suku bunga SBI

Top PDF suku bunga SBI:

Pengaruh Suku Bunga SBI BI Rate Kurs dan

Pengaruh Suku Bunga SBI BI Rate Kurs dan

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara suku bunga SBI, kurs, dan Produk Domestik Brotu (PDB) terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara simultan dan parsial. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Jenis penelitian ini adalahpenelitian deskriptif dengan pendekatan verifikatif.

1 Baca lebih lajut

PENGARUH NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA SBI

PENGARUH NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA SBI

Variabel suku bunga SBI pada tabel 4.9 mempunyai nilai signifikan sebesar 0.0074 dan nilai koefisiennya sebesar -0.080405. Penelitian ini alpha (α) yang digunakan adalah 5% (0.05). Variabel suku bunga SBI mempunyai nilai signifikan lebih kecil dibandingkan alpha (α) yaitu 0.0074 < 0.05, maka memberikan penjelasan bahwa variabel suku bunga SBI mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel indeks harga saham sektor properti. Sedangkan nilai koefisien yang bertanda negatif (-) dapat diartikan bahwa variabel suku bunga SBI berpengaruh secara negatif terhadap variabel indeks harga saham sektor properti, dengan demikian menolak Ho dan menerima Ha.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI (1)

Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI (1)

Paper ini membahas analisis serempak pengaruh beberapa variable ekonomi seperti tingkat suku bunga SBI, exchange rate, ukuran perusahaan, debt to equity ratio dan bond rating terhadap yield obligasi korporasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis data panel, sehingga untuk memilih jenis model yang akan digunakan dilakukan beberapa pengujian. Pengujian awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan pengujian Chow-test untuk menentukan apakah metode pooled least square atau fixed effect dapat digunakan; serta pengujian Haussman-test untuk menentukan apakah metode fixed effect atau random effec dapat dipakai. Dengan memakai dua pengujian ini, kita dapatkan persamaan regresi umum pengaruh variable-variable ekonomi tersebut diatas terhadap yiel obligasi korporasi di Indonesia dengan tingkat signifikansi penerimaan yang bagus.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis pengaruh tingkat suku bunga SBI

Analisis pengaruh tingkat suku bunga SBI

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban mengenai pengaruh tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia, tingkat suku bunga deposito dan jumlah uang beredar terhadap Inflasi di Indonesia. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah berapa besar pengaruh tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia, tingkat suku bunga deposito dan Jumlah Uang Beredar terhadap Inflasi di Indonesia periode triwulan I 2002 – triwulan IV 2006. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, diduga tingkat suku bunga SBI, tingkat suku bunga deposito dan Jumlah Uang Beredar berpengaruh nyata terhadap Inflasi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH SUKU BUNGA SBI INFLASI DAN FUND

PENGARUH SUKU BUNGA SBI INFLASI DAN FUND

Penilaian investasi saham dapat dibagi menjadi dua macam analisis yaitu analisis teknikal dan fundamental. Analisis teknikal menitikberatkan pada bagaimana memprediksi arah pergerakan harga saham serta indikator pasar saham lainnya melalui studi grafik historis (Tandelilin, 2010:392). Sedangkan analisis fundamental menurut Darmadji (2012:189) merupakan salah satu cara penilaian saham dengan mempelajari atau mengamati berbagai indikator tidak hanya dari data-data perusahaan tetapi juga terkait kondisi makro ekonomi dan kondisi industri suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis fundamental dengan pendekatan top-down. Pendekatan ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu dengan mengidentifikasi pengaruh faktor makro ekonomi, industri, dan fundamental perusahaan (Tandelilin, 2010:339). Penelitian ini menggunakan dua tahap pendekatan top-down yaitu factor makro ekonomi dan fundamental perusahaan. Faktor makro ekonomi dicerminkan melalui suku bunga SBI dan inflasi dan faktor fundamental perusahaan dicerminkan melalui earning per share (EPS), return on equity (ROE), dan debt to equity ratio (DER).
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH TINGKAT INFLASI SUKU BUNGA SBI

PENGARUH TINGKAT INFLASI SUKU BUNGA SBI

Uji F digunakan untuk menguji pengaruh Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, Perubahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS, dan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) apakah secara bersama – sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Reksadana Saham. Hasil uji F sesuai perhitungan SPSS 11,5 dapat dilihat pada tabel 2 dibawah ini :

18 Baca lebih lajut

PENGARUH SUKU BUNGA SBI TINGKAT INFLASI

PENGARUH SUKU BUNGA SBI TINGKAT INFLASI

Suku bunga adalah persentase yield pada sekuritas keuangan seperti obligasi dan saham. Suku bunga juga dapat diartikan sebagai jumlah yang dapat diterima oleh pihak yang memberi pinjaman dan dibayarkan oleh peminjam dalam bentuk persentase dari jumlah pinjaman (McTaggart, 2003). Suku bunga merupakan salah satu faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam membuat keputusan individu terhadap pilihan membelanjakan (konsumsi) atau menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan. Suku bunga juga dapat diartikan sebagai representasi dari kondisi masa depan. Menurut McTaggart (2003), suku bunga dapat dikelompokkan menjadi dua: a) Suku bunga nominal Suku bunga yang dipakai dalam transaksi sehari-hari dan biasanya diinformasikan lewat media massa; b) Suku bunga riil. Suku bunga nominal yang telah dikurangi dengan inflasi. Perubahan suku bunga SBI dapat mempengaruhi variablitas dari return suatu investasi. Hal ini dapat terjadi karena jika suku bunga meningkat, maka harga saham akan cenderung turun turun, begitupun sebaliknya. Karena jika tingkat suku bunga naik maka investor akan berekspektasi memperoleh return yang lebih baik dari instrumen investasi yang terkait hal itu, seperti contohnya deposito. Sehingga minat investor akan berpindah dari investasi pasar modal ke deposito. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan Nurlaili (2012).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI (1)

Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI (1)

Sesuai dengan jenis data yang diperlukan yaitu data sekunder dan teknik sampling yang digunakan, maka pengumpulan data didasarkan pada laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia melalui www.idx.co.id, tingkat suku bunga SBI yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia melalui www.bi.go.id dan harga minyak dunia yang diperoleh melalui useconomy.about.com. analisis data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS dengan metode analisis statistik. Penelitian ini juga melakukan analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik yaitu normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas dan autokorelasi dilanjutkan dengan analisis regresi dan pengujian hipotesis.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI

ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel Tingkat Suku Bunga SBI, Inflasi, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah, Indeks Nikkei 225, dan Indeks Dow Jones terhadap IHSG. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda yang dilakukan dengan SPSS 16. Salah satu syarat untuk melakukan uji analisis berganda perlu dilakukan uji asumsi klasik. Hal ini diperlukan agar persamaan regresi yang dihasilkan bersifat BLUE (Best,Linear,Unbiased,Estimator). Selain itu untuk menilai goodness of fit suatu model dilakukan uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Penelitian ini menggunakan data bulanan dari tahun 2003-2012 untuk setiap variabel penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Inflasi, Harga Minyak Dunia, Kurs Rupiah terhadap dollar Amerika, dan Indeks Nikkei 225 berpengaruh negatif terhadap IHSG. Sementara variabel Tingkat Suku Bunga SBI, Harga Emas Dunia, dan Indeks Dow Jones positif terhadap IHSG, Sedangkan secara simultan seluruh variabel berpengaruh terhadap IHSG.Selain itu diperoleh bahwa nilai adjusted R square adalah 91,5 % Ini berarti 91,5 % pergerakan IHSG dapat diprediksi dari pergerakan ketujuh variabel independen tersebut. Keywords : IHSG, makro ekonomi, integrasi pasar modal dunia, globalisasi
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Analisis Penetapan Suku Bunga SBI Terhad

Analisis Penetapan Suku Bunga SBI Terhad

Selain itu, kredit merupakan sumber utama pendapatan sektor perbankan yakni berupa pendapatan bunga atas kredit yang dibayarkan oleh debitur kepada pihak Bank. Di sisi lain, pihak Bank juga harus berhati-hati dalam menyalurkan kredit agar terhindar dari resiko kredit berupa NPL yang tinggi. Salah satu cara yang dilakukan bank untuk mengurangi resiko kredit ialah mengalokasikan dananya pada instrument lain seperti penempatan dana pada Bank Indonesia yang tentu saja memiliki tingkat risiko yang rendah. Penempatan dana pada Bank Indonesia dapat berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang merupakan instrument yang paling aman karena diterbitkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia. Sertifikat Bank Indonesia (SBI) juga merupakan instrumen yang paling disenangi oleh perusahaan – perusahaan lembaga keuangan karena dianggap paling aman dan memberikan cadangan likuiditas sekunder yang dapat memberikan kepastian hasil. Dengan demikian, kredit juga memiliki ketertkaitan dengan suku bunga SBI.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN DENGAN SENSITIVITAS TINGKAT SUKU BUNGA SBI SEBAGAI VARIABEL MODERASI - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN DENGAN SENSITIVITAS TINGKAT SUKU BUNGA SBI SEBAGAI VARIABEL MODERASI - Perbanas Institutional Repository

satu hal penting karena berpengaruh dan dapat digunakan investor dalam menilai apakah perusahaan mengalami perkembangan atau sebaliknya, yang nantinya akan dijadikan tujuan untuk berinvestasi. Tingkat suku bunga SBI merupakan salah satu bagian dari informasi lingkungan eksternal dan ekonomi makro yang dapat mempengaruhi perkembangan pada pasar modal. Jika suku bunga SBI naik maka akan berdampak pada peningkatan bunga deposito yang pada akhirnya akan mengakibatkan tingginya tingkat bunga kredit, sehingga investasi dalam perekonomian akan turun. Sebaliknya, jika tingkat suku bunga SBI mengalami penurunan maka investasi akan meningkat. Fenomena ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi pergerakan harga saham suatu perusahaan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Elastisitas Kredit terhadap suku bunga SBI

Elastisitas Kredit terhadap suku bunga SBI

Dari gambar-gambar di atas secara umum dapat dikatakan bahwa Kredit Konsumsi, Kredit Investas dan Kredit Modal Kerja bersifat inelastis atau kurang peka terhadap perubahan suku bunga SBI, baik SBI 1 bulan maupun SBI 3 bulan. Namun dari ketiga jenis Kredit tersebut, Kredit Modal Kerja adalah jenis kredit yang paling elastis, dapat dilihat banyaknya titip elastisitas yang berada diatas angka 1. Hal ini dapat dimengerti karena kredit Modal Kerja biasa digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja nasabah yang kegiatan usahanya bergerak cepat, seperti modal untuk perdagangan sembako. Berbeda dengan Kredit Investasi, biasanya digunakan untuk modal jangka panjang, dan kredit konsumsi untuk pengadaan barang dan jasa untuk tujuan konsumsi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Suku Bunga Libor, Suku Bunga Sbi, Dan Inflasi Terhadap Tingkat Suku Bunga Deposito Berjangka Pada Bank Umum

Analisis Pengaruh Suku Bunga Libor, Suku Bunga Sbi, Dan Inflasi Terhadap Tingkat Suku Bunga Deposito Berjangka Pada Bank Umum

Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas moneter di Indonesia, berusaha untuk memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia dengan berusaha menekan laju inflasi pada tahun 1998 sebesar 77,63% melalui penekanan jumlah uang beredar di masyarakat dengan menaikkan suku bunga SBI. Pada saat itu diharapkan uang yang beredar di masyarakat akan terserap oleh bank-bank umum akibat dari tingkat suku bunga perbankan yang juga ikut naik. Sehingga pada tahun berikutnya, tahun 1999, laju inflasi sudah dapat dikendalikan. Pada tahun 2000 dan tahun 2001 inflasi kembali meningkat menjadi 9,40% dan 12,55% yang kemudian turun menjadi 10,04% pada tahun 2002. Tahun 2003 tingkat inflasi sebesar 5,16%. Untuk lebih jelasnya maka perkembangan inflasi di Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

PENGARUH SUKU BUNGA SBI TERHADAP INFLASI

PENGARUH SUKU BUNGA SBI TERHADAP INFLASI

PENGARUH SUKU BUNGA SBI TERHADAP INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA.[r]

1 Baca lebih lajut

Analisis hubungan dinamis suku bunga SBI, IHSG, dan suku bunga internasional dengan model vector autoregressive

Analisis hubungan dinamis suku bunga SBI, IHSG, dan suku bunga internasional dengan model vector autoregressive

Hasil peramalan model VAR menunjukkan bahwa suku bunga SBI dan IHSG relatif stabil dari Januari 2006 sampai dengan Mei 2006. Berbeda dengan suku bunga SBI dan IHSG, peramalan suku bunga internasional menunjukkan terjadinya penurunan suku bunga internasional periode Januari 2006 hingga Mei 2006. Evaluasi peramalan untuk peubah suku bunga SBI menghasilkan nilai MAPE yang relatif kecil yaitu sebesar 1,37. Ini menunjukkan bahwa model VAR tersebut efektif digunakan untuk peramalan suku bunga SBI. Sedangkan evaluasi peramalan untuk peubah IHSG dan suku bunga internasional menghasilkan nilai MAPE yang relatif lebih besar yaitu sebesar 14,29 dan 10,68. Nilai MAPE tersebut menunjukkan bahwa penyimpangan nilai ramalan terhadap nilai aktual relatif besar. Hal ini diperjelas melalui gambar 7(b) dan 7(c), dimana hasil peramalan IHSG dan suku bunga internasional dangan menggunakan model VAR menyimpang agak jauh terhadap nilai aktualnya.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Suku Bunga SBI Terhada

Analisis Pengaruh Suku Bunga SBI Terhada

Penentu utama dari penetapan tingkat suku bunga SBI adalah bank sentral yang dalam konteks di indonesia ini adalah Bank Indonesia yang mempunyai wewenang dalam melaksanakan kebijakan moneter termasuk menetapkan suku bunga SBI. Bank sentral menggunakan SBI dalam open market untuk ekspansi dan kontraksi money supply. Ketika bank sentral ingin melakukan ekspansi money supply , maka ia akan menyerap bidding lelang SBI di bawah jatuh tempo nya. Sebaliknya jika bank sentral ingin melakukan kontraksi maka dirinya akan menyerap semua bidding. Pengetatan money supply akan menyebabkan tingkat suku bunga pasar akan meningkat dan pelonggaran money supply akan mengakibatkan turunnya tingkat suku bunga. Berikut ialah hasil dari pengolahan data yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI KURS MAT

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI KURS MAT

memilih deposito sebagai pilihan investasinya. Dalam penelitiannya, Lee (1992) dan Gan et al (2006) telah ditemukan bahwa perubahan tingkat bunga (interest rate) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap indeks harga saham. Tingkat suku bunga SBI juga merupakan salah satu variabel yang dapat mempengaruhi harga saham. Secara umum, mekanismenya adalah bahwa suku bunga SBI bisa mempengaruhi suku bunga deposito yang merupakan salah satu alternatif bagi investor untuk mengambil keputusan dalam menanamkan modalnya. Jika suku bunga SBI yang ditetapkan meningkat, investor akan mendapat hasil yang lebih besar atas suku bunga deposito yang ditanamkan sehingga investor akan cenderung untuk mendepositokan modalnya dibandingkan menginvestasikan dalam saham. Hal ini mengakibatkan investasi di pasar modal akan semakin turun dan pada akhirnya berakibat pada melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH SUKU BUNGA LIBOR, SUKU BUNGA SBI, DAN INFLASI TERHADAP TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO PADA BANK UMUM DI INDONESIA (PERIODE 2007:01-2011:12)

ANALISIS PENGARUH SUKU BUNGA LIBOR, SUKU BUNGA SBI, DAN INFLASI TERHADAP TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO PADA BANK UMUM DI INDONESIA (PERIODE 2007:01-2011:12)

Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan bank yang bersangkutan. Jangka waktu deposito adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan. Semakin lama deposito, tingkat suku bunganya seharusnya akan semakin besar pula. Tetapi di Indonesia, sejak diberlakukannya Paktri 28/ 1991 terjadi sebaliknya, yaitu suku bunga jangka pendek (misalnya satu bulan) lebih besar daripada suku bunga berjangka lebih panjang (misalnya tiga bulan). Tabungan deposito ini, cost of fund-nya tinggi, karena itu pimpinan bank harus dapat mengelolanya secara efektif. Efektif diartikan begitu deposito diterima maka pada hari itu juga harus dapat disalurkan kepada debitor dan jangan sampai deposito itu menjadi idle money di kas bank tersebut (Hasibuan, 2001:79).
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...