SENAM BUGAR LANSIA

Top PDF SENAM BUGAR LANSIA:

PENGARUH HASIL LATIHAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA WANITA LANSIA

PENGARUH HASIL LATIHAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA WANITA LANSIA

Gerakan senam Bugar Lansia Indonesia melatih seluruh aspek yang ada di mulai badan bagian atas dan badan bagian bawah, dimulai dengan gerakan- gerakan untuk meningkatkan fungsi pernafasan dan fungsi peredaran darah juga melatih otot-otot leher, bahu, badan bagian atas dengan gerakan berputar yang mengikut sertakan perut, punggung, panggul, paha dan juga otot kaki, disamping itu juga ada gerakan untuk meningkatkan keterampilan menggunakan anggota tubuh seperti melatih keseimbangan, mengasah koordinasi dan menguatkan otot-otot. Dengan tatanan gerakan yang demikian sistematis sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai tambahan aktivitas bagi penunjang kebugaran jasmani bagi kaum lanjut usia. Karena gerakanya mudah untuk dilakukan dan irama musik yang relatif pelan bisa diikuti oleh lansia.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI TINGKAT STRES LANJUT USIA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI SENAM BUGAR LANSIA (SBL) DI DUSUN MRISI DESA TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL

STUDI KOMPARASI TINGKAT STRES LANJUT USIA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI SENAM BUGAR LANSIA (SBL) DI DUSUN MRISI DESA TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL

Intisari: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres lanjut usia yang mengikuti dan tidak mengikuti senam bugar lansia (SBL). Desain penelitian ini menggunakan metode komparasidengan teknik pengambilan sampel yang diginakan yaitu random sampling serta diuji dengan Mann Withney. Subyek penelitian ini adalah lanjut usia yang mengikuti senam bugar lansia (SBL) sebanyak 34 orang di Dusun Mrisi Desa Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2011 sampai dengan bulan Juni 2012. Hasil dari penelitian menunjukan adanya perbedaan tingkat stres pada lanjut usia yang nengikuti dan tidak mengikuti senam bugar lansia di Dusun Mrisi Desa tirtonirmolo Kasihan Bantul (signifakan = 0,028; p<0,05)
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI 2012 DENGAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI WANITA KLUB JANTUNG SEHAT P2TEL MEDAN TAHUN 2015.

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI 2012 DENGAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI WANITA KLUB JANTUNG SEHAT P2TEL MEDAN TAHUN 2015.

Untuk menjaga kebugaran tubuh tersebut pada usia lanjut tidaklah sama seperti orang-orang pada umumnya, Hal ini disebabkan oleh faktor usia dan aktifitas fisik yang menurun sehingga terbatasnya aktifitas untuk berolahraga. Dan dari pengamatan peneliti melihat sebagian anggota Klub tersebut tidak mengikuti gerakan-gerakan senam yang diinstruksikan secara maksimal dan Setelah peneliti mewawancarai pelatih tersebut masalahnya yaitu salah satu alasan mengapa mereka tidak mengikuti latihan senam adalah karena merasa jenuh terhadap latihan senam dan merasa kebugaran jasmani tidak meningkat, bahkan sering para anggota senam tidak mengikuti senam yang sudah di ajarkan dikarenakan bentuk gerakan senam yang sering sekali mereka lakukan sehingga anggota merasa bosan. Sehubungan dengan kenyataan tersebut serta keinginan peneliti untuk memberikan dua bentuk latihan senam dengan membedakan manakah yang lebih berpengaruh untuk meningkatkan kebugaran jasmani yaitu Senam Kebugaran Jasmani 2012 Dan Senam Bugar Lansia Indonesia, maka perlu diadakannya suatu penelitian dengan mengangkat judul “ Perbedaan Pengaruh Latihan Senam Kebugaran Jasmani
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil elastisitas otot setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan observational analitik. Populasi semua lanjut usia sebanyak 45 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisa data peneliti ini menggunakan uji statistik spearman’s rank (Rho) dengan tingkat signifikasi  = 0,05. Instrumen penelitian meliputi kuiseoner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian profil elastisitas otot paralel atau komponen elastic parallel (PEC) lansia setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam kondisi elastik berjumlah 14 orang (35%), yang cukup elastic ada 15 orang (37,5%) dan kurang elestis ada 11 orang (27,5%) sehingga tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elatisitas paralel (PEC) yang tidak elastis. Profil elastis seri atau komponen elastik seri (SEC) sebanyak 13 orang (32,5%), yang cukup elastis ada 18 orang (45%) dan yang kurang elastis ada 9 orang (22,5%), dengan demikian tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elastisitas seri (SEC) yang tidak elastis. Terdapat hubungan profil elastisitas otot dan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang dibuktikan dengan analisis statistik korelasi spearman rank ini membuktikan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 < (0,05) sehingga penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan, kekuatan hubungan tersebut sebesar 0,708 (70,8%) sehingga masuk dalam kategori hubungan yang kuat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Senam bugar lansia berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru, status gizi, dan tekanan darah | Thristyaningsih | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 17726 35131 1 SM

Senam bugar lansia berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru, status gizi, dan tekanan darah | Thristyaningsih | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 17726 35131 1 SM

Perlakuan senam bugar lansia dilakukan 3 kali seminggu pada 2 Puskesmas yaitu Puskesmas Panarung (terdiri dari 3 posyandu yaitu Posyandu Balinga, Posyandu Mawar, Posyandu Mahaga) dan Puskemas Pahandut (Posyandu Bajenta). Perlakuan yaitu berupa senam bugar lansia disertai ceramah pada minggu kedua dan senam saja pada minggu ketiga dan keempat. Ceramah gizi dengan topik pengaturan makan pada hipertensi diberikan oleh peneliti dan satu orang tenaga S1 Gizi. Materi ceramah merupakan modifikasi dengan diit Dash yang berisi pengertian hipertensi, gejala-gejala hipertensi, faktor risiko hipertensi, tujuan diit, prinsip diit, makanan yang dianjurkan, dan makanan yang dihindari. Perlakuan senam bugar lansia seri D karena senam tersebut untuk lanjut usia (umur 60-69 tahun) kondisi prima. Senam bugar lansia paket D dipandu oleh instruktur senam yang sudah terlatih, dilakukan selama 30 menit dengan tahapan 5 menit latihan pemanasan, 20 menit gerakan peralihan, dan 5 menit gerakan pendinginan dengan frekuensi 3 kali setiap minggu. Senam bugar lansia diadopsi dari persatuan olahraga wanita seluruh Indonesia (PERWOSI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (16).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Senam Bugar Lansia Awara Paket D Terhadap Peningkatan Kapasitas Vital Paru Lansia Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta.

Pengaruh Senam Bugar Lansia Awara Paket D Terhadap Peningkatan Kapasitas Vital Paru Lansia Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta.

Proses menua berdampak terhadap perubahan fisik seperti penurunan fungsi paru- paru secara bertahap yang dimulai awal usia empat puluh tahun. Upaya untuk membantu mempertahankan atau bahkan meningkatkan fungsi paru lansia dapat dilakukan melalui Senam Bugar Lansia (SBL) Awara Paket D. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh SBL Awara Paket D terhadap peningkatan kapasitas vital paru pada lansia setelah latihan.

2 Baca lebih lajut

Perbedaan Tingkat Depresi Pada Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Senam Bugar Lansia di Panti Wredha Wening Wardoyo Ungaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Perbedaan Tingkat Depresi Pada Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Senam Bugar Lansia di Panti Wredha Wening Wardoyo Ungaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada perbedaan tingkat depresi lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam bugar lansia. Kenyataan terlibat dalam kegiatan bermanfaat menyebabkan penurunan depresi pada lansia yang mengalami depresi fisiologis. Dengan demikian direkomendasikan untuk mempertahankan kegiatan senam yang dikombinasikan dengan kegiatan lain untuk menghindari rutinitas.

3 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TRIGLISERIDA PADA WANITA LANSIA (Eksperimen pada Paguyuban Lansia Nusa Indah kabupaten Banyumas usia 60-69 tahun) -

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TRIGLISERIDA PADA WANITA LANSIA (Eksperimen pada Paguyuban Lansia Nusa Indah kabupaten Banyumas usia 60-69 tahun) -

Senam sebagai latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruksi dengan sengaja, dilakukan secara sadar dan terencana, disusun secara sistematik dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan kertrampilan, dan menanamkan nilai-nilai spiritual (Agus Mahendra, 2000:2). Senam Lansia termasuk Senam General yang sudah ada standar gerakannya dan sudah diakui oleh pemerintah dan aman gerakannya. Diantaranya ada Senam Bugar Lansia Indonesia merupakan salah satu olahraga yang cocok dilakukan oleh lanjut usia, karena senam ini telah disusun malalui rangkaian proses penelitian yang panjang sehingga betul-betul sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan gerak lanjut usia. Senam Bugar Lansia Indonesia adalah senam yang diciptakan sesuai dengan standar gerak lanjut usia yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan gerak bagi lanjut usia.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA WANITA USIA 60-79 TAHUN 2015 -

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA WANITA USIA 60-79 TAHUN 2015 -

Latihan-latihan keseimbangan yang dilakukan harus mengacu pada faktor-faktor keseimbangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keseimbangan adalah bidang tumpu. Semakin besar bidang tumpuan maka semakin setimbang suatu benda atau seseorang. Salah satu cara dalam melatih keseimbangan adalah dengan memperkecil bidang tumpu. Latihan keseimbangan ini dapat dikombinasikan dengan latihan atau olahraga yang lain seperti senam lansia. Senam lansia merupakan olagraga yang cocok dilakukan oleh lansia. Senam Bugar Lansia Indonesia (SBLI) merupakan senam lansia yang beredar di masyarakat. Dalam Senam Lansia Bugar Indonesia ini terdapat gerakan-gerakan yang memperkecil bidang tumpu untuk melatih keseimbangan seperti pada pemanasan gerakan 10 yaitu hit. 1-4 mengangkat lutut 4 kali sambil melangkah kedepan, kedua lengan direntangkan, jari tangan menggenggam dan membuka. Lalu hit. 5-8 melakangkah kebelakang dan meletakkan ujung kaki tumpu, mengangkat kedua bahu, kedua tangan dipinggang. Selain itu pada inti gerakan 2 yaitu terdapat gerakan mengayunkan kaki kanan dan kiri bergantian.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA - DIGILIB UNISAYOGYA

PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA - DIGILIB UNISAYOGYA

Karakteristik sampel terbanyak berdasarkan Index Masa Tubuh(IMT) pada senam bugar lansia yaitu 18,6-24,9 (normal) sebanyak 8 responden, sedangkan pada senam tai chi yaitu 18,6-24,9 (normal) sebanyak 6 responden. Berat badan merupakan faktor determinan pada tekanan darah pada kebanyakan kelompok etnik di semua umur. Menurut National Institutes for Health USA (NIH,1998), prevalensi tekanan darah tinggi pada orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) >30 (obesitas) adalah 38% untuk pria dan 32% untuk wanita, dibandingkan dengan prevalensi 18% untuk pria dan 17% untuk wanita bagi yang memiliki IMT <25 (status gizi normal menurut standar internasional).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Senam Tai Chi Lebih Efektif Meningkatkan Fleksibilitas Dan Keseimbangan Daripada Senam Bugar Lansia Pada Lansia Di Kota Denpasar.

Senam Tai Chi Lebih Efektif Meningkatkan Fleksibilitas Dan Keseimbangan Daripada Senam Bugar Lansia Pada Lansia Di Kota Denpasar.

Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pre test and post test two group design, berlangsung selama 5 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Sampel penelitian berjumlah 40 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 20 orang. Kelompok I diberikan program Senam Tai Chi dan kelompok II yang diberikan program Senam Bugar Lansia. Pengukuran fleksibilitas menggunakan chair sit and reach test dan keseimbangan menggunakan four square step test yang di ukur sebelum maupuns esudah program latihan pada masing-masing subjek.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA WANITA LANSIA (Eksperimen Paguyuban Lansia Nusa Indah Kab. Banyumas Usia 60 69)

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA WANITA LANSIA (Eksperimen Paguyuban Lansia Nusa Indah Kab. Banyumas Usia 60 69)

Senam di Indonesia dikenal sebagai salah satu cabang olahraga, dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah Gymanistic, yang berasal dari kata Gymnos dari bahasa Yunani yang artinya telanjang. Istilah gymanistic tersebut dipakai untuk menunjukkan kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak, sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang. Hal ini bisa terjadi karena pada waktu itu teknologi pembuatan bahan pakaian belum memungkinkan membuat pakaian yang bersifat lentur dan mengikuti gerak pemakainya. Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya. Berlainan dengan cabang olahraga lain umumnya yang mengukur hasil aktivitas pada obyek tertentu, senam mengacu pada bentuk gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dari komponen-komponen kemampuan motorik seperti: kekuatan, kecepatan, keseimbangan kelentukan, agilitas dan ketepatan. Dengan koordinasi yang sesuai dan tata urutan gerak yang selaras akan terbentuk rangkaian gerak artistik yang menarik. Senam dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: senam artistik (artistic gymnastics), senam ritmik sportif (sportive rhytmic gymnastics), senam akrobatik (acrobatic gymnastics), senam aerobik sport (sports aerobik), senam trampolin (trampolinning), senam general (umum).
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA WANITA LANSIA

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA WANITA LANSIA

Olahraga yang cocok untuk lansia adalah senam, yang dikenal adalah senam lansia. Pengertian senam lansia sendiri adalah serangkaian gerak nada yang teratur dan terarah serta terencana yang diikuti oleh orang lanjut usia yang dilakukan dengan maksud meningkatkan kemampuan fungsional raga. Senam lansia ini dirancang secara khusus untuk melatih bagian-bagian tubuh serta pinggang, kaki serta tangan agar mendapatkan peregangan bagi para lansia, namun dengan gerakan yang tidak berlebihan. Jika diperhatikan, senam lansia tidak membuat pesertanya banyak bergerak seperti olah raga erobik, tujuannya adalah agar stamina dan energi para lansia tidak terkuras habis. Senam lansia dilakukan dengan senang hati untuk memperoleh hasil latihan yang lebih baik yaitu kebugaran tubuh dan kebugaran mental, seperti lansia merasa berbahagia, senantiasa bergembira, bisa tidur lebih nyenyak, pikiran tetap segar. Terlebih karena senam lansia sering dilakukan secara berkelompok sehingga memberikan perasaan nyaman dan aman bersama sesama manusia lanjut usia lainnya dalam menjalani aktifitas hidup.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

TEKANAN DARAH Hasil Pengukuran mean SD S

TEKANAN DARAH Hasil Pengukuran mean SD S

Dari hasil penelitian pengaruh senam bugar lansia terhadap tekanan darah di simpulkan bahwa ,terjadi penurunan tekanan darah pada lansia yang melakukan aktivitas fisik senam bugar lansia .Hasil per t test dengan konfidensi interval 95% (α<0,05) pada tekanan sistolik menunjukan perbedaan yang bermakna sedangkan pada diastolik mengalami peningkatan tapi masih dalam batas normal. sebaiknya dilakukan penelitian lanjut dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan waktu yang cukup lama agar dapat mengetahui perbedaan yang signifikan senam bugar lansia terhadap tekanan darah.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Senam Bugar Lanjut Usia Terhadap Tekanan Darah Dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia Hipertensi.

PENDAHULUAN Pengaruh Senam Bugar Lanjut Usia Terhadap Tekanan Darah Dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia Hipertensi.

signifikan senam bugar lansia terhadap kualitas hidup penderita hipertensi. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut penulis menyimpulkan bahwa senam bugar lansia merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Sehingga, peneliti tertarik untuk meneliti tentang pengaruh senam bugar lansia terhadap tekanan darah dan kualitas hidup pada lansia hipertensi.

4 Baca lebih lajut

SKRIPSI HUBUNGAN FREKUENSI DAN LAMANYA SENAM DENGAN KEJADIAN JATUH DI BHAKTI LUHUR, TROPODO

SKRIPSI HUBUNGAN FREKUENSI DAN LAMANYA SENAM DENGAN KEJADIAN JATUH DI BHAKTI LUHUR, TROPODO

Jatuh merupakan suatu kejadian yang mengakibatkan seseorang secara tidak sengaja terletak pada tanah, lantai, atau ke tingkat lebih rendah lainnya. Jatuh sering dialami oleh para lansia. Kejadian jatuh pada lansia semakin meningkat setiap tahun seiring dengan bertambahnya umur harapan hidup. Kejadian jatuh yang terus meningkat ini berisiko menyebabkan komplikasi yang dapat merugikan penderita dan orang-orang sekitar. Salah satu pencegahan jatuh pada lansia yang terbukti efektif adalah senam

25 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN SENAM PRAMUKA DAN SENAM BUGAR INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X

PENGARUH LATIHAN SENAM PRAMUKA DAN SENAM BUGAR INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X

Menurut (Sumaryanti, 2000 :1dalamRismaFeni, 2007) bahwa senam irama adalah suatu aktivitas fisik yang disusun secara sistematis, gerakann ya melibatkan otot-otot besar, dilakukan secara terus-menerus, dinamis dan ritmis serta dalam aktivitasnya menggunakan sistem energi aerobic (O2). Menurut (Marta Dinata, 2010 : II ) bahwa Senam adalah serangkaina gerak yang dipilih secara sengaja dengan cara mengikuti irama musik yang juga dipilih sehingga melahirkan kekuatan ritmis, kontinuitas dan durasi tertentu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru serta membentuk tubuh. Gerakan – gerakan yang dipilih, tentu saja harus mengandung nilai yang diperlukan untuk kedua tujuan diatas.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TENTANG SENAM LANSIA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM LANSIA YANG DILAKSANAKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SEMARANG Tatik Indrawati) Rusmalia Dewi )Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang Korespondensi: tatikindrawatiy

HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TENTANG SENAM LANSIA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM LANSIA YANG DILAKSANAKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SEMARANG Tatik Indrawati) Rusmalia Dewi )Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang Korespondensi: tatikindrawatiy

Proporsi keaktifan lansia dalam senam pada penelitian ini adalah sebesar 30(30,9%), ketidakaktifan lansia dalam senam sebesar 67(69,1%). Sesuai dengan teori Lawrence Green (1980) Notoadmodjo (2007) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku Faktor predisposisi (predisposing factor) meliputi pengetahuan, motivasi, sikap, pendidikan, promosi kesehatan. faktor pemungkin (Enabling factor) yaitu sarana dan prasarana kesehatan. faktor penguat (Reinforcing factor) meliputi sikap dan perilaku tenaga kesehatan. Promosi kesehatan dalam faktor predisposisi ditujukan untuk menggugah kesadaran. Memberikan atau meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan dan peningkatan kesehatan baik bagi dirinya sendiri, keluarganya maupun masyarakat.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH SENAM KESEGARAN JASMANI, SENAM YOGA, DAN SENAM TAI CHI TERHADAP KEMAMPUAN FISIK LANJUT USIA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (Studi Eksperimen Fleksibilitas, Keseimbangan dan Ketahanan Kerdiorespirasi pada Anggota panti Wredha Dharma Bhakti

PERBEDAAN PENGARUH SENAM KESEGARAN JASMANI, SENAM YOGA, DAN SENAM TAI CHI TERHADAP KEMAMPUAN FISIK LANJUT USIA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (Studi Eksperimen Fleksibilitas, Keseimbangan dan Ketahanan Kerdiorespirasi pada Anggota panti Wredha Dharma Bhakti

Segala puji bagi Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang memberi ilmu, inspirasi, dan kemuliaan. Atas kehendak-Nya penulis dapat Menyelesaikan tesis dengan judul Perbedaan Pengaruh Senam Kesegaran Jasmani, Senam Yoga dan Senam Tai Chi Terhadap Kemampuan Fisik Lanjut Usia Ditinjau Dari Jenis Kelamin. (Studi Eksperimen Fleksibilitas, Keseimbangan dan Ketahanan Kardiorespirasi pada Anggota Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta).

20 Baca lebih lajut

Show all 5822 documents...