Student Centered Learning

Top PDF Student Centered Learning:

STUDENT CENTERED LEARNING DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN ABSTRACT - STUDENT CENTERED LEARNING

STUDENT CENTERED LEARNING DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN ABSTRACT - STUDENT CENTERED LEARNING

Berpusat pada siswa belajar adalah sebuah pendekatan pendidikan yang berfokus pada kebutuhan siswa. Siswa diminta untuk menjadi lebih aktif dan bertanggung jawab sendiri belajar. Konsep pembelajaran siswa yang berpusat pada tumbuh subur karena pemahaman yang berkembang tentang bagaimana siswa benar-benar belajar. Ini adalah paradigma pergeseran dari pembelajaran konvensional yang berpusat pada peran guru. Artikel ini membahas implikasi dari mahasiswa yang berpusat pada siswa pada aspek pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, peran guru dan siswa, lingkungan belajar, dan pengukuran prestasi siswa. Dampak dari pendekatan tatap muka belajar serta pembelajaran jarak jauh juga dibahas. student-centered learning
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Kata kunci : Student-Centered Learning, Structural equation modeling,

Kata kunci : Student-Centered Learning, Structural equation modeling,

Student-Centered Learning method provides more space for students to participate actively in the activities of lectures at the university in accordance with the competencies to be achieved. Supporting the implementation of Student-Centered Learning can be done by using Information and Communication Technology (ICT) in a wide variety of learning strategies. In this paper presented research for improving learning with materials indicators Via Blog / Wordpress, Discussion Group on facebook, Video Tutorials, Journal Online, and Download eBook. Analisys by using SEM (Structural equation modeling) are obtained no significant relationship between the Group Discussions on facebook (V2) with Improved Understanding (PP), so the real relationship between Download ebook (V5) with Improved Understanding (PP). The Video Tutorial (V3) and Download Online Journal (V4 had little influence or no real connection with Improved Understanding (PP.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Dari Teacher Centered Learning menuju Student Centered Learning (studi kasus tetntang proses pembelajaran di SMAN N I MANYARAN ).

Dari Teacher Centered Learning menuju Student Centered Learning (studi kasus tetntang proses pembelajaran di SMAN N I MANYARAN ).

In line with those objectives, the qualitative research employed observation method to collect the data in SMA N I Manyaran, Wonogiri. This research referred to the change of learning method implemented in the classroom from Teacher- Centered Learning (TCL) to Student-Centered Learning (SCL) in SMA N I Manyaran Wonogiri.

14 Baca lebih lajut

PENDEKATAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) DALAM PROSES PEMBELAJARAN

PENDEKATAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) DALAM PROSES PEMBELAJARAN

Sistem pendidikan kita saat ini dibangun dengan mengacu pada tujuan dari para pendidik, bukan peserta didik. Tujuan, materi dan metode pendidikan ditetapkan berdasarkan pada apa yang diinginkan dan dianggap perlu diketahui dan dipelajari oleh peserta didik secara seragam, tanpa memperdulikan keanekaragaman kebutuhan, minat, kemampuan serta gaya belajar tiap peserta didik. 2) . Oleh karena itu harus ada paradigma baru dalam proses pembelajaran yang lebih berpusat kepada aktivitas dan kreativitas mahasiswa. Student Centered Learning (SCL) merupakan metode pembelajaran yang dipercaya dapat memunculkan sikap sikap mampu menerima, menanggapi dan menghargai pendapat orang lain, mampu mengelola pribadi dan pemikirannya sehingga memunculkan karakter yang mampu berpikir analitis dan logis, dapat bekerja mandiri maupun dalam tim serta mampu berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. Atas dasar hal inilah, diperlukan suatu model pembelajaran yang lebih dapat menyatukan ranah kognitif, psikomotorik dan afektif. Model pembelajaran yang berpusat kepada aktivitas peserta didik diharapkan dapat lebih memotivasi peserta didik untuk tidak “sekadar mendapatkan nilai bagus”, tetapi dapat memberikan bekal kepada peserta didik untuk berkehidupan dan bermasyarakat. Kunci perubahan tersebut terdapat pada pemikiran bahwa mahasiswa secara aktif membentuk pengetahuannya sendiri, yang dikenal dengan pemikiran konstruktivisme 3) .
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

JURNAL  Implementasi Student Centered Learning Dengan Memanfaatkan Media

JURNAL Implementasi Student Centered Learning Dengan Memanfaatkan Media

Pada era digital saat ini terjadi perubahan yang pada sistem pembelajaran. Ada jurang yang terjadi antara generasi peserta didik dan generasi pengajar. Pembelajaran bergeser dari Teacher Centered Learning (TCL) menjadi Student Centered Learning (SCL). Teknologi Informasi dan Internet mengubah baik cara belajar maupun cara mengajar. Pembelajaran sudah tidak terbatas di dalam ruang kelas namun sudah tidak terbatas. Demikian halnya dengan media pembelajaran sudah bergeser dari media kertas menjadi media digital. Namun demikian ada masalah yang tetap terjadi dalam proses pembelajaran yaitu adanya perbedaan kemampuan akademis, kemampuan menyerap materi dan pengetahuan sebelumnya dari peserta didik didalam satu kelas. Pada umumnya berdasarkan ketiga hal diatas siswa dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok: rendah, sedang dan tinggi. Hal tersebut merupakan tantangan bagi pengajar untuk dapat mengakomodasi ketiga kelompok tersebut. Metode Flipped Classroom mencoba mengatasi masalah tersebut dengan memanfaatkan media pembelajaran digital, yaitu video pembelajaran. Media video mempunyai merupakan media audio- visual yang dapat ditayangkan berulang-ulang. Hal ini akan membantu siswa untuk belajar sesuai dengan irama dan kemampuan belajarnya. Pada tulisan ini dijelaskan mengenai cara melaksanakan metode Flipped Classroom, keuntungan dan tantangan dalam pelaksanaanya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Keywords : Student-Centered Learning, Structural equation modeling

Keywords : Student-Centered Learning, Structural equation modeling

Metode pembelajaran berpusat pada siswa (Student-Centered Learning) memberikan ruang gerak lebih bagi mahasiswa untuk dapat berpartisipasi aktif dalam aktivitas perkuliahan di Perguruan Tinggi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Untuk mendukung penerapan Student-Centered Learning ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan Information and Communication Technology (ICT) dalam berbagai macam strategi pembelajaran. Pada makalah ini disajikan penelitian peningkatan pembelajaran dengan indikator Materi Via Blog/Wordpress, Grup Diskusi di facebook, Video Tutorial, Download Jurnal Online, dan Download ebook. Dengan analisys SEM (Structural equation modeling) diperoleh ada hubungan yang nyata antara Grup Diskusi di facebook (V2) dengan Peningkatan Pemahaman, demikian hubungan nyata antara Download ebook (V5) dengan Peningkatan Pemahaman (PP). Sedangkan Video Tutorial (V3) dan Download Jurnal Online(V4) tidak terlalu perpengaruh atau tidak ada hubungan nyata dengan Peningkatan Pemahaman (PP). Sedangkan hubungan variabel mencari Materi via Blog/Wordpress dengan Peningkatan Pemahaman sangat kuat dengan nilai estimasi 1.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PERPUSTAKAAN STUDENT CENTERED LEARNING UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

PERPUSTAKAAN STUDENT CENTERED LEARNING UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Abstrak : Bangunan Perpustakaan Student Centered Learning Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang berlokasi di jalan Babarsari merupakan proyek Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang baru yang bertujuan untuk mewadahi proses belajar dan mencari informasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Bangunan Perpustakaan yang sesuai dengan standar perpustakaan perguruan tinggi dan jumlah mahasiswa yang terus meningkat setiap tahun khususnya mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi latar belakang perwujudan proyek Perpustakaan Student Centered Learning Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Perpustakaan Student Centered Learning Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan Penekanan Tata Ruang Dalam yang Edukatif dan Interaktif melalui Pendekatan Architecture and Human Behaviour menjadi pemasalahan yang diselesaikan pada proyek dengan penambahan sumber pustaka, referensi, jam operasional perpustakaan, ketersediaan ruang perpustakaan untuk mahasiswa, dan penerapan Student Centered Learning.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pembelajaran ilmu metrologi industri dengan student centered learning dan multimedia.

Pembelajaran ilmu metrologi industri dengan student centered learning dan multimedia.

Proses pembelajaran pada kurikulum berbasis kompetensi menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performan tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan peserta didik, berupa penguasaan terhadap seperangkat kompetensi tertentu. Metode dan model pembelajaran adalah SCL (Student Centered Learning) dimana pusat pembelajaran adalah mahasiswa dan dosen sebagai pasilitator dan motivator. Ilmu Metrologi memberikan pengetahuan tentang besaran teknik, termasuk teknologi dan kegiatan yang berkaiatan dengan pengukuran. Permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran mata kuliah Metrologi Industri adalah sulitnya mahasiswa mengimajinasikan alat ukur seperti mikrometer, jangka sorong, jam ukur dan blok ukur. Sedang untuk dosen kesulitan dalam mengkomunikasikan secara detail terutama yang menyangkut bentuk real alat ukur. Disamping itu juga mengenai set up, pemeliharaan dan penyimpanan saat pengukuran.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Penerapan Student Centered Learning SCL (1)

Penerapan Student Centered Learning SCL (1)

Application of student centered learning (SCL) through mnemonics method and associated technique in basic Kanji (Shokyu Hyouki). The purpose of this study was to determine the effectiveness of instructional media and its influence in improving students' ability in learning basic kanji. Kanji is one important element in studying the Japanese language, but at the same time, it is the most difficult by Japanese learners. So far, in most of the kanji taught using lecture method with media - centered teaching (teacher center). This research concerns about student difficulties in memorizing kanji meaning with emphasis on the improvement of instructional media that had been done. The research method used was experimental method. Based on the results of this study concluded that sufficient media interactive CD helps students to memorize kanji meaning, especially when working on the exam.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Student-centered learning approach in teaching basic grammar

Student-centered learning approach in teaching basic grammar

The study determined the effect of student-centered learning approach in teaching basic grammar of the tenth-grade students. Specifically, this study sought answers to following questions: 1). How does the result of the pre-test compare to that of post-test of the control and experimental groups? 2). Is there any significant difference in the results of the test between the control and experimental groups? 3). What is student-centered teaching guide in basic grammar that can be developed based on the findings of the study? It was applied an experimental research design in this study. The result in the post-test of the control and experimental groups showed that the computed the T value of 3.03 was higher than the tabular value of 2.03, at the degree of freedom of 34, at 5% level of significance. This condition rejects the null hypothesis that there is no significant difference in the mean scores in the post-test of the control and experimental groups. The student-centered teaching guide enhanced the students’ writing skill in the basic grammar of the tenth-grade students in the experimental group .
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Dari Teacher Centered Leraning Menuju Student Centered Learning ( Studi Kasus Tentang Proses Pembelajaran Di SMA N I Manyaran ) | Rudatin | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 6406 13613 1 SM

Dari Teacher Centered Leraning Menuju Student Centered Learning ( Studi Kasus Tentang Proses Pembelajaran Di SMA N I Manyaran ) | Rudatin | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 6406 13613 1 SM

Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut : (1) Pendidik di SMA Negeri 1 Manyaran memahami bahwa proses pembelajran student centered learning adalah proses yang membutuhkan kreatifitas siswa, kesadaran siswa serta perlunya dilakukan dengan penuh motivasi sehingga tujuan pembelajaran dapat sampai kepada peserta didik. Dan guru disini berkedudukan sebagai fasilitator, tidak perlu berbicara namun dapat memberikan kesimpulan yang relevan dalam proses pembelajarannya. (2) Dalam proses pembelajaran student centered learning di SMA Negeri I Manyaran telah banyak guru yang menjadi fasilitator namun, proses tersebut belum dapat dikatakan sebagai student centered learning (3) Untuk kesiapan peserta didik terbagi menjadi dua kelompok. Yang pertama adalah siswa yang mampu mengikuti proses pembelajaran atau dapat dikatakan sebagai siswa aktif. Dan siswa yang hanya menjadi penonton atau siswa pasif. Hal iini disebabkan dari faktor kesiapan peserta didik itu sendiri, dikarenakan belum memiliki sumber materi yang cukup.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Studi Deskriptif Mengenai Student Centered Learning yang Diterapkan Oleh Guru di SMA "X" Kota Bandung.

Studi Deskriptif Mengenai Student Centered Learning yang Diterapkan Oleh Guru di SMA "X" Kota Bandung.

Prinsip kedua adalah tujuan proses pembelajaran. Prinsip ini menjelaskan guru mencoba menciptakan makna dari pengetahuan dan pengalaman yang tersedia dengan tidak terlalu memperhatikan kualitas serta kuantitas data yang tersedia. Implikasinya adalah siswa mencoba memahami apakah interpretasi mereka terhadap pelajaran sudah benar atau belum. Guru SMA “X” Kota Bandung yang sudah menerapkan Student Centered Learning berdasarkan prinsip ini sudah mencari tahu sejauhmana pemahaman siswa akan suatu materi pembelajaran seperti memberikan soal-soal latihan, ulangan secara berkala, dan tanya jawab. Guru memberi waktu kepada siswa untuk memproses informasi yang mereka dapatkan. Kemudian guru bertanya kepada siswa untuk mengecek apakah pemahaman siswa mengenai materi sudah tepat atau belum. Sebaliknya, guru SMA “X” Kota Bandung yang belum menerapkan Student Centered Learning
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Studi Deskriptif Mengenai Persepsi Siswa Terhadap Penerapan Student Centered Learning di SMAN "X" Bandung.

Studi Deskriptif Mengenai Persepsi Siswa Terhadap Penerapan Student Centered Learning di SMAN "X" Bandung.

kondusif untuk mengembangkan potensi siswa melalui pengembangan ilmu pengetahuan seraya mengembangkan soft skills siswa yang menunjang proses belajar-mengajar siswa serta menumbuhkembangkan disiplin pribadi siswa. Agar misi tersebut dapat dicapai oleh setiap peserta didik diperlukan model pembelajaran yang tepat untuk mengembangkan potensi siswa yaitu dengan menerapkan Student Centered Learning. Model pembelajaran ini menekankan pada minat, kebutuhan, dan kemampuan siswa serta dapat mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan masyarakat seperti kreativitas, kepemimpinan, rasa percaya diri, kemandirian, kedisiplinan, kekritisan dalam berpikir, serta wawasan global untuk dapat selalu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan (Pongtuluran & Rahardjo, 2000).
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Implementasi Student Centered Learning dalam Pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta.

Implementasi Student Centered Learning dalam Pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi Student Centered Learning ditinjau dari penggunaan waktu pada aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta dan (2) implementasi Student Centered Learning ditinjau dari kegiatan pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode observasi.Populasi dalam penelitian ini adalah 6 kelas pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta.Sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelas pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria. Teknik pengambilan sampel menggunakan random samplingkarena semua kelas pembelajaran dinilai memiliki karakteristik yang sama. Instrumen dalam penelitian ini adalah alat perekam video dan lembar observasi.Teknik pengumpulan data dengan metode observasi.Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi Student Centered Learning ditinjau dari penggunaan waktu dalam pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta belum terlaksana secara optimal dikarenakan waktu lebih banya digunakan oleh guru daripada siswa, sedangkan implementasi Student Centered Learning ditinjau dari kegiatan pembelajaran Archaebacteria dan Eubacteria di MAN Kotamadya Yogyakarta terlaksana pada tahap kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup namun belum optimal karena (1) belum dilakukan pada setiap pertemuan, (2) belum sesuai dengan urutan materi, dan (3) belum memaksimalkan metode maupun media pembelajaran yang ada.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN YANG BERPUSAT PADA MAHASISWA INTEGRASI MATA KULIAH DENGAN NILAI-NILAI ISLAM (STUDENT CENTERED LEARNING)

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN YANG BERPUSAT PADA MAHASISWA INTEGRASI MATA KULIAH DENGAN NILAI-NILAI ISLAM (STUDENT CENTERED LEARNING)

UAI sebagai salah satu universitas yang merupakan Entreprising University yang berazaskan Islam dengan beberapa kekhususan atau ciri khusus sehingga program Tridharma PT nya pun perlu disesuaikan terutama dalam pelaksanaan pembelajaran. UAI dengan 7 elemen dasarnya (Nilai-nilai Islam; TIK; Manajemen; Kepemimpinan: Kerja sama; Wirausaha,dan Bahasa asing) merupakan Mata kuliah wajib bagi seluruh Mahasiswa dan harus lulus minimum B. Untuk memberikan bekal ke pribadian Islami bagi lulusannya maka materi Mata Kuliah dalam Ke islaman (nilai-nilai Islam ) diintegrasikan kedalam materi perkuliahan. Sistem Pembelajaran di UAI dudah dipilih dengan menggunakan metoda ppembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student centered learning) yang berlaku bagi semua program studi di UAI. Dengan cara ini diharapkan para lulusan UAI menjadi manusia yang dapat mandiri, bermoral,berilmu,berkeribadian disamping memiliki jiwa wira usaha.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

STUDENT-CENTERED LEARNING: SELF-REGULATED LEARNING.

STUDENT-CENTERED LEARNING: SELF-REGULATED LEARNING.

which requires the active participation of students These methods are: (a). Information Sharing by: brainstorming, cooperative, collaborative, group discussion (focus group), panel discussions, symposia, and seminars; (b). Learning from experience (Experience Based) by means of simulation, role playing, games, and a group meeting; (c). Learning through problem solving by way of: case studies, tutorials, and workshops (Williamson, 2008; 21-32). Learning student- centered learning is now considered to be in accordance with the external conditions present a challenge for students to be able to take decisions effectively to the problems faced. Through the application of student-centered learning students must participate actively, constantly challenged to have the critical power, able to analyze and can solve his own problems. The challenge for teachers as student learning companion, to be able to implement student-centered learning needs to understand about the concept, mindset, philosophy, commitment methods and learning strategies. To support teachers' competence in student-centered learning process it is necessary to increase the knowledge, understanding, skills, and skills of teachers as fasititator in student-centered learning. The role of teachers in student-centered learning shifted from initially becoming a teacher (teacher) become facilitators. The facilitator is the person providing facilitation. In case this is facilitating the learning process of students. Teachers become learning partners who serves as a companion (guide on the side) for students.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Perbedaan Kecemasan Komunikasi antara Mahasiswa yang Mengikuti Pendekatan Pembelajaran Student Centered Learning dengan Teacher Centered Learning

Perbedaan Kecemasan Komunikasi antara Mahasiswa yang Mengikuti Pendekatan Pembelajaran Student Centered Learning dengan Teacher Centered Learning

Pengambilan data dilakukan dengan memberikan alat ukur berupa skala kecemasan komunikasi kepada subjek penelitian. Dalam tahap pelaksanaan penelitian, aitem skala yang menjadi aitem sesungguhnya adalah aitem yang telah di uji cobakan sebelumnya. Skala yang sudah diketahui validitas dan reabilitasnya disusun kembali, kemudian diberikan kepada subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 November 2011 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dengan melibatkan 120 subjek yang mengisi skala, terdiri dari 60 mahasiswa yang mengikuti pendekatan student centered learning yaitu angkatan 2009 dan 60 mahasiswa yang mengikuti pendekatan teacher centered learning yang terdiri dari angkatan 2007 dan 2008 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Perbandingan Strategi Pembelajaran Teacher Centered Learning Dengan Student Centered Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Tarikh Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Surakarta.

PENDAHULUAN Perbandingan Strategi Pembelajaran Teacher Centered Learning Dengan Student Centered Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Tarikh Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Surakarta.

Penelitian ini diharapkan dapat memberi, menambah, serta mengembangkan khasanah keilmuan dan pengetahuan dunia pendidikan pada umumnya, dan khususnya pada perbandingan strategi pembelajaran Teacher Centered Learning dan Student Centered Learning pada mata pelajaran PAI khususnya Tarikh.

4 Baca lebih lajut

MODEL STUDENT CENTERED LEARNING

MODEL STUDENT CENTERED LEARNING

Perception of And Interactions with external world Objects --- --- Actions Advanced Mathematical Thinking Inspired by concept images, formalised by Concept definitions and log[r]

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...