Total Debt

Top PDF Total Debt:

Kata kunci: Financial Distress, Analisis Rasio Keuangan, Current Ratio (CR), Total Debt to Total

Kata kunci: Financial Distress, Analisis Rasio Keuangan, Current Ratio (CR), Total Debt to Total

Penurunan kondisi keuangan perusahaan mulai memengaruhi harga saham ditahun 2013, yaitu rata-rata harga saham Rp3.885,- dan dilihat dari profitabilitas di tahun 2013 mengalami kerugian m[r]

9 Baca lebih lajut

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA KABUPATEN KEBUMEN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA KABUPATEN KEBUMEN

a. Total debt to equity yang diperoleh oleh PKP-RI Kabupaten Kebumen pada periode 2000, 2001, dan 2002 adalah sebesar 57,17 %, 55,37 %, dan 58,60 %. Semua tingkat hasil dari perhitungan total debt to equity rendah. Hal ini menunjukkan, bahwa keadaan solvabilitas koperasi dalam keadaan yang baik. Itu semua berarti bahwa koperasi mempunyai kemampuan untuk memenuhi semua kewajiban dengan modal ekuitasnya apabila sewaktu-waktu koperasi mengalami pembubaran atau likuidasi.

49 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL

This research aimed to investigate the effect of financial ratios to predict probability of financial distress in the property company. Financial ratios in this study using the indicators current ratio, cash ratio, working capital to total asset ratio, total asset turnover, total debt to asset ratio, total debt to equity ratio, return on equity and net profit margit. The population in this study are all of the property companies listed on the Indonesian Stock Exchange and continuously published financial statements in the year 2010-2013. Based on purposive sampling method, samples obtained are 23 companies in the period 2010-2013, so obtain 92 observations. Statistic analysis that used in this study was logistic regression. The result of this research showed that total debt to asset ratio affect significant positif to predict financial distress, total asset turn over and total debt to equity ratio affect significant negatif to predict financial distress, current ratio and net proft margin affect not significant positif to predict financial distress, whilst cash ratio, working capital to total asset and return on equity affect not significant negatif to predict financial distress.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERANAN BIDANG USAHA KOPERASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA PADA KOPERASI KARYAWAN PT. INDOACIDATAMA (KOKARINDO)TAHUN 2007-2011.

PERANAN BIDANG USAHA KOPERASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA PADA KOPERASI KARYAWAN PT. INDOACIDATAMA (KOKARINDO)TAHUN 2007-2011.

88 Gambar 4.13 Grafik Total Assets to Total Debt RatioBidang Usaha Unit Tabungan Purna Karya KOKARINDO .... 90 Gambar 4.14Grafik Total Assets to Total Debt RatioBidang Usaha Unit Tabun[r]

21 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK  Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk.

solvency ratio of the debt ratio and Total Debt to Equity Ratio insufficient capital companies underwriting debt by creditors so that PT. Indofood Sukses Makmur Tbk is said to be better than the year 2012-2014. From the ratio of profitability seen in return on assets and return on equity declined in 2012 to the year 2013. The increase occurred in 2013 to 2014 due to the efficiency in using assets to make a profit so that the state of the PT. Indofood Sukses Makmur tbktermasuk in both categories.

12 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR  Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

Based on the variable research result Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA) dan Gross Profit Margin (GPM) have significance influence partially toward the profit change, meanwhile Current Ratio (CR) dan Total Asset Turn Over (TATO) variable have not influence partially toward profit change. The result of experimenting F analyziz shows the variable of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA), Gross Profit Margin (GPM) dan Total Asset Turn Over (TATO) collectively influence significanly toward profit change. The result of F experiment also shows the model which is used is fit. 28,9% variation variable profit change can be explained by variable of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA), Gross Profit Margin (GPM) dan Total Asset Turn Over (TATO), meanwhile the residue is 71,1% explained by another factors out of the model which is examined. So, the variable of Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA) dan Gross Profit Margin (GPM) need the consideration by manufacture company in the analyzing of profit change.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis Rasio Keuangan Perusahaan Baja

Analisis Rasio Keuangan Perusahaan Baja

Debt Ratio = Total Debt Total Assets b Debt to Equiy Ratio Bertujuan untuk mengetahui utang yang digunaan untuk membiayai asset perusahaan dengan total modal perusahaan sendiri Debt to [r]

28 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN KUD SUSU DI MOJOSONG KABUPATEN BOYOLALI

ANALISIS KINERJA KEUANGAN KUD SUSU DI MOJOSONG KABUPATEN BOYOLALI

Nilai total debt to equity ratio atau nilai rasio hutang terhadap modal sendiri yang diperoleh KUD dari tahun 2005 hingga 2009 cenderung fluktuatif. Rata-rata nilai rasio hutang terhadap modal sendiri sebesar 56,99 persen yang berarti bahwa setiap Rp 1,00 modal sendiri digunakan untuk menjamin Rp 0,56 total hutang yang dimiliki oleh koperasi. Nilai yang fluktuatif ini disebabkan kenaikan total hutang lancar. Jika didasarkan pada Suwandi maka KUD Mojosongo tidak memiliki kelebihan modal sendiri atas hutangnya. Nilai total debt to capital assets ratio yang diperoleh selama kurun waktu lima tahun yang dimulai tahun 2005 hingga 2007 mengalami peningkatan dan mengalami penurunan pada tahun 2008, adapun tahun 2009 mengalami peningkatan. Rata-rata nilai rasio ini yaitu sebesar 36,18 persen yang berarti mengindikasikan KUD belum mampu membayar hutang jangka pendek dan jangka panjang dengan jaminan total aktivanya karena total aktiva lebih besar daripada total hutang meskipun pos-pos pada aktiva menurun seperti peralatan dan piutang anggota tetapi pos-pos pada total hutang meningkat. Menurut Suwandi standar yang baik yaitu berada di atas 50 persen.
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk.

In this study used a descriptive approach and calculation of quantitative data recorded in the balance sheet and income statement at PT . Indofood . Tbk in the period 2008-2012 . Data were analyzed using financial ratios include : liquidity ratios ( current ratio , quick ratio , cash ratio ) solvency ratio ( total debt to total assets ratio , debt to equity ratio ) profitability ratios ( profit margin , return on assets , return on equity ) activity ratio ( Total Asset Turn Over , Inventory Turn Over ) and the ratio of the market ( earnings per share , price -book value ) and also using trend analysis .
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT SRI REJEKI ISMAN TBK Marita Adityawati Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta e-mail: madityawatiyahoo.com ABSTRACT - PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBU

PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT SRI REJEKI ISMAN TBK Marita Adityawati Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta e-mail: madityawatiyahoo.com ABSTRACT - PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBU

menunjukkan bahwa nilai F sebesar 113,982 dengan nilai signifikansi 0,000 yang berdasar- kan signifikansi p-value kurang dari 0,05 atau level of significance ( ) sebesar 5 persen. Ma- ka dapat disimpukan bahwa ada pengaruh yang signifikan rasio keuangan terhadap per- tumbuhan laba. Sehingga hipotesis keempat dalam penelitian ini yang berbunyi, “Ada pe - ngaruh yang signifikan rasio lancar (current ratio), rasio total utang terhadap total aktiva (total debt to total assets ratio) dan rasio ROA (return on assets ratio) secara simultan terha- dap pertumbuhan laba pada PT Sri Rejeki Isman Tbk periode sebelum go public 2004 – 2012”, terbukti kebenarannya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Hubungan Leverage dengan Altman Z-Score Pada Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Analisis Hubungan Leverage dengan Altman Z-Score Pada Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

1. Total Debt to Total Asset Ratio (DAR), Longterm Debt to Total Asset Ratio (LDAR), Longterm Debt to Equity Ratio (LDER), dan Time Interest Earned (TIE) merupakan unsur rasio leverage yang memiliki hubungan yang signifikan dengan Altman Z-Score, maka sebaiknya keputusan untuk menggunakan hutang dalam struktur modal bank/perusahaan walaupun untuk alasan ekspansi usaha sebaiknya dilakukan dengan hati- hati. Sebaiknya jumlah hutang tidak melebihi jumlah aktiva atau Total debt to total asset ratio (DAR) < 1, begitu juga dengan jumlah hutang jangka panjang tidak melebihi jumlah ekuitas atau Longterm Debt to Equity Ratio (LDER) < 1 dikarenakan hal tersebut akan meningkatkan resiko keuangan. Oleh karena itu kebijakan leverage sebaiknya direncanakan dengan baik dan dilaksanakan secara selektif dan hanya sesuai kebutuhan.
Baca lebih lanjut

157 Baca lebih lajut

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN  Analisis Pengaruh Rasio Solvabilitas Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2009-2011.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Analisis Pengaruh Rasio Solvabilitas Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2009-2011.

Hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa komponen- komponen rasio solvabilitas yang terdiri dari Total Debt to Assets Ratio , Long Term Debt Ratio tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan pertambangan batu bara di Bursa Efek Indonesia, sedangkan untuk Time Interes Earned meberikan pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan pertambangan batu bara di Bursa Efek Indonesia sehingga H 1 yang menyatakan bahwa rasio

23 Baca lebih lajut

PENGARUH PROFITABILITY, TANGIBILITY, GROWTH OPPORTUNITY, CORPORATE TAX, NON DEBT TAX SHIELD, DAN INFLATION RATE TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

PENGARUH PROFITABILITY, TANGIBILITY, GROWTH OPPORTUNITY, CORPORATE TAX, NON DEBT TAX SHIELD, DAN INFLATION RATE TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Penelitian Setyabudi (2007) menguji hipotesis leverage yang diproxikan dengan TDA (Total Debt Asset), TDM (Total Debt Market Value), LDA (Long debt Asset), LDM (Long Debt Market Value) dan ICR (Interest Coverage Ratio) terhadap growth, profitabilitas, kebijakan devoden, collateral, size, inflasi dan median industri leverage, dengan hasil sebagai berikut: (1) kesempatan bertumbuh mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal dengan menggunakan pengukuran TDA (Total Debt/Assets), (2) profitabilitas perusahaan mempunyai pengaruh negatif dengan struktur modal dengan menggunakan model pengukuran LDA dan TDA, menunjukkan adanya hubungan yang negatif signifikan antara variabel profit dan struktur modal, (3) ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur modal, variabel logaritma total asset (ukuran perusahaan) terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan jika diukur dengan menggunakan model LDA dan TDA, Hasil yang berbeda terjadi pada pengukuran dengan menggunakan model LDM, TDM dan ICR yang menunjukkan adanya hubungan positif dan tidak signifikan antara ukuran perusahaan dengan struktur modal., (4) median industry leverage mempunyai pengaruh positif terhadap struktur modal, terbukti bahwa variabel tersebut mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan apabila diuji dengan menggunakan model pengukuran LDA dan TDA.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

BAB III PEMBAHASAN - Analisis Kinerja Keuangan Pada PT Sumber Cipta Multiniaga Medan

BAB III PEMBAHASAN - Analisis Kinerja Keuangan Pada PT Sumber Cipta Multiniaga Medan

Dari kedua komponen rasio solvabilitas tersebut, yaitu nilai persentase rasio total debt to total equity ratio dan total debt to total asset ratio bahwa komposisi hutang kurang baik te[r]

29 Baca lebih lajut

KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA SEBELUM DAN SESUDAH PRIVATISASI - Perbanas Institutional Repository

KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA SEBELUM DAN SESUDAH PRIVATISASI - Perbanas Institutional Repository

sesudah melakukan privatisasi total debt to equity ratio lebih kecil dibandingkan sebelum privatisasi, karena perusahaan menggunakan modal sendiri yang relatif cukup besar untuk membiayai kegiatan operasionalnya, sehingga risiko leverage lebih kecil. Hal ini dapat dilihat dan merujuk pada tabel 7. Dengan demikian hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Riri Setyowati (2004), yang menyimpulkan bahwa penelitiannya memberikan hasil empiris leverage terdapat perbedaan yang signifikan pada perusahaan BUMN setelah privatisasi. Hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan Boubakri & Cosset (1998), yang menyimpulkan bahwa privatisasi melalui IPO menunjukkan penurunan pada leverage .
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Analisis rasio untuk menilai kinerja koperasi primkopti Klaten.

Analisis rasio untuk menilai kinerja koperasi primkopti Klaten.

besar rasio ini, maka makin besar pula tingkat likuiditasnya, dan cash ratio 140,8%, 131,13%, dan 175,8%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan secara umum dapat dikatakan koperasi dalam keadaan likuid. Ditinjau dari tingkat solvabilitas pada koperasi Primkopti untuk periode 1999, 2000, dan 2001 dengan berdasar pada rasio total debt to equity ratio dan total debt to total asset yang masing-masing 13,6%, 13,7, 11,3%, 11,19%, 12,06%, dan 10,17% yang berarti bahwa aktiva dan modal yang dimiliki Primkopti Klaten memiliki kemampuan untuk melunasi hutangnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan secara umum dapat dikatakan koperasi dalam keadaan likuid. Ditinjau dari tingkat rentabilitas pada koperasi Primkopti untuk periode 1999, 2000, dan 2001 dengan berdasar pada rasio yang dimilikinya, yaitu: Operating margin ratio besarnya 0,76%, 0,17%, dan 0,58%, rentabilitas ekonomi besarnya 1,95%, 0,37%, dan 1,11%, turn over of operating asset besarnnya 252%, 211%, dan 191%, dan rentabilitas modal sendiri besarnya 2,21%, 0,41%, dan 1,24%. Walaupun ada sedkit kelemahan atas operating margin ratio yang mengalami kenaikan pada tahun 1999 yang diakibatkan karena adanya penurunan penjualan bersih yang tidak sebanding dengan penurunan beban pokok penjualan dan biaya operasi.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Rasio Hutang Terhadap Earning Per Share (EPS) Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di BEI

Analisis Pengaruh Rasio Hutang Terhadap Earning Per Share (EPS) Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di BEI

Pancawati, dkk (2004) melakukan penelitian dengan judul ”analisis variabel yang mempengaruhi earning per share (EPS) pada perusahaan manufaktur yang tercatat di bursa efek jakarta” (perbandingan sebelum dan sesudah krisis) selama periode 1997-2000. Pada penelitian tersebut variabel independen yang digunakan adalah net sales, debt to equity ratio, current ratio, inventory turnover, total asset turnover, net profit margin, dan book value growth. Hasil uji signifikansi simultan (uji f) menunjukkan bahwa semua variabel independen tersebut mempunyai pengaruh secara simultan terhadap EPS sebelum krisis moneter dan pada saat krisis moneter. Sedangkan uji secara parsial (uji t) menunjukkan variabel yang berpengaruh pada masa krisis moneter adalah debt to equity ratio, net profit margin, dan book value growth; variabel yang berpengaruh sebelum krisis moneter adalah net sales, current ratio, net profit margin, inventory turnover, total asset turnover, dan book value growth terhadap EPS. Hasil uji beda menunjukkan nilai EPS dan varibel yang mempengaruhinya tidak terdapat perbedaan pengaruh pada dua periode yang berbeda.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Debt to Total Asset Ratio berpengaruh secara parsial terhadap Earning Per Share, sedangkan Debt to Total Equity Ratio berpengaruh secara parsial terhadap Earning Per Share. Sedangkan secara simultan Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Total Equity Ratio berpengaruh terhadap Earning Per Share.

2 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAIN K

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAIN K

Dengan demikian dapat diketahui bahwa selama tahun 2010-2014 rata-rata debt to total asset ratio PT. H.M Sampoerna Tbk sebesar 85,79% artinya setiap Rp 1 total hutang dapat dijamin oleh total aktiva sebesar Rp 85,79. Semakin tinggi rasio ini maka semakin tinggi resiko yang dihadapi perusahaan dan pihak kreditur akan meminta tingkat keuntungan yang tinggi dari dana yang dipinjamkan kepada perusahaan dan sebaliknya semakin rendah rasio ini maka semakin rendah resiko yang dihadapi oleh perusahaan.

18 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Debt to Total Asset Ratio (DAR) adalah rasio yang mengukur seberapa besar jumlah aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang. Karena semua hutang mengandung risiko maka semakin besar persentasinya makin besar pula risiko yang ditanggung perusahaan. Aktiva didanai dan dua sumber, yaitu dari investor dan kreditor. Sebuah perusahaan harus membuat para investor senang dengan menghasilkan laba yang tinggi sehingga EPS meningkat (Van Home, 2005:209). Perusahaan yang memiliki hutang banyak dengan beban tetap, akan mengurangi beban pajak dan menyebabkan keuntungan bagi perusahaan.

66 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...