tanggung jawab lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan

Top PDF tanggung jawab lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan:

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam P

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam P

Disain yang ideal bagi terwujudnya program CSR pada organisasi profit adalah integrasi antara organisasi dengan pihak pengambil kebijakan pada masalah ekonomi, sosial dan lingkungan, sebab ketiga hal ini yang biasanya saling terkait dalam sebuah wacana tata kelola organisasi. Sedangkan dalam organisasi sendiri dari jajaran top manajemen hingga petugas ofisial di garda depan menjadi satu kesatuan mata rantai yang tidak terpisahkan. Sebuah organisasi dapat memaksimalkan keuntungan baik bagi organisasi itu sendiri ataupun bagi publiknya, dengan berbagai kegiatan yang memungkinkan untuk dilaksanankan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pandangan Islam Tentang ilmu CSR

Pandangan Islam Tentang ilmu CSR

sering melakukan tindakan kurang seimbang, karena tidak memperdulikan lingkungan dengan memproduksi barang tak bermutu, cukup sekali buang, makanan mengandung beracun, limbah dan lainnya. Kesemuanya itu dapat membunuh (masyarakat) konsumen secara perlahan-lahan. Tanggung jawab sosial dari bisnis ialah pelaksanaan etik bisnis yang mencakup proses produksi, distribusi barang dan jasa sampai penjagaan kelestarian lingkungan hidup dari ancaman polusi dan sebagainya. Pelaku usaha atau perusahaan tidak hanya bertanggung-jawab terhadap pemenuhan kebutuhan sesaat konsumen, tapi perlu mempertimbangkan jangka panjang kelangsungan hidup manusia dan ekologi untuk kemaslahatan umum.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

Semenjak keruntuhan rezim diktatoriat Orde Baru, masyarakat semakin berani untuk beraspirasi dan mengekspresikan tuntutannya terhadap perkembangan dunia bisnis Indonesia. Masyarakat telah semakin kritis dan mampu melakukan kontrol sosial terhadap dunia usaha. Hal ini menuntut para pelaku bisnis untuk menjalankan usahanya dengan semakin bertanggungjawab. Pelaku bisnis tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan dari lapangan usahanya, melainkan mereka juga diminta untuk memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sosialnya.Perubahan pada tingkat kesadaran masyarakat memunculkan kesadararan baru tentang pentingnya melaksanakan apa yang kita kenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR). Pemahaman itu memberikan pedoman bahwa korporasi bukan lagi sebagai entitas yang hanya mementingkan dirinya sendiri saja sehingga ter-alienasi atau mengasingkan diri dari lingkungan masyarakat di tempat mereka bekerja,melainkan sebuah entitas usaha yang wajib melakukan adaptasi kultural dengan lingkungan sosialnya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Hubungan manusia dengan manusia yang lainnya dijalin oleh sejumlah kesepakatan melalui negosiasi,namun kegagalan dalam menjalin relasi sosial termasuk kegagalan dalam menjaga keseimbangan alam akan dapat mengakibatkan kekacauan dan ketidakseimbangan yang dapat berdampak negatif terhadap kehidupan manusia itu sendiri. Kesadaran akan keterbatasan manusia memunculkan kehati-hatian dengan sejumlah alasan yang tercermin dalam kearifan lingkungan. Kehati-hatian ini tercermin dalam wujud pantangan maupun kewajiban yang bertujuan memelihara kelestarian ekosistem.Pemanfaatan lingkungan yang berpengaruh pada prinsip konservasi dan preservasi berlawanan dengan pemanfaatan lingkungan yang eksploitatif. Chalid Muhammad melihat bahwa keadaan lingkungan di Indonesia berada pada kondisi krisis akut menyeramkan akibat eksploitasi lingkungan yang tidak mengenal batas dan etika. Salah satu solusi yang tepat untuk industri adalah melalui program kemitraan bina lingkungan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana penulis mengumpulkan berbagai data dan informasi baik primer ataupun sekunder. Sedangkan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penulis memaparkan fenomena mengenai bagaimana pelaksanaan Program Kemitraan Bina Lingkungan di Pabrik Gula Kwala Madu serta bagaimana implikasi Program Kemitraan Bina Lingkungan terhadap kehidupan sosial masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah dengan mencari informasi dengan cara melakukan wawancara mendalam ( deep interview ) serta membuat dokumentasi berupa foto di lokasi penelitian, Langkah selanjutnya adalah menyusun data- data dalam satuan. Satuan-satuan itu kemudian dikategorisasikan. Berbagai kategori tersebut dilihat kaitannya satu sama lain dan di interpretasikan secara kualitatif
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Alhamdulillah, saya panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena karuniaNya saya telah dapat menyelesaikan skripsi saya dengan judul “ Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan “. Skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan kuliah strata satu di Departemen Antropologi Sosial, FISIP USU.

7 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

untuk menanggulangi kerusakan lingkungan yang mungkin dapat ditimbulkan dari proses produksi. Selain itu juga program CSR (corporate social responsibility) yang dialokasikan untuk menangani dampak sosial dan lingkungan yang mungkin terjadi akibat operasional pabrik gula harus dipandang sebagai bentuk investasi wajib yang dianggarkan. Kegiatan ini juga dapat secara aktif meningkatkan perekonomian warga sekitar, peningkatan ketrampilan warga dalam bidang tertentu bisa membuat mereka mempunyai keahlian dalam menciptakan lapangan kerja baru, didukung dengan pemberian kredit dengan bunga murah serta pembangunan sarana dan prasarana warga, semisal perbaikan masjid, jalan, jembatan atau fasilitas umum lainnya melalui program PKBL juga secara langsung bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat disekitar pabrik gula, hal ini juga merupakan pendorong perekonomian daerah sekitar. selain itu pabrik gula juga mempunyai produk sampingan yang antara lain berupa listrik (co-generation), bioetanol, serta pupuk. Jika produk-produk ini menjadi kesatuan integrasi dengan pabrik gula, tentu akan semakin efisien dan semakin memberdayakan masyarakat daerah. Konsep integrasi tersebut telah dilakukan di India. Pabrik gula disana telah didesain terintegrasi dengan memproduksi gula, listrik, dan etanol. Nilai rendemennya mencapai 10 persen. Listrik yang dihasilkan 30 MW, dan etanol 120 kiloliter per hari (Wibowo, 2012).
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Setiap kegiatan bisnis dimaksudkan untuk mendatangkan keuntungan. Ini tidak bisa disangkal. Namun dalam masyarakat yang semakin berubah, kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap bisnis pun ikut berubah. Karena itu, untuk bisa bertahan dan berhasil dalam persaingan bisnis modern yang ketat ini, para pelaku bisnis semakin menyadari bahwa mereka tidak bisa begitu saja hanya memusatkan perhatian pada upaya mendatangkan keuntungan sebesar-besarnya. Mereka sadar sekali bahwa justru untuk mendatangkan keuntungan tersebut, mereka harus peka dan tanggap terhdap kebutuhan dan harapan masyarakat yang semakin berubah. Misalnya, masyarakat tidak hanya butuh barang dan jasa tertentu, melainkan juga barang dan jasa dengan mutu yang baik dan harga yang kompetitif. Demikian pula masyarakat menuntut agar barang itu diproduksi dengan tetap menghargai hak dan kepentingan karyawan serta masalah lingkungan, misalnya. Kalau tidak, mereka akan memboikot produk tersebut, betapa pun mereka sangat membutuhkannya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJS

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJS

Cowen, et al., (dalam Anggraini, 2006) mengatakan bahwa perusahaan yang berorientasi pada konsumen diperkirakan akan memberikan informasi mengenai pertanggungjawaban sosial karena hal ini akan meningkatkan image perusahaan dan meningkatkan penjualan. Dari hasil penelitian, Anggraini (2006) menemukan bahwa variabel persentase kepemilikan manajemen berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan dalam mengungkapkan informasi sosial dengan arah sesuai dengan yang diprediksi. Semakin besar kepemilikan manajer di dalam perusahaan, manajer perusahaan akan semakin banyak mengungkapkan informasi sosial dari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di dalam program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Tanggung jawab sosial lingkungan pereroan

Tanggung jawab sosial lingkungan pereroan

Pelaksanaan tanggung jawab social yang harus dilaksanakan oleh suatu perusahaan menuntut diberlakukannya etika bisnis. Perusahaan yang tidak memperhatikan kepentingan umum dan kemudian menimbulkan gangguan lingkungan akan dianggap sebagai bisnis yang tidak etis. Dorongan pelaksanaan etika bisnis itu pada umumnya dating dari luar yaitu dari lingkungan masyarakat. Problem-problem social seperti kebersihan kota, kesehatan lingkungan, ketertiban masyarakat, pelestarian lingkungan alam dan sebagainya, mendorong perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnisnya seiring dengan terciptanya kondisi tersebut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.

6 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Melalui program ini dan dengan dukungan para relawan Danamon di cabang-cabang mass market yang bekerjasama dengan para pedagang pasar, pengelola pasar dan pejabat daerah, kami melaksanakan inisiatif- inisiatif untuk meningkatkan kebersihan dan kualitas pasar tradisional di seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi renovasi infrastruktur skala kecil, kampanye kesehatan, konseling dan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma, serta juga sumbangan peralatan kebersihan guna memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan pasar yang sehat. Di tahun 2008, kami telah melaksanakan 1.114 kegiatan di 28 provinsi, yang menjangkau lebih dari 677.000 penerima sumbangan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Skema pengolahan dan konversi sampah organik di pasar ini telah dirintis oleh Danamon Peduli di 31 lokasi sejak tahun 2008. Di bawah Program Pasar SEJAHTERA skema ini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pelibatan luas pelaku pasar dalam menjaga kesehatan lingkungan pasar. Para pedagang dan pengelola secara kolektif bersama-sama mengurangi penumpukan sampah baik di dalam lingkungan pasar maupun di tempat pembuangan akhir melalui metode daur ulang. Secara khusus Danamon Peduli memberikan dana bantuan untuk kegiatan Reduce, Reuse, Recylce (3R), peningkatan sarana dan prasarana di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Rawasari, Jakarta, meliputi perbaikan fisik bangunan tempat pengolahan sampah, pengadaan alat operasional riset dan pelatihan, serta pengadaan alat pengolahan sampah. Dengan bantuan tersebut, diharapkan tempat pengolahan sampah menjadi lebih baik dan menambah fungsinya menjadi pusat riset persampahan yang mencakup aspek hukum, kelembagaan, pendanaan, sosial budaya dan aspek teknologi. Saat ini, TPST 3R Rawasari Jakarta mengolah sampah 2-4 ton per hari dan menghasilkan kompos sekitar 200-400 kg per hari. Untuk tahun 2014 ditargetkan memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada sekitar 300 orang, pelatihan pengelolaan non organik berbasis 3R (reduce, recycle, reuse) dari bulan Juli hingga Agustus 2014.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indo

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indo

Di Indonesia praktik pengungkapan tanggung jawab sosial di atur oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 1 Paragraf 9, yang menyatakan bahwa: “Perusahaan dapat pula menyajikan laporan tambahan seperti laporan mengenai lingkungan hidup dan laporan nilai tambah (value added statement), khususnya bagi industri dimana faktor-faktor lingkungan hidup memegang peranan penting dan bagi industri yang menganggap pegawai sebagai kelompok pengguna laporan yang memegang peranan penting”
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Makalah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Makalah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sendiri sebagaimana diketahui telah tercantum dalam Undang-Undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74 mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Perusahaan terutama yang bergerak dalam bidang yang menguasai hajat hidup orang banyak serta berbasis sumber daya alam berkewajiban untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility. Walaupun sebenarnya CSR bersifat sukarela. Dalam UU PT tersebut definisi CSR lebih menitikberatkan kepada pengembangan komunitas (community development).
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Dalam P

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Dalam P

Selain itu, Suruji dan Novianto dalam Kompas (2006) mengatakan bahwa, di dalam komunitas bisnis dari berbagai negara, telah lama berkembang kesadaran bahwa pembangunan berkelanjutan hanya akan dapat dipertahankan jikalau ada keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Bahkan para pemilik modal juga telah menyadari, bahwa di balik bisnis ada pula tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) yang harus dilakukan oleh perusahaan. Hal ini membuat perusahaan semakin menyadari bahwa tanggung jawab perusahaan bukan lagi sekadar keseimbangan antara pemilik modal dan pekerjanya, melainkan suatu pembangunan berkelanjutan yang dibangun di atas dasar kerangka bahwa bisnis akan dapat tumbuh subur pada masyarakat yang sejahtera. Dan untuk itu, perlu adanya usaha untuk menyeimbangkan antara aspek ekonomi, berupa mencari keuntungan, dengan pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan hidup.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN CSR

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN CSR

Konsep tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibiliy (CSR), muncul sebagai akibat adanya kenyataan bahwa pada dasarnya karakter alami dari setiap perusahaan adalah mencari keuntungan semaksimal mungkin tanpa memperdulikan kesejahteraan karyawan, masyarakat dan lingkungan alam. Seiring dengan dengan meningkatnya kesadaran dan kepekaan perusahaan, maka konsep tanggung jawab sosial muncul dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kelangsungan hidup perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk membuat keseimbangan antara kepentingan lingkungan atau daerah sekitar, kepentingan eksternal dan kepentingan pemegang saham, yang merupakan salah satu kepentingan internal. Dan CSR merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corpora

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corpora

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR adalah hal-hal yang dilakukan oleh perusahaan untuk lingkungan disekitarnya tanpa mengharapkan imbalan. Hal-hal tersebut bisa berarti social. Beberapa contoh CSR diantaranya adalah bantuan untuk korban bencana alam , beasiswa pendidikan untuk mahasiswa berprestasi,pemberian sembako kepada keluarga miskin,dll. Kegiatan-kegiatan tersebut sifatnya nirlaba atau tak mengharapkan imbalan apa-apa. Dilihat dari sisi kemanusiaan , apa yang dilakukan oleh perusahaan pada aksi tanggung jawab social perusahaan tersebut adalah hal yang membanggakan.Hal tersebut termasuk sisi positif tanggung jawab social perusahaan, sehingga secara tidak langsung ,perusahaan telah menyelamatkan ribuan bahkan ratusan ribu anak-anak bangsa.Ada positif ada pula negative, lebih tepatnya mungkin bukan negative tapi “rawan”. Misalnya niat yang hanya untuk mendongkrak pamor, kegiatan CSR juga bisa membentuk pribadi yang terlalu bergantung pada orang lain,dll.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN. doc

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN. doc

Dengan demikian, dengan konsep tanggung jawab sosial dan moral perusahaan mau dikatakan bahwa suatu perusahaan harus bertanggung jawab atas tindakan dan kegiatan bisnisnya yang mempunyai pengaruh atas orang – orang tertentu, masyarakat srta lingkungan di mana perushaan itu beropersi. Secara positif ini berarti perusahaan harus menjalankan kegiatan bisnisnya sedemikian rupa sehingga pada akhirnya akan dapat ikut menciptakan suatu masyarakat yang baik dan sejahtera. Konsep tanggung jawab sosial perusahaan sesungguhnya mengacu pada kenyataan, sebagaimana telah dikatakan diatas bahwa perusahaan adalah badan hukum yang dibentuk oleh manusia dan terdiri dari manusia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...