Telur Asin

Top PDF Telur Asin:

Perancangan Branding Telur Asin Brebes.

Perancangan Branding Telur Asin Brebes.

Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan ini adalah dngan membuat perancangan branding untuk memberikan differensiasi telur asin Brebes, dengan membuat sebuah brand baru dibawah mandatory Pemerintahan Daerah Kabupaten Brebes bernama “Telur Asin Brebes”. Dengan core idea Telur Asin Brebes memiliki kualitas rasa yang berbeda yaitu rasa asin yang merata serta tidak menyengat, serta bagian kuning telur yang berminyak atau masir. Packaging digunakan sebagai media utama dalam branding tersebut, sedangkan visualisasi dibuat mengunakan ilustrasi tangan disesuaikan dengan konsepnya yaitu tradisional modern.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRI TELUR ASIN FURI JAYA DESA CIGEDOG KABUPATEN BREBES DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH SKRIPSI

STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRI TELUR ASIN FURI JAYA DESA CIGEDOG KABUPATEN BREBES DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH SKRIPSI

Strategi pemasaran adalah rencana yang menyeluruh, terpadu dan menyatu di bidang pemasaran, yang memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat tercapainya tujuan pemasaran. Prinsip pemasaran Islami yaitu: berlaku adil, tanggap terhadap perubahaan, berbuat yang terbaik dari sisi produk dan harga, rela sama rela dan adanya hak khiyar pada pembeli (hak pembatalan terhadap transaksi), dan berorientasi kualitas. Toko Telur Asin Furi Jaya adalah salah satu unit usaha pembuatan telur asin yang terletak di Desa Cigedog Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes. Bahan baku yang digunakan dalam kegiatan produksi berupa telur bebek, garam, dan adonan lain dapat dinyatakan halal baik dilihat dari aspek bahannya maupun cara memperolehnya. Cara pengolahan bahan baku telur asin pun dilakukan dengan baik seperti penggunaan air yang bersih, tempat yang bersih dan peralatan yang steril.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN KULIT BAUAH MANGGIS SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN TELUR ASIN.

PEMANFAATAN KULIT BAUAH MANGGIS SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN TELUR ASIN.

pembuatan telur asin. Kandungan antioksidan pada kulit buah manggis terbukti bermanfaat untuk kesehatan tubuh karena diketahui mengandung xanthone sebagai DQWLRNVLGDQ DQWLYLUXV DQWLMDPXU DQWLLQÀDPDVL GDQ antibakteri. Sifat antioksidan manggis melebihi vitamin E dan vitamin C. Xanthone yg terdapat pada manggis merupakan substansi kimia alami yang tergolong senyawa polyphenolic (Iswari dkk., 2005). Peneliti dari Universitas Taichung di Taiwan telah mengisolasi xanthone dan deviratnya dari kulit buah manggis diantaranya diketahui adalah 3-isomangoestein, alpha mangostin, Gamma-mangostin, Garcinone A, Garcinone B, C, D dan Garcinone E, Maclurin, Mangostenol. Sementara penelitian di Singapura menunjukan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian sebelumnya dimana antioksidan yang terkandung dalam kulit buah manggis mampu menetralsir radikal bebas pada pengujian laboratorium (Moongkarndi et al., 2004; Jung et al., 2006; Weecharangsan et al., 2006; ).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN KULIT BAUAH MANGGIS SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN TELUR ASIN.

PEMANFAATAN KULIT BAUAH MANGGIS SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN TELUR ASIN.

banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Asia Tenggara (Ganesan, et al., 2014). Pengasinan telur merupakan salah satu cara pengolahan telur yang bertujuan untuk menambah umur simpan telur yang umum dilakukan oleh masyarakat, dimana kandungan garam dapat menghambat perkembangan mikroorganisme dan sekaligus memberikan aroma khas, sehingga telur dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama (Woodward and Cotterill, 1983; Holt, et al.1984; Wasito dan Rohaeni, 1994). Garam pada umumnya dimanfaatkan sebagai zat tambahan pada makanan, selain fungsinya sebagai pengawet tetapi juga menambah cita rasa dan aroma telur asin. Selama proses pengasinan kuning telur akan mengalami pengerasan dan pengakuan, sedangkan putih telur akan semakin mencair (Chi and Tseng, 1998).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

laporan 2 food n nut telur asin.docx (1)

laporan 2 food n nut telur asin.docx (1)

dan menurunkan aktivitas air (aw atau kandungan air bebas dalam bahan pangan). Proses pengasinan yang berhasil dengan baik ditentukan oleh karakteristik telur asin yang dihasilkan. Telur asin tersebut bersifat stabil, aroma dan rasa telurnya terasa nyata, penampakan putih dan kuning telurnya baik (Sutrisno dan Koswara, 2002). Tekanan osmotik dalam larutan garam atau adonan lebih besar daripada tekanan osmotik dalam telur, sehingga larutan garam dapat masuk ke dalam telur. Garam yang digunakan dalam pengasinan adalah NaCl. Mekanisme yang terjadi adalah sebagai berikut : garam NaCl di dalam larutan mengion menjadi Na + dan Cl - . Kedua ion tersebut berdifusi kedalam telur
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

STUDI PEMBUATAN TELUR ASIN ASAP MENGGUNAKAN SABUT KELAPA.

STUDI PEMBUATAN TELUR ASIN ASAP MENGGUNAKAN SABUT KELAPA.

Dikemukakan oleh Astawan (2006) selain baunya yang lebih amis, telur itik juga mempunyai pori-pori kulit yang lebih besar, sehingga sangat baik untuk diolah menjadi telur asin. Menurut Suharno (2003) telur itik yang akan diasinkan harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya: a) telur masih segar dan baru, b) telur harus bersih dari kotoran, c) kulit telur masih utuh dan tidak retak dan d) sebelum diasinkan sebaiknya diampelas untuk memudahkan proses pengasinan. Dibanding telur ayam, telur itik mengandung protein, kalori dan lemak lebih tinggi.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

FORMULASI RASIO GARAM DAN BAWANG PUTIH (Allium Sativum L) TERHADAP KUALITAS TELUR ASIN RASA BAWANG PUTIH

FORMULASI RASIO GARAM DAN BAWANG PUTIH (Allium Sativum L) TERHADAP KUALITAS TELUR ASIN RASA BAWANG PUTIH

Keywords:FORMULASI RASIO GARAM DAN BAWANG PUTIH Terhadap Kualitas Telur Asin Rasa Bawang Putih Telur asin memiliki kandungan gizi, protein, lemak, dan karbohidrat yang sangat tinggi, di[r]

2 Baca lebih lajut

TELUR ASIN DAn ANEKA RASA

TELUR ASIN DAn ANEKA RASA

yang bernilai biologi tinggi karena proteinnya mudah dicerna dengan koefsien cerna sekitar 96%. Artinya telur asin lebih mudah dicerna dibandingkan dengan daging sapi, beras, dan jagung, sehingga telur itik juga cocok dikonsumsi terutama oleh anak balita dengan catatan bukan penderita alergi makan telur

20 Baca lebih lajut

telur asin 2015 laporan

telur asin 2015 laporan

Ibu-ibu kalayak sasaran pengabdian mengikuti dengan penuh antusias dalam semua tahapan pembuatan telur asin tersebut. Berdasarkan pengamatan, bahwa dari kegiatan langsung ini ibu-ibu peserta pelatihan sudah menunjukkan keterampilan yang memadahi jika ingin melanjutkan untuk usaha. Produksi telur asin dari hasil pelatihan ini adalah sebanyak 150 butir telur untuk setiap kelompok Dasa Wisma, setiap anggota mendapatkan bagian 5 butir. Total telur yang dibagi untuk setiap kelompok 50 butir, dan 100 butir yang lain dijual di lingkup kelompok masing-masing seharga Rp.2.000,- per butir. Uang hasil dari penjualan telur ini menjadi tambahan kas untuk masing-masing kelompok.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI TELUR ASIN MENGGUNAKAN PERENDAMAN LUMPUR SAWAH  Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI TELUR ASIN MENGGUNAKAN PERENDAMAN LUMPUR SAWAH Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

Telur asin dapat dibuat dengan cara merendam menggunakan media garam. Garam berfungsi sebagai pencipta rasa asin sekaligus sebagai bahan pengawet karena garam mampu menyerap air dari dalam telur. Garam akan masuk kedalam telur melalui pori-pori kulit telur menuju ke putih telur, lalu ke kuning telur. Garam akan menarik air yang dikandung telur. Garam juga terdapat ion chlor yang berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri dalam telur, sehingga menyebabkan telur menjadi awet karena bakteri yang terkandung dalam telur mati.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

PENDAHULUAN Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

Telur merupakan salah satu produk unggas yang memiliki kandungan gizi lengkap yaitu karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Telur yang banyak dikonsumsi adalah telur bebek, telur ayam dan telur puyuh. Di Indonesia jumlah telur yang tersedia sangat banyak yaitu sebesar 1,378 ton. Sumbangan telur terbesar adalah dari jenis ayam petelur dengan total 69,57%. Telur ayam buras dan telur itik menyumbang masing- masing 12,16% dan 18,26%, tetapi dalam kenyataannya telurtelur busuk sebelum dimanfaatkan atau dikonsumsi karena kurangnya masa simpan dari telur-telur tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi masalah pembusukan telur yaitu dengan membuat telur asin.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENINGKATAN GIZI DAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN KOTO LUAR KECAMATAN PAUH PADANG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN RENDAH SODIUM.

PENINGKATAN GIZI DAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN KOTO LUAR KECAMATAN PAUH PADANG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN RENDAH SODIUM.

Pemilihan bahan baku sangat penting untuk diperhatikan. Telur bebek yang akan digunakan untuk pembuatan telur asin haruslah telur yang masih baru dengan umur 10 jam kurang atau maksimal 48 jam. Hal ini untuk menghasilkan telur asin yang bermutu. Telur bebek yang besar mempunyai cangkang lebih tipis dari yang kecil. Abu sabut kelapa digunakan adalah abu yang telah mengalami pembakaran berulang-ulang, sehingga warnanya abu- abu. Sedangkan jika menggunakan garam, maka pilih garam yang kristal garamnya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Jika kristal garamnya terlalu kecil, maka garam tidak sempurna masuk ke dalam telur. Tanda sempurna masuk garam ke dalam telur dapat diperhatikan dari lapisan mentega pada kuning telur.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Cara Promosi Bisnis Penjualan Telur Asin

Cara Promosi Bisnis Penjualan Telur Asin

Saat ini ada satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan oleh banyak orang, yaitu berpromosi online melalui website. Anggaplah website adalah markas besar untuk bisnis Penjualan Telur Asin Anda. Maka dengan adanya website, melalui cara-cara promosi yang akan segera kami sebutkan ini, Anda akan mempromosikan website sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Telur Asin. Dimana di website tersebut akan berisi produk, harga, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya. Mengapa demikian? Karena seharusnya website akan mendukung bisnis Penjualan Telur Asin jika diintegrasikan antara promosi offline dan online.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Media Kulit Buah Manggis Meningkatkan Parameter Nilai Gizi Telur Asin.

Media Kulit Buah Manggis Meningkatkan Parameter Nilai Gizi Telur Asin.

Tabel menunjukkan nilai rata-rata dari kadar air telur asin yang dibuat dengan menggunakan media batu bata lebih tinggi daripada nilai kadar air telur itik asin yang dibuat dengan menggunakan media kulit manggis. Semakin lama pemeraman telur asin yang dibuat dengan menggunakan media kulit manggis ataupun batu bata maka kadar air akan semakin menurun. Berdasarkan analisis ragam perlakuan pada telur itik yang dilapisi media kulit buah manggis dan telur itik yang dilapisi dengan media batu bata berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai kadar air. Menurut Harimurti (1992) selama penyimpanan telur, kandungan CO2 dan air akan berkurang, akibatnya semakin lama telur disimpan semakin ringan bobotnya, ruang udara semakin besar dan telur semakin encer, sehingga hal ini menunjukkan bahwa kandungan didalam kulit buah manggis dapat memperbesar ruang udara sehingga CO 2 dan air pada telur akan
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Konsep Cara Produksi Pangan Yang Baik (CPPB) Pada Proses Pembuatan Telur Asin Di UKM "Telur Asin Hoki" Premulung, Sondakan, Laweyan, Surakarta - UNS Institutional Repository

Konsep Cara Produksi Pangan Yang Baik (CPPB) Pada Proses Pembuatan Telur Asin Di UKM "Telur Asin Hoki" Premulung, Sondakan, Laweyan, Surakarta - UNS Institutional Repository

Salted egg is one of egg product that is usually using soil paste containing salt for coating. The aim of this research is to find out the process of making salted eggs, evaluation on ingredient, production process, final product in the manufacturing and formulating the Good Manufacturing Practices (GMP) as an effort to improve quality salted eggs in home industry “ Telur Asin Hoki ” based on BPOM RI Number HK.03.1.23.04.12.2206 in 2012 about proper way of food production. The Good Manufacturing Practices (GMP) concept is needed in order to produce a safe, worth- consuming, and good quality product. The methods used are interview, observation, sampling, testing, book study, and documentation. Evaluation carried out by comparing condition in small and medium interprises with existing requirements and then applied critical limits, control measures, and corrective action. The process of making salted eggs includes sorting, washing, coating, aging, washing, steaming, and draining. Quality control of finish products tested by normal physicochemical condition (odor, color, and apperance), 42.6321% water content, 4.861% protein content, 1.8376% salt content, microbial contamination of Salmonella negative /25 g, and microbial contamination of Staphylococcus aureus <10 koloni/g. The result of salted eggs tested was appropriate with SNI 01-4227-1996 except salt content.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Deteksi Imunoglobulin Y Pada Telur Asin

Deteksi Imunoglobulin Y Pada Telur Asin

Pengawetan telur dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya melapisi kulit telur dengan pembungkus kering (dry packing), perendaman (immersion liquid), penutupan kulit telur dengan bahan pengawet (shell sealing), dan penyimpanan pada ruangan dingin (cool store). Telur asin adalah salah satu bentuk pengawetan immersion liquid. Telur asin adalah telur utuh yang diawetkan dengan adonan yang dibubuhi garam (Depristek 2000). Terdapat tiga cara pembuatan telur asin yaitu: (1) telur asin dengan adonan garam berbentuk padat atau kering, (2) telur asin dengan adonan garam ditambah ekstrak daun teh, (3) telur asin dengan adonan garam dan kemudian direndam dalam ekstrak atau cairan teh.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

telur asin 2016 laporan autosaved

telur asin 2016 laporan autosaved

Ibu-ibu kalayak sasaran pengabdian mengikuti dengan penuh antusias dalam semua tahapan pembuatan telur asin aneka rasa tersebut. Berdasarkan pengamatan, bahwa dari kegiatan langsung ini ibu-ibu peserta pelatihan sudah menunjukkan keterampilan yang memadahi jika ingin melanjutkan untuk usaha. Produksi telur asin aneka rasa dari hasil pelatihan ini adalah sebanyak 150 butir (50 butir rasa bawang, 50 butir rasa pedas, dan 50 butir rasa bawang pedas) untuk setiap kelompok Dasa Wisma, setiap anggota mendapatkan bagian 5 butir untuk setiap varian rasa. Total telur yang dibagi untuk setiap kelompok 50 butir, dan 100 butir yang lain dijual di lingkup kelompok masing-masing seharga Rp.3.500,- per butir. Uang hasil dari penjualan telur ini menjadi tambahan kas untuk masing-masing kelompok.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

15 telur asin rasa bawang

15 telur asin rasa bawang

tersebut dalam keadaan mentah, sebab sebagian dari mereka memang tidak mengetahui cara mengolah / membuat telur asin. Tentu saja penjualan telur mentah ini jauh lebih murah bila dibandingkan dalam keadaan matang (sebagai telur asin), sehingga hasil penjualan telur terkadang tidak sebanding dengan biaya pemeliha- raannya.

5 Baca lebih lajut

UJI PROTEIN DAN ORGANOLEPTIK TELUR ASIN HASIL PENGASINAN MENGGUNAKAN ABU PELEPAH KELAPA DENGAN  Uji Protein Dan Organoleptik Telur Asin Hasil Pengasinan Menggunakan Abu Pelepah Kelapa Dengan Penambahan Sari Buah Nanas.

UJI PROTEIN DAN ORGANOLEPTIK TELUR ASIN HASIL PENGASINAN MENGGUNAKAN ABU PELEPAH KELAPA DENGAN Uji Protein Dan Organoleptik Telur Asin Hasil Pengasinan Menggunakan Abu Pelepah Kelapa Dengan Penambahan Sari Buah Nanas.

proses pengasinan telur asin. Dalam penelitian ini abu pelepah kelapa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan telur asin dengan penambahan sari buah nanas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar protein dan organoleptik telur asin hasil pengasinan menggunakan abu pelepah kelapa dengan penambahan sari buah nanas. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktor tunggal yaitu penambahan volume sari buah nanas dengan 4 perlakuan yaitu T 0 (kontrol), T 1 (25 ml), T 2 (50 ml), T 3
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI TELUR ASIN MENGGUNAKAN PERENDAMAN LUMPUR SAWAH  Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI TELUR ASIN MENGGUNAKAN PERENDAMAN LUMPUR SAWAH Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah.

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui sifat organoleptik telur bebek yang diasinkan dengan lumpur sawah dan telur bebek yang diasinkan dengan serbuk batu bata merah. 2) Untuk mengetahui populasi bakteri. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola 1 faktor yaitu media untuk perendaman telur asin. Populasi dalam penelitian ini adalah telur bebek di daerah Janti, Polanharjo, Klaten, dengan jumlah sampel 20 telur. Teknik pengambilan data yang digunakan metode eksperimen dan angket. Parameter penelitian ini adalah uji organoleptik dan mikrobiologi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis uji organoleptik dan uji populasi bakteri. Berdasarkan dari analisis uji organoleptik telur dengan perendaman lumpur sawah diperoleh hasil warna putih telur putih, kuning telur kemerahan, aroma agak amis, rasa asin, tekstur agak kenyal dan agak masir. Perendaman telur asin dengan menggunakan serbuk batu bata merah diperoleh hasil warna putih telur putih, kuning telur kemerahan, aroma sedikit amis, rasa asin, tekstur kenyal dan masir, yang berarti bahwa ada perbedaan sifat organoleptik telur asin dengan menggunakan perendaman lumpur sawah dan serbuk batu bata merah, yaitu aroma dan tekstur telur asin. Analisis uji populasi bakteri telur asin dengan perendaman lumpur sawah diperoleh jumlah bakteri lebih banyak dibandingkan dengan perendaman menggunakan serbuk batu bata merah. Jumlah bakteri pada telur dengan perendaman lumpur sawah 292.500 bakteri/gram sedangkan telur dengan perendaman serbuk batu bata merah jumlah bakteri 14.000 bakteri/gram. Kesimpulan pada penelitian ini adalah : 1) Organoleptik telur asin hasil perendaman lumpur sawah dan serbuk batu bata merah hampir sama yaitu warna putih telur putih, kuning telur kemerahan dan rasa asin, kecuali aroma dan tekstur. Aroma telur asin hasil perendaman lumpur sawah agak amis sedangkan telur asin hasil perendaman serbuk batu bata merah sedikit amis. Tekstur telur sawah hasil perendaman lumpur sawah agak kenyal dan agak masir sedangkan telur asin hasil perendaman serbuk batu bata merah kenyal dan masir. 2) Telur asin hasil perendaman lumpur sawah mengandung lebih banyak mengandung bakteri yaitu 292.500 bakteri/gram, dibandingkan telur asin hasil serbuk batu bata merah sebesar 14.000 bakteri/gram.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 3400 documents...