uji iritasi

Top PDF uji iritasi:

UJI IRITASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA LIPSTIK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH SALAM ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp . ).

UJI IRITASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA LIPSTIK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH SALAM ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp . ).

Buah salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi menjadi pewarna alami karena mengandung antosianin. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk memformulasikan sediaan lipstik dengan pewarna alami dalam buah salam. Formula sediaan lipstik terdiri dari komponen yaitu minyak jarak, cera alba, lanolin, lilin carnauba, setil alkohol, propilenglikol, metilparaben, parfum strawberry, serta penambahan pewarna ekstrak buah salam dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Pengujian terhadap sediaan yang dibuat meliputi uji kestabilan fisika dan kimia sediaan mencakup stabilitas sediaan terhadap perubahan bentuk, warna dan bau selama penyimpanan 30 hari pada suhu kamar, homogenitas, pH, uji oles, titik lebur, uji iritasi (P atch test) dan uji kesukaan (Hedonic Test).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

UJI IRITASI AKUT DERMAL PADA HEWAN UJI KELINCI ALBINO TERHADAP SEDIAAN BODY LOTION EKSTRAK KULIT BIJI PINANG (Areca catechu L.)

UJI IRITASI AKUT DERMAL PADA HEWAN UJI KELINCI ALBINO TERHADAP SEDIAAN BODY LOTION EKSTRAK KULIT BIJI PINANG (Areca catechu L.)

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat- Nya, dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ Uji Iritasi Akut Dermal Pada Hewan Uji Kelinci Albino Terhadap Sediaan Body Lotion Ekstrak Kulit Biji Pinang (Areca catechu L.) ” . Penulisan skripsi ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Farmasi pada Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

18 Baca lebih lajut

UJI STABILITAS DAN UJI IRITASI EKSTRAK KULIT BUAH DUWET (Syzygium cumini Merr) SEBAGAI PEWARNA KOSMETIK ALAMI TERENKAPSULASI DALAM SEDIAAN EYE SHADOW.

UJI STABILITAS DAN UJI IRITASI EKSTRAK KULIT BUAH DUWET (Syzygium cumini Merr) SEBAGAI PEWARNA KOSMETIK ALAMI TERENKAPSULASI DALAM SEDIAAN EYE SHADOW.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak yang terenkapsulasi stabil pada suhu 4 0 C, tetapi tidak stabil pada suhu 25 0 C dan 60 0 C. Sedangkan, pada sinar lampu neon dan UV keduanya menunjukkan ketidakstabilan. Setelah dalam sediaan eye sha dow, hasil menunjukkan bahwa sediaan stabil pada suhu 4 0 C, tetapi tidak stabil pada suhu 25 0 C dan 60 0 C. Dari hasil uji iritasi menunjukkan tidak ada satu pun panelis yang mengalami iritasi di punggung tangan, tetapi muncul reaksi alergi pada panelis ketika digunakan di kelopak mata.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Uji Iritasi Akut Dermal Losio Minyak Rosmarini (Rosmarinus officinalis L.) pada Kelinci Albino (Oryctolgus cuniculus).

Uji Iritasi Akut Dermal Losio Minyak Rosmarini (Rosmarinus officinalis L.) pada Kelinci Albino (Oryctolgus cuniculus).

Minyak atsiri rosmarini (Rosmarinus officinalis L.) mengandung senyawa linalool, terpineol, borneol, champene, camphor, dan cineole yang berguna sebagai penolak nyamuk (Cox, 2005). Repelen alami harus lebih aman tanpa menimbulkan eritema dan edema pada kulit daripada repelen kimia (Yanhendri & Yenny, 2012). Oleh sebab itu, sebelum penggunaan repelen perlu dilakukan uji keamanan terhadap bahan sediaan obat tersebut. Uji awal yang dilakukan adalah uji iritasi akut dermal berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Penerapan Manajemen Tata Graha 5r (Housekeeping) Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kajian Sifat Fisik, Kimia, Uji Iritasi Dan Uji Hedonis Pada Penggunaan Humektan Gliserin Dan Propilenglikol Dalam Sediaan Krim Antinyamuk Minyak Kulit Kayu Manis (Cinnamo

Penerapan Manajemen Tata Graha 5r (Housekeeping) Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kajian Sifat Fisik, Kimia, Uji Iritasi Dan Uji Hedonis Pada Penggunaan Humektan Gliserin Dan Propilenglikol Dalam Sediaan Krim Antinyamuk Minyak Kulit Kayu Manis (Cinnamo

Dengan ini saya menyatakan bahwa tugas akhir saya yang berjudul KAJIAN SIFAT FISIK, KIMIA, UJI IRITASI DAN UJI HEDONIS PADA PENGGUNAAN HUMEKTAN GLISERIN DAN PROPILENGLIKOL DALAM SEDIAAN KRIM ANTINYAMUK MINYAK KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii BI)

15 Baca lebih lajut

UJI IRITASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA LIPSTIK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.).

UJI IRITASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA LIPSTIK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.).

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penilitian dan penyusunan UJI IRITASI DAN STABILITAS FISIKA KIMIA LIPSTIK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya Farmasi di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

17 Baca lebih lajut

Uji Pengembangan Dan Efek Iritasi Secara Histologi Dari Matriks Kalsium Alginat Kitosan Yang Mengandung Aspirin

Uji Pengembangan Dan Efek Iritasi Secara Histologi Dari Matriks Kalsium Alginat Kitosan Yang Mengandung Aspirin

meneliti tentang pengaruh jumlah berat molekul kitosan dengan ikatan antara alginat-kitosan. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa ikatan antara alginat dan kitosan akan semakin meningkat seiring dengan menurunnya jumlah molekul kitosan. Penelitian selanjutnya juga telah menguji efek iritasi kronik lambung dengan pemberian kapsul alginat dan kapsul gelatin yang mengandung aspirin. Hasil yang diperoleh aspirin dalam kapsul natrium alginat aman untuk diberikan, sementara aspirin dalam kapsul gelatin menimbulkan iritasi pada lambung (Susanti, 2006). Uji iritasi kronik aspirin juga telah di lakukan sebelumnya dan memberikan hasil bahwa 2 dari 6 ekor kelici dengan pemberian tablet salut enterik aspirin (Ascardia) secara kronik menimbulkan iritasi pada bagian duodenum sedangkan pemberian kapsul alginat aspirin tidak menimbulkan iritasi (Tandean,2009).
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

Penggunaan Ekstrak Pucuk Daun Jati (Tectona grandis L.f) sebagai Pewarna Rambut

Penggunaan Ekstrak Pucuk Daun Jati (Tectona grandis L.f) sebagai Pewarna Rambut

Menyatakan bersedia mernjadi panelis untuk uji iritasi dalam penelitian Neni arofiani dengan judul penelitian Penggunaan Pewarna Rambut Dengan Menggunakan Ekstrak Pucuk Daun Jati (Tectona grandis L.f) Sebagai Pewarna. dan memenuhi kriteria sebagai penelis uji iritasi sebagai berikut (Ditjen POM,1985).

9 Baca lebih lajut

Formuliasi Sediaan Pewarna Rambut Menggunakan Ekstrak Buah Rumbia (Metroxylon sagu Rottb.) sebagai Pewarna

Formuliasi Sediaan Pewarna Rambut Menggunakan Ekstrak Buah Rumbia (Metroxylon sagu Rottb.) sebagai Pewarna

Menyatakan bersedia menjadi panelis untuk uji iritasi dalam penelitian Walidah M Hasyimi dengan judul penelitian Formulasi Sediaan Pewarna Rambut Menggunakan Ekstrak Buah Rumbia ( Metroxylon Sagu Rottb.) dan memenuhi kriteria sebagai panelis uji iritasi sebagai berikut (Ditjen POM, 1985).

12 Baca lebih lajut

Formulasi Sediaan Lipstik Menggunakan Ekstrak Angkak (Monascus Purpureus) Sebagai Pewarna

Formulasi Sediaan Lipstik Menggunakan Ekstrak Angkak (Monascus Purpureus) Sebagai Pewarna

Surat Pernyataan untuk Uji Iritasi SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Umur : Jenis Kelamin : Alamat : Menyatakan bersedia menjadi panelis untuk uji ir[r]

15 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Formulasi sediaan pelembab sari buah labu kuning (Cucurbita moschata) dalam bentuk sediaan gel - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Formulasi sediaan pelembab sari buah labu kuning (Cucurbita moschata) dalam bentuk sediaan gel - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

empat formula. Konsentrasi buah labu kuning yang digunakan yaitu 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Hasil uji pada penelitian tersebut telah memenuhi spesifikasi, yaitu pada uji homogenitas, uji pH, uji stabilitas, uji iritasi, serta uji kemampuan sediaan untuk mengurangi penguapan air pada kulit yang menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi buah labu kuning maka semakin tinggi pula kemampuan sediaan krim tersebut menahan penguapan air pada kulit.

10 Baca lebih lajut

Formulasi Sediaan Pewarna Pipi Dalam Bentuk Padat Dengan Menggunakan Ekstrak Bunga Belimbing Wuluh (Averrhoa)

Formulasi Sediaan Pewarna Pipi Dalam Bentuk Padat Dengan Menggunakan Ekstrak Bunga Belimbing Wuluh (Averrhoa)

Ekstraksi bunga belimbing wuluh dibuat dengan cara maserasi 500 gram bunga belimbing menggunakan 500 ml etanol 96% yang telah dicampurkan dengan 2% asam sitrat dan 0,1% natrium metabisulfit. Maserat lalu dipekatkan dengan penguap berputar (rotary evaporator) pada suhu ± 48°C sampai diperoleh ekstrak kental. Selanjutnya hasil yang diperoleh dilakukan pengeringan beku (freeze drying) -40°C selama 2 hari sehingga diperoleh ekstrak bunga belimbing wuluh kental sebanyak 41,62 gram. Ekstrak diformulasi dengan menggunakan talkum, kaolin, zink stearat, parfum, nipagin, isopropyl miristat, lanolin dengan variasi konsentrasi ekstrak 2, 4, 6, 8 dan 10%. Campuran dikempa dengan menggunakan pencetak diameter 1,5cm. Kemudian dilakukan pemeriksaan mutu fisik (homogenitas, uji poles, uji kekerasan, uji keretakan), uji cemaran mikroba, uji iritasi, kesukaan dan stabilitas.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

View of FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK BUAH APEL (Malus domesticus) SEBAGAI SABUN KECANTIKAN KULIT

View of FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK BUAH APEL (Malus domesticus) SEBAGAI SABUN KECANTIKAN KULIT

Uji Iritasi Terhadap Kulit Sukarelawan Penggunaan sabun mandi yang tidak baik pada kulit dapat menyebabkan berbagai reaksi (efek samping). Untuk mengetahui ada atau tidaknya efek samping tersebut maka dilakukan uji daya iritasi terhadap kulit. Hasil uji iritasi dari sediaan sabun mandi padat sebagai sabun kecantikan kulit mununjukkan tidak terjadinya iritasi pada kulit sukarelawan

5 Baca lebih lajut

Formulasi Sediaan Bedak Kompak Menggunakan Sari Wortel (Daucus carota L.) Sebagai Pewarna

Formulasi Sediaan Bedak Kompak Menggunakan Sari Wortel (Daucus carota L.) Sebagai Pewarna

Zat warna sari wortel diperoleh dari wortel segar dengan menggunakan juicer kemudian ditambahkan natrium metabisulfit, lalu dikering bekukan hingga diperoleh sari wortel seperti karamel. Formula bedak kompak terdiri dari seng oksida, kaolin, talkum, magnesium karbonat. Sediaan dibuat dengan menggunakan alat pencetak tablet secara manual dengan konsentrasi warna 7,5, 10, 12,5 dan 15%. Pengujian terhadap sediaan yang dibuat meliputi pemeriksaan mutu fisik mencakup pemeriksaan homogenitas, uji poles, daya sebar, uji kekerasan, uji keretakan, uji stabilitas dan juga dilakukan uji angka lempeng total, uji iritasi serta uji kesukaan.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Uji in vivo validasi protokol slug irritation test pada sediaan lotion repelan minyak Peppermint (Mentha piperita) menggunakan metode Classification and Regression Trees (CART).

Uji in vivo validasi protokol slug irritation test pada sediaan lotion repelan minyak Peppermint (Mentha piperita) menggunakan metode Classification and Regression Trees (CART).

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kasih, berkat, dan anugerah-Nya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi yang berjudul, “Validasi Protokol Slug Irritation Test Pada Sediaan Lotion Repelan Minyak Peppermint (Mentha piperita) Dengan Metode Classification And Regression Trees (CART)”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Program Studi Ilmu Farmasi (S.Farm) Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian Validasi Protokol Uji Iritasi Kulit Sediaan Bahan Alam berdasarkan prinsip 3R (Reduce, Refinement, dan Replacement) yang didanai oleh Dikti.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih

Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih

Hasil: Ekstrak buah alpukat dapat diformulasi menjadi sediaan gel yang homogen, pH 5,0-5,3 dan stabil dalam penyimpanan selama 12 minggu serta hasil uji iritasi menunjukkan bahwa tidak terjadi iritasi pada kulit. Pengukuran panjang rambut yang diperoleh dari gel ekstrak buah alpukat dengan konsentrasi 3%; 5% dan 7% masing-masing adalah 17,76 mm; 18,85 mm; 19,58 mm dan 15,41 mm untuk kontrol negatif serta 21,39 mm untuk kontrol positif. Pengukuran ketebalan rambut yang diperoleh dari gel ekstrak buah alpukat dengan konsentrasi 3%; 5% dan 7% masing-masing adalah 0,026 mm; 0,041 mm; 0,045 mm dan 0,017 mm untuk kontrol negatif serta 0,049 mm untuk kontrol positif. Formula yang mengandung ekstrak buah alpukat 3%, 5% dan 7% memiliki aktivitas pertumbuhan rambut lebih besar dibandingkan dengan kontrol negatif, tetapi lebih kecil dari kontrol positif.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Penggunaan Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Pewarna Dalam Sediaan Lipstik

Penggunaan Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Pewarna Dalam Sediaan Lipstik

Menyatakan bersedia menjadi panelis untuk uji iritasi dalam penelitian dari Septia Narti dengan Judul penelitian Penggunaan Ekstrak Buah Senduduk Sebagai Pewarna Dalam Sediaan Lipstik, yang memenuhi kriteria sebagai panelis uji iritasi sebagai berikut (Ditjen POM, 1985):

21 Baca lebih lajut

BAB I AKADEMI FARMASI BINA HUSADA

BAB I AKADEMI FARMASI BINA HUSADA

Pada praktikum ini, percobaan yang dilakukan adalah uji iritasi primer dengan metode uji temple (patch test). Adapun hewan uj yang digunakan adalah kelinci (Oryctolagus cuniculus). Iritasi adalah suatu reaksi kulit terhadap zat kimia misalnya alkali kuat, asam kuat, pelarut dan deterjen. Beratnya bermacam-macam dari hyperemia, edema dan vasikulasi sampai pemborokkan. Iritasi primer terjadi ditempat kontak dan umumnya pada sentuhan pertama. Adapun dalam melakukan praktikum ini kami menggunakan bentuk sediaan topical berupa kosmetik dengan merk dagang pada bedak kosmetik Dokter White dan Krim malam Scholar.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Lampiran 1 Hasil determinasi tumbuhan

Lampiran 1 Hasil determinasi tumbuhan

Menyatakan bersedia menjadi panelis untuk uji iritasi dalam penelitian dari Navrati Lova dengan Judul penelitian Penggunaan Ekstrak Bunga belimbing wuluh Dalam Formulasi Sediaan Lipstik, yang memenuhi kriteria sebagai panelis uji iritasi sebagai berikut (Ditjen POM, 1985):

19 Baca lebih lajut

Formulasi Sediaan Pewarna Pipi Dalam Bentuk Padat Menggunakan Ekstrak Bunga Kana Merah (Canna indica L.) sebagai Pewarna

Formulasi Sediaan Pewarna Pipi Dalam Bentuk Padat Menggunakan Ekstrak Bunga Kana Merah (Canna indica L.) sebagai Pewarna

Ekstraksi zat warna bunga kana diperoleh dari bunga kana merah segar dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% dengan penambahan 2% asam sitrat dan 0,1% natrium metabisulfit, maserat diuapkan dengan rotary evaporator lalu dilakukan pengeringan beku hingga diperoleh ekstrak kental bunga kana. Formula sediaan pewarna pipi terdiri dari kaolin, zink oksida, talkum, serta penambahan pewarna ekstrak bunga kana dengan konsentrasi 5, 10, 15, 20, dan 25%. Pengujian terhadap sediaan yang dibuat meliputi pemeriksaan mutu fisik mencakup pemeriksaan homogenitas, uji kekerasan, uji keretakan, dan stabilitas sediaan selama penyimpanan 90 hari pada suhu kamar. Selanjutnya dilakukan uji iritasi, uji poles, uji kesukaan, dan uji angka lempeng total.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects