Sifat-Sifat Semen Ionomer Kaca

Top PDF Sifat-Sifat Semen Ionomer Kaca:

Perubahan warna semen ionomer kaca setelah direndam dalam larutan teh hitam

Perubahan warna semen ionomer kaca setelah direndam dalam larutan teh hitam

dari semen silikat dan semen polikarboksilat. Penggabungan ini bertujuan untuk mendapatkan sifat translusen dan kemampuan melekat secara kimia pada gigi, sehingga golongan semen ini memenuhi syarat sebagai bahan tumpatan. 1 Semen ionomer kaca yang digunakan untuk menumpat gigi anterior mempunyai estetik yang baik, tetapi memiliki kekurangan, yaitu sifat rapuh. Sifat rapuh ini menunjukkan bahwa mikroporositas dari SIK cukup tinggi. 2 Mikroporositas pada SIK akan mempengaruhi kemampuan bahan ini untuk menjaga kestabilan warna.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin (SIKMR) ionomer kaca. Waktu kerja yang singkat dan waktu pengerasan yang lama pada

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin (SIKMR) ionomer kaca. Waktu kerja yang singkat dan waktu pengerasan yang lama pada

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin (SIKMR) SIKMR merupakan modifikasi dari semen ionomer kaca dan monomer resin sehingga bahan ini memiliki sifat fisis yang lebih baik dari pada semen ionomer kaca. Waktu kerja yang singkat dan waktu pengerasan yang lama pada semen ionomer kaca mendorong para peneliti menghasilkan bahan baru dengan cara memodifikasi semen ionomer kaca dengan resin yang diaktivasi dengan sinar (Van Noort 2007, p. 141). Semen ionomer kaca konvensional telah diketahui memiliki kekuatan inisial yang rendah dan sensitifitas terhadap kelembaban yang tinggi, Kekurangan dari SIKMR tersebut mendasari ditambahkannya resin untuk meningkatkan kekuatan SIKMR dan fotoinisiator untuk proses penyinaran pada reaksi pengerasan SIKMR agar sensitifitas terhadap kelembaban berkurang (Bhat
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kekerasan permukaan semen ionomer kaca konvensional tipe II akibat lama penyimpanan

Kekerasan permukaan semen ionomer kaca konvensional tipe II akibat lama penyimpanan

Komponen semen ionomer kaca di atas meng- indikasikan powder dan liquid dapat bertahan cukup lama, mungkin oleh karena itu pada kemasan semen ionomer kaca konvensional tipe II lama, tidak dicantumkan waktu kadaluwarsa. Dalam pemakaian, seringkali powder masih banyak, tetapi liquid sudah habis atau sudah terlalu kental karena botol tidak ditutup rapat, sehingga tidak dapat dipakai lagi dan membutuhkan liquid baru. Kemasan semen ionomer kaca yang ada di pasaran sekarang sudah dicantumkan tanggal kadaluwarsa, meskipun demikian peneliti ingin mengetahui keadaan powder dan liquid dengan cara menguji kekerasan permukaan hasil pencampuran antara semen ionomer kaca baru dan semen ionomer kaca yang telah 10 tahun disimpan. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan informasi mengenai sifat kekerasan permukaan pada semen ionomer kaca tipe II yang telah lama disimpan, sehingga bila memerlukan powder atau liquid baru, dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan apakah masih memenuhi syarat untuk digunakan sebagai material restorasi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Efek Pra-perlakuan Resin Komposit dan Semen Ionomer Kaca Terhadap Kebocoran Tepi

Efek Pra-perlakuan Resin Komposit dan Semen Ionomer Kaca Terhadap Kebocoran Tepi

Bahan yang dapat digunakan untuk aplikasi fissure sealants antara lain resin komposit dan semen ionomer kaca. Resin komposit dan semen ionomer kaca memiliki komposisi dan teknik aplikasi yang berbeda. Resin komposit berikatan erat dengan permukaan email melalui ikatan mikromekanikal yang diciptakan oleh asam pada teknik etsa. Sedangkan, semen ionomer kaca berikatan secara kimia dengan adanya pertukaran ion dan dapat mengeluarkan fluor sehingga membuat sifat anti karies. 7-9

9 Baca lebih lajut

GAMBARAN KEKUATAN TEKAN BAHAN TUMPATAN SEMEN IONOMER KACA YANG DIRENDAM DALAM MINUMAN BERALKOHOL

GAMBARAN KEKUATAN TEKAN BAHAN TUMPATAN SEMEN IONOMER KACA YANG DIRENDAM DALAM MINUMAN BERALKOHOL

Abstrak: Semen ionomer kaca adalah bahan restorasi yang melekat pada enamel dan dentin melalui ikatan kimia, terdiri dari campuran powder dan liquid. PowderSIK adalah kaca aluminosilikat dan liquid larutan asam poliakrilik. Beberapa sifat yang dimiliki semen ionomer kaca yaitu biokompatibilitas melepas fluor sehingga dapat mencegah karies lebih lanjut, estetis, daya larut rendah, translusen, dan bersifat anti bakteri. Minuman beralkohol yang banyak dikonsumsi masyarakat saat ini mempunyai sifat asam dan sebagai pelarut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perubahan kekuatan tekan bahan tumpatan SIK tipe II yang direndam dalam minuman beralkohol dengan berbagai presentase. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan post test only control group design. Masing-masing sampel dibuat 5 buah untuk setiap perlakuan. Sampel terdiri atas bahan SIK tipe II yang direndam dengan variasi presentase 5%, 10%, 40% alkohol dan aquades sebagai kontrol selama 24 jam. Kekuatan tekan SIK diukur menggunakan alat tes kompresi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata pengukuran kekuatan SIK yang direndam dalam alkohol 5%, 10%, 40%, dan kontrol aquades masing-masing 2,84 MPa, 3,36 MPa, 4,5 MPa, 2,58 MPa. Gambaran dari hasil penelitian ini bahwa perubahan kekuatan tekan SIK semakin meningkat apabila direndam dalam kadar minuman beralkohol lebih tinggi karena proses pembuatan sampel SIK belum sempurna.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KANDUNGAN UNSUR FLUORIDA PADA GIGI TETAP MUDA YANG DI TUMPAT SEMEN IONOMER KACA DAN KOMPOMER

KANDUNGAN UNSUR FLUORIDA PADA GIGI TETAP MUDA YANG DI TUMPAT SEMEN IONOMER KACA DAN KOMPOMER

Kompomer memiliki keuntungan, antara lain tidak memerlukan mixing, sifat mekanis dan manipulasi yang lebih baik dibandingkan dengan SIK sebagai bahan restorasi. 1 3 , 1 8 Sedangkan kerugian yang dimiliki bahan ini yaitu tidak mengandung air dan tidak bersifat a d h e s i f , h a l i n i b e r b e d a d e n g a n S I K . 1 3 Kekuataan adhesinya memerlukan bonding agent. Bahan restorasi Kompomer berguna untuk pasien dengn resiko karies sedang, gig sulung, restorasi kelas I,II,III, V pada gigi anak dan lesi di servikal. 13,18 Menurut data percobaan klinis, menunjukkan keberhasilan penggunaan bahan tumpat kompomer pada kavitas kelas III dan V pada gigi tetap dan gigi sulung. 1 9 Kompomer yang beredar dipasaran salah satunya yaitu Dyract AP dari Dentsply.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KEKUATAN TARIK ANTARA RESIN SEMEN DAN SEMEN IONOMER KACA PADA RESTORASI VENEER INDIREK RESIN KOMPOSIT NANOHIBRID INTISARI

PERBEDAAN KEKUATAN TARIK ANTARA RESIN SEMEN DAN SEMEN IONOMER KACA PADA RESTORASI VENEER INDIREK RESIN KOMPOSIT NANOHIBRID INTISARI

Salah satu macam resin komposit adalah resin komposit nanohibrid yang merupakan gabungan dari komposit microfiller dan komposit nanofiller, rata-rata berukuran 0,2-3 µm. Komposit nanohibrid memiliki sifat fisik dan mekanis yang baik serta mudah dipoles (permukaannya halus) (Uskovic, 2010). Resin komposit tidak mampu berikatan secara kimiawi dengan jaringan keras gigi sehingga dapat menyebabkan marginal leakage, marginal stain, karies sekunder dan iritasi pulpa sehingga dibutuhkan suatu bahan adhesif (Philips, 1991). Terdapat berbagai macam bahan adhesif, salah satunya adalah resin semen dan semen ionomer kaca (Anusavice, 2004). Philips, (1991) mengatakan bahwa semen resin sebagai pelekat restorasi estetis merupakan komposit microfilled atau hibrid dengan kandungan utama resin Bis-GMA atau urethane dimethacrylate, dan filler silica atau glass dan semen ionomer kaca atau disebut dengan ASPA (Aluminate Silicate and Polyacrilic Acid), selain sebagai bahan restorasi, SIK dapat digunakan sebagai bahan perekat, bahan pengisi untuk restorasi gigi anterior dan posterior, pelapis kavitas, penutup pit dan fisur, bonding agent pada resin komposit, serta sebagai semen adhesif pada perawatan estetis (Anusavice, 2004). Ukuran partikel gelas SIK bervariasi, yaitu 50 µm sebagai bahan restorasi dan sekitar 20 µm sebagai bahan luting (Heymann dkk, 2002).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu kedokteran gigi telah mengembangkan bahan-bahan untuk kepentingan estetik dengan berbagai sifat karakteristik dan warna. Semen ionomer kaca diperkenalkan pada tahun 1971 oleh Wilson dan Kent. Semen ionomer kaca terdiri dari bubuk kaca aluminosilikat dan larutan asam poliakrilat yang memiliki keunggulan seperti melepaskan fluor untuk menghambat karies, biokompatibilitas dan estetis yang baik tetapi rapuh, memiliki sifat daya tahan terhadap fraktur dan keausan rendah sehingga tidak dapat digunakan untuk merestorasi gigi dengan beban besar. 1-2 Semen ini dirancangkan untuk tambalan estetik pada gigi anterior dan dianjurkan untuk penambalan gigi dengan preparasi kavitas kelas III dan V. 3 Bahan ini juga digunakan untuk bahan pencegah karies, oleh karena adanya pelepasan fluoride pada bahan ini. Selain itu, bahan ini juga digunakan sebagai tambalan untuk daerah erosi, bahan perekat, pelapik, bahan restorative untuk restorasi konservatif kelas I dan II, dan sebagai penutup ceruk dan fisura. 3-4
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Kandungan Unsur Fluorida pada Email Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan Kompomer

Kandungan Unsur Fluorida pada Email Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan Kompomer

Kompomer memiliki keuntungan, antara lain tidak memerlukan mixing, sifat mekanis dan manipulasi yang lebih baik dibandingkan dengan SIK sebagai bahan restorasi. 1 3 , 1 8 Sedangkan kerugian yang dimiliki bahan ini yaitu tidak mengandung air dan tidak bersifat a d h e s i f , h a l i n i b e r b e d a d e n g a n S I K . 1 3 Kekuataan adhesinya memerlukan bonding agent. Bahan restorasi Kompomer berguna untuk pasien dengn resiko karies sedang, gig sulung, restorasi kelas I,II,III, V pada gigi anak dan lesi di servikal. 13,18 Menurut data percobaan klinis, menunjukkan keberhasilan penggunaan bahan tumpat kompomer pada kavitas kelas III dan V pada gigi tetap dan gigi sulung. 1 9 Kompomer yang beredar dipasaran salah satunya yaitu Dyract AP dari Dentsply.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Bahan restorasi semen ionomer kaca merupakan bahan yang terdiri atas bubuk kaca aluminosilikat dan larutan asam poliakrilat. Dalam rongga mulut, terdapat beberapa faktor yang dapat merusak bahan restorasi yaitu gesekan, abrasi, degradasi kimia dan fatigue. Perusakan degradasi kimia menyebabkan terlepasnya ikatan partikel-partikel bahan restorasi yang akan mempengaruhi sifat fisik mekanis bahan restorasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan kekasaran permukaan bahan restorasi semen ionomer kaca setelah direndam dalam minuman isotonik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre and post test group design. Sampel yang digunakan adalah bahan restorasi semen ionomer
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Bahan restorasi semen ionomer kaca merupakan bahan yang terdiri atas bubuk kaca aluminosilikat dan larutan asam poliakrilat. Dalam rongga mulut, terdapat beberapa faktor yang dapat merusak bahan restorasi yaitu gesekan, abrasi, degradasi kimia dan fatigue. Perusakan degradasi kimia menyebabkan terlepasnya ikatan partikel-partikel bahan restorasi yang akan mempengaruhi sifat fisik mekanis bahan restorasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan kekasaran permukaan bahan restorasi semen ionomer kaca setelah direndam dalam minuman isotonik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre and post test group design. Sampel yang digunakan adalah bahan restorasi semen ionomer
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu kedokteran gigi telah mengembangkan bahan-bahan untuk kepentingan estetik dengan berbagai sifat karakteristik dan warna. Semen ionomer kaca diperkenalkan pada tahun 1971 oleh Wilson dan Kent. Semen ionomer kaca terdiri dari bubuk kaca aluminosilikat dan larutan asam poliakrilat yang memiliki keunggulan seperti melepaskan fluor untuk menghambat karies, biokompatibilitas dan estetis yang baik tetapi rapuh, memiliki sifat daya tahan terhadap fraktur dan keausan rendah sehingga tidak dapat digunakan untuk merestorasi gigi dengan beban besar. 1-2 Semen ini dirancangkan untuk tambalan estetik pada gigi anterior dan dianjurkan untuk penambalan gigi dengan preparasi kavitas kelas III dan V. 3 Bahan ini juga digunakan untuk bahan pencegah karies, oleh karena adanya pelepasan fluoride pada bahan ini. Selain itu, bahan ini juga digunakan sebagai tambalan untuk daerah erosi, bahan perekat, pelapik, bahan restorative untuk restorasi konservatif kelas I dan II, dan sebagai penutup ceruk dan fisura. 3-4
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Kekasaran Permukaan Bahan Restorasi Semen Ionomer Kaca Tipe II Setelah Direndam dalam Minuman Isotonik

Semen ionomer kaca merupakan nama umum dari suatu bahan yang berdasarkan pada reaksi dari bubuk silikat kaca dan asam poliakrilat. Semen ionomer kaca diperkenalkan pertama kali oleh Wilson dan Kent pada tahun 1971. Polikarboksilat telah dikembangkan beberapa tahun sebelumnya dan menjadi semen dental pertama yang melekat secara adhesi ke struktur gigi. Semen ionomer kaca dengan cepat memperoleh popularitas sebagai luting semen tetapi tidak dapat digunakan sebagai restorasi karena daya larut tinggi, sifat mekanik rendah dan estetis yang kurang baik. Setelah itu, ditemukan pengganti zinc oxide dari polikarboksilat dengan ion kaca yang larut yang mirip dengan bahan yang digunakan pada semen silikat sebelumnya, sedikit larut dan lebih translusen. 1-2
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KEKUATAN TARIK ANTARA ADHESIF SEMEN DAN SEMEN IONOMER KACA TIPE 1 TERHADAP RESTORASI VENEER INDIREK RESIN KOMPOSIT MIKROHYBRID

PERBEDAAN KEKUATAN TARIK ANTARA ADHESIF SEMEN DAN SEMEN IONOMER KACA TIPE 1 TERHADAP RESTORASI VENEER INDIREK RESIN KOMPOSIT MIKROHYBRID

Semen ionomer kaca melekat erat dengan struktur gigi dan mencegah infiltrasi cairan mulut di antara semen dan gigi. Sifat khusus ini ditambah dengan sifat asamnya yang tidak terlalu mengiritasi, seharusnya dapat mengurangi frekuensi kepekaan pasca operatif. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi potensi iritasi. Salah satunya adalah pH dan lamanya sifat asam ini bertahan. Besarnya pH dari formula pengerasan dengan air dan formula pengerasan dengan poliasam dalam periode waktu tertentu. Meskipun pH dari kedua formula ini sama pada menit ke-10, pH dari formula pengerasan dengan air akan lebih rendah daripada formula poliasam pada menit ke-2 dan ke-5. Faktor lainnya adalah kekentalan semen. Perlu diingat bahwa besarnya pH ini mempunyai hubungan dengan adonan encer yang digunakan untuk sementasi namun tidak berlaku untuk rasio bubuk (Anusivace, 2004)
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Semen Ionomer Kaca Pada Gigi Sulung

Semen Ionomer Kaca Pada Gigi Sulung

Keuntungan utamanya adalah pertukaran ion dengan dentin dan email serta melepaskan fluor secara terus-menerus di mana merupakan agen antikaries yang efektif sehingga menjadikan semen ini[r]

31 Baca lebih lajut

Peranan Semen Ionomer Kaca Dalam Peningkatan Remineralisasi

Peranan Semen Ionomer Kaca Dalam Peningkatan Remineralisasi

Eva Rotua Simanjuntak : Peranan Semen Ionomer Kaca Dalam Peningkatan Remineralisasi, 2000... Eva Rotua Simanjuntak : Peranan Semen Ionomer Kaca Dalam Peningkatan Remineralisasi, 2000..[r]

36 Baca lebih lajut

Potensi semen ionomer kaca sebagai material bioaktif

Potensi semen ionomer kaca sebagai material bioaktif

sehingga diharapkan semen ionomer kaca dapat membentuk lapisan apatite pada permukaannya dan membentuk semen bioaktif. Percobaan implantasi semen ionomer kaca telah dilakukan dan telah terbukti bahwa semen ionomer kaca tidak dapat berikatan secara kimia dengan tulang seperti material bioaktif. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi kemungkinan pembentukan semen ionomer kaca bioaktif. Pada penelitian terakhir yang dilakukan oleh Nourmohammadi dkk pada tahun 2008 ditemukan bahwa terjadi pembentukan kristal apatit karbon tipe B dalam jumlah kecil setelah perendaman semen ionomer kaca modifikasi resin selama 28 hari dalam SBF. Salah satu perkembangan terakhir semen ionomer kaca memiliki ukuran nano pada partikel kacanya, kelebihan jenis semen ionomer kaca ini tahan terhadap kebocoran, permukaan lebih halus dan pelepasan fluornya lebih tinggi, jika dibandingkan dengan semen ionomer kaca modifikasi resin tanpa partikel nano. 8 Pada penelitian yang dilakukan oleh Yong-bin Fan dan Xiao-ying Lu pada tahun 2007, ditemukan bahwa pada komposit nano-hidroksiapatit/chitosan, lapisan apatit dapat terbentuk dengan baik dalam perendaman SBF. 22 Penelitian oleh Kong dkk, dinyatakan bahwa pada perendaman nano hidroksiapatit/polimer biokomposit terjadi pembentukan lapisan apatit menyerupai tulang dengan baik, 21 hal ini mungkin ada kaitannya dengan ukuran partikel nano.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin Sebagai Bahan Restorasi

Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin Sebagai Bahan Restorasi

Kemala Hayati : Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin Sebagai Bahan Restorasi, 2003... Kemala Hayati : Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin Sebagai Bahan Restorasi, 2003..[r]

41 Baca lebih lajut

Semen Ionomer Kaca Sebagai Bahan Pelapik Pada Restorasi Sandwich

Semen Ionomer Kaca Sebagai Bahan Pelapik Pada Restorasi Sandwich

Ika Devi Adiana : Semen Ionomer Kaca Sebagai Bahan Pelapik Pada Restorasi Sandwich, 2004... Ika Devi Adiana : Semen Ionomer Kaca Sebagai Bahan Pelapik Pada Restorasi Sandwich, 2004..[r]

41 Baca lebih lajut

Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan

Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan

Liwang, B., Irmawati and Budipramana, E.2014.Kekerasan mikro enamel gigi permanen muda setelah aplikasi bahan pemutih gigi dan pasta remineralisasi ( Enamel micro hardness [r]

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...