salah seorang di antaranya menghardik

Top PDF salah seorang di antaranya menghardik:

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGHARDIK TUTUP TELINGA DI WISMA ARIMBI RSJ PROF DR SOEROJO MAGELANG - Elib Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGHARDIK TUTUP TELINGA DI WISMA ARIMBI RSJ PROF DR SOEROJO MAGELANG - Elib Repository

RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang merupakan salah satu RSJ yang terakreditasi A, dan berada di Kabupaten Magelang bagian utara yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani 169. Wisma Arimbi merupakan salah satu wisma atau ruangan khusus wanita di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang yang mempunyai visi “menjadi ruang pelayanan keperawatan yang unggul untuk me mbantu tercapainya kesembuhan”. Data yang penulis peroleh pada bulan Maret , didapatkan data bahwa selama sebulan ± 11 pasien halusinasi, dengan halusinasi penglihatan dan pendengaran yang sering terjadi. Selain pasien halusinasi juga terdapat pasien dengan waham, HDR (Harga Diri Rendah) dan RPK (Resiko Perilaku Kekerasan). Pasien yang mengalami halusinasi di Wisma Arimbi di rawat inap selama ± 28 hari (nilai ideal 6-9 hari). Penulis melakukan asuhan keperawatan kepada tiga pasien yang mengalami halusinasi (P1, P2 dan P3), dan penulis juga mengajarkan terapi untuk mengontrol halusinasi: menghardik yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GAGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN DALAM MENGONTROL HALUSINASI: MENGHARDIK DI WISMA DWARAWATI RSJ PROF Dr. SOEROYO MAGELANG - Elib Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GAGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN DALAM MENGONTROL HALUSINASI: MENGHARDIK DI WISMA DWARAWATI RSJ PROF Dr. SOEROYO MAGELANG - Elib Repository

Latar Belakang, gangguan persepsi sensori: halusinasi merupakan respon persepsi panca indra yang dialami oleh seseorang tanpa rangsangan atau stimulus dari luar dan tidak dialami oleh orang lain. Menghardik merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan halusinasi dengan menolak halusinasi yang muncul. Tujuan, tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk menganalisis Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Terhadap Kemampuan Klien Dalam Mengontrol Halusinasi: Menghardik Di Wisma Dwarawati RSJ Prof Dr.Soeroyo Magelang.

21 Baca lebih lajut

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENGLIHATAN MENGGUNAKAN PEMBERIAN TINDAKAN LATIHAN MENGHARDIK WILAYAH PUSKESMAS GOMBONG II - Elib Repository

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENGLIHATAN MENGGUNAKAN PEMBERIAN TINDAKAN LATIHAN MENGHARDIK WILAYAH PUSKESMAS GOMBONG II - Elib Repository

Halusinasi adalah persepsi yang salah atau palsu tetapi tidak ada rangsang yang menimbulkannya atau tidak ada objek (Sunardi, 2005). Halusinasi adalah distorsi persepsi yang terjadi pada respon neurobiological yang maladaptif (Stuart and Sundeer, 1998).Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengn perubahan sensori persepsi; merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penghiduan.Pasien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada (Budi Anna, 2009). Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa halusiasi adalah gangguan persepsi sensori tentang suatu objek atau gambaran dan pikiran yang sering terjadi tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat meliputi semua sistem penginderaan (Ermawati et al,2009). Jurnal Keperawatan Jiwa, Vol. 2, 2014 menjelaskan, salah satu keperawatan yaitu mengidentifikasi halusinasi yang muncul (isi, jenis, durasi, situasi dan respon), mengontrol halusinasi dengan menghardik atau mengusir, bercakap-cakap dengan orang lain, melakukan kegiatan dan minum obat dengan teratur, serta melakukan terapi aktivitas stimulasi persepsi (Fortinash, 2007).
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Salah Kaprah Kiprah Ikut Salah Pergesera (1)

Salah Kaprah Kiprah Ikut Salah Pergesera (1)

Nah sekarang, semua gerakan adventure, alurnya mainstream! Senang – senang doang! Salah kaprah, semata – mata dijadikan hiburan. Sekarang ini lu pada liat sekitar dah, orang – orang malah salah kaprah jadikan adventure sebagai fashion. Lucunya lagi, salah satu program televisi (My Trip My

7 Baca lebih lajut

Apa yang Salah dengan politik

Apa yang Salah dengan politik

Berikutnya adalah keputusan pemerintah yang mewajibkan semua kendaraan untuk menyalakan lampu di siang hari. Apa pemerintah berfikir berapa energi yang terbuang sia-sia untuk penyalaan lampu kendaraan disiang hari. Kini minyak bumi diIndonesia sudah mulai langka. Penulis yakin bahwasannya Pemerintah juga masyarakat sekitar sadar akan hal itu. Tapi kenapa Pemerintah masih memaksakan warganya untuk tetap menghidupkan lampu kendaraannya disiang hari. Pemborosan bensin ia, pemanasan global ia, bikin mata silau ia , penambahan pengeluaran juga ia. Jadi menurut kalian, apa yang diharapkan Pemerintah dari kebijakannya itu ??? Sayangkah mereka dengan bumi kita ini ??? Padahal energi yang dimiliki bumi cukup banyak, namun energi manusia yang begitu besar mampu mengalahkan energi yang dimiliki bumi saat ini. Salah satu pusat energi terbesar bumi adalah “HUTAN”. Namun kini hutan dibumi sudah takberdaya dan juga sudah tidak dapat diandalkan sepenuhnya. Hawa nafsu manusia yang berkeinginan keras menguasai segalanya apa yang diinginkan membuat hutan kini kehilangan jati dirinya. Hutan-hutan saat ini sebagian besar sudah dimusnah oleh tangan jahil manusia. Akibatnya, terjadi bencana banjir dimana-mana, tanah longsor, pemanasn globaldan menipisnya lapisan ozon. Ini disebabkan karena hakikat hutan yang sebenarnya sudah tidak berfungsi lagi.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Salah.

PENDAHULUAN Salah.

Bab III Hasil Penelitian Pada Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division STAD dalam Meningkatkan Keaktifan dan Kemampuan Hafalan Siswa yang meliputi : Gambaran um[r]

16 Baca lebih lajut

Bagaimana bila ekonom salah

Bagaimana bila ekonom salah

Tapi divisi utama antara mereka yang bersikeras bahwa ekonomi pasar bebas tidak pernah tersesat dan mereka yang percaya bahwa ekonomi mungkin nyasar sekarang dan kemudian, tetapi bahwa s[r]

2 Baca lebih lajut

APA SALAH HUJAN?

APA SALAH HUJAN?

Ingatlah, bahwa Allah Subhâ nahu Wa Ta’ âlâ memberikan nikmat kepada hamba-Nya dengan nikmat yang beraneka ragam, yang sangat sulit untuk dihitung atau dikalkulasikan dengan perhitungan manusia. Hanya Allah-lah yang Maha Tahu atas semua jenis kenikmatan itu, kepada siapa, kapan dan dimana akan diberikan. Dan Allah tak mungkin salah-hitung, Dialah Dzat Yang Maha Tahu dan Maha Bijaksana.

3 Baca lebih lajut

PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PADA KLIEN HALUSINASI DI RUANG CENDRAWASIH DAN RUANG GELATIK RS JIWA PROF HB SAANIN PADANG TAHUN 2012.

PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PADA KLIEN HALUSINASI DI RUANG CENDRAWASIH DAN RUANG GELATIK RS JIWA PROF HB SAANIN PADANG TAHUN 2012.

Sehat menurut WHO adalah keadaan yang sempurna baik fisik, mental,maupun social, tidak hanya terbebas dari penyakit dan kelemahan atau kecacatan (Suliswati dkk, 2005). Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal maka salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan adalah kesehatan jiwa. Diera globalisasi dan persaingan bebas kecendrungan terhadap peningkatan gangguan jiwa semakin besar, hal ini disebabkan karena stressor dalam kehidupan yang semakin besar (Suliswati dkk, 2005)

0 Baca lebih lajut

Antara Salah Paham dan Paham yang Salah: Pandangan Teungku Seumeubeut terhadap Wahabi

Antara Salah Paham dan Paham yang Salah: Pandangan Teungku Seumeubeut terhadap Wahabi

Sebelum membahas lebih dalam tentang pandangan Teungku Seumeubeut terhadap Wahabi, ada baiknya penulis menggambarkan sedikit tentang apa itu Wahabi. Wahabi merupakan salah satu gerakan tauhid dalam Islam yang didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab pada abadke 18 Masehi. Gerakan ini mengusung pemahaman bahwa ajaran Islam harus bersih d ari bid‟ah, takhyul dan khurafat. Pada awalnya pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab ditolak di beberapa daerah seperti di Nedj, Basrah dan Huraimah. Akan tetapi pemikarannya kemudian diterima ketika ia tiba di Arab Saudi. Penerimaan gerakan ini di Arab Saudi tidak terlepas dari kepentingan raja yang menginginkan adanya suatu mazhab untuk menyokong politiknya. Pada saat itulah paham Wahabi mulai berkembang di Arab Saudi dan di beberapa daerah Jazirah Arab lainnya. Kini paham dan pengikut Wahabi tersebar di beberapa wilayah di dunia, seperti Al-Jazair, India, dan Indonesia termasuk Aceh.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Home Schooling Sebagai Salah Satu Inovasi Pendidikan

Home Schooling Sebagai Salah Satu Inovasi Pendidikan

Homeschooling tipe majemuk dalam pembelajarannya melibatkan anak-anak lain, tentu saja proses belajar menjadi dinamis. Insting sosial pada diri anak pun bisa ?tumpah?seperti seharusnya. Dalam kelompok kecil ini, semangat berkompetisi pun akan muncul dalam interaksi antar mereka-pun akan berperan dalam pembentukan kepribadian yang kuat dan tahan banting, Namun keterlibatan beberapa individu dalam kelompok homeschooling ini praktis memunculkan berbagai konsekuensi. Salah satunya kebutuhan untuk berkompromi dengan peserta lain dalam hal jadwal, suasana, fasilitas, dan pilihan kegiatan. Tentu setiap orang tua memiliki kesibukan masing-masing sehingga waktu pendampingan anak-anak mereka pun harus menyesuaikan. Karena setiap orang tua memiliki agenda berbeda, praktis dibutuhkan kesepakatan untuk menentukan waktu belajar bersama anak-anak mereka.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA KLIEN HALUSINASI

GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA KLIEN HALUSINASI

Komunikasi merupakan sarana dalam membina hubungan antara perawat dan klien dalam melaksanakan perannya salah satunya adalah dalam menerapkan komunikasi terapeutik dalam pemberian tindakan keperawatan. Komunikasi terapeutik dari empat tahap proses pelaksanaan, diantaranya yakni fase prainteraksi, fase orientasi, fase kerja, dan fase terminasi.Tujuan penelitian ini mengetahui implementasi komunikasi terapeutik perawat pada klien halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Banjarmasin Tahun 2016. Jenis penelitian ini deskriftif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner untuk mendapatkan data dilakukan pada perawat. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 65 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukan hasil bahwa pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dalam fase prainteraksi dengan hasil 58 orang 89,2% melakukan dengan ketegori sangat baik, pada fase orientasi dengan hasil 55 orang 84,6% dikategorikan sangat baik, pada fase kerja dengan hasil 64 orang 98,5% dikategorikan sangat baik, dan pada fase yang terakhir yaitu terminasi dengan hasil 62 orang 95,4% dikategorikan sangat baik. Diharapkan bagi perawat agar lebih meningkatkan berkomunikasi dengan klien lebih sering sehingga dapat memberikan dampak terapeutik yang dapat mempercepat kesembuhan klien.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PROPOSAL SKRIPSI GALUH AP BAB 1 3

PROPOSAL SKRIPSI GALUH AP BAB 1 3

Kuesioner ini merupakan kuesioner manajemen halusinasi, yaitu suatu instrument penelitinan yang bertujuan untuk mengidentifikasi tindakan manajemen halusinasi, kefektifan manajemen tersebut serta sumber/informasi yang di peroleh pasien halusinasi. Kuesioner ini terdiri atas 3 item pertanyaan, untuk pertanyaan manajemen gejala halusinasi memiliki pilihan jawaban sebagai berikut : Menghardik, mengabaikan gejala, menutup mata/telinga/hidung, mengobrol dengan teman, mengobrol dengan perawat, mengobrol dengan dokter, olahraga, menonton TV, berdo’a, beribadah, merokok, tidur, lainnya. Tingkat keefektivan meliputi “Tidak efektif” dan “Sangat efektif”. Jawaban adalah rentang angka dari 1 sampai 10. “Tidak efektif” diberi skor 1 dan “Sangat efektif” diberi skor 10. Kemudian untuk pertanyaan
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...