SMK N 2 Depok

Top PDF SMK N 2 Depok:

The effectiveness of discussion technique in the student`s mastery of speaking among third year stundents of SMK N 2 Depok.

The effectiveness of discussion technique in the student`s mastery of speaking among third year stundents of SMK N 2 Depok.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti apakah pengunaan discussion technique efektif dalam meningkatakn kemampuan berbicara siswa. Studi ini dikategorikan sebagai penelitian quasi-experimental. Jumblah total populasi dari peserta penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimental dan kelompok control. Kelompok eksperimental adalah siswa kelas XII KA (kimia analisis) dan kelompok kontrol adalah siswa kelas XII TPA (teknik permesinan A) dari SMK N 2 Depok Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan tes yang sama untuk kedua kelomplok tersebut dan dalam bentuk nilai pre-test dan post-test. Pre- test dilakukan sebelum pengaplikasian teknik dan pos-test dilakukan setelahnya pengaplikasian teknik. Discussion technique hanya diaplikasikan ada kelompok eksperimental. Data nilai pre-test dan post-test kedua kelompok dianalisa menggunakan statisik inferensial. Guna menguji hipotesis, peneliti menggunakan t-test.
Baca lebih lanjut

199 Baca lebih lajut

KESIAPAN GURU PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK N 2 DEPOK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013.

KESIAPAN GURU PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK N 2 DEPOK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Tugas Akhir Skripsi ini dapat terselesaikan. Skripsi yang berjudul ” Kesiapan Guru Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK N 2 Depok dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013 ” dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Penulis menyadari bahwa keberhasilan menyelesaikan tugas akhir skripsi itu tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

157 Baca lebih lajut

KESIAPAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SELAKU PROGRM KEAHLIAN BARU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI PERANGKAT PEMBELAJARAN DAN SARANA PRASARANA DI SMK N 2 DEPOK.

KESIAPAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SELAKU PROGRM KEAHLIAN BARU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI PERANGKAT PEMBELAJARAN DAN SARANA PRASARANA DI SMK N 2 DEPOK.

Pengertian - pengertian di atas meperlihatkan bahwa kata implementasi bermuara pada aktivitas, adanya aksi, tindakan, atau mekanisme suatu sistem. Ungkapan mekanisme mengandung arti bahwa implementasi bukan sekedar aktivitas, tetapi suatu kegiatan yang terencana dan dilakukan secara sungguh - sungguh berdasarkan acuan norma tertentu untuk mencapai tujuan kegiatan. Hakikatnya memahami apa yang harusnya terjdi sesudah suatu program dinyatakan berlaku atau dirumuskan. Pemahaman tersebut mencakup usaha – usaha untuk mengadministrasikanya dan menimbulkan dampak nyata pada lembaga khususnya dalam hal ini SMK N 2 Depok. Oleh karena itu dalam konteks ini, implementasi tidak berdiri sendiri tetapi dipengaruhi oleh obyek berikutnya yaitu kurikulum.
Baca lebih lanjut

168 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MANAJEMEN BURSA KERJA KHUSUS DALAM MEMBANTU MENYALURKAN LULUSAN KE INDUSTRI DI SMK N 2 DEPOK.

EFEKTIVITAS MANAJEMEN BURSA KERJA KHUSUS DALAM MEMBANTU MENYALURKAN LULUSAN KE INDUSTRI DI SMK N 2 DEPOK.

Sedangkan dalam lingkup eksternal BKK mendapatkan dukungan yang cukup baik (76,39%) dalam menjalankan tugas dan kerjanya. Dari pihak guru-guru maupun karyawan sekolah selain pengurus BKK juga aktif membantu kerja BKK dalam menyampaikan informasi ketenagakerjaan kepada siswa-siswi. Dari pihak alumni yang berada di dunia industri juga mendukung kerja dari BKK dengan membantu menyampaikan informasi ketenagakerjaan terbaru kepada pihak BKK. Industri terkait juga aktif menyampaiakn informasi lowongan pekerjaan sehingga pihak BKK hampir tidak pernah kesulitan dalam menyalurkan lulusannya ke dunia industri. Hal ini juga dilengkapi dengan kualifikasi kerja yang dibutuhkan beserta penempatan kerjanya. Selain itu pihak industri juga telah mengakui kualitas lulusan SMK N 2 Depok Sleman sehingga tidak ada keraguan dari pihak industri dalam mencari tenaga kerja dari lingkungan SMK N 2 Depok Sleman. Dari dinas terkait seperti Depnakertrans/ dinsosnakertrans juga mendukung kerja dari BKK dengan memberikan bimbingan dan mengevaluasi jalanya penyaluran tenaga kerja di SMK N 2 Depok Sleman.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN MESIN & KONVERSI ENERGI DI SMK N 2 DEPOK.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN MESIN & KONVERSI ENERGI DI SMK N 2 DEPOK.

menurun. Pada penelitian tentang peningkatan kompetensi prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi dengan model mind mapping berbasi multimedia yang dilakukan oleh Pratama Aji Susilo (2014) terjadi peningkatan pada aspek afektif sebesar 86,10%, peningkatan pada aspek psikomotorik sebesar 31,92%, dan peningkatan pada aspek kognitif sebesar 69,78%. Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar apabila proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran. Pada kelas X program keahlian Teknik Mesin SMK N 2 Depok, dalam mata pelajaran KMKE Kompetensi Dasar (KD) 3.7 tentang menjelaskan cara kerja turbin air sudah ada media pembelajaran berupa aplikasi berbasis android tetapi belum pernah diterapkan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dengan diterapkannya media pembelajaran tentang turbin air yang berupa aplikasi android pada mata pelajaran KMKE, diharapkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa terhadap pelajaran KMKE sehingga siswa dapat menguasai kompetensi- kompetensi yang diperlukan sebagai siswa SMK dan dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK N 2 Depok.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK MESIN DENGAN BENDA NYATA DI SMK N 2 DEPOK.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK MESIN DENGAN BENDA NYATA DI SMK N 2 DEPOK.

Cara lain yang digunakan untuk membedakan tingkat efektivitas pembelajaran Gambar Mesin dengan benda nyata yaitu membandingkan persentase siswa yang lulus KKM. KKM telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak sekolah dalam hal ini yaitu SMK N 2 Depok yaitu 76. Persentase siswa yang lulus KKM kelas eksperimen kemudian dibandingkan dengan persentase siswa yang lulus KKM untuk kelas kontrol. Hasil dari perbandingan persentase kelulusan KKM untuk kelas eksperimen 67,57% sedangkan kelas kontrol 32,43%. Jika dilihat dari persentase kelulusan tentu sangatlah berbeda tingkat efektivitasnya.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL ACTIVITY BASED COSTING DALAM PERHITUNGAN BIAYA SATUAN PENDIDIKAN DI SMK N 2 DEPOK TAHUN AJARAN 2014/2015.

IMPLEMENTASI MODEL ACTIVITY BASED COSTING DALAM PERHITUNGAN BIAYA SATUAN PENDIDIKAN DI SMK N 2 DEPOK TAHUN AJARAN 2014/2015.

Wawancara adalah alat pengumpul informasi dengan cara mengajukan sejumlah pertanyaan secara lisan untuk dijawab secara lisan pula. Ciri utama dari wawancara adalah kontak langsung dengan tatap muka antara pencari informasi (interviewer) dengan sumber informasi (interviewee) (Margono, 2009: 165). Jenis wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara tidak terstruktur. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kebebasan pada subjek penelitian dalam menjawab pertanyaan. Tujuan utama dari wawancara ini adalah untuk mendapatkan data mengenai aktivitas-aktivitas apa saja yang ada di SMK N 2 Depok.
Baca lebih lanjut

176 Baca lebih lajut

Analisis Kelayakan Ruang Laboratorium Komputer Bangunan di Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK N 2 Depok, Yogyakarta.

Analisis Kelayakan Ruang Laboratorium Komputer Bangunan di Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK N 2 Depok, Yogyakarta.

Populasi merupakan keseluruhan obyek penelitian atau sumber data dari penelitian. Menurut Sugiyono (2012:117), populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah ruang laboratorium komputer bangunan di SMK N 2 Depok, Yogyakarta dengan sumber data adalah siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 2 Depok sebagai pengguna ruang ( participants ) yang dinilai dapat merasakan langsung keadaaan ruang laboratorium, serta guru yang mengajar di Laboratorium Komputer Bangunan
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

PENGARUH BUKU ELEKTRONIK DENGAN KREATIVITAS DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO DAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DALAM BELAJAR DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

PENGARUH BUKU ELEKTRONIK DENGAN KREATIVITAS DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO DAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DALAM BELAJAR DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

Puji syukur penulis haturkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya, Tugas Akhir Skripsi dalam rangka untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana Pe ndidikan dengan judul “ Hubungan Pemanfaatan Buku Elektronik dengan Kreativitas dan Keaktifan Siswa dalam Belajar di Kelas XI Program Keahlian Teknik Audio Video dan Teknik Komputer Jaringan SMK N 2 Depok Sleman” dapat disusun sesuai dengan harapan. Tugas Akhir Skripsi ini dapat diselesaikan tidak lepas dari bantuan dan kerjasama dengan pihak lain. Berkenaan dengan hal tersebut, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN INVENTORI KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK N 2 DEPOK.

PENGEMBANGAN INVENTORI KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK N 2 DEPOK.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan inventori kematangan karir peserta didik SMK Jurusan TKJ ini menggunakan langkah-langkah dasar pengembangan dan penyusun skala psikologis Saifuddin Azwar yang terdiri dari 9 langkah : identifikasi tujuan ukur, operasionalisasi konsep, penskalaan dan pemilihan format stimulus, penulisan item, uji coba, analisis item, kompilasi I seleksi item, pengujian validitas dan reliabilitas, kompilasi II format final. Subjek yang digunakan adalah ahli yang berkompeten dalam bidang tersebut (expert judgement) dan peserta didik SMK N 2 Depok, dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah inventori kematangan karir jurusan teknik komputer jaringan yang telah disusun peneliti dan lembar penilaian inventori kematangan karir jurusan komputer jaringan untuk ahli dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan untuk validitas isi menggunakan penilaian profesional (expert judgment), untuk menghitung koefisian reliabilitas menggunakan Alfa Cronbach. Sedangkan data kualitatif hasil penilaian ahli dan 30 peserta didik berupa saran, kritik, dan tanggapan deskripsi sesuai dengan data yang ada.
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LAS DASAR PADA SISWA KELAS X SMK N 2 DEPOK MENGGUNAKAN MODUL MENGELAS DENGAN SMAW.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LAS DASAR PADA SISWA KELAS X SMK N 2 DEPOK MENGGUNAKAN MODUL MENGELAS DENGAN SMAW.

Berdasarkan identifikasi masalah yang cukup bervariasi tersebut, maka masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini dibatasi pada efektivitas pembelajaran las dasar pada siswa kelas X SMK N 2 Depok menggunakan modul Mengelas dengan SMAW. Pembatasan masalah tersebut dipilih terkait dengan adanya masalah, yaitu kondisi siswa yang terlihat pada proses pembelajaran masih menunjukkan kurangnya pemahaman, perhatian, keaktifan dan kemandirian sehingga hasil belajar rendah. Penelitian ini dibatasi pada masalah tersebut karena salah satu media yang dapat digunakan pada pembelajaran las dasar adalah modul Mengelas dengan SMAW yang sudah dikembangkan dan dapat diterapkan pada siswa untuk meningkatkan prestasi belajar. Prestasi belajar yang meningkat menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan efektif.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PANTAUAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA JURUSAN TKJ DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PANTAUAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA JURUSAN TKJ DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

Berdasarkan masalah yang ada di SMK N 2 Depok Sleman dan kekurangan yang ditemukan dalam mekanisme penilaian sikap terutama proses pembinaan dan pantauan pembentukan karakter siswa, maka mahasiswa akan mengembangkan sebuah sistem informasi pantauan pembentukan karakter siswa yang disesuaikan dengan kebutuhan SMK N 2 Depok Sleman. Sistem informasi ini diharapkan dapat memaksimalkan proses pantauan pembentukan karakter siswa sehingga dapat meningkatkan kualitas dalam melaksanakan pembinaan terhadap siswa yang memiliki perilaku kurang baik. Serta memberikan kemudahan bagi guru mata pelajaran, guru BK dan wali kelas dalam melakukan koordinasi tanpa harus bertemu langsung atau tatap muka.
Baca lebih lanjut

157 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENGELOLAAN KELAS DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

HUBUNGAN PENGELOLAAN KELAS DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Subyek penelitian ini adalah guru di SMK N 2 Depok dengan jumlah responden sebanyak 105 orang guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto . Metode pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Uji validitas instrumen pengelolaan kelas, pemilihan media pembelajaran, dan kinerja guru dengan menggunakan pertimbangan para ahli serta menggunakan teknik analisis butir yaitu dengan mengkorelasikan skor butir (x) terhadap skor total (y) instrumen dengan menggunakan korelasi pearson product moment. Uji reliabilitas instrumen pengelolaan kelas, pemilihan media pembelajaan, dan kinerja guru menggunakan rumus alpha croncbach . Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment dan analisis regresi ganda dengan dua prediktor.
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

A study on code switching used by the English teacher of SMK N 2 Depok Sleman.

A study on code switching used by the English teacher of SMK N 2 Depok Sleman.

Code switching merupakan suatu fenomena yang biasa terjadi di masyarakat multibahasa. Sehubungan dengan pembelajaran bahasa, code switching bisa menjadi sarana untuk menyampaikan ilmu kepada para siswa. Melihat bahwa Bahasa Inggris bukan bahasa ibu siswa, penggunaan code switching oleh guru Bahasa Inggris di SMK N 2 Depok Sleman dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Penelitian ini dilaksanakan untuk membahas tiga hal utama: Yang pertama, apa saja tipe code switching yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris ketika mengajar siswa kelas sebelas di SMK N 2 Depok Sleman. Yang kedua, apa saja fungsi dari code switching tersebut, dan yang terakhir, bagaimana code switching bisa membantu siswa dalam belajar bahasa Inggris di SMK N 2 Depok Sleman. Dalam hal ini, penulis ingin mengetahui tipe dan fungsi code switching yang dilakukan oleh guru Bahasa Inggris. Selain itu, penulis ingin mengetahui bagaimana code switching bisa membantu siswa dalam belajar bahasa Inggris di SMK N 2 Depok Sleman.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN OPERASI DASAR PLC DAN PEMROGRAMAN PLC DENGAN TEKNIK SEQUENSIAL BERBASIS MASALAH DI SMK N 2 DEPOK.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN OPERASI DASAR PLC DAN PEMROGRAMAN PLC DENGAN TEKNIK SEQUENSIAL BERBASIS MASALAH DI SMK N 2 DEPOK.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya, Tugas Akhir Skripsi dalam rangka untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan dengan Judul “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN OPERASI DASAR PLC DAN PEMROGRAMAN PLC DENGAN TEKNIK SEQUENSIAL BERBASIS MASALAH DI SMK N 2 DEPOK” dapat disusun sesuai dengan harapan. Tugas Akhir Skripsi ini dapat diselesaikan tidak lepas dari bantuan dan kerjasama dengan pihak lain. Berkenaan dengan hal tersebut, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat: 1. Ibuku Lestari dan bapakku M. Ikhsanuddin yang telah memberikan
Baca lebih lanjut

195 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SISTEM SCADA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMASI INDUSTRI SMK N 2 DEPOK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING.

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SISTEM SCADA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMASI INDUSTRI SMK N 2 DEPOK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Setiap siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 29 siswa kelas XI program keahlian Teknik Otomasi Industri SMK N 2 Depok. Pengumpulan data menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan aspek kognitif, lembar observasi afektif untuk mengetahui peningkatan aspek afektif siswa, lembar unjuk kerja dan jobsheet untuk mengetahui aspek psikomotorik siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif.
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMK N 2 DEPOK

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMK N 2 DEPOK

The purpose of this research was to examine the correlation between emotional intelligence with aggressive behavior in SMK N 2 Depok. The hypothesis submitted that be a correlation between emotional intelligence with aggressive behavior in SMK N 2 depok.The research subjects were the students male and female in SMK N 2 Depok with 110 subjects. Sampling methods using Random Sampling. Methods of data collection using a scale of aggressive behavior and emotional intelligence scale. Methods data analyzed using analyze techniques kendall’s. The results showed that there was a significant negative correlation between aggressive behavior with emotional intelligence in students SMK N 2 Depok. which can be seen from the correlation coefficient = -0.284 with a significance of 0.000 (p <0.05). These results mean reasearchers hypothesis is accepted. That is the higher emotional intelligence then the lower aggresisve behavior Student in SMK N 2 depok. The level of aggressive behavior in subjects classified being shown from results of hupothetical mean of 112 and empirical mean of 105. The level of emotional intelligence on the subject being classified as indicated from the results of hypotheticel mean empirical mean as indicated from the results of hypothetical mean empirical mean of 135 and 144.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

The effectiveness of discussion technique in the student`s mastery of speaking among third year stundents of SMK N 2 Depok

The effectiveness of discussion technique in the student`s mastery of speaking among third year stundents of SMK N 2 Depok

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti apakah pengunaan discussion technique efektif dalam meningkatakn kemampuan berbicara siswa. Studi ini dikategorikan sebagai penelitian quasi-experimental. Jumblah total populasi dari peserta penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimental dan kelompok control. Kelompok eksperimental adalah siswa kelas XII KA (kimia analisis) dan kelompok kontrol adalah siswa kelas XII TPA (teknik permesinan A) dari SMK N 2 Depok Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan tes yang sama untuk kedua kelomplok tersebut dan dalam bentuk nilai pre-test dan post-test. Pre- test dilakukan sebelum pengaplikasian teknik dan pos-test dilakukan setelahnya pengaplikasian teknik. Discussion technique hanya diaplikasikan ada kelompok eksperimental. Data nilai pre-test dan post-test kedua kelompok dianalisa menggunakan statisik inferensial. Guna menguji hipotesis, peneliti menggunakan t-test.
Baca lebih lanjut

197 Baca lebih lajut

PENERAPAN BUKU SAKU MASTERCAM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIVAN DAN KOMPETENSI SISWA PADA MATA PELAJARAN CNC DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

PENERAPAN BUKU SAKU MASTERCAM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIVAN DAN KOMPETENSI SISWA PADA MATA PELAJARAN CNC DI SMK N 2 DEPOK SLEMAN.

didik menyiapkan buku, alat-alat tulis, dan buku saku yang telah dibagikan sebelumnya. Dalam pertemuan kedua ini semua peserta didik membawa buku saku. Karena ada 2 (dua) peserta didik yang datang terlambat maka guru menegur peserta didik yang datang terlambat tersebut dengan memberikan motifasi tentang perlunya menjaga kedisiplinan agar peserta didik tidak mengulangi pada pertemuan selanjutnya. Setelah itu, guru menyampaikan Standar kompetensi: Memprogram mesin CNC, kompetensi dasar: Mengeset dan mengedit mesin CNC dan tujuan pembelajaran yaitu memasang benda kerja dengan baik dan benar, mentransfer program kemesin CNC frais dengan sistem kontrol GSK 983 MV, mensetting mesin CNC frais dengan sistem kontrol GSK 983 MV, mengoperasikan mesin CNC frais dengan sistem kontrol GSK 983 MV, dan melakukan proses pemesinan pada mesin CNC frais dengan sistem kontrol GSK 983 MV.
Baca lebih lanjut

258 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...