Uang Kertas

Top PDF Uang Kertas:

Implementasi Dan Perbandingan Metode Learning Vector Quantization (Lvq) Dan Backpropagation Untuk Memeriksa Keaslian Mata Uang Kertas

Implementasi Dan Perbandingan Metode Learning Vector Quantization (Lvq) Dan Backpropagation Untuk Memeriksa Keaslian Mata Uang Kertas

Abstrak — Transaksi menggunakan uang menjadi semakin tinggi karena perilaku manusia yang konsumtif dalam memenuhi kebutuhan hidup. Karena uang merupakan alat penghubung untuk memenuhi segala keinginan hidup manusia. Berdasarkan ciri- ciri yang terdapat pada uang kertas, banyak cara untuk memeriksa keaslian uang kertas mulai dari cara manual maupun dengan bantuan lampu ultraviolet. Sehingga dilakukan penelitian bagaimana memeriksa keaslian uang kertas dengan membandingkan antara Metode Learning Vector Quantization (LVQ) dan Backpropagation untuk memeriksa tingkat keaslian uang kertas dari citra uang tersebut yang diambil melalui kamera digital serta lampu ultraviolet. Pengujian dilakukan pada 7 uang kertas rupiah yang masing-masingnya dilakukan 4 kali percobaan. Berdasarkan pengujian terhadap citra uang 40x40 piksel dengan epoch 1000, minimum error 0.001, dan rasio pembelajaran 0.005 dihasilkan persentase keaslian 46,07% dan akurasi deteksi 75% pada metode LVQ, sedangkan metode Backpropagation dihasilkan persentase keaslian 65,40% dengan akurasi deteksi 60.71%. Berdasarkan hasil perbandingan tersebut dapat dilihat bahwa metode Learning Vector Quantization (LVQ) lebih akurat dalam mendeteksi uang kertas. Hal ini berdasarkan persentase akurasi deteksi dengan metode Backpropagation dapat disimpulkan bahwa tingkat akurasi deteksi lebih tepat dengan jumlah epoch terbanyak yaitu 1000 epoch dibandingkan dengan hasil dengan epoch 500 walaupun dari segi waktu jelas terlihat jumlah epoch 500 hanya memakan waktu yang singkat.
Show more

126 Read more

Pemanfaatan Limbah Uang Kertas Sebagai B (1)

Pemanfaatan Limbah Uang Kertas Sebagai B (1)

Perbandingan di atas menunjukkan bahwa nilai fixed carbon batubara dan jumlah kalornya (calor value) lebih tinggi dibandingkan briket limbah uang kertas. Hal inilah yang menyebabkan pembakaran batubara lebih bagus. Akan tetapi, jumlah volatile matter yang terdapat dalam briket limbah uang kertas lebih rendah. Sehingga memudahkannya untuk dinyalakan. Selain itu kadar abu (ash) briket limbah uang kertas juga jauh lebih rendah. Menjadikannya bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

19 Read more

Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Pemalsuan Uang Kertas Rupiah Dan Pengedarannya Di Kotamadya Medan  (Studi Kasus Pengadilan Negeri Medan)

Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Pemalsuan Uang Kertas Rupiah Dan Pengedarannya Di Kotamadya Medan (Studi Kasus Pengadilan Negeri Medan)

lain yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan, dengan sengaja menjalankan serupa mata uang atau uang kertas Negara atau uang kertas Bank yang asli dan yang tidak dipalsukan, yakni mata uang atau uang kertas Negara atau uang kertas Bank yang ditiru atau yang dipalsukan sendiri, atau yang pada waktu diterima diketahuinya palsu atau dipalsukan, ataupun barangsiapa menyimpan atau memasukkan ke Negara Indonesia mata uang dan uang kertas Negara atau uang kertas Bank yang demikian, dengan maksud akan mengedarkan atau menyuruh mengedarkannya serupa dengan yang asli dan yang tiada dipalsukan, perbuatan mana dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut: Berawal pada suatu hari yang sudah tidak diingat lagi di bulan Mei tahun 2007 terdakwa pergi ke Warnet Green di Jln. Jamin Ginting USU Medan dengan maksud untuk men-scan uang kertas tukaran/pecahan Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dan Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah), setelah uang kertas di-scan oleh terdakwa, terdakwa lalu menyimpan hasil scan di dalam Flash Disk (USB) milik terdakwa. Bahwa benar terdakwa pulang ke rumahnya di Komplek Taman Setia Budi Indah Blok W No.140 Kel. Asam Kumbang Kec. Medan Selayang lalu mencetak uang tukaran Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah) sebanyak 24 lembar dan 4 lembar telah dipergunakan oleh terdakwa untuk membayar kencan dengan wanita tuna susila.
Show more

153 Read more

KONSEP UANG KERTAS DALAM FIQIH MUAMALAH: STUDI PEMIKIRAN ATAS IMRAN NAZAR HOSEIN.

KONSEP UANG KERTAS DALAM FIQIH MUAMALAH: STUDI PEMIKIRAN ATAS IMRAN NAZAR HOSEIN.

menyatakan fulus ditentukan nilainya berdasarkan beratnya dan bukan dari nominalnya. Dengan adanya batasan ini, maka untuk menambah jumlah fulus, dia mulai mengimpor tembaga dari negara-negara eropa. Percetakan uang menjadi industri dengan didirikannya pabrik percetakan fulus di Kairo dan Alexandria. Fulus dipergunakan secara luas, dirham hilang dari peredaran, Inflasi membumbung. Jika di awal pemerintahan Bani Mamluk, 1 Dirham= 2/3 perak + 1/3 tembaga, Maka dijaman pemerintahan Nasir 1 Dirham= 1/3 tembaga + 1/3 perak. Situasi membaik di jaman pemerintahan cucu Nasir yang bernama Nasir Hasan yaitu ketika pemerintah menyatakan fulus yang beredar tidak berlaku lagi. Penggunaan uang dinar dan dirham ini terus berlanjut hingga runtuhnya kekaisaran Turki Uthmani. Meskipun sebagian negara tetap menggunakan nama dinar untuk mata uang negara seperti negara Kuwait namun dinar berbentuk uang kertas. Uang kertas berlaku seabagai bahan baku uang, berlaku hingga saat ini.
Show more

84 Read more

MENCABUT SIFAT SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DARI UANG KERTAS PEMERINTAH YANG DIKELUARKAN SEBELUM PENYERAHAN KEDAULATAN

MENCABUT SIFAT SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DARI UANG KERTAS PEMERINTAH YANG DIKELUARKAN SEBELUM PENYERAHAN KEDAULATAN

Karena sekarang telah cukup persediaan dalam uang-uang kertas Pemerintah baru dari R.2,50 dan Rp.1,-- dan mata uang dari Rp. 0,50 untuk pengganti uang-uang kertas Pemerintah lama, dan sebagai telah dikatakan, adalah baiknya jika alat-alat pembayar itu, yang berasal dari masa penjajahan, tidak lebih lama dari yang sebenarnya diperlukan dibiarkan di tangan rakyat cq dalam peredaran, maka dikandung maksud untuk selekas mungkin mencabut sifatnya yang sah, menetapkan batas waktu penukarannya, dan lagi membawakan akibat, bahwa pemilik uang-uang kertas Pemerintah atau bagian dari uang- uang kertas Pemerintah termaksud sesudah tanggal tertentu tidak akan mempunyai hak tagihan pada Negara lagi berupa apapun juga.
Show more

0 Read more

Hukum zakar fitrah menggunakan uang kertas

Hukum zakar fitrah menggunakan uang kertas

penulis membatasi permasalahan pada masalah krisis ekonomi asia dalam pandangan Islam, bahwa akar persoalan krisis adalah perkembangan sektor financial yang berjalan sendiri tanpa terkait dengan sector riil (kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi). Dan prospek aplikasi penerapan mata uang emas pada bank syariah. Untuk penelitian yang ditulis oleh Nurlaila, ada beberapa kesamaan dengan penelitian yang dilakukan penulis, yakni permasalahan inflasi sebagai salah satu kekurangan uang kertas yang akan dijadikan tolak ukur untuk diperbolehkannya membayar zakat fitrah menggunakan uang kertas atau tidak. Dan permasalahan uang emas sebagai pengganti uang kertas.
Show more

82 Read more

PENDAHULUAN  DETEKSI BAKTERI Escherichia coli PADA UANG KERTAS SERIBU RUPIAH YANG BEREDAR DI MASYARAKAT.

PENDAHULUAN DETEKSI BAKTERI Escherichia coli PADA UANG KERTAS SERIBU RUPIAH YANG BEREDAR DI MASYARAKAT.

hati-hati dalam berinteraksi atau berhubungan dengannya. Fomit adalah semua benda mati yang berhubungan dengan manusia ataupun hewan penderita penyakit dan berpotensi mengandung patogen sehingga dapat menularkan penyakit kepada mahluk hidup lainnya (Pelczar dan Chan, 1988). Uang kertas dapat terkontaminasi mikroorganisme dari udara bebas (kotor), tangan-tangan kotor manusia yang memegangnya atau dari tempat-tempat penyimpanan uang yang tidak steril. Oleh karena itu, dimungkinkan permukaan uang kertas dapat mengandung banyak bakteri patogen penyebab penyakit. Uang kertas dapat sebagai media penular penyakit jika mikroorganisme patogen dari penderita mengkontaminasi uang dan akhirnya dapat menginfeksi orang yang sehat. Penularan suatu penyakit dapat dikendalikan dengan cara; (1) mengurangi hubungan dengan penderita penyakit (menular) (2) mempertinggi resistensi orang terhadap infeksi dengan imunisasi (3) mendesinfeksi semua benda yang tercemar oleh penderita (Pelczar dan Chan, 1988).
Show more

6 Read more

Asal muasal penemuan uang kertas

Asal muasal penemuan uang kertas

Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.

1 Read more

PENDAHULUAN UPAYA POLRESTA YOGYAKARTA DALAM PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PEREDARAN UANG PALSU.

PENDAHULUAN UPAYA POLRESTA YOGYAKARTA DALAM PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PEREDARAN UANG PALSU.

Pengadilan Negeri Yogyakarta telah melakukan serangkaian atau beberapa perbuatan meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran yang berhubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan yang berlanjut, dengan sengaja mebujuk dengan memberi keterangan-keterangan dan kesempatan kepada Djamaludin untuk melakukan perbuatan meniru atau memalsukan uang atau uang kertas negara atau uang kertas bank dengan maksud akan mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang kertas negara atau uang kertas bank itu serupa dengan aslinya dan tidak dipalsukan, yang mana perbuatan tersebut telah dilakukan oleh Djamaludin bekerja sama dengan Ir. Muhamad Sururi, Budiyono, Sudiyono. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 244 jo 55 ayat (1) ke-2 jo 64 ayat (1) KUHP.
Show more

Read more

Bahan-uang tema pendidikan

Bahan-uang tema pendidikan

Uang yang disahkan oleh pemerintah Indonesia dan dapat digunakan dalam berbagai transaksi tidak hanya uang kertas dan uang logam yang sehari-hari kita pegang, tetapi juga ada jenis uang yang lain, yaitu uang yang berupa surat-surat berharga. Apakah itu? Marilah kita pelajari uraian berikut ini.

Read more

Karya tulis ilmiah Sulfia agustiwijaya

Karya tulis ilmiah Sulfia agustiwijaya

Dengan perkembangan kemajuan teknologi ini, merupakan kendala bagi bangsa Indonesia dalam pengamanan Uang Kertas Negara RI karena Harga Mesin Sortir Uang Kertas (MSUK) terlalu mahal, dan pengidentifkasikan dengan bantuan alat sederhana misalnya lampu UV dan tanpa bantuan alat (mata telanjang) masih kurang teliti dan kurangnya pengetahuan masyarakat, mengakibatkan Perkembangan Peredaran Uang Palsu semakin pesat dan meresahkan masyarakat.

Read more

PERTANGGUNG JAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PENGEDARAN UANG RUPIAH PALSU (Studi Kasus Putusan PN No. 1648/Pid.B/2011/PN.Sby)

PERTANGGUNG JAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PENGEDARAN UANG RUPIAH PALSU (Studi Kasus Putusan PN No. 1648/Pid.B/2011/PN.Sby)

Uang adalah merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan masyarakat, masih juga sering ditemui terjadinya beberapa perbuatan melanggar terkait dengan uang sebagai alat pembayaran yang sah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat sebagai alat untuk memperlancar proses pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor pendorong pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu dan bentuk pertanggungjawaban pelaku. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatifyaitu merupakan penelitian hukum terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder terutama yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Oleh karena itu dalam penelitian ini difokuskan pada faktor-faktor pendorong pelaku untuk melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu dan bentuk pertanggung jawaban pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu. Hasilnya faktor- faktor pendorong pendorong pelaku untuk melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu adalah internal dan eksternal. Jika internal kelurga dan kemiskinan sedangkan eksternal pendidikan dan pergaulan. Analisis faktor yang paling dominan adalah faktor kemiskina. Bentuk pertanggung jawaban pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu yaitu diancam pidana dalam pasal 244 KUHP yang berbunyi Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau uang kertas dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh edarkan, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun serta menuntut agar Terdakwa dijatuhi pidana selama 2 (dua tahun) 6 (enam) bulan.
Show more

Read more

PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PENGEDARAN UANG RUPIAH PALSU

PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PENGEDARAN UANG RUPIAH PALSU

Uang adalah merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan masyarakat, masih juga sering ditemui terjadinya beberapa perbuatan melanggar terkait dengan uang sebagai alat pembayaran yang sah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat sebagai alat untuk memperlancar proses pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor pendorong pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu dan bentuk pertanggungjawaban pelaku. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatifyaitu merupakan penelitian hukum terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder terutama yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Oleh karena itu dalam penelitian ini difokuskan pada faktor-faktor pendorong pelaku untuk melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu dan bentuk pertanggung jawaban pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu. Hasilnya faktor- faktor pendorong pendorong pelaku untuk melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu adalah internal dan eksternal. Jika internal kelurga dan kemiskinan sedangkan eksternal pendidikan dan pergaulan. Analisis faktor yang paling dominan adalah faktor kemiskina. Bentuk pertanggung jawaban pelaku tindak pidana pengedaran uang palsu yaitu diancam pidana dalam pasal 244 KUHP yang berbunyi Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau uang kertas dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh edarkan, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun serta menuntut agar Terdakwa dijatuhi pidana selama 2 (dua tahun) 6 (enam) bulan.
Show more

Read more

PENINGSET LIPAT UANG 0

PENINGSET LIPAT UANG 0

b. Buat kelopak bunga, ambil satu lembar uang kertas, gulung dan lepas kembali semua sudut uang kertas, kerut tepat ditengah-tengah uang kertas. Dengan teknik yang sama buatlah kelopak sebanyak 4 lembar uang kertas. Susun tiap kelopak dan dirangkai dengan kawat kecil jangan lupa pasang putik yang telah dikaitkan dengan kawat. Pasang bunga mawar pada lidi dan perkuat dengan sisa kawat, lilit dengan isolasi bunga hingga tertutup semua bagian.

5 Read more

Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 3 Sutrisno Sri Utami R Sutono Sri Sadiman dkk 2009

Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 3 Sutrisno Sri Utami R Sutono Sri Sadiman dkk 2009

Manusia kemudian membuat uang dari bahan emas dan perak. Dalam perkembangan selanjutnya, uang logam yang beredar di masyarakat tidak lagi terbuat dari emas dan perak. Namun, pada umumnya terbuat dari perunggu dan aluminium karena nilai emas terlalu tinggi. Selain uang logam, kita juga menggunakan uang kertas, yaitu uang yang bahan pembuatnya berasal dari kertas. Alasan manusia memilih perunggu, aluminium, dan kertas sebagai bahan untuk membuat uang adalah karena ketiga benda tersebut harganya lebih murah dibanding benda lain, terutama jika dibandingkan dengan emas dan perak.
Show more

Read more

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

Menimbang : a. bahwa Pemerintah dengan menggunakan haknya termaktub dalam pasal 96 ayat 1 Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia telah menetapkan "Undang-undang Darurat No. 2 tahun 1954 tentang mencabut sifat sebagai alat pembayar yang syah dari uang kertas Pemerintah yang dikeluarkan sebelum penyerahan kedaulatan";

Read more

Sejarah Uang (4) Sejarah uang (1 Sejarah uang (1

Sejarah Uang (4) Sejarah uang (1 Sejarah uang (1

Dolar Australia adalah mata uang yang paling diperdagangkan keenam di pasar valas dunia (setelah dolar AS, yen, euro, pound sterling dan dolar Kanada) dan mencakup sekitar 4–5 persen dari transaksi valas dunia. Satu dolar Australia dibagi kepada 100 sen. Koin dengan nilai terkecil saat ini adalah lima sen. Semua uang kertas dolar Australia dibuat dari bahan polimer.

Read more

Uang dalam perspektif budaya dan filsafa

Uang dalam perspektif budaya dan filsafa

Pandangan Kong Lin tentang “ uang tidak berguna ” mempengaruhi banyak ekonom pada periode selanjutnya, salah satunya adalah Xin Qiji 辛棄疾 ( 1140- 1207 ). Pada masa Xin Qiji, uang kertas sudah beredar dan ia beranggapan peredaran uang kertas itu memudahkan rakyat, tapi saat nilai uang kertas menjadi jatuh, ia mengatakan bahwa penyebab utamanya adalah “ pencetakannya terlalu banyak tapi wilayah peredaran tidak luas. ” Ini menunjukkan bahwa sebenarnya nilai dari uang kertas juga terkait dengan peredaran uangnya. Xin juga menganjurkan agar pemerintah harus menjaga nilai mata uang sehingga tidak merosot. Walau demikian, bagi Xin uang adalah benda yang pada saat kelaparan tidak dapat dimakan dan pada saat kedinginan tidak dapat dipakai 38 .
Show more

Read more

Analisis hukum Islam terhadap Qiyas uang dengan emas pada Pembiayaan Murabahah uang di BMT Madani Sepanjang Sidoarjo.

Analisis hukum Islam terhadap Qiyas uang dengan emas pada Pembiayaan Murabahah uang di BMT Madani Sepanjang Sidoarjo.

1. Berdasarkan bahwa asal-usulnya uang adalah emas dan perak, serta ilat riba pada keduanya adalah al-tsamaniyah dan ilat tersebut tidak hanya ada pada emas dan perak, sekalipun metaliknya adalah asal. Serta uang kertas telah menjadi uang wajib yang menggantikan kedudukan emas atau perak dalam bertransaksi, dan segala sesuatu pun pada masa kini dinilai dengan mata uang kertas, dengan sebab tidak boleh lagi mentransaksikan emas atau perak, serta pasar telah menerima untuk menetapkannya sebagai harta bernilai, yang dapat disimpan dan dipergunakan sebagai pembayaran, sekalipun nilai harganya tidak dinilai dari material kertas, tetapi berasal dari luar, yaitu adanya kepercayaan terhadapnya sebagai perantara untuk saling tukar-menukar, sebagaimana rahasia keterkaitannya dengan nilai harga. Maka mata uang kertas adalah uang yang independen yang berlaku padanya hukum emas dan perak. Oleh sebab itu diwajibkan mengeluarkan zakatnya, ia juga termasuk harta riba, sebagaimana hukum tersebut berlaku pada emas dan perak. Dengan demikian maka hukum mata uang kertas sama
Show more

Read more

Uang dalam perspektif budaya dan filsafa (1)

Uang dalam perspektif budaya dan filsafa (1)

Pandangan Kong Lin tentang “ uang tidak berguna ” mempengaruhi banyak ekonom pada periode selanjutnya, salah satunya adalah Xin Qiji 辛棄疾 ( 1140- 1207 ). Pada masa Xin Qiji, uang kertas sudah beredar dan ia beranggapan peredaran uang kertas itu memudahkan rakyat, tapi saat nilai uang kertas menjadi jatuh, ia mengatakan bahwa penyebab utamanya adalah “ pencetakannya terlalu banyak tapi wilayah peredaran tidak luas. ” Ini menunjukkan bahwa sebenarnya nilai dari uang kertas juga terkait dengan peredaran uangnya. Xin juga menganjurkan agar pemerintah harus menjaga nilai mata uang sehingga tidak merosot. Walau demikian, bagi Xin uang adalah benda yang pada saat kelaparan tidak dapat dimakan dan pada saat kedinginan tidak dapat dipakai 39 .
Show more

Read more

Show all 10000 documents...