SMK Negeri 6 Yogyakarta

Top PDF SMK Negeri 6 Yogyakarta:

HUBUNGAN PENGETAHUAN SANITASI DAN HIGIENE DENGAN SIKAP SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA DI LABORATORIUM BOGA.

HUBUNGAN PENGETAHUAN SANITASI DAN HIGIENE DENGAN SIKAP SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA DI LABORATORIUM BOGA.

Sebagai mata diklat produktif Sanitasi, Higiene dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) masuk dalam standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian pertama yang mengacu pada Standar Kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Hotel dan Restoran. Standar kompetensi ini adalah menerapkan keselamatan, kesehatan kerja (K3) dan higiene sanitasi. Kompetensi dasar yang dipelajari yaitu: mendeskripsikan peranan, ruang lingkup dan persyaratan hygiene dan sanitasi bidang makanan; menilai penerapan hygiene perorangan (personal hygiene) di dapur dan ruang pelayanan makanan; mendeskripsikan jenis-jenis, struktur dan perkembangan mikroorganisme; melakukan penanganan makanan untuk mencegah perkembangan mikroorganisme yang merugikan; menganalisis resiko higiene (keracunan dan kerusakan makanan) di tempat kerja; menilai kerusakan makanan; memahami mikroorganisme penyebab keracunan makanan; menyimpulkan faktor penyebab keracunan makanan; memahami bahan pembersih dan bahan saniter; merencanakan kebutuhan bahan pembersih dan bahan saniter; memahami cara membersihkan dan mensanitasi peralatan dan ruang; membersihkan dan mensanitasi peralatan dan ruang kerja; mendeskripsikan kesehatan kerja meliputi persyaratan ruang dan alat kerja dan penyakit akibat kerja; dan menilai kesehatan area kerja. (Silabus Sanitasi Higiene dan K3 SMK Negeri 6 Yogyakarta).
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Sebelum melakukan PPL terlebih dahulu dilaksanakan observasi sekolah pada bulan Februari tahun 2014. Observasi ini dilakukan guna mengetahui kondisi dan situasi kelas pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, mengetahui karakter siswa dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kegiatan PPL dilaksanakan dari tanggal 2 Juli dan berakhir tanggal 17 September 2014 yang bertempat di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Alamat sekolah terletak di Jalan Kenari No. 4 Yogyakarta. Kegiatan yang dilakukan selama PPL antara lain: persiapan administrasi mengajar, menyusun dan mengembangkan alat pembelajaran dan evaluasi. Adapun administrasi mengajar yang dibuat diantaranya RPP dan silabus. Mata pelajaran yang diampu oleh praktikan adalah Dasar Teknologi Menjahit dan Tekstil untuk kelas sepuluh (X). Setiap satu kali tatap muka Mata Pelajaran Dasar Teknologi Menjahit alokasi waktu 7 jam pelajaran dan Mata Pelajaran Tekstil alokasi waktu 4 jam pelajaran tiap kali tatap muka. Satu jam pelajaran sama dengan 45 menit. Masing-masing pelajaran 1 kali tatap muka dalam satu minggu, Mata Pelajaran Dasar Teknologi Menjahit hari Rabu dan Mata Pelajaran Tekstil hari Sabtu.
Baca lebih lanjut

385 Baca lebih lajut

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Sebelum melakukan PPL terlebih dahulu dilaksanakan observasi sekolah pada bulan Februari tahun 2014. Observasi ini dilakukan guna mengetahui kondisi dan situasi kelas pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, mengetahui karakter siswa dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kegiatan PPL dilaksanakan dari tanggal 2 Juli dan berakhir tanggal 17 September 2014 yang bertempat di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Alamat sekolah terletak di Jalan Kenari No. 4 Yogyakarta.. Kegiatan yang dilakukan selama PPL antara lain: persiapan administrasi mengajar, menyusun dan mengembangkan alat pembelajaran dan evaluasi. Adapun administrasi mengajar yang dibuat diantaranya RPP dan silabus. Mata pelajaran yang diampu oleh praktikan adalah Pengolahan Pastry dan Bakery pada jurusan Patiseri untuk kelas sebelas (XI). Setiap satu kali tatap muka alokasi waktunya 5 jam pelajaran. Mata pelajaran Pengolahan Pastry dan Bakery dijadwalkan pada hari Rabu.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA Tahun Akademik 2014/2015.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA Tahun Akademik 2014/2015.

Sebelum melakukan PPL terlebih dahulu dilaksanakan observasi sekolah pada bulan 28 Juni 2014 - 7 Juli 2014. Observasi ini dilakukan guna mengetahui kondisi dan situasi kelas pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, mengetahui karakter siswa dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kegiatan PPL dilaksanakan dari tanggal 1 Juli dan berakhir tanggal 17 September 2014 yang bertempat di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Alamat sekolah terletak di Jalan Keari no.4 Yogyakarta. Kegiatan yang dilakukan selama PPL antara lain: persiapan administrasi mengajar, menyusun dan mengembangkan media pembelajaran dan evaluasi. Adapun administrasi mengajar yang dibuat diantaranya RPP. Mata Pelajaran yang diampu oleh praktikan, adalah Dasar Pola (DsP) pada jurusan Tata Busana untuk kelas sepuluh (X). Setiap satu kali tatap muka alokasi waktunya 1 jam pelajaran x 45 menit untuk kelas X. Mata pelajaran Dasar Pola (DsP) yang dijadwalkan pada hari Selasa dan Jumat.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PERILAKU SISWA DALAM IMPLEMENTASI KESELAMTAN DAN KESEHATAN KERJA PRAKTEK MEMBATIK DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

PERILAKU SISWA DALAM IMPLEMENTASI KESELAMTAN DAN KESEHATAN KERJA PRAKTEK MEMBATIK DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Penelitian tentang perilaku siswa dalam implementasi keselamatan dan kesehatan kerja pada saat praktek membatik di SMK Negeri 6 Yogyakarta ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah yang memberikan gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum/generalisasi (Sugiyono, 1994:24). Menurut Syifudin Anwar (2002:123), tujuan penelitian deskriptif adalah memberikan gambaran mengenai subyek penelitian berdasarkan data dari variabel yang diperoleh dari kelompok subyek yang diteliti. Penelitian deskriptif tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu, tetapi hanya apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau keadaan (Suharsini Arikunto, 2005:31).
Baca lebih lanjut

0 Baca lebih lajut

PERILAKU SANITASI, HYGIENE DAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM PRAKTIK MASAKAN INDONESIA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013-2014.

PERILAKU SANITASI, HYGIENE DAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM PRAKTIK MASAKAN INDONESIA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013-2014.

Angket yang digunkaan untuk mengungkap pengetahuan merupakan angket tertutup dalam bentuk pilihan ganda ( multiple choice ) sebanyak 26 pertanyaan apabila siswa Tata Boga SMK Negeri 6 Yogyakarta menjawab benar diberi skor nilai 1 (satu) dan apabila menjawab salah diberi nilai 0 (nol). Sehingga skor maksimal data pengetahuan adalah 26 dan skor minimum data pengetahuan adalah 0. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan rumus Sutrisno Hadi (2001: 263) sebagai berikut:

181 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI DENGAN MODUL MATA DIKLAT ”MENGGUNAKAN TEKNIK DASAR PENGOLAHAN MAKANAN” BAGI PESERTA DIKLAT KELAS I SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI DENGAN MODUL MATA DIKLAT ”MENGGUNAKAN TEKNIK DASAR PENGOLAHAN MAKANAN” BAGI PESERTA DIKLAT KELAS I SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel. Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan. Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling probability sampling artinya teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel, sedangkan cara yang digunakan menggunakan teknik simple random sampling yaitu pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Hal tersebut dilakukan karena dalam penelitian ini semua anggota populasi dianggap homogen. Populasi penelitian ini adalah peserta diklat kelas I program keahlian restaurant SMK Negeri 6 Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN JASA BOGA DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

HUBUNGAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN JASA BOGA DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

di suatu perusahaan daripada menjadi seorang wirausahawan. Hal tersebut dapat mengakibatkan meningkatnya tingkat pengaguran dikalangan siswa SMK, sebab apabila tidak diterima di suatu perusahaan maka lebih baik menganggur daripada berusaha untuk membuka usaha. Hal ini juga didukung dari data alumni SMK Negeri 6 Yogyakarta yang dapat diketahui bahwa 3 tahun terakhir ini kegiatan alumni setelah lulus sekolah ada bekerja di lembaga, melanjutkan ke sekolah, berwirausaha dan tidak bekerja. Persentase untuk alumni yang bekerja tiap tahunnya semakin meningkat yaitu tahun 2010 (49%), 2011 (50%) dan 2012 (50%). Persentase alumni yang melanjutkan sekolah yaitu tahun 2010 (18%), 2011 (20%) dan 2012 (21%). Persentase alumni yang berwirausaha tahun 2010 (13%), 2011 (15%) dan 2012 (19%). Persentase alumni yang tidak bekerja tahun 2010 (20%, 2011 (15%) dan 2012 (10%). Setiap tahunnya ada peningkatan persentase untuk yang bekerja, melanjutkan sekolah dan berwirausaha. Hal tersebut berarti lulusan SMK Negeri 6 Yogyakarta sudah banyak yang terserap di dunia kerja. Namun jumlah lulusan yang berwirausaha masih kurang banyak dibandingkan dengan jumlah lulusan yang bekerja pada suatu industri. Jadi dapat disimpulkan bahwa minat berwirausaha masih kurang.
Baca lebih lanjut

221 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Agar pelaksanaan PPL dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan diperlukan adanya persiapan yang matang dari berbagai pihak terkait, yaitu: mahasiswa, dosen pembimbing, sekolah atau instansi tempat PPL, guru pembimbing, serta komponen lain yang terkait dengan pelaksanaan PPL. SMK Negeri 6 Yogyakarta memberikan kesempatan kepada mahasiswa praktikan untuk mamanfaatkan peluang dalam melakukan PPL, oleh karena itu kelas X dan XI Jasa boga, Patiseri, BK, Bahasa Perancis dan Olahraga dipilih untuk melakukan praktik mengajar. Metode pembelajaran yang digunakan menggunakan Inquiry, Mix and Match,STAD, simulasi dengan media LCD Projector, papan tulis.Rancangan ini bertujuan untuk menentukan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum PPL dilaksanakan yaitu:
Baca lebih lanjut

168 Baca lebih lajut

PENDAPAT SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN PATISERI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA TENTANG PROSPEK BISNIS PRODUK DIET PATISERI.

PENDAPAT SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN PATISERI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA TENTANG PROSPEK BISNIS PRODUK DIET PATISERI.

Survey awal menunjukkan bahwa terdapat beragam produk berbasis makan kesehatan, selain itu ditemukan juga dibeberapa Bakery di kota-kota besar seperti Yogyakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Bakery tersebut juga menyediakan beberapa produk patiseri khusus untuk diet tertentu, baik yang dijual secara langsung maupun dalam bentuk pesanan. Produk bakery diet tersebut, seperti roti tawar, aneka muffin yang rendah kalori dengan bahan dasar gandum dan jagung atau, pudding sayuran, talam beras merah, dan lumpur labu kuning. Akan tetapi keberadaan bakery khusus untuk diet belum berkembang pesat seperti halnya catering diet dan restaurant vegetarian saat ini.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (PPL UNY) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (PPL UNY) DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan perpaduan kegiatan yang bertujuan untuk 1) mengembangkan potensi mahasiswa sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan, 2) mengembangkan potensi mahasiswa dalam pembelajaran teori, 3) mengembangkan potensi mahasiswa dalam pembelajaran praktik, 4) mengembangkan potens imahasiswa dalam membuat perangkat pembelajaran yang berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), Handout, jobsheet, dan evaluasi. Penempatanmahasiswa di lokasi PPL diharapkan mampu memotivasi mahasiswa dan sekolah dalam usaha mengembangkan segala potensi yang dimilikinya dan mengenal situasi ketika nantinya mahasiswa terjun dalam dunia kerja yang nyata. Kegiatan PPL dilaksanakan mulai 1 Juli 2014 sampai dengan 17 September 2014 di SMK N 6 Yogyakarta, mahasiswa praktikan memperoleh tugas melaksanakan praktik mengajar di dalam kelas. Guru member bimbingan disetiap pelaksanaan pengajaran supaya kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan serta peserta didik dapat mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN STUDENTPRENEUR SISWA JASA BOGA DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

KEMAMPUAN STUDENTPRENEUR SISWA JASA BOGA DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar dan kota pariwisata, sehingga banyak mahasiswa dan wisatawan asing maupun domestik yang datang ke Yogyakarta. Kedatangan mereka ke Yogyakarta umumnya untuk mengunjungi tempat-tempat pariwisata dan menikmati berbagai kuliner yang ada di Yogyakarta dan dengan sendirinya akan banyak yang meniginginkan buah tangan sebagai oleh-oleh. Saat ini banyak usaha kuliner yang berkembang, sehingga hal ini menjadi sebuah peluang bagi usaha kami untuk bersaing dalam menyajikan menu andalan kami. Produk ini dapat dinikmati oleh anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua, karena rasanya yang khas dan enak. Harga produk ini sangat tarjangkau karena terbuat dari tepung beras yang harganya lebih ekonomis dan mempunyai kandungan gizi yang tinggi.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN INDONESIA KELAS XI DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN INDONESIA KELAS XI DI SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA.

Penelitian oleh Ulfatur Rahmah Kurniawati (2013) Universitas Negeri Malang dengan judul penelitian “Pengembangan Modul Pembelajaran Mangolah Makanan Kontinental untuk Siswa SMK Kelas XI Kompetensi Keahlian Jasa Boga”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dibuat memiliki tingkat kemenarikan modul pembelajaran dengan nilai rata-rata 92,3%, dan tingkat kemudahan moduldiperoleh nilai rata-rata 83,8%, tingkat keefektifan diperoleh nilai rata-rata 92,5% dan tingkat efisiensi modul pembelajaran dilihat dari kecepatan belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul pembelajaran mengolah makanan kontinental dinyatakan layak sebagai modul pembelajaran pada mata pelajaran mengolah makanan kontinental di SMK Kartika Malang.
Baca lebih lanjut

193 Baca lebih lajut

Manajemen kelas siswa SMK bidang keahlian tata busana di SMK Negeri 6 Yogyakarta

Manajemen kelas siswa SMK bidang keahlian tata busana di SMK Negeri 6 Yogyakarta

Eksistensi ke depan dari SMK tidak dapat dilepaskan dari pembahasan situasi dan perkembangan dunia kerja, karena sebagaimana disebutkan di atas, hakekat pendidikan kejuruan akan selalu terkait erat dengan dunia kerja. Globalisasi pasar kerja akan diwarnai oleh persaingan tenaga kerja yang tidak hanya dengan tenaga kerja setempat, namun juga bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri. Apabila tidak ditingkatkan kualitasnya maka kesempatan kerja yang ada di dalam negeripun akan diisi oleh tenaga kerja asing yang lebih baik dan lebih kompeten, karena keunggulan industri suatu bangsa sangat di tentukan oleh kualitas tenaga kerja terampil yang terlibat langsung dalam proses produksi (Djojonegoro, 1998: 32).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

makalah perencanaan smk ppm 2011 EDIT

makalah perencanaan smk ppm 2011 EDIT

Dengan kondisi dan tuntutan spesifikasi teknis tersebut, maka bangunan RKB SMK Negeri 6 Yogyakarta menggunakan system struktur rangka beton bertulang dengan mutu beton rencana : F’c = 25 mPa atau setara dengan mutu beton K 225. Karena kondisi tanah keras lokasi ada pada kedalaman 275 cm, maka pondasi struktural yang digunakan menggunakan jenis pondasi footplate sedalam 150 cm, yang dipasang diatas umpak pasangan batu kali dengan spesi campuran 1pc:4 ps sedalam 125 cm.

Baca lebih lajut

makalah PENGAWASAN smkn6 ppm 2011 EDIT

makalah PENGAWASAN smkn6 ppm 2011 EDIT

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak SMK Negeri 6 Yogyakarta membentuk tim pengawas dalam rangka pelaksanaan pembangunan unit gedung baru sebagai RKB (Ruang Kelas Baru) tiga lantai pada lahan yang sudah ada di kompleks sekolah tersebut. Dengan pertimbangan bahwa di lingkungan sekolah SMK Negeri 6 Yogyakarta tidak ada tenaga ahli yang dapat menangani dan mengkoordinir kegiatan pengawasan tersebut, maka SMK Negeri 6 Yogyakarta minta bantuan kepada Fakultas Teknik UNY untuk dapat mengirimkan seorang tenaga ahli / dosen dengan keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan. Surat Resmi Permintaan tenaga ahli dari SMK Negeri 6 Yogyakarta melalui surat nomor : 019/590 tanggal 22 Juli 2009, yang kemudian ditanggapi oleh Dekan Fakultas Teknik UNY dengan Surat Penugasan kepada Ir. Sumardjito, MT, dosen Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan untuk bertugas sebagai PENGAWAS pada pelaksanaan pembangunan RKB SMK Negeri 6 Yogyakarta, dengan Surat Tugas Nomor : 2119/H.34.15/ST/2009 tanggal 7 September 2009. B. Maksud dan Tujuan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Peran dan Fungsi Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai Sarana Pemenuhan Tenaga Kerja bagi Siswa Kompetensi Keahlian Jasa Boga di SMK N 4 Yogyakarta, SMK N 6 Yogyakarta dan SMK N 2 Godean.

Peran dan Fungsi Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai Sarana Pemenuhan Tenaga Kerja bagi Siswa Kompetensi Keahlian Jasa Boga di SMK N 4 Yogyakarta, SMK N 6 Yogyakarta dan SMK N 2 Godean.

bekerja di dalam negeri dari segi pendapatan. justru merasa kasihan jika siswa ada yang bekerja ke luar negeri karena isu yang berkembang mengenai TKI yang bekerja keluar negeri citranya buruk. Untuk itu BKK maksimalkan penempatan tenaga kerja di dalam negeri dengan cara selektif memberikan informasi kepada siswa, mengupayakan pekerjaan dengan gaji yang sudah sesuai UMR, membantu siswa menentukan pilihannya, mengurus administrasi untuk bekerja sampai mengantar siswa ke Du/Di yang sudah positif dimasuki. Siswa kelas XII Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta dan SMK Negeri 2 Godean merasa terlayani dengan kinerja karena telah melakukan penempatan siswa di dalam dan luar negeri.
Baca lebih lanjut

216 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN SMK NEGERI 1 YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN SMK NEGERI 1 YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Terdapat Bimbingan Konseling (BK) di sekolah yang berfungsi sebagai media untuk pembinaan dan mediasi siswa maupun guru atau karyawan. Layanan bimbingan dapat secara individu, kelompok, atau pun klasikal. Adapun karyawan di BK berjumlah 6 orang. Pelaporan permasalahan bisa secara langsung atau bisa melalui email, SMS dan sebagainya. Sarana dan prasarana mendukung terhadap pelaksanaan bimbingan, yakni tersedianya ruangan khusus untuk berkonsultasi di kantor BK. 9 Bimbingan belajar Bimbingan belajar merupakan program kerja dari

Baca lebih lajut

S TM 1106541 Abstract

S TM 1106541 Abstract

Learning motivation is very important that students need to have to create a good learning. The purpose of this study is to determine the students’ motivation on light vehicle electrical system maintenance. The problem in this research are some students who often left the classroom, often noisy in the classroom, played smartphones during the learning implementation or did not go back to the classroom. The theory used in this research is the Schunk theory that is the concept of motivation theory with behavioral approaches. This research method uses descriptive quantitative research methods. The instrument used in this study is in the form of a questionnaire. The research was conducted in XI Grade of SMK Negeri 6 Bandung, Light Vehicle Engineering department, academic year 2016/2017. This study uses Likert scale measurement to measure attitudes, opinions or perceptions. The indicators include Interests, Independence, Enthusiasm, Evaluation Result, Learning Self-confidence and Output Orientation. The results of the research on students 'motivation of SMK Negeri 6 Bandung is 94.57%, means that the students' motivation include the category interpretation of the data is very high, thus it can be concluded that most s tudents’ motivation to learn on light vehicle electrical system maintenance is very high.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...