Thyristor Controller

Top PDF Thyristor Controller:

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Penulis memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan hikmat yang diberikanNya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul “ START MOTOR DC SHUNT DAN MOTOR DC SERI DENGAN THYRISTOR CONTROLLER SESUAI DENGAN RESPON ARUS START ” . Tugas Akhir ini merupakan syarat untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata Satu di Departemen Teknik Elektro, Universitas Sumatera Utara.

76 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Motor listrik adalah mesin yang mengkonversi energi listrik ke energi mekanik. Ketika motor tidak bekerja maka tidak akan ada ggl balik yang dihasilkan pada armatur. Jika tegangan supply diberikan secara penuh pada armatur , armatur akan menyerap arus yang sangat besar karena tahanan armatur yang relatif kecil. Arus yang besar ini akan mentrip fuse dan akan merusak komutator dan sikat motor. Untuk mencegah hal ini, sebuah tahanan tambahan diberikan secara seri pada armatur (sepanjang durasi periode start, misalkan 5 sampai 10 detik) yang akan membatasi arus start ke nilai yang aman. Tahanan starting akan berkurang secara bertahap ketika motor mencapai kecepatan dan menghasilkan ggl balik yang dapat mengatur kecepatannya sendiri. Tugas akhir ini mensimulasikan start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan thyristor controller sesuai dengan respon arus start. Hasil yang diperoleh bahwa pada start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan menggunakan thyristor controller dapat menurunkan arus start ke nilai yg aman dan mengurangi tahanan starting secara bertahap.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Motor listrik adalah mesin yang mengkonversi energi listrik ke energi mekanik. Ketika motor tidak bekerja maka tidak akan ada ggl balik yang dihasilkan pada armatur. Jika tegangan supply diberikan secara penuh pada armatur , armatur akan menyerap arus yang sangat besar karena tahanan armatur yang relatif kecil. Arus yang besar ini akan mentrip fuse dan akan merusak komutator dan sikat motor. Untuk mencegah hal ini, sebuah tahanan tambahan diberikan secara seri pada armatur (sepanjang durasi periode start, misalkan 5 sampai 10 detik) yang akan membatasi arus start ke nilai yang aman. Tahanan starting akan berkurang secara bertahap ketika motor mencapai kecepatan dan menghasilkan ggl balik yang dapat mengatur kecepatannya sendiri. Tugas akhir ini mensimulasikan start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan thyristor controller sesuai dengan respon arus start . Hasil yang diperoleh bahwa pada start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan menggunakan thyristor controller dapat menurunkan arus start ke nilai yg aman dan mengurangi tahanan starting secara bertahap.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Penulis memakai metode start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan thyristor controller dalam tugas akhir ini. Thyristor controller akan mengurangi tahanan tambahan ini seiring dengan batasan arus terendah dan arus tertinggi yang diinginkan. Thyristor controller juga akan bekerja secara otomatis untuk mengurangi tahanan tambahan start seusai dengan respon arus start.

4 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK DAN APLIKASI THYRISTOR controller

KARAKTERISTIK DAN APLIKASI THYRISTOR controller

2. Sebuah SCR terdiri dari tiga terminal yaitu anoda, katoda, dan gate. SCR berbeda dengan dioda rectifier biasanya. SCR dibuat dari empat buah lapis dioda. SCR banyak digunakan pada suatu sirkuit elekronika karena lebih efisien dibandingkan komponen lainnya terutama pada pemakaian saklar elektronik. SCR biasanya digunakan untuk mengontrol khususnya pada tegangan tinggi karena SCR dapat dilewatkan tegangan dari 0 sampai 220 Volt tergantung pada spesifik dan tipe dari SCR tersebut. SCR tidak akan menghantar atau on, meskipun diberikan tegangan maju sampai pada tegangan breakovernya SCR tersebut dicapai (VBRF). SCR akan menghantar jika pada terminal gate diberi pemicuan yang berupa arus dengan tegangan positip dan SCR akan tetap on bila arus yang mengalir pada SCR lebih besar dari arus yang penahan (IH). Satu- satunya cara untuk membuka (meng-off-kan) SCR adalah dengan mengurangi arus Triger (IT) dibawah arus penahan (IH). SCR adalah thyristor yang uni directional,karena ketika terkonduksi hanya bisa melewatkan arus satu arah saja yaitu dari anoda menuju katoda. Artinya, SCR aktif ketika gate-nya diberi polaritas positif dan antara anoda dan katodanya dibias maju. Dan ketika sumber yang masuk pada SCR adalah sumber AC, proses penyearahan akan berhenti saat siklus negatif terjadi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Di bias mundur pada tegangan dibawah tegangan breakdown bias mundur, hanya sangat sedikit arus bocor yang mengalir pada thyristor , seperti pada Gambar 2.13. Biasanya rating tegangan thyristor untuk tegangan bias maju dan bias mundur adalah sama. Rating arus thyristor terspesifik pada kondisi rms maksimum dan arus rata-rata yang dapat dikonduksikan. Karakter ideal thyristor dapat ditunjukkan pada Gambar 2.13.

18 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

[4] Chapman, Stephen J.2005.”Electric Machinary Fundamentals Fourth Edition”.Singapore: McGraw-Hill International Edition.. “Rotating Electric Machinary & Transformer Technology Second E[r]

1 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan Active Directory Domain Trust Relationship pada Infrastruktur Multiple Domain Controller di Laboratorium FTI UKSW

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan Active Directory Domain Trust Relationship pada Infrastruktur Multiple Domain Controller di Laboratorium FTI UKSW

Domain Controller merupakan teknologi jaringan yang banyak digunakan saat ni. Server dapat mengatur dan mengelola sumber daya pada jaringan domain tersebut secara mutlak. Permasalahannya apabila terdapat lebih dari satu domain controller yang berada pada satu organisasi maka sumber daya yang ada pada tiap domain controller hanya dapat digunakan oleh anggota yang berada pada domain itu sendiri. Untuk dapat melakukan sharing sumber daya antar domain controller maka domain tree dan trust relationship perlu diaplikasikan dalam satu forest. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan active directory trust relationship pada multiple domain controller agar sumber daya yang berada pada masing-masing domain controller dapat diakses oleh domain controller lain. Selain itu manajemen domain controller dapat dilakukan di domain controller lain. Dari hasil penelitian, sistem trust memperbaiki sistem sebelumnya yang menggunakan remote desktop.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Artificial neural network-based harmonics extraction algorithm for shunt active power filter control

Artificial neural network-based harmonics extraction algorithm for shunt active power filter control

This research compared two ANN configurations types, i.e., MLP and RBF neural network for harmonics approximation function. The performance of neural network would be analysed through time of training process, network complicity, and value of SSE. To verify performance of proposed control algorithm, MATLAB Simulink used for simulating neural network based control model proposed for SAPF. The system was three-phase balanced system, 220 V, 50 Hz. Controlled thyristor rectifier which supplies resistive (500 Ω) and inductive (100 Ω and 0,1 H) loads used as non-linear load that would be compensated. The detected distorted currents were sampled at 10 kHz sampling frequency and 200 data in one cycle were taken as training data for the ANN. The distorted current from rectifier with resistive and inductive load can be seen at Figures 4 and 5.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pre-Timed and Coordinated Traffic Controller Systems Based on AVR Microcontroller

Pre-Timed and Coordinated Traffic Controller Systems Based on AVR Microcontroller

Traffic jams in most major cities in Indonesia have resulted in losing million rupiahs every hour. Traffic congestion is caused by many factors. One of the factors is the current traffic controller cannot accommodate the variety of traffic volume. Traffic congestion happens usually at the main junctions in the morning, before the office hours (6.00 a.m. to 8.00 a.m.) and in the evening, after the office hours (3.00 p.m. to 5.00 p.m.). Meanwhile, at midnight, sometimes many vehicles have to wait even though there are no others vehicles pass at the intersection. Because the traffic signal remains red for the fixed period, the vehicle should wait until the signal turns to green.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Neural Network Adaptive Control for X-Y Position Platform with Uncertainty

Neural Network Adaptive Control for X-Y Position Platform with Uncertainty

According to the Figure3, as can be learned that the design of RBF neural network PID controller is able to fast-track the expected angle of trajectory in a relatively short period of time, but also to achieve better tracking of angular velocity. It turns out that in the initial phase of the control process, the RBF neural network is still in the learning period, now neural network cannot approach system model, in this time, neural network controller together with the conventional PD feedback controller meet the tracking error of the joint angle. With the study of neural network, better control effect can be obtained. According to the figure 4, the good velocity tracking can be achieved in 5s. From figure 5, control torques is small, and relatively smooth. Simulation shows the proposed control method is effective, and has better engineering value.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Peranan Controller terhadap Efektivitas Pengendalian Penjualan (Studi Kasus pada PT Graha Indo Puri).

Peranan Controller terhadap Efektivitas Pengendalian Penjualan (Studi Kasus pada PT Graha Indo Puri).

Universitas Kristen Maranatha lebih rumit tentu sangat memerlukan pengendalian yang efektif, karena sulit bagi manajemen untuk melakukan pengendalian secara menyeluruh ke dalam setiap bagian perusahaannya. Maka dari itu manajemen memerlukan bantuan controller. Menurut Usry dan Hammer (1999) yang dialihbahasakan oleh Alfonsus Sirait, controller dapat diartikan sebagai berikut:

19 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penyusunan Alat Peraga untuk Matakuliah Elektronika Daya T1 612006005 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penyusunan Alat Peraga untuk Matakuliah Elektronika Daya T1 612006005 BAB IV

tegangan minimal yang harus dipenuhi kaki gerbang. Selain itu juga untuk membedakan bidang bumi atau tegangan minimum antara rangkaian penghasil pulsa dengan rangkaian pemicu thyristor. Dimana rangkaian penghasil pulsa memiliki tegangan minimum 0 Volt, sedangkan rangkaian pemicu thyristor memiliki tegangan minimum lebih kecil dari 0 Volt. Jika tidak menggunakan transformer ini maka rangkaian penghasil pulsa akan mengalami gangguan yang dapat merusak komponen. Dioda disebelah transformer bertujuan untuk mengantisipasi arus balik yang datang menuju UJT. Jika tidak ada dioda ini menyebabkan UJT menjadi panas, dan kelamaan UJT akan meledak karena arus berlebih.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Development Of Fuzzy Logic Temperature Controller - Micro Controller Base.

Development Of Fuzzy Logic Temperature Controller - Micro Controller Base.

Temperature is the most often-measured environmental quantity and some processes work well only within a narrow range of temperatures. Certain chemical reactions, biological processes, and even electronic circuits perform best within limited temperature ranges. One of the most important process variables to be controlled is temperature of liquid in many chemical engineering plants. In brief, changes of temperature of a water bath are one of the industrial problems needed to be controlled. This project will focus on designing a microcontroller based temperature control by fuzzy logic to control the temperature of a water bath. It will utilize a temperature sensor (LM35) to measure the temperature of the water inside the bath. This system will utilize PIC 16F877A (40 pins) microcontroller as it main processing units to accepts the analog output of the temperature sensor and processes it further for getting the actual temperature value in digital form. The microcontroller also is provided with a keypad interface and a display interface. The keypad will use to select the controller mode and to input the set point and the display interface will use to display the set point and the actual temperature of the water. This system also used a heater coil surrounding the water bath assembly to heat the water. The fuzzy logic controller used to control the water bath temperature.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Home Energy Controller.

Home Energy Controller.

The daily electrical energy consumption at home is not constant. During peak-hour the level of electrical energy consumption is higher compare to non-peak hour. Therefore the cost is to provide the energy is also higher. Although energy consumption during peak hour diverted to non-peak hour the energy consumption will still remain the same. However the cost to provide the energy production can be reduced [2]. Automatic time shifting of the load operation need to be done to reduce the consumption of energy during peak hours. The development of Home Energy Controller can schedule operation of load. This will reduce the energy consumption during peak hours and delay the energy usage automatically after peak hour.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Wireless Camera Controller.

Wireless Camera Controller.

7 Wireless communication may be via: • radio frequency communication, • microwave communication, for image long-range line-of-sight via highly directional antennas, or short-range comm[r]

24 Baca lebih lajut

Ultrasonic Park Controller.

Ultrasonic Park Controller.

Systems typically use a transducer which generates sound waves in the ultrasonic range, above 20,000 hertz, by turning electrical energy into sound, then upon receiving the echo turn the[r]

24 Baca lebih lajut

Show all 1229 documents...