Sifat Fisiko-Kimia

Top PDF Sifat Fisiko-Kimia:

Sifat Fisiko Kimia Mayonnaise dengan Ber

Sifat Fisiko Kimia Mayonnaise dengan Ber

Pembuatan mayonnaise pada dasarnya adalah pencampuran minyak nabati dengan cuka, gula, garam, lada, mustard dan kuning telur sebagai pengemulsi yang akan membentuk system emulsi. Bahan pengemulsi sangat diperlukan untuk mempertahankan stabilitas sistem emulsi setelah pengocokan, sehingga antara minyak nabati dan bahan-bahan yang lain tidak terpisah. Pengemulsi yang tidak baik dan tidak dalam imbangan yang tepat dengan minyak nabati menyebabkan emulsi yang diperoleh tidak stabil, oleh karena itu perlu diketahui imbangan yang tepat antara konsentrasi minyak n abati dan kuning telur sebagai pengemulsi agar diperoleh mayonnaise yang mempunyai sifat fisiko- kimia yang baik dan dapat diterima oleh konsumen.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Sifat fisiko-kimia ester gliserol gondorukem hidrogenasi

Sifat fisiko-kimia ester gliserol gondorukem hidrogenasi

Gondorukem merupakan hasil hutan bukan kayu yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Selama ini gondorukem yang banyak digunakan masih dalam bentuk non modifikasi. Gondorukem non modifikasi memiliki beberapa kelemahan seperti sifatnya yang mudah mengkristal bila dilarutkan, mudah teroksidasi oleh oksigen pada udara bebas karena sifat ketidakjenuhannya, dan mudah bereaksi dengan logam-logam berat seperti dalam pemanfaatannya pada pernis (Kirk & Othmer 2007). Kelemahan-kelemahan gondorukem ini dapat diatasi dengan memodifikasi gugus karboksil dan ikatan rangkap yang ada pada senyawa asam dalam gondorukem tersebut, salah satunya dengan proses hidrogenasi dan esterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gliserol sebagai agen pada proses esterifikasi terhadap sifat fisiko-kimia produk derivat gondorukem yang dihasilkan sehingga diharapkan dapat meningkatkan sifat fisoko-kimia ester gliserol gondorukem hidrogenasi, meningkatkan nilai tambah dan memperluas penggunaan dari produk derivat gondorukem yang dihasilkan.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

PENGARUH IRADIASI GAMMA PADA SIFAT FISIKO-KIMIA KOLAGEN DALAM LARUTAN

PENGARUH IRADIASI GAMMA PADA SIFAT FISIKO-KIMIA KOLAGEN DALAM LARUTAN

PENGARUH IRADIASI GAMMA PADA SIFAT FISIKO-KIMIA KOLAGEN DALAM LARUTAN. Kolagen merupakan salah satu bahan biomaterial yang penting di industri, namun seringkali mudah dikontaminasi oleh bakteri. Iradiasi gamma merupakan salah satu metode yang yang paling baik untuk mencegah kontaminasi bakteri dari bahan biomaterial. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh iradiasi gamma terhadap perubahan sifat fisiko-kimia kolagen. Larutan kolagen (10% b/v) diiradiasi mengunakan sinar gamma dari kobalt-60 secara berturut-turut pada dosis 0,10 kGy, 20 kGy, 30 kGy, 40 kGy, dan 50 kGy (laju dosis 5 kGy/jam). Perubahan konsentrasi larutan kolagen dipelajari menggunakan Spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis) dan viskositas larutan kolagen diukur menggunakan viskosimeter. Spektrofotometer Fourier Transform-Infra Red (FT-IR) digunakan untuk karakterisasi larutan kolagen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada kondisi optimum (30 kGy) konsentrasi larutan kolagen meningkat dan viskositasnya menurun serta terjadi pergeseran bilangan gelombang amida II yang relatif besar pada kisaran 10 bilangan gelombang (1544 cm -1 hingga 1554 cm -1 ) pada
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

KARAKTERISASI SIFAT-FISIKO KIMIA PATI JAGUNG TERMODIFIKASI DENGAN PROSES ACETILASI.

KARAKTERISASI SIFAT-FISIKO KIMIA PATI JAGUNG TERMODIFIKASI DENGAN PROSES ACETILASI.

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME, yang mana telah memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kami, sehingga dapat menyelesaikan laporan Skripsi Karakterisasi Sifat FisikoKimia Pati Jagung Termodifikasi Dengan Proses Acetylasi sebagai syarat untuk menyelesaikan study kami dibidang Teknologi Pangan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur.

60 Baca lebih lajut

Sifat Fisiko-Kimia Edible Film Agar – Agar Rumput Laut (Gracilaria sp.) Tersubtitusi Glyserol | Setyaningrum | Natural Science: Journal of Science and Technology 8661 28421 1 PB

Sifat Fisiko-Kimia Edible Film Agar – Agar Rumput Laut (Gracilaria sp.) Tersubtitusi Glyserol | Setyaningrum | Natural Science: Journal of Science and Technology 8661 28421 1 PB

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan gliserol pada pembuatanedible film dari agar – agar rumput laut (gracilaria sp.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisiko-kimia terbaikedible film berbasis agar dengan plasticizer gliserol. Penelitian ini menerapkan variasi konsentrasi gliserol antara lain 30, 35, 40, 45, dan 50%terhadap massa agar-agar atas dasar (b/b). Sifat fisiko-kimia Edible filmyang diuji antara lain ketebalan menggunakan micrometer, laju transmisi uap air, kuat tarik dan elongasi masing-masing diuji dengan Universal Testing Machine. Konsentrasi gliserol terbaik diperoleh pada penambahan gliserol 45% yang memiliki ketebalan 0,0167 mm, laju transmisi uap air sebesar 57,18 g/24jam.m 2 , kuat tarik sebesar 14,23 MPa, dan elongasi sebesar 12,75%.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Sifat Fisiko Kimia pada Pengemasan dan Penyimpanan Cassava flakes Fortifikasi (Physical and Chemical Properties of Fortificated Cassava Flakes Package and Preservation) Farid Rakhmat A, Hadi Suprapto, Eka Khaeruni Asih

Sifat Fisiko Kimia pada Pengemasan dan Penyimpanan Cassava flakes Fortifikasi (Physical and Chemical Properties of Fortificated Cassava Flakes Package and Preservation) Farid Rakhmat A, Hadi Suprapto, Eka Khaeruni Asih

2 Maret 2009 J JJUUURRRNNNAAALLL TTTEEEKKKNNNOOOLLLOOOGGGIII PPPEEERRRTTTAAANNNIIIAAANNN UNIVERSITAS MULAWARMAN Penelitian Sifat Fisiko Kimia pada Pengemasan dan Penyimpanan Cass[r]

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PENCAMPURAN TEPUNG UBI KAYU (Manihot utilissima), TEPUNG KENTANG (Solanum tuberosum) dan TEPUNG TEMPE TERHADAP SIFAT FISIKO KIMIA FLAKE yang DIHASILKAN.

PENGARUH PENCAMPURAN TEPUNG UBI KAYU (Manihot utilissima), TEPUNG KENTANG (Solanum tuberosum) dan TEPUNG TEMPE TERHADAP SIFAT FISIKO KIMIA FLAKE yang DIHASILKAN.

Berdasarkan uraian diatas tepung ubi kayu dan tepung kentang serta tepung tempe mempunyai potensi yang bagus untuk dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan flake. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pencampuran Tepung Ubi Kayu (Manihot utilissima), Tepung Kentang (Solanum tuberosum) dan Tepung Tempe Terhadap Sifat Fisiko Kimia Flake yang Dihasilkan”

5 Baca lebih lajut

Pengaruh suhu dan tekanan terhadap sifat fisiko-kimia gondorukem terhidrogenasi (Hydrogenated Rosin)

Pengaruh suhu dan tekanan terhadap sifat fisiko-kimia gondorukem terhidrogenasi (Hydrogenated Rosin)

Gondorukem merupakan hasil penyulingan getah pinus (oleoresin) yang disadap dari pohon pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese). Gondorukem lebih banyak digunakan dalam bentuk gondorukem non-modifikasi, seperti digunakan sebagai bahan penolong pada pabrik kertas (sizing agent), pabrik tinta cetak, pernis, dan perekat. Namun, penggunaan gondorukem dalam bentuk gondorukem non-modifikasi memiliki kelemahan karena kurang stabil. Proses hidrogenasi gondorukem merupakan proses penambahan atom Hidrogen (H) pada senyawa tidak jenuh (ikatan ganda) seperti Asam Abietat yang terkandung di dalam gondorukem, sehingga akan menghasilkan gondorukem hidrogenasi yang yang lebih stabil daripada gondorukem non-modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan tekanan reaksi terhadap sifat fisiko-kimia gondorukem hidrogenasi yang dihasilkan.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

Sifat Fisiko Kimia pada Pengemasan dan Penyimpanan Cassava flakes Fortifikasi (Physical and Chemical Properties of Fortificated Cassava Flakes Package and Preservation) Farid Rakhmat A, Hadi Suprapto, Eka Khaeruni Asih

Sifat Fisiko Kimia pada Pengemasan dan Penyimpanan Cassava flakes Fortifikasi (Physical and Chemical Properties of Fortificated Cassava Flakes Package and Preservation) Farid Rakhmat A, Hadi Suprapto, Eka Khaeruni Asih

Aktivitas antimikroba asap cair terutama disebabkan adanya senyawa kimia yang terkandung dalam asap seperti fenol, formaldehid, asam asetat, dan kreosat yang menempel pada bagian permukaan bahan akan menghambat pembentukan spora dan pertumbuhan beberapa jenis jamur dan bakteri (Siskos et al., 2007). Senyawa fenol dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan memperpanjang fase lag (Lebois et al., 2004). Penelitian ini menekankan pada sifat fungsional antibakteri asap cair tempurung kelapa. Kemampuan antibakteri- nya diujikan terhadap bakteri patogen, yaitu S. aureus dan P. aeruginosa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Manual Prosedur Analisis Sifat Fisiko-kimia Minyak Akar Wangi.

Manual Prosedur Analisis Sifat Fisiko-kimia Minyak Akar Wangi.

MAN U AL PROSEDU R PEN GU K U RAN BI LAN GAN EST ER SET ELAH ASET I LASI 10 mL sampel - Ditambahkan 10 mL as.asetat anhidrat - Ditambah 2 g Natrium asetat anhidrat dalam labu Refluks[r]

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...