SMP Negeri 5 Banguntapan

Top PDF SMP Negeri 5 Banguntapan:

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Telp. 02746830770, Kode Pos 55196.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Telp. 02746830770, Kode Pos 55196.

Puji syukur ke hadiran Allah swt yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang diselenggarkan dari tanggal 10 Agustus s/d 12 September 2015 dengan lancar sesuai dengan program yang telah direncanakan. Penyusunan laporan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang serangkaian kegiatan PPL yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 5 Banguntapan.

167 Baca lebih lajut

ANALISIS PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER KERAJINAN TANGAN BERBAHAN BAKU LIMBAH DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN.

ANALISIS PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER KERAJINAN TANGAN BERBAHAN BAKU LIMBAH DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN.

Perencanaan dalam proses pembelajaran sangat diperlukan, dengan adanya persiapan maka kegiatan belajar mengajar akan terstruktur sehingga terjadi proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Dalam persiapan pembelajaran, rencana proses pembelajaran dan silabus merupakan salah satu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Persiapan pembelajaran ekstrakurikuler kerajinan tangan yang dilakukan oleh Ujiana Supono Setiyarini (guru ekstrakurikuler kerajinan tangan SMP Negeri 5 Banguntapan) yaitu dengan mempersiapkan Silabus dan Rencana Proses Pembelajaran yang menyesuaikan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dikemukakan oleh Ujiana Supono Setyarini selaku guru ekstrakurikuler kerajinan tangan di SMP Negeri 5 Banguntapan (hasil wawancara 25 April 2016) kurikulum yang digunakan pada ekstrakurikuler kerajinan tangan ini masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) hal ini dikarenakan ekstrakurikuler kerajinan tangan ini harus menyesuaikan kurikulum yang berlaku dan menyesuaikan kemampuan yang dimiliki oleh guru dalam proses pembelajaran sesuai kurikulum KTSP, sehingga kebutuhan dalam pembelajaran ekstrakurikuler dapat terlaksana dengan baik dan mampu diterima oleh siswa.
Baca lebih lanjut

156 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR PENDUKUNG SISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

FAKTOR – FAKTOR PENDUKUNG SISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Latihan esktrakurikuler di SMP Negeri 5 Banguntapan dilaksanakan satu kali dalam satu minggu, yaitu hari Rabu pukul 15.30-17.00 WIB. Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan di SMP Negeri 5 Banguntapan terlihat bahwa minat siswa untuk mengikuti ekstrakurikuler bolavoli mengalami penurunan, terbukti pada awal saya menjalakan KKN – PPL jumlah peserta sebanyak 62 siswa, kemudian saat ini menurun menjadi 40 siswa. Kondisi yang demikian tidak terlepas dari beberapa permasalahan. Berikut ini dapat diidentifikasi beberapa permasalahan yang menjadi kendala dalam kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 5 Banguntapan.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN.

SMP Negeri 5 Banguntapan beralamat di desa Potorono, Banguntapan, Bantul. Seperti halnya sekolah pada umumnya, SMP Negeri 5 Banguntapan melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya. SMP Negeri 5 Banguntapan terpilih sebagai salah satu tempat dilakasanakannya PPL bagi mahasiswa UNY tahun 2015 dengan kode lokasi B026. Adapun tujuan dari PPL adalah agar mahasiswa calon pendidik mempunyai kecakapan dan pengalaman yang cukup di dunia pendidikan, agar ketika mereka lulus mereka dapat menjadi tenaga pendidik yang handal, professional, dan memenuhi kualifikasi yang diharapkan oleh semua pihak yang berkompeten di dunia pendidikan.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Telp. 02746830770, Kode Pos 55196.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Telp. 02746830770, Kode Pos 55196.

Praktik mengajar di kelas VII C SMP Negeri 5 Banguntapan pada tanggal 14 Agustus 2015, jam pelajaran ke 4 dan 5, pukul 09.15 sampai 10.35 WIB. Materi yang diajarkan, yaitu KD 3.1 tentang menemukan makna kata tertentu dalam kamus secara cepat dan tepat sesuai dengan konteks yang diinginkan melalui kegiatan membaca memindai. Hasil pembelajaran yang dilakukan yaitu, peserta didik mampu menemukan makna kata-kata sulit yang berasal dari teks nonsastra (teks deskripsi), kemudian mencari arti kata-kata sulit itu dalam kamus sesuai dengan konteks bacaan. Selanjutnya, peserta didik mengembangkan salah satu kata sulit tersebut menjadi sebuah kalimat dengan konteks selain dari teks deskripsi yang diberikan. d) Praktik Mengajar 4
Baca lebih lanjut

211 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) / MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Alamat: Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55191 Tlp. (0274) 6830770.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) / MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Alamat: Sanggrahan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55191 Tlp. (0274) 6830770.

Praktik pengalaman lapangan (PPL) Merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak Universitas Negeri Yogyakarta untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikannya di dunia luar kampus, yaitu sekolah, industri, atau masyarakat. Pelaksanaan PPL UNY yang ditempatkan di sekolah diawali dengan observasi/ pengamatan di lapangan (Sekolah), diskusi antar mahasiswa dengan pihak sekolah (Guru/Karyawan), konsultasi program kerja dengan guru pembimbing di sekolah, persiapan program kerja, pelaksanaan program kerja dan pembuatan laporan PPL. Program PPL ini menitik beratkan pada kegiatan praktik kegiatan mengajar terhadap siswa di sekolah. Dengan adanya PPL ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa segabai calon guru.
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK AKROSTIK PADA SISWA KELAS VII D SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN BANTUL.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK AKROSTIK PADA SISWA KELAS VII D SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN BANTUL.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test atau tes awal menulis puisi siswa, yaitu 13,75. Dari hasil tes tersebut dapat dilihat bahwa kemampuan menulis puisi siswa masih rendah. Hal ini dikarenakan tidak adanya teknik yang mampu menarik minat siswa dalam menulis puisi. Maka diterapkan teknik akrostik dalam pembelajaran. Siswa mulai mengalami peningkatan pada nilai tindakan siklus I, dengan nilai rata-rata siswa yaitu 18,96 dan meningkat sebanyak 5,21. Pada akhir siklus II, nilai rata-rata siswa yaitu 20,50. Siswa mengalami peningkatan dari pratindakan sampai siklus II menjadi 6,75. Hasil pengamatan per individu terdapat 4 aspek pengamatan dari 28 siswa: (1) keaktifan, (2) perhatian dan konsentrasi siswa, (3) minat siswa dalam pembelajaran, dan (4) keseriusan siswa saat kegiatan menulis puisi. Keempat aspek tersebut mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hasil pengamatan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik akrostik mampu memberikan motivasi dan kesenangan dalam proses menulis puisi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 5 Banguntapan Bantul.
Baca lebih lanjut

175 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Alamat : Sanggrahan, Potorono, Bantul, Yogyakarta 55196 Tlp, (0274) 6830770.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN Alamat : Sanggrahan, Potorono, Bantul, Yogyakarta 55196 Tlp, (0274) 6830770.

Praktik pengalaman lapangan (PPL) Merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak universitas Negeri Yogyakarta untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikannya di dunia luar kampus, yaitu sekolah, industry, atau masyarakat. Pelaksanaan PPL UNY yang ditempatkan di sekolah diawali dengan observasi/ pengamatan di lapangan (Sekolah), diskusi antar mahasiswa dengan pihak sekolah ( Guru/Karyawan), konsultasi program kerja dengan guru pembimbing di sekolah, persiapan program kerja, pelaksanaan program kerja dan pembuatan laporan PPL. Program PPL ini menitik beratkan pada kegiatan praktik kegiatan mengajar terhadap siswa di sekolah. Dengan adanya PPL ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa segabai calon guru.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN, POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN, POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL.

Sekolah tersebut memiliki tiga tingkatan belajar (kelas) yaitu tingkat VII, tingkat VIII, dan tingkat IX dengan masing- masing tingkat terdiri dari 4 kelas belajar. Secara akademik murid SMP Negeri 5 Banguntapan sudah baik karena banyak potensi dari siswa yang sudah di kembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Terlihat juga prestasi siswa yang sudah dirain dari berbagai bidang perlombaaan. Dengan lingkungan yang masih asri, jauh dari kebisingan, dan lahan yang luas potensi siswa dapat dimaksimalkan melalui potensi alam yang ada di lingkungan sekolah para siswa dapat di bimbing dalam pemanfaatan
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN POTORONO BANGUNTAPAN BANTUL.

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN POTORONO BANGUNTAPAN BANTUL.

Praktik pengalaman lapangan (PPL) Merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak universitas Negeri Yogyakarta untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikannya di dunia luar kampus, yaitu sekolah, industri, atau masyarakat. Pelaksanaan PPL UNY yang ditempatkan di sekolah diawali dengan observasi/ pengamatan di lapangan (Sekolah), diskusi antar mahasiswa dengan pihak sekolah (Guru/Karyawan), konsultasi program kerja dengan guru pembimbing di sekolah, persiapan program kerja, pelaksanaan program kerja dan pembuatan laporan PPL. Program PPL ini menitik beratkan pada kegiatan praktik kegiatan mengajar terhadap siswa di sekolah. Dengan adanya PPL ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa segabai calon guru.
Baca lebih lanjut

181 Baca lebih lajut

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN/MAGANG III DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN POTORONO BANGUNTAPAN BANTUL.

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN/MAGANG III DI SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN SANGGRAHAN POTORONO BANGUNTAPAN BANTUL.

Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bentuk penerapan ilmu kependidikan yang telah diterima selama perkuliahan kedalam praktik mengajar di sekolah. Tujuan PPL adalah sebagai salah satu sarana bagi mahasiswa untuk belajar dan melatih diri dalam mempersiapkan keterampilan sebagai seorang pendidik. Dengan adanya program PPL diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan di bidan akademik, melainkan juga memiliki kemampuan dalam melaksanakan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk diabdikan kepada masyarakat sekolah. Selain itu PPL merupakan sarana untuk meningkatkan hubungan kemitraan antara UNY dengan pemerintah daerah, sekolah atau lembaga pendidikan terkait. SMP Negeri 5 Banguntapan beralamat di desa Potorono, Banguntapan, Bantul. Seperti halnya sekolah pada umumnya, SMP Negeri 5 Banguntapan melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya. SMP Negeri 5 Banguntapan terpilih sebagai salah satu tempat dilakasanakannya PPL bagi mahasiswa UNY tahun 2015 dengan kode lokasi B026.
Baca lebih lanjut

206 Baca lebih lajut

ppl2_7101409173_R112_1349695274. 281.09KB 2013-07-11 22:16:20

ppl2_7101409173_R112_1349695274. 281.09KB 2013-07-11 22:16:20

Ketersediaan sarana dan prasarana yang menunjang atau mendukung proses pembelajaran IPS ekonomi di SMP Negeri 5 Batang sudah cukup memadai. Koleksi buku ekonomi di perpustakaan juga sudah cukup lengkap sehingga dapat menambah referensi bagi guru dan siswa. Akan tetapi, ketersediaan media pembelajaran yang inovatif seperti LCD dan OHP masih terbatas. Akan lebih memudahkan guru dan menambah minat belajar siswa jika penggunaan alat tersebut dilakukan dengan maksimal. Namun secara umum ketersediaan sarana dan prasarana yang ada sudah cukup memadai. Dengan adanya sarana dan prasarana yang cukup memadai ini diharapkan akan berdampak positif bagi keberhasilan proses belajar mengajar (bidang akademik). Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana yang cukup juga diharapkan bisa mengembangkan prestasi dalam bidang non akademik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 5 SALATIGA   Pengelolaan Supervisi Akademik Di SMP Negeri 5 Salatiga.

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 5 SALATIGA Pengelolaan Supervisi Akademik Di SMP Negeri 5 Salatiga.

The purposes of t his research are: 1. To describe t he academic supervise planning in SM P negeri 5 Salat iga. 2. To describe t he academic supervise implement at ion of SM P negeri 5 Salat iga. 3. To describe t he follow ingup act s of t he academic supervise in SM P negeri 5 Salat iga. This research applies qualit at ive met hod, specifically using phenomenologic qualit at ive approach. The locat ion of t he research is SM P Negeri 5 Salat iga, Salat iga, Cent ral Java. The dat a are present ed int o t w o groups; t hose are primary dat a and secondary dat a t hat in form of phot ograph, archieve, and int erview about t he management of academic supervise in SM P Negeri 5 Salat iga. The dat a sources are supervisor, headmast er, vice-headmast er, t eachers, and educat ion officers. The met hods of t he dat a collect ion are deep int erview , observat ion, and document at ion; t hat are act ivit ies observat ion, document collect ion, and t aking t he relevant phot ographs. The met hods of dat a analysis are dat a reduct ion, dat a present at ion, and cconslusion. The result of t he research are: 1) The academ ic supervise planning in SM P Negeri 5 Salat iga is going t o be hold at t he early of semest er by arranging programmed schedule, arranging supervise inst rument s, and supervising, and also t he est ablishment of supervisor t eam. Headmast er, Supervisor, t eacher and educat ion officers act ively part icipat e in planning t he academ ic supervise. Academic supervise is socialized during in-house t raining, w orkshop, and t eacher devising on t he first M onday of t he early semest er. 2) The implement at ion of academic supervise of a supervisor are t echnically coming in a class, observing direct ly t ow ard class act ivit y, not ing all t he t hings occurred in class. The obst acle of t his supervise implement at ion is due t o t he t ight schedule of t eachers’ act ivit y and t he headmast er t herefore it is hard t o find a fair schedule for supervising. The management of t he academic supervise in SM P Negeri 5 Salat iga is an act ivit y hold by supervisor t ow ard t he t eachers by visit ing classes based on t he schedule agreed t oget her t o see w het her t eachers face difficult ies in t eaching or not . There are t hree st eps in order t o supervise academics t hey are early meet ing st eps, class observat ion, and feedback meet ing. 3) The management of t he follow ing up act s of academic supervise in SM P Negeri 5 Salat iga of a supervisor is by delivering t he result s of t he benefit s of t he learning, and also discussing several t hings t hat should be correct ed proposionally based on accurat e dat a. The headmast er follow s up t he process by helding a w orkshop and inhause t raining.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Kota Bandung Tahun 2015.

Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Kota Bandung Tahun 2015.

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah guru PAI yang kebanyakan masih belum paham secara menyeluruh bagaimana mengimplementasikan pendekatan saintifik yang menjadi ciri khas kurikulum 2013 dalam pembelajaran PAI di sekolah. Pendekatan saintifik memiliki beberapa langkah yang harus dilaksanakan diantaranya adalah mengamati, menanya, mencari informasi, mengkomunikasikan, dan menyimpulkan. Langkah-langkah tersebut harus ada dalam perencanaan dan pelaksanaannya, pengimplementasian langkah-langkah inilah yang menjadi fokus utama pembahasan penelitian ini. Adapun sekolah yang menjadi objek penelitian, yaitu SMPN 2 dan SMPN 5 Bandung dengan guru PAI sebagai subjek penelitiannya. Peneliti akan membahas perencanaan pembelajaran saintifik dalam RPP yang telah dibuat oleh guru PAI dan implementasinya dalam pembelajaran PAI di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran saintifik pada RPP berdasarkan kurikulum 2013 dan implementasi pelaksanaan langkah-langkah pendekatan saintifik dalam pembelajaran PAI. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik menurut pendapat Miles and Hubermen, yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi/kesimpulan. Data yang diperoleh dari lapangan menunjukan bahwa RPP yang telah dibuat sudah sesuai berdasarkan sistematika kurikulum 2013. Data hasil observasi juga menunjukan bahwa guru PAI telah melaksanakan langkah-langkah saintifik dengan baik. Mereka menggunakan media untuk proses mengamati, menggunakan teknik motivasi dan reward untuk menstimulasi siswa agar aktif bertanya dan berkomunikasi, serta guru menggunakan teknik presentasi dan konsep student center saat pembelajaran agar siswa aktif berbicara dan mengemukakan pendapat, sehingga diakhir pembelajaran siswa dapat menyimpulkan sendiri pembelajaran pada pertemuan itu. Guru juga terus membimbing dan melakukan penilaian terhadap siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S PAI 1100065 Abstract

S PAI 1100065 Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah guru PAI yang kebanyakan masih belum paham secara menyeluruh bagaimana mengimplementasikan pendekatan saintifik yang menjadi ciri khas kurikulum 2013 dalam pembelajaran PAI di sekolah. Pendekatan saintifik memiliki beberapa langkah yang harus dilaksanakan diantaranya adalah mengamati, menanya, mencari informasi, mengkomunikasikan, dan menyimpulkan. Langkah-langkah tersebut harus ada dalam perencanaan dan pelaksanaannya, pengimplementasian langkah-langkah inilah yang menjadi fokus utama pembahasan penelitian ini. Adapun sekolah yang menjadi objek penelitian, yaitu SMPN 2 dan SMPN 5 Bandung dengan guru PAI sebagai subjek penelitiannya. Peneliti akan membahas perencanaan pembelajaran saintifik dalam RPP yang telah dibuat oleh guru PAI dan implementasinya dalam pembelajaran PAI di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran saintifik pada RPP berdasarkan kurikulum 2013 dan implementasi pelaksanaan langkah-langkah pendekatan saintifik dalam pembelajaran PAI. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik menurut pendapat Miles and Hubermen, yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi/kesimpulan. Data yang diperoleh dari lapangan menunjukan bahwa RPP yang telah dibuat sudah sesuai berdasarkan sistematika kurikulum 2013. Data hasil observasi juga menunjukan bahwa guru PAI telah melaksanakan langkah-langkah saintifik dengan baik. Mereka menggunakan media untuk proses mengamati, menggunakan teknik motivasi dan reward untuk menstimulasi siswa agar aktif bertanya dan berkomunikasi, serta guru menggunakan teknik presentasi dan konsep student center saat pembelajaran agar siswa aktif berbicara dan mengemukakan pendapat, sehingga diakhir pembelajaran siswa dapat menyimpulkan sendiri pembelajaran pada pertemuan itu. Guru juga terus membimbing dan melakukan penilaian terhadap siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pelayanan Pendidikan di SMP Negeri Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo.

Pelayanan Pendidikan di SMP Negeri Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo.

Undang–undang nomor 22 tahun1999 tentang Pemerintahan Daerah mengemukakan tiga struktur pemerintahan daerah, yaitu ( 1 ) Pemerintah Pusat atau Pemerintah ( 2 ) Daerah otonom yaitu terdiri daerah propinsi sebagai daerah otonom dan wilayah administrasi dan ( 3 ) Daerah Kabupaten/Kota yang masing –masing berdiri sendiri dan tidak mempunyai hubungan hierarki satu sama lain , tetapi mempunyai hubungan koordinasi , kerjasama dan kemitraan. Kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam politik luar negeri , pertahanan keamanan , peradilan moneter dan fiscal, agama dan kewenangan di bidang lain.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMP NEGERI   Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Guru SMP Negeri (Studi Kasus di SMP Negeri 5 Sragen).

ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMP NEGERI Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Guru SMP Negeri (Studi Kasus di SMP Negeri 5 Sragen).

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMP di Kabupaten Sragen, dengan jumlah guru sebanyak 550 guru dari 11 SMP. Sampel penelitian adalah guru di SMP Negeri 5 Sragen dengan jumlah guru sebanyak 47 orang. Data-data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode kuesioner.

13 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN Glondong Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN Glondong Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta.

N 2 Banguntapan yang beralamat di Glondong Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta, berlangsung dari tanggal 10 Agustus 2015 sampai dengan 12 September 2015. Kegiatan yang dilakukan praktikan adalah mengajar Mata Pelajaran Bahasa Jerman kelas XI IA 1 dan XI IS 4. Adapun rancangan kegiatan PPL terdiri dari tahap persiapan PPL, observasi di sekolah, kegiatan PPL, kegiatan insidental, penyusunan laporan, dan penarikan PPL. Tahap persiapan meliputi pengajaran mikro, pembekalan PPL, observasi pembelajaran di kelas dan kegiatan persiapan mengajar (koordinasi konsultasi dengan guru pembimbing, penguasaan materi, pengembangan silabus, penyusunan RPP, pembuatan media pembelajaran dan alat evaluasi). Kegiatan selanjutnya adalah kegiatan inti dari PPL yaitu pelaksanaan praktik mengajar di kelas. Praktik mengajar disesuaikan dengan jadwal mengajar guru pembimbing, adapun kemampuan yang dilatih meliputi dari pendahuluan, kegiatan inti, serta penutupan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 5 SALATIGA   Pengelolaan Supervisi Akademik Di SMP Negeri 5 Salatiga.

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 5 SALATIGA Pengelolaan Supervisi Akademik Di SMP Negeri 5 Salatiga.

Persamaan dalam penelit ian Sosiologi Supervisi dan eavaluasi Pendidikan dengan penelit ian di SM P Negeri 5 Salat iga adalah sama-sama t erjadi int eraksi personal ant ara Kepala Sekolah, Supervisor, guru dan Tenaga Kependidikan yang akan menghasilkan kegiat an reflekt if. Pada Sosilogi Supervisi dan Evaluasi kegiat an reflekt if ini mam pu memberikan perbaikan- perbaikan dalam pembelajaran, sedang dalan Supervisi Akademik di SM P Negeri 5 Salat iga ini hasil sinergi reflekt if dari Kepala Sekolah, supervisor dan guru mampu memberikan pemecahan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran unt uk perbaikan pembelajaran selanjut nya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Hubungan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Menstruasi dengan Perilaku Saat Menstruasi pada Remaja Putri Kelas VIII Di SMP N 1 Banguntapan Bantul Yogyakarta - DIGILIB UNISAYOGYA

Hubungan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Menstruasi dengan Perilaku Saat Menstruasi pada Remaja Putri Kelas VIII Di SMP N 1 Banguntapan Bantul Yogyakarta - DIGILIB UNISAYOGYA

Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik dan dikelompokan menurut jenis data masing-masing serta dimasukan ke dalam tabel. Analisis dilakukan dengan analisis univariat yaitu dilakukan untuk mendiskripsikan variabel peran orang tua dalam pendidikan kesehatan reproduksi dan perilaku saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMP N 1 Banguntapan Bantul, berupa distribusi frekuensi dan prosentase. Analisi bivariat yaitu dilakukan untuk mencari hubungan antara dua variabel yaitu variabel independent yaitu peran orang tua dalam pendidikan kesehatn reproduksi dengan perilaku saat menstruasi sebagai variabel dependent.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...