Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku

Top PDF Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku:

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UD. UTAMA JATI YOGYAKARTA.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UD. UTAMA JATI YOGYAKARTA.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa (1) Sistem Informasi Akuntansi persediaan bahan baku di UD. Utama Jati Yogyakarta masih manual. (2) Bagan alir yang ada meliputi: (a) Prosedur Pembelian, (b) Prosedur Retur Pembelian. (3) Perancangan Sistem Informasi Akuntansi persediaan bahan baku UD. Utama Jati Yogyakarta menggunakan metode SDLC sebagai berikut: (a) Analisis sistem meliputi analisis PIECES, analisis kebutuhan sistem dan kelayakan sistem. Hasil dari analisis sistem menunjukkan bahwa sistem layak untuk dikembangkan, layak karena sistem baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam menghasilkan laporan terkait persediaan bahan baku. Secara ekonomi, sistem juga layak dikembangkan, dengan masa payback period 7 bulan, NPV Rp 3.027.510. (b) Desain sistem menggunakan software microsoft access sebagai pengolah database dan microsoft visual basic 6 sebagai desain interface, dari desain tersebut terdapat 8 tabel yang meliputi: Tabel jenis barang, supplier, pembelian, pembelian detail, order barang, retur pembelian, transaksi serta login dan 6 form yang meliputi: form jenis barang, form pemasok, form pembelian, retur pembelian, order barang, serta pengeluaran bahan baku. (c) Implementasi sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku pada UD. Utama Jati Yogyakarta dimulai dengan tahapan persiapan implementasi, pelatihan kepada calan user, dan pengujian sistem. Pada saat melakukan pengujian sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku terbukti mampu memberikan informasi yang dibutuhkan, yaitu : (a) Laporan Persediaan Bahan Baku, (b) Laporan Pembelian, (c) Laporan Retur Pembelian, (d) Laporan Transaksi Pengeluaran Bahan Baku, (e) Laporan Suplier, (f) Laporan Order Barang. Merode konversi yang dilakukan adalah metode konversi langsung.
Baca lebih lanjut

190 Baca lebih lajut

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. JOGJA GRAHA SELARAS.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. JOGJA GRAHA SELARAS.

Berdasarkan hasil penelitian: (1) Sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku di PT Jogja Graha Selaras masih manual. (2) Perancangan sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku PT Jogja Graha Selaras menggunakan metode SDLC yaitu: (a) Analisis sistem meliputi analisis PIECES, analisis kebutuhan sistem dan kelayakan sistem. Hasil dari analisis sistem menunjukkan bahwa sistem lama mempunyai banyak kelemahan dan sistem baru layak untuk dikembangkan karena sistem baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam menghasilkan laporan terkait persediaan bahan baku. Secara ekonomi, sistem juga layak dikembangkan, dengan payback period 1 tahun 11 bulan 16 hari, NPV Rp 1.313.995,91. (b) Desain sistem menggunakan software MySQL sebagai pengolah database dan Visual Studio 2010 sebagai desain interface, dari desain tersebut terdapat 9 tabel yang meliputi: Tabel user, satuan, kategori, barang, supplier, kavling, barang masuk, tabel barang keluar dan 7 form meliputi: form satuan, kategori, barang, supplier, kavling, pembelian bahan baku dan pengeluaran bahan baku. (c) impementasi sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku dimulai dengan tahapan persiapan implementasi, pelatihan kepada calon user, dan pengujian sistem. Berdasarkan pengujian, sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku terbukti mampu memberikan informasi yang dibutuhkan yaitu: (a) Laporan Data Barang, (b) Laporan Data Supplier, (c) Laporan Data Kavling, (d) Laporan Stok Barang, (e) Laporan Data Barang Masuk, (f) Laporan Data Barang Keluar, (g) Laporan Pembelian, (h) Laporan Pemakaian Bahan Baku. Metode konversi yang dilakukan adalah metode konversi langsung.
Baca lebih lanjut

269 Baca lebih lajut

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM PEMPEK DAN KERUPUK BERINGIN

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM PEMPEK DAN KERUPUK BERINGIN

Hasil penelitian yang dilakukan Dhika Permana (2015), dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku pada UD. Utama Jati Yogyakarta” diketahui bahwa (1) Sistem Informasi Akuntansi persediaan bahan baku di UD. Utama Jati Yogyakarta masih manual. (2) Bagan alir yang ada meliputi: (a) Prosedur Pembelian, (b) Prosedur Retur Pembelian. (3) Perancangan Sistem Informasi Akuntansi persediaan bahan baku UD. Utama Jati Yogyakarta menggunakan metode SDLC sebagai berikut: (a) Analisis sistem meliputi analisis PIECES, analisis kebutuhan sistem dan kelayakan sistem. Hasil dari analisis sistem menunjukkan bahwa sistem layak untuk dikembangkan, layak karena sistem baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam menghasilkan laporan terkait persediaan bahan baku. Secara ekonomi, sistem juga layak dikembangkan, dengan masa payback period 7 bulan, NPV Rp 3.027.510. (b) Desain sistem menggunakan software microsoft access sebagai pengolah database dan microsoft visual basic 6 sebagai desain interface, dari desain tersebut terdapat 8 tabel yang meliputi: Tabel jenis barang, supplier, pembelian, pembelian detail, order barang, retur pembelian transaksi serta login dan 6 form yang meliputi: form jenis barang, form pemasok, form pembelian, retur pembelian, order barang, serta pengeluaran bahan baku. (c) Implementasi sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku pada UD. Utama Jati Yogyakarta dimulai dengan tahapan persiapan implementasi, pelatihan kepada calan user, dan pengujian sistem. Pada saat melakukan pengujian sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku terbukti mampu memberikan informasi yang dibutuhkan, yaitu : (a) Laporan Persediaan Bahan Baku, (b) Laporan Pembelian, (c) Laporan Retur Pembelian, (d) Laporan Transaksi Pengeluaran Bahan Baku, (e) Laporan Suplier, (f) Laporan Order Barang. Merode konversi yang dilakukan adalah metode konversi langsung.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi pada PT. FARMEL CAHAYA MANDIRI

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi pada PT. FARMEL CAHAYA MANDIRI

Pada PT. X kegiatan penjadwalan ini dilakukan saat proses produksi dimulai sampai dengan produksi selesai. Antara lain perintah pengerjaan kerja yang mencakup persoalan berapa banyak bahan baku yang akan diproduksi. Bila mana bahan baku tersebut akan diolah, maka perlu diperhatikan banyaknya bahan baku utama dan bahan baku pendukung yang dibutuhkan. Kemudian jadwal selesainya produksi selalu diperhatikan yaitu sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh bagian produksi.

81 Baca lebih lajut

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi (Studi Kasus pada PT. Pan Asia Jaya Abadi).

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi (Studi Kasus pada PT. Pan Asia Jaya Abadi).

Dengan semakin ketatnya persaingan, suatu perusahaan dituntut untuk melaksanakan usahanya dengan seefektif dan seefisien mungkin. Salah satu cara yang dapat diambil perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya adalah dengan menciptakan kelancaran dalam pengelolaan persediaan bahan baku, pembelian yang tepat waktu, dan penyerahan bahan baku yang tepat waktu pada departemen yang bersangkutan, sehingga proses produksi dapat terus berlangsung dan terselesaikan dengan tepat waktu (Widjajanto, 2001).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi (Penelitian pada CV. Second Qartel).

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Menunjang Kelancaran Proses Produksi (Penelitian pada CV. Second Qartel).

3. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Peranan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku (X) terhadap Kelancaran Proses Produksi (Y) pada CV. Second Qartel dengan persentase pengaruh sebesar 4,9%, sedangkan pengaruh dari variabel lain yang tidak diamati adalah sebesar adalah sebesar 95,1%.

18 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Produksi (Studi Kasus pada PT. Bhineka Karya Manunggal).

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Bahan Baku dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Produksi (Studi Kasus pada PT. Bhineka Karya Manunggal).

Semua perusahaan melaksanakan proses produksi akan menyimpan bahan baku untuk kelangsungan proses produksi. Bahan baku tersebut harus didatangkan dalam jumlah banyak. Jumlah bahan baku dalam jumlah tertentu akan digunakan dalam waktu tertentu pula. Bahan baku terlalu banyak akan mengakibatkan pemborosan. Oleh karena itu, perusahaan perlu peranan sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku yang bertujuan agar perusahaan dapat mengontrol sistem dan informasi yang ada dalam perusahaan. Perusahaan yang penulis teliti adalah PT. Bhineka Karya Manunggal, perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil dan pemesanan bahan nya import. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah metode deskriptif analisis dengan melakukan interview dan observasi langsung ke perusahaan. Berdasarkan hasil pengamatan, peranan sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku yang dilakukan oleh PT. Bhineka Karya Manunggal sudah memadai. Hal ini dilihat dari bahan baku yang tersedia dalam kondisi yang baik dan jumlahnya sesuai dengan pesanan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU SECARA MANUAL PADA UNIT PERCETAKAN DAN PENERBITAN UNY (UNY PRESS).

PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU SECARA MANUAL PADA UNIT PERCETAKAN DAN PENERBITAN UNY (UNY PRESS).

Hasil dari penelitian ini adalah sistem akuntansi yang ada tidak mampu mengcover persediaan bahan baku; fungsi yang terkait hanya manajer dan karyawan bagian produksi; catatan dan dokumen yang digunakan hanya list bahan baku fungsi tupoksi dan nota/bukti pembelian fungsi unit bisnis; prosedur dan bagan alir yang ada yaitu prosedur pembelian bahan baku fungsi tupoksi, prosedur permintaan dan penerimaan bahan baku dari UNY pada fungsi tupoksi, serta prosedur penggunaan bahan baku fungsi tupoksi dan unit bisnis. Dalam tahap perancangan dilakukan analisis sistem lama yaitu tidak ada karyawan yang khusus menangani bahan baku, tidak ada catatan dan dokumen yang lengkap, dan masih sering terjadi pemakaian bahan baku antar fungsi; serta analisis kebutuhan sistem baru yaitu dibutuhkan sistem akuntansi persediaan bahan baku yang dapat memisahkan fungsi tupoksi dan unit bisnis. Pada tahap desain yaitu membuat input yang berupa laporan penerimaan bahan baku, bukti kas keluar, bukti permintaan dan pengeluaran barang gudang, bukti pengembalian barang gudang, kartu utang, kartu piutang, kartu penghitungan fisik, daftar hasil penghitungan fisik, dan bukti memorial. Selain itu juga dirancang proses pengelolaan data yaitu prosedur permintaan dan penerimaan bahan baku, pembelian bahan baku, permintaan dan pengeluaran barang gudang, pengembalian barang gudang, serta penghitungan fisik persedian. Sementara itu output yang dirancang adalah kartu gudang, kartu persediaan, dan jurnal umum.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. SEMEN PADANG.

AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. SEMEN PADANG.

ϯ Timbulnya masalah akuntansi terhadap persediaan disebabkan adanya kenyataan bahwa tidak semua barang yang dibeli atau diproduksi dalam suatu periode akuntansi, dapat dijual atau dipakai seluruhnya dalam periode yang sama. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penentuan besarnya nilai persediaan. Persediaan barang yang dimilii selama satu periode harus dipisahkan, mana yang sudah dapat dibebankan sebagai biaya (harga pokok penjualan) yang akan dilaporkan dalam laporan laba/rugi dan mana yang masih belum terjual yang akan menjadi persediaan dalam neraca.

7 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Responsive Web pada Sistem Informasi Persediaan Barang di Toko Kadus-Kaduz

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Responsive Web pada Sistem Informasi Persediaan Barang di Toko Kadus-Kaduz

Informasi persediaan barang merupakan permasalahan yang sering dihadapi suatu perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya. Toko Kadus-kaduz merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi undangan-undangan yang dipesan oleh klien. Berbagai jenis kertas dan material yang disimpan dengan jumlah yang berubah-ubah setiap waktu menjadi permasalahan yang kerap dihadapi perusahaan ini. Sering terjadinya overlap jumlah bahan baku yang dicatat pada kertas dengan jumlah nyata digudang. Tidak jarang pemilik toko harus datang langsung ke gudang maupun ke suplier untuk melihat langsung stok bahan baku material undangan, maka terjadi kesulitan ketika harus mengecek persediaan barang dari jarak jauh. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun sistem informasi persediaan barang yang membantu Toko Kadus- kaduz dalam mengelola persediaan bahan baku material undangan dengan memanfaatkan frameworkbootstrap untuk menerapkan teknologi responsive web. Penerapan teknologi responsive web pada sistem informasi persediaan barang membantu pelaku bisnis untuk mengoperasikan sistem secara mobile dengan perangkat yang memiliki ukuran layar yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan metode prototype dalam pengembangan sistem.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

1.1. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada Bab IV, terbukti bahwa hipotesa kerja yang diajukan pada Bagian Pendahuluan adalah benar. 1.2. Sistim Akuntansi terdiri dari 2 pengertian yang saling berhubungan erat yaitu pengertian sistim dan

1.1. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada Bab IV, terbukti bahwa hipotesa kerja yang diajukan pada Bagian Pendahuluan adalah benar. 1.2. Sistim Akuntansi terdiri dari 2 pengertian yang saling berhubungan erat yaitu pengertian sistim dan

- Tidak diikutinya saldo persediaan untuk setiap- jenis bahan baku baik di gudang maupun di bagi- an pembukuan, berakibat tidak adanya tindakan - pengawasan oleh kedua fungsi tersebut. Sehingga jika ada kekeliruan-kekeliruan/kecurangan-kecu- rangan yang dilakukan oleh bagian gudang, bagi- an pembukuan tidak dapat mengetahuinya.

Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang.

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang.

Suatu sistem yang baik harus mampu memberikan informasi pada waktunya, dengan data-data yang akurat dan tepat dalam proses pengolahannya. Salah satu faktor yang terjadi pada PT Berkat Manunggal Jaya adalah Sering terjadi kesalahan dalam penghitungan stok barang pada kartu stok serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat laporan persediaan dan transaksi barang masuk maupun keluar, karena harus mengumpulkan data pada mutasi atau LOM untuk dilakukan pengecekan transaksi dengan kartu stok dan jumlah fisik barang. Sering terjadi kehilangan data softcopy yang tersimpan pada komputer, karena terlalu banyak file sehingga resiko kehilangan file lebih besar. PT Berkat Manunggal Jaya Semarang memerlukan sebuah sistem informasi yang mampu memberikan bantuan dalam mengatasi permasalahan dan mempercepat proses transaksi barang masuk dan keluar serta menghasilkan laporan-laporan yang standart. Perancangan sistem dan pembuatan aplikasi Persediaan Bahan Baku dengan menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC), Microsoft Visual Basic 6.0 sebagai programnya, MySQL sebagai database server, dan Crystal Report untuk laporan. Dari hasil analisis dan perancangan sistem, dapat disimpulkan bahwa sistem persediaan bahan baku pada yang sudah dibuat dapat mengatasi permasalahan administrasi di gudang yang berhubungan dengan pendataan data, pengolahan data transaksi dan membuat laporan persediaan bahan baku dengan format yang standar perusahaan pada umumnya. Sistem persediaan bahan baku bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi permasalahan administrasi gudang pada PT Berkat Manunggal Jaya Semarang..
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Plastik Pada Pt.Tang Mas Cidahu Sukabumi

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Plastik Pada Pt.Tang Mas Cidahu Sukabumi

1. Sistem yang berjalan pada PT. Tang Mas Cidahu Sukabumi selama ini masih sering dilakukan secara manual, misalnya dalam proses pengolahan data, terkadang masih sering terjadi kesalahan dan kekeliruan. Begitu juga dengan proses penyimpanan data, data masih disimpan dalam tumpukan kertas sehingga sangat membutuhkan waktu yang lama apabila suatu saat data itu kembali dibutuhkan. Hal ini tentu menjadi kurang efektif dan efisien.

131 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Deka Interior Contractor Jakarta

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Deka Interior Contractor Jakarta

Selama ini kegiatan operasional perusahaan PT. Deka Interior Contractor masih dilakukan dengan pencatatan secara manual dan disimpan dalam bentuk arsip, sehingga kesalahan dan keterlambatan informasi sering terjadi. Apabila bagian produksi ingin mengetahui jumlah persediaan bahan baku harus melalui bagian gudang terlebih dahulu, informasi persediaan bahan baku yang diterima bagian produksi akan tertunda apabila bagian gudang sedang sibuk dan akan menyebabkan keterlambatan dalam permintaan pembelian bahan.
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PROSEDUR PENCATATAN PERSEDIAAN ATAS PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA PT TIRTAMAS LESTARI PASURUAN

PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PROSEDUR PENCATATAN PERSEDIAAN ATAS PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA PT TIRTAMAS LESTARI PASURUAN

Sistem dan prosedur yang baik adalah dapat dipercaya serta mendorong ditaati dan dijalankannya kebijakan yang ada dalam perusahaan serta dapat menjamin pengendalian intern perusahaan. Persediaan adalah barang pakai untuk menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang-barang yang akan dijual. Kegiatan persediaan dapat dilaksanakan dengan baik jika didukung sistem informasi yang memadai. Untuk memiliki persediaan maka perusahaan harus melakukan proses pembelian terlebih dahulu seperti pembelian bahan baku, hal ini dilakukan agar proses operasi perusahaan dapat berjalan. Pembelian bahan baku akan sangat diperlukan oleh perusahaan manufaktur dalam menunjang kesinambungan proses produksi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Analisis biaya persediaan bahan baku ayam di restoran hartz chicken buffet (HCB) Bogor

Analisis biaya persediaan bahan baku ayam di restoran hartz chicken buffet (HCB) Bogor

Berbagi metode dapat digunakan dalam upaya pengendalian persediaan bahan baku, diantaranya metode EOQ (Economi Order Quantity). Metode EOQ merupakan metode yang umum digunakan oleh banyak perusahaan dalam menentukan berapa banyak bahan baku yang harus dipesan. Metode ini digunakan untuk menangani pemesanan barang yang mudah sekali rusak/perishable good atau jenis produk lain yang masa pakai relatif pendek. Dalam penelitian yang dilakukan pertama kali adalah mengidentifikasi sistem manajemen pengendalian persediaan bahan baku yang dilakukan oleh HCB. Selanjutnya dilakukan analisis persediaan bahan baku untuk mengetahui berapa banyak jumlah pemakaian, biaya persediaan, dan waktu tunggu pemesanan yang dilakukan oleh HCB agar dapat menyelesaikan masalah utama yaitu meminimumkan biaya yang dihadapi perusahaan dengan tepat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Pada PT Metro Medan

Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Pada PT Metro Medan

Perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang distribusi barang (distributor) tentunya mempunyai persediaan barang dagang yang siap dijual, dan jumlah persediaan ini juga tentunya sangat banyak, karena perusahaan distributor berfungsi sebagai penyuplai kepada pihak pengecer .

7 Baca lebih lajut

Sistem Akuntansi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Sinar Lendoh Terang Ambarawa

Sistem Akuntansi Persediaan Bahan Baku Pada PT. Sinar Lendoh Terang Ambarawa

2. Pemilihan metode untuk menentukan harga atau biaya pokok persediaan, PT. Sinar Lendoh Terang menggunakan metode FIFO. Pemilihan metode ini cukup baik karena barang yang masuk gudang awal akan dikeluarkan lebih dulu, hal ini dapat mengurangi resiko adanya barang yang rusak karena terlalu lama dalam penyimpanan. Perusahaan mengunakan metode ini karena, apabila menggunakan metode LIFO barang yang telah masuk pertama akan terlalu lama digudang sehingga akan menambah biaya penyimpanan, selain itu barang juga akan mengalami penurunan kwalitas. Apabila menggunakan metode rata-rata tertimbang, perusahaan harus pembagi jumlah biaya atau harga pokok persediaan yang siap untuk digunakan dengan jumlah unit barang yang siap untuk diproduksi, sehingga setiap terjadi pembelian persediaan harus menghitung harga pokok rata-rata. Apabila menggunakan metode identifikasi khusus, perusahaan harus memisahkan tiap jenis persediaan berdasar harga pokoknya dan membuat kartu persediaan sendiri untuk masing-masing kelompok metode ini kurang efektif karena membutuhkan tempat yang luas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku U

Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku U

sasaran yang tepat karena hal ini akan sangat menentukan dalam mengidefinisikan masukan yang dibutuhkan sistem dan juga keluaran yang dihasilkan[2]. Sebuah sistem informasi persediaan bahan baku yang diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi pada IKM tersebut. Dalam sistem informasi ini juga terdapat fasilitas untuk mencatat semua transaksi pembelian dan penjualan, ketersediaan bahan baku, serta pencatatan pengeluaran produksi yang lain dalam sebuah neraca keuangan. Disamping ini dapat mencetak laporan harian maupun bulanan dengan lebih cepat dan mudah.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT GUWATIRTA SEJAHTERA

EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT GUWATIRTA SEJAHTERA

Halaman I.1 Bagan Struktur Organisasi PT Guwatirta Sejahtera......................................... 5 I.2 Bagan Proses Produksi PT Guwatirta Sejahtera............................................. 17 II.3 Prosedur Pencatatan Harga Pokok Persediaan yang Dibeli............................. 39 II.4 Prosedur Pencatatan Tambahan Harga Pokok Persediaan

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...