Tanggung jawab pribadi dan sosial

Top PDF Tanggung jawab pribadi dan sosial:

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

• Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai- nilai instrumental yang perlu dimiliki adalah (1) penghargaan terhadap pribadi (2) keamanan dan kesejahteraan keluarga pekerja (3) kebebasan dan kemerdekaan (4) dorongan untuk meraih sesuatu dan (5) kebahagiaan

6 Baca lebih lajut

ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

Pada tesis saya umumnya ada 2 keuntungan dari etika untuk seorang eksekutif. Pertama adalah yang berhubungan dengan karyawan; dengan menjadi pengaktualisasi diri yang patut, seorang eksekutif menunjukkan komitmennya menjadi yang utama. Secara serasi dia dapat mengatur karyawan-karyawannya sehingga mereka juga dapat menghidupkan potensi mereka dengan baik dan penuh. Dan itu akan meningkatkan produktivitas & produk atau mutu pelayanan. Kedua adlaah moralitas perseorangan : dikembangkan secara penuh, manajer yang mengaktualisasikan diri pada umumnya adalahseorang yang lebih bahagia daripada mereka yang pertumbuhan pribadinya terhambat. Secara singkat keuntungan dalam etika (ROIE) adalah sebuah investasi yang cerdik bagi perkembangan pribadi & perusahaan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap

Problem jangka pendek menyangkut penghematan pemakaian energi serta konservasi sumber alam tersebut agar dapat lebih awet dan dapat bertahan cukup lama. Beberapa program penghematan telah banyak telah dilakukan. Beberapa negara telah mencoba untuk mengeluarkan peraturan tentang batas minimal penumpang mobil pribadi minimal dua orang penumpang. Kesemua itu dimaksudkan agar terjadi penghematan pemakaian energi mereka. upaya lainnya yang juga telah diuji coba pada awal di Indonesia terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan

16 Baca lebih lajut

PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUS

PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUS

perilaku merupakan fungsi dari dua determinan dasar, yaitu faktor pribadi (personal) yang disebut sikap terhadap perilaku ( attitude towards the behavior ) dan pengaruh tekanan sosial yang disebut norma subyektif ( subjective norm ). Sikap terhadap perilaku merupakan konstruk yang menggabungkan keyakinan individu tentang kemungkinan outcome tertentu dari hasil perilaku dan evaluasi secara menyeluruh atas outcome tersebut. Norma subyektif ( subjective norm ) menunjukkan keyakinan individu terhadap tekanan sosial untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku. Norma subyektif merupakan konstruk yang menggabungkan keyakinan individu terhadap dorongan perilaku referents tertentu dan tingkat kepatuhan kepada referents tersebut (Hanno dan Violette, 1996). 2
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial dan Etika Bisnis

Tanggung Jawab Sosial dan Etika Bisnis

Hari demi hari perkembangan masyarakat Indonesia semakin kompleks. bidang garapan dan intervensi pekerjaan sosial juga semakin luas. Globalisasi dan industrialisasi telah membuka kesempatan bagi pekerja sosial untuk terlibat dalam bidang yang relative baru. Dan tidaklah banyak terjadi konflik kepentingan antara kepentingan masyarakat umum dan kepentingan perusahaan. Benturan kepentingan tersebut banyak terjadi baik terhadap perusahaan besar, menengah ataupun perusahaan kecil. Bentrokan kepentingan ini sering terjadi terutama dalam hal ditimbulkannya polusi oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Polusi ini dapat berupa polusi udara, polusi air limbah, polusi suara dan bahkan polusi mental kejiwaan. Sehingga dengan latar belakang itulah membuktikan bahwa tanggung jawab sosial suatu bisnis, menjadi suatu topik yang cukup menonjol. Perusahaan dituntut unuk lebih banyak memperhatikan aspek-aspek sosial dan menerapkan etika bisnis secara jujur.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP PEMASO

ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP PEMASO

Dalam kerangnka finansial dan ekonomi yang diajarkan di sekolah bisnis, tersirat perspektif etis yang sangat jelas. Orang-orang yang tidak mendapatkan etika dalam kurikulum sekolah bisnis sering kali tidak menyadari fakta ini. Teori ilmu ekonomi mengenai kapitalisme pasar, dan teori-teori mengenai manajemen bisnis, keuangan, pemasaran, dan akuntansi yang diterapkan dari teori ilmu ekonomi tadi, telah mengisyaratkan sebuah cakupan nilai-nilai etis. Tujuan utilitarisme dari pertumbuhan ekonomi dan efisiensi ekonomi, bersamaan dengan hak- hak dan kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan barang milik pribadi dan perusahaan, tak terelakkan lagi terlibat dalam berbagai keputusan bisnis. Pengambilan keputusan etis hanya mengahruskan nilai-nilai seperti itu dinyatakan secara eksplisit dan nilai-nilai etis lainnya juga diakui.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN ISO 26000 Jasa Suatma, SE, MM Dosen STIE SEMARANG Abstraksi

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN ISO 26000 Jasa Suatma, SE, MM Dosen STIE SEMARANG Abstraksi

ISO 26000 adalah standar internasional untuk tanggung jawab sosial dan bersifat guideline (pedoman) sehingga perusahaan harus mengembangkan strategi dan program CSR berdasarkan kondisi objektif internal dan eksternal perusahaan. S tandar ISO 26000 ini menekankan pentingnya hasil dan perbaikan kinerja tanggung jawab sosial. Standar ini dimaksudkan untuk berguna untuk semua jenis organisasi di sektor privat, publik, dan sosial baik besar atau kecil, dan apakah beroperasi di negara maju atau berkembang. Meskipun tidak semua bagian dari Standar Internasional ini akan berguna secara sama untuk semua jenis organisasi, semua core subject yang relevan untuk setiap organisasi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Empiris Perusahaan Penanaman Modal Asing yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia Tahun 2010).

PENDAHULUAN Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Empiris Perusahaan Penanaman Modal Asing yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia Tahun 2010).

bottom line, yaitu perusahaan tidak hanya memperhatikan aspek keuangan saja (single bottom line), tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan (Daniri, 2008 dan Nurkhin, 2009 dalam Putra, 2011). Karena perusahaan bukan hanya entitas bisnis yang mementingkan laba tetapi juga harus bertanggung jawab dan memperhatikan dampak yang ditimbulkan operasi perusahaannya terhadap lingkungan sekitar.

8 Baca lebih lajut

FILOSOFI PEKERJAAN SOSIAL DI INDONESIA

FILOSOFI PEKERJAAN SOSIAL DI INDONESIA

Pekerja sosial sebagai profesi memiliki kode etik dimana kode etik tersebut terdiri dari beberapa unsur, atau bagian. Nilai etika merupakana salah satu nilai yang terkandung didalam profesionalisme. Pada dasarnya orang yang professional adalah orang yang tau akan keahlian, meluangkan waktunya untuk pekerjaan ataua kegiatan itu dan bangga akan pekerjaannya itu. Pekerjaan social sebagai suatu profesi memiliki ciri – ciri atau sifat umum. Ciri – ciri atau sifat umum yang pertama adalah adanya pengetahuan khusus dimana suatu profesi selalu mengandalkan adanya suatu pengetahuan atau keterampilan khusus yang dimiliki oleh sekelompok orang yang professional untuk melaksanakan tugasnya. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi merupakan ciri atau sifat umum yang kedua dari sebuah profesi. aturan permainan ini disebut sebagai kode etik. kode etik ini harus ditaati oleh semua anggota profesi yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Kegiatan tanggung jawab sosial Danamon dikoordinasikan melalui Yayasan Danamon Peduli, Dibentuk secara resmi sebagai entitas hukum independen di 2006, Danamon Peduli adalah badan sosial yang mendukung pengembangan komunitas berkelanjutan yang berlandaskan pada semangat sukarela, sejalan dengan visi Danamon, “Kami peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan”.

10 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Hari Bersih Pasar Nasional (HPBN) pada tanggal 28 Januari 2014 diperingati di Pasar Bunder, Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Hadir dalam acara tersebut sekitar 150 tamu undangan yang terdiri dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dari 7 lokasi Pasar SEJAHTERA para pedagang, media massa, komunitas setempat dan karyawan Danamon. Dalam kesempatan ini Danamon Peduli menyerahkan Modul Pasar SEJAHTERA yang berisi pembelajaran dan pengalaman selama 3 tahun yang diserahkan pada Kementerian Perdagangan serta 7 pemerintah daerah peserta Pasar SEJAHTERA. Dalam kurun waktu tersebut Pasar SEJAHTERA merupakan investasi sosial sebagai kunci yang menjamin kesinambungan dari segala upaya yang dilakukan dalam merevitalisasi pasar tradisional maupun memberdayakan para pelaku pasar, yaitu para pedagang serta meningkatkan kapasitas kelembagaan khususnya Pemerintah Daerah. Modul Pasar SEJAHTERA merupakan kontribusi penting Danamon Peduli kepada masyarakat yang diharapkan dimanfaatkan lebih luas dalam upaya pengembangan pasar tradisional di Indonesia. Modul tersebut juga
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Sejak didirikan pada 2006, Danamon Peduli mengampu seluruh koordinasi dan pelaksanaan program investasi sosial Danamon beserta anak perusahaan. Menjalankan peran sebagai mitra pembangunan, katalis dan sumber pembelajaran, Danamon Peduli merepresentasikan visi Bank, yaitu “Kami peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan” melalui program-program pengembangan dan penguatan komunitas yang mendukung tujuan pembangunan nasional dan global yang berkelanjutan.

8 Baca lebih lajut

makalah tanggung jawab sosial docx

makalah tanggung jawab sosial docx

Pandangan ini sekaligus juga menyiratkan bahwa kalau upaya perusahaan motifnya bukan ekonomi (misalnya untuk kesejahteraan masyarakat sekitar), suatu saat perusahaan bisa memiliki kemungkinan merugi karena meningkatnya biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan. Kalau biaya meningkat, perusahaan akan meningkatkan harga-harga menjadi mahal. Apalagi persaingan yang dihadapi perusahaan juga tidak mudah. Jadi, ketimbang mengeluarkan uang banyak untuk layanan sosial, lebih baik perusahaan menggunakannya untuk pengembangan produk dan sejenisnya. Sementara itu, masyarakat pada dasarnya bisa berpartisipasi, menikmati keuntungan atas operasi perusahaan dengan mekanisme “go public” dari perusahaan. Lantas siapa yang harus mengurusi masyarakat dan urusan sosial lainnya?. Bagi pendukung pandangan seperti ini, untuk urusan sosial dan lingkungan seharusnya hanya menjadi urusan pemerintah.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

Pandangan ini sekaligus juga menyiratkan bahwa kalau upaya perusahaan motifnya bukan ekonomi (misalnya untuk kesejahteraan masyarakat sekitar), suatu saat perusahaan bisa memiliki kemungkinan merugi karena meningkatnya biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan. Kalau biaya meningkat, perusahaan akan meningkatkan harga-harga menjadi mahal. Apalagi persaingan yang dihadapi perusahaan juga tidak mudah. Jadi, ketimbang mengeluarkan uang banyak untuk layanan sosial, lebih baik perusahaan menggunakannya untuk pengembangan produk dan sejenisnya. Sementara itu, masyarakat pada dasarnya bisa berpartisipasi, menikmati keuntungan atas operasi perusahaan dengan mekanisme “go public” dari perusahaan. Lantas siapa yang harus mengurusi masyarakat dan urusan sosial lainnya?. Bagi pendukung pandangan seperti ini, untuk urusan sosial dan lingkungan seharusnya hanya menjadi urusan pemerintah. 2.1.2 Pandangan Sosioekonomi
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN KINERJA KEUANG

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN KINERJA KEUANG

Hal ini dimungkinkan karena pengungkapan CSR pada bank syariah selama ini masih bersifat sukarela (voluntary disclosure). Sehingga dalam operasionalnya akan menambah cost perusahaan untuk memenuhi keinginan stakeholder atau meningkatkan citra perusahaan. Aktivitas tanggung jawab sosial juga belum mampu meningkatkan hubungan antara perusahaan dengan konstituen penting seperti bank, investor, dan pemerintah. Selain itu, pangsa pasar bank syariah yang sangat rendah di banding bank konvensional dan rendahnya dukungan pemerintah dalam mengakselarasi peningkatan pangsa pasar bank syariah juga mempengaruhi. Padahal, jika bank syariah mampu meningkatkan hubungan dengan stakeholders penting bukan tidak mungkin kinerja sosial bank syariah akan memberikan dampak keuntungan ekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan. Selain itu, belum adanya standar resmi pengungkapan tanggungjawab sosial bagi industri keuangan syariah sehingga antar penelitian satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan hasil penelitian.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PK   DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

PK DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

MENGAPA PERLU DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM KEGIATAN SOSIAL Kegiatan:  Mencari contoh kasus apabila disiplin dan tanggung jawab dalam kegiatan sosial dilaksanakan dan tidak dil[r]

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...