sistem peringatan dini

Top PDF sistem peringatan dini:

E92   Ragiel Satria   SISTEM PERINGATAN DINI MELUAPNYA AIR

E92 Ragiel Satria SISTEM PERINGATAN DINI MELUAPNYA AIR

Peringatan dini bencana banjir menjadi tugas yang melekat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Secara umum peringatan dini bencana banjir dilakukan berdasarkan tingginya curah hujan di atas rata – rata yang berlangsung beberapa hari dan kenaikan muka air sungai yang melebihi batas. Dalam pemantauan kenaikan muka air sungai, BPBD masih melakukan pemantauan secara terjadwal di lokasi. Cara tersebut masih dirasa kurang efektif, efisien, dan merepotkan karena harus memantau secara langsung di lokasi secara berkala. Maka dari itu dikembangkan Sistem Peringatan Dini Meluapnya Air Sungai Menggunakan SMS Gateway dan Mikrokontroler ATMEGA8535 untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sistem ini dikembangkan menggunakan Unified Process yangtermasuk dalam paradigma pengembangan perangkat lunak berorientasi objek. Sistem ini diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic .Net, mCore SMS Library untuk mengelola sms, Pegazux Controls untuk menampilkan peta dari Google, dan SQL Server sebagai DBMS-nya. Sistem ini juga dilengkapi dengan sensor yang di dalamnya menggunakan Mikrokontroler ATMEGA8535. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box, yaitu pengujian yang menguji fungsionalitas dari perangkat lunak tanpa harus mengetahui struktur internal program. Sistem ini dapat membantu BPBD dalam memantau dan mencatat perubahan ketinggian muka air sungai.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BE (1)

SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BE (1)

Berdasarkan rata-rata hasil pengujian komunikasi serial modem GSM mengirim pesan ke ponsel tujuan pada tabel 2 maka dapat diketahui bahwa rata-rata pengiriman pesan sistem peringatan dini bencana banjir ini yaitu 7,55 detik s.d 9,3 detik. Kecepatan ini tidak mutlak akan terjadi dalam proses penyampaian pesan siaga banjir atau bahaya banjir oleh sistem kerena kondisi padat tidaknya jalur komunikasi SMS (short message service) pada waktu pengiriman pesan tersebut juga sangat mempengaruhi penyampaian SMS (short message service). Akan tetapi pengujian ini sudah bisa mewakili kecepatan penyampaian pesan siaga banjir dan bahaya banjir oleh sistem peringatan dini bencana banjir ini.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Prototipe sistem peringatan dini berbasi

Prototipe sistem peringatan dini berbasi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah rancang bangun (prototipe) sistem peringatan dini melalui SMS atas kenaikan aras gas amoniak di pengolahan air limbah industri penyamakan kulit. Sistem ini terdiri dari data masukan, pengolah data, dan keluaran. Sensor gas amoniak sebagai detektor menghasilkan tegangan listrik arus searah (DC) analog. Pin converter digital ke analog (ADC) pada mikrokontroler menerima tegangan listrik DC analog untuk selanjutnya diolah. Pembacaan ADC dilakukan melalui Liquid Crystal Display (LCD) sedangkan modem Global System for Mobile Communications (GSM) berfungsi untuk mengirimkan SMS. Sistem peringatan dini bekerja berdasarkan penentuan nilai ambang batas aras gas amoniak. Apabila pembacaan detektor melebihi nilai ambang batas aras gas amoniak yang ditentukan, maka peringatan dini akan dikirimkan lewat SMS kepada nomor petugas. Hasil yang diperoleh adalah sensor gas amoniak model MQ137 dengan bahan dasar SnO , modul 2
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PROTOTYPE SISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR BERBASIS ARDUINO.

PROTOTYPE SISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR BERBASIS ARDUINO.

Longsor besar terakhir terjadi di tahun 2015 di Banjarnegara dengan korban tewas 95 orang, korban hilang 14 orang, dan lebih dari 2038 orang mengungsi dari rumahnya. Dari media Massa dapat diketahui bahwa tanda-tanda longsor sudah ada. Bahkan di tempat kejadian ada yang mengambil video. Meskipun begitu, banyaknya korban yang jatuh mengindikasikan adanya hal yang perlu dibenahi. Peristiwa longsor atau bergesernya tanah dalam beberapa kasus tidak berlangsung spontan, tapi adanya gejala-gejala yang mendahului seperti pergeseran tanah. Tanda - tanda di atas sebenarnya bisa dikonversi menjadi sebuah sistem peringatan dini yang diharapkan dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PURWARUPA SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA

PURWARUPA SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA

Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar. Dampak yang ditimbulkan akibat angin puting beliung dapat menghancurkan area seluas 5 km dan tidak ada lagi angin puting beliung susulan. penelitian ini dimaksudkan untuk memberi peringatan sedini mungkin kepada masyarakat akan datangnya bencana angin puting beliung yang dapat memakan korban jiwa, sistem peringatan dini bencana alam angin puting beliung menggunakan anemometer berbasis mikrokontroler arduino-uno R3 ini yang nantinya bisa diharapkan manfaatnya.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PERINGATAN DINI MASA PENSIUN KARYAWAN PADA BANK BUKOPIN CABANG BATAM BERBASIS WEB MOBILE

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PERINGATAN DINI MASA PENSIUN KARYAWAN PADA BANK BUKOPIN CABANG BATAM BERBASIS WEB MOBILE

PT. Bank Bukopin Tbk, berdiri sejak tanggal 10 juli 1970. Saat ini tumbuh dan berkembang. Namun sistem peringatan dini masa pensiun karyawan pada Bank Bukopin Batam belum tersedia. Untuk itu dirancang sebuah sistem peringatan dini masa pensiun karyawan dengan menggunakan pemograman php, dreamwaver, notepad++ dan database dirancang menggunakan MySQL, Appserv.. Saran penelitian ini untuk dikembangkan lagi diseluruh Bank Bukopin se Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak manajemen Bank Bukopin untuk membuat laporan pendataan karyawan yang akan pensiun.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BMKG-SISTEM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI BMKG

BMKG-SISTEM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI BMKG

Peringatan Dini 2 Pemutahiran parameter gempabumi dan estimasi waktu tiba dan tingkat ancaman Peringatan Dini 3 Informasi hasil observasi tide gauge, buoy dan Pemutahiran status ancam[r]

43 Baca lebih lajut

Sistem Peringatan Dini Gangguan Komunika

Sistem Peringatan Dini Gangguan Komunika

Perbandingan yang nyata antara sebelum dengan sesudah sistem ini diimplementasikan terhitung sejak bulan Juli 2011 adalah total gangguan komunikasi dapat terukur secara kuantitas (jam dan kali). Sebelumnya untuk mengukur berapa jam gangguan komunikasi SCADA, pegawai harus menghitung secara manual terhitung sejak laporan dibuat serta jam normal dengan berkordinasi dengan vendor penyedia komunikasi. Kondisi gambar grafik di bawah ini menunjukkan total gangguan komunikasi SCADA di seluruh wilayah APD Semarang.

6 Baca lebih lajut

Sistem Pemantauan Ketinggian Air Melalui SMS Berbasis Mikrokontroler

Sistem Pemantauan Ketinggian Air Melalui SMS Berbasis Mikrokontroler

Ketinggian permukaan air pada bendungan/waduk buatan adalah salah satu parameter yang perlu diukur untuk mendeteksi banjir secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem peringatan dini banjir dengan menggunakan sensor ultrasonic yang diintergrasikan dengan mikrokontroler untuk mengukur ketinggian air. Modul GSM shield juga ditambahkan agar sistem dapat memberi informasi mengenai ketinggian air serta peringatan SIAGA I atau SIAGA II melalui pesan singkat. Sistem ini dilengkapi dengan buzzer yang berfungsi sebagai alarm tanda banjir ketika ketinggian air berada di posisi SIAGA I atai SIAGA II. Servo digunakan untuk memodelkan pintu air pada bendung Katulampa yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Prototipe yang dikembangkan dapat membaca ketinggian air dengan rata-rata kesalahan sebesar 1.21 cm. Waktu respon rata-rata sistem dalam mengirim informasi ketinggian air dan pesan peringatan masing-masing adalah sekitar 5.61 detik dan 5.65 detik.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan D

Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan D

media massa. Ini seiring dengan fungsi nyata media antara lain mengawasi kepentingan masyarakat dengan memberi peringatan tentang bahaya yang mengancam seperti bencana alam, wabah penyakit, perang, dan sebagainya. Menggunakan kajian kepustakaan serta analisis terhadap konten jurnalisme sains di beberapa media, tulisan singkat ini mencoba melihat bagaimana jurnalisme sains – sebuah genre jurnalisme yang menggunakan pendekatan sains, mengambil peran dalam mendukung sistem peringatan dini bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalisme dapat mengambil peran penting dalam mendukung sistem peringatan dini bencana di Indonesia dengan menerapkan metode jurnalisme sains. Peran yang paling nyata dengan menyajikan pelaporan ilmiah yang diramu dengan bahasa populer. Dengan begitu, pemberitaan tentang bencana tidak hanya menyajikan peristiwa, namun pelaporan ilmiah, sehingga khalayak dapat menjadikannya sebagai pedoman saat mengambil keputusan yang tepat menghadapi bencana.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kelompok 9 Gempa Bumi berbasis

Kelompok 9 Gempa Bumi berbasis

Tujuan dari pengembangan sistem peringatan dini yang terpusat ke masyarakat adalah untuk memberdayakan individu dan masayarakat yang terancam bahaya agar mampu bertindak dalam waktu yang cukup dan dengan cara – cara yang tepat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya korban. Suatu sistem peringatan dini yang lengkap dan efektif terdiri atas empat unsur yang saling terkait, mulai dari pengetahuan tentang bahaya dan kerentanan, hingga kesiapan dan kemampuan untuk menanggulangi. Pengalaman baik dari sistem peringatan dini juga memiliki hubungan antar-ikatan yang kuat dan saluran komunikasi yang efektif di antara semua unsur tersebut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

SISTIM PAKAR PADA SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI BANJIR

SISTIM PAKAR PADA SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI BANJIR

Sebenarnya pemerintah sudah mengirimkan informasi data mengenai perubahan ketinggian luapan air di kawasan Bogor tepatnya dari pintu air Bendung Katulampa, akan tetapi karena informasi yang disampaikan ke masyarakat terlambat diterima. Banyak hal yang mempengaruhinya seperti mulai dari waktu pengamatan ketinggian air yang harus dilakukan selama 24 jam, siang malam, hasil pemantauan di sampaikan oleh operator lewat Handphone (SMS), HT, Telepon, Fax, Internet dan Video Conference, yang akan diterima para pengguna fasilitas, secara berantai seperti : Crisis Center (Satkorlak PBP), Petugas Posko Bencana (Satlak, Satgas), Lurah, Satlinmas Kelurahan, Ketua RW/RT, dan Tokoh Masyarakat. (Lihat Gambar Sistem peringatan dini banir di propinsi DKI Jakarta.)
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Modul 3 Pengembangan Sistem Peringatan

Modul 3 Pengembangan Sistem Peringatan

Banda Aceh - Sistem peringatan dini (early warning system) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) tiba-tiba berbunyi. Bunyi ini jelas membuat warga Aceh kalang kabut. Ternyata, sistem peringatan dini ini berbunyi karena kesalahan teknis. "Ini bunyi karena ada kesalahan teknis, " kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Matai Banda Aceh, Syahnan, kepada wartawan, Senin (4\/6\/2007). Namun, Syahnan tidak menjelaskan apa kesalahan teknis tersebut. Menurut Syahnan, sebenarnya hanya satu sistem peringatan dini yang berbunyi, yaitu yang terletak di kawasan Kajhu, Aceh Besar. "Yang bunyi tidak semua, hanya satu saja di Kajhu, " ujar dia. Sistem peringatan dini di Kajhu ini tiba-tiba berbunyi sekitar pukul 11.00 WIB. Bunyi sirine ini membuat warga Aceh Besar kalang kabut. Mereka berhamburan menuju ke tempat tinggi. Kabar sirine sistem peringatan dini ini pun menjalar ke Kota Banda Aceh melalui telepon dan SMS. Kontan saja, warga di Kota Banda Aceh juga panik. Mereka berhamburan keluar rumah dan gedung untuk menyelamatkan diri. Lalu lintas kendaraan di Kota Banda Aceh lumpuh akibat kepanikan masyarakat ini.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

files4045Instrumen dan Metode Penilaian Resiko Krisis Kesehatan

files4045Instrumen dan Metode Penilaian Resiko Krisis Kesehatan

 Standard :Tersedianya sistem peringatan dini dan sistem surveilans yang memadai untuk krisis kesehatan akibat bencana  Indikator : Ketersediaan sistem peringatan... Langkah awal Me[r]

25 Baca lebih lajut

Kajian Umum Sistem Informasi Peringatan (1)

Kajian Umum Sistem Informasi Peringatan (1)

Indonesia merupakan negara maritim yang terletak pada tiga lempeng besar dunia dan jalur ring of fire sehingga berpotensi besar terhadap bencana tsunami. Keberadaan ini tidak menjadikan kawasan rawan bencana tsunami waspada dan mempersiapkan infrastruktur yang mampu memberikan pengetahuan, informasi, hingga peringatan pada penduduk setempat. Lambatnya peringatan dini terhadap bencana tsunami menyebabkan tidak sedikit nyawa penduduk melayang dan kerusakan infrastruktur dengan total kerugian mencapai milyaran rupiah. Beberapa kawasan mulai mengembangkan sistem peringatan dini dengan menggunakan jaringan komunikasi nirkabel seperti National Early Warning System (NEWS) di Aceh, Padang, dan Bali. Namun, tidak semua titik dipasang NEWS karena terkendala belum tersedianya jaringan telekomunikasi yang memadai termasuk di Pulau Serangan, Bali. Belum lama ini pemerintah berupaya menggelar jaringan komunikasi dalam program USO (Universal Service Obligation). USO adalah program penggelaran jaringan telekomunikasi yang bertujuan untuk mempercepat penetrasi teknologi informatika dan komunikasi (TIK) di pedesaan. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan sistem informasi peringatan dini bencana tsunami dengan pemanfaatan jaringan USO. Teknologi yang dapat digunakan adalah FWA dengan memanfaatkan jaringan existing dan BWA dengan teknologi WiMax. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem dengan pendekatan FAST (Framework for the Application of System Technology) berdasarkan hasil pengamatan langsung dan wawancara.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Flood Early Warning System Development at Garang River Semarang Using SMS and Web Based on Information Technology

Flood Early Warning System Development at Garang River Semarang Using SMS and Web Based on Information Technology

Dalam upaya mengurangi bencana banjir, aspek pengendalian banjir adalah sangat penting. Secara umum, pengendalian banjir dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu upaya struktur dan non struktur. Upaya struktur antara lain pembangunan waduk, floodway, perbaikan alur sungai, retardasi (waduk alam). Dalam upaya pengendalian banjir, selain melalui upaya struktur dengan membangun bangunan prasarana pengairan pengendali banjir, perlu juga dikembangkan upaya non struktur antara lain Flood Planning Zooning dan Flood Forecasting and Warning System (FFWS) atau Sistem Prediksi dan Peringatan Dini Banjir yang meliputi kegiatan prediksi (memperkirakan) besaran dan kapan akan terjadi banjir sekaligus pemberitahuan kepada masyarakat kemungkinan akan terjadinya. Kejadian banjir dapat diantisipasi dengan menggunakan sistem peringatan dini banjir .
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...