Uji Normalitas Dan Homogenitas Data

Top PDF Uji Normalitas Dan Homogenitas Data:

UJI NORMALITAS DAN UJI HOMOGENITAS

UJI NORMALITAS DAN UJI HOMOGENITAS

Untuk mengetahui bentuk distribusi data dapat digunakan grafik distribusi dan analisis statistik. Penggunaan grafik distribusi merupakan cara yang paling gampang dan sederhana. Cara ini dilakukan karena bentuk data yang terdistribusi secara normal akan mengikuti pola distribusi normal di mana bentuk grafiknya mengikuti bentuk lonceng (atau bentuk gunung). Sedangkan analisis statistik menggunakan analisis keruncingan dan kemencengan kurva dengan menggunakan indikator keruncingan dan kemencengan.Perhatikan data hasil belajar siswa kelas 2 SMP pada mata pelajaran matematika dibawah ini.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE GI YANG DILENGKAPI DENGAN PENERAPAN MEDIA VBL PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA DI SMAN 1 CEPER TAHUN AJARAN 2009 2010

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE GI YANG DILENGKAPI DENGAN PENERAPAN MEDIA VBL PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA DI SMAN 1 CEPER TAHUN AJARAN 2009 2010

Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan Randomized Control Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ceper tahun pelajaran 2009/2010. Sampel terdiri dari dua kelas. Kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara random sampling. Kelas eksperimen menggunakan metode GI yang dimodifikasi dengan penerapan media VBL. Data utama dalam penelitian ini berupa prestasi belajar siswa yang diperoleh melalui tes dalam bentuk objektif untuk aspek kognitif dan metode angket untuk aspek afektif. Analisis data dilakukan dengan uji t-pihak kanan dengan uji persyaratan analisisnya yaitu uji normalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan uji Bartlet
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data - PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BEBASIS ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI MTSN KARANGREJO TAHUN AJARAN 2017/2018 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data - PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BEBASIS ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI MTSN KARANGREJO TAHUN AJARAN 2017/2018 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Hasil uji homogenitas dan uji normalitas pada nilai tes menunjukkan bahwa data tersebut memiliki varian yang sama dan berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dapat dilanjutkan pada uji t-test untuk mengetauhi ada pengaruh metode pembelajaran Contexstual Teaching and Learning (CTL) berbasis alat peraga terhadap hasil belajar matematika siswa di MTsN Karangrejo tahun ajaran 2017/2018. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji Independent Sample T-test. Adapun langkah-langkah Uji T-test adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

T MTK 1007134 Chapter3

T MTK 1007134 Chapter3

Setelah melakukan uji normalitas dan uji homogenitas dari data, kondisi yang mungkin terjadi adalah data berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal maka proses analisis data dapat dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik. Sedangkan bila data yang diperoleh dari populasi yang berdistribusi normal serta memiliki sebaran yang sama (homogen) maka analisis data dapat dilanjutkan dengan menggunakan uji- t . Sedangkan untuk data yang diperoleh dari populasi yang berdistribusi normal serta memiliki sebaran yang tidak sama (tidak homogen) maka proses analisis data dapat dilanjutkan dengan menggunakan uji- ‘z’ .
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

S JKR 1205217 Abstract

S JKR 1205217 Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelompokkan gerak dalam permainan outbound berdasarkan kelompok gerak. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental design, yaitu mengetahui pengelompokkan gerak dalam permainan outbound berdasarkan kelompok gerak. Sampel penelitian adalah siswa usia 7-12 tahun SDN Pasanggrahan yang berlokasi pada Jalan Raya Palka Km. 8 Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Instrument yang digunakan yaitu menggunakan tes gerak lokomotor, tes gerak non-lokomotor, dan tes gerak manipulatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS series 20 dengan alat uji yang digunakan antara lain: uji normalitas dengan kolmogorov-smirnov, uji homogenitas dengan lavene statistic, dan uji rata-rata dengan independent sample test yaitu untuk melihat skor rata-rata kelompok sampel siswa usia 7-8, 9-10, 11-12 tahun. Untuk uji normalitas data hasilnya normal dan uji homogenitas data hasilnya homogen, sehingga untuk uji rata-ratanya menggunakan uji parametrik. Maka penelitian ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil analisis data menyatakan bahwa terdapat pengelompokkan gerak dalam permainan outbound berdasarkan kelompok gerak.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Negeri Kunir Wonodadi Blitar - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Negeri Kunir Wonodadi Blitar - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Uji prasyarat digunakan sebelum dilakukan uji-t. Adapun uji prasyarat yang harus dipenuhi adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas digunakan untuk menguji data data yang didapat berdistribusi normal atau tidak, sedangkan uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah varians kedua data sampel homogen atau tidak. Uji normalitas dan uji homogenitas merupakan syarat awal dari uji-t bahwa data yang akan diuji berdistribusi normal. Dalam uji normalitas, data yang digunakan adalah data nilai post test , sedangkan uji homogenitas, data yang digunakan adalah data nilai matematika sebelumnya. Uji normalitas yang digunakan adalah uji kolmogorov smirnov . Adapun perhitungannya sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH VARIASI SUHU DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ALKOHOL PADA NIRA AREN (Arenga pinnata) - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

PENGARUH VARIASI SUHU DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ALKOHOL PADA NIRA AREN (Arenga pinnata) - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

Untuk pengujian normalitas dan homogenitas menggunakn Shapiro wilk, uji Lavene yang hasilnya dapat dilihat pada Hasil analisis data dengan menggunakan statistik uji normalitas atau uji Shapiro Wilk didapatkan hasil 0,707 (>0,05) yang berarti data ditemukan normal, sedangkan untuk uji homogenitas atau uji Levene didapatkan hasil 0,555 (>0,05) yang berarti data ditemukan normal, dikarenakan data yang ditemukan berdistribusi normal dan homogen maka uji yang digunakan adalah uji One Way Annova didapatkan 0,001 (<0,05) yang berarti ada pengaruh variasi suhu dan waktu penyimpanan terhadap kadar alkohol pada nira aren.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

hubungan antara disiplin belajar motivas

hubungan antara disiplin belajar motivas

Analisis deskriptif dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan masing- masing variabel secara mandiri dengan jalan menyajikan data dalam tabel frekuensi kemudian lakukan analisis persentase berdasarkan modus, median, mean dan standar deviasi. menguji kebenaran hipotesis dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan selanjutnya adalah analisis induktif yang terdiri dari (1) uji normalitas dengan tujuan utnuk melihat apakah penyebaran data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak (2) uji homogenitas untuk melihat apakah data mempunyai varians homogen atau tidak. Selanjutnya analisis jalur dengan tujuan untuk mengetahui :
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

T BIO 1302409 Chapter3

T BIO 1302409 Chapter3

Uji Normalitas digunakan untuk mengetahui data menerima dan mengolah informasi dari masing-masing kelas berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk karena sampel yang di gunakan dalam jumlah kecil (n<50) dengan menggunakan taraf signifikansi 95% atau α 0,05, maka krit eria pengujiannya dalah jika signifikansi (Sig.) ≥ 0,05 maka data berdistribusi normal dan dilanjutkan dengan uji Homogenitas. Namun jika data tidak berdistribusi normal langsung dilakukan uji non parametrik.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SDN KECAMATAN SAMARINDA ILIR TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SDN KECAMATAN SAMARINDA ILIR TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data pada bab IV dengan semua persyaratan analisis data yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan keberartian regresi telah terpenuhi,maka penulis menyimpulkan bahwa terdaat pengaruh pada tingkat keeratan kuat dan signifikan antara kepemimpinan Kepala Sekolah dengan kinerja guru dengan ontribusi kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap variabel kinerja guru adalah 0,561 yang dapat diinterpretasikan bahwa sebesar 56,10% varian kinerja guru dapat dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan kepala sekolah dan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasi penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa semakin baik kepemimpinan kepala sekolah di SDN Kecamatan Samarinda Ilir maka semakin baik pula kinerja guru SDN Kecamatan Samarinda Ilir
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Inquiry Ditinjau dari Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPA Kelas V SD Gugus Maruto Bawen

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Inquiry Ditinjau dari Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPA Kelas V SD Gugus Maruto Bawen

Bab III telah dibahas mengenai lokasi penelitian yang dilaksanakan di wilayah SD Gugus Maruto Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang, dengan mengambil sampel siswa kelas V SD Negeri Samban 01 dan SD Negeri Samban 02 sebagai perwakilan dari SD Negeri Imbas serta siswa kelas VB dan VC SDIP H. Soebandi sebagai perwakilan dari SD Swasta yang sekaligus dijadikan subjek penelitian dari populasi seluruh siswa kelas V SD yang ada diwilayah Gugus Maruto, kemudian juga dibahas mengenai pengujian instrumen tes berupa pilihan ganda sebagai indikator ketercapaian hasil belajar yang menunjukkan bahwa terdapat 15 item soal valid dengan tingkat reliabilitas ( cronbach’s alpha ) sebesar 0,853. Selain itu dalam bab III juga dibahas mengenai teknik analisis data yang meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis, uji prasyarat ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas yang harus dipenuhi sebelum melakukan uji t (uji beda rata- rata). Uji normalitas dengan acuan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas dengan Levene Satistic dengan ketentuan apabila nilai probabilitas/signifikansi > 0,05 maka dapat dinyatakan data-data tersebut homogen dan berdistribusi normal sehingga dapat dilakukan uji t (uji beda rata-rata) sebagai acuan untuk menguji hipotesis.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN SELF-REGULATED LEARNING (SRL) SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS)

PENINGKATAN KEMAMPUAN SELF-REGULATED LEARNING (SRL) SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya self-regulated learning siswa sekolah dasar. Peneliti memberikan solusi model pembelajaran kooperatif tipe think pair share untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini berbentuk kuasi eksperimen mengambil populasi siswa sekolah dasar kelas IV dibawah UPTD Pendidikan kecamatan Cingambul kabupaten Majalengka dengan sampel 2 kelas yaitu pada Sekolah Dasar Negeri Cingambul 4 dan Cingambul 5. Dari dua kelas yang dipilih dalam penelitian ini, salah satunya digunakan sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan pembelajaran kooperatif tipe think pair share, sedangkan kelas lainnnya sebagai kelas kontrol yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelompok diberikan pretes skala dan postes skala kemampuan self-regulated learning. Data pretes skala dan postes skala self-regulated learning yang diperoleh diuji secara kuantitatif dengan uji perbedaan rerata parametrik uji-t dan nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan self-regulated learning siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe think pair share lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajarannya konvensional.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

jk 20142 lisner t heri ret 5230 13341 3 pb

jk 20142 lisner t heri ret 5230 13341 3 pb

Berdasarkan hasil analisis data statistik deskriptif pada Tabel 3 dan Gambar 1, ter- lihat bahwa rata-rata hasil posttest prestasi belajar matematika pada kelompok yang pembelajarannya menggunakan multimedia setelah perlakuan telah memenuhi standar KKM yang ditetapkan yaitu 65, sedangkan pada kelompok yang pembelajarannya tan- pa menggunakan multimedia setelah per- lakuan pun tetap tidak memenuhi standar KKM. Berdasarkan banyaknya siswa yang telah memenuhi standar KKM, sebagian be- sar siswa kelas XA telah memenuhi standar ketuntasan minimal yaitu sebanyak 86,21%. Adapun siswa kelas XF yang telah meme- nuhi standar KKM hanya mencapai 12,5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bah- wa ada peningkatan prestasi belajar mate- matika pada kedua kelas/kelompok dan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus H.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus H.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

Penelitian ini bersifat eksperimental kuasi dengan the pretest and posttest controlled group design, dilakukan di Laboratorium Farmakologi Universitas Setia Budi Surakarta. Subjek penelitian adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus) sebanyak 25 ekor, strain Wistar, umur 3 bulan, berat badan kurang lebih 200 gram, yang dibagi menjadi 5 kelompok secara acak. Semua kelompok diberi pakan hiperkolesterolemik 7 hari sebelum pretest dan 21 hari selama masa perlakuan. Kelompok I sebagai kontrol negatif tidak diberi perlakuan. Kelompok II sebagai kontrol positif diberi simvastatin per oral, kelompok III, IV dan V diberi jus buah naga putih dengan dosis berturut-turut 3,6 g /200 g BB/hari, 7,2 g/200 g BB/hari dan 10,8 g/200 g BB/hari. Semua tikus diperiksa kadar kolesterol total darahnya sebelum dan setelah masa perlakuan selama 21 hari, lalu selisih hasil pemeriksaan kadar kolesterol total pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji One-way Anova (p = 0,05) dan uji Post Hoc (p = 0,05).
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Tabel 4.2 Uji Normalitas Data

Tabel 4.2 Uji Normalitas Data

Hasil dari uji diatas menunjukkan nilai Durbin Watson yang diperoleh 1,957 lebih besar dari nilai batas atas (du) yaitu 1,673 dan lebih kecil dari 4-du yaitu 2,327. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tidak ada autokorelasi positif pada penelitian ini

10 Baca lebih lajut

Uji normalitas data selanjutnya adalah d

Uji normalitas data selanjutnya adalah d

Kecondongan suatu kurva dapat dilihat dari perbedaan letak mean, median dan modusnya. Jika ketiga ukuran pemusatan data tersebut berada pada titik yang sama, maka dikatakan simetris atau data berdistribusi normal. Sedangkan jika tidak berarti data tidak simetris atau tidak berdistribusi normal.

2 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENAMBAHAN KINESIOTAPING PADA ACTIVE ISOLATED STRETCHING TERHADAP KECEPATAN LARI PEMAIN FUTSAL DENGAN MYOFASCIAL GASTROCNEMIUS DI KALIURANG SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENAMBAHAN KINESIOTAPING PADA ACTIVE ISOLATED STRETCHING T

PERBEDAAN PENAMBAHAN KINESIOTAPING PADA ACTIVE ISOLATED STRETCHING TERHADAP KECEPATAN LARI PEMAIN FUTSAL DENGAN MYOFASCIAL GASTROCNEMIUS DI KALIURANG SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENAMBAHAN KINESIOTAPING PADA ACTIVE ISOLATED STRETCHING T

Hasil dari uji hipotesis pada tabel 4.6 diperoleh nilai probabilitas (nilai p) adalah 0,046. Hal ini menunjukkan nilai probabilitas kurang dari 0,05 (p < 0,05). Dari pernyataan tersebut berarti ada pengaruh penambahan kinesiotaping dalam active isolated stretching pada myofascial gastrocnemius terhadap kecepatan lari pemain futsal. Ditinjau dari kecepatan lari pada kelompok yang hanya diberikan perlakuan active isolated stretching dan kelompok yang diberikan penambahan kinesiotaping dalam active isolated stretching diperoleh ada hubungan yang signifikan pada kecepatan lari dari kedua kelompok. Hal tersebut dapat dibuktikan dari nilai rerata pada kelompok perlakuan active isolated stretching yang memiliki nilai rata-rata 0.30300 dan kelompok perlakuan kedua penambahan kinesiotaping dalam active isolated stretching yang memiliki rata-rata 0.30300. Nilai probabilitas yang dihasilkan dalam uji hipotesis yang menunjukkan hasil p = 0,046 dimana hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan kinesiotaping dalam active isolated stretching pada myofascial gastrocnemius terhadap keceptan lari pemain futsal.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

 J01217

J01217

Hasil wawancara dengan Ibu Sri Hardati selaku guru kelas 4 SDN Plumbon 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, diperoleh data hasil belajar siswa kelas 4A semester 2 dalam mata pelajaran IPAadalah nilai tertinggi siswa 100 dan nilai terendahnya adalah 50. Sedangkan nilai rata-rata dari kelas 4A dalam mata pelajaran IPA adalah 78,68. Dari data yang peneliti peroleh batas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dari kelas 4 adalah 64. Hasil belajar IPA kelas 4A di SDN Plumbon 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang menunjukkan 11% siswa masih di bawah KKM dan 89% siswa sudah di atas KKM. Berdasarkan wawancara dengan Bapak Yasak, selaku kepala sekolah SDN Plumbon 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dapat ditentukan dari Indikator, keadaan siswa di SDN Plumbon 01, Kompleksitas terhadap materi yang bersangkutan, dan daya dukung lainnya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN MATEMAT

MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN MATEMAT

Berdasarkan data, pengusaan materi matematika siswa SMP di Indonesia terlihat dari hasil laporan The Trends International in Mathematics and Science Study (TIMSS) 1999, 2003, dan 2007. Dari hasil kajian TIMSS menunjukkan bahwa peringkat Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Sejalan dengan hasil TIMSS, hasil tes Programme for International Student Assesment (PISA) 2003 dan 2006 yang dikoordinir oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkkan hasil yang serupa. Hasil TIMSS dan PISA mengungkapkan bahwa kemampuan matematis siswa Indonesia untuk soal-soal tidak rutin dan pemahaman konsep masih sangat lemah, namun relatif baik dalam menyelesaikan soal-soal fakta dan prosedur (Mullis dkk, 2000, 2004, 2008). Sejalan dengan itu Sugiyanta (2003) mengatakan bahwa banyak sistem pembelajaran matematika di sekolah yang berjalan secara tradisional dan instingtif sehingga menghambat siswa untuk belajar secara aktif-kreatif, mengalami dan menghayati sendiri proses melalui kegiatan belajarnya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

t mtk 1007336 chapter3

t mtk 1007336 chapter3

Langkah pertama dalam menyusun skala sikap adalah membuat kisi-kisi. Kemudian melakukan uji validitas isi butir pernyataan dengan meminta pertimbangan teman-teman mahasiswa Pascasarjana UPI dan selanjutnya dikonsultasikan dengan dosen pembimbing, mengenai isi dari skala sikap sehingga skala sikap yang dibuat sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditentukan serta dapat memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan. Selanjutnya, dilakukan juga uji validitas skala sikap ini kepada beberapa orang siswa (kelompok terbatas) sebanyak delapan orang dalam melihat keterbacaan kalimat-kalimat dalam angket tersebut.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...