sistem peringatan dini

Top PDF sistem peringatan dini:

Prototipe sistem peringatan dini berbasi

Prototipe sistem peringatan dini berbasi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah rancang bangun (prototipe) sistem peringatan dini melalui SMS atas kenaikan aras gas amoniak di pengolahan air limbah industri penyamakan kulit. Sistem ini terdiri dari data masukan, pengolah data, dan keluaran. Sensor gas amoniak sebagai detektor menghasilkan tegangan listrik arus searah (DC) analog. Pin converter digital ke analog (ADC) pada mikrokontroler menerima tegangan listrik DC analog untuk selanjutnya diolah. Pembacaan ADC dilakukan melalui Liquid Crystal Display (LCD) sedangkan modem Global System for Mobile Communications (GSM) berfungsi untuk mengirimkan SMS. Sistem peringatan dini bekerja berdasarkan penentuan nilai ambang batas aras gas amoniak. Apabila pembacaan detektor melebihi nilai ambang batas aras gas amoniak yang ditentukan, maka peringatan dini akan dikirimkan lewat SMS kepada nomor petugas. Hasil yang diperoleh adalah sensor gas amoniak model MQ137 dengan bahan dasar SnO , modul 2
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PERINGATAN DINI MASA PENSIUN KARYAWAN PADA BANK BUKOPIN CABANG BATAM BERBASIS WEB MOBILE

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PERINGATAN DINI MASA PENSIUN KARYAWAN PADA BANK BUKOPIN CABANG BATAM BERBASIS WEB MOBILE

PT. Bank Bukopin Tbk, berdiri sejak tanggal 10 juli 1970. Saat ini tumbuh dan berkembang. Namun sistem peringatan dini masa pensiun karyawan pada Bank Bukopin Batam belum tersedia. Untuk itu dirancang sebuah sistem peringatan dini masa pensiun karyawan dengan menggunakan pemograman php, dreamwaver, notepad++ dan database dirancang menggunakan MySQL, Appserv.. Saran penelitian ini untuk dikembangkan lagi diseluruh Bank Bukopin se Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak manajemen Bank Bukopin untuk membuat laporan pendataan karyawan yang akan pensiun.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan D

Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan D

Menimbang begitu banyak korban jiwa serta besarnya dampak ekonomi- sosial yang ditimbulkan, maka perlu kiranya Indonesia memiliki sistem peringatan dini ( early warning system ) yang komprehensif. Titik soalnya, sistem peringatan dini yang ada selama ini masih dipahami sebagai penambahan infrastruktur semata. Sekadar contoh, pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar untuk penanganan banjir dan tanah longsor yang sering terjadi saat musim hujan. Dana tersebut salah satunya dapat digunakan pemerintah daerah untuk melakukan kegiatan tanggap darurat seperti mendirikan posko, mobilisasi dan pemberdayaan manusia untuk melindungi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor terutama bagi 279 daerah di Indonesia yang teridentifikasi rawan banjir dan longsor (Kompas.com, diunduh pada tanggal 13 November 2015, pukul 17.44).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Modul 3 Pengembangan Sistem Peringatan

Modul 3 Pengembangan Sistem Peringatan

Banda Aceh - Sistem peringatan dini (early warning system) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) tiba-tiba berbunyi. Bunyi ini jelas membuat warga Aceh kalang kabut. Ternyata, sistem peringatan dini ini berbunyi karena kesalahan teknis. "Ini bunyi karena ada kesalahan teknis, " kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Matai Banda Aceh, Syahnan, kepada wartawan, Senin (4\/6\/2007). Namun, Syahnan tidak menjelaskan apa kesalahan teknis tersebut. Menurut Syahnan, sebenarnya hanya satu sistem peringatan dini yang berbunyi, yaitu yang terletak di kawasan Kajhu, Aceh Besar. "Yang bunyi tidak semua, hanya satu saja di Kajhu, " ujar dia. Sistem peringatan dini di Kajhu ini tiba-tiba berbunyi sekitar pukul 11.00 WIB. Bunyi sirine ini membuat warga Aceh Besar kalang kabut. Mereka berhamburan menuju ke tempat tinggi. Kabar sirine sistem peringatan dini ini pun menjalar ke Kota Banda Aceh melalui telepon dan SMS. Kontan saja, warga di Kota Banda Aceh juga panik. Mereka berhamburan keluar rumah dan gedung untuk menyelamatkan diri. Lalu lintas kendaraan di Kota Banda Aceh lumpuh akibat kepanikan masyarakat ini.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BE (1)

SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BE (1)

Berdasarkan rata-rata hasil pengujian komunikasi serial modem GSM mengirim pesan ke ponsel tujuan pada tabel 2 maka dapat diketahui bahwa rata-rata pengiriman pesan sistem peringatan dini bencana banjir ini yaitu 7,55 detik s.d 9,3 detik. Kecepatan ini tidak mutlak akan terjadi dalam proses penyampaian pesan siaga banjir atau bahaya banjir oleh sistem kerena kondisi padat tidaknya jalur komunikasi SMS (short message service) pada waktu pengiriman pesan tersebut juga sangat mempengaruhi penyampaian SMS (short message service). Akan tetapi pengujian ini sudah bisa mewakili kecepatan penyampaian pesan siaga banjir dan bahaya banjir oleh sistem peringatan dini bencana banjir ini.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kajian Umum Sistem Informasi Peringatan (1)

Kajian Umum Sistem Informasi Peringatan (1)

Indonesia merupakan negara maritim yang terletak pada tiga lempeng besar dunia dan jalur ring of fire sehingga berpotensi besar terhadap bencana tsunami. Keberadaan ini tidak menjadikan kawasan rawan bencana tsunami waspada dan mempersiapkan infrastruktur yang mampu memberikan pengetahuan, informasi, hingga peringatan pada penduduk setempat. Lambatnya peringatan dini terhadap bencana tsunami menyebabkan tidak sedikit nyawa penduduk melayang dan kerusakan infrastruktur dengan total kerugian mencapai milyaran rupiah. Beberapa kawasan mulai mengembangkan sistem peringatan dini dengan menggunakan jaringan komunikasi nirkabel seperti National Early Warning System (NEWS) di Aceh, Padang, dan Bali. Namun, tidak semua titik dipasang NEWS karena terkendala belum tersedianya jaringan telekomunikasi yang memadai termasuk di Pulau Serangan, Bali. Belum lama ini pemerintah berupaya menggelar jaringan komunikasi dalam program USO (Universal Service Obligation). USO adalah program penggelaran jaringan telekomunikasi yang bertujuan untuk mempercepat penetrasi teknologi informatika dan komunikasi (TIK) di pedesaan. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan sistem informasi peringatan dini bencana tsunami dengan pemanfaatan jaringan USO. Teknologi yang dapat digunakan adalah FWA dengan memanfaatkan jaringan existing dan BWA dengan teknologi WiMax. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem dengan pendekatan FAST (Framework for the Application of System Technology) berdasarkan hasil pengamatan langsung dan wawancara.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Flood Early Warning System Development at Garang River Semarang Using SMS and Web Based on Information Technology

Flood Early Warning System Development at Garang River Semarang Using SMS and Web Based on Information Technology

Dalam upaya mengurangi bencana banjir, aspek pengendalian banjir adalah sangat penting. Secara umum, pengendalian banjir dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu upaya struktur dan non struktur. Upaya struktur antara lain pembangunan waduk, floodway, perbaikan alur sungai, retardasi (waduk alam). Dalam upaya pengendalian banjir, selain melalui upaya struktur dengan membangun bangunan prasarana pengairan pengendali banjir, perlu juga dikembangkan upaya non struktur antara lain Flood Planning Zooning dan Flood Forecasting and Warning System (FFWS) atau Sistem Prediksi dan Peringatan Dini Banjir yang meliputi kegiatan prediksi (memperkirakan) besaran dan kapan akan terjadi banjir sekaligus pemberitahuan kepada masyarakat kemungkinan akan terjadinya. Kejadian banjir dapat diantisipasi dengan menggunakan sistem peringatan dini banjir .
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

PURWARUPA SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA

PURWARUPA SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA

Pada bagian ini akan membahas tentang hasil pengujian alat sistem Peringatan Dini Bencana Alam Angin Puting Beliung Menggunakan Anemometer Berbasis Jaringan Kabel. Anemometer ini digunakan sebagai pengukur kecepatan angin. Secara keseluruhan pengujian sistem ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi sedini mungkin akan terjadinya perubahan kecepatan angin yang dapat membahayakan manusia, dan menghasilkan informasi berupa sinyal output yang digunakan untuk membunyikan buzzer, menghidupkan led, dan menampilkan data di web. Semua komponen dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan sistem seperti yang di inginkan. Pendeteksi dini angin putting beliung berdasarkan kecepatan angin dirancang seperti pada Gambar 4.1.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Kelompok 9 Gempa Bumi berbasis

Kelompok 9 Gempa Bumi berbasis

Peringatan harus menjangkau semua orang yang terancam bahaya. Pesan yang jelas dan berisi empat unsur kunci dari sistem peringatan dini yang terpusat pada masyarakat. Informasi sederhana namun berguna sangatlah penting untuk melakukan tanggapan yang tepat, dimana akan membantu menyelamatkan jiwa dan kehidupan. Sistem komunikasi tingkat regional, nasional dan masyarakat harus diidentifikasi dahulu serta pemegang kewenangan yang sesuai harus terbentuk. Penggunaan berbagai saluran komunikasi sangat perlu untuk memastikan agar sebanyak mungkin orang yang diberi peringatan, guna menghindari terjadinya kegagalan di suatu saluran, dan sekaligus untuk memperkuat pesan peringatan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

JUDUL KEGIATAN SISTEM PERINGATAN MATI LI

JUDUL KEGIATAN SISTEM PERINGATAN MATI LI

Pada kesempatan ini, kami mencoba untuk menyampaikan gagasan ilmiah kami secara tertulis dalam proposal ini mengenai sistem peringatan mati listrik di perumahan penduduk dengan berbasis prinsip kerja Uninteruptible Power Supply (UPS) dengan alarm. Seperti yang diketahui, permasalahan bangsa dewasa ini adalah masih sering terjadinya mati listrik di beberapa daerah di Indonesia. Apalagi bagi para pengusaha yang sedang bergerak di bidang home industry tentu sangat merasakan dampak dari mati listrik ini. UPS (Uninterruptible Power Supply) sendiri adalah sebuah peralatan elektronik yang berfungsi memberikan catu sementara ketika listrik dari PLN padam sehingga, Dengan adanya sistem peringatan mati listrik ini diharapkan dapat membantu persiapan penduduk atau usahawan mikro jika terjadi mati listrik di daerah mereka.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SISTIM PAKAR PADA SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI BANJIR

SISTIM PAKAR PADA SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI BANJIR

Sebenarnya pemerintah sudah mengirimkan informasi data mengenai perubahan ketinggian luapan air di kawasan Bogor tepatnya dari pintu air Bendung Katulampa, akan tetapi karena informasi yang disampaikan ke masyarakat terlambat diterima. Banyak hal yang mempengaruhinya seperti mulai dari waktu pengamatan ketinggian air yang harus dilakukan selama 24 jam, siang malam, hasil pemantauan di sampaikan oleh operator lewat Handphone (SMS), HT, Telepon, Fax, Internet dan Video Conference, yang akan diterima para pengguna fasilitas, secara berantai seperti : Crisis Center (Satkorlak PBP), Petugas Posko Bencana (Satlak, Satgas), Lurah, Satlinmas Kelurahan, Ketua RW/RT, dan Tokoh Masyarakat. (Lihat Gambar Sistem peringatan dini banir di propinsi DKI Jakarta.)
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Manajemen Risiko kesehatan di Lahar

Manajemen Risiko kesehatan di Lahar

Penilaian ancaman (Hazard Assessment) merupakan unsur pertama untuk penanggulangan bencana, khususnya mitigasi bencana yang efektif. Untuk setiap komunitas di kawasan rawan letusan gunungapi, penilaian bahaya letusan gunungapi diperlukan untuk mengidentifikasi populasi dan aset yang terancam, dan tingkat ancaman (level of risk). Penilaian ini membutuhkan pengetahuan tentang karakteristik sumber ancaman (misalnya: tipe dan jenis erupsi), probabilitas kejadian, karakteristik ancaman (misalnya: aliran piroklastika, jatuhan piroklastika, aliran lava atau aliran lahar) dan karakteristik morfologi kawasan rawan letusan (kaki, lereng). Untuk beberapa komunitas, data dari peristiwa ancaman yang berhubungan dengan letusan gunungapi dan ancaman lainnya yang pernah terjadi dapat membantu kuantifikasi faktor-faktor tersebut. Tahapan ini umumnya menghasilkan peta potensi bahaya yang berhubungan dengan letusan gununungapi yang sangat penting untuk memotivasi dan merancang kedua unsur mitigasi lainnya, peringatan dan persiapan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KARYA ILMIAH  Sistem Keamanan Kamar Kos Dengan Peringatan Alarm Dan SMS Berbasis Mikrokontroler ATMEGA32.

KARYA ILMIAH Sistem Keamanan Kamar Kos Dengan Peringatan Alarm Dan SMS Berbasis Mikrokontroler ATMEGA32.

Sebuah sistem keamanan kamar kos menggunakan sensor gerak dirancang untuk mengatasi permasalahan di atas. Sistem keamanan tersebut nantinya dapat memberikan sebuah peringatan berupa bel alarm dan peringatan melalui Short Message Service (SMS) yang dikirim ke nomor telepon seluler tertentu (admin) jika di dalam kamar kos terdapat tindak pencurian, sehingga penghuni kamar kos dapat mengetahui situasi huniannya apakah aman atau tidak pada saat mereka bepergian dan dapat melakukan tindakan tercepat ketika huniannya dalam bahaya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERANCANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PENGENALAN RAMBU LALU-LINTAS DAN SIMULASI TES SURAT IZIN MENGEMUDI BERBASIS ANDROID

PERANCANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PENGENALAN RAMBU LALU-LINTAS DAN SIMULASI TES SURAT IZIN MENGEMUDI BERBASIS ANDROID

Aplikasi yang dibangun merupakan aplikasi Sistem Informasi pengenalan rambu lalu-lintas dan simulasi tes SIM yang mempunyai keunggulan dapat menemukan dan mengetahui apa fungsi dari sebuah simbol rambu lalu-lintas, serta user dapat melakukan simulasi tes SIM yang berisikan soal teori untuk ujian SIM C.

Baca lebih lajut

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN  Kesiapsiagaan Sekolah Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi di SMA Negeri 1 Wedi Kabupaten Klaten.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Kesiapsiagaan Sekolah Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi di SMA Negeri 1 Wedi Kabupaten Klaten.

Analisis indeks kesiapsiagaan guru pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan guru dalam menghadapi bencana gempabumi di SMA Negeri 1 Wedi. Kesiapsiagaan menghadapi bencanan gempabumi didasarkan per parameter kesiapsiagaan yaitu pengetahuan tentang bencana, rencana kegiatan dari bencana,peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya.

Baca lebih lajut

jurnal sistem peringatan sensor sentuh

jurnal sistem peringatan sensor sentuh

Sehingga, alat ini secara garis besar hanya menggerakan mekanik yang telah terpasang LCD proyektor yang dapat dipindahkan dari lokasi tertutup ke lokasi terbuka. Dan memberi peringatan dari bahaya pencurian. Serta harapannya dapat mendukung kinerja dari dosen pengajar dalam penyampaian materi mata kuliah.

Baca lebih lajut

Sistem Peringatan Canggih dalam Bencana

Sistem Peringatan Canggih dalam Bencana

Sejak tahun 1990-an, WMO menjadi organisasi internasional yang keberadaannya penting mengingat kerusakan alam saat ini tidak mengenal batas teritori sebuah negara. Jika dahulu WMO hanya berisi para meteorolog dan tidak banyak negara yang ikut serta. Namun kemudian pada perkembangan WMO selanjutnya, mulai bergabung negara-negara dalam WMO dengan salah satunya diwakili oleh badan meteorologi milik masing-masing pemerintah. Hingga saat ini, jumlah anggota negara dalam WMO berjumlah 191 negara. Struktur organisasi dalam WMO dikenal dengan istilah executive council dengan seorang presiden dan wakil presiden yang membawahi presiden regional yang terdiri dari 6 regional dan masing-masing regional diketuai oleh seorang kepala. Untuk mekanisme pengambilan keputusan di WMO dilakukan dengan menggunakan sistem simple majority vote. Sementara untuk pembiayaan WMO berasal dari iuran yang dikeluarkan oleh para anggotanya secara penuh.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Sistem Peringatan Dini Gangguan Komunika

Sistem Peringatan Dini Gangguan Komunika

Perbandingan yang nyata antara sebelum dengan sesudah sistem ini diimplementasikan terhitung sejak bulan Juli 2011 adalah total gangguan komunikasi dapat terukur secara kuantitas (jam dan kali). Sebelumnya untuk mengukur berapa jam gangguan komunikasi SCADA, pegawai harus menghitung secara manual terhitung sejak laporan dibuat serta jam normal dengan berkordinasi dengan vendor penyedia komunikasi. Kondisi gambar grafik di bawah ini menunjukkan total gangguan komunikasi SCADA di seluruh wilayah APD Semarang.

6 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Keamanan Perumahan Menggunakan Metode Wireless Sensor Network

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Keamanan Perumahan Menggunakan Metode Wireless Sensor Network

Skripsi ini merancang dan merealisaikan sistem keamanan perumahan yang digunakan untuk memantau keamanan setiap rumah warga. Sistem keamanan perumahan yang dirancang dapat mengetahui indikasi-indikasi peringatan pencurian yang terjadi pada rumah dan mengirimkan data peringatan tersebut ke server . Sistem yang dirancang diharapkan dapat mengurangi tindak pencurian pada perumahan.

Baca lebih lajut

EVALUASI SISTEM INFORMASI MONITORING SKRIPSI MENGGUNAKAN PRINSIP USABILITY Mochammad Reza Ramadhan1 , Lukito Edi Nugroho2 , Selo Sulistyo3

EVALUASI SISTEM INFORMASI MONITORING SKRIPSI MENGGUNAKAN PRINSIP USABILITY Mochammad Reza Ramadhan1 , Lukito Edi Nugroho2 , Selo Sulistyo3

Permasalahan utama bagi mahasiswa dalam pengajuan proposal skripsi adalah ketidakefektifan dan kurang efisiennya proses yang dilalui karena proses itu sendiri masih berjalan secara manual. Mahasiswa harus bertemu langsung dengan dosen-dosen pembimbing untuk mengajukan proposal. Selain itu, permasalahan yang terjadi ketika mahasiswa memulai aktivitas pengerjaan skripsi, terdapat ketidakteraturan jadwal oleh mahasiswa dalam melaporkan progres skripsi. Ketidakteraturan ini membuat dosen kesulitan dalam melakukan monitoring terhadap perkembangan skripsi mahasiswa. Oleh karena itu, untuk menjawab permasalahan permasalahan tersebut, maka dirancang Sistem Informasi Monitoring Skripsi. Sistem ini memiliki fungsi untuk melakukan penjadwalan setiap aktivitas dalam skripsi. Fungsi penjadwalan mencakup mekanisme monitoring, baik kepada mahasiswa untuk menyelesaikan aktivitas sesuai jadwal yang telah dibuat, maupun kepada dosen sebagai media informasi untuk mengetahui progres skripsi mahasiswa. Penelitian ini membahas mengenai evaluasi dari sistem yang telah dikembangkan. Evaluasi terhadap sistem dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kesesuaian antara sistem informasi yang sudah dikembangkan dengan tujuan dikembangkannya sistem. Mekanisme evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan gambaran tingkat penerimaan dan kemudahan dalam penggunaan sistem untuk mencapai tujuan organisasi. Evaluasi sistem diukur berdasarkan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian ini menggambarkan secara keseluruhan tingkat penerimaan dan kemudahan oleh pengguna terhadap sistem informasi monitoring skripsi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...