Trial and error

Top PDF Trial and error:

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Pemeriksaan koreksi kelainan refraksi dapat dilakukan dengan pemeriksaan subjektif dan objektif. Pemeriksaan refraksi subjektif adalah pemeriksaan refraksi dimana ada kerja sama antara penderita dan pemeriksa, dapat dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan trial and error dansnellen chart. Pemeriksaan objektif adalah pemeriksaan refraksi dimana hasil refraksi dapat ditentukan tanpa mengandalkan masukan atau respon dari pasien.Streak retinoskopi merupakan pemeriksaan objektif untuk menentukan koreksi kelainan refraksi sfenosilindris dan juga menentukan astigmatisma regular atau tidak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Untuk mengetahui perbandingan hasil koreksi kelainan refraksi pada pemeriksaan subjektif (Trial and Error) dengan pemeriksaan objektif (streak retinoskopi) tanpa sikloplegik pada penderita miopia di Poli Mata divisi Refraksi RSUP H. Adam Malik Medan.

6 Baca lebih lajut

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Setelah mendapat penjelasan dari peneliti tentang kebaikan dan keburukan prosedur penelitian ini, saya secara sukarela dan tanpa paksaan menyetujui dan bersedia agar saya ikut serta dalam penelitian “Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia” .

13 Baca lebih lajut

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

The number of subjects with myopia refractive error whose corrected by using subjective examination (trial and error) compared to the ones corrected by using objective examination (streak Retinoscopy) are 34 eyes on the right eye and 33 eyes on the left eyes had the same result for their refractive error correction (p = 0,919). There are 36 subjects (56,3%) that got the same result for their correction value and the best result for their vision correction (BCVA) from both refraction examination.

2 Baca lebih lajut

CURVE DENGAN METODE LOSS RATIO DAN TRIAL ERROR X

CURVE DENGAN METODE LOSS RATIO DAN TRIAL ERROR X

Metode kurva penurunan produksi ini digunakan untuk menentukan sisa cadangan (remaining reserve), umur produksi (remaining of life), prediksi laju produksi, dan ultimated recovery. Metode kurva penurunan produksi hanya menggunakan data laju produksi, data kumulatif produksi dan waktu produksi. Penentuan cadangan minyak sisa yang dilakukan pada lapisan B bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai besarnya cadangan minyak sisa, ultimate recovery, dan umur lapisan. Dalam penerapan kurva penurunan produksi (decline curve) ini akan dilakukan pemilihan jenis kurva terlebih dahulu dengan metode loss ratio dan trial error & x²-chisquare. Sehingga didapatkan jenis kurva dari masing-masing lapisan untuk mendapatkan jumlah sisa cadangan minyak, ultimate recovery, dan umur produksi. Hasil perhitungan pada lapisan B dengan metode loss ratio mendapatkan hasil remaining reserve sebesar 2.653,8619 MSTB, ultimate recovery sebesar 1.1206,3866 MSTB, remaining of life selama 195 bulan, masih berpotensi hingga bulan Mei 2030. Dan dengan metode trial error & x 2 -chisquare mendapatkan hasil remaining reserve sebesar 2.686,9465 MSTB, ultimate recovery sebesar 1.1209,1473 MSTB, remaining of life selama 179 bulan, masih berpotensi hingga bulan Januari 2029.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Prinsip retinoskopi adalah berdasarkan fakta bahwa pada saat cahaya dipantulkan dari cermin ke mata, maka arah dari bayangan tersebut akan berjalan melintasi pupil bergantung pada kea[r]

11 Baca lebih lajut

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Perbandingan Hasil Koreksi Kelainan Refraksi pada Pemeriksaan Subjektif (Trial and Error) dengan Pemeriksaan Objektif (Streak Retinoskopi) tanpa Sikloplegik pada Penderita Miopia

Twelker J D, Mutti D O. Retinoscopy in Infants Using a Near Non-Cyclopegic Technique, Cycloplegia with Tropicamide 1%, and Cycloplegia with Cyclopentolate 1%. Te University of Arizona. 2001. Available from: www.arizona.pure.elsevier.com

5 Baca lebih lajut

Development of PID Controller for Controlling Desired Level of Coupled Tank System.

Development of PID Controller for Controlling Desired Level of Coupled Tank System.

The industrial, CTS are widely used in consumer liquid proceeding and chemical processing industry. In order to control the level of the liquid, a conventional PID controller had been implemented. PID Controller is the most controllers that always been used in industrial control because of easy and simple to implement [11-15]. There are several methods to obtain the parameters for PID controllers such as trial and error method, Ziegler-Nichols (Z-N) method and Cohen-Coon (C-C) method. Tuning method is very important in control system. The values of the parameters in the controller can affect the performance of the system. The performance of the system can be generally improved by proper tuning but it also can be worsen the performance with poor tuning. In PID, there are several
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PROGRAM ANALISIS STABILITAS LERENG SLOPE STABILITY ANALYSIS PROGRAM - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PROGRAM ANALISIS STABILITAS LERENG SLOPE STABILITY ANALYSIS PROGRAM - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

To get a minimum safety factor value from slope stability analysis, needs a trial and error process. In trial and error process manually, an analysis needs a long time and a high accuracy. The sufficient analyze can be reduced by using a software.

9 Baca lebih lajut

Analysis of Transient Response for Coupled Tank System via Conventional and Particle Swarm Optimization (PSO) Techniques.

Analysis of Transient Response for Coupled Tank System via Conventional and Particle Swarm Optimization (PSO) Techniques.

Abstract—This paper investigates the implementation of conventional and Particle Swarm Optimization (PSO) techniques to obtain optimal parameters of controller. In this research, the transient responses of the Coupled Tank System (CTS) are analyzed with the various conventional and meta- heuristic techniques which are Trial and Error, Auto-Tuning, Ziegler-Nichols (ZN), Cohen-Coon (CC), standard PSO and Priority-based Fitness PSO (PFPSO) to tune the PID controller parameters. The purpose of this research is to maintain the liquid at the specific or required height in the tank. Simulation is conducted within Matlab environment to verify the performance of the system in terms of Settling Time (Ts), Steady State Error (SSE) and Overshoot (OS). It has been demonstrated that implementation of meta-heuristic techniques are potential approach to control the desired liquid level and improve the system performances.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

LAMPIRAN A HASIL PERHITUNGAN NERACA MASSA

LAMPIRAN A HASIL PERHITUNGAN NERACA MASSA

Kemudian untuk perhitungan recycle dihitung berdasarkan trial and error pada aliran masuk reaktor dengan dasar aliran masuk reaktor sama dengan aliran bahan baku ditambah aliran recycle menara destilasi II (MD-102) dan hasil atas reaktor (R-101).

182 Baca lebih lajut

EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE PERT  Evaluasi Pengendalian Waktu Dan Biaya Menggunakan Metode Pert(Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah Iain Pontianak).

EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE PERT Evaluasi Pengendalian Waktu Dan Biaya Menggunakan Metode Pert(Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah Iain Pontianak).

PERT method is used to obtain time analysis, effective and efficient cost using PERT diagram. The results that is obtained from this final assignment in the form of Trial and Error I with 66 days of crashing time from normal day which is 77 days and have a critical time of 57 days with generating critical cost of Rp 13,668,720,557.68 with the successful probability 11 days faster from critical time is 76,11%, whereas Trial and Error II with 63 days of crashing time 14 days faster from normal day has a critical 57 days by generating critical cost of Rp 21,234,955,108.36 with the successful probability 6 days faster from critical time is 73,89% and Trial and Error III in the its execution late 7 days of schedules have critical time 82 days with generating critical cost of Rp 24,547,837,367.39 and fine penalty cost of Rp 166,095,363.74 with the successful probability 2 days slower from crotical time is 56,36%.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODEL SISTEM VENTILASI RUANG GAMBAR DENGAN CFD,    PENGEMBANGAN MODEL SISTEM VENTILASI RUANG GAMBAR DENGAN CFD, STUDI KASUS: RUANG GAMBAR BASEMEN SMK NEGERI 2 WONOSARI.

PENGEMBANGAN MODEL SISTEM VENTILASI RUANG GAMBAR DENGAN CFD, PENGEMBANGAN MODEL SISTEM VENTILASI RUANG GAMBAR DENGAN CFD, STUDI KASUS: RUANG GAMBAR BASEMEN SMK NEGERI 2 WONOSARI.

Metode penelitiannya adalah: observasi obyek kasus dan hasilnya dimodelkan mengacu standar luas ventilasi alami Sujudi; eksperimen, trial and error dilakukan simulasi CFD pada model sistem ventilasi; hasil simulasi CFD dipilih model yang mendekati standar kecepatan angin nyaman Heinz Frick dan standar suhu nyaman suku Jawa penelitian Karyono; suhu hasil simulasi dikonversi dengan Rumus (6) menjadi Air Temperature dan Radiant Temperature dengan Rumus (1), (2) dan (6); Air Velocity hasil simulasi dirata-rata; Relative Humidity diperoleh dari selisih antara suhu bola kering dan suhu bola basah dan dibaca pada tabel Lampiran 5; Activity Rate didapat dari tabel Lampiran 6 sesuai jenis kegiatan siswa; Clothing Level dari tabel Lampiran 7 sesuai jenis pakaian siswa; Kenyamanan termal model sistem ventilasi dihitung dengan Comfort Calculator Online dengan enam data parameter tersebut.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

4.2. Magnitude dan Sudut Persamaan Polinomial s - Bab 4 Analisa Root Locus

4.2. Magnitude dan Sudut Persamaan Polinomial s - Bab 4 Analisa Root Locus

Menggambar root-locus Untuk sketsa root-locus antara pole-pole dan break-in, bisa dengan dua cara : • Cara I : dengan coba-coba titik uji s trial and error Dengan menggunakan persamaa[r]

23 Baca lebih lajut

Peramalan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Samosir pada Sektor Pertanian Tahun 2017-2019

Peramalan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Samosir pada Sektor Pertanian Tahun 2017-2019

Melalui cara trial and error dengan 0 < α < 1, telah diperoleh Hasil Perhitungan peramalan pemulusan eksponensial linier satu – parameter dari Brown denga n α = 0,5 pada jumlalah PDRB harga konstan pada Sektor Pertanian Kabuapten Samosir dan α = 0,5 pada jumlah PDDRB harga berlaku Kabupaten Samosir pada Sektor Pertanian sehingga dapat ditentukan bentuk persamaan peramalan untuk periode-periode berikutnya.

41 Baca lebih lajut

SKILL LAB 2003.

SKILL LAB 2003.

KEUNTUNGAN SKILLS KEUNTUNGAN SKILLS--LABLAB @ Mahasiswa dapat berlatih secara @ Mahasiswa dapat berlatih secara trial and error , mengulang tindakan trial and error , mengulang tindak[r]

42 Baca lebih lajut

PERANCANGAN OBJECT TRACKING ROBOT BERBASIS IMAGE PROCESSING MENGGUNAKAN RASPBERRY PI

PERANCANGAN OBJECT TRACKING ROBOT BERBASIS IMAGE PROCESSING MENGGUNAKAN RASPBERRY PI

Agar dapat mengenali warna tertentu di berbagai kondisi pencahayaan menggunakan proses trial and error, sehingga didapatkan nilai range warna seperti pada tabel 2 dan 3. Kekurangan dari proses color filtering dengan ruang warna RGB yaitu proses trial and error sulit diperoleh nilai yang sesuai, pada saat percobaan di kondisi pencahayaan yang baik hasil yang diperoleh cukup baik namun di kondisi intensitas cahaya yang berbeda, maka hasilnya pun akan kurang sesuai yang di inginkan.Dengan pengaturan nilai range HSV maka didapatkan hasil seperti pada Gambar 19 hingga 22.Saat robot dihadapkan beberapa bola yang memiliki warna berbeda robot dapat memilih bola dengan warna sesuai perintah yang dibuat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

SOAL UTS KELAS XII Jawablah pertanyaan p

SOAL UTS KELAS XII Jawablah pertanyaan p

Penelitian sendiri sebenarnya dapat ditentukan dengan cara nonilmiah yaitu trial and error, jelaskan yang dimaksud dengan trial and error?. Sebutkan karakteristik dalam penelitian ilmiah[r]

1 Baca lebih lajut

Analisis intensitas hujan dan evaluasi kapasitas sistem drainase sub sistem kali wingko Surakarta AWAL

Analisis intensitas hujan dan evaluasi kapasitas sistem drainase sub sistem kali wingko Surakarta AWAL

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user xiv Tabel 4.20 Perhitungan trial and error untuk kala ulang 5 tahun Sal KW 1 dengan lebar atas saluran 60 m dan saluran bawah [r]

15 Baca lebih lajut

MAKALAH TEORI BELAJAR BEHAVIORISME (1)

MAKALAH TEORI BELAJAR BEHAVIORISME (1)

Ada kemajuan rekasi-reaksi mencapai tujuan dari penelitiannya Dalam hal ini berarti bahwa teori belajar behaviorisme yang menguunakan pemecahan masalah dengan trial and error tersebut a[r]

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...