Titrasi Alkalimetri

Top PDF Titrasi Alkalimetri:

Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Sediaan Kaplet Secara Titrasi Alkalimetri

Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Sediaan Kaplet Secara Titrasi Alkalimetri

Adapun judul dari tugas akhir ini adalah “Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Sediaan Kaplet Secara Titrasi Alkalimetri”, yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.

38 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan kadar asam lemak bebas dari Crude Palm Oil (CPO) yang diproduksi oleh PT. Perkebunan Nusantara dan hasilnya dibandingkan dengan kadar asam lemak bebas menurut standart mutu Crude Palm Oil (CPO) yang telah ditetapkan oleh standart Nasional Indonesia (SNI) telah dilakukan. Metode yang digunakan dalam menentukan kandungan asam lemak bebas dalam CPO ini adalah dengan menggunakan titrasi alkalimetri, yaitu dengan menggunakan larutan KOH 0,1 N sebagai pentiter, Phenolpfthalein sebagai indikator dan campuran n-heksan dan etanol sebagai pelarutnya. Dari hasil pengamatan diperoleh kadar asam lemak bebas dalam tangki truk yang berasal dari PTPN III Rambutan adalah 3,09%, PTPN III Sei Mangke adalah 4,30%, PTPN III Sei Silau adalah 5%, PTPN IV P. Raja adalah 3,58%, dan PTPN IV Ajamu adalah 3,95%. Dengan demikian kadar asam lemak bebas dalam CPO dari masing-masing PTPN ini telah memenuhi standart norma penerimaan ekspor dan standart norma penerimaan mutu minyak sawit di PT Sarana Agro Nusantara yaitu kadar asam lemak bebasnya sebesar 5%.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Modul Kimia Analisis titrasi alkalimetri

Modul Kimia Analisis titrasi alkalimetri

• Larutan diberi 3 tetes ind PP dan dilakukan titrasi hingga titik ekivalen.. • Titik ekivalen ditandai warna berubahdari tak berwarna menjadi pink..[r]

17 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

SARANA AGRO NUSANTARA KARYA ILMIAH Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat mencapai gelar Ahli Madya WAHID NURHAYAT 142401136 PROGRAM STUDI D-3 KIMIA DEPARTEMEN KI[r]

11 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Sarana Agro Nusantara 1.4 Manfaat Untuk memberikan gambaran dan informasi tentang persentase kandungan asam lemak bebas yang terdapat pada CPO yang berasal dari tangki timbun serta[r]

3 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Akan tetapi untuk memastikan dan mencegah terjadinya proses hidrolisa, perlu dilakukan pengeringan pada kondisi fisik hampa sehingga minyak sawit tersebut hanya mengandung kadar zat Tab[r]

20 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Dari Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Titrasi Alkalimetri Pada Tangki Truk Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Yogyakarta : Kanisius Sunarko, 2007, Petunjuk Praktis Budi Daya Dan Pengolahan Kelapa Sawit.. Jakarta : Agro media pustaka.[r]

1 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tablet - Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Sediaan Kaplet Secara Titrasi Alkalimetri

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tablet - Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Sediaan Kaplet Secara Titrasi Alkalimetri

Asam mefenamat dapat ditentukan kadarnya dengan metode alkalimetri. Alkalimetri merupakan penetapan kadar untuk senyawa-senyawa yang bersifat asam dengan menggunakan baku basa. Asam mefenamat adalah salah satu obat antiinflamasi nonsteroid derivat asam karboksilat yang praktis tidak larut dalam air dan merupakan asam lemah dengan pKa 4,2 sehingga penetapan kadarnya tidak dapat dilakukan dengan titrasi langsung melainkan dengan titrasi semi bebas air. Titrasi semi bebas air adalah suatu cara titrasi asam-basa yang memakai pelarut yang masih mengandung air seperti etanol (Alamsyah, 2007).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISA OBAT penetapan

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISA OBAT penetapan

Titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna pada larutan titer yang telah ditambahkan indikator. Penggunaan indikator fenolftalein pada titrasi alkalimetri karena perubahan warnanya yang jelas, karena titrasi alkalimetri yang tadinya tidak berwarna menjadi berwarna MM (merah muda). Perubahan pada titrasi alkalimetri yang berubah menjadi merah muda dapat dinyatakan bahwa titrasi tersebut sudah selesai. pH pada fenolftalein adalah 8,3- 10,0.

8 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK pH, KEASAMAN DAN SENSORIS SOYGURT BERDASARKAN LAMA FERMENTASI - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

KARAKTERISTIK pH, KEASAMAN DAN SENSORIS SOYGURT BERDASARKAN LAMA FERMENTASI - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

Penelitian diawali dengan pengolahan biji kacang kedelai menjadi susu kedelai, selanjutnya dihomogenkan dengan penambahan gula dan susu full cream dan ditambahkan starter yoghurt plain, kemudian diinkubasi dengan lama fermentasi 8, 10, 12, 14, 16 dan 18 jam. Pengujian sifat kimia pH dilakukan dengan alat pH meter dan total asam dengan titrasi alkalimetri, pengujian sensoris produk soygurt dilakukan menggunakan uji skala hedonik dengan penilaian terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan kekentalan yang dilakukan pada 25 orang panelis agak terlatih.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Tablet dengan Metode Alkalimetri

Penetapan Kadar Asam Mefenamat dalam Tablet dengan Metode Alkalimetri

Obat adalah zat aktif berasal dari nabati, hewani, kimiawi alam maupun sintetis dalam dosis atau kadar tertentu dapat berguna untuk preventif (profilaksis), rehabilitasi, terapi, diagnose terhadap suatu keadaan penyakit pada manusia maupun hewan. Senyawa kimia yang digunakan untuk farmasi jika mempunyai takaran obat yang kurang tepat maka akan mendapatkan efek terapi yang tidak menguntungkan bagi pemakai obat. Penetapan kadar asam mefenamat dalam tablet bertujuan untuk mengetahui apakah kadar asam mefenamat yang terdapat dalam tablet memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia Suplemen 1 Edisi IV. Penetapan kadar asam mefenamat dalam tablet dilakukan di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan. Penetapan kadar asam mefenamat didalam tablet dilakukan dengan titrasi alkalimetri. Tablet asam mefenamat yang diuji mengandung asam mefenamat, C 15 H 15 NO 2 dengan kadar 99,75%. Dari hasil yang diperoleh, tablet asam
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Analisa Kadar Asam Lemak Bebas dan β-Karoten dari Buah Sawit Fraksi Mentah di Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Analisa Kadar Asam Lemak Bebas dan β-Karoten dari Buah Sawit Fraksi Mentah di Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Telah ditentukan kadar Asam Lemak Bebas dan Karoten pada buah kelapa sawit dipusat penelitian kelapa sawit . Penentuan asam lemak bebas dilakukan dalam metode titrasi alkalimetri dengan menggunakan KOH 0,1043 N dan indikator Phenolphtalein dengan pemanasan pada suhu ± 45º C, Hasil yang diperoleh yaitu pada buah kelapa sawit fraksi mentah ALB = 2,1517% dan karoten diuji menggunakan spektrofotometer dan dilakukan selama 4 hari. Nilai karoten paling besar pada hari keempat sebesar 345,3652 ppm. ALB dan karoten yang didapat pada buah kelapa sawit fraksi mentah dipusat penelitian kelapa sawit sudah sesuai dengan standar nasional Indonesia dengan nomor SNI : 01-0024-1987
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Modul 2 Uji Lemak dan Minyak Ii.pdf

Modul 2 Uji Lemak dan Minyak Ii.pdf

direaksikan dengan natrium tiosulfit. Volume sesungguhnya yang menunjukkan iodin yang terikat ditentukan dengan melakukan titrasi blanko terhadap reagen, kemudian dikurangi dengan volume titrasi larutan uji (Sudarmadji et al.,2007). Indikator yang digunakan pada titrasi iodometri untuk penentuan bilangan iod adalah indikator amilum. Pemberian indikator amilum ini bertujuan untuk memperjelas titik akhir dari titrasi. Pemakaian indikator amilum dapat memberikan warna biru gelap dari komplek iodin-amilum sehingga indikator ini bertindak sebagai suatu tes yang amat sensitive untuk iodin. Penambahan indikator amilum harus menunggu hingga titrasi mendekati sempurna, hal ini disebabkan bila pemberian indikator terlalu awal maka ikatan antara ion dan amilum sangat kuat, amilum akan membungkus iod sehingga iod sukar lepas, akibatnya warna biru sukar hilang dan titik akhir titrasi tidak kelihatan tajam lagi. Titik akhir titrasi dinyatakan dengan hilangnya warna biru dari larutan yang dititrasi (Nugraheni,2011).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

LAPORAN KIMIA ANALITIK I PERCOBAAN TITRA

LAPORAN KIMIA ANALITIK I PERCOBAAN TITRA

Oksidimetri dan reduktometri adalah contoh metode titrasi redoks dimana larutan baku yang digunakan bersifat sebagai oksidator dan reduktor.Oksidator adalah senyawa di mana atom yang terkandung mengalami penurunan bilanganoksidasi. Sebaliknya reduktor adalah atom yang terkandung mengalami kenaikan bilanganoksidasi.

12 Baca lebih lajut

MATERI KIMIA KELAS XI ASAM BASA

MATERI KIMIA KELAS XI ASAM BASA

2. Memakai indikator asam basa. Indikator ditambahkan dua hingga tiga tetes (sedikit mungkin) pada titran sebelum proses titrasi dilakukan. Indikator ini akan berubah warna ketika titik ekuivalen terjadi, pada saat inilah titrasi dihentikan. Indikator yang dipakai dalam titrasi asam basa adalah indikator yang perubahan warnanya dipengaruhi oleh pH. Pada umumnya cara kedua lebih dipilih karena kemudahan dalam pengamatan, tidak diperlukan alat tambahan, dan sangat praktis, walaupun tidak seakurat dengan pH meter. Gambar berikut merupakan perubahan warna yang terjadi jika menggunakan indikator fenolftalein.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

laporan praktikum kimia penyaringan dan

laporan praktikum kimia penyaringan dan

Reaksi titrasi yang akan dilakukan untuk membuktikan bahwa kurkumin dapat digunakan sebagai indikator dalam menunjukkan titik akhir titrasi adalah titrasi basa kuat dengan asam kuat dan titrasi basa lemah dengan asam kuat. Disamping itu, digunakan juga indikator pembanding fenolftalein (pp) dan methyl orange (mo) (Harjanti, 2008). Pada suatu titrasi, apabila jumlah ekuivalen yang sama dari reaktan, maka dicapai titik ekuivalen. Titik saat titrasi setara secara stokiometri. Apabila dipilih inkatir yang tepat, akan tercapai juga titik akhir reaksi dan reaksi dihentikan. Warna larutan sebelum titrasi adalah bening, sedangkan setelah larutan di tambahkan titran hingga mencapai titik ekuivalen larutan berubah wana menjadi merah muda, hal ini terjadi karena adanya indikator, yaitu phenolphatalein. Phenolphatalein bersifat asam lemah pada saat keadaan todak terionisasi, sehingga indikator tidak berwarna. Sedangkan pada saat keadaan basa, phenolphatalein akan terionisai dan memberikan warna terang karena anionnya (Brady, 1999). Menurut teori setelah titik akhir larutan akan berubah warna menjadi merah muda. Pada percobaan titrasi reaki kimia yang dihasilkan yaitu :
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pemungutan Kurkumin dari Kunyit (Curcuma domestica val.) dan Pemakaiannya Sebagai Indikator Analisis Volumetri | Harjanti | Jurnal Rekayasa Proses 557 348 1 PB

Pemungutan Kurkumin dari Kunyit (Curcuma domestica val.) dan Pemakaiannya Sebagai Indikator Analisis Volumetri | Harjanti | Jurnal Rekayasa Proses 557 348 1 PB

Kurkumin dengan kadar 5,158 mg/mL diencerkan dengan pelarut alkohol (berdasarkan persen volume) dalam berbagai variasi. Hasil yang diperoleh digunakan sebagai indikator titrasi, untuk mengetahui seberapa banyak kurkumin yang digunakan, agar perubahan warna pada saat akhir titrasi terlihat jelas. Data yang diperoleh disajikan dalam Tabel 2.

6 Baca lebih lajut

TAP.COM -   TITRASI ASAM BASA titrasi asam basa

TAP.COM - TITRASI ASAM BASA titrasi asam basa

Titrasi merupakan suatu metoda untuk menentukan kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah diketahui konsentrasinya. Titrasi biasanya dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, sebagai contoh bila melibatkan reaksi asam basa maka disebut sebagai titrasi asam basa, titrasi redox untuk titrasi yang melibatkan reaksi reduksi oksidasi, titrasi kompleksometri untuk titrasi yang melibatkan pembentukan reaksi kompleks dan lain sebagainya. Pada praktikum ini akan dibahas mengenai titrasi asam basa. Zat yang akan ditentukan kadarnya disebut sebagai “titrant” dan biasanya diletakan di
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 519 documents...