simplex lattice design

Top PDF simplex lattice design:

Optimization of Fast Disintegrating Tablets (FDT) of Ranitidine Hydrochloride Using Simplex Lattice Design Method

Optimization of Fast Disintegrating Tablets (FDT) of Ranitidine Hydrochloride Using Simplex Lattice Design Method

Gastroesophageal reflux disease (GERD) is a condition of the occurrence of mucosal damage caused by the back flow of stomach contents to the esophagus with symptoms are heart burn and dysphagia. One strategy to overcome problems dysphagia in patients with GERD is through the development of solid dosage forms without the need for a longer disintegration time in the oral cavity. The innovated dosage forms is fast disintegrating tablet (FDT). The purpose of this study was to determine the effect of the combination and comparison of concentrations of chitosan and sodium starch glycolate which may affect the physical properties of Ranitidine HCl FDT. Three Ranitidine HCl FDT formulas designed by the simplex lattice design method with a ratio of chitosan : sodium starch glycolate as follows: FI (0 % : 100 %), F II (50 % : 50 %), F III (100 % : 0 %). Wet granulation method performed for the manufacture of Ranitidine HCl FDT. Ranitidine HCl FDT has been obtained and tested for physical properties include hardness, friability, disintegration time, wetting time, and dissolution. Physical properties of the test results were analyzed using One Way ANOVA at α = 0.05. Tukey test was to examine the effect of the combination of chitosan and sodium starch glycolate on the physical properties of Ranitidine HCl FDT, and to assay the concentrations of chitosan and sodium starch glycolate which may produces Ranitidine HCl FDT which have optimum physical properties. The results showed that combination of chitosan and sodium starch glycolate can increase the disintegration time of Ranitidine HCl FDT and provide optimum physical properties. Optimum formula of Ranitidine HCl FDT based on the simplex lattice design was a combination of 50 % chitosan : 50 % sodium starch glycolate. However, the optimum formula Ranitidine HCl FDT based on trial after simplex lattice design was a combination of 40 % chitosan : 60 % sodium starch glycolate which can provide optimum physical properties of tablets.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YAKON (Smallanthus  Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Gelatin Dan Bahan Penghancur Metilselulosa Dengan Metode Simplex Lattice Desi

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YAKON (Smallanthus Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Gelatin Dan Bahan Penghancur Metilselulosa Dengan Metode Simplex Lattice Desi

Pharmaceutical Machinery, Inc, USA hardness tester ), alat uji kerapuhan (Vanguard Pharmaceutical Machinery, Inc, USA friability tester ), alat uji waktu hancur (Vanguard Pharmaceutical Machinery, Inc, USA desintegration tester ), alat-alat gelas ( beaker glass , gelas ukur, pipet tetes, batang pengaduk) dan ayakan granul, daun yakon dari Wonosobo, gelatin (CV Agung Jaya), metilselulosa (PT. Dwi Mitra Instrumindo Utama), laktosa (CV Mitra Medika), talkum (CV Mitra Medika), aquadest (CV Mitra Medika), dan aerosil (CV Agung Jaya). Prosedur dari penelitian adalah menentukan formula tablet ekstrak daun yakon menggunakan Design Expert 10.0.3 .1 (trial) dengan metode Simplex Lattice Design , ekstraksi daun yakon, membuat granul ekstrak daun yakon dengan cara granulasi basah, dikeringkan di oven pada suhu 50 0 C selama 3 hari, dicampurkan granul dengan penghancur (metilselulosa) dan pelicin (talkum), metode penambahan bahan penghancur adalah eksternal bahan penghancur ditambahkan sebagai fase luar, kemudian dilakukan pemeriksaan sifat fisik granul meliputi kecepatan alir, sudut diam, dan pengetapan, lalu dilakukan pencetakan tablet dengan mesin tablet single punch , dan dilakukan pemeriksaan sifat fisik tablet meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur tablet, kemudian hasil dari pengujian sifat fisik granul dan tablet kemudian dianalisis menggunakan Design Expert 10.0.3.1 (trial) dengan metode Simplex Lattice Design untuk menentukan formula yang optimum dari tablet ekstrak daun yakon, melakukan pembuatan tablet dari formula optimum, selanjutnya dilakukan uji sifat fisik granul dan tablet seperti sebelumnya, dan masing-masing data uji, dianalisis menggunakan SPSS One-sample T- Test . Rancangan formula tablet ekstrak daun Smallanthus sonchifolius disajikan pada Tabel 1.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH FORMULASI GEL REPELAN MINYAK ATSIRI BUNGA MAWAR (Rosa damascena Mill.) DENGAN  Pengaruh Formulasi Gel Repelan Minyak Atsiri Bunga Mawar (Rosa Damascena Mill.) Dengan Kombinasi Hpmc-Propilen Glikol Terhadap Sifat Fisik Dan Uji Aktivitasnya.

PENGARUH FORMULASI GEL REPELAN MINYAK ATSIRI BUNGA MAWAR (Rosa damascena Mill.) DENGAN Pengaruh Formulasi Gel Repelan Minyak Atsiri Bunga Mawar (Rosa Damascena Mill.) Dengan Kombinasi Hpmc-Propilen Glikol Terhadap Sifat Fisik Dan Uji Aktivitasnya.

Halaman Tabel 1. Sifat fisika kimia minyak mawar ..................................................... 4 Tabel 2. Rancangan simplex lattice design pada design expert ................... 10 Tabel 3. Formula gel repelan minyak atsiri bunga mawar dengan

Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia polyanthaWight.) DENGAN BAHAN PENGHANCUR  Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Salam (Eugenia Polyanthawight.) Dengan Bahan Penghancur Natrium Alginat Dan Bahan Pengikat Gelatin Menggunakan Metode Simple

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia polyanthaWight.) DENGAN BAHAN PENGHANCUR Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Salam (Eugenia Polyanthawight.) Dengan Bahan Penghancur Natrium Alginat Dan Bahan Pengikat Gelatin Menggunakan Metode Simple

Simplex Lattice Design ................................................................... 20 Gambar 5. Contour Plot Keseragaman Bobot Tablet Berdasarkan Pendekatan Simplex Lattice Design ................................................................... 21 Gambar 6. Contour Plot Kekerasan Tablet Berdasarkan Pendekatan

Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM  Optimization Formulas Tablet Extract of Bay Leaf (Eugenia polyantha Wight.) With the Binder PVP and Desintegrant Sodium Alginate Using Simplex Lattice Design Method.

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM Optimization Formulas Tablet Extract of Bay Leaf (Eugenia polyantha Wight.) With the Binder PVP and Desintegrant Sodium Alginate Using Simplex Lattice Design Method.

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, hidayah, inayah serta nikmat yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul “OPTIMASI FORMULA EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia polyantha Wight.) DENGAN BAHAN PENGIKAT PVP DAN BAHAN PENGHANCUR NATRIUM ALGINAT MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat mencapai gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

11 Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULASI SEDIAAN LEPAS LAMBAT TABLETTEOFILIN DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA (EC) DAN Optimasi Formulasi Sediaan Lepas Lambat Tablet Teofilin dengan Matriks Etil Selulosa (EC) dan Hidroksietil Selulosa (HEC) dengan Metode Simplex Lattice Design.

OPTIMASI FORMULASI SEDIAAN LEPAS LAMBAT TABLETTEOFILIN DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA (EC) DAN Optimasi Formulasi Sediaan Lepas Lambat Tablet Teofilin dengan Matriks Etil Selulosa (EC) dan Hidroksietil Selulosa (HEC) dengan Metode Simplex Lattice Design.

Skripsi yang berjudul “OPTIMASI FORMULASI SEDIAAN LEPAS LAMBAT TABLET TEOFILIN DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA (EC) DAN HIDROKSIETIL SELULOSA (HEC) DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN ” disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana strata 1 (S1) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

16 Baca lebih lajut

OPTIMASI KOMBINASI MATRIKSHIDROKSIPROPIL METILSELULOSA DAN NATRIUM ALGINAT UNTUK FORMULA  Optimasikombinasi Matrikshidroksipropil Metilselulosa Dan Natrium Alginat Untuk Formula Tablet Kaptopril Lepas Lambat Sistem Floating.

OPTIMASI KOMBINASI MATRIKSHIDROKSIPROPIL METILSELULOSA DAN NATRIUM ALGINAT UNTUK FORMULA Optimasikombinasi Matrikshidroksipropil Metilselulosa Dan Natrium Alginat Untuk Formula Tablet Kaptopril Lepas Lambat Sistem Floating.

Sediaan lepas lambat biasa menggunakan Natrium alginat sebagai polimer karena dapat menunda pelepasan obat. Fungsi polimer ini adalah meningkatkan viskositas dari sediaan apabila dikombinasikan dengan HPMC akan meningkatkan viskositas gel yang terbentuk sehingga difusi zat aktif melalui matriks dapat dihambat (Choi dkk., 2002). Penentuan formula optimum antara matriks HPMC dan natrium alginat dalam penelitian ini menggunakan metode simplex lattice design, konsentrasi kedua matriks secara matematis dapat ditentukan dengan metode ini. Simplex lattice design dapat digunakan untuk menentukan proporsi relatif bahan-bahan dan membuat suatu formulasi optimum berdasarkan variabel atau hasil yang diinginkan. Metode simplex lattice design diharapkan dapat memperoleh formula optimum dari tablet lepas lambat sistem floating menggunakan kombinasi matriks HPMC dan natrium alginat Natrium alginat dikombinasikan dengan HPMC karena natrium alginat merupakan polimer yang biasa menahan pelepasa dalam sediaan lepas lambat, selain itu juga berfungsi meningkatkan viskositas dari sediaan. Natrium alginat jika dikombinasikan dengan HPMC akan mengakibatkan viskositas dari gel meningkat dan mampu menghambat difusi zat aktif melalui matriks (Choi dkk., 2002). Penentuan formula optimum kombinasi HPMC dan natrium alginat dalam penelitian ini menggunakan metode simplex lattice design (SLD), dengan SLD dapat menentukan konsentrasi antara HPMC dan Natrium alginat secara matematis dan tepat. Dengan penggunaan SLD diharapkan dapat memperoleh formula optimum dari tablet lepas lambat sistem floating. METODE PENELITIAN
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

 PENDAHULUAN  OPTIMASI FORMULA SIRUP EKSTRAK ETANOLIK BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L) DENGAN SUKROSA SEBAGAI BAHAN PEMANIS DAN PGA SEBAGAI BAHAN PENGENTAL.

PENDAHULUAN OPTIMASI FORMULA SIRUP EKSTRAK ETANOLIK BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L) DENGAN SUKROSA SEBAGAI BAHAN PEMANIS DAN PGA SEBAGAI BAHAN PENGENTAL.

Metode optimasi yang digunakan adalah Simplex Lattice Design yang bertujuan untuk menentukan konsentrasi PGA dan sukrosa yang tepat dan diperoleh sifat fisik sirup yang optimum sehingga diharapkan dari penelitian ini akan mendapatkan satu alternatif lain untuk sediaan obat batuk dari ekstrak kembang sepatu dalam bentuk sirup dengan formula yang optimal.

Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA GEL SUNSCREEN EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.): TINJAUAN TERHADAP SORBITOL DAN GLISEROL SEBAGAI HUMECTANT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) Program Studi I

OPTIMASI FORMULA GEL SUNSCREEN EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.): TINJAUAN TERHADAP SORBITOL DAN GLISEROL SEBAGAI HUMECTANT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) Program Studi I

air pada lapisan stratum corneum serta mengikat air dari lingkungan ke kulit (Rawlings, Harding, Watkinson, Chandar, Scott, 2002). Dalam penelitian ini menggunakan dua campuran humektant berupa sorbitol dan gliserol. Gliserol merupakan humectant yang kuat dan mempunyai kemampuan menyerap air hampir sama dengan natural moisturizing factor (NMF) yang merupakan pengikat air alami dalam kulit. Gliserol juga dapat mengembalikan kulit kering menjadi normal dengan cepat dan mampu mempertahankan kondisi normal tersebut lebih lama dibanding humectant yang lain (Aprilia, 2007). Sorbitol bersifat ringan dan tidak lengket, serta tidak terlalu kuat dalam menarik kelembaban kulit sehingga sesuai untuk sediaan yang digunakan di kulit (Khotimah, 2006). Penggunaan gliserol dalam produk kosmetik cenderung menimbulkan rasa basah dan bersifat berat (heavy) yang dapat ditutupi dengan cara mengkombinasikan dengan humectant lain seperti sorbitol (Zocchi, 2001). Pengujian kombinasi gliserol dan sorbitol dilakukan dengan Simplex Lattice Design untuk memperoleh gel sunscreen ekstrak etanol rimpang kunir putih yang nyaman dan stabil ditinjau dari hasil uji daya sebar, viskositas dan pergeseran viskositas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Optimasi formula gel sunscreen ekstrak etanol rimpang kunir putih [Curcuma mangga Val.] : tinjauan terhadap sorbitol dan gliserol sebagai humectant tahun ajaran 2007-2008.

Optimasi formula gel sunscreen ekstrak etanol rimpang kunir putih [Curcuma mangga Val.] : tinjauan terhadap sorbitol dan gliserol sebagai humectant tahun ajaran 2007-2008.

air pada lapisan stratum corneum serta mengikat air dari lingkungan ke kulit (Rawlings, Harding, Watkinson, Chandar, Scott, 2002). Dalam penelitian ini menggunakan dua campuran humektant berupa sorbitol dan gliserol. Gliserol merupakan humectant yang kuat dan mempunyai kemampuan menyerap air hampir sama dengan natural moisturizing factor (NMF) yang merupakan pengikat air alami dalam kulit. Gliserol juga dapat mengembalikan kulit kering menjadi normal dengan cepat dan mampu mempertahankan kondisi normal tersebut lebih lama dibanding humectant yang lain (Aprilia, 2007). Sorbitol bersifat ringan dan tidak lengket, serta tidak terlalu kuat dalam menarik kelembaban kulit sehingga sesuai untuk sediaan yang digunakan di kulit (Khotimah, 2006). Penggunaan gliserol dalam produk kosmetik cenderung menimbulkan rasa basah dan bersifat berat (heavy) yang dapat ditutupi dengan cara mengkombinasikan dengan humectant lain seperti sorbitol (Zocchi, 2001). Pengujian kombinasi gliserol dan sorbitol dilakukan dengan Simplex Lattice Design untuk memperoleh gel sunscreen ekstrak etanol rimpang kunir putih yang nyaman dan stabil ditinjau dari hasil uji daya sebar, viskositas dan pergeseran viskositas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

OPTIMASI KOMBINASI MATRIKS NATRIUM ALGINAT DAN HYDROXYPROPYL METHYLCELLULOSE UNTUK  Optimasi Kombinasi Matriks Natrium Alginat Dan Hydroxypropyl Methylcellulose Untuk Tablet Lepas Lambat Kaptopril Dengan Sistem Mucoadhesive.

OPTIMASI KOMBINASI MATRIKS NATRIUM ALGINAT DAN HYDROXYPROPYL METHYLCELLULOSE UNTUK Optimasi Kombinasi Matriks Natrium Alginat Dan Hydroxypropyl Methylcellulose Untuk Tablet Lepas Lambat Kaptopril Dengan Sistem Mucoadhesive.

Kaptopril merupakan obat golongan ACE inhibitor yang digunakan untuk pengobatan hipertensi dan gagal jantung. Waktu paruh kaptopril yang pendek yaitu 1-3 jam, cocok untuk didesain menjadi sediaan lepas lambat yang dapat bertahan dilambung dalam waktu yang diperlama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi HPMC dan natrium alginat sebagai matriks terhadap sifat alir granul, sifat fisik dan profil disolusi tablet kaptopril sistem mucoadhesive, serta untuk mendapatkan formula optimum. Tablet dibuat lima formula dengan perbandingan HPMC : natrium alginat (FI (100% : 0%), FII (75% : 25%), FIII (50% : 50%), FIV (25% : 75%), dan F5 (0% : 100%) dengan menggunakan metode granulasi basah. Uji yang dilakukan yaitu uji sudut diam granul, keseragaman bobot, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, mucoadhesive, keseragaman zat aktif dan disolusi tablet. Data dianalisis dengan program Design Expert versi 8.0.5 (trial) model Simplex Lattice Design (SLD). Hasil penelitian semakin banyak natrium alginat dapat menaikkan sudut diam, memperburuk keseragaman bobot, dan menaikkan daya lekat tablet sedangkan semakin banyak HPMC dapat meningkatkan kerapuhan tablet dan kecepatan disolusi. Formula optimum diperoleh dari perbandingan konsentrasi HPMC : Natrium alginat (25%: 75%).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

OPTIMASI KOMPOSISI CAMPURAN MINYAK NON-PANGAN UNTUK SINTESIS BIODIESEL DENGAN REACTIVE DISTILLATION MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN -

OPTIMASI KOMPOSISI CAMPURAN MINYAK NON-PANGAN UNTUK SINTESIS BIODIESEL DENGAN REACTIVE DISTILLATION MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN -

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya. Penulis sangat bersyukur karena dengan rahmat dan hidayah-Nya serta partisipasi dari berbagai pihak yang telah banyak membantu baik moril maupun materil sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Optimasi Komposisi Campuran Minyak Non-Pangan untuk Sintesis Biodiesel dengan Reactive Distillation menggunakan Metode Simplex Lattice Design ”. Oleh karena itu dengan kerendahan hati penulis sampaikan ucapan terimakasih kepada:
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson)  Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Gelatin Dan Bahan Penghancur Metil

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Gelatin Dan Bahan Penghancur Metil

Tablet were formulated using Simplex Lattice Design method with various concentration of gelatin and methylcellulose (2% : 10%, 4% : 8%, 6% : 6%, 8% : 4%, dan 10% : 2%). Optimization of formulas was conducted by Design Expert program 10.0.3.1 (trial). The pa rameters included were flow rate, the angel of repose, tapped density, uniformity of weight, hardness, friability, and disintegration time. The optimum formula was further verified and analyzed using One Sample T-Test.

Baca lebih lajut

AIDINA FITRIYANA M3509002

AIDINA FITRIYANA M3509002

Optimasi merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk memperkirakan jawaban dari suatu fungsi variabel-variabel respon yang dihasilkan dari rancangan percobaan yang dilakukan. Simplex lattice design merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk menentukan proporsi relatif bahan-bahan yang digunakan dalam suatu formula, sehingga diharapkan akan dapat dihasilkan suatu formula yang paling baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Pada penelitian ini optimasi dilakukan dengan dua variabel yaitu menggunakan bahan PEG 400 dan PEG 6000 menggunakan 3 rancangan formula yaitu, PEG 400 100%, PEG 6000 100% dan kombinasi PEG 400 50% dan PEG 6000 50%, menggunakan metode simplex lattice design untuk menentukan formula optimum. Dalam penelitian ini penentuan formula optimum menggunakan 3 parameter yaitu, daya lekat, pH dan viskositas. Ketiga parameter tersebut dipilih karena merupakan parameter yang berpengaruh terhadap formula salep anti jerawat ekstrak etanolik daun sirih.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

OPTIMASI KOMBINASI HIDROKSIPROPIL METILSELULOSA SEBAGAI MATRIKS DAN AVICEL PH 101 SEBAGAI FILLER  Optimasi Kombinasi Hidroksipropil Metilselulosa Sebagai Matriks Dan Avicel Ph 101 Sebagai Filler Untuk Formula Tablet Kaptopril Lepas Lambat Sistem Floating.

OPTIMASI KOMBINASI HIDROKSIPROPIL METILSELULOSA SEBAGAI MATRIKS DAN AVICEL PH 101 SEBAGAI FILLER Optimasi Kombinasi Hidroksipropil Metilselulosa Sebagai Matriks Dan Avicel Ph 101 Sebagai Filler Untuk Formula Tablet Kaptopril Lepas Lambat Sistem Floating.

Tablets were made by wet granulation method. Comparison 60SH50 HPMC and Avicel PH 101 for FI (0%: 100%), FII (33%: 67%), FIII (67%: 33%), and FIV (100%: 0%). These test were performed: angle of repose, uniformity of weight, hardness, friability, disintegration time, floating properties, drug content and dissolution. The results were analyzed based on Design Expert 8.0 program with Simplex Lattice Design model.

Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia  Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Salam (Eugenia Polyanthawight.) Dengan Bahan Penghancur Natrium Alginat Dan Bahan Pengikat Gelatin Menggunakan Metode Simplex Lattice Design.

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Salam (Eugenia Polyanthawight.) Dengan Bahan Penghancur Natrium Alginat Dan Bahan Pengikat Gelatin Menggunakan Metode Simplex Lattice Design.

Keseragaman bobot merupakan salah satu faktor penentu keseragaman kandungan zat aktif yang akan berpengaruh pada keseragaman efek terapi. Keseragaman bobot dapat dipengaruhi oleh sifat alir, karena sifat alir yang baik akan menghasilkan bobot tablet yang seragam. Keseragaman bobot tablet yang baik apabila mempunyai harga CV kurang dari 5% (Depkes RI, 1979). Hasil perhitungan untuk semua formula mempunyai harga CV < 1% sehingga dapat dikatakan semua formula mempunyai keseragaman bobot yang baik. Persamaan keseragaman bobot yang diperoleh menurut pendekatan Simplex Lattice Design , yaitu :
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

FM Mawar (Rosa Damascena Mill.) Dengan Kombinasi Setil Alkohol-Asam Stearat Terhadap Sifat Fisik Dan Uji Aktivitasnya.

FM Mawar (Rosa Damascena Mill.) Dengan Kombinasi Setil Alkohol-Asam Stearat Terhadap Sifat Fisik Dan Uji Aktivitasnya.

Hasil analisis berbagai respon sifat fisik dan daya repelan diatas selanjutnya digabungkan menjadi satu menggunakan software Design Expert versi 9.0.3.1 (Trial) dengan metode optimasi menggunakan simplex lattice design dan dari pengolahan tersebut diperoleh contour plot superimposed. Penggabungan ini bertujuan untuk mendapat proporsi atau untuk mengetahui pada kombinasi setil alkohol dan asam stearat berapa untuk mendapatkan formula yang optimum. Pada penelitian ini, optimasi dilakukan dengan menentuan batasan (goal) pada tiap komponen yakni setil akohol dengan range 1%-5% dan asam stearat dengan range 5%-9%. Dari kombinasi dibuat beberapa kriteria, seperti: viskositas dalam range 35-50 dPa.s agar viskositas lotion tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental, daya sebar dan daya lekat dalam maksimum yaitu 53,86 cm 2 dan 0,9 detik agar lotion dapat menyebar dengan mudah dan melekat lebih lama, pH dalam kreteria dalam range 6,5-7 agar masih masuk dalam pH kulit sehingga tidak mengiritasi kulit, dan daya repelan dalam range 65%-90,3% agar lotion mampu memberikan daya tolak yang besar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Efektivitas krim ekstrak ikan kutuk (Channa striata) pada luka bakar tikus putih dengan variabel jumlah makrofag, neutrofil, dan diameter luka - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Efektivitas krim ekstrak ikan kutuk (Channa striata) pada luka bakar tikus putih dengan variabel jumlah makrofag, neutrofil, dan diameter luka - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Sinambela, H.Y., Pratiwi, L., Sari, R. 2013. Optimasi Formulasi Sediaan Salep Minyak Ikan Gabus (Channa striata Bloch) Sebagai Obat Luka Sayat Dengan Metode Simplex Lattice Design, Skripsi, Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Baca lebih lajut

Efektivitas emulgel ekstrak ikan gabus (channa striata) terhadap luka insisi pada tikus putih dengan parameter makroskopis luka, makrofag dan neutrofil - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Efektivitas emulgel ekstrak ikan gabus (channa striata) terhadap luka insisi pada tikus putih dengan parameter makroskopis luka, makrofag dan neutrofil - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Sinambela. H. Y. 2012, ‘Optimasi Formulasi Sediaan Salep Minyak Ikan Gabus (Channa Striata Bloch) sebagai Obat Luka Sayat dengan Metode Simplex Lattice Design’, Skripsi, Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak.

Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YACON (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson)  Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yacon (Smallanthus Sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Pvp Dan Bahan Penghancur Natrium A

OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YACON (Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Optimasi Formula Tablet Ekstrak Daun Yacon (Smallanthus Sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) Dengan Bahan Pengikat Pvp Dan Bahan Penghancur Natrium A

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul “ OPTIMASI FORMULA TABLET EKSTRAK DAUN YACON ( Smallanthus sonchifolius (Poepp. & Endl.) H. Robinson) DENGAN BAHAN PENGIKAT PVP DAN BAHAN PENGHANCUR NATRIUM ALGINAT MENGGUNAKAN METODE SIMP LEX LATTICE DESIGN ”. Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 9378 documents...