsarikan Dengan Tanaman Jati

Jati yang disisip dengan rumput gajah ternyata lebih rendah daripada jati yang disisip rumput raja pada setiap kerapatan. Tinggi jati yang disisip rumput raja pada kerapatan satu baris berbeda nyata dengan yang disisip tiga baris dan tidak berbeda nyata dengan yang disisip dua baris.Tanaman jati yang paling tinggi adalah yang disisip satu baris dengan rumput raja. Harianto (1986) menyatakan jarak tanam yang terlalu rapat akan menghambat pertumbuhan dan terlalu renggang akan menyebabkan tumbuhnya gulma.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

5067-KSP-Agribisnis Rumput Laut

5067-KSP-Agribisnis Rumput Laut

Membudidayakan rumput laut Glacilariasp dengan metode lepas dasar di tambak Mengidentifikasi faktor ekologi budidaya rumput laut Menganalisis persyaratan lokasi budidaya rumput laut [r]

1 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE DI WILAYAH PUSAT KOTA AMURANG BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT | Pangkey | SPASIAL 9672 19248 1 SM

EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE DI WILAYAH PUSAT KOTA AMURANG BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT | Pangkey | SPASIAL 9672 19248 1 SM

- Saluran yang tidak terhubung antara saluran satu dengan saluran yang lain karena adanya saluran yang tertimbun dengan tanah dan ditumbuhi rumput- rumput, ditambah lagi ada banyak sampah yang ada didalam saluran serta pipa-pipa PDAM yang melintasi saluran mengakibatkan saluran menjadi sempit dan terhalang sehingga apabila turun hujan mengakibatkan volume air meningkat dan saluran tidak bisa menampung dan mengalirkan air sesuai dengan fungsinya.

10 Baca lebih lajut

Budidaya Rumput Laut Rumput Laut

Budidaya Rumput Laut Rumput Laut

Pemilihan Lokasi Pemilihan Lokasi  Lokasi terlindung, tidak ada pencemaran Lokasi terlindung, tidak ada pencemaran  perairan semi tertutup seperti teluk perairan semi tertutup seper[r]

48 Baca lebih lajut

 Modul Pengolahan Hasil Perikanan () rumput laut

Modul Pengolahan Hasil Perikanan () rumput laut

Penyusun materi penyuluhan perikanan inipengolahan rumput laut adalah Endang Sudariastuty,S.Pi. MM dosen Sekolah Tinggi Perikanan. yang sudah bertugas selama 31 tahun di bidangnya. Tujuan penulisan Pengolahan Rumput Laut adalah untuk mengetahui semua yang berkaitan dengan rumput laut mulai dari penyebarannya, kandungan gizinya, penanganan pra panen dan pasca panen sebelum diolah sampai dengan pemanfaatannya menjadi produk olahan dan diakhiri dengan pengemasan dan penyimpanan. Dengan demikian apabila pelaku utama dan pelaku usaha memahami apa yang tertulis dalam materi ini dan mampu mengaplikasikan di lapangan , maka penanganan pasca panen akan merupakan salah satu usaha untuk memajukan perikanan .
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Show all 2312 documents...

Related subjects