SMA Negeri 2 Bondowoso

Top PDF SMA Negeri 2 Bondowoso:

THE EFFECT OF COLLABORATIVE STRATEGIC READING (CSR)ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSIO ACHIEVEMENT AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO

THE EFFECT OF COLLABORATIVE STRATEGIC READING (CSR)ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSIO ACHIEVEMENT AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO

Praise be to Allah SWT the almighty for the blessing and guidance, so that I am able to finish the thesis entitled “ The Effect of Collaborative Strategic Reading (CSR) on The Eleventh Grade Students‟ Reading Comprehension Achievement at SMA Negeri 2 Bondowoso in The 2012/2013 Academic Ye ar”.

16 Baca lebih lajut

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

This Classroom Action Research was intended to improve the eleventh grade students conditional sentence mastery through jigsaw at SMA Negeri 2 Bondowoso in the 2011/2012 academic year. The research subjects were the students of class XI IPA 1 that were determined purposively by consulting to the eleventh grade English teacher. Based on the information from the teacher, this class had the lowest mean score of the English lesson among the other existing classes. However, the structure diagnostic test was given to the research subjects to know their ability of structure, especially conditional sentence type 2 and type 3. The result showed that the mean score of the students diagnostic test was only 69.2 (fair category).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

This Classroom Action Research was intended to improve the eleventh grade students conditional sentence mastery through jigsaw at SMA Negeri 2 Bondowoso in the 2011/2012 academic year. The research subjects were the students of class XI IPA 1 that were determined purposively by consulting to the eleventh grade English teacher. Based on the information from the teacher, this class had the lowest mean score of the English lesson among the other existing classes. However, the structure diagnostic test was given to the research subjects to know their ability of structure, especially conditional sentence type 2 and type 3. The result showed that the mean score of the students diagnostic test was only 69.2 (fair category).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

IMPROVING THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ CONDITIONAL SENTENCE MASTERY THROUGH JIGSAW AT SMA NEGERI 2 BONDOWOSO IN THE 2011/2012 ACADEMIC YEAR

This Classroom Action Research was intended to improve the eleventh grade students conditional sentence mastery through jigsaw at SMA Negeri 2 Bondowoso in the 2011/2012 academic year. The research subjects were the students of class XI IPA 1 that were determined purposively by consulting to the eleventh grade English teacher. Based on the information from the teacher, this class had the lowest mean score of the English lesson among the other existing classes. However, the structure diagnostic test was given to the research subjects to know their ability of structure, especially conditional sentence type 2 and type 3. The result showed that the mean score of the students diagnostic test was only 69.2 (fair category).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswi SMA Negeri 2 Lubukpakam terhadap Kanker Serviks

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswi SMA Negeri 2 Lubukpakam terhadap Kanker Serviks

Bersama ini saya mohon kesediaan kepada siswi SMA Negeri 2 Lubukpakam untuk ikut serta dalam penelitian ini. Jika siswi bersedia maka saya akan memberikan kuesioner yang akan di jawab selama 20 menit untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kanker serviks. Lalu setelah siswi menjawab kuesioner tersebut, saya akan memberikan imbalan berupa pulpen unik. Hasil jawaban siswi selama pengisian kuesioner akan tetap dirahasiakan. Partisipasi siswi bersifat bebas dan tanpa ada paksaan. Siswi berhak untuk menolak berpartisipasi tanpa dikenakan sanksi apapun. Untuk penelitian ini, mahasiswi tidak dikenakan biaya apapun.Siswi juga dapat menghubungi saya (082360507884).
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Supervisi Klinis Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Mengelola Pembelajaran di SD Kanisius Temanggung

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Supervisi Klinis Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Mengelola Pembelajaran di SD Kanisius Temanggung

Menurut Mangkunegara (2006:67) “Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Kinerja guru akan baik jika guru memiliki kompetensi dasar yakni:(1)Menguasai landasan kependidikan, (2) Menguasai bahan pelajaran, (3)Menyusun program pengajaran, (4)Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar, (5)Kemampuan mengelola kelas, (6)Kemampuan interaksi belajar mengajar, (7)Menilai hasil belajar siswa, (8)Kemampuan mengenal dan menterjemahkan kurikulum, (9)Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan, (10)Memahami prinsip- prinsip dan hasil pengajaran.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENGGUNAAN CAIRAN PEMBERSIH ORGAN KEWANITAAN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 SLEMAN

HUBUNGAN PENGGUNAAN CAIRAN PEMBERSIH ORGAN KEWANITAAN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 SLEMAN

Masalah kesehatan reproduksi yang banyak dialami oleh remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah sekresi yang terjadi berlebihan pada vagina, keputihan dibagi menjadi 2 macam, yakni keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan yang tidak tertangani dengan baik akan dapat berakibat terjadinya infertilitas, kanker serviks hingga kematian. Salah satu penyebab timbulnya keputihan adalah penggunaan cairan pembersih organ kewanitaan secara berlebihan, sehingga dapat mengganggu flora normal vagina. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah, diketahuinya hubungan penggunaan cairan pembersih organ kewanitaan dengan kejadian keputihan pada remaja.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS X DI SMA NEGERI 2 CIMAHI.

MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS X DI SMA NEGERI 2 CIMAHI.

Sehubungan dengan perubahan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 kurangnya pemahaman guru dalam pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 terjadi di lokasi penelitian, dalam kurikulum 2013 tentu adanya model pembelajaran baru yang lebih kreatif seperti model pembelajaran project based leraning,di SMA Negeri 2 Cimahi telah diberlakukan Kurikulum 2013 dengan kebijakan Kepala Sekolah. Seperti pada pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) khususnya seni tari yang bertujuan siswa lebih aktif dan kreatif maka guru di SMA 2 Cimahi menggunakan model project based learning dengan harapan tujuan dari pembelajaran tari siswa dapat lebih aktif dan kreativ. Pemilihan model pembelajaran Project Based Learningoleh guru karena dapat mengembangkan kreativitas yang dimiliki oleh anak hal ini disesuaikan dengan tahapan pembelajaran yang ada pada model Project Based Learning. Selain itu, dalam tahap pembelajaran model Project Based Learningsiswa dapat mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, dan model Project Based Learningmenuntut kreativitas siswa.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SMA DI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SMA DI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

“pada aspek kelengkapan sumber tentang dukungan manajemen yang ada di SMA kami seperti penentuan jenis kurikulum yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran ditepkan langusung oleh Dinas Pendidikan, sehingga kita mulai menggunakan K13 ini sudah diterapkan di kelas X dan kelas XI, dengan penyusunan pembelajaran disesuaikan dengan keperluan peserta didik sertakurikulum itu sendiri, dengan ciri khusus kurikulum yang digunakan adalah KTSP, sosialisasi K13 ini ditujukan kepada seluruh para dewan guru, dengan cara sosialisasi yang digunakan dengan menggunakan work shoop kepada para guru yang diadakan oleh dinas pendidikan, sehingga pelaksanaan k13 ini sudah 3 tahun berjalan. Kemudian pada penguasaan pengelolaan pembelajaran, untuk sementara baru beberapa mata pelajaran yang diajarkan menggunakan k13 salah satunya juga PAI, iya disesuaikan dengan perencanaan pembelajaran PAI dengan ketentuan k13, denngan strategi yang sangat baik oleh guru dalam pembelajaran karena para guru yang menggunakan k13 sudah memiliki persiapan yang matang dalam pelaksanaan k13 tersebut. Serta aspek kemampuan melaksanakan penilaian, disesuaikan dengan tujuan pendidikan tersebut, dengan pelaksanaan penilaian pembelajaran juga disesuaikan dengan ketentuan k13 itu sendiri, dengan penilaian yang subjektif dan adil kepada para peserta didik”. (hasil wawancara dengan Marta Malmambessy, Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Salahutu, Tanggal 22 Oktober 2017).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

IKLIM KELAS PEMBELAJARAN EKONOMI  DENGAN KURIKULUM 2013 PADA SEKOLAH SMA NEGERI 2 PEMALANG KELAS X   Iklim Kelas Pembelajaran Ekonomi Dengan Kurikulum 2013 Pada Sekolah SMA Negeri 2 Pemalang Kelas X Tahun Ajaran 2013/2014 (Studi Etnografi Di SMA Negeri 2

IKLIM KELAS PEMBELAJARAN EKONOMI DENGAN KURIKULUM 2013 PADA SEKOLAH SMA NEGERI 2 PEMALANG KELAS X Iklim Kelas Pembelajaran Ekonomi Dengan Kurikulum 2013 Pada Sekolah SMA Negeri 2 Pemalang Kelas X Tahun Ajaran 2013/2014 (Studi Etnografi Di SMA Negeri 2

2. Dra. Titik Asmawati, M.Si. Selaku Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah berkenan membantu baik dalam pembelajaran maupun demi tersusunnya skripsi ini.

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI FAST FOOD, KEBIASAAN OLAHRAGA, FAKTOR GENETIK DAN DURASI TIDUR DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA REMAJA (Studi di SMA Negeri 2 Kabupaten Bondowoso)

HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI FAST FOOD, KEBIASAAN OLAHRAGA, FAKTOR GENETIK DAN DURASI TIDUR DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA REMAJA (Studi di SMA Negeri 2 Kabupaten Bondowoso)

Mekanisme dasar terjadinya gizi lebih adalah masukan energi yang melebihi pemakaian energi. Akibat kelebihan energi tersebut akan disimpan dalam jaringan lemak, yang lama kelamaan akan mengakibatkan gizi lebih (Waspadji, 2003). Hal ini didukung oleh Purwati et al. (2007) beberapa pola makan yang kurang tepat dapat menimbulkan kegemukan, seperti makan berlebihan, makan terburu-buru, menghindari makan pagi, waktu makan tidak teratur, salah memilih dan mengolah makanan, kebiasaan mengemil makanan ringan, asupan makan berlebih. Depkes (2013) menyatakan salah satu penyebab terjadinya obesitas adalah pola makan yang kurang tepat seperti makan terburu- buru, menghindari makan pagi (tidak makan pagi, waktu makan tidak teratur, salah memilih makanan jajanan, menyenangi makanan fast food dan junk food), kebiasaan mengemil makanan , minuman ringan, kurang konsumsi sayur dan buah, serta bersikap konsumtif Selain itu penyebab gizi lebih menurut WHO (2004) adalah peningkatan asupan makanan padat energi yang tinggi lemak dan gula tetapi rendah vitamin, mineral dan lain sehat mikronutrien. Frekuensi konsumsi fast food di kalangan remaja perlu mendapat perhatian orang tua. Banyak fast food yang mengandung tinggi kalori sehingga konsumsi yang berlebihan akan menimbulkan masalah kegemukan, namun konsumsi seminggu 1- 2 kali mungkin masih dapat dianggap wajar (Khomsan, 2006).
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

SISTEM PENGELOLAAN LABORATORIUM FISIKA UNTUK MEWUJUDKAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM YANG EFISIEN

SISTEM PENGELOLAAN LABORATORIUM FISIKA UNTUK MEWUJUDKAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM YANG EFISIEN

Berdasarkan hasil uji coba penggunaan laboratorium yang dikemukakan pada Tabel 2, dapat dikemukakan bahwa pelaksanaan praktikum sesuai jadwal pelajaran tidak mengganggu mata pelajaran lain, karena dari jadwal yang disediakan pada mata pelajaran fisika yang pembelajarannya menggunakan metode praktikum di laboratorium hanya berlebih 3,7 menit. Selain itu waktu perpindahan dari kelas ke laboratorium atau sebaliknya rata-rata hanya memerlukan waktu 3,3 menit.

11 Baca lebih lajut

JURNAL RIZQI AYU AGHNI O KENYAMANAN TERM

JURNAL RIZQI AYU AGHNI O KENYAMANAN TERM

The results in this study as follows Predicated Mean Vote value in each classroom in SMA North Banjarmasin ranged from 0.5 to 2.57 and the value of Predicted Percentage of Discomfort in every high school classroom in North Banjarmasin ranged from 6% to 95%. Under this method, it can be concluded that the thermal sensation is felt the classroom (students) are neutral (comfortable), a little warm, warm and hot. Based on the frequency distribution of a trend towards neutral or comfortable conditions occur during school hours to 1, the tendency of the frequency occurs slightly warm conditions occur during school hours to 1, the tendency of the frequency occurs warmer conditions occur during school hours to 7 and tendencies occur frequency heat conditions occur during school hours to 8.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BULETIN DALAM BENTUK BUKU SAKU BERBASIS HIRARKI KONSEP UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA KELAS XI MATERI HIDROLISIS GARAM | Purbo Retno | Jurnal Pendidikan Kimia 5711 12255 1 PB

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BULETIN DALAM BENTUK BUKU SAKU BERBASIS HIRARKI KONSEP UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA KELAS XI MATERI HIDROLISIS GARAM | Purbo Retno | Jurnal Pendidikan Kimia 5711 12255 1 PB

angket kelayakan dari peserta didik; dan nilai hasil pretest dan postest. Prosedur dari penelitian ini meliputi: (1) tahap penelitian dan pengumpulan informasi; (2) tahap perencanaan; (3) tahap pengembangan produk awal; (4) uji coba lapangan awal dan revisi produk utama; (5) uji coba lapangan utama dan revisi produk operasional; dan (6) uji lapangan operasional dan revisi produk akhir. Secara garis besar prosedur pada penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang tahap-tahapnya disederhanakan menjadi tiga tahapan meliputi: (1) tahap studi pendahuluan; (2) tahap pengembangan; dan (3) tahap validasi model [13]. Penelitian lain yang mengadaptasi model pengembangan Borg and Gall memiliki tahap-tahap penelitian meliputi: (1) analisis potensi dan masalah; (2) perencanaan; (3) pengembangan draft produk; (4) tahap validasi dan revisi; (5) uji coba skala kecil dan revisi; (6) uji coba skala menengah dan revisi; dan (7) uji coba skala besar dan revisi [14].
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Implementasi Kebijakan Program Adiwiyata Nasional di SMA Negeri 1 Silahisabungan dan SMA Negeri 2 Sidikalang Kabupaten Dairi

Implementasi Kebijakan Program Adiwiyata Nasional di SMA Negeri 1 Silahisabungan dan SMA Negeri 2 Sidikalang Kabupaten Dairi

Decline in the quality and quantity of school environment can be caused by school management that are not environmentally sound. Facilities and infrastructure are planned to ignore the principle of preservation of the environment, for example the development of open green space school that massively reducing the area of water catchment areas. Negative environmental hygiene behavior such as various forms of fouling / littering, vandalism against the environment objects with culture "environmentally conscious". The Government of Republic Indonesia launched the National Adiwiyata School Program as part of the strategy of Environmental Education. Dairi Regency Government put improving the quality of human resources through education that is environmentally sustainable through the National Adiwiyata school achievement. This study aims to answer Dairi program for the integration of ecological education achieve quality development of human resources through the implementation of environmental policy, the implementation of environment- based curriculum, activity-based participatory environment and management of environmentally friendly means of support. With descriptive research methodology was conducted on two high schools located in Dairi, namely State Senior High School (SMANegeri) 1 Silahisabungan and State Senior High School (SMANegeri) 2 Sidikalang. Interpretation or inference to the achievement of the quality of school Adiwiyata made from data that has been obtained in order to look for factors that affect the quality of school achievement in the National Adiwiyata at State Senior High School (SMANegeri) 1 Silahisabungan and State Senior High School (SMANegeri) 2 Sidikalang. From the analysis we concluded that implementation of the policy of the school to build a culture of the environment still requires dissemination, curriculum-based diverse environments for teachers' qualifications are not evenly distributed and the low capacity of schools in identifying environmental issues, perceptions of students, teachers and school administrators in the management of the environment is still not a maximum one it is just limited to the passive participant and has not obtained adequate room in environmental management activities. The condition of school facilities and infrastructure that supports the movement of caring and environmentally conscious efforts have not shown optimal and still require substantial effort to make it happen. The results of this study will further be useful as initial data inventory for educational planning programme in the area of human resource development with environmental sensitivity.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA.

2. Bagi guru yang ingin menerapkan pengembangan perangkat pembelajaran RPP dan LKS berbasis masalah dalam lingkup yang kecil maupun besar seyogianya terlebih dahulu melakukan analisis dan observasi kepada siswa dengan menggunakan lembar kerja siswa misalnya sehingga siswa mampu terlihat lebih aktif dan bisa bekerja sama di dalam tim dan terbentuk proses pembentukan kognitif yang merangsang siswa tersebut lebih memahami materi fisika yang diajarkan oleh guru.

37 Baca lebih lajut

ppl2_4301409014_R112_1349831531. 123.42KB 2013-07-11 22:15:23

ppl2_4301409014_R112_1349831531. 123.42KB 2013-07-11 22:15:23

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan di kampus. Berdasarkan UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan berdasarkan Surat Keputusan Penyelenggara Pendidikan di UNNES menjelaskan bahwa PPL adalah kegiatan intra kurikuler yang wajib diikuti oleh mahasiswa program pendidikan. PPL mempunyai sasaran agar mahasiswa praktikan memiliki seperangkat pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Selama PPL mahasiswa praktikan dibimbing dan dilatih untuk melakukan proses pembelajaran dari menyiapkan rencana pembelajaran maupun menganalisis hasil pembelajaran.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri 2 Rantau Selatan

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri 2 Rantau Selatan

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan rahmat dan karunia-nya penulis berhasil menyelesaikan tugas akhir ini yang berjudul ”Sistem Informasi Akedemik Pada SMA Negeri 2 Rantau Selatan Dengan Menggunakan Visual Basic 6.0 “ tepat pada waktu yang telah ditetapkan. Tak lupa shalawat beriring salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW dan para sahabatNya yang telah membawa kita dari kegelapan kealam terang benderang yang penuh ilmu pengetahuan.

80 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS MULTIKULTURALISME DI SMA NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN T.A 2014-2015.

PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS MULTIKULTURALISME DI SMA NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN T.A 2014-2015.

selalu mengingatkan dan memotivasi penulis untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah dan secepatnya menyelesaikan skripsi. Serta kepada Riady Saputra Am.d yang telah sabar dan selalu memberi semangat untuk menyelesaikan studi di Universitas Negeri Medan. Untuk kakek Boman, nenek Jinah, Bu Sri, Bu Yuli dan sepupu tersayang Dita Yustika S.E yang telah sabar mengasuh dan menemani penulis selama menjalani pendidikan di Universitas Negeri Medan yang jauh dari kedua orangtua.

17 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri 2 Rantau Utara

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri 2 Rantau Utara

SMA Negeri 2 Rantau Selatan yang berlokasi di Jl. Kancil No. 3 merupakan salah satu sekolah negeri yang berada di kabupaten Rantau Selatan. Sekolah ini didirikan pada Tahun 1978. Pendirian sekolah ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Siswa juga dibekali dengan ilmu agama yang nantinya akan menjadi pedoman dalam hidup.

80 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...