SMA Negeri 13 Medan

Top PDF SMA Negeri 13 Medan:

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan, diketahui bahwa SMA Negeri 13 Medan merupakan wadah Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dari Program Generasi Berencana. Wadah ini dijalankan sebagai salah satu ekstrakurikuler di SMA Negeri 13 Medan. Wadah ini sudah berjalan selama 4 tahun, dimulai dari tahun 2011 hingga sekarang. Terdapat 52 pelajar yang ikut berpartisipasi dalam wadah Pusat Informasi dan Konseling (PIK) tersebut, yang terdiri dari 5 siswa dan 47 siswi, tetapi hanya sekitar 30 orang anggota yang aktif dalam wadah ini. Selama 4 tahun terakhir ini, program yang sudah dijalankan hanya penyuluhan mengenai Generasi Berencana ke beberapa kelas di SMA Negeri 13 Medan dan di SMP Negeri 28 Medan, karena terhalang oleh waktu dan masalah perizinan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan 5 orang anggota wadah PIK, 2 di antaranya tidak mengetahui dengan pasti mengenai Program Generasi Berencana tersebut.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Jawab : Pada awalnya pihak kami mengundang pihak pihak seluruh sekolah di kota Medan dan mensosialisasikan menganai Program Generasi Berencana tersebut agar mereka berminat untuk bekerja sama, tetapi banyak pihak sekolah yang tidak peduli dan hanya SMA Negeri 13 Medan, SMA Harapan Mandiri dan SMA Al Wasyiah yang ingin bekerja sama untuk Program Generasi Berencana tersebut.

31 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X IPS DI SMA NEGERI 13 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X IPS DI SMA NEGERI 13 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

Berdasarkan hasil pengamatan dan informasi yang diperoleh peneliti dari guru mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 13 Medan, peneliti melihat bahwa prestasi belajar mata pelajaran ekonomi tergolong masih rendah. Masih banyak siswa yang memperoleh nilai kurang dan umumnya berada pada kategori cukup. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada bidang ekonomi belum terealisasi dengan baik. Idealnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi adalah baik dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan adalah 75. Berikut persentase ketuntasan nilai siswa kelas X IPS SMA Negeri 13 Medan :
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 13 MEDAN T.P 2014/2015.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 13 MEDAN T.P 2014/2015.

Fisika adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari fenomena dan gejala alam secara empiris, logis, sistematis, dan rasional yang melibatkan proses dan sikap ilmiah. Pelajaran fisika merupakan salah satu pelajaran yang cukup menarik karena langsung berkaitan dengan kejadian yang nyata dan juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kenyataannya, pelajaran fisika hingga saat ini masih dianggap sebagai pelajaran yang sulit dipahami, hal ini terbukti dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan di kelas X SMA Negeri 13 Medan pada tanggal 30 Januari 2015 dengan menyebarkan angket ke 40 responden, diperoleh bahwa 5% (2 orang siswa) mengatakan bahwa pelajaran fisika sangat mudah dipahami, 27,5% (11 orang siswa) mengatakan bahwa pelajaran fisika mudah dipahami, 62,5% (25 orang siswa) mengatakan bahwa pelajaran fisika sulit dipahami, 5% (2 orang siswa) mengatakan bahwa pelajaran fisika sangat sulit dipahami. Alasan siswa mengatakan demikian, karena pembelajaran selama ini hanya menuntut siswa menguasai materi dan menghafal rumus-rumus untuk memecahkan suatu masalah tanpa mengetahui konsep dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa sering merasa kurang tertarik dengan cara-cara mengajar guru yang cenderung menggunakan model pembelajaran konvensional dimana siswa hanya bisa menulis dan mencatat apa yang didengar dan dijelaskan oleh gurunya, tanpa pernah dilibatkan langsung dalam proses menemukan pengetahuan ataupun mengembangkan pengetahuan sesuai dengan kemampuannya sendiri.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

DIE ANWENDUNG DER ERZäHLUNGSTECHNIK ZUR STEIGERUNG DER SPRECHKOMPETENZ DER SCHüLER DER XI KLASSE IPA IN DER SMA NEGERI 13 MEDAN IM JAHRGANG 2013/2014.

DIE ANWENDUNG DER ERZäHLUNGSTECHNIK ZUR STEIGERUNG DER SPRECHKOMPETENZ DER SCHüLER DER XI KLASSE IPA IN DER SMA NEGERI 13 MEDAN IM JAHRGANG 2013/2014.

Ich bedanke mich bei Gott Jesus für die Liebe und Güte, der mir die Gesundheit gegeben hat, um die Untersuchung und diese Abschlussarbeit zu erledigen. Diese Abschlussarbeit mit dem Titel “ die Anwendung der Erzählungstechnik zur Steigerung der Sprechkompetenz der Schüler der Klasse XI IPA in der SMA Negeri 13 Medan im Jahrgang 2013/2014 ” wird geschrieben, um einen akademischen Titel an der Deutschabteilung der Staatlichen Universität Medan zu bekommen.

22 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Mengingat pentingnya peran serta pelajar dalam pelaksanaan program Generasi Berencana di Indonesia, maka dilakukan suatu penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif atau penelitian yang dilakukan dengan tujuan memberikan gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan yang objektif. Dalam penelitian ini instrumen atau alat pengumpul data yang digunankan dengan membagikan kuisioner di SMA Negeri 13 Medan.

7 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Puji dan Syukur kepada Allah SWT serta shalawat beriring salam bagi Rasulullah SAW atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga skripsi yang berjudul “Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015” dapat selesai.

17 Baca lebih lajut

Perancangan Sistem Informasi SMA Negeri 13 Medan Berbasis Web

Perancangan Sistem Informasi SMA Negeri 13 Medan Berbasis Web

Perancangan Sistem Informasi SMA Negeri 13 Medan Berbasis Web ini berisi data dan informasi mengenai SMA Negeri 13 Medan yang terdiri dari data guru, data siswa, nilai, mata pelajaran, absensi, berita – berita mengenai kegiatan sekolah dan mengenai perkembangan dunia pendidikan yang ada, serta jadwal pengajaran. Aplikasi ini dirancang oleh sistem operasi Windows XP yang didukung oleh software Web Server Apache, web scripting PHP dan MySQL sebagai Database server. Selain itu, aplikasi web ini juga didukung bahasa pemrograman web lainnya seperti HTML (Hypertext Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets) serta menggunakan Website editor Macromedia Dreamweaver 8 sebagai aplikasi perancangan layout.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Perancangan Portal SMA Negeri 13 Medan berbasis  WEB

Perancangan Portal SMA Negeri 13 Medan berbasis WEB

Dalam mempublikasikan suatu lembaga, instansi maupun perusahaan, informasi yang up to date sungguh sangat dibutuhkan. Karena dengan adanya informasi, perkembangan tetang lembanga tersebut dapat dijabarkan secara luas dan terperinci. Begitu juga dengan SMA Negeri 13 Medan yang merupakan salah satu instansi pemerintah yang ingin mempublikasikan tentang sekolahnya tersebut. Oleh karena itu, penulis mencoba suatu sistem on line yaitu web dinamis bagi SMA Negeri 13 untuk dapat mempublikasikan segala sesuatu tentang perkembangan sekolah yang up to date.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Termasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali recall sesuatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang diterima; 2 Memahami comprehension[r]

18 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Hasil penelitian menunjukan bahwa, sumber informasi yang didapat pelajar paling banyak diperoleh dari teman55,8%, pengetahuan pelajar dalam kategori sedang sebanyak 27 orang 51,9% dan da[r]

2 Baca lebih lajut

BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer - Perancangan Portal SMA Negeri 13 Medan berbasis WEB

BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer - Perancangan Portal SMA Negeri 13 Medan berbasis WEB

Dari bebagai pendapat diatas, maka dapat disimpulakn secara umum bahwa komputer merupakan suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input dengan menggunakan suatu [r]

17 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pelajar Terhadap Program Generasi Berencana di SMA Negeri 13 Medan Tahun 2015

Brutu, M.A. 2013. Tayangan Iklan Layananan Masyarakat dan Sikap Siswa Mengenai Program Generasi Berencana (Studi Korelasional Pengaruh Tayangan Iklan Layanan Masyarakat “Dua Anak Lebih Baik” di Televisi Terhadap Sikap Siswa Mengenai Program Generasi Berencana di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan). Universitas Sumatera Utara. [skripsi]

2 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEDOSFER DI KELAS XSMA NEGERI 13 MEDAN T A 2013-2014.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEDOSFER DI KELAS XSMA NEGERI 13 MEDAN T A 2013-2014.

Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah peneliti dan guru melakukan suatu perubahan dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe Discovery. Pemilihan metode pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam materi Pedosfer. Peneliti bersama guru bidang studi mendiskusikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran dalam metode pembelajaran Discovery. Selanjutnya, peneliti menyusun lembar soal uji validitas tes siswa. Kegiatan terakhir dalam tahap ini adalah melakukan uji validitas dan reliabilitas tes di Kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan T.A 2013/2014.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pelajar SMA Negeri dan Swasta Tentang HIV/AIDS Di Kota Medan tahun 2010

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pelajar SMA Negeri dan Swasta Tentang HIV/AIDS Di Kota Medan tahun 2010

Ada beberapa penyebab yang memasukkan remaja dalam kelompok risiko tinggi .Salah satu penyebabnya adalah usia mereka masih berada dalam masa transisi, namun belum dapat disebut orang dewasa yang ditandai dengan adanya beberapa perubahan dalam diri mereka, antara lain perubahan fisik, emosi, pola pikir, sosial, dan biologis/seksual. Dini Usia inisiasi seksual. Menurut CDC Young Risiko Behavioral Survey (YRBS), banyak orang muda mulai melakukan hubungan seksual di usia dini: 47% dari siswa SMA telah melakukan hubungan seksual, dan 7,4% dari mereka melaporkan hubungan seksual pertama sebelum usia 13. PMP Menurut sebuah studi CDC dari 5.589 MSM, 55% laki-laki muda (umur 15-22) tidak membiarkan orang lain tahu mereka tertarik secara seksual pada laki-laki.(CDC 2004)
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Gambaran Perilaku Konsumsi Air Minum Pada Siswa/siswi SMA Negeri 3 MedanTahun 2014

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Gambaran Perilaku Konsumsi Air Minum Pada Siswa/siswi SMA Negeri 3 MedanTahun 2014

Ditinjau dari lokasi penelitian yaitu sekolah SMA Negeri 3 Medan yang terletak di daerah perkotaan dan banyak sekali tempat penjualan minuman di sekitar sekolah sehingga memungkinkan dan memberikan kesempatan besar untuk membeli produk - produk minuman yang bisa dikonsumsi. Dari survei awal di SMA Negeri 3 Medan Sumatera Utara, dengan sampel awal berjumlah 13 orang siswa, dapat digambarkan kebiasaan konsumsi air minum mereka sebagai berikut, diantaranya 5 orang yang selalu mengkonsumsi air minum yang berasal dari minuman berasa dan air putih (plain water) 8 gelas setiap harinya, dan 8 orang yang mengatakan asupan air minumnya nya hanya 5-6 gelas per hari.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KESIAPAN GURU GEOGRAFI DALAM PENERAPAN STANDAR PROSES DAN STANDAR PENILAIAN SESUAI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 3 MEDAN.

KESIAPAN GURU GEOGRAFI DALAM PENERAPAN STANDAR PROSES DAN STANDAR PENILAIAN SESUAI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 3 MEDAN.

13. Untuk keluarga keduaku Muja’s : Nadia Wardani (pesek), Rachmi Julyani Tbn (meong), Ratna Dewi (gowo), Afriana lestari Nst (neneng), Risna Hsb (boris), serta Muja’s Junior : Adi nda Oktary Hsb, Rini Puspita, Evy yang selalu memberikan doa, semangat, kasih sayang, dan pendampingan, serta

23 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Kemampuan Siswa dalam Membuat Teks Deskripsi Berdasarkan Media Gambar.

DAFTAR PUSTAKA Kemampuan Siswa dalam Membuat Teks Deskripsi Berdasarkan Media Gambar.

Agustina, Arlita. 2015 . “ Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas IIIB MI Almaarif 03 Langlang Singosari”. Jurnal Ilmiah, Vol 1, No. 2, halaman 6-20. Malang: Universitas Negeri malang.

4 Baca lebih lajut

ANALYSIS OF STUDENTS’ MISCONCEPTION ON THE TOPIC OF HUMAN EXCRETORY SYSTEM IN GRADE XI SMA NEGERI DISTRICT MEDAN KOTA.

ANALYSIS OF STUDENTS’ MISCONCEPTION ON THE TOPIC OF HUMAN EXCRETORY SYSTEM IN GRADE XI SMA NEGERI DISTRICT MEDAN KOTA.

in Din-Yan 1998). According Din-Yan (1998) students in Hong Kong show misconception in the concept of excretion. In his research, showed that most students did not view exhalation as an excretory process. One possible reason is that many students were not able to relate the removal of carbon dioxide during exhalation to an excretory role, as exhalation was learned in the context of ventilation and not linked with excretion. These students wrongly considered the undigested waste as an excretory product. The idea of metabolic waste is a difficult and abstract concept for the average student and is not well understood even after formal instruction. A smaller but significant proportion of the students considered wrongly that the release of saliva was an excretory process. This indicates that some students tend to consider that secretions made by the body usually contains some unwanted materials, which does not hold true for saliva. This reflects some confusion about the nature and roles of secretion and excretion in biological processes. It is interesting to note that this conceptual problem was shown by students of all ranks to a similar extent, which means that even some of the high ability students had difficulties in distinguishing the two processes. From the observation with biology teachers in SMA Negeri at District Medan Kota, indicates the biological misconceptions in students. The teachers say that students grade XI are often not clear in outlining the concept and give examples. Also from observation, students show misconception about human excretory system. Students do wrong in apply the meaning of excretion, in other words, student do wrong in distinguish which can classified into the excretion process. For example, students view CO 2 just as the result of respiration, not related with the excretion
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

"Shopping” (Studi Etnografi Gaya Hidup Berbelanja Fashion pada Mahasiswa)

"Shopping” (Studi Etnografi Gaya Hidup Berbelanja Fashion pada Mahasiswa)

untuk membeli. Dengan pemberian diskon atau potongan harga yang bisa menarik perhatian atau menggugah konsumen, serta membuat bangunan-bangunan yang mewah, sehingga membuat masyarakat banyak meninggalkan pasar tradisional, dengan demikian bagaimana dengan pasar tradisional yang merupakan pasar yang sangat potensial untuk masyarakat luas. Tetapi kalau dilihat di kota Medan pasar tradisional semakin terancam dengan pasar modern atau mall sampai-sampai pasar tradisional banyak yang tidak terawat, seperti pasar Sambu, pasar Sukaramai dan pasar Petisah, dan lain-lain. Pasar modern atau mall di Kota Medan terdiri dari 12 • Grand Palladium
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...