SENAM BUGAR LANSIA

Top PDF SENAM BUGAR LANSIA:

STUDI KOMPARASI TINGKAT STRES LANJUT USIA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI SENAM BUGAR LANSIA (SBL) DI DUSUN MRISI DESA TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL

STUDI KOMPARASI TINGKAT STRES LANJUT USIA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI SENAM BUGAR LANSIA (SBL) DI DUSUN MRISI DESA TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL

Melihat keadaan ini maka perlu suatu tindakan preventif untuk menghindari adanya gangguan kesehatan berupa stres. Salah satu tindakan preventif yang mudah dilakukan yaitu dengan melakukan senam bugar lansia yang akan mengendalikan dan mengelola fisik, emosi serta mengasah kemampuan intelektual sehingga memiliki hidup yang sehat (Bandiyah, 2009). Senam bugar lansia merupakan aktifitas fisik ringan yang dapat memberikan kebugaran sistem organ tubuh, selain itu lanjut usia yang melakukan senam bugar lansia dapat merasakan perasaan santai, mengurangi kategangan. Diharapkan denagn senam bugar lansia lanjut usia dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat beradaptasi dengan stressor dari lingkungan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI 2012 DENGAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI WANITA KLUB JANTUNG SEHAT P2TEL MEDAN TAHUN 2015.

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM KEBUGARAN JASMANI 2012 DENGAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI WANITA KLUB JANTUNG SEHAT P2TEL MEDAN TAHUN 2015.

Dapat kita lihat pada saat ini banyak senam yang sering digunakan untuk menyehatkan dan menyegarkan badan seperti senam Jantung Sehat Seri 1-3, senam Diabetes, Aerobic Low Impac, dan lainnya. Tetapi senam Bugar Lansia Indonesia dan Senam kebugara jasmani 2012 dapat memacu tingkat semangat para orang tua (LANSIA) dikarenakan bentuk gerakan senam yang low impact, menggunakan gerakan yang sangat mudah di lakukan untuk para

21 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA WANITA USIA 60-79 TAHUN 2015 -

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA WANITA USIA 60-79 TAHUN 2015 -

Latihan-latihan keseimbangan yang dilakukan harus mengacu pada faktor-faktor keseimbangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keseimbangan adalah bidang tumpu. Semakin besar bidang tumpuan maka semakin setimbang suatu benda atau seseorang. Salah satu cara dalam melatih keseimbangan adalah dengan memperkecil bidang tumpu. Latihan keseimbangan ini dapat dikombinasikan dengan latihan atau olahraga yang lain seperti senam lansia. Senam lansia merupakan olagraga yang cocok dilakukan oleh lansia. Senam Bugar Lansia Indonesia (SBLI) merupakan senam lansia yang beredar di masyarakat. Dalam Senam Lansia Bugar Indonesia ini terdapat gerakan-gerakan yang memperkecil bidang tumpu untuk melatih keseimbangan seperti pada pemanasan gerakan 10 yaitu hit. 1-4 mengangkat lutut 4 kali sambil melangkah kedepan, kedua lengan direntangkan, jari tangan menggenggam dan membuka. Lalu hit. 5-8 melakangkah kebelakang dan meletakkan ujung kaki tumpu, mengangkat kedua bahu, kedua tangan dipinggang. Selain itu pada inti gerakan 2 yaitu terdapat gerakan mengayunkan kaki kanan dan kiri bergantian.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

Perbedaan Tingkat Depresi Pada Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Senam Bugar Lansia di Panti Wredha Wening Wardoyo Ungaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Perbedaan Tingkat Depresi Pada Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Senam Bugar Lansia di Panti Wredha Wening Wardoyo Ungaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada perbedaan tingkat depresi lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam bugar lansia. Kenyataan terlibat dalam kegiatan bermanfaat menyebabkan penurunan depresi pada lansia yang mengalami depresi fisiologis. Dengan demikian direkomendasikan untuk mempertahankan kegiatan senam yang dikombinasikan dengan kegiatan lain untuk menghindari rutinitas.

3 Baca lebih lajut

Senam bugar lansia berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru, status gizi, dan tekanan darah | Thristyaningsih | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 17726 35131 1 SM

Senam bugar lansia berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru, status gizi, dan tekanan darah | Thristyaningsih | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 17726 35131 1 SM

Perlakuan senam bugar lansia berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan jantung paru, penurunan status gizi, dan penurunan tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan program senam bugar lansia terus dilaksanakan serta perlu diberikan penyuluhan dan konsultasi secara berkesinambungan, agar tercapai tingkat kebugaran lansia. Saran untuk penelitian selanjutnya, diharapkan melihat penurunan tekanan darah dengan pengamatan lebih lama, metodologi penelitian eksperimen dengan program intervensi kombinasi antara aktivitas fisik, diit, dan obat antihipertensi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH HASIL LATIHAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA WANITA LANSIA

PENGARUH HASIL LATIHAN SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA WANITA LANSIA

Gerakan senam Bugar Lansia Indonesia melatih seluruh aspek yang ada di mulai badan bagian atas dan badan bagian bawah, dimulai dengan gerakan- gerakan untuk meningkatkan fungsi pernafasan dan fungsi peredaran darah juga melatih otot-otot leher, bahu, badan bagian atas dengan gerakan berputar yang mengikut sertakan perut, punggung, panggul, paha dan juga otot kaki, disamping itu juga ada gerakan untuk meningkatkan keterampilan menggunakan anggota tubuh seperti melatih keseimbangan, mengasah koordinasi dan menguatkan otot-otot. Dengan tatanan gerakan yang demikian sistematis sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai tambahan aktivitas bagi penunjang kebugaran jasmani bagi kaum lanjut usia. Karena gerakanya mudah untuk dilakukan dan irama musik yang relatif pelan bisa diikuti oleh lansia.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil elastisitas otot setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan observational analitik. Populasi semua lanjut usia sebanyak 45 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisa data peneliti ini menggunakan uji statistik spearman’s rank (Rho) dengan tingkat signifikasi  = 0,05. Instrumen penelitian meliputi kuiseoner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian profil elastisitas otot paralel atau komponen elastic parallel (PEC) lansia setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam kondisi elastik berjumlah 14 orang (35%), yang cukup elastic ada 15 orang (37,5%) dan kurang elestis ada 11 orang (27,5%) sehingga tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elatisitas paralel (PEC) yang tidak elastis. Profil elastis seri atau komponen elastik seri (SEC) sebanyak 13 orang (32,5%), yang cukup elastis ada 18 orang (45%) dan yang kurang elastis ada 9 orang (22,5%), dengan demikian tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elastisitas seri (SEC) yang tidak elastis. Terdapat hubungan profil elastisitas otot dan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang dibuktikan dengan analisis statistik korelasi spearman rank ini membuktikan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 < (0,05) sehingga penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan, kekuatan hubungan tersebut sebesar 0,708 (70,8%) sehingga masuk dalam kategori hubungan yang kuat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA - DIGILIB UNISAYOGYA

PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DAN SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA - DIGILIB UNISAYOGYA

Latar Belakang: Bertambahnya usia merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya hipertensi. Seiring dengan bertambahnya usia akan terjadi perubahan anatomis dan fisiologis pada organ tubuh, termasuk sistem kardiovaskular. Perubahan pada system kardiovaskuler ini akan mengakibatkan terjadinya peningkatan denyut nadi yang dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipertensi merupakan penyebab 62% kasus serebrovaskular yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit lain seperti stroke, gangguan ginjal, jantung koroner, dan paling fatal adalah kematian. Oleh karena itu perlu diberikan intervensi untuk meningkatkan fungsi kardiovaskular khususnya pada lansia seperti senam bugar lansia dan senam tai chi. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh senam bugar lansia dan senam tai chi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan randomized pre test and post test group design. Jumlah sampel adalah 28 orang di Posyandu Lansia Nogotirto dengan usia 45 tahun keatas yang terbagi dalam 2 kelompok. Kelompok pertama diberikan intervensi senam bugar lansia sedangkan kelompok kedua diberikan intervensi senam tai chi. Cara pengambilan sampel adalah purposive sampling, alat ukur tekanan darah menggunakan tensimeter. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk Test dan uji homogenitas dengan Lavene Test, uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan Man Whitney . Hasil : Hasil statistik yang didapat adalah tekanan darah sistol 0.421 (p>0.05) dan diastole 0.757 (p>0.05) berarti tidak ada perbedaan pengaruh pemberian senam bugar lansia dan senam tai chi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan pengaruh pemberian senam bugar lansia dan senam tai chi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Saran : Bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan penelitian lanjutan dan dilakukan penelitian lebih lanjut berdasarkan faktor lainnya, variabel yang berbeda, jumlah sampel yang lebih banyak dan tempat yang berbeda.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Senam Tai Chi Lebih Efektif Meningkatkan Fleksibilitas Dan Keseimbangan Daripada Senam Bugar Lansia Pada Lansia Di Kota Denpasar.

Senam Tai Chi Lebih Efektif Meningkatkan Fleksibilitas Dan Keseimbangan Daripada Senam Bugar Lansia Pada Lansia Di Kota Denpasar.

Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pre test and post test two group design, berlangsung selama 5 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Sampel penelitian berjumlah 40 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 20 orang. Kelompok I diberikan program Senam Tai Chi dan kelompok II yang diberikan program Senam Bugar Lansia. Pengukuran fleksibilitas menggunakan chair sit and reach test dan keseimbangan menggunakan four square step test yang di ukur sebelum maupuns esudah program latihan pada masing-masing subjek.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Senam Bugar Lansia Awara Paket D Terhadap Peningkatan Kapasitas Vital Paru Lansia Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta.

Pengaruh Senam Bugar Lansia Awara Paket D Terhadap Peningkatan Kapasitas Vital Paru Lansia Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta.

The aging process greatly impacts upon individual’s physical include decreased lung function gradually at an early age of forty years. One effort to improve and maintain lung function is physical exercise Senam Bugar Lansia (SBL) Awara Package D.

2 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA WANITA LANSIA (Eksperimen Paguyuban Lansia Nusa Indah Kab. Banyumas Usia 60 69)

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA WANITA LANSIA (Eksperimen Paguyuban Lansia Nusa Indah Kab. Banyumas Usia 60 69)

Senam di Indonesia dikenal sebagai salah satu cabang olahraga, dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah Gymanistic, yang berasal dari kata Gymnos dari bahasa Yunani yang artinya telanjang. Istilah gymanistic tersebut dipakai untuk menunjukkan kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak, sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang. Hal ini bisa terjadi karena pada waktu itu teknologi pembuatan bahan pakaian belum memungkinkan membuat pakaian yang bersifat lentur dan mengikuti gerak pemakainya. Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya. Berlainan dengan cabang olahraga lain umumnya yang mengukur hasil aktivitas pada obyek tertentu, senam mengacu pada bentuk gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dari komponen-komponen kemampuan motorik seperti: kekuatan, kecepatan, keseimbangan kelentukan, agilitas dan ketepatan. Dengan koordinasi yang sesuai dan tata urutan gerak yang selaras akan terbentuk rangkaian gerak artistik yang menarik. Senam dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: senam artistik (artistic gymnastics), senam ritmik sportif (sportive rhytmic gymnastics), senam akrobatik (acrobatic gymnastics), senam aerobik sport (sports aerobik), senam trampolin (trampolinning), senam general (umum).
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TRIGLISERIDA PADA WANITA LANSIA (Eksperimen pada Paguyuban Lansia Nusa Indah kabupaten Banyumas usia 60-69 tahun) -

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TRIGLISERIDA PADA WANITA LANSIA (Eksperimen pada Paguyuban Lansia Nusa Indah kabupaten Banyumas usia 60-69 tahun) -

Senam di Indonesia dikenal sebagai salah satu cabang olahraga, dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Gymnastic, yang berasal dari kata Gymnos dari bahasa Yunani yang artinya telanjang. Istilah gymnastic tersebut dipakai untuk menunjukkan kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak, sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang. Hal ini bisa terjadi karena pada waktu itu teknologi pembuatan bahan pakaian belum memungkinkan membuat pakaian yang bersifat lentur dan mengikuti gerak pemakainya. Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya. Berlainan dengan cabang olahraga lain umumnya yang mengukur hasil aktivitasnya pada obyek tertentu, senam mengacu pada bentuk gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dari komponen-komponen kemampuan motorik seperti: kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelentukan, agilitas, dan ketepatan. Dengan koordinasi yang sesuai dan tata urutan gerak yang selaras akan terbentuk rangkaian gerak artistik yang menarik. Senam general merupakan segala jenis senam di luar senam artistik, senam ritmik, senam akrobatik, senam trampolin. Dengan demikian, senam-senam seperti senam aerobik, senam lansia, senam pagi, SKJ (Senam Kesegaran jasmani), SSI (Senam Sehat Indonesia), body language, dan belly dance. Termasuk ke dalam senam general.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA WANITA LANSIA

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA INDONESIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA WANITA LANSIA

Manfaat latihan bagi lanjut usia adalah memperlancar proses degenerasi karena perubahan usia, mempermudah untuk menyesuaikan kesehatan jasmani dalam kehidupan (adaptasi), fungsi melindungi yaitu memperbaiki tenaga cadangan dalam fungsinya terhadap bertambahnya tuntutan (sakit), kelenturan (flexibility) pembatasan atas lingkup gerak sendi, banyak terjadi pada lanjut usia yang sering berakibat kekuatan otot dan tendon. Oleh karena itu latihan kelenturan sendi merupakan komponen penting dari latihan atau olahraga bagi lanjut usia, keseimbangan; kurang keseimbangan merupakan penyebab utama lansia sering jatuh. Keseimbangan merupakan tanggapan motorik yang dihasikan oleh berbagai faktor, diantaranya input sensorik dan kekuatan otot. Penurunan keseimbangan pada lanjut usia bukan hanya sebagai akibat menurunnya kekuatan otot atau penyakit yang diderita, bisa juga karena kurang gerak. Penurunan keseimbangan bisa diperbaiki dengan berbagai latihan keseimbangan. Latihan yang meliputi komponen keseimbangan akan menurunkan insiden jatuh pada lansia.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

TEKANAN DARAH Hasil Pengukuran mean SD S

TEKANAN DARAH Hasil Pengukuran mean SD S

Posttest design. Data dianalisis dengan uji sampel t berpasangan dengan menggunakan SPSS. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang memenuhi kriteria inklusi yaitu Tidak memiliki gangguan aktivitas yang menghambat gerakan senam bugar lansia sehingga tidak optimal. Dari awal sebelum melakukan kegiatan senam bugar lansia sampai minggu ke 3 perlakuan didapatkan tekanan darah sistolik pada lansia mengalami penurunan yang menunjukan perbedaan bermakna, sedangkan tekanan darah diastolik mengalami kenaikan dan tidak menunjukan perbedaan bermakna tapi masih dalam batas normal.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Senam Bugar Lanjut Usia Terhadap Tekanan Darah Dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia Hipertensi.

PENDAHULUAN Pengaruh Senam Bugar Lanjut Usia Terhadap Tekanan Darah Dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia Hipertensi.

signifikan senam bugar lansia terhadap kualitas hidup penderita hipertensi. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut penulis menyimpulkan bahwa senam bugar lansia merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Sehingga, peneliti tertarik untuk meneliti tentang pengaruh senam bugar lansia terhadap tekanan darah dan kualitas hidup pada lansia hipertensi.

4 Baca lebih lajut

PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG MELAKUKAN SENAM LANSIA DAN YANG TIDAK MELAKUKAN SENAM LANSIA DI PANTI WREDA DHARMA BHAKTI SURAKARTA DAN POSYANDU LANSIA SAKINAH TRUCUK I KLATEN.

PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG MELAKUKAN SENAM LANSIA DAN YANG TIDAK MELAKUKAN SENAM LANSIA DI PANTI WREDA DHARMA BHAKTI SURAKARTA DAN POSYANDU LANSIA SAKINAH TRUCUK I KLATEN.

1. Penelitian. Evi (2009), pengaruh pelaksanaan senam lansia terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia di rw 11 kelurahan muja muju yogyakarta yaitu Ada pengaruh antara pelaksanaan senam lansia terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia, Dengan hasil senam lansia mempunyai pengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia dimana sebelum dilakukan senam lansia 19 orang yang mengalami kecemasan ringan atau 63,3%, setelah dilakukan senam lansia 19 orang tidak mengalami kecemasan atau 63,3% responden. Dengan hasil t hitung = 8,335 (sig. p 0.000 < 0.05).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TENTANG SENAM LANSIA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM LANSIA YANG DILAKSANAKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SEMARANG Tatik Indrawati) Rusmalia Dewi )Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang Korespondensi: tatikindrawatiy

HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TENTANG SENAM LANSIA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM LANSIA YANG DILAKSANAKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SEMARANG Tatik Indrawati) Rusmalia Dewi )Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang Korespondensi: tatikindrawatiy

Proporsi keaktifan lansia dalam senam pada penelitian ini adalah sebesar 30(30,9%), ketidakaktifan lansia dalam senam sebesar 67(69,1%). Sesuai dengan teori Lawrence Green (1980) Notoadmodjo (2007) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku Faktor predisposisi (predisposing factor) meliputi pengetahuan, motivasi, sikap, pendidikan, promosi kesehatan. faktor pemungkin (Enabling factor) yaitu sarana dan prasarana kesehatan. faktor penguat (Reinforcing factor) meliputi sikap dan perilaku tenaga kesehatan. Promosi kesehatan dalam faktor predisposisi ditujukan untuk menggugah kesadaran. Memberikan atau meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan dan peningkatan kesehatan baik bagi dirinya sendiri, keluarganya maupun masyarakat.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Latar Belakang: Remaja putri memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami gizi lebih karena remaja putri mengalami perubahan komposisi tubuh yang mengakibatkan terjadinya obesitas. Kekuatan otot 6-10% lebih rendah pada orang obesitas. Kurangnya aktifit

Latar Belakang: Remaja putri memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami gizi lebih karena remaja putri mengalami perubahan komposisi tubuh yang mengakibatkan terjadinya obesitas. Kekuatan otot 6-10% lebih rendah pada orang obesitas. Kurangnya aktifit

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu penyakit dimana tekanan darah dalam pembuluh darah meningkat secara kronis, Apabila kondisi ini dibiarkan, maka dapat mengganggu fungsi organ – organ lain, terutama organ – organ vital seperti jantung dan ginjal, Hal ini dapat berlangsung bertahun-tahun sampai akhirnya terjadi komplikasi dan penderita jatuh ke dalam kondisi darurat dan terkena penyakit jantung, stroke, atau gangguan ginjal komplikasi ini dapat berujung pada kematian. Tujuan: Mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh pemberian senam lansia dan progressive Muscle Relaxation terhadap penurunan hipertensi pada lansia. Metode Penelitian: Menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain penelitian two grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Posyandu Arumsari Nglarang Sidoarum dengan jumlah responden 22 lansia. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Tekanan Darah diukur dengan Sphygmomanometer. Uji statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann Whitney T-test. Hasil: Uji hipotesis I dan II menggunakan uji statistik Wilcoxon. Untuk hipotesis I didapatkan nilai p sebesar 0,003 untuk sistol (p<0,05) dan 0,003 untuk diastole (p<0,05). Untuk hipotesis II nilai p sebesar 0,003 untuk sistol (p<0,05) dan 0,004 untuk diastole (p<0,05). Hasil uji hipotesis III menggunakan mann whitney didapatkan nilai p untuk sistol 0,168 (p>0,05) dan untuk diastol nilai p 0.375 (p>0,05). Simpulan dan saran : Tidak ada perbedaan pengaruh pemberian senam lansia dan progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut dalam penurunan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESTABILAN TEKANAN DARAH  Hubungan Keaktifan Lansia Mengikuti Senam Dan Dukungan Keluarga Dengan Kestabilan Tekanan Darah Lansia Di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan

HUBUNGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI SENAM DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESTABILAN TEKANAN DARAH Hubungan Keaktifan Lansia Mengikuti Senam Dan Dukungan Keluarga Dengan Kestabilan Tekanan Darah Lansia Di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan

Kenaikan tekanan darah cenderung akan muncul pada masa lanjut usia. Upaya untuk mengontrol tekanan darah lansia dapat dilakukan dengan cara aktif mengikuti kegiatan senam lansia. Lansia akan membutuhkan dukungan keluarga yang baik sehingga dapat mengikuti kegiatan senam lansia secara teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan lansia mengikuti senam dan dukungan keluarga dengan kestabilan tekanan darah lansia di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua lansia yang terdata melalui posyandu lansia di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan sejumplah 1.477 orang. Sampel yang digunakan 123 lansia, dengan mengunakan teknik random sampling dengan cara diambil secara acak menggunakan Microsoft Excel . Uji statistik menggunakan chi-square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara keaktifan lansia mengikuti senam dengan kestabilan tekanan darah ( p= 0,017), dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kestabilan tekanan darah ( p= 0,016) di Puskesmas Klambu.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Efektifitas Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Kabupaten Sukoharjo.

DAFTAR PUSTAKA Efektifitas Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Kabupaten Sukoharjo.

Aji, W. P. M. 2015. Pengaruh Senam Lansia terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Posyandu Lansia Dusun Banaran 8 Playen Gunung Kidul. [Naskah Publikasi Ilmiah]. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Baca lebih lajut

Show all 5822 documents...