Tanah Pasir

Top PDF Tanah Pasir:

UJI KAPASITAS TARIKMODEL TIANG SIRIP PADA TANAH PASIR UJI KAPASITAS TARIK MODEL TIANG SIRIP PADA TANAH PASIR.

UJI KAPASITAS TARIKMODEL TIANG SIRIP PADA TANAH PASIR UJI KAPASITAS TARIK MODEL TIANG SIRIP PADA TANAH PASIR.

Puji syukur kehadirat Tuhan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala berkat, hikmat, bimbingan dan kasih anugerah-Nya yang selalu menyertai mulai dari awal pengumpulan ide, pembuatan proposal, seminar, penelitian di Laboratorium hingga penulis dapat menyelesaikan karya penulisan tugas akhir dengan judul : “Uji Kapasitas Tarik Model Tiang Sirip pada Tanah Pasir”.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS DINDING PENAHAN PADA TANAH PASIR DENGAN PRINSIP PROBABILITAS  Analisis Dinding Penahan Pada Tanah Pasir Dengan Prinsip Probabilitas.

ANALISIS DINDING PENAHAN PADA TANAH PASIR DENGAN PRINSIP PROBABILITAS Analisis Dinding Penahan Pada Tanah Pasir Dengan Prinsip Probabilitas.

N dari tanah pasir (Mayerhof, 1974) .................................................. 12 Tabel V.1. Hasil data sondir yang dikorelasikan ke sudut gesek dalam .............. 32 Tabel V.2. Hasil uji statistic untuk nilai χ² best fit distribution ........................... 36 Tabel V.3. Hasil perhitungan nilai keamanan (manual)

17 Baca lebih lajut

PRINSIP PRINSIP SURVEI TANAH pasir

PRINSIP PRINSIP SURVEI TANAH pasir

Sekelompok tanah dari suatu sistem klasifikasi tanah masing-masingdiwakili oleh suatu profil tanah yang disebut 'central concept' (konsep pusat) dengan sejumlah kisaran penyimpangan sifat-sifat dari konsep pusat tersebut. Jadi satuan taksonomi tanah menentukan suatu selang tertentu dari sifat-sifat tanah dalam kaitannya dengan selang sifat tanah secara total dalam suatu sistem klasifikasi tanah tertentu. Perdekatannya merupakan pendekatan morfogilik. Satuan taksonomi tanah seringkali dibuat tanpa mempertimbangkan fakta-fakta yang ada di lapangan. Misalnya kita dapat saja mengelompokkan tanah-tanah dengan lapisan bawah berwarna kelabu sebagai kelas tersendiri dan yang memiliki kontak litik yang dangkal sebagai kelas yang lain. Pengelompokkan ini mungkin dapat didelineasi pada peta, tetapi pada umumnya sangat sukar dilakukan karena tidak terlihat di lapangan secara langsung.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KAPILARITAS AIR DAN KAPASITAS LAPANG TAN

KAPILARITAS AIR DAN KAPASITAS LAPANG TAN

Menurut Hardjowigeno (2003) tekstur tanah menunjukkan kasar halusnya tanah. Tekstur tanah merupakan perbandingan antara butir-butir pasir, debu dan liat. Untuk membedakan masing-masing tekstur tanah dapat dilihat ciri–ciri dari ketiga tekstur tanah tersebut. Selain itu, setiap tekstur tanah mempunyai karakteristiknya masing–masing. Karateristik tekstur pasir yaitu daya menahan air rendah, ukuran yang besar menyebabkan ruang pori besar lebih banyak, perkolasi cepat, sehingga aerasi dan drainase tanah pasir relative baik. Partikel pasir ini berbentuk bulat dan tidak lekat satu sama lain. Karakteristik tekstur debu yaitu pasir kecil, yang tanah keringnya menggumpal tetapi mudah pecah jika basah, empuk dan menepung. Fraksi debu mempunyai sedikit sifat plastis dan kohesi yang cukup baik. Karateristik tekstur liat yaitu berbentuk lempeng, punya sifat lekat yang tinggi sehingga bila dibasahi amat lengket dan sangat plastis, sifat mengembang dan mengkerut yang besar.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Gambar 2 Pengaruh Penambahan Kadar Kehalusan Butir terhadap Ketahanan Penetrasi (N1 ) dan Kuat Geser Siklik

Gambar 2 Pengaruh Penambahan Kadar Kehalusan Butir terhadap Ketahanan Penetrasi (N1 ) dan Kuat Geser Siklik

Jika ada gaya geser yang bekerja secara cepat, seperti beban gempa, terhadap lapisan pasir yang ada dalam kondisi jenuh atau dibawah muka air tanah, air pori yang tidak sempat keluar membuat tekanan air pori naik dan menyebabkan tegangan yang dipunyai lapisan tersebut menurun sehingga butiran pasir bergerak dan saling menggelincir. Sebagaimana banyak ditemui, beberapa faktor yang mempengaruhi kuat geser tanah pasir adalah void ratio atau kepadatan relatif, bentuk partikel, distribusi keragaman butir, kekasaran permukaan partikel, air, ukuran partikel, tegangan awal yang pernah diterima. Kuat geser ini memegang peranan penting ketika tanah tersebut akan digunakan sebagai dasar bangunan di daerah yang rawan terhadap gempa ataupun longsoran. Saat kuat geser mencapai batas runtuhnya tanah pasir dapat mencair (liquifaksi), terjadi penyebaran lateral atau menggelincir. Bangunan di atasnya dapat mengalami penurunan, retak dan bahkan runtuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peranan butiran halus dalam deposit pasir vulkanik, serta mengkaji kontroversi pendapat yang ada saat ini. Kajian kuat geser dilakukan dengan pengujian laboratorium menggunakan alat uji Triaxial dan menerapkan metode “terkonsolidasi tidak teralir” (consolidated undrained).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

STABILITAS TANAH MENGGUNAKAN SERABUT KELAPA MELALUI UJI GESER LANGSUNG (DIRECT SHEAR TEST) DI LABORATORIUM

STABILITAS TANAH MENGGUNAKAN SERABUT KELAPA MELALUI UJI GESER LANGSUNG (DIRECT SHEAR TEST) DI LABORATORIUM

Kuat geser merupakan salah satu faktor yang diperhitungkan untuk mencari daya dukung tanah.Stabilitas tanah adalah suatu cara untuk memperbaiki atau mengubah sifat dari suatu kondisi tanah dasar yang kurang menguntungkan menjadi lebih baik dalam hal kemampuan daya dukung tanah dasar terhadap konstruksi yang akan dibangun diatasnya.Serabut kelapa yang digunakan adalah serabut kelapa hijau. Pasir yang digunakan berasal dari kali opak.Benda uji yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak 12 sampel. Dua belas benda uji mempunyai kerapatan relatif dan kadar serabut kelapa yang berbeda. Kerpatan relatif ditentukan 30%, 50% dan 80 % dan untuk serabut kelapa ditentukan 0%, 0.5%, 1% dan 1.5%.Kadar serabut kelapa mampu menaikkan kuat geser tanah pasir, dengan kadar serabut kelapa 0.5% kenaikkan kuat geser + 9.14%, untuk kadar serabut kelapa 1% kenaikkan kuat geser + 9.49% dan untuk kadar serabut kelapa 1.5% kenaikkan kuat geser 10.30%.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH MEDIA TANAH TERHADAP PERTUMBUHA

PENGARUH MEDIA TANAH TERHADAP PERTUMBUHA

Tumbuhan kacang hijau yang mengalami pertumbuhan yang cepat adalah pada tanaman kacang hijau yang ditanam di tanah pasir. Tumbuhan kacang hijau yang ditanam di tanah pasir memang memiliki pertumbuhan yang cepat akan tetapi daunnya kecil dan batangnya hijau keputih-putihan.

14 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN KAPILARITAS AIR DAN KAPASITAS

KEMAMPUAN KAPILARITAS AIR DAN KAPASITAS

semakin rendah, tetapi sebagian dari pori- pori itu terdiri dari pori-pori yang besar dan sangat efisien dalam lalu lintas air maupun udara. Faktor-faktor yang mempengaruhi kadar air di dalam tanah adalah tekstur tanah, kadar bahan organik tanah, kedalaman solum atau lapisan tanah, iklim dan tumbuhan, senyawa kimiawi, pori tanah, dan permeabilitas tanah. Menurut Hardjowigeno (1987), tanah yang bertekstur kasar mempunyai kemampuan menahan air yang kecil daripada tanah bertekstur halus. Oleh karena itu, tanaman yang ditanam pada tanah pasir umumnya lebih mudah kekeringan dari pada tanah-tanah bertekstur lempung atau liat. Jumlah air yang diperoleh tanah tergantung pada kemampuan tanah menyerap cepat dan meneruskan air yang diterima dari permukaan tanah ke lapisan tanah di bawahnya. Kemampuan tanah menahan air dipengaruhi oleh tekstur tanah dan bahan organik. (Yazid dkk, 2011)
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KARAKTERISASI SIFAT FISIK TANAH ULTISOLYANG MENGANDUNG KROKOS DI TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH

KARAKTERISASI SIFAT FISIK TANAH ULTISOLYANG MENGANDUNG KROKOS DI TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH

Tekstur tanah merupakan salah satu sifat tanah yang sangat menentukan kemampuan tanah untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Tekstur tanah yang berbeda akan mempengaruhi kemampuan tanah menyimpan dan menghantarkan air, menyimpan dan menyediakan hara tanaman yang berbeda pula (Soil Survey Staff, 1998). Tanah bertekstur pasir yaitu tanah dengan kandungan pasir > 70 %, prositasnya rendah (<40%), sebagian ruang pori berukuran besar sehingga airasi nya baik, daya hantar air cepat, tetapi kemampuan menyimpan zat hara rendah. Tanah pasir juga disebut tanah ringan. Tanah disebut bertekstur berliat jika liatnya > 35 % kemampuan menyimpan air dan hara tanaman tinggi. Air yang ada diserap dengan energi yang tinggi, sehingga liat sulit dilepaskan terutama bila kering sehingga kurang tersedia untuk tanaman. Tanah liat disebut juga disebut tanah berat. Tanah berlempung, merupakan tanah dengan proporsi pasir, debu, dan liat sedemikian rupa sehingga sifatnya berada diantara tanah berpasir dan berliat. Jadi aerasi dan tata udara serta udara cukup baik, kemampuan menyimpan dan menyediakan air untuk tanaman tinggi (Islami dan Utomo, 1995).
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Switchyard Di Kawasan PLTU Pangkalan Susu – Sumatera Utara

Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Switchyard Di Kawasan PLTU Pangkalan Susu – Sumatera Utara

Penurunan yang diizinkan dari suatu bangunan bergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi jenis, tinggi, kekakuan, dan fungsi bangunan, serta besar dan kecepatan penurunan serta distribusinya. Jika penurunan berjalan lambat, semakin besar kemungkinan struktur untuk menyesuaikan diri terhadap penurunan yang terjadi tanpa adanya kerusakan strukturnya oleh pengaruh rangkak (creep). Oleh karena itu, dengan alasan tersebut, kriteria penurunan pondasi pada tanah pasir dan pada tanah lempung berbeda.

121 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Limbah Sepatu Terhadap Kekuatan Beton

Pengaruh Penambahan Limbah Sepatu Terhadap Kekuatan Beton

Beton yang sudah mengeras dapat juga dilakukan sebagai batuan tiruan, dengan rongga- rongga antara butiran yang besar ( agregat kasar atau batu pecah) , dan diisi oleh batuan kecil (agregat halus atau pasir), dan pori-pori antara agregat halus diisi oleh semen dan air (pasta semen). Pasta semen juga berfungsi sebagai perekat atau pengikat dalam proses pengerasan, sehingga butiran-butiran agregat saling terekat dengan kuat sehingga terbentuklah suatu kesatuan yang padat dan tahan lama.

Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan kerapatan teki ( Cyperus rotundus L.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat varietas tymoti ( Solanum lycopersicum L.). Penelitian dilakukan pada lahan sawah desa Bulungcangkring. Kec. Jekulo. Kab. Kudus, pada ketinggian tempat ± 93 m dpl, jenis tanah laterit, pH 6,5-7, dilaksanakan mulai bulan 18 maret sampai 10 Juli 2017.

Baca lebih lajut

PERBAIKAN KESUBURAN TANAH LIAT DAN PASIR

PERBAIKAN KESUBURAN TANAH LIAT DAN PASIR

Tanaman pakcoy (Brassica rapa var. chinensis) termasuk dalam jenis sayur sawi yang mudah diperoleh dan cukup ekonomis. Saat ini pakcoy dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berbagai masakan. Hal ini cukup meningkatkan kebutuhan masyarakat akan tanaman pakcoy. Tanaman pakcoy cukup mudah untuk dibudidayakan dan hanya memerlukan waktu yang pendek berkisar 3 sampai 4 minggu. Perawatannya juga tidak terlalu sulit dibandingkan dengan budidaya tanaman yang lainnya. Budidaya tanaman pakcoy dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat dengan menggunakan media tanam dalam polibag. Media tanam dapat dibuat dari campuran tanah dan kompos dari sisa limbah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Hasil Penelitian Terdahulu - BAB II HERA SETIOKO TS'17

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Hasil Penelitian Terdahulu - BAB II HERA SETIOKO TS'17

Zat ini merupakn zat yang tidak larut dalam HCl. Umumnya zat tersebut adalah senyawa tanah atau silikat yang tidak berubah menjadi empat senyawa semen. Kadar bagian ini yang terlalu tinggi pada semen (maksimum 3%) menunjukkan bahwa pembakaran atau penyusutan senyawa semen kurang baik, atau terdapat kemungkinan bahwa semen tadi telah sengaja dibubuhi benda lain setelah penggilingan selesai. Meskipum akibat penambahan ini tidak membahayakan sifat semennya, tetapi semen yang mengandung terlalu banyak bahan itu akan berkurang dayaikatnya karena tercampur benda yang tidak berguna.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA   PERBAIKAN TANAH BERBUTIR HALUS MENGGUNAKAN SERBUK KAYU.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA PERBAIKAN TANAH BERBUTIR HALUS MENGGUNAKAN SERBUK KAYU.

Tanah-tanah yang banyak mengandung lempung mengalami perubahan volume ketika kadar air berubah. Pengurangan kadar air menyebabkan lempung menyusut, dan sebaliknya bila kadar air bertambah lempung mengembang. Derajat pengembanganbergantung pada beberapa faktor, seperti: tipe dan jumlah mineral lempung yang ada didalam tanah, luas spesifik lempung, susunan tanah, konsentrasi garam dalam air pori, valensi kation, sementasi, adanya bahan-bahan organik dan sebagainya. Perubahan tanah yang besar membahayakan bangunan. (Hardiyatmo, C, Hary., 2010)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA   PERBAIKAN TANAH BERBUTIR HALUS MENGGUNAKAN SERBUK KAYU.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA PERBAIKAN TANAH BERBUTIR HALUS MENGGUNAKAN SERBUK KAYU.

Stabilitas tanah adalah proses perbaikan tanah dengan metode tertentu atau dengan menambahkan suatu bahan tambah agar tanah menjadi lebih baik. Upaya stabilitas tanah sudah banyak dilakukan diantaranya menggunakan: abu batubara dan kapur, aspal, semen dan gypsum sintesis, dan lain-lain. Alasan penggunaan bahan tersebut adalah karena harganya yang murah, mudah didapat, dan kecocokan dengan jenis tanah nya.

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Isolasi Actinomycetes Pasir Pantai Yang Berpotensi Sebagai Penghasil Antibiotik.

PENDAHULUAN Isolasi Actinomycetes Pasir Pantai Yang Berpotensi Sebagai Penghasil Antibiotik.

Pantai Baron merupakan pantai dengan jenis tanah berpasir, tanah pasir tersebut dapat dijadikan sumber isolasi mikroba. Setiap sampel tanah merupakan sumber yang paling popular untuk isolasi mikroba. Tanah tersebut dapat berasal dari pegunungan, hutan, dataran rendah, pantai atau daerah terpencil (Suwandi, 1993). Pasir pantai mengandung banyak mikroorganisme walaupun tidak sebanyak yang terdapat pada jenis tanah yang lain, karena pasir pantai memiliki partikel yang kasar sehingga tidak dapat menahan air dengan baik dan kemampuan untuk menyerap bahan organik juga rendah. Salah satu jenis mikroorganisme yang terdapat pada pasir pantai yaitu Actinomycetes, sedangkan sekitar 70% antibiotik yang telah ditemukan dihasilkan oleh Actinomycetes. Dengan demikian pada pasir Pantai Baron dimungkinkan juga dapat ditemukan adanya Actinomycetes penghasil antibiotik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Perbanyakan Cissus quadrangularis L. dengan Stek Batang | Fatimah Hanum,Tri Warseno, dan Ema Hendriyani | Vegetalika 2416 4101 1 PB

Perbanyakan Cissus quadrangularis L. dengan Stek Batang | Fatimah Hanum,Tri Warseno, dan Ema Hendriyani | Vegetalika 2416 4101 1 PB

matahari 45-60 %; Kecepatan angin rata-rata 7,27 km/jam. Jenis tanah regosol kelabu dengan keasaman 5-6,7. Stek Cissus quadrangularis L. ditanam di Pembibitan, Taman kaktus dan Taman usada. Pembibitan merupakan tempat terbuka, tanpa naungan diperuntukkan untuk memelihara tanaman koleksi yang masih dalam proses aklimatisasi dan perbanyakan bibit. Taman Kaktus merupakan kumpulan koleksi Cactaceae dan Agavaceae yang ditanam dalam sebuah bangunan greenhouse dengan atap terbuat dari kaca. Taman Usada merupakan koleksi tanaman obat yang ditanam di petak X.C. Banyak naungan tanaman reboisasi yaitu Altingia excels Noronha (rasamala).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Berbagai Jenis Tanah di berbagai

Berbagai Jenis Tanah di berbagai

Tanah adalah lapisan atas bumi yang merupakan campuran dari pelapukan batuan dan jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk. Oleh pengaruh cuaca, jasad makhluk hidup tadi menjadi lapuk, mineral-mineralnya terurai (terlepas), dan kemudian membentuk tanah yang subur. Tanah juga disebut lithosfer (lith = batuan) karena dibentuk dari hasil pelapukan batuan.

Baca lebih lajut

DAMPAK PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK TERHADAP SIFAT FISIK TANAH DALAM BUDIDAYA SINGKONG LAHAN PESISIR SELATAN KABUPATEN JEMBER

DAMPAK PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK TERHADAP SIFAT FISIK TANAH DALAM BUDIDAYA SINGKONG LAHAN PESISIR SELATAN KABUPATEN JEMBER

Lahan pesisir pantai selatan Kabupaten Jember pada tahun 2014 telah dilakukan percobaan budidaya tanaman singkong mulai januari 2014, dengan berbagai perlakuan pupuk organik seperti: kontrol, pupuk organik cair, pupuk hidrolisat ikan, dan pupuk kandang. Namun dalam riset tersebut hanya melakukan pengkajian terhadap produktivitas tanaman singkong dan belum dilakukan pengkajian terhadap sifat fisik dan kimia tanah yang mempengaruhi produktivitas tanaman singkong. Pada penelitian ini perlu mengkaji lebih dalam tentang pengaruh sifat fisik dari beberapa perlakuan yang ada dilapangan terhadap produksi tanaman singkong. Sifat fisik memberikan pengaruh secara langsung maupun tidak langsung mengontrol terhadap pertumbuhan tanaman, akar, oksigen, dan suhu. Diharapkan hasil penelitian ini memberikan informasi kepada pemilik kepentingan untuk mendukung rencana pemerintah dalam salah satu peningkatan produksi komoditas tanaman pangan utama maupun rencana penggunaan energi alternatif biofuel.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...