seduhan kelopak bunga rosella

Top PDF seduhan kelopak bunga rosella:

Pengaruh Berkumur dengan Berbagai Komposisi Persentase Kombinasi Seduhan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dan Daun The Putih (Camellia sinensis var.henghe bai hao) terhadap Indeks Plak Gigi.

Pengaruh Berkumur dengan Berbagai Komposisi Persentase Kombinasi Seduhan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dan Daun The Putih (Camellia sinensis var.henghe bai hao) terhadap Indeks Plak Gigi.

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efek berkumur berbagai komposisi persentase kombinasi seduhan kelopak bunga rosella dan daun teh putih dalam menurunkan indeks plak gigi. Disain penelitian adalah disain paralel. Naracoba berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok secara acak (n=10). Data indeks plak gigi diukur dengan menggunakan metode O’Leary . Analisis data dari penelitian ini menggunakan uji Kruskal-Wallis yang kemudian dilanjutkan uji Mann-Whitney.

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Berkumur dengan Seduhan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Indeks Plak Gigi.

Pengaruh Berkumur dengan Seduhan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Indeks Plak Gigi.

Plak gigi merupakan faktor etiologi yang bertanggung jawab terhadap terjadinya penyakit periodontal. Plak gigi adalah suatu lapisan lunak yang terdiri atas kumpulan mikroorganisme dan melekat erat pada permukaan gigi. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki beberapa kandungan antibakteri terhadap bakteri penyebab plak gigi. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan seduhan kelopak bunga rosella dalam menurunkan indeks plak gigi.

21 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kandungan Kalsium, Vitamin C Dan Organoleptik Yoghurt Sari Jagung Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Dan Madu.

PENDAHULUAN Kandungan Kalsium, Vitamin C Dan Organoleptik Yoghurt Sari Jagung Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Dan Madu.

Kandungan penting yang terdapat pada kelopak bunga rosella adalah pigmen antosianin yang membentuk flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Pigmen antosianin ini yang membentuk warna kemerahan pada kelopak bunga maupun teh hasil seduhan kelopak bunga rosella. Nilai gizi yang terkandung dalam bunga rosella antara lain: kalsium, niasin, riboflavin dan zat besi yang cukup tinggi. Kandungan zat besi pada kelopak segar rosella dapat mencapai 8,98 mg/100 g, sedangkan pada daun rosella sebesar 5,4 mg/100 g, selain itu kelopak bunga rosella mengandung 1,12% protein, 12% serat kasar, 21,89 mg/100 g sodium, 486 mg/100 g kalsium, 260-280 mg /100g vitamin C dan vitamin A (Mardiah dkk, 2009). Penambahan ekstrak kelopak bunga rosella selain digunakan sebagai pewarna alami pada yoghurt sari jagung, ekstrak kelopak bunga rosella juga dapat meningkatkan kandungan kalsium dan vitamin C pada yoghurt sari jagung.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

LANDASAN TEORI  Substitsi Tepung Kulit Singkong (Manihot Utillisima) Dalam Pembuatan Mie Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Kering (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Sebagai Pewarna Alami.

LANDASAN TEORI Substitsi Tepung Kulit Singkong (Manihot Utillisima) Dalam Pembuatan Mie Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Kering (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Sebagai Pewarna Alami.

Kandungan penting lain yang terdapat di dalam kelopak bunga rosella adalah pigmen antosianin yang membentuk senyawa flavonoid berperan sebagai antioksidan. Flavonoid rosella yang terdiri atas flavonols dan pigmen antosanin. Antosianin merupakan pigmen alami yang memberi warna merah pada seduhan kelopak bunga rosella dan bersifat antioksidan. Antosianin secara umum mempunyai stabilitas pH yang rendah, dimana dalam suasana asam berwarna merah dan dalam suasana basa berwarna biru. Zat warna ini tidak stabil dengan adanya oksigen dan asam askorbat (Kurniasih, 2013).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perbandingan pengaruh penambahan logam Zn dan Mg terhadap daya antioksidan seduhan kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) menggunakan metode DPPH - USD Repository

Perbandingan pengaruh penambahan logam Zn dan Mg terhadap daya antioksidan seduhan kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) menggunakan metode DPPH - USD Repository

Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan tanaman bunga yang memiliki khasiat. Oleh masyarakat, bunga rosella sudah digunakan sebagai minuman yang dibuat layaknya membuat teh pada umumnya. Bunga rosella digunakan masyarakat sebagai antioksidan alami. Adapun penambahan logam zink (Zn) dan magnesium (Mg) ke dalam sediaan antioksidan yang beredar di pasaran memiliki peran dalam membantu aktivitas antioksidan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan logam zink dan magnesium terhadap aktivitas penangkapan radikal bebas oleh seduhan kelopak bunga rosella dengan metode DPPH. Aktivitas penangkapan radikal bebas dinyatakan dalam prosen penangkapan (% scavenging) dan effective scavenging 50% (ES 50 ).
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

FORMULASI SEDIAAN HARD MOLDED LOZENGES EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN  FORMULASI SEDIAAN HARD MOLDED LOZENGES EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN BASIS SUKROSA-SIRUP JAGUNG.

FORMULASI SEDIAAN HARD MOLDED LOZENGES EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN FORMULASI SEDIAAN HARD MOLDED LOZENGES EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN BASIS SUKROSA-SIRUP JAGUNG.

Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) adalah salah satu tanaman obat tradisional yang telah digunakan sebagai antioksidan. Pemanfaatan kelopak bunga rosella hanya sebatas dalam bentuk seduhan dirasa kurang praktis dan acceptable. Oleh karena itu, dibuat sediaan hard molded lozenges yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam penggunaannya serta rasa yang enak. Sukrosa dan sirup jagung merupakan 2 jenis gula yang paling umum digunakan dalam pembuatan hard molded lozenges. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak kental kelopak bunga rosella dapat diformulasi menjadi hard molded lozenges, dan untuk mencari formula optimum serta pengaruh variasi kadar sukrosa-sirup jagung terhadap sifat fisik dan rasa dari hard molded lozenges.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

EFEK SEDUHAN KELOPAK KERING BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN BalbC HIPERKOLESTEROL The Effect of Rosella Dried Calyx Infusion (Hisbiscus Sabdariffa Linn) to the Decrease of Cholesterol C

EFEK SEDUHAN KELOPAK KERING BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN BalbC HIPERKOLESTEROL The Effect of Rosella Dried Calyx Infusion (Hisbiscus Sabdariffa Linn) to the Decrease of Cholesterol C

Latar belakang: Rosella merupakan salah satu tanaman yang diketahui mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol. Tujuan: Mengetahui efek pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella (Hisbiscus Sabdariffa Linn) terhadap penurunan kadar kolesterol pada mencit hiperkolesterol. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pre-post-test dengan kelompok kontrol. Delapan belas mencit putih jantan galur Balb/C hiperkolesterol dibagi menjadi tiga, kelompok kontrol negatif diberi pakan standar dan minum adlibitum, kelompok eksperimen rosella diberi pakan standar dan minum adlibitum dan seduhan rosella 2x0,45 ml/hari dan kelompok eksperimen simvastatin diberi pakan standart dan minum adlibitum dan simvastatin 0,026 mg/ hari selama 30 hari. Hasil: Pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella menurunkan kadar kolesterol dari 161 mg/dl ±6,3 menjadi 119,2 ± 6,6 setelah perlakuan. Pemberian 0,026 mg simvastatin menurunkan kadar kolesterol dari 156,2 mg/dl ± 10,8 menjadi 99,5 mg/dl ±7,9 P=0,000. Simpulan dan Saran: Pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella dengan rata-rata 1,37 gram yang dikonsumsi dua kali per hari dapat menurunkan kadar kolesterol mencit hiperkolesterol. Pemberian seduhan kelopak kering bunga rosella dapat dipertimbangkan sebagai pengobatan alternatif pengganti obat kimia untuk menurunkan kadar kolesterol.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Efektifitas Bunga Rosella untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi di Desa Sunggal Kanan Dusun V Deli Serdang.

Efektifitas Bunga Rosella untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi di Desa Sunggal Kanan Dusun V Deli Serdang.

Setelah dilakukan pemberian seduhan bunga rosella segar selama tiga hari berturut-turut diperoleh hasil 75 % dari responden mengalami penurun tekanan darah menjadi tekanan darah normal, 16.67 % turun menjadi klasifikasi normal tinggi dan 8.33 % turun ke klasifikasi ringan. Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak rosella terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin yang mempunyai efek diuretik, memperlancar peredaran darah dan mencegah tekanan darah tinggi (Maryani & Kristiana, 2008). Kadar antioksidan yang tinggi pada kelopak rosella dapat menghambat radikal bebas. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan bunga rosella antara lain kerusakan ginjal, diabetes, jantung koroner, dan kanker (Maryani & Kristiana, 2008). Kadar antosianin yang terkandung dalam kelopak bunga rosella
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Aktivitas Antioksidan Dan Uji Organoleptik Minuman Herbal Ekstrak Tanaman Krokot (Portulaca oleracea L.) Dengan Variasi Penambahan Daun Stevia Dan Kelopak Bunga Rosella.

PENDAHULUAN Aktivitas Antioksidan Dan Uji Organoleptik Minuman Herbal Ekstrak Tanaman Krokot (Portulaca oleracea L.) Dengan Variasi Penambahan Daun Stevia Dan Kelopak Bunga Rosella.

Untuk meningkatkan kadar antioksidan pada minuman herbal dari bahan krokot dibutuhkan penambahan bahan yang memiliki kandungan antioksidan, misalnya daun stevia dan kelopak bunga rosella. Saat ini, dalam pembuatan minuman herbal kebanyakan menggunakan kadar gula tinggi dan penggunaan pewarna sintetis yang tidak baik bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes mellitus. Sehingga, perlu dilakukan alternatif lain dengan menggunakan bahan-bahan alami, misalnya daun stevia sebagai pemanis alami rendah kalori dan kelopak bunga rosella yang memiliki kandungan antosianin tinggi yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada minuman herbal.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

FORMULASI TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa Linn) SECARA GRANULASI BASAH DENGAN PENGIKAT GELATIN

FORMULASI TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa Linn) SECARA GRANULASI BASAH DENGAN PENGIKAT GELATIN

Penggunaan obat tradisional sekarang ini banyak diminati kembali oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan atau memanfaatkan bahan yang berasal dari alam. Hal ini sudah terjadi turun-temurun dari generasi ke generasi. Salah satu obat tradisional yang digunakan sebagai bahan obat adalah kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.). Rosella merah (Hibiscus sabdariffa Linn.) sedang populer di masyarakat sebagai minuman teh rosela yang diolah dari kelopak bunga rosella yang telah dikeringkan. Kandungan penting yang terdapat pada kelopak bunga rosella adalah pigmen antosianin yang membentuk flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Flavonoid rosella terdiri flavonols dan pigmen antosianin. Antosianin yang terdapat pada rosella terdiri dari cyanidin-3- sambubioside, delphinidin-3-glucose, dan delphinidine -3-sambubioside. Sedangkan flavonols terdiri dari gossypetin, hibiscetin, dan quercetia (Mardiyah et al, 2009). Konsumsi bunga rosella biasanya dilakukan dengan cara diseduh menjadi teh. Cara ini dianggap kurang praktis dan efisien.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

KUALITAS MINUMAN PROBIOTIK EKSTRAK MAHKOTA DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.).

KUALITAS MINUMAN PROBIOTIK EKSTRAK MAHKOTA DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.).

Hasil pengujian intensitas warna secara kromatometri menunjukkan bahwa ketiga produk memiliki warna jingga.Hasil tersebut berbeda jika dibandingkan dengan hasil pengamatan secara langsung. Pengamatan dengan mata telanjang menunjukkan bahwa minuman probiotik konsentrasi 25% memiliki warna jingga kemerahan, konsentrasi 50% berwarna merah, dan konsentrasi 75% berwarna merah pekat. Pada dasarnya, ketiga produk yang dihasilkan memiliki warna merah, tetapi tidak sepenuhnya buram atau pekat melainkan agak bening.Hal ini mengakibatkan color reader mendeteksi nilai kecerahan (L) lebih tinggi sehingga hasil analisis menunjukkan warna jingga.Warna akhir minuman probiotik ekstrak bunga rosella dipengaruhi oleh kandungan pigmen antosianin dalam produk.Semakin tinggi konsentrasi ekstrak bunga yang digunakan, maka semakin pekat pula warna merah pada produk akhir.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

SKRIPSI  KUALITAS MINUMAN PROBIOTIK EKSTRAK MAHKOTA DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.).

SKRIPSI KUALITAS MINUMAN PROBIOTIK EKSTRAK MAHKOTA DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.).

Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.)” disusun sebagai pertanggungjawaban akhir dari seluruh rangkaian penelitian yang telah dilakukan oleh penulis. Pengalaman dan ilmu berharga yang penulis peroleh selama pelaksanaan penelitian dan penyusunan naskah skripsi ini tidak terlepas dari kebaikan dan uluran tangan orang-orang yang membantu penulis melalui doa dan perbuatan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada :

18 Baca lebih lajut

FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DAN Lactobacillus acidophilus - repository perpustakaan

FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DAN Lactobacillus acidophilus - repository perpustakaan

Berdasarkan hasil persentase penduduk yang mempunyai masalah gigi dan mulut menurut Riskesdas tahun 2007 dan 2013 meningkat dari 23,2% menjadi 25,9%. Dari penduduk yang mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut, persentase penduduk yang menerima perawatan medis gigi meningkat dari 29,7% tahun 2007 menjadi 31,1% pada tahun 2013. Karies gigi adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya interaksi antara bakteri plak, diat, dan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi sediaan pasta gigi ekstrak bunga rosella dalam sediaan pasta gigi. Penelitian ini menggunakan ekstrak bunga rosella yang ditambahkan dengan kalsium karbonat, gliserol, larutan sorbitol 70%, Na CMC, sakarin, natrium benzoat, natrium lauryl sulfat, oleum menthae piperitae, dan air suling. Konsentrasi ekstrak yang digunakan dalam pembuatan formulasi dibagi menjadi 3 formulasi. Formulasi I 5%, Formulasi II 15%, dan Formulasi III 30%. Hasil penelitian menunjukkan pasta gigi yang mengandung ekstrak kelopak bunga rosella mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus, kemudian formulasi pasta gigi yang yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus adalah formulasi dengan konsentrasi 30%.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH SEL POLYMORFONUCLEAR NEUTROFIL (PMN) PADA PERIODONTITIS EKSPERIMENTAL TIKUS WISTAR

EFEKTIFITAS EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH SEL POLYMORFONUCLEAR NEUTROFIL (PMN) PADA PERIODONTITIS EKSPERIMENTAL TIKUS WISTAR

"Efektifitas Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa) Terhadap Penurunan Jumlah Sel Polymorfonuclear Neutrofil (PMN) Pada Periodontitis Eksperimental Tikus Wistar" adalah benar-benar hasil karya saya sendiri, kecuali jika disebutkan sumbernya dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

9 Baca lebih lajut

FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DAN Lactobacillus acidophilus - repository perpustakaan

FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DAN Lactobacillus acidophilus - repository perpustakaan

Based on the results of the percentage of people who have a problem teeth and mouth according to riskesdas year 2007 and 2013 increased from 23,2 % be 25,9 %. Of the population have a problem medical check and mouth, the percentage of people who receive medical care teeth increased from 29,7 % year 2007 be 31,1 % in 2013. Dental caries is a disease caused by the interaction of the bacteria teeth. This study attempts to get formulation preparation toothpaste extract petals and to devine activity antibacterial extract flowers rosella in preparation rosella tooth. This research using extract flowers rosella with added calcium carbonate, glycerol, solution sorbitol 70 %, na cmc, saccharine, sodium benzoic, sodium lauryl sulphate, oleum menthae piperitae, and distilled water. Concentration extract used in making formulation have been divided into three formulation. Formulation I 5% percent, formulation II 15 %, and formulation III 30 %. The research results show toothpaste containing extracts of petals rosella have antibacterial activity on the growth of bacteria streptococcus mutans and lactobacillus acidophilus, then formulation toothpaste who most effective in pursuing growth bacteria streptococcus mutans and lactobacillus acidophilus is formulation by concentration of the 30 %.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kandungan Vitamin C Dan Organoleptik Selai Jambu Biji Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Dan Buah Belimbing Wuluh.

PENDAHULUAN Kandungan Vitamin C Dan Organoleptik Selai Jambu Biji Dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Dan Buah Belimbing Wuluh.

Berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan ilmuwan Sudan, rosella merah berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah (hipertensi), antikejang, saluran pencernaan, anticacing (antelmintik), dan antibakteri (Irianto, 2009). Penambahan kelopak bunga rosella dalam pembuatan selai ini berperan sebagai sumber pektin alami dan untuk meningkatkan kandungan vitamin C, sehingga dapat dihasilkan selai yang sehat tanpa bahan pengawet.

5 Baca lebih lajut

EFEK ANTIFUNGI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L) TERHADAP PERTUMBUHAN Trichophyton rubrum in vitro SKRIPSI Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

EFEK ANTIFUNGI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L) TERHADAP PERTUMBUHAN Trichophyton rubrum in vitro SKRIPSI Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

penelitian. Flavonoid disintesis tumbuhan sebagai respon terhadap infeksi mikroorganisme, karena itu flavonoid merupakan senyawa antimikrobial yang efektif (Al-Bayati and Al-Mola, 2008). Aktifitas biologis yang dimiliki oleh flavonoid diantaranya adalah antibakteri, antijamur, antiviral, antiprotozoa, antioksidan, dan antiinflamasi (Cushnie and Lamb, 2005). Mekanisme antifungi antara flukonazol dan ekstrak kelopak bunga Rosella dalam menghambat pertumbuhan jamur pada dasarnya sama yakni senyawa flavonoid dapat mengganggu struktur dan fungsi membran sel jamur. Mekanisme kerja flavonoid dalam menghambat pertumbuhan jamur menyebabkan gangguan permeabilitas membran sel jamur. Gugus hidroksil yang terdapat pada senyawa flavonoid menyebabkan perubahan komponen dari membrane sel jamur dan transport nutrisi yang akhirnya akan mengakibatkan timbulnya efek toksik terhadap jamur (Sabir, 2005; Salwa dan Neimat, 2007; Lima et al., 2008).
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Show all 7514 documents...

Related subjects