sistem pemerintahan kerajaan majapahit

Top PDF sistem pemerintahan kerajaan majapahit:

Hegemoni Kekuasaan Dalam Perspektif Sist

Hegemoni Kekuasaan Dalam Perspektif Sist

Perlu kita ketahui bahwa Kerajaan Majapahit bisa berdiri kokoh dan wilayah kekuasaannya luas pasti dikarenakan berbagai macam faktor. Namun, menurut perspektif penulis bahwa faktor yang paling berpengaruh sehingga Kerajaan Majapahit bisa beridiri kokoh adalah karena Majapahit memiliki sistem kerajaan politik yang kuat, yakni kerajaan Majapahit memakai sistem politik yang disebut Monarki. Mengapa penulis mengatakan bahwa faktor yang sangat mempengaruhi kokoh nya kerajaan Majapahit adalah politik? ,Karena politik adalah pengetahuan tentang dasar-dasar dari sistem pemerintahan yang dapat mengatur jalannya suatu sistem dan fungsi dari pemerintah-pemerintah negara itu sendiri. Dan tentunya suatu negara atau kerajaan tidak akan bisa lepas dari politik karena politik lah yang menangani segala urusan dan tindakan kebijakan dan siasat. Oleh karena itu penulis mengatakan bahwa kerajaan Majapahit bisa besar terutama dikarenakan mengenai politik nya. Dan mengapa penulis mengatakan bahwa kerajaan Majapahit memakai sistem politik monarki?, karena kerajaan Majapahit dalam per-politik an negara nya terkait pergantian pemimpin dari kerajaan nya yang dapat menerima tahta dari raja yang pertama dari satu generasi ke generasi berikutnya adalah orang yang masih memiliki hubungan saudara dengan raja pertama kerajaan Majapahit yaitu Raden Wijaya. Sepertihalnya ketika Raden wijaya (1293-1309) meninggal yang kemudian di gantikan oleh Jayanegara (1309-1328), Tribuana Tungga Dewi (1328-1350), Hayam Wuruk (1350-1389), Kusumawardani-Wikramawardhana (1389-1399), Suhita (1399-1429), Bhre Tumapel (Kertawijaya) (1447-1453), Purwawisesa (1456-1466), Kartabumi (1466-1478). Dari Raja yang pertama sampai dengan raja yang terakhir semuanya merupakan satu keturunan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Nilai Nilai Pancasila pada Masa Kerajaan

Nilai Nilai Pancasila pada Masa Kerajaan

Jadi, nilai-nilai Pancasila sudah terbukti telah diterapkan pada masa kerajaan. Mulai dari kerajaan Kutai, kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Mataram Kuno, Kerajaan Singasari, hinnga kerajaan Majapahit. Dengan adanya nilai-nilai Pancasila yang sudah diterapkan pada masa kerajaan, maka bisa dikatakan bahwa sistem pemerintahan kita sekarang tak jauh dari sistem pemerintahan kerajaan dahulu yang juga berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Jika kita bisa mempertahankan dan memperjuangkan nilai Pancasila yang kita gunakan sebagai ideologi negara pada saat ini, maka kita akan bisa mencapai kemakmuran, kesejahteraan dan mempertahankan kesatuan negara Republik Indonesia.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Kekuasaan jawa : studi komparatif sistem kekuasaan kerajaan majapahit dan demak

Kekuasaan jawa : studi komparatif sistem kekuasaan kerajaan majapahit dan demak

Dari penjelasan di atas, jelas terlihat adanya tendensi perkembangan politik menuju sentralisasi administrasi dan monopolisasi mesin pemerintahan, di tangan sekelompok penguasa yang dikepalai oleh raja. Sentarlisasi ini berarti memperbesar kemuliaan raja dan juga mencegah terjadinya pemberontakan. Perkembangan pemerintahan kerajaan dapat terjadi melalui tiga tahap. Pertama, karena tidak adanya otonomi kota-kota; kedua, karena desa-desa tidak melahirkan perkumpulan atau badan lokal; ketiga, karena daerah diperintah oleh kerabat atau penyokong penguasa. 45 Rammeling menjelaskan bahwa di Jawa yang berkembang adalah birokrasi patrimonial. Indikator birokrasi demikian itu adalah bahwa penguasa lokal bukan hanya pengikut dari pemegang kekuasaan pusat secara pribadi, tetapi masih memiliki hubungan kekerabatan dengan penguasa pusat. 46 Pola hubungan ini semakin menguatkan indikasi kuatnya pemerintahan pusat.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT KERAJAAN MAJ (1)

KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT KERAJAAN MAJ (1)

Masyarakat yang menghuni strata sosial brahmana (kaum pendeta) mempunyai kewajiban menjalankan enam dharma yaitu mengajar, belajar, melakukan persajian untuk diri sendiri dan orang lain, membagi dan menerima derma (sedekah) untuk mencapai kesempurnaan hidup, dan bersatu dengan brahman (dewa). Mereka mempunyai pengaruh dalam sistem pemerintahan. Mereka juga berkesempatan dekat dengan raja dan bekerja dalam bidang birokrasi Dharmadyaksa dan Dharmopapati. Selama itu pula mereka berkesempatan untuk menjadi pendeta tinggi dari gama Siwa dan Buddha, yang disebut sebagai Saiwadharmadhyaksa dan Buddhadharmadyaksa. Saiwadharmadhyaksa memimpin tempat pemukiman empu (kalagyan) dan tempat suci (pahyangan). Sementara itu, Buddhadharmadyaksa memimpin tempat sembahyang (kuti) dan bihara (wiraha). Masyarakat yang menghuni strata sosial brahmana semuanya menjadi rohaniawan yang menghambahkan hidupnya pada raja. Mereka biasanya tinggal di sekitar bangunan agama, yaitu mandala, sima, dharma, dan wihara sesuai dengan agama dan kepercayaan mereka.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Perancangan Clothing Sebagai Media Promosi Kabupaten Lumajang | Wijaya | Jurnal DKV Adiwarna 1971 3707 1 SM

Perancangan Clothing Sebagai Media Promosi Kabupaten Lumajang | Wijaya | Jurnal DKV Adiwarna 1971 3707 1 SM

Pada tahun 1316 M Arya Wiraraja meninggal dan Patih Nambi pulang ke Lumajang. Ia difitnah oleh Mahapatih akan memberontak Majapahit, Raja Jaya Negara berangkat ke Lumajang dan merebut benteng Pajarakan, Patih Nambi beserta saudara-saudaranya mati terbunuh. Para pembesar Majapahit yang menjadi korban perang Lamajang adalah: Pamandana, Mahisa Pawagal, Panji Amenggah, Panji Samar, Panji Wiranagari, Jaran Bangkul, Jangkung, Teguh, Sami, Lasem dan Emban yang semuanya merupakan Pagadean (pengikut) dari Raden Wijaya, perang besar ini kemudian disebut perang Lamajang (Anonim Babat Negara Kertagama).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Perangkat Sejarah SMA kelas X, XI, XII kurikulum 2013 rev RPP 2 copy

Perangkat Sejarah SMA kelas X, XI, XII kurikulum 2013 rev RPP 2 copy

kelompok 3 dan 4 tentang sistem ekonomi dan budaya MENGASOSIASIKAN Peserta didik mampu mengumpulkan informasi terkait dari perkembangan kerajaan Majapahit melalui buku bacaan dan refer[r]

7 Baca lebih lajut

DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN  SITUS TROWULAN DALAM BINGKAI PEMBERITAAN KOMPAS Analisis Framing Kasus Pembangunan ‘Pusat Informasi Majapahit’ dalam Pemberitaan KOMPAS Periode Januari 2009.

DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN SITUS TROWULAN DALAM BINGKAI PEMBERITAAN KOMPAS Analisis Framing Kasus Pembangunan ‘Pusat Informasi Majapahit’ dalam Pemberitaan KOMPAS Periode Januari 2009.

Sepanjang abad ke-19, pada masa pemerintahan kolonial Belanda, penelitian terhadap Trowulan tetap dilakukan. Tepatnya pada 24 April 1924, Bupati Mojokerto, RAA Kromodjojo Adinegoro, bekerja sama dengan seorang arsitek asal Belanda, Ir. Henry Maclaine Pont, mendirikan komunitas peneliti Majapahit bernama Oudheeidkundige Vereeneging Majapahit (OVM). 12 Dua tahun kemudian mereka membuka untuk pertama kalinya Museum Trowulan guna menyimpan dan menampilkan hasil penelitian OVM. Sayangnya, pada pendudukan Jepang, Museum Trowulan ditutup oleh pemerintah Jepang. Pada era inilah diyakini bahwa beberapa hasil penelitian tentang Trowulan dan Majapahit dihilangkan, atau bahkan dimusnahkan dengan cara dibakar.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MAKALAH SISTEM POLITIK DAN KEKUASAAN DI

MAKALAH SISTEM POLITIK DAN KEKUASAAN DI

ada raja Siam yang pernah berkata sejujur itu sebelumya. Sayangnya, rakyat salah menangkap perkataannya, dan kemudian beranggapan bahwa ia sangatlah lemah, dan sudah tiba saatnya untuk menggulingkannya. Prajadhipok kemudian mengalihkan perhatiannya kepada masa depan politik Siam. Terinspirasi Inggris, Prajadhipok mengharapkan rakyatnya untuk berpendapat dalam sebuah parlemen. Rancangan konstitusi kemudian masuk ke dalam draf, namun harapan-harapan raja itu ditolak penasihat-penasihatnya. Beberapa yang menolak di antaranya adalah Pangeran Damrong dan Francis B. Sayre, penasihatnya di bidang politik luar negeri. Mereka menganggap bahwa rakyat Siam belum siap dengan sistem pemerintahan semacam itu.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EVALUASI HARIAN KELAS 4 SUB TEMA 3 TEMA

EVALUASI HARIAN KELAS 4 SUB TEMA 3 TEMA

Kerajaan Islam yang tertua di Indonesia adalah yang terletak di Aceh yang bernama ………... Patih dari kerajaan Majapahit yang berhasil mempersatukan Nusantara adalah ……… 6.[r]

3 Baca lebih lajut

Kisi Kisi Soal Semester Genap Tingkat MTs Lotim Tahun Pelajaran 2014-2015 kisi IPS 7

Kisi Kisi Soal Semester Genap Tingkat MTs Lotim Tahun Pelajaran 2014-2015 kisi IPS 7

Budha < Menyebutkan raja-raja kerajaan Majapahit M 22 5.2 Mendeskripsikan per- < Kerajaan-kerajaan yang < Mengidentifikasi kerajaan-kerajaan yang ber M 23 kembangan masyarakat bercor[r]

3 Baca lebih lajut

SEJARAH RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT YAN

SEJARAH RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT YAN

Di Istana, Para Mantri resah. Melihat situasi ini, Sabdo Palon dan Naya Genggong meminta Sang Prabhu untuk segera mengeluarkan perintah. Namun apa jawaban Sang Prabhu? Beliau masih tidak yakin pasukan Demak akan tega menyerang ibu kota Negara Majapahit. Sabdo Palon dan Naga Genggong menandaskan, cara berfkir Raden Patah dan para pasukan ini sudah lain. Sang Prabhu tidak akan bisa memahaminya. Jalan satu-satunya sekarang adalah, menghadapi mereka secara frontal. Pada saat ini, tidak ada cara lain.

43 Baca lebih lajut

SILABUS SIHB

SILABUS SIHB

Mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Hindu-Budha membahas dinamika dan perkembangan segala aspek kehidupan bangsa Indonesia mulai abad V sampai dengan abad XV. Pembahasan dalam mata kuliah ini meliputi masuknya budaya Hindu-Budha ke Indonesia, kerajaan-kerajaan Hindu-Budha dan perkembangannya dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial-budaya. Kegiatan perkuliahan meliputi: pertemuan tatap muka, presentasi mahasiswa dan tugas terstruktur.

5 Baca lebih lajut

Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam

kepulauan dan archipelago. Kata kepulauan sendiri berarti kumpulan pulau-pulau, sedangkan istilah Archipelago berasal dari bahasa latin, yaitu Archipelagus yang terdiri dari dua kata yaitu Archi yang berarti laut dan pelagus yang berarti utama sehingga arti sesungguhnya adalah Laut Utama. Sebagai negara bahari Indonesia tidak hanya memiliki satu laut utama, namun tiga yang dimana pada abad XIV dan XV merupakan zona komersial di Asia Tenggara yaitu Laut Banda, Laut Jawa dan Laut Flores[1],dimana ketiganya merupakan zona perairan paling menjanjikan. Sejak Zaman Awal Kerajaan di Indonesia, kehidupan kelautan di
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Perancangan Board game dengan Tema Sejarah Kerajaan Indonesia (Majapahit).

Perancangan Board game dengan Tema Sejarah Kerajaan Indonesia (Majapahit).

Rendahnya motivasi untuk belajar sejarah karena menganggap sejarah kurang penting , sulit, dan sangat membosankan. Jadi permasalahan yang mendasar adalah terletak pada metode pembelajaran sejarah , sedangkan metode pembelajaran sendiri merupakan komponen strategis dalam sistem pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu alternative terhadap permasalahan yang ada adalah dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif. Pada metode kooperatif terdapat struktur tugas dan penghargan yang berbeda dalam mengupayakan pembelajaran.

16 Baca lebih lajut

Sejarah Maritim Negara Indonesia adalah (1)

Sejarah Maritim Negara Indonesia adalah (1)

Dari I-Tsing ini dapat kita ketahui bahwa Sriwijaya disamping sebagai pusat perdagangan dan pelayaran juga menjadi pusat kegiatan ilmiah agama Budha. Seorang guru terkenal yang bernama Sakyakirti, pendeta yang hendak ke India dianjurkan untuk lebih dahulu belajar ke Sriwijaya sekitar satu duatahun.[9] MenurutCoedes, dia memandang bahwa ada hubungannya antara perkembangan kerajaan Sriwijaya dengan ekspansi agama Islam dalam periode permulaan. Sebagai akibat dari penaklukan oleh bangsa Arab di Timur-Tengah seperti negeri Arab, Suriah, Mesir dan Mesopotamia, maka jalan laut melalui Asia Selatan menjadi jalan perdagangan biasa yang menggantikan jalan darat.Kerajaan-kerajaan ini menjadi pendorong kemajuan lalu-lintas laut di AsiaTenggara yang maha-besar. Kondisi kemajuan lalu lintas laut ini membuat kerajaan Sriwijaya memperoleh keuntungan cukup besar. 2. Kerajaan Melayu di Sumatera
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Perancangan Buku Tentang Batik Mojokerto | Santoso | Jurnal DKV Adiwarna 1941 3655 1 SM

Perancangan Buku Tentang Batik Mojokerto | Santoso | Jurnal DKV Adiwarna 1941 3655 1 SM

Dalam buku ini terdapat empat sub judul buku, di mana masing-masing sub judul buku memiliki pokok bahasan yang berbeda namun saling berhubungan. Sub-sub judul dalam buku ini antara lain, Kota Raya di Tepian Brantas (membahas tentang sejarah Kerajaan Majapahit dan lahirnya Kota Mojokerto), Batik Majapahit (membahas tentang pengertian batik, jenis-jenis batik, sejarah mengenai batik Mojokerto sampai ke proses pembuatan batik Mojokerto), Makna Dibalik Sehelai Kain (membahas tentang motif-motif batik Mojokerto mulai dari asal usul penamaan, ciri khas motif, dan isen-isen), dan Tips Seputar Batik (membahas tentang tips seputar perawatan batik serta tips lain yang masih berhubungan dengan batik).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

SEJARAH RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT YAN

SEJARAH RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT YAN

Tidak menunggu waktu lama, berangkatlah rombongan Prabhu Brawijaya yang terdiri dari sedikit pasukan Bhayangkara dan Sunan Kalijaga beserta para santri menuju Trowulan. Sesampainya di Trowulan, masyarakat Majapahit menyambut dengan penuh suka cita. Keadaan mulai berangsur membaik ketika Sang Prabhu Brawijaya mengeluarkan maklumat agar semua pertikaian dihentikan. Disusul kemudian, keluar maklumat serupa dari Demak Bintara yang memfatwakan, peperangan sudah berhenti, diharamkan membunuh mereka yang telah kalah perang. Kondisi anarkhisme, berangsur-angsur menjadi kondusif. Stabilitas untuk sementara waktu kembali normal. Stabilitas yang dibawa dari Blambangan ini,
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Sejarah Lairnya Pancasila

Sejarah Lairnya Pancasila

Sejarah Lahirnya Pancasila  Kehidupan Kanibal  Sebelum Kerajaan Majapahit Pembangunan candi candi secara bersama sama untuk persembahan  Zaman Majapahit Empu Prapanca dgn Negara[r]

8 Baca lebih lajut

HUKUM YANG MERUNTUHKAN NEGARA.docx hukum yang sebenarnya

HUKUM YANG MERUNTUHKAN NEGARA.docx hukum yang sebenarnya

Masa lalu perdagangan rempah-rempah menjadi sumber pendapatan kerajaankerajaan di pulau jawa, tidak lepas dari kepentingan raja , karena disamping regulasi pengendalian harga dan penanaman di atur oleh pihak asing, disisi lain , sarana-sarana perdagangan , seperti infrasturktur jalan untuk mengangkat hasil panenan, dikuasai langsung oleh investor, sehingga praktis komoditi ini, sebagai tiang penyanggah dominasi non pribumi dalam aspek kehidupan perekonomian negara, ia menguasai area lahan perkebunan yang begitu luas, contohnya daerah parahyangan meliputi Batavia, pengusaha-pengusaha inilah yang menetukan sumber daya manusianya dan sekaligus sumber daya pertahanan ( militer ). Konsekwensi dari prilaku hukum demikian adalah sebagai berikut ;
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

TRADING CARD GAME KERAJAAN MAJAPAHIT.

TRADING CARD GAME KERAJAAN MAJAPAHIT.

Segmentasi behaviour membagi kelompok berdasarkan status pemakai, kejadian, tingkat penggunaan, status kesetiaan, tahap kesiapan pembeli dan sikap. Trading Card Game Kerajaan Majapahit di gunakan sebagai media interaksi dengan audience. Jenis permainan ini memiliki interaksi langsung yang memposisikan pemain sebagai tokoh utama dalam game tersebut. Hal ini membuat pesan yang ingin di sampaikan bisa di mengerti oleh audience.

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...