sektor privat

Top PDF sektor privat:

View of Suap di Sektor Privat: Dapatkah Dijerat?

View of Suap di Sektor Privat: Dapatkah Dijerat?

3DGDGDVDUQ\DWHUGDSDWSHUEHGDDQVLJQL¿NDQGDODPSHQJDWXUDQ tentang suap di sektor privat pada kedua ketentuan tersebut. Pertama, dalam ketentuan Unfair Competition Act, penyuap aktif diatur dalam pasal 4 huruf (b) dapat dipidana berdasarkan pasal 23 undang- undang tersebut. Sebaliknya, pelaku suap pasif tidak dapat dijerat berdasarkan undang-undang tersebut (maupun undang-undang lainnya pada masa tersebut) dikarenakan belum ada dasar hukum yang mempidana penerima suap pada sektor privat. Hal ini sejalan dengan laporan yang dibuat oleh Schellenberg Wittmer (2006), salah VDWX¿UPDKXNXPGL6ZLVV\DQJPHQ\DWDNDQ “[T]he bribed person in the past could not be held responsible in terms of criminal law – at least not under the umbrella of passive private bribery... [T]he bribed person would get away with it and remain unpunished.”
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

BAB I Konsep Sektor Publik

BAB I Konsep Sektor Publik

Perbedaan yang paling mendasar antara manajemen sektor publik dengan manajemen sektor privat terletak pada tingkat kepatuhan terhadap ketentuan atau peraturan yang berlaku dan adanya unsur politik yang mendasari pengambilan keputusan. Dasar keputusan pada manajemen sektor privat lebih banyak didasarkan pada rasional ekonomi dan tingkat keuntungan yang akan dicapai. Dengan adanya interaksi politik pada kegiatan sektor publik, maka dalam audit kinerja sektor publik, unsure kebijakan harus dievaluasi, disamping kehematan dan efisiensi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengaruh Publicness pada Hubungan Antara Partisipasi Pembuatan Anggaran dengan Kinerja Manajerial | Pratolo | Jurnal Akuntansi dan Investasi 795 2358 1 PB

Pengaruh Publicness pada Hubungan Antara Partisipasi Pembuatan Anggaran dengan Kinerja Manajerial | Pratolo | Jurnal Akuntansi dan Investasi 795 2358 1 PB

Partisipasi dalam penyusunan anggaran berkaitan dengan seberapa jauh keterlibatan manajer di dalam menentukan atau menyusun anggaran yang ada dalam departemen atau bagiannya, baik secara periodik maupun tahunan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel ini diadopsi dari Milani (1975). Ada enam item yang dipakai untuk mengukur partisipasi dengan menggunakan skala tujuh poin, dimana skore rendah (poin 1) menunjukkan partisipasi tinggi, sedangkan skore tinggi (poin 7) menunjukkan partisipasi rendah. Instrumen ini sudah sering digunakan untuk penelitian yang sejenis baik di sektor privat maupun sektor publik. Untuk di organisasi sektor publik antara lain telah digunakan dalam penelitian Indriani (1991).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Kebijakan Pemerintah Indonesia Untuk Men

Kebijakan Pemerintah Indonesia Untuk Men

1.Pemerintah Indonesia mengadakan Internasional Infrastructure Summit pada tanggal 17 Janauari 2005 dan Bumn Summit pada tanggal 25-26 Januari 2005. Infrastructure summit menghasilkan keputusan eksplisit bahwa seluruh proyek infrastuktur dibuka bagi investor asing untuk mendapatkan keuntungan, tanpa perkecualian. Pemerintah juga menyatakan dengan jelas bahwa tidak akan ada perbedaan perlakuan terhadap bisnis Indonesia ataupun bisnis asing yang beroperasi di Indonesia. Penjelasan lebih lanjut BUMN akan dijual pada sektor privat.[7]

3 Baca lebih lajut

Tree Species Evaluation for Urban Forest Plant Diversity Conservation in DKI Jakarta

Tree Species Evaluation for Urban Forest Plant Diversity Conservation in DKI Jakarta

Ranking Alternatif Strategi Keterkaitan dengan Faktor Skor 1 Optimalisasi pengelolaan hutan kota dengan menjalin kerjasama dengan sektor privat, BUMN/BUMS/BUMD dan masyarakat S1, S2[r]

107 Baca lebih lajut

UU Pendidikan Tinggi Menjamin Akses Pend

UU Pendidikan Tinggi Menjamin Akses Pend

Sementara di level pekerjaan, Bank Dunia sangat merekomendasikan pengelolaan perguruan tinggi yang punya link and match dengan sektor privat 2012: 147 Di UU pendidikan Tinggi, kooptasi [r]

8 Baca lebih lajut

mengenal land bank bank tanah (1)

mengenal land bank bank tanah (1)

Meskipun dalam praktek model bisnis sangat beragam, secara umum terdapat sekurangnya 3 (tiga) pihak yang terkait langsung dengan pelaksanaan kegiatan land banking, yaitu pemilik tanah, land bank, dan pihak yang akan memanfaatkan tanah. Land banking akan mendapatkan tanah/bangunan yang dikelolanya dari pemilik awal tanah baik berasal dari sektor privat (private land owner) maupun sektor pemerintah (state land pwner), selanjutnya setelah dilakukan pengelolaan tanah/bangunan tersebut dimanfaatkan oleh pihak ketiga baik berupa lembaga privat (private entity) seperti pusat perdagngan/mall, perusahaan real estate, rumah sakit, industri, perhotelan, lembaga perbankan maupun lembaga bisnis lainnya maupu sektor publik seperti penyediaan fasilitas umum seperti jalan raya, pertamanan, hutan kota, penyediaan air minum dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Audit Sektor Publik PERTEMUAN XIII Dr Rilla Gantino, SE., AK., MM Akt-FEB

Audit Sektor Publik PERTEMUAN XIII Dr Rilla Gantino, SE., AK., MM Akt-FEB

Uraian Audit Sektor Privat Audit Sektor Publik Pelaksanaan audit Kantor Akuntan Publik KAP Lembaga audit pemerintah dan juga KAP yang ditunjuk oleh lembaga audit pemerintah O[r]

25 Baca lebih lajut

Tree Species Evaluation for Urban Forest Plant Diversity Conservation in DKI Jakarta

Tree Species Evaluation for Urban Forest Plant Diversity Conservation in DKI Jakarta

Ranking Alternatif Strategi Keterkaitan dengan Faktor Skor 1 Optimalisasi pengelolaan hutan kota dengan menjalin kerjasama dengan sektor privat, BUMN/BUMS/BUMD dan masyarakat S1, S2[r]

202 Baca lebih lajut

Privat Space for Transit Traveller.

Privat Space for Transit Traveller.

Berdasarkan studi kasus tersebut, perancang ingin memfasilitasi zona privat tersebut dengan merancang zona privat bagi para transit traveller didalam bandara itu. Pemilihan fasilitas transit didalam bandara ini bertujuan agar penumpang yang sedang menunggu penerbangan selanjutnya dapat memperoleh personal space yang lebih baik lagi.

15 Baca lebih lajut

PASAR SEBAGAI RUANG PRIVAT MASYARAKAT

PASAR SEBAGAI RUANG PRIVAT MASYARAKAT

Pada tanggal 27 Mei 2006, wilayah DIY dan sekitarnya diguncang gempa bumi yang cukup besar (6,9 skala Ritcher) yang menewaskan sekitar 5700 orang dan merusak lebih dari 140.000 bangunan. Bencana ini meninggalkan kerugian yang cukup besar khususnya di wilayah DIY dan Jawa tengah, baik berupa kerugian jiwa dan fisik wilayah (Marlina, 2007a). Pada periode pasca bencana ini, sektor ekonomi sebagai salah satu sektor utama pendukung kehidupan manusia, terlihat segera bangkit. Proses ini ditunjang dengan berbagai kegiatan renovasi (perbaikan) dan rekonstruksi (pembangunan kembali) sarana pendukungnya, termasuk diantaranya adalah pasar (Marlina, 2007b).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Analysis of Competitiveness and Marketing Channels Ikan Kembung ( Rastrelliger sp.) in Rembang Regency, Central Java Effect

Analysis of Competitiveness and Marketing Channels Ikan Kembung ( Rastrelliger sp.) in Rembang Regency, Central Java Effect

Nilai DRC yang diperoleh dari pengusahaan ikan Kembung (Rastrelliger sp.) di TPI Tasikagung sebesar 0,676891609 lebih kecil daripada nilai DRC di TPI Karanganyar sebesar 0,677279013. Nilai sebesar 0,676891609 menjelaskan bahwa untuk memproduksi atau menambah nilai tambah output sebesar satu satuan di TPI Tasikagung dibutuhkan tambahan sumberdaya domestik sebesar 0,676891609. Sedangkan nilai 0,676891609 di TPI Tasikagung meskipun efisien karena nilainya kurang dari nol, namun bila dibandingkan keunggulan komparatif yang dimiliki tidak sebesar di TPI Karanganyar. Dengan kata lain, biaya produksi yang dikeluarkan pedagang di TPI Karanganyar lebih besar dibandingkan dengan TPI Tasikagung. Nilai DRC yang kurang dari satu menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan domestik akan komoditas ikan Kembung (Rastrelliger sp.) mengindikasikan lebih baik. Dilihat dari perbedaan antara keuntungan privat dan keuntungan sosial dan nilai DRC yang lebih kecil daripada nilai PCR yang diperoleh pedagang di kedua sistem usaha Kembung dapat disimpulkan bahwa keuntungan privat yang diperoleh lebih rendah dari keuntungan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa harga input yang dibayarkan pedagang lebih tinggi atau harga output yang diterima oleh pedagang lebih rendah dari harga sosial. Artinya adanya pengaruh pemerintah atau distorsi pasar yang tidak memberikan insentif yang baik bagi pedagang ikan Kembung (Rastrelliger sp.) sehingga keuntungan privat yang diperoleh lebih rendah daripada keuntungan sosialnya terhadap input produksi dan distorsi pada pasar output.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Hukum dan kebijakan publik dan privat

Hukum dan kebijakan publik dan privat

Top-down dan bottom-up  Awal studi implementasi dipahami sebagai proses yang hierarkhis, top-down, sekurangnya sebagai standar pengukuran normatif untuk menguji hasil implementasi; [r]

60 Baca lebih lajut

Agama Privat Publik dan Tantangan

Agama Privat Publik dan Tantangan

Ada sebagian orang yang berpandangan bahwa agama sebatas persoalan privat. Pandangan seperti ini jelas mendikotomi kenyataan lain bahwa agama juga bersifat publik. Masalah dikotomi ini mudah dipahami di dunia Barat yang berkultur antroposentris, yakni menjadikan manusia sebagai pusat mutlak yang bebas tanpa perlu dikekang oleh suatu aturan di luar dirinya.

3 Baca lebih lajut

Hukum Privat dan Hukum Publik

Hukum Privat dan Hukum Publik

1. Berdasarkan isinya, hokum terbagi dua yakin: (a) Hukum Privat merupakan hukum— baik material ataupun prosesnya—didasarkan atas kepentingan pribadi-pribadi; (b) Hukum Publik merupakan hukum yang didasarkan pada kepentingan publik, materi dan prosesnya atas dasar otoritas publik. Publik di sini diwakili oleh negara. 2. Hukum Administrasi Negara adalah keseluruhan aturan-aturan tentang cara bagaimana alat-alat pemerintahan dan badan-badan kenegaraan dan majelis-majelis pengadilan tata

15 Baca lebih lajut

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR PUSAT PENGINAPAN WISATAWAN BACKPACKER - 13.11.0075 FRANSISCA ATIKA MAHARANI (9.8).BAB III

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR PUSAT PENGINAPAN WISATAWAN BACKPACKER - 13.11.0075 FRANSISCA ATIKA MAHARANI (9.8).BAB III

93 Gambar 3. 19 dan gambar 3. 18 di atas merupakan contoh suasana Tipe Dormitori dilihat dari beberapa survey yang dilakukan mendapatkan analisis berupa kenyamanan di dalam satu Tipe Dormitori yaitu memiliki privat dengan adanya korden yang akan digunakan pada saat tidur, memiliki lampu tidur sendiri supaya tidak mengganggu orang lain,

103 Baca lebih lajut

SUMMARY PENELITIAN Ines Marines

SUMMARY PENELITIAN Ines Marines

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai bagian dari interpretive communities, perbedaan pemaknaan antara masing-masing informan penelitian turut dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti selera dan kebiasaan menonton televisi. Namun latar belakang sosial serta tingkat pendidikan mereka juga menentukan pandangan dan argumen yang mendukung opini mereka. Pembacaan informan dalam memaknai tayangan reality show Uya Emang Kuya bervariasi. Informan yang menyukai tayangan Uya Emang Kuya memaknai tayangan ini sebagai tayangan yang etis dan menghibur (dominant reading). Namun sebagian besar informan memilih bersikap negosiatif (negotiated reading). Mereka menerima teks tayangan reality show Uya Emang Kuya yang ditawarkan tapi juga mengkritisi sesuai dengan kerangka pikir mereka. Sedangkan mereka yang melakukan pembacaan secara radikal (oppositional reading) memaknai tayangan tersebut mengandung eksploitasi ruang privat yang tidak etis untuk ditayangkan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR - 14.A1.0070 BENEDIKTUS METATRI NUGROHO (8.94),BAB III

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR - 14.A1.0070 BENEDIKTUS METATRI NUGROHO (8.94),BAB III

Bandara NYIA sedang dalam proses pembangunan dan rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2019. Hadirnya bandara baru akan menjadi pintu masuk bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Adanya bandara baru tentunya juga akan menciptakan banyak kesempatan kerja baru terkait dengan operasional dan pengelolaan bandara maupun sektor lain yang muncul berkaitannya dengan keberadaan.

138 Baca lebih lajut

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR - LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PUSAT JAJAN DAN OLEH-OLEH SEMARANG - Unika Repository

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR - LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PUSAT JAJAN DAN OLEH-OLEH SEMARANG - Unika Repository

Buang air besar dan kecil Toilet privat Makan dan minum Pantry Semi Privat Beribadah Mushola Semi Privat pulang Side entrance semipublik Food Manager Datang ke Pusat Jajan dan ol[r]

42 Baca lebih lajut

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR HOTEL DAN SPA 4.1. Konsep Program 4.1.1. Citra Arsitektural - LTP HOTEL RESORT DAN SPA DI PANTAI SEPANJANG, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA Tema Desain : Arsitektur Tropis - Unika Repository

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR HOTEL DAN SPA 4.1. Konsep Program 4.1.1. Citra Arsitektural - LTP HOTEL RESORT DAN SPA DI PANTAI SEPANJANG, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA Tema Desain : Arsitektur Tropis - Unika Repository

146 7 Engineering Memarkirkan kendaraan Staff parking Privat Rapat Meeting room Privat Melakukan briefing Memeriksa MEE hotel resort dan spa Engineering room Privat Makan dan minum St[r]

41 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...