Satuan Kerja Perangkat Daerah

Top PDF Satuan Kerja Perangkat Daerah:

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DENGAN TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DENGAN TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman)

menyatakan bahwa skripsi ini dengan judul: “Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan Transparansi Laporan Keuangan sebagai Variabel Intervening (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman) ” tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam Daftar Pustaka. Apabila ternyata dalam skripsi ini diketahui terdapat karya atau pendapat orang lain yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain maka saya bersedia karya tersebut dibatalkan.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SURAKARTA  Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta.

ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SURAKARTA Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta.

Alhamdulillah, puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SURAKARTA ” .

14 Baca lebih lajut

RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

kesehatan anak balitanya serta karena adanya hambatan geografis dan keterbatasan sarana prasarana transportasi bagi sebagian penduduk yang jauh dari akses pelayanan kesehatan. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat belum tercapai yaitu hanya 77.3% dari target sebesar 100%, jika dibanding capaian tahun 2012 yaitu sebesar 63% maka mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan karena terbatasnya sumber daya baik tenaga maupun pembiayaan yang dimiliki oleh puskesmas sebagai ujung tombak pelaksanaan penjaringan tersebut, meskipun ini merupakan standar pelayanan minimal yang harus diselenggarakan oleh kabupaten/kota tetapi belum semuanya yang telah menganggarkan dengan memadai untuk kegiatan ini. Oleh karena itu perlu didorong kepada pemerintah daerah untuk dapat mengalokasikan anggaran yang memadai dan upaya provinsi adalah dengan memberi pendampingan dan penguatan bagi petugas di kabupaten/kota.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD)  Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) Di Kota Surakarta.

IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) Di Kota Surakarta.

Alat analisis yang penulis gunakan pada pengukuran kinerja perangkat kerja pemerintah dalam SKPD di kotamadya Surakarta adalah melakukan observasi dengan memberikan kuesioner kepada pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Di kota Surakarta. Pejabat Struktural dari eselon dua, tiga, dan empat merupakan sampel untuk mewakili populasi dari SKPD di kota Surakarta. sampel penelitian ini di dasarkan pada metode purposive sampling dimana sampel yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria pemilihan sampel untuk pemerintah kota Surakarta adalah pejabat struktural dari eselon dua, tiga, dan empat selaku pihak yang terlibat dan bertanggungjawab dalam SKPD pada seluruh SKPD di Kota Surakarta. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel independen terhadap variabel dependen, uji t, uji F, dan koefisien determinasi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SURAKARTA  Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta.

ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA KEUANGAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SURAKARTA Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta.

Akuntabilitas publik merupakan pemberian informasi dan pengungkapan atas aktivitas dan kinerja keuangan pemerintah kepada pihak-pihak yang berkepentingan (Halim, 2004). Dalam menghadapi akuntabilitas tersebut, pemerintah perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain anggaran, pengendalian akuntansi, efektivitas pelaksanaan anggaran dan sistem pelaporan. Menurut Mahsun dkk (2006), akuntabilitas publik berarti pemberian informasi dan disclosure atas aktivitas dan kinerja finansial pemerintah kepada pihakpihak yang berkepentingan terhadap laporan tersebut. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertindak sebagai pelaku pemberi informasi untuk memenuhi hak-hak publik, yaitu hak untuk tahu, hak untuk diberi informasi dan hak untuk didengar informasinya. Selain itu, akuntabilitas dapat diartikan sebagai bentuk kewajiban mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik (Stanbury, 2003 dalam Wulandari, 2013). Berhasil atau tidaknya suatu pemerintah daerah dalam menjalankan fungsinya dapat dilihat dari laporan keuangan yang disajikan oleh pemerintah daerah yang juga dapat dijadikan sebagai dasar pertanggungjawabannya terhadap publik. Secara umum, tujuan pelaporan keuangan adalah untuk menyajikan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan akuntabilitas terhadap pengelolaan sumber daya yang dipercayakan kepada entitas pelaporan. Sehingga dalam hal ini akuntabilitas publik sangat penting untuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap masyarakat.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD)  Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) Di Kota Surakarta.

IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd) Di Kota Surakarta.

Alat analisis yang penulis gunakan pada pengukuran kinerja perangkat kerja pemerintah dalam SKPD di kotamadya Surakarta adalah melakukan observasi dengan memberikan kuesioner kepada pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Di kota Surakarta. Pejabat Struktural dari eselon dua, tiga, dan empat merupakan sampel untuk mewakili populasi dari SKPD di kota Surakarta. sampel penelitian ini di dasarkan pada metode purposive sampling dimana sampel yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria pemilihan sampel untuk pemerintah kota Surakarta adalah pejabat struktural dari eselon dua, tiga, dan empat selaku pihak yang terlibat dan bertanggungjawab dalam SKPD pada seluruh SKPD di Kota Surakarta. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel independen terhadap variabel dependen, uji t, uji F, dan koefisien determinasi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

DETERMINAN KINERJA MANAJERIAL SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (Kabupaten Banjarnegara)

DETERMINAN KINERJA MANAJERIAL SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (Kabupaten Banjarnegara)

Pemerintah daerah dituntut agar memiliki kinerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan mendorong pemerintah untuk senantiasa tanggap dengan lingkungannya, dengan berupaya memberikan pelayanan terbaik secara transparan dan berkualitas serta adanya pembagian tugas yang baik pada pemerintah tersebut. Tuntutan yang semakin tinggi diajukan terhadap pertanggungjawaban yang diberikan oleh penyelenggara negara atas kepercayaan yang diamanatkan kepada mereka. Kinerja sektor publik sebagian besar dipengaruhi oleh kinerja aparat atau manajerial. Unit-unit kerja organisasi publik diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan menginteraksikan kemampuan pimpinan dan kemampuan bawahan.
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

Penyediaan fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas 24 jam pada setiap kecamatan telah tercapai di tahun 2013, yaitu dari 228 Puskesmas terdapat 161 Puskesmas 24 jam dan Puskesmas mampu Poned sebanyak 69, sehingga seharusnya mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah terpencil sebagai salah satu upaya pemerintah dalam rangka pemerataan akses dan mutu pelayanan kesehatan, namun hal ini terkendala dengan ketersediaan dan penyebaran tenaga kesehatan yang belum semua sarana kesehatan telah memiliki tenaga sesuai standar baik jumlah maupun kompetensinya. Disamping ketersediaan Puskesmas, Rumah Sakit di Kalimantan Timur telah mengalami peningkatan mutu pelayanan yaitu semua Rumah Sakit Pemerintah telah terakreditasi dan juga untuk memenuhi sistem rujukan di Provinsi Kalimantan Timur maka Rumah Sakit Umum
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

sini 10. Penutup

sini 10. Penutup

1. Satuan Kerja Perangkat Daerah berkewajiban menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Tahun 2015 berpedoman pada dokumen RKPD Kota Surakarta tahun 2015 dan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) Tahun 2011-2015 dalam upaya sinkronisasi program dan kegiatan, baik yang bersumber dari APBD Kota Surakarta, APBD Propinsi Jawa Tengah, APBN/BLN dan Coorporate Social Responsibility ( CSR).

Baca lebih lajut

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V

Program Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat dalam mencapai sasaran yang ditetapkan di tingkat satuan kerja guna menunjang pencapaian sasaran di tingkat kabupaten. Program Satuan Kerja Perangkat Daerah ini merupakan iplementai/ penjabaran dari program Lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI-CETAK

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI-CETAK

1. Satuan Kerja Perangkat Daerah berkewajiban menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Tahun 2016 berpedoman pada dokumen RKPD Kabupaten Banyumas tahun 2016 dan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) Tahun 2013-2018 dalam upaya sinkronisasi program dan kegiatan, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas, APBD Propinsi Jawa Tengah, dan APBN.

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan Sistem Audit Pengadaan Barang/Jasa Untuk Pekerjaan Konstruksi Pada Pemerintah Kabupaten Ngawi (Studi Kasus Pembangunan Kantor Bp3k Kecamatan Pitu).

PENDAHULUAN Pengembangan Sistem Audit Pengadaan Barang/Jasa Untuk Pekerjaan Konstruksi Pada Pemerintah Kabupaten Ngawi (Studi Kasus Pembangunan Kantor Bp3k Kecamatan Pitu).

Semua satuan kerja perangkat daerah yang sedang melaksanakan kegiatan pekerjaan konstruksi dapat mengetahui kelemahan-kelemahan yang terjadi baik secara teknis maupun administrasi dan akibat-akibat yang ditimbulkan sehingga Inspektorat Kabupaten Ngawi dalam melakukan pembinaan dapat menentukan langkah-langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan pengadaan barang/jasa agar lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif, dan akuntabel untuk waktu sekarang dan yang akan datang sehingga dapat menghemat anggaran belanja daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V

Program Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat guna mencapai sasaran yang ditetapkan di tingkat satuan kerja dalam menunjang pencapaian sasaran di tingkat Kabupaten. Program Satuan Kerja Perangkat Daerah ini merupakan implementasi/penjabaran dari program Lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 10

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 10

2. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkewajiban untuk menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra- SKPD) yang memuat visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pokok pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya yang disusun dengan berpedoman pada RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2013-2018 yang nantinya akan menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja- SKPD) Provinsi Sulawesi Tenggara serta menjamin konsistensi antar dokumen;
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V Renstra Kec

Dokumen Perencanaan - Bappeda Kab. Probolinggo BAB V Renstra Kec

Program Lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan kumpulan kegiatan (Program Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat guna mencapai sasaran yang ditetapkan di tingkat kabupaten.

Baca lebih lajut

2.Kebijakan Pelaksanaan Pengadaan Barang surabaya

2.Kebijakan Pelaksanaan Pengadaan Barang surabaya

Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) adalah dokumen Perangkat Daerah (DPA-SKPD) adalah dokumen yang memuat pendapatan, belanja dan yang memuat pendapatan, belanja dan pembiayaan yang digunakan sebagai dasar pembiayaan yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan anggaran oleh pengguna pelaksanaan anggaran oleh pengguna

Baca lebih lajut

12 BAB IX up date_ok

12 BAB IX up date_ok

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa   Selatan   merupakan   penjabaran   dari   visi,   misi,   dan   program Bupati­Wakil Bupati  yang memuat kebijakan umum pembangunan daerah, kebijakan   umum   keuangan   daerah,   strategi   dan   program   Satuan   Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas SKPD, dan program kewilayahan disertai dengan   rencana­rencana   kerja   dalam   kerangka   regulasi   dan   kerangka pendanaan   yang   bersifat   indikatif.   RPJMD   ditetapkan   dengan   Peraturan Daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

LAKIP INSPEKTORAT THN 2016 Revisi 1 89f92f21fd192187cfdc6596d65638e7

LAKIP INSPEKTORAT THN 2016 Revisi 1 89f92f21fd192187cfdc6596d65638e7

Kerja   Inspektorat,   Badan   Perencanaan   Pembangunan   Daerah   dan Penanaman Modal dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Tanah Datar telah   ditetapkan   Inspektorat   Kabupaten   Tanah   Datar   sebagai   satuan kerja   perangkat   daerah   yang   mempunyai   tugas   mencakup   seluruh fungsi   perumusan   dan   penetapan   kebijakan   teknis,   penyelenggaraan, pembinaan   dan   pengkoordinasian   urusan   Pemerintah   bidang pengawasan. 

Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB X_RPJMD_Final

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB X_RPJMD_Final

9. (d).DPRD berkewajiban membahas KUA­PPAS yang diajukan oleh Gubernur dalam rangka penyusunan RAPBD dan pembahasan rancangan Peraturan Daerah   tentang   RAPBD   untuk   menjamin   agar   sesuai   dengan   Peraturan Daerah tentang RPJMD Provinsi Bali Tahun 2013­2018. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 3 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010   tentang   Pedoman   Penyusunan   Peraturan   Dewan   Perwakilan   Rakyat Daerah   tentang   Tata   Tertib   Dewan   Perwakilan   Rakyat   Daerah   yang menyatakan bahwa “DPRD mempunyai tugas dan wewenang melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan APBD”.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERJANJIAN KINERJA BAPPEDA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA BAPPEDA TAHUN 2016

f. Sistem Informasi Perencanaan Daerah 169,300,000 g. Penyusunan KLHS RPJMD Kota Dumai 350,000,000 Dokumen pelaporan (LKPJ, LAKIP) tepat waktu 100% 1. Program Perencanaan Pembangunan Daerah 203,337,500 a. Koordinasi penyusunan laporan kinerja pemerintah 99,550,000 daerah

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...