Sensor kelembaban tanah

Top PDF Sensor kelembaban tanah:

TUGAS AKHIR  Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

TUGAS AKHIR Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

Dalam pengaplikasianya alat ini diterapkan di dalam tempat persemaian bibit sayur. Sehingga petani tidak lagi harus meyirami bibit yang ditebar ditempat persemian. Dengan adanya alat penyiram otomatis ini , sensor kelembaban tanah akan membaca kelembaban tanah apakah tanah dalam keadaan kering apa sudah dalam keadaan basah. Ketika tanah dalam keadaan kering alat penyiram akan menyiram sampai tanah menjadi basah dan ketika sudah basah mesin akan mati dengan sendirinya.

18 Baca lebih lajut

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sensor ini menggunakan dua buah probe untuk melewatkan arus melalui tanah lalu membaca tingkat resistansinya untuk mendapatkan tingkat kelembaban tanah. Makin banyak air membuat tanah makin mudah mengalirkan arus listrik (resistansi rendah), sementara tanah kering sulit mengalirkan arus listrik (resistansi tinggi). Ada tiga buah pin yang terdapat pada sensor ini yang mana masing masing pin memiliki tugas sendiri sendiri, yaitu : Analog output yang (kabel biru) , Ground (kabel hitam), dan Power (kabel merah). Sensor Soil moisture adalah sensor kelembaban tanah yang bekerja dengan prinsip membaca jumlah kadar air dalam tanah di sekitarnya. Sensor ini merupakan sensor ideal untuk memantau kadar air tanah untuk tanaman. Sensor ini menggunakan dua konduktor untuk melewatkan arus melalui tanah, kemudian membaca nilai resistansi untuk mendapatkan tingkat kelembaban. Lebih banyak air dalam tanah akan membuat tanah lebih mudah menghantarkan listrik (nilai resistansi lebih besar), sedangkan tanah kering akan mempersulit untuk menghantarkan listrik (nilai resistansi kurang). Sensor soil moisture dalam penerapannya membutuhkan daya sebesar 3.3 v atau 5 V dengan keluaran tegangan sebesar 0 – 4.2 V. Sensor ini mampu membaca kadar air yang memiliki 3 kondisi yaitu :
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS SENSOR KELEMBABAN TANAH UNTUK EFISIENSI PENGGUNAAN AIR.

OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS SENSOR KELEMBABAN TANAH UNTUK EFISIENSI PENGGUNAAN AIR.

Alat penyiram tanaman otomatis mempunyai beberapa komponen yaitu sensor kelembaban tanah, katup elektrik, komparator, relay, dan rangkaian pengkondisi sinyal berupa rangkaian pembagi tegangan. Cara kerja dari alat penyiram tanaman otomatis ini menggunakan sebuah katup elektrik yang secara otomatis membuka dan menutup aliran air berdasarkan keadaan kelembaban tanah. Sensor kelembaban tanah mengalami perubahan resistansi saat kelembaban tanah berubah. Perubahan resistansi tersebut diubah menjadi perubahan tegangan dengan rangkaian pembagi tegangan dan tegangan tersebut merupakan sinyal umpan balik (feedback) dari sistem. Selanjutnya tegangan tersebut dibandingkan dengan tegangan referensi oleh komparator. Ketika tegangan umpan balik lebih besar dari tegangan referensi maka relay akan mengaktuasi katup untuk membuka dan mengalirkan air untuk menyiram tanaman.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI            PROTOTYPE PENYIRAM TANAMAN PERSEMAIAN DENGAN SENSOR  Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

NASKAH PUBLIKASI PROTOTYPE PENYIRAM TANAMAN PERSEMAIAN DENGAN SENSOR Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

Rancangan alat terdiri dari 3 bagian utama, yaitu bagian input, proses dan output. Pada bagian input terdapat satu buah sensor kelembaban tanah yang berfugsi untuk membaca kadar air dalam tanah persemaian dan terdapat sebuah potensiometer yang digunakan untuk mengatur kecepatan pwm motor DC dari luar. Kemudian data yang diinputkan selanjutnya akan diproses oleh board Arduino UNO R3 dan dikeluarkan oleh LCD 16X2 sebagi tampilan visual, motor DC dan pompa aquarium berfungsi ketika sensor sudah membaca kelembaban tanah dalam keadaan kering. Bagian tersebut merupakan bagian output. Gambar 1 menunjukkan blok diagram perancangan alat.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Tulisan ini membahas tentang penyiraman otomatis dengan menggunakan sensor kelembaban tanah berbasis ARDUINO. Pengendali utama pada alat ini menggunakan Mikrokontroler ATMEGA328. Alat ini bekerja secara otomatis dengan merespon berapa besar persen kelembaban tanah yang dideteksi oleh sensor kelembaban tanah dan akan tersiram secara otomatis, Mikrokontroler kemudian memproses tingkat kelembaban tanah tersebut dan memberikan output yang telah diprogram sebelumnya.

12 Baca lebih lajut

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Tulisan ini membahas tentang penyiraman otomatis dengan menggunakan sensor kelembaban tanah berbasis ARDUINO. Pengendali utama pada alat ini menggunakan Mikrokontroler ATMEGA328. Alat ini bekerja secara otomatis dengan merespon berapa besar persen kelembaban tanah yang dideteksi oleh sensor kelembaban tanah dan akan tersiram secara otomatis, Mikrokontroler kemudian memproses tingkat kelembaban tanah tersebut dan memberikan output yang telah diprogram sebelumnya.

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

PENDAHULUAN Prototype Penyiram Tanaman Persemaian Dengan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka di dalam tugas akhir ini penulis akan merancang sebuah prototype penyiram tanan persemaian dengan sensor kelembaban tanah berbasis arduino sebagai pengendali. Diharapkan dengan adanya alat penyiram dan pemberian nutrisi secara otomatis ini dapat meringgankan pekerjaan para petani penyemai bibit sayuran.

6 Baca lebih lajut

Sensor kelembaban tanah multi point nirkabel dengan tampilan grafik.

Sensor kelembaban tanah multi point nirkabel dengan tampilan grafik.

Perkembangan teknologi dapat mendukung di segala aspek kehidupan, termasuk juga dalam sektor pertanian. Intensifikasi pertanian adalah pengolahan tanah yang dilakukan sebaik mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal. Intensifikasi pertanian terdiri dari : pengolahan tanah yang baik, pengairan yang teratur, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, dan pengolahan pasca panen. Tujuan pembuatan tugas akhir ini adalah membatu memonitoring kelembaban tanah di beberapa tempat, tanpa harus ke sawah secara langsung. Dan akan ditampilkan secara langsung dalam bentuk grafik.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

Sensor kelembaban tanah multi point nirkabel dengan tampilan grafik

Sensor kelembaban tanah multi point nirkabel dengan tampilan grafik

Perkembangan teknologi dapat mendukung di segala aspek kehidupan, termasuk juga dalam sektor pertanian. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pemilihan bibit yang baik, dan perawatan tanaman yang baik akan dapat menghasilkan padi yang baik, dan meningkatkan hasil padi yang baik. Selain itu untuk meningkatkan hasil pertanian banyak cara yang bisa dilakukan, diantaranya: dengan intensifikasi pertanian, ekstensifikasi pertanian, diversifikasi pertanian, mekanisme pertanian dan rehabilitasi pertanian. Intensifikasi pertanian adalah pengolahan tanah yang dilakukan sebaik mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal. Intensifikasi pertanian terdiri dari : pengolahan tanah yang baik, pengairan yang teratur, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, dan pengolahan pasca panen [1]. Humidity adalah kelembaban udara yang berhubungan dengan kadar uap di udara yang juga berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman, sedangkan Moisture merupakan kelembaban tanah yang dipengaruhi jumlah partikel partikel air yang berpengaruh pada tingkat kelembaban tanah. Pengairan yang teratur juga akan berpengaruh dengan kelembaban tanah, apabila pengairan terlalu banyak maka akan terlalu tinggi kelembabannya, sehingga diperlukan alat untuk mengukur kelembaban tanah yang akan membantu petani dalam mengetahui kelembaban tanah tanpa harus mengukur secara langsung, melainkan bisa mengukur jarak jauh.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Pamungkas, H.Y. 2011.Alat Monitoring Kelembaban Tanah dalam Pot Berbasis Mikrokontroler ATmega328 dengan Tampilan Output pada Situs Jejaring Sosial Twitter untuk Pembudidaya dan Penjual Tanaman Hias Anthurium, Tugas Akhir, PENS-ITS.

2 Baca lebih lajut

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Berbasis Arduino

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan juga dengan bertambahnya populasi manusia, menyebabkan terjadinya krisis kebutuhan air karena penggunaan secara terus menerus dalam jumlah besar oleh manusia. Ironisnya air merupakan kebutuhan yang paling utama bagi seluruh mahluk hidup. Pada saat musim kemarau keberadaan air semakin langka untuk digunakan pada lahan pertanian. Untuk mendapatkan hasil pertanian yang maksimal dan mengurangi penggunaan air yang sia- sia, pemberian air pada lahan pertanian tidak boleh kurang atau lebih. Karena pemberian air yang kurang atau berlebihan pada tumbuhan dapat menyebabkan tumbuhan tersebut kering atau busuk. Salah satu cara untuk mengetahui apakah air yang dibutuhkan tanaman sesuai dengan kebutuhannya, dapat dilihat dari kelembaban tanahnya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Menggunakan Wireless Sensor Berbasis Arduino Uno

Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Menggunakan Wireless Sensor Berbasis Arduino Uno

Chung, dkk (2013) telah memanfaatkan modul transceiver nRF24L01 untuk monitoring kelembaban tanah. Modul transceiver nRF24L01 ini cukup ekonomis dan membutuhkan daya yang rendah untuk beroperasi. Sensor kelembaban tanah yang digunakan adalah Decagon EC-5. Sensor ini mengukur kadar air tanah dari 0% sampai 100% dalam menentukan kelembaban tanah berdasarkan konstanta dielektrik tanah. Hasil keakuratan nilai output dibandingkan dengan membaca output dari perangkat lunak utilitas ECH-20 yang terhubung ke data logger EM5R. Namun, harga sensor Decagon EC-5 ini tidak ekonomis sehingga membutuhkan biaya yang cukup besa apabila melakukan pengujian di beberapa tempat. Pambudi, dkk (2014) telah merancang bangun wireless sensor network untuk monitoring suhu dan kelembaban pada lahan tanaman jarak. Penelitian tersebut menggunakan sensor DHT11 dan soil moisture sensor SEN0114 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban pada lahan, sedangkan wireless yang digunakan adalah Xbee. Jarak maksimal untuk pengiriman data oleh Xbee pada penelitian tersebut adalah 100 meter untuk di luar ruangan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Memanfaatkan Sensor Dht22 Sebagai Pendeteksi Kelembaban Tanah Berbasis Atmega8

Memanfaatkan Sensor Dht22 Sebagai Pendeteksi Kelembaban Tanah Berbasis Atmega8

Tanah sangatlah vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung semua kehidupan tumbuhan dengan menyediakan unsur hara dan air sekaligus penopang akar. Dalam bidang pertanian agar tanaman dapat hidup dengan subur, selain dipengaruhi oleh faktor cuaca, kandungan unsur hara didalam tanah, dan selain dari proses pemupukan, tanaman juga harus memperoleh cukup air. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah merancang sebuah alat dengan memanfaatkan sensor DHT22 sebagai pendeteksi kelembaban tanah berbasis mikrokontroler AT Mega 8 terkhusus bagi tanaman setek dan juga sebagai bahan pembelajaran. Dalam pengaplikasiannya alat ini ditempatkan di dalam tanah persemaian tanaman setek. Sehingga tanaman setek tidak akan mati karena kekurangan air atau kondisi tanah yang kering. Dengan adanya alat pemanfaatan sensor DHT22 sebagai pendeteksi kelembaban tanah berbasis mikrokontroler AT Mega 8 ini, sensor kelembaban tanah akan membaca kelembaban tanah. Ketika nilai kelembaban tanah tidak sesuai dengan yang diharapkan maka buzzer akan dibunyikan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Alat Pengukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler PIC 16F84.

Alat Pengukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler PIC 16F84.

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler PIC. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah batang logam yang dibuat dari bahan stainless steel. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah. Dari hasil ujicoba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan, dengan rata–rata perbedaan sebesar 1,042 % terhadap American Standard Method. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Monitoring Suhu dan Kelembaban Menggunak

Monitoring Suhu dan Kelembaban Menggunak

Abstrak— Dalam proses pembuatan pupuk kompos terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi tingkat kematangan pupuk diantaranya adalah faktor suhu dan kelembaban. Suhu yang dianjurkan untuk melakukan proses dekomposisi (pembusukan) ialah 38ºC sedangkan untuk kelembaban 60%. Pada set point tersebut aktifitas mikroorganisme yang membantu proses pembusukan dapat bekerja secara optimal. Dalam beberapa kasus, pemantauan suhu dan kelembaban pada proses dekomposisi dilakukan secara manual dan mengikuti kebiasaan para petani, sehingga waktu dan kinerja pembudidaya tidak efisien. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut pada penelitian ini akan dirancang suatu sistem yang dapat memantau suhu dan kelembaban secara otomatis menggunakan sensor suhu DS18B20 dan sensor kelembaban tanah DFRobots V2 (Soil Moisture). Dalam implementasinya, probe sensor tersebut dibenamkan kedalam tumpukan pupuk kompos, kemudian sensor akan mendeteksi suhu dan kelembaban tumpukan kompos tersebut. Data yang didapatkan sensor diubah kedalam bentuk digital oleh ADC pada mikrokontroler. Dengan menggunakan sistem ini pemantauan telah dilakukan secara otomatis dan didapatkan informasi tentang suhu serta kelembaban mulai dari tahap pencampuran bahan, dekomposisi hingga pupuk matang.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor YL-69 Berbasis Android Phone

Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor YL-69 Berbasis Android Phone

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis Arduino Uno.Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe YL-69.Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah. Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi dengan HC-05 (Bluetooth) ,sehingga hasilnya dapat di tampilkan dan dibaca di layar handphone.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Memanfaatkan Sensor Dht22 Sebagai Pendeteksi Kelembaban Tanah Berbasis Atmega8

Memanfaatkan Sensor Dht22 Sebagai Pendeteksi Kelembaban Tanah Berbasis Atmega8

Tanah sangatlah vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung semua kehidupan tumbuhan dengan menyediakan unsur hara dan air sekaligus penopang akar. Dalam bidang pertanian agar tanaman dapat hidup dengan subur, selain dipengaruhi oleh faktor cuaca, kandungan unsur hara didalam tanah, dan selain dari proses pemupukan, tanaman juga harus memperoleh cukup air. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah merancang sebuah alat dengan memanfaatkan sensor DHT22 sebagai pendeteksi kelembaban tanah berbasis mikrokontroler AT Mega 8 terkhusus bagi tanaman setek dan juga sebagai bahan pembelajaran. Dalam pengaplikasiannya alat ini ditempatkan di dalam tanah persemaian tanaman setek. Sehingga tanaman setek tidak akan mati karena kekurangan air atau kondisi tanah yang kering. Dengan adanya alat pemanfaatan sensor DHT22 sebagai pendeteksi kelembaban tanah berbasis mikrokontroler AT Mega 8 ini, sensor kelembaban tanah akan membaca kelembaban tanah. Ketika nilai kelembaban tanah tidak sesuai dengan yang diharapkan maka buzzer akan dibunyikan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor YL-69 Berbasis Android Phone

Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor YL-69 Berbasis Android Phone

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis Arduino Uno.Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe YL-69.Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah. Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi dengan HC-05 (Bluetooth) ,sehingga hasilnya dapat di tampilkan dan dibaca di layar handphone.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler ATMega 32A. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe yl-69. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah.Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Model Pengukur Kelembaban Tanah Untuk Ta (1)

Model Pengukur Kelembaban Tanah Untuk Ta (1)

Indonesia sebagai negara yang memiliki bidang pertanian sangat besar, hampir setiap penduduk diindonesia adalah sebagai petani buah, sayuran, terutama tanaman cabai sangat diminati oleh masyarakat untuk pembuatan makanan sehari-hari. Dalam penanaman tanaman cabai perlu perawatan khusus karena tanaman cabai rentan terhadap kondisi kekurangan dan kelebihan air didalam tanah, masalah yang dihadapi ialah petani lebih sering memperkirakan kondisi hanya dengan melihat keadaan permukaan tanah. Dengan perkembangan teknologi yang telah maju dan pesat dalam perkembangan dunia elektronika ini dimanfaatkan dalam pembuatan model pengukur kelembaban tanah untuk tanaman cabai menggunakan sensor kelembaban tanah dengan tampilan output web server berbasis mikrokontroler ATMega328. Alat ini akan mempermudah petani untuk mengetahui nilai kelembaban tanah yang telah dihitung nilai validasinya untuk tanaman cabai, agar dalam pertumbuhan tanaman cabai tumbuh dengan kualitas yang baik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...