teknik behavior contract

Top PDF teknik behavior contract:

MENGURANGI PERILAKU AGRESIF VERBAL MELALUI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT PADA SISWA KELAS VIII-H SMP N 19 SEMARANG.

MENGURANGI PERILAKU AGRESIF VERBAL MELALUI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT PADA SISWA KELAS VIII-H SMP N 19 SEMARANG.

Isnaranti, Mayke Budi. 2012. “Mengurangi Perilaku Agresif Verbal Melalui Konseling Behavioral Dengan Teknik Behavior Contract Pada Siswa Kelas VIII-H SMP N 19 Semarang”. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing I: Dr. Imam Tadjri, M.Pd dan Pembimbing II: Dra. Sinta Saraswati, M.Pd., Kons. Kata Kunci: Perilaku agresif verbal, konseling behavioral , teknik behavior contract.

1 Baca lebih lajut

PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PENGURANGAN PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XII SMK NEGERI 4 SEMARANG TAHUN AJARAN 20162017

PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PENGURANGAN PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XII SMK NEGERI 4 SEMARANG TAHUN AJARAN 20162017

Layanan konseling kelompok memiliki tujuan utama sebagai sarana dalam upaya membantu pengembangan dan optimalisasi dari potensi yang ada dalam individu yang utamanya berkaitan dengan pengembangan diri bidang sosial dan belajar. Sedangkan secara khusus konseling kelompok memiliki tujuan mengentaskan permasalahan-permasalahan kelompok yang dirasakan mengganggu kehidupan efektif sehari-harinya. Teknik behavior contract diberikan pada tahap kegiatan di dalam konseling kelompok. Dalam praktiknya dapat dilakukan sesuai prosedur pemberian kontrak pada tahap kegiatan di dalam konseling kelompok melalui tahapan konseling behavior. Menurut Komalasari (2011: 157) konseling behavior memiliki empat tahap yaitu melakukan asasmen (assessment), menentukan tujuan (goal setting), mengimplementasikan teknik (technique implementation), dalam penelitian ini, konselor menggunakan teknik kontrak perilaku (behavior contract) untuk mengurangi perilaku membolos siswa, evaluasi dan mengakhiri konseling (evaluation termination).
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Upaya mengurangi perilaku membolos melalui konseling individual dengan teknik behavior contract pada siswa SMP Negeri 6 Palu | Tutiona | Jurnal Konseling dan Psikoedukasi 6266 20709 1 PB

Upaya mengurangi perilaku membolos melalui konseling individual dengan teknik behavior contract pada siswa SMP Negeri 6 Palu | Tutiona | Jurnal Konseling dan Psikoedukasi 6266 20709 1 PB

Pelaksanaan konseling individual teknik behavior contract pada siklus II juga dilaksanakan selama empat kali pertemuan akan tetapi konselor telah menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang Tindakan konseling individual teknik behavior contract pada siklus I dilaksanakan empat kali pertemuan, namun pada pelaksanaannya terjadi beberapa kelemahan yaitu : Perilaku attending dan empati yang ditunjukkan oleh konselor masih belum maksimal, konseli MR dan F yang masih enggan untuk terbuka menceritakan permasalahan yang sedang di alami serta konseli AM yang kadang pada saat proses konseling postur tubuh dan kontak matanya tidak fokus kepada konselor. Dengan melihat beberapa kelemahan tersebut maka pelakanaan konseling individual teknik behavior contract siklus I belum maksimal sehingga perlu di lanjutkan ke siklus II. Adapun hasil total pengurangan perilaku membolos siklus satu yaitu sebesar 26,1%.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDU DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 - Raden Intan Repository

PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDU DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 - Raden Intan Repository

Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Behavior Contract merupakan kontrak persetujuan dan hasil kesepakatan oleh dua orang atau lebih (konselor dan konseli) yang bertujuan untuk mengubah perilaku konseli dari yang maladaptif menjadi perilaku adaptif, Setelah perilaku dimunculkan maka ganjaran dapat diberikan pada klien. Peneliti memilih teknik Behavior Contract karena teknik ini lebih menekankan pada pemberian reward, punishment dan reinforcement. Konseli diberikan punishment apabila konseli tidak dapat mengikuti kontrak yang telah di sepakati dan sebaliknya apabila konseli dapat merubah perilakunya sesuai kontrak yang di sepakati maka akan di berikan reward agar konseli dapat mempertahankan perilaku adaptif yang telah di munculkan.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MAL-ADAPTIF PADA PESERTA DIDIK LOW VISION DI SLBN-A KOTA BANDUNG.

PENGGUNAAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MAL-ADAPTIF PADA PESERTA DIDIK LOW VISION DI SLBN-A KOTA BANDUNG.

b. Intervensi (B). Pelaksanaa behavior contract pada awal proses belajar mengajar, untuk lebih dimengerti oleh peserta didik maka isi dari kontrak tersebut harus dibacakan oleh peneliti. Kegiatan intervensi ini dilakukan sebanyak enam kali pertemuan (1 kali pertemuan= 1 jam pelajaran, 1x30 menit) untuk mengetahui kepatuhan peserta didik dalam melaksanakan perjanjian yang telah disepakati dengan peneliti. Perilaku peserta didik selama intervansi dapat diamati dengan menggunakan lembar observasi berikut:

78 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Masa remaja yang penuh gejolak emosi sangat sulit diseimbangkan oleh individu sendiri. Karena itu remaja sering menghadapi ketidak sanggupan dalam memecahkan masalah. Siswa yang kurang berprestasi bukan hanya disebabkan oleh tidak adanya kemampuan, tetapi juga bisa dikarenakan dengan adanya beberapa faktor salah satunya adalah perilaku agresifitas verbal. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling di MTS NU TBS Kudus di peroleh informasi bahwa di kelas VII terdapat tiga siswa yang mengalami masalah ketidakdisiplinan CAR, DPA, dan MYAS. Permasalahan yang diteliti dala penelitian ini adalah: Pertama, apakah faktor-faktor yang menyebabkan perilaku agresifitas verbal siswa. Kedua, apakah penerapan teknik Behavior contract dapat mereduksi agresifitas verbal siswa. faktor-faktor apakah yang menjadi penyebab timbulnya agresifitas verbal siswa. Tujuan penelitian; 1. Untuk menemukan faktor-faktor penyebab perilaku agresifitas verbal siswa, 2. Untuk membantu mereduksi perilaku agresifitas verbal siswa melalui teknik Behavior contract. Kegunaan penelitian: hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan dan sekaligus sebagai acuan guna penelitian lebih luas lagi. Ruang lingkup: membahas tentang penerapan konseling individu dengan teknik Behavior contract untuk mereduksi agresifitas verbal siswa tersebut.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Mengatasi Perilaku Konsumtif Melalui Konseling Behavior Dengan Menggunakan Teknik Behavior Contract Pada Siswa SMP Negeri 2 Ungaran Tahun Pelajaran 2011/2012.

Mengatasi Perilaku Konsumtif Melalui Konseling Behavior Dengan Menggunakan Teknik Behavior Contract Pada Siswa SMP Negeri 2 Ungaran Tahun Pelajaran 2011/2012.

Indraswari Intania Yunas. 2012. Mengatasi Perilaku Konsumtif Melalui Konseling Behavior Dengan Menggunakan Teknik Behavior Contract Pada Siswa SMP Negeri 2 Ungaran Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing I Drs. Suharso, M.Pd, Kons dan Dosen Pembimbing II Dra. M.Th. Sri Hartati, M.Pd.

1 Baca lebih lajut

Mengatasi Rendahnya Minat Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Dengan Konseling Behavioristik Teknik Behavior Contract Pada Siswa Kelas VIII SMP N 2 Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung.

Mengatasi Rendahnya Minat Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Dengan Konseling Behavioristik Teknik Behavior Contract Pada Siswa Kelas VIII SMP N 2 Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung.

Ayuningtyas, Erdina. 2012. Mengatasi Rendahnya Minat Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Dengan Konseling Behavioristik Teknik Behavior Contract Pada Siswa Kelas VIII SMP N 2 Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Prof. Dr. Sugiyo, M.Si. dan Dra. Ninik Setyowani, M.Pd.

1 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSELING BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU KECANDUAN MEDIA-SOSIAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG - Raden Intan Repository

PENGARUH KONSELING BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU KECANDUAN MEDIA-SOSIAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG - Raden Intan Repository

Ovila Priska Dewi yang berjudul Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Behaviour Contract Untuk Mengurangi Perilaku Membolos Pada Siswa Di Smk Kawung 2 Surabaya berdasarkan hasil stabilitas subyek RL,FD,FS,OA pada fase baseline (A) 0% dan fave intervensi 0%. Sedangkan pada subyek SM pada fase beseline (A) 0% dan pada fase interfensi 0.5%. Jadi karena presentase tidak mencpai 85%-90% yaitu 4 subjek 0% dan 1 subjek 0.5% maka diperoleh hasil tidak stabil atau variabel. Sedangakan hasil analisis dari level perubahan, subyek RL membaik (+), subyek FD (=), subyek FS (+), subyek OA (+) dan subyek SM (=). Dengan demikian menunjukkan bahwa penerapan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dapat menurunkan perilaku membolos siswa di SMK Kawung 2 Surabaya. 25
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

S PKh 1000788 Chapter 3

S PKh 1000788 Chapter 3

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah teknik behavior contract . Behavior contract merupakan fase dari rencana untuk mendapatkan perubahan- perubahan perilaku. Teknik ini merupakan strategi yang menyangkut penetapan sebelumnya atas konsekuensi internal dan eksternal yang akan mengikuti pelaksanaan perbuatan yang diinginkan atau yang tidak diinginkan. Kontrak seperti itu bisa menolong individu untuk tetap memiliki komitmen dalam hal melakukan rencana perbuatan dengan suatu derajat konsistensi tertentu.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

S PKh 1000788 Chapter 5

S PKh 1000788 Chapter 5

Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik behavior contract yang berisi perjanjian yang harus disepakati antara guru dengan peserta didik, dapat mengurangi perilaku mal- adaptif yaitu meninggalkan tempat duduk saat pembejaran berlangsung di kelas pada peserta didik low vision di SLB Negeri A Kota Bandung.

2 Baca lebih lajut

S PKh 1000788 Bibliography

S PKh 1000788 Bibliography

Fajri, H. (2011). Efektivitas Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Kelas X di SMAN 5 Malang . [ Online ]. Tersedia:http://library.um.ac.id/free-contents/index.php/pub/detail/efek tivitas-teknik-behavior-contract-untuk-mengurangi-perilaku-membolos- siswa-kelas-x-di-sma-negeri-5-malang-happy-lailatul-fajri-51788.html [30 Oktober 2013]

Baca lebih lajut

KONSEP PENDEKATAN BEHAVIOR DALAM MENANGANI PERILAKU INDISIPLINER PADA SISWA KORBAN PERCERAIAN

KONSEP PENDEKATAN BEHAVIOR DALAM MENANGANI PERILAKU INDISIPLINER PADA SISWA KORBAN PERCERAIAN

dari ibadah, ketaatan, kepasrahan, serta kegigihan. Seperti untuk mencontok sekolah tepat waktu, meneladani ketepatan rasulullah dam menjalankan shalat lima waktu. Teknik pekerjaan rumah yang bertujuan siswa dapat belajar dengan konsisten. Serta reinsforment yang dibangun adalah mendapatkan tambahan nilai pada pelajaran akhlak dan mendapatkan buku dan bolpoin setiap seminggu sekali bila tugasnya tuntas. Namun tidak dipungkiri perlu menggunakan teknik hukuman, agar siswa lebih bisa serius dan tanggung jawab dengan apa yang ia kerjakan. Reward dan punismet dalam konteks ini nantinya berdampak pada keterkaiatan daalam pemberian. Bila rewardnya mendapat gratis jajan dikantin, maka punismentnya berupa uang yang nantinya dapat digunakan untuk rewardnya, itupun melalui proses pelanggaran tiga kali berturut-turut. Adapun model reward dan punisment yang lain hampir sama, persilangan, bila menjalankan dapat subsidi shalat, bila melanggar ditambah shalat. Tentunya melalui tahapan kontrak diwal yang telah disepakati secara sadar. Disesi evaluasi bila masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan bisa dialih tangankan kepada ahli yang dianggap mumpuni dalam mengubah tingkah laku anak kearah yang lebih baik bisa psikolog anak.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH MELALUI TEKNIK KONTRAK PERILAKU (BEHAVIOR CONTRACT) PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ABA PAKIS DLINGO.

PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH MELALUI TEKNIK KONTRAK PERILAKU (BEHAVIOR CONTRACT) PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ABA PAKIS DLINGO.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan anak dapat meningkat melalui teknik kontrak perilaku (behavior contract). Kedisiplinan anak dalam penelitian ini meliputi indikator datang tepat waktu, dapat menyelesaikan tugas sampai tuntas, menggunakan benda sesuai dengan fungsinya, mengambil dan mengembalikan benda pada tempatnya, berusaha mentaati aturan yang telah disepakati, dan tertib menunggu giliran.Tindakan yang dilakukan yaitu menyampaikan pentingnya kedisiplinan kepada anak, menjelaskan aturan kontrak perilaku yang harus dilakukan anak, dan memberikan penguatan untuk memperkuat perilaku anak. Ada tiga perbaikan yang diberikan oleh guru dalam pelaksanaan Siklus II antara lain: mempersingkat bahasa yang digunakan guru dalam penyampaian kontrak perilaku, menunjukkan gambar kontrak perilaku dan memberikan penguatan berupa benda. Kondisi awal kedisiplinan anak sebelum tindakan sebagian besar pada kriteria mulai berkembang. Setelah dilaksanakan tindakan Siklus ke I, kedisiplinan anak meningkat menjadi 71,42% pada kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) dan setelah Siklus II mencapai 85,71% pada kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) atau mencapai indikator keberhasilan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Tax Directorate General of Finance Ministry targets 17 Million of SPT Consumer prices jump much more than forecast

Tax Directorate General of Finance Ministry targets 17 Million of SPT Consumer prices jump much more than forecast

DILD : Targets Marketing Sales of IDR3.3 Trillion DILD targeted the marketing sales of IDR3.3 trillion in 2018. The target grew by 15% compared to its 2017 contract of IDR2.93 trillion. Based on the development segment, the biggest contribution of the target derives from the mixed - used & high rise development segment with the contribution worth IDR2.5 trillion or 75.7%. (Kontan)

Baca lebih lajut

Penerapan Behavior Contract untuk Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Tunalaras Kelas IV SLB E Bhina Putera Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 - UNS Institutional Repository

Penerapan Behavior Contract untuk Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Tunalaras Kelas IV SLB E Bhina Putera Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 - UNS Institutional Repository

Sara Cahya Pratiwi. K5113068. PENERAPAN BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU HIPERAKTIF ANAK TUNALARAS KELAS IV SLB E BHINA PUTERA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Januari 2018.

Baca lebih lajut

5. Dra. Sri Sudiarti, MA Business Contract

5. Dra. Sri Sudiarti, MA Business Contract

benchmark for the validity of a form muamalah created by social change. The shape of muamalah based on human creations and created in accordance with these social changes, can be seen in the form of bay 'al-wafa', namely buying and selling, which was held two sides are accompanied by are quirement that the goods sold can be bought back by the seller if the agreed deadline has arrived. Sale and purchase such a community created and approved by the Hanafi in order not rampant usury among the public when it is, because the rich do not want to lend money to people in need voluntarily(al-qardal-hasan) without getting a reward. And excess property owners will also get a benefit from this transaction, because they are earning money. Thus there was mutual help between the two sides with a certain period of time. Buying and selling bay 'al-wafa' according to the Hanafi is not the one including the banned prophet though conditional, because the bay 'al-wafa' through sale and purchase contract in which the buyer can have the goods and at the same time use it, this is done in order to avoid public carry out a transaction that contains usury.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Based on the results of the discussion and analysis can be concluded that the cause of all three clientsis low school motivation. 1. Client LF has low motivation to go to school due to lack of attention from the parents, lack of communication with the parents, and always be compared with others. 2. Client MU has low motivation to go to school due to lack of attention from the parents, and get ridicules from the friends at school. 3. Client FOF has low motivation to go to school due to lack of attention from the parents and lack of communication with the parents. Based on these problems,the researcher used individual counseling services using behavior contract technique to overcome low school motivation in children from polygamous family in Getassrabi Gebog Kudus.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S PKh 1000788 Chapter 1

S PKh 1000788 Chapter 1

teknik asertivitas, aversi, extinction, saniation, modeling, time out, token economy, behavior contract, shaping, chaining, promting, fading, ABA, dsb. Dari teknik-teknik tersebut, penulis memilih teknik behavior contract sabagai teknik yang akan digunakan untuk mengurangi perilaku mal-adaptif pada peserta didik low vision.

7 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Berdasarkan penemuan penelitian di atas, peneliti dapat memberikan saran kepada: 1) Siswa hendaknya mengatur keuangan pribadi dengan belajar menabung dan berperilaku hemat. 2) Orang tua sebaiknya membimbing dan mengarahkan anak-anaknya, terutama dalam hal pengaturan keuangan pribadi anak. 3) Guru BK hendaknya menindaklanjuti yang sudah dilakukan oleh peneliti dan dapat menerapkan konseling behavioristik teknik behavior contract kepada siswa yang berperilaku konsumtif. 4) Penliti sebaiknya dapat menindaklanjuti penelitian ini berdasarkan hasil yang diperoleh selama penelitian ini, sehingga kedepannya penerapan konseling behavioristik teknik behavior contract dapat digunakan dalam mengatasi perilaku konsumtif siswa.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...