Sumatra Barat

Top PDF Sumatra Barat:

DESKRIPSI NASKAH-NASKAH SYA RIYYAH DI SUMATRA BARAT

DESKRIPSI NASKAH-NASKAH SYA RIYYAH DI SUMATRA BARAT

Seperti telah dikemukakan dalam bab sebelumnya, naskah- naskah yang masuk dalam kategori ini adalah naskah-naskah dalam bahasa Melayu atau bahasa Minangkabau yang ditulis oleh empat orang ulama Sya‹‹Œ riyyah di Sumatra Barat, yakni Imam Maulana Abdul Manaf Amin, H. K. Deram (w. 2000), Mukhtar Abdullah Tuanku Sidi (w. 2001), dan Tuanku Bagindo Abbas Ulakan. Sejauh ini, naskah-naskah karangan ulama Sya‹‹Œ riyyah lainnya baru sampai pada tahap identifikasi. Naskah-naskah yang ditulis oleh empat ulama di atas pun sesungguhnya masih banyak yang belum dapat diakses. Mukhtar Abdullah Tuanku Sidi misalnya, diketahui menulis sejumlah naskah yang kini disimpan oleh anak cucunya. 8 Sayang, penulis belum dapat mengakses naskah-naskah tersebut.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Bab 4 Tarekat dan Tradisi Pernaskahan di Sumatra Barat

Bab 4 Tarekat dan Tradisi Pernaskahan di Sumatra Barat

Selain itu, satu hal yang juga tidak pernah luput dari perhatian para sarjana berkaitan dengan tradisi keagamaan masyarakat Minangkabau adalah munculnya fenomena Islam tradisionalis (kaum tua) dan Islam modernis (kaum muda). Dalam konteks ini, apa yang disebut sebagai kelompok Islam tradisionalis, atau kaum tua, biasanya merujuk pada mereka yang dalam praktek-praktek keberagamaannya mendasarkan pada berbagai ritual tarekat. Di Sumatra Barat sendiri, tarekat yang paling awal berkembang, dan kemudian sangat mengakar pada sebagian masyarakatnya, adalah tarekat Sya ‹‹Œ riyyah yang dibawa oleh Syaikh Burhanuddin Ulakan (1646-1699), salah seorang murid ulama Aceh terkemuka, Syaikh Abdurrauf al-Sinkili (1615-1693). Untuk sekian lamanya, tarekat Sya ‹‹Œ riyyah merupakan satu-satunya representasi dari Islam
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

TAREKAT SYA RIYYAH DI SUMATRA BARAT: TEKS DAN KONTEKS

TAREKAT SYA RIYYAH DI SUMATRA BARAT: TEKS DAN KONTEKS

Alhasil, proses islamisasi, dan terutama meningkatnya intensitas perkembangan Islam di Sumatra Barat ini, sama sekali tidak dapat dipisahkan dari tarekat, dalam konteks ini tarekat Sya ‹‹Œ riyyah, yang sejak akhir abad 17 telah mapan sebagai sebuah institusi. Tak heran kemudian jika hingga kini, sejumlah wilayah di Sumatra Barat masih tetap menjadi basis tarekat, baik tarekat Sya ‹‹Œ riyyah, Naqsyabandiyyah, maupun Sammaniyyah. Dalam tabel yang dibuat Martin van Bruinessen (1996: 133), tampak bahwa basis tarekat Sya ‹‹Œ riyyah di Sumatra Barat yang paling kuat terdapat di daerah Padang Pariaman dan Tanah Datar, menyusul kemudian daerah Agam, Solok, Sawah Lunto Sijunjung, Pasaman, dan Pesisir Selatan. 23 Dengan demikian, tarekat Sya ‹‹Œ riyyah di Sumatra Barat telah melalui jalur persebarannya mulai dari daerah pantai pesisir sampai ke darek atau luhak nan tigo, yaitu: Luhak Tanah Datar, Luhak Agam, dan Luhak Lima Puluh Kota.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat dari Sumatra Barat

Cerita Rakyat dari Sumatra Barat

Terakhir, penulis mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim selaku Kepala Pusat Pembinaan dan Dr. Fairul Zabadi selaku Kepala Bidang Pembelajaran yang telah memberikan kesempatan kepada seluruh staf Balai dan Kantor Bahasa untuk menulis buku cerita rakyat yang ada di daerah. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Drs. Agus Sri Danardana, M.Hum., selaku Kepala Balai Bahasa Sumatra Barat yang terus memotivasi dalam penulisan cerita ini.

84 Baca lebih lajut

Resep Sate Padang Khas Sumatra Barat Asl

Resep Sate Padang Khas Sumatra Barat Asl

Namun aslibanget akan membahas kuliner lain dari provinsi yang sama yaitu sate padang, di Indonesia sendiri banyak macam sate-satean termasuk yang bernah di posting yaitu sate klatak dan sate susu. Sebenarnya sih di sumatra barat ada 3 jenis varian sate yaitu sate padang, sate padang panjang, sate pariaman.

4 Baca lebih lajut

PERSPEKTIF PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MARKISA DI KABUPATEN SOLOK, SUMATRA BARAT

PERSPEKTIF PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MARKISA DI KABUPATEN SOLOK, SUMATRA BARAT

Dalam sepuluh tahun terakhir, usahatani markisa berkembang cukup pesat di wilayah dataran tinggi Kabupaten Solok, yang merupakan satu-satunya penghasil markisa di Sumatra Barat. Tahun 1989 luas tanaman markisa di daerah ini baru 365 ha (Salim S., 1993), selanjut-nya pertengahan tahun 2002 tercatat luas areal panen 3.825 ha dengan produksi 49.577 ton (Distan Kabupaten Solok, 2002). Perkembangan yang pesat tersebut tidak terlepas dari faktor lingkungan biofisik (iklim dan tanah) yang mendukung, serta keunggulan kompetitif yang dipunyai dibanding jenis tanaman lainnya. Menggunakan asumsi luas areal 1,0-1,5 ha/KK, dari luas panen tersebut sedikitnya terdapat 2.550-3.825 KK yang memposisikan markisa sebagai sumber pendapatan usahatani. Dengan nilai jual Rp 1.650/kg, total nilai produksi diatas mencapai Rp 81.802 milyar/tahun. Dari aspek konsumsi, sebagai produk buah segar, markisa selain mengandung nutrisi yang cukup lengkap dan berguna untuk kesehatan seperti, Vitamin A, C, kalori serta berbagai mineral, juga mengan- dung fassiflorine yang dapat menenangkan urat syaraf (Thamrin et al., 1993).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

TAREKAT SYA RIYYAH DI DUNIA MELAYU-INDONESIA: Kajian atas Dinamika dan Perkembangannya Melalui Naskah-naskah di Sumatra Barat

TAREKAT SYA RIYYAH DI DUNIA MELAYU-INDONESIA: Kajian atas Dinamika dan Perkembangannya Melalui Naskah-naskah di Sumatra Barat

Dalam hal ini, ada 10 judul naskah di Sumatra Barat yang berkaitan dengan tarekat Sya ‹‹Œ riyyah, baik menyangkut aspek ajarannya maupun aspek kesejarahannya. Satu di antaranya berbahasa Arab, yakni salinan teks Tanb ¥ h al-M Œ sy ¥ karangan Abdurrauf al-Sinkili, sedangkan 9 naskah lainnya berbahasa Melayu/Minangkabau yang ditulis oleh tiga orang ulama Sya ‹‹Œ riyyah di Sumatra Barat, yakni Imam Maulana Abdul Manaf Amin, H. K. Deram, dan Tuanku Bagindo Abbas Ulakan. Naskah-naskah tersebut adalah: Pengajian Tarekat, Kit Œ b al-Taqw ¥ m wa al- ê iy Œ m, Ris Œ lah M ¥ z Œ n al-Qalb, Kitab Menerangkan Agama Islam di Minangkabau Semenjak Dahulu dari Syaikh Burhanuddin Sampai ke Zaman Kita Sekarang, Muballigul Islam, Inilah Sejarah Ringkas Auliyaullah al-Salihin Syaikh Abdurrauf (Syaikh Kuala) Pengembang Agama Islam di Aceh, Inilah Sejarah Ringkas Auliyaullah al- Salihin Syaikh Burhanuddin Ulakan yang Mengembangkan Agama Islam di Daerah Minangkabau, Sejarah Ringkas Syaikh Muhammad Nasir (Syaikh Surau Baru), dan naskah Sejarah Ringkas Syaikh Paseban al-Syattari.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

POTENSI KANDUNGAN MINYAK DALAM BITUMEN PADAT, DAERAH PADANGLAWAS, SUMATRA BARAT

POTENSI KANDUNGAN MINYAK DALAM BITUMEN PADAT, DAERAH PADANGLAWAS, SUMATRA BARAT

Pada Akhir Kapur terjadi pensesaran batuan dasar yang menghasilkan struktur horst dan graben di Cekungan Sumatra Tengah. Kemudian selama Eosen hingga Oligosen berlangsung proses sedimentasi pada bagian graben (de Coster, 1974). Sedimen tersebut terutama terdiri dari batuan klastik kasar dengan sisipan batulumpur dan bitumen padat. Pada zona graben terjadi pembentukan bitumen padat yang perkembangannya dikendalikan oleh penurunan daratan secara perlahan yang mengakibatkan perluasan cekungan sedimentasi terutama ke arah timur dan barat. Pada waktu tertentu, cekungan tadi akan berhubungan dengan laut terbuka dan diikuti dengan pengendapan sedimen laut. Sejak Miosen Tengah proses sedimentasi pada lingkungan laut dangkal dan payau berkembang. Lapisan bitumen padat dari Formasi Telisa bagian atas berasal dari substansi organik yang terbentuk selama kurun waktu itu di lingkungan rawa laut dangkal.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

SUKU cadang di kota PADANG

SUKU cadang di kota PADANG

Nuansa Minangkabau yang ada di dalam setiap musik Sumatra Barat jika dicampur dengan jenis musik apapun saat ini pasti akan terlihat dan terasa jelas dari setiap karya lagu yang beredar di masyarat, karena musik Minang bisa diracik dengan aliran musik jenis apapun sehingga enak didengar dan bisa diterima oleh masyarakat. Beberapa alat musk tradisional Padang

5 Baca lebih lajut

Kantor Gubernur Sumatera Barat di Padang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kantor Gubernur Sumatera Barat di Padang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Karena gedung pemerintahan ini sangat penting maka gedung ini akan dibangun lagi tetapi dengan lokasi yang sama. Dalam mendesain kantor Gubernur Sumatra Barat ini saya akan menggunakan desain arsitektur modern tetapi tidak meninggalkan cirri khas dari Sumatera Barat agar bangunan ini kedepannya bisa menjadi salah satu simbol dari adat Minangkabau

7 Baca lebih lajut

Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Serta Status Gizi Pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2016

Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Serta Status Gizi Pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2016

Fitrah, Annisa dan Achadi, Endang L. 2013. Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Serat dengan Kejadian Obesitas pada Penduduk Usia > 18 Tahun di provinsi Sumatra Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan Tahun 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010). Jurnal FKM UI 2013. diakses

4 Baca lebih lajut

Bab 3 Keragaman Kenampakan dan Pembagian Wilayah Waktu di Indonesia

Bab 3 Keragaman Kenampakan dan Pembagian Wilayah Waktu di Indonesia

Di wilayah Indonesia tumbuh ribuan jenis pohon (flora) dan hidup bermacam-macam hewan atau binatang (fauna). Flora dan fauna Indone- sia dibedakan menjadi tiga, yaitu flora dan fauna asiatis, peralihan (asli), dan australis. Flora dan fauna asiatis ditemukan di Indonesia bagian barat. Flora dan fauna australis ditemukan di Indonesia bagian timur. Flora dan fauna di Indonesia bagian tengah merupakan flora dan fauna asli Indone- sia. Pembagian ini didasarkan hasil penelitian penelitian Alfred Russel Walace dan Max Wilhelm Carl Weber.

30 Baca lebih lajut

PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, PENGETAHUAN PAJAK, DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus pada Kantor SAMSAT UPTD Batusangkar Provinsi Sumatera Barat)

PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, PENGETAHUAN PAJAK, DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus pada Kantor SAMSAT UPTD Batusangkar Provinsi Sumatera Barat)

Sebagai informasi Pajak Kendaran Bermotor merupakan pajak yang memiliki pengaruh atau kontiribusi yang sangat besar terhadap pendapatan daerah di Provinsi Sumatra Barat dimana pajak kendaraan bermotor memberikan kontribusi sebesar 70% sampai dengan 80% terhadap pendapatan daerah provinsi Sumatra barat dimana artinya pajak kendaraan bermotor sangat penting untuk pembangunan daerah. (sumbarprov.go.id)

9 Baca lebih lajut

SOAL UTS IPS KELAS 5 SEMESTER 1

SOAL UTS IPS KELAS 5 SEMESTER 1

a. gajah, kasuari, panda c. kasuari, kuskus, musang berkatung b. anoa, komodo, babi, rusa d. komodo, kuskus, burung malio 15. Selat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra adalah selat.... a.Jawa c. Madura

5 Baca lebih lajut

Bab 1 Perkembangan Wilayah dan Sistem Pemerintahan Di Indonesia

Bab 1 Perkembangan Wilayah dan Sistem Pemerintahan Di Indonesia

Wilayah provinsi Indonesia pada mulanya hanya terdiri atas delapan provinsi, yaitu Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Sunda Kecil, dan Maluku. Provinsi-provinsi tersebut ditetapkan dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945. Di dalam sidang tersebut juga diangkat seorang gubernur. Berikut provinsi-provinsi dan gubernur pertama di Indonesia.

28 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...