teknik ragam hias

Top PDF teknik ragam hias:

SILABUS SENI Rupa SMP 7

SILABUS SENI Rupa SMP 7

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

5 Baca lebih lajut

8. SILABUS SenBud SMP

8. SILABUS SenBud SMP

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

104 Baca lebih lajut

soal uts prakarya smp

soal uts prakarya smp

Kerajinan dari tanah liat disamping ini dibuat dengan teknik..... ragam hias berikut seperti gambar disamping ini berasal dari...[r]

6 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Kayu merupakan material yang dapat dijumpai di sekitar kita. Kayu tidak hanya sebagai bahan bangunan dan juga sebagai kayu bakar tetapi dapat dijadikan barang seni. Setiap daerah di Indonesia memiliki sentra bahan kayu. Untuk membuat karya dari bahan kayu dapat menggunakan berbagai macam teknik. Ada dengan cara diukir, dilukis, dan dibubut. Setiap teknik yang digunakan akan menghasilkan karya seni yang berbeda-beda. Dengan teknik ukir menghasilkan bahan kayu yang memiliki tekstur jelas, sedangkan dengan cara dilukis menghasilkan tekstur halus.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Perancangan pengembangan pola pada Ragam Hias Trowulan ini melalui tahapan: 1) Persiapan ; 2) Elaborasi ; 3) Sintesis ; 4) Implementasi. Proses penciptaan diawali tahap Persiapan yaitu kegiatan pengamatan hingga identifikasi dengan menetapkan motif ragam hias yang akan menjadi sumber acuan dalam penciptaan ragam hias serta pembuatan pola yang umumnya dilakukan baik melalui literature maupun serangkaian ekperimentasi. Pada tahap Elaborasi, analisis data dilakukan pengkajian atas hasil pengamatan, dokumen dan literatur yang terkumpul serta eksperimentasi yang sudah dilakukan. Data tersebut kemudian dikelompokkan dan diabstraksi. Analisis yang dilakukan bersifat terbuka, open-ended dan induktif, bisa berubah dan mengalami perbaikan dan pengembangan sejalan dengan data yang masuk. Meskipun bersifat terbuka dan cenderung berubah, namun analisis memiliki tahapan- tahapan yaitu merinci (break down), memeriksa (examining), membandingkan (comparing), mengkonseptualisasikan (conceptualizing) dan mengkategorikan (categorizing). Untuk itu maka dilakukan kegiatan merinci motif tunggal ragam hias yang akan menjadi sumber penciptaan, kemudian membandingkan hasil ekperimentasi pengembangan pola pada ragam hias. Dari sini kemudian diperoleh konsepsi dan kemudian dikategorikan. Selanjutnya masuk ke tahapan Sintesis yang merupakan pengembangan dari tahap Elaborasi, untuk mewujudkan konsep dari penciptaan. Tahapan diawali dengan melakukan pengulangan motif tunggal Trowuli dengan gerakan berpola kea rah horizontal, vertical dan diagonal, untuk mendapatkan komposisi pola ragam hias berkonfigurasi band dan tiled. Setelah itu dilakukan eksplorasi pada pewarnaan yang diambil pada palet skema warna dalam beberapa alternatif kombinasi warna untuk membentuk nuansa yang berbeda. Warna-warna yang diaplikasikan pada Ragam Hias Trowulan dieksplor berdasarkan pendekatan kecenderungan gaya desain yang disuka kalangan muda yaitu gaya Pop dengan skema warna yang enerjik. Sebagai tahap Implementasi dalam penelitian ini adalah pengaplikasian ragam hias pada produk-produk pendukung gaya hidup kalangan muda kota Jakarta.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

Secara garis besar, ragam hias pada masyarakat yang hidup di pesisir pantai banyak menggunakan bentuk-bentuk binatang laut, maupun bentuk alam seperti awan, bintang, bulan dan matahari. Masyarakat yang tinggal di tepi hutan dan pegunungan banyak menggunakan ragam hias dari bentuk tumbuh-tumbuhan, buah, burung, dan serangga yang sering mereka jumpai di lingkungannya. Namun, tidak tertutup kemungkinan sumber inspirasi ragam hias bercampur di suatu wilayah. Adapun bentuk-bentuk ragam hias yang dibuat dengan mengambil inspirasi dari lingkungan alam sekitar biasanya yang memberikan manfaat dan berguna bagi kehidupan suatu suku bangsa. Akibatnya, bentuk motif suatu daerah memiliki kandungan makna loso kehidupan suku bangsa tersebut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

silabus seni rupa SMP kantor 8mei2013

Menerapkan ragam hias pada bahan tekstil  Menghubungkan antara konsep dan prosedur gambar ragam hias flora dan fauna serta geometrik dengan budaya setempat  Membandingkan konsep dan[r]

14 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Bahan tekstil dapat diberi warna baik dari bahan pewarna alami maupun buatan. Masing- masing bahan pewarna ini memiliki sifat dan jenis yang berbeda-beda. Pewarna alam dihasilkan dari ekstrak akar-akaran, daun, buah, kulit kayu dan kayu. Pewarna alami misalnya soga dan kesumba. Pewarna buatan (sintetis) dibuat dari bahan kimia, misalnya naptol dan indigosol. Jenis pewarna naptol digunakan dengan teknik celup, sedangkan pewarna indigosol dapat digunakan dengan teknik celup atau colet (lukis). Bahan pewarna buatan memiliki sifat tidak mudah luntur dan tahan terhadap sinar matahari. Sebaliknya, pewarna alami memiliki sifat mudah luntur dan mudah pudar karena tidak tahan terhadap sinar matahari.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penggunaan teknik cor dapat menggunakan bahan dasar ku ningan, tembaga, tanah liat, gips, dan besi. Proses teknik cor de ngan menggunakan bahan dasar gips yang dilakukan de ngan cara membuat pola negatif atau cetakan tanah liat. Sebelum proses pengecoran ragam hias dari bahan tanah liat dipersiapkan terlebih dahulu. Se lan jut nya dibuatkan tem pat berupa kotak atau tabung untuk me ne m patkan negatif ragam

14 Baca lebih lajut

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

Hasil penelitian ini adalah (1) Latar belakang pengembangan ragam hias batik Lasem masa kini berdasarkan latar belakang ekonomi, sosial budaya dan teknologi. Latar belakang ekonomi berdasarkan pertimbangan biaya produksi dan permintaan pasar. Latar belakang sosial budaya karena munculnya ide-ide baru dan inovasi tentang ragam hias batik Lasem. Teknologi yang digunakan menggunakan teknik batik tulis. (2) Batik Lasem digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu batik klasik/rakyat, batik Laseman dan batik kontemporer. Batik klasik/rakyat ragam hiasnya menggunakan kepercayaan legenda serta flora fauna khas Lasem, sedangkan batik Laseman ragam hiasnya adopsi budaya Cina, dan untuk batik kontemporer ragam hiasnya bebas tidak terikat. Ketiga golongan batik Lasem kemudian dikaji berdasarkan unsur-unsur desain dan prinsip desain (3) Desain ragam hias batik Lasem masa kini dalam pengerjaannya mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya: aspek fungsi,aspek bahan, aspek proses, aspek estetika, aspek mode dan selera konsumen.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

RAGAM HIAS PARANG GERIGI PADA BATIK BETAWI

RAGAM HIAS PARANG GERIGI PADA BATIK BETAWI

Perpaduan budaya ini terlihat dari budaya masyarakat Betawi seperti dalam upacara pernikahan, ragam busana pengantin Betawi dengan mengenakan kain batik banyak dipengaruhi budaya-budaya asing. Ragam hias batik yang dikenakan sejak dahulu merupakan produk budaya dari daerah lain misalnya Ragam batik pesisiran dan ragam batik Lasem kemudian juga mendapat pengaruh penggunaan warna dari budaya Cina. Perubahan-perubahan yang telah berlangsung sejak lama ini terus berkembang hingga saat ini. Perubahan budaya serta pergeseran budaya mulai terlihat . Tersisihnya budaya Betawi ini terlihat dari pementasan budaya Betawi saat ini mulai jarang terlihat. Budaya Betawi mendapat pesaing dari budaya-budaya daerah lain yang dibawa oleh kaum pendatang dan juga pesaing dari budaya modern.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

Arsitektur Cina merupakan Arsitektur Khas Oriental yang berasal dari daratan Cina yang pada dasarnya adalah Arsitektur Tradisional berornamen atau berhias. Hiasan tersebut bisa berada di dinding, pintu dan jendela dan lain-lain yang didasarkan pada mitos dan kepercayaan bangsa Tionghoa, dengan berbagai ragam ornamen mulai dari ragam geometris, motif tanaman, motif hewan bahkan sampai dengan legenda- legenda, dengan warna-warna khas yang tampil.

6 Baca lebih lajut

Silabus Mata Kuliah Ragam Hias Tradisional

Silabus Mata Kuliah Ragam Hias Tradisional

100 menit 12 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Mendut. 100 menit 13 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Mojopahit . 100 menit 14 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Cirebon. 100 menit 15 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Pekalongan. 100 menit 16 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Yogyakarta. 100 menit

3 Baca lebih lajut

SENI BUDAYA NAMA NAIMATUS ZAHRO KELAS 8B

SENI BUDAYA NAMA NAIMATUS ZAHRO KELAS 8B

sebagai alat untuk menunjang benang lungsi dan pakan yang menjadi elemen pembentuk ragam hias. Beberapa tahapan dalam membuat ragam hias dengasebagai berikut :. Menyiapkan Desain Ragam untuk mempermudah dalam membuat tenunan. Desain ini merupakan model yang akan dibuat ke dalam tenunan tapestri. HiasDesain berupa gambar dengan tema tertentu, misalnya gambar kepala 1harimau. Desain dibuat

5 Baca lebih lajut

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

Pengeret-ret merupakan lambang dari hewan cicak yang memiliki kepala dua pada kedua ujung badan cicak. Ragam hias pengeret-ret itu melambangkan ikatan keluarga yang terjalin terus- menerus dan tidak pernah putus, pengeret-ret juga melambangkan kekuatan agar masyarakat karo terhindar dari kekuatan roh-roh jahat serta melambangkan kewaspadaan. Pengeret-ret biasanya diletakan pada dinding rumah adat karo. Pengeret-ret berbahan ijuk ataupun rotan dimana berfungsi sebagai pengikat antara papan satu dengan papan yang lainnya. Papan yang diikat dengan pengeret-ret akan membuat dinding rumah adat karo tersebut menjadi kokoh dan kuat. Pengikatan pengeret-ret itu tampak seperti pola anyaman berbentuk cicak, hal ini yang dinamkan ragam hias pengeret-ret.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Keanekaragaman lora dan fauna di Indonesia sangat kaya dan beragam. Setiap daerah memiliki kekayaan tersebut dan menjadi ciri atau simbol suatu daerah. Kekayaan lora dan fauna kemudian oleh masyarakat diabadikan pada bentuk-bentuk ragam hias. Ragam hias ini dapat dijumpai pada bangunan atau arsitektur rumah- rumah adat daerah sebagai simbol yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Ragam hias lora dan fauna menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. Ada ragam hias yang dibuat di atas kayu, kain, kulit, dan serta tembaga. Amatilah beberapa gambar ragam hias di bawah ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

Ragam hias biasa disebut juga ornamen. Ornamen berasal dari bahasa Yunani dari kata ornare yang artinya hisan atau perhiasan. Ragam hias berkaitan dengan pola hias dan motif. Pola hias merupakan unsur dasar yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam merancang suatu hiasan. Sedangkan, motif hias merupakan pokok pikiran dan bentuk dasar dalam perwujudan ragam hias, meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan seperti manusia, binatang, tumbuhan, gunung, batuan, air, awan dan lainnya serta hasil kreasi manusia. Ragam hias atau ornamen itu sendiri terdiri dari berbagai jenis motif dan motif-motif itulah yang digunakan sebagai penghias. Oleh karena itu motif adalah dasar untuk menghias suatu ornamen.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...