Teknik Bertukar Pasangan

Top PDF Teknik Bertukar Pasangan:

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Teknik bertukar pasangan merupakan teknik pembelajaran yang menyenangkan dan akan membuat peserta didik senang melakukannya. Jika sudah demikian. Maka ia mudah menyerap dan memahami palajaran atau materi yang akan dijadikan inti dari pembelajran tersebut. 34 Teknik ini memberi siswa kesempatan untuk bekerja sama dengan orang lain. Pasangan bisa ditunjuk oleh guru atau berdasarkan Teknik Mencari Pasangan. 35 Mencari pasangan (make a match) merupakan teknik pembelajaran kelompok yang memiliki dua orang anggota. Masing-masing anggota kelompok tidak diketahui sebelumnya, tetapi dicari berdasarkan kesamaan pasangan, misalnya pasangan soal dan jawaban. Guru membuat dua kotak undian. Kotak pertama berisi soal dan kotak kedua berisi jawaban. Peserta didik yang mendapat soal mencari pasangan peserta didik yang mendapat jawaban yang cocok, demikian pula sebaliknya. 36
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Penggunaan metode pembelajaran kooperatif dengan teknik bertukar pasangan untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan siswa dalam memahami unsur intrinsik cerpen kelas X2 SMA Kristen Wonosobo tahun ajaran 2011/2012.

Penggunaan metode pembelajaran kooperatif dengan teknik bertukar pasangan untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan siswa dalam memahami unsur intrinsik cerpen kelas X2 SMA Kristen Wonosobo tahun ajaran 2011/2012.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti selama melaksanakan penelitian yang terdiri dari 2 siklus, peneliti dapat menyampaikan rangkuman hasil secara keseluruhan baik pada siklus 1, maupun siklus 2. Model pembelajaran dengan metode kooperatif yang dilakukan dalam siklus 1 maupun siklus 2 merupakan pola yang diterapkan oleh guru untuk menciptakan interaksi peserta didik dengan peserta didik, strategi pembelajaran ini dilakukan untuk membelajarkan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Lie (2002) mengungkapkan bahwa pembelajaran kooperatif adalah sistem pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa untuk saling bekerjasama dalam tugas-tugas yang terstruktur. Dengan adanya pembelajaran tersebut, siswa- siswa dapat menciptakan kelompok kerja yang efektif, siswa akan merasa bertanggungjawab terhadap tugasnya masing-masing, dapat menghargai perbedaan, memanfaatkan kelebihan dan mengisi kekurangan masing-masing anggota, dapat berkomunikasi secara efektif seperti bagaimana menyanggah pendapat orang lain tanpa menyinggung perasaannya serta dapat bekerjasama secara aktif. Kegiatan peserta didik tersebut diarahkan dengan menggunakan teknik bertukar pasangan karena teknik pembelajaran itu sendiri berarti jalan,
Baca lebih lanjut

211 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK THINK PAIR AND SHARE (TPS) DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI : Studi Kuasi Eksperimen di Kelas XI IPS SMA PGRI 1 Bandung Tahun Ajara

PERBEDAAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK THINK PAIR AND SHARE (TPS) DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI : Studi Kuasi Eksperimen di Kelas XI IPS SMA PGRI 1 Bandung Tahun Ajara

Hipotesis pada penelitian ini, peneliti merumuskan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sosiologi antara kelas XI IPS-3 (kelas eksperimen-1) SMA PGRI 1 Bandung Tahun Ajaran 2013/2014 yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknikTPS dan kelas XI IPS-2 (eksperimen-2) SMA PGRI 1 Bandung yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik Bertukar Pasangan dengan peserta didik di kelas XI IPS-1 (kelas kontrol) SMA PGRI 1 Bandung Tahun Ajaran 2013/2014 yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, pengujian dari hipotesis ini dilakukan dengan menggunakan pengujian dua pihak atau dua arah. Adapun langkah-langkahnya adalah:
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN KELAS X2 SMA KRISTEN WONOSOBO TAHUN AJARAN 2011 2012 SKRIPSI

PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN KELAS X2 SMA KRISTEN WONOSOBO TAHUN AJARAN 2011 2012 SKRIPSI

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti selama melaksanakan penelitian yang terdiri dari 2 siklus, peneliti dapat menyampaikan rangkuman hasil secara keseluruhan baik pada siklus 1, maupun siklus 2. Model pembelajaran dengan metode kooperatif yang dilakukan dalam siklus 1 maupun siklus 2 merupakan pola yang diterapkan oleh guru untuk menciptakan interaksi peserta didik dengan peserta didik, strategi pembelajaran ini dilakukan untuk membelajarkan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Lie (2002) mengungkapkan bahwa pembelajaran kooperatif adalah sistem pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa untuk saling bekerjasama dalam tugas-tugas yang terstruktur. Dengan adanya pembelajaran tersebut, siswa- siswa dapat menciptakan kelompok kerja yang efektif, siswa akan merasa bertanggungjawab terhadap tugasnya masing-masing, dapat menghargai perbedaan, memanfaatkan kelebihan dan mengisi kekurangan masing-masing anggota, dapat berkomunikasi secara efektif seperti bagaimana menyanggah pendapat orang lain tanpa menyinggung perasaannya serta dapat bekerjasama secara aktif. Kegiatan peserta didik tersebut diarahkan dengan menggunakan teknik bertukar pasangan karena teknik pembelajaran itu sendiri berarti jalan,
Baca lebih lanjut

209 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dewi, Mitra. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII MTs Sawah Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Kampar: Skripsi Tidak Diterbitkan.

3 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

a. Sumber data primer yaitu informan (orang) yang dapat memberikan informasi tentang data penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 3 Kedungwaru Tulungagung tahun ajaran 2015/2016. Hal ini menjadi pertimbangan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran himpunan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan melalui pendekatan open ended.

22 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Proses pembelajaran yang dilakukan guru kurang kreatif atau terkesan monoton berakibat pada peserta didik yang kurang aktif selama proses pembelajaran. Mata pelajaran Matematika selalu diberikan melalui metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Pemahaman konsep peserta didik pun sangat kurang. Hal ini tampak pada hasil belajar mereka yang kurang dari KKM. Menyikapi permasalahan tersebut perlu dikembangkan pembelajaran yang tepat dan juga efektif. Pembelajaran Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan dengan Pendekatan Open Ended ini sebagai salah satu pembelajaran yang dalat menjadikan proses pembelajaran dilakukan dengan kerja sama yang menyenangkan dikarenakan peserta didik terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran tersebut. Tidak hanya itu saja, dengan soal-soal yang menggunakan pendekatan open ended mendorong siswa untuk lebih kreatif dengan jawabannya, sehingga diharapkan dengan pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan pemahaman siswa.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan tabel dapat dinyatakan bahwa, penerapan pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan dengan pendekatan open ended dapat meningkatkan pemahaman konsep materi himpunan siswa kelas VII- I SMPN 3 Kedungwaru Tulungagung. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa dari pre test ke post test I sampai kemudian ke post test II, seperti pada gambar berikut ini:

5 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan hasil refleksi pada siklus II dapat disimpulkan bahwa secara umum pada siklus II sudah menunjukkan ada peningkatan keaktifan dari siswa. Hal ini disebabkan oleh perbaikan dari setiap refleksi, dengan adanya refleksi itulah peneliti dapat mengoptimalkan pembelajaran pada siklus berikutnya. Selain itu juga keterbiasaan siswa memperoleh materi dengan metode ini pada siklus sebelumnya sehingga siswa lebih mudah untuk menerima materi dan secara otomatis keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar meningkat dengan sendirinya. Berdasarkan hasil refleksi pada siklus II disimpulkan adanya peningkatan pemahaman konsep pada siswa serta keberhasilan peneliti dalam menggunakan pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan dengan pendekatan open ended. Pengulangan siklus pun tidak perlu dilakukan lagi.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Teknik bertukar pasangan merupakan salah satu teknik dalam pembelajaran kooperatif yang melibatkan siswa secara aktif. Teknik ini diawali dengan siswa yang berpasangan dengan pasangannya untuk mendiskusikan masalah yang diberikan oleh guru, kemudian ia bertukar pasangan dengan pasangan yang baru untuk mendiskusikan kembali masalah tersebut guna menemukan temuan baru. Hasil temuan baru itu didiskusikan kembali dengan pasangan lamanya, dalam hal ini setiap siswa kembali ke pasangan lamanya untuk menyimpulkan hasil diskusinya. Siswa didorong untuk berpikir sendiri secara kreatif tanpa mendapat banyak bantuan dari guru. Teknik bertukar pasangan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika pada peserta didik dengan cara saling bertukar pendapat dengan pasangannya masing-masing. Terlebih lagi dengan menggunakan pendekatan soal open ended (soal terbuka) yang melatih dan menumbuhkan orisinalitas ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi-interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisasi. Peserta didik dituntut untuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban tersebut. Secara tidak langsung, hal tersebut membuat peserta didik dituntut untuk kreatif dan mampu berpikir secara aktif tanpa harus terpaku pada hanya satu jawaban saja. Apalagi materi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah himpunan yang merupakan materi yang sebelumnya belum pernah diterima peserta didik di jenjang sebelumnya. Karena
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

MENINGKATKAN PEMAHAMAN HIMPUNAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-I SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

2. Penerapan pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan dengan pendekatan open ended dapat meningkatan pemahaman konsep matematia siswa kelas VII-I SMPN 3 Kedungwaru Tulungagung. Hal tersebut dapat terlihat dari hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan pada post test siklus I yakni 55,56% dengan nilai rata-rata 75,14 yang sebelumnnya pada pre test hanya 41,67% dengan nilai rata-rata 66,81 kemudian pada post test siklus II meningkat menjadi 83,33% dengan nilai rata-rata 83,61. Dengan demikian, membuktikan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan melalui pendekatan open ended pada peserta didik kelas VII-I SMPN 3 Kedungawaru Tulungagung.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

S PAUD 1206440 Chapter1

S PAUD 1206440 Chapter1

bertukar informasi dengan teman yang berada dalam kelompok lainnya, sehingga anak dapat percaya diri dalam situasi sosial dan membuat anak mudah dalam menjalin pertemanan. Mempertimbangkan hal tersebut, peneliti memiliki ketertarikan dengan menerapkan metode kooperatif teknik bertukar pasangan dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial anak di TK Taman Firdaus Percikan Iman. Dalam penelitian ini peneliti mencoba menerapkan teknik bertukar pasangan. Pembelajaran kooperatif menggunakan teknik bertukar pasangan dapat digunakan untuk pengembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial emosional seni dan moral serta nilai-nilai agama (dalam Saputra dan Rudianto, 2005, hlm. 70). Teknik bertukar pasangan menurut Kagan dalam (Lie, 2007, hlm. 61) mengemukakan bahwa teknik bertukar pasangan memberikan kesempatan pada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi dengan kelompok lain. suasana yang positif dapat ditemukan dalam pembelajaran menggunakan teknik bertukar pasangan ini, karena siswa dapat berinteraksi dengan siswa lainnya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

S PAUD 1206440 Chapter3

S PAUD 1206440 Chapter3

Penelitian yang dilakukan secara kolaboratif ini dilaksanakan oleh peneliti dan berkolaborasi dengan guru adapun kolaborasi yang di lakukan adalah bentuk kerjasama antara peneliti dengan guru kelas kelompok A dalam merancang, melaksanakan dan merefleksikan tindakan dengan tujuan untuk memperbaiki keterampilan sosial anak, dengan menggunakan pembelajaran kooperatif dengan teknik bertukar pasangan.

20 Baca lebih lajut

S PAUD 1206440 Bibliography

S PAUD 1206440 Bibliography

86 Nur Shabrina Rosandi, 2016 MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN D I TK Universitas Pendidikan Indonesia | repository.up[r]

3 Baca lebih lajut

1 `BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe bertukar pasangan untuk meningkatkan hasil belajar fisika materi pokok tekanan - Digital Library IAIN Palangka Raya

1 `BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe bertukar pasangan untuk meningkatkan hasil belajar fisika materi pokok tekanan - Digital Library IAIN Palangka Raya

Pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang dirancang untuk membelajarkan kecakapan akademik, sekaligus keterampilan sosial (social skill). 5 Teknik bertukar pasangan adalah teknik yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerjasama dengan orang lain. Pasangan bisa ditunjuk oleh guru atau berdasarkan teknik mencari pasangan. 6 Kelebihan dari teknik bertukar pasangan adalah memberi kesempatan pada siswa bekerjasama dengan orang lain, dan bisa diterapkan untuk semua mata pelajaran dan tingkatan kelas. 7
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK CHANGE OF PAIRS (BERTUKAR PASANGAN) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 1 KASIHAN BANTUL.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK CHANGE OF PAIRS (BERTUKAR PASANGAN) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 1 KASIHAN BANTUL.

Penelitian Elfira Dianti, dkk (2013) yang berjudul “Pengaruh Penerapan Model pembelajaran kooperatif teknik Change Of Pairs Teknik Bertukar Pasangan Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Bayang Tahun Pelajaran 2012/2013” diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik Change Of Pairs (Bertukar Pasangan) lebih baik daripada pemahaman konsep matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 1 Bayang, sedangkan untuk instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar pemahaman konsep matematika dan rubik penskoran yang digunakan adalah analitik skala 4. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 71,17 dan untuk kelas kontrol nilai rata-ratanya adalah 53,22. Dari nilai tersebut dapat dilihat bahwa kelas eksperimen mendapatkan rata-rata nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontol.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Perbandingan Penerapan Strategi Bertukar Pasangan Dan Bamboo Dancing Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas 5 SDN Kleco 1 No.7 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.

PENDAHULUAN Perbandingan Penerapan Strategi Bertukar Pasangan Dan Bamboo Dancing Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas 5 SDN Kleco 1 No.7 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.

Berdasarkan uraian latar belakang masalah, maka dilakukan penelitian dengan judul: PERBANDINGAN PENERAPAN STRATEGI BERTUKAR PASANGAN DAN BAMBOO DANCING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 5 SDN KLECO 1 NO.7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014.

8 Baca lebih lajut

D PLS 1201658 Bibliography

D PLS 1201658 Bibliography

Suharman, E. (2011). Peningkatan hasil belajar kognitif dan afektif melalui model pembelajaran kooperatif learning tipe bertukar pasangan (penelitian tindakan kelas Dalam pembelajaran PLH konsep mencintai K-3 dan etika lingkungan pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya) . Tasikmalaya: FKIP Universitas Siliwangi tasikmalaya, Jurnal Pendidikian dan ilmu pengetahuan Paedagogia. Vol. 7. No. 1. Maret 2011. Hal. 31-54. ISSN 1693-9689.

9 Baca lebih lajut

RPP Kelas 1 Tema 1 Diriku Subtema 1 Aku dan Teman Baru Pertemuan 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017

RPP Kelas 1 Tema 1 Diriku Subtema 1 Aku dan Teman Baru Pertemuan 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017

16. Pasangan yang tidak mendapatkan kartu huruf harus menyebutkan huruf pertama dari nama masing-masing. 17. Sambil beristirahat (siswa boleh duduk dengan posisi kaki lurus ke depan), kegiatan ditutup dengan menanyakan pengalaman dan perasaan siswa saat melakukan kegiatan mencari huruf dengan berjalan lurus.

6 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL BERTUKAR PASANGANPENGARUH TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN PADASISWA KELAS XI MAN 1 TANJUNG PURA TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

EFEKTIVITAS MODEL BERTUKAR PASANGANPENGARUH TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN PADASISWA KELAS XI MAN 1 TANJUNG PURA TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

Dari pengolahan data diperoleh hasil post-test kelas ekperimen dan kelas kontrol. Adapun nilai rata-rata kelas eksperimen dengan model bertukar pasangan = 75,5 standar daviasi 9,77, dan termasuk pada kategori sangat baik sebanyak 9 orang atau 30 %, kategori baik sebanyak sebanyak 15 orang atau 50 % dan kategori cukup sebanyak 6 atau 20 %. Sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol dengan model Ekspositori= 62,16 standar deviasi 9,80 dan kategori baik sebanyak 8 orang atau 26,6 % , kategori cukup 17 orang atau 56,6 % dan kategori kurang 5 orang atau 16,6 %. Dari hasil uji data post-test diketahui keduanya berdistribusi normal. Setelah uji normalitas dan homogenitas, diperoleh t 0 sebesar 5,25,
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...