Sistem Koloid

Top PDF Sistem Koloid:

Karya Ilmiah sistem Koloid karya

Karya Ilmiah sistem Koloid karya

Koloid adalah campuran dari beberapa zat yang bersifat homogen. Akibat memiliki sifat homogen, koloid tidak di pengaruhi oleh gaya gravitasi dan tidak terjadi pengendapan.Salah satu sifat Koloid adalah Kogulasi. Terjadi dalam tubuh manusia, diantara reaksi-reaksi kimia yang membangun sistem tubuh. Salah satu adalah berperan dalam sistem kekebalan tubuh manusia yaitu pembekuan darah. Pembekuan darah di perlukan tubuh untuk ketika tubuh mengalami luka yaitu dengan membekunya darah agar tidak terjadi pendarahan. Dalam sistem koloid proses ini di namakan koagulasi. Koagulasi atau penggumpalan yaitu peristiwa pengendapan partikel-partikel koloid sehingga fase terdispersi terpisah dari medium pendispersinya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PROFIL MODEL MENTAL SISWA SMA PADA MATERI SISTEM KOLOID.

PROFIL MODEL MENTAL SISWA SMA PADA MATERI SISTEM KOLOID.

1. Profil model mental yang muncul dalam penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru maupun praktisi pendidikan lainnya untuk mengembangkan model dan strategi pembelajaran, serta media maupun bahan ajar dengan mempertimbangkan penggunaan tiga level representasi terutama dalam materi sistem koloid.

19 Baca lebih lajut

SISTEM KOLOID | Karya Tulis Ilmiah SISTEM KOLOID

SISTEM KOLOID | Karya Tulis Ilmiah SISTEM KOLOID

Kajian mengenai koloid bermula pada awal kurun ke 19 oleh Graham. Sistem koloid yang mula dikaji ialah jelatin dan gam. Perkataan koloid adalah berasal dari perkataan Greek yang bermaksud gam. Sistem koloid berada di antara sistem larutan benar dan ampaian. Larutan benar adalah larutan yang mengandungi molekul atau ion seperti larutan gula dan garam. Manakala ampaian adalah zarah-zarah yang terdiri lebih dari satu molekul dan cukup besar untuk dilihat dengan mata. Saiz zarah koloid lebih kurang 5nm hingga 200 nm dan hanya boleh dilihat menerusi mikroskop. Julat saiz ini hampir sama dengan jejari molekul kanji atau protein. Zarah koloid terdiri daripada agregat banyak molekul atau agregat satu molekul seperti AgCl, As2S3, Au, protein, kanji dan polimer. Sistem koloid merupakan sistem dua fasa kerana terdapat
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Makalah Kimia Penerapan Sistem Koloid da

Makalah Kimia Penerapan Sistem Koloid da

Dalam kenyataannya, banyak produk industri yang diperlukan dalam kehidupan sekarang ini berupa koloid, baik sebagai bahan makanan, bahan bangunan, maupun produk-produk lain. Mengapa sistem koloid digunakan dalam produk industri? Salah satu ciri khas koloid, yaitu partikel padat dari suatu zat dapat tersuspensi dalam zat lain, terutama dalam bentuk cairan. Hal ini merupakan dasar dari berbagai hasil industri yang dibutuhkan manusia.

18 Baca lebih lajut

MAKALAH SISTEM KOLOID Sistem Koloid

MAKALAH SISTEM KOLOID Sistem Koloid

sedangkan zat-zat seperti kanji, gelatin dan putih telur sangat lambat atau sama sekali tidak berdifusi. Ia menemukan waktu difusi relatif untuk berbagai zat. Oleh karena zat yang mudah berdifusi biasanya berbentuk kristal dalam keadaan padat, Graham menyebutnya kristaloid. Sedangkan, zat-zat yang sukar berdifusi disebutnya koloid. Istilah koloid berasal dari bahasa Yunani, yaitu “kolla” dan “oid”. Kolla berarti lem sedangkan oid berarti seperti. Dalam hal ini yang dikaitkan dengan lem adalah sifat difusinya, sebab sistem koloid mempunyai nilai difusi yang rendah seperti lem. Untuk memahami sistem koloid, kita dapat membandingkan tiga jenis campuran yaitu campuran kopi dalam air, campuran garam dalam air dan campuran susu dalam air.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

SISTEM KOLOID | Karya Tulis Ilmiah Yang Mou di print

SISTEM KOLOID | Karya Tulis Ilmiah Yang Mou di print

Kajian mengenai koloid bermula pada awal kurun ke 19 oleh Graham. Sistem koloid yang mula dikaji ialah jelatin dan gam. Perkataan koloid adalah berasal dari perkataan Greek yang bermaksud gam. Sistem koloid berada di antara sistem larutan benar dan ampaian. Larutan benar adalah larutan yang mengandungi molekul atau ion seperti larutan gula dan garam. Manakala ampaian adalah zarah-zarah yang terdiri lebih dari satu molekul dan cukup besar untuk dilihat dengan mata. Saiz zarah koloid lebih kurang 5nm hingga 200 nm dan hanya boleh dilihat menerusi mikroskop. Julat saiz ini hampir sama dengan jejari molekul kanji atau protein. Zarah koloid terdiri daripada agregat banyak molekul atau agregat satu molekul seperti AgCl, As 2 S 3 , Au, protein, kanji
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta 1b sistem koloid

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta 1b sistem koloid

Koloid yang bermuatan negatif akan menarik ion positif (kation), sedangkan koloid yang bermuatan positif akan menarik ion negatif (anion). Ion-ion tersebut akan membentuk selubung lapisan kedua. Apabila selubung lapisan kedua itu terlalu dekat maka selubung itu akan menetralkan muatan koloid sehingga terjadi koagulasi. Makin besar muatan ion makin kuat daya tariknya dengan partikel koloid, sehingga makin cepat terjadi koagulasi.

33 Baca lebih lajut

sistem koloid

sistem koloid

Koloid yang bermuatan negatif akan menarik ion positif (kation), sedangkan koloid yang bermuatan positif akan menarik ion negatif (anion). Ion-ion tersebut akan membentuk selubung lapisan kedua. Apabila selubung lapisan kedua itu terlalu dekat maka selubung itu akan menetralkan muatan koloid sehingga terjadi koagulasi. Makin besar muatan ion makin kuat daya tariknya dengan partikel koloid, sehingga makin cepat terjadi koagulasi.

33 Baca lebih lajut

S KIM 0902156 Abstract

S KIM 0902156 Abstract

Salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan belajar adalah pemilihan metode pembelajaran oleh guru. Metode discovery inquiry dapat menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran agar siswa mudah menguasai konsep. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penguasaan konsep siswa kelas XI pada materi pembuatan sistem koloid dengan metode discovery inquiry. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-postest nonequivalent control group design.Subjek yang digunakan adalah 64 siswa kelas XI di SMA swasta kota Bandung yang dibagi atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis, berupa soal pretes dan postes, serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata gain untuk kelas eksperimen termasuk kedalam kriteria sangat baik, dan untuk kelas kontrol termasuk kedalam kriteria baik.Peningkatan penguasaan konsep siswa pada kelas eksperimen untuk kelompok tinggi, sedang dan rendah tidak terlalu berbeda, ketiganya termasuk kedalam kriteria penguasaan konsep sangat baik, dengan nilai rata-rata gain berturut-turut 88,33%, 86,31% dan 85,71%. Untuk penguasaan konsep siswa pada setiap indikator pembelajaran mengalami perbedaan. Terdapat empat indikator yang termasuk kedalam kriteria sangat baik, yaitu indikator menjelaskan pembuatan sistem koloid cara dispersi mekanik; menjelaskan pembuatan sistem koloid cara kondensasi dengan reaksi hidrolisis; memprediksi cara pembuatan koloid berdasarkan alat dan bahan yang digunakan; serta membedakan pembuatan sistem koloid dengan cara dispersi dan cara kondensasi, sedangkan satu indikator lainnya termasuk kedalam kriteria penguasaan konsep cukup, yaitu indikator menganalisis data hasil percobaan untuk mengidentifikasi cara pembuatan sistem koloid. Dari hasil wawancara menunjukkan bahwa dengan digunakannya metode discovery inquiry siswa dapat termotivasi dan lebih mudah menguasai materi pembuatan sistem koloid. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa metode discovery inquiry mampu meningkatkan penguasaan konsep siswa pada pembelajaran pembuatan sistem koloid.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

rencana pelaksanaan pembelajaran kimia k

rencana pelaksanaan pembelajaran kimia k

Efek tyndall ini ditemukan oleh John Tyndall (1820-1893), seorang ahli fisika Inggris. Oleh karena itu sifat itu disebut efek tyndall. Efek tyndall adalah efek yang terjadi jika suatu larutan terkena sinar. Pada saat larutan sejati disinari dengan cahaya, maka larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem koloid cahaya akan dihamburkan. Hal itu terjadi karena partikel-partikel koloid mempunyai partikel-partikel yang relatif besar untuk dapat menghamburkan sinar tersebut. Sebaliknya, pada larutan sejati, partikel- partikelnya relatif kecil sehingga hamburan yang terjadi hanya sedikit dan sangat sulit diamati.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAHAN AJAR SIFAT

BAHAN AJAR SIFAT

Oleh karena kemampuan partikel koloid dapat mengadsorpsi partikel lain maka sistem koloid dapat membentuk agregat sangat besar berupa jaringan, seperti pada jel. Sebaliknya, agregat yang besar dapat dipecah menjadi agregat kecil-kecil seperti pada sol.

Baca lebih lajut

Contoh Soal Dan Pembahasan Koloid

Contoh Soal Dan Pembahasan Koloid

Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid. Hal ini disebabkan karena ukuran molekul koloid yang cukup besar. Efek tyndall adalah efek yang terjadi jika suatu larutan terkena sinar. Pada saat larutan sejati disinari dengan cahaya, maka larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem koloid, cahaya akan dihamburkan. hal itu terjadi karena partikel-partikel koloid mempunyai partikel-partikel yang relatif besar untuk dapat menghamburkan sinar tersebut. Sebaliknya, pada larutan sejati, partikel- partikelnya relatif kecil sehingga hamburan yang terjadi hanya sedikit dan sangat sulit diamati. 2. a. Apa yang dimaksud dengan gerak brown ?
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

0404517002 Ariyatun DESAIN PEMBELAJARAN ABSORPSI

0404517002 Ariyatun DESAIN PEMBELAJARAN ABSORPSI

Melalui model pembelajaran inquiri terbimbingpeserta didik mampumengelompokkan berbagai tipe sistem koloid, dan menjelaskan kegunaan koloid dalam kehidupan berdasarkan sifat-sifatnya, mengimplementasikan pemanfaatan limbah kulit buah melinjo (Gnetum Gnemon L) sebagai adsorben logam berat Pb (Timbal), menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari, dan menyadari adanya keteraturan dari sifat-sifat koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Koloid - Pengolahan Data Optik Hasil Pengukuran Laser Induced Breakdown Detection Menggunakan Bahasa Pemrograman Digital

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Koloid - Pengolahan Data Optik Hasil Pengukuran Laser Induced Breakdown Detection Menggunakan Bahasa Pemrograman Digital

Nanopartikel (NP) atau koloid didefinisikan sebagai partikel dengan diameter lebih kecil dari 100 nm, semakin banyak digunakan dalam aplikasi yang berbeda, termasuk sistem pembawa obat dan untuk melewati hambatan organ seperti darah- otak penghalang. Karena sifat unik mereka nanocrystals (titik kuantum) dan nanopartikel lainnya (koloid emas, nanobars, dendrimers dan nanoshells) telah menerima banyak perhatian untuk menggunakan potensi dalam Therapeutics, Bioengineering dan penemuan obat terapi. Dalam ulasan ini potensi penggunaan nanocrystals ini dan Nanopartikel di berbagai bidang penting telah dibahas. Sifat khusus dari nanopartikel ini mungkin menawarkan kemajuan baru dalam
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Diagnosis dan Terapi Cairan pada Demam B (1)

Diagnosis dan Terapi Cairan pada Demam B (1)

Dibandingkan cairan kristaloid, cairan koloid memberikan beberapa keunggulan yaitupada jumlah volume yang sama akan didapatkan ekspansi volume plasma (intravaskular) yang lebih besar dan bertahan lebih lama. Dengan keunggulan ini, diharapkan oksigenasi jaringan dapat terjaga lebih baik dan hemodinamik terjaga lebih stabil. Beberapa kerugian yang mungkin didapatkan dengan penggunaan koloid yakni risiko anafilaksis, koagulopati, dan biaya perawatan yang lebih besar, walaupun beberapa jenis koloid terbukti memiliki efek samping koagulopati dan alergi yang rendah (contoh: hetasrach). 21,22 Penelitian cairan koloid dibandingkan kristaloid pada sindrom renjatan dengue pada pasien anak dengan parameter stabilisasi hemodinamik pada 1 jam pertama renjatan, memberikan hasil sebanding pada kedua jenis cairan. 23,24 Sebuah penelitian lain yang menilai efektivitas dan keamanan penggunaan koloid pada penderita dewasa dengan DBD derajat 1 dan 2 di Indonesia menunjukkan bahwa koloid adalah pilihan cairan yang aman dan dapat digunakan sebagai cairan rumatan pada penderita dewasa dengan DBD derajat 1 dan 2. 25
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SKS Semester Mata Kuliah Wajib SPs (6 SKS)

SKS Semester Mata Kuliah Wajib SPs (6 SKS)

Arti dan ruang lingkup Genesis dan Klasifikasi Tanah; Konsep dasar dan cara mempelajari Genesis Tanah; Profil, pedon, dan polipedon; Morfologi tanah; Mikropedologi; Sifat fisik, kimia, dan mineralogi yang penting untuk Genesis dan Klasifikasi Tanah; Pelapukan dan pedogenesis; Faktor-faktor pembentuk tanah; Tanah-tanah utama dan pedogenesisnya di Indonesia; Perkembangan sistem klasifikasi di dunia dan Indonesia; Sistem klasifikasi Taksonomi Tanah, horison dan sifat penciri klasifikasi, tatanama, identifikasi jenis tanah ke berbagai kategori menurut kunci klasifikasi; Sistem klasifikasi FAO/UNESCO; Sistem Klasifikasi Pusat Penelitian Tanah
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

 “Kumpulan Soal Latihan Kimia SMA Kelas 11” Kumpulan-Soal-Latihan-Kimia-Kelas-11-soalujian.net.zip – ed 289 times – 2 MB

“Kumpulan Soal Latihan Kimia SMA Kelas 11” Kumpulan-Soal-Latihan-Kimia-Kelas-11-soalujian.net.zip – ed 289 times – 2 MB

12. Partikel koloid bermuatan listrik karena …. (A) Adsorpsi ion-ion oleh partikel koloid (B) Adsorpsi elektron oleh partikel koloid (C) Partikel koloid mengalami ionisasi (D) Pelepasan elektron oleh paartikel koloid (E) Reaksi partikel koloid dengan medium-

Baca lebih lajut

SILABUS DAN RPP SEKSI FISIKA KOLOID DASAR

SILABUS DAN RPP SEKSI FISIKA KOLOID DASAR

Matakuliah Fisika Koloid Dasar ini membahas tentang definisi koloid, jenis-jenis koloid, karakterisasi koloid, aplikasi koloid dalam berbagai industri seperti industri makanan dan minuman, industri farmasi, industri cat (painting), industri tinta printer (printing), industri pelapisan (coating) dan sejenianya. Selain itu juga membahas stabilitas koloid dengan bermacam-macam teknik stabilisasi larutan koloid. Berbagai teknik karakterisasi partikel koloid diuraikan dengan panjang lebar.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...