UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2002 TENTANG BANGUNAN GEDUNG

Top PDF UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2002 TENTANG BANGUNAN GEDUNG:

KAJIAN KESIAPAN SDM PADA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERCEPATAN PENERAPAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNG DAERAH (STUDI KASUS : KOTA PEKALONGAN, KOTA SURAKARTA DAN KOTA SEMARANG).

KAJIAN KESIAPAN SDM PADA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERCEPATAN PENERAPAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNG DAERAH (STUDI KASUS : KOTA PEKALONGAN, KOTA SURAKARTA DAN KOTA SEMARANG).

Bangunan gedung (milik negara, milik swasta atau perorangan) merupakan aset yang mempunyai nilai strategis sebagai tempat proses penyelenggaraan negara, pemerintah, pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan yang mempunyai nilai ekonomis dan sosial, sehingga perlu diatur secara efektif, efisien dan tertib. Hal ini secara hukum telah diamatkan dalam Undang- undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Juga diamatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2005 tentang Petunjuk Peraturan Pelaksanaan Undang- undang Nomor 28 tahun 2002, bahwa bangunan gedung harus selalu dalam kondisi Laik Fungsi yaitu memenuhi persyaratan administratif dan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung yang telah ditetapkan. Sebagai bukti legal bahwa bangunan gedung tersebut dalam kondisi laik fungsi Pemerintah/Pemerintah Daerah menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Metode Konservasi di Indonesia Prosedur Pemugaran Bangunan Bersejarah.

Metode Konservasi di Indonesia Prosedur Pemugaran Bangunan Bersejarah.

Pengertian atau batasan tentang bangunan gedung dipetik dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 pada BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 yang isinya sebagai berikut :“Bangunan gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus”. Bersejarah dimengerti sebagai memiliki nilai sejarah. Nilai dimaksud dapat bermakna dimensi yang mewakili kebudayaan sekaligus peradaban yang dibingkai oleh waktu, identitas bahan, teknologi, dan ilmu pengetahuan, serta dapat saja mengandung nilai estetika dan fungsional. Nilai-nilai tersebut galibnya dinyatakan setelah melampaui penelitian yang mendalam oleh para ahli.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung No: 124k  Tun 2013, Tentang Terbitnya Izin Mendirikan Bangunan Di Atas Tanah Yang Masih Dalam Sengketa Di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung No: 124k Tun 2013, Tentang Terbitnya Izin Mendirikan Bangunan Di Atas Tanah Yang Masih Dalam Sengketa Di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan

Republik Indonesia, Undang-undang RI Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung , diundangkan di Jakarta Tanggal 16 Desember 2002 Menteri Sekretaris Negara RI, Bambang Kesowo, ditulis dilembaran Negara RI Tahun 2002 Nomor 134.

6 Baca lebih lajut

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009

Selanjutnya, untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pungutan Daerah, mekanisme pengawasan diubah dari represif menjadi preventif. Setiap Peraturan Daerah tentang Pajak dan Retribusi sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Pemerintah. Selain itu, terhadap Daerah yang menetapkan kebijakan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah yang melanggar ketentuan peraturan perundang undangan yang lebih tinggi akan dikenakan sanksi berupa penundaan dan/atau pemotongan dana alokasi umum dan/atau dana bagi hasil atau restitusi. Dengan diberlakukannya Undang Undang ini, kemampuan Daerah untuk membiayai kebutuhan pengeluarannya semakin besar karena Daerah dapat dengan mudah menyesuaikan pendapatannya sejalan dengan adanya peningkatan basis pajak daerah dan diskresi dalam penetapan tarif. Di pihak lain, dengan tidak memberikan kewenangan kepada Daerah untuk menetapkan jenis pajak dan retribusi baru akan memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004

25. Penjelasan Umum Alinea Ketujuh, frase “ Yayasan yang kekayaannya berasal dari Negara,” di antara frase “Selanjutnya, terhadap” dan frase “bantuan luar negeri atau.pihak lain,” diubah menjadi frase "Yayasan yang memperoleh bantuan dari Negara,” dan frase “laporan tahunannya wajib diumumkan” di antara frase “oleh akuntan publik dan”" dan frase “dalam surat kabar berbahasa Indonesia”, diubah menjadi frase "laporan keuangannya wajib diumumkan".

8 Baca lebih lajut

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1956

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1956

Sepanjang pemindahan hak itu terjadi dari tangan bangsa asing ke tangan warga Negara Indonesia, maka hal itu adalah sejalan dengan usaha Pemerintah ke arah Indonesianisasi cabang-cabang perekonomian pada umumnya dan oleh karenanya patut disambut dengan gembira.

7 Baca lebih lajut

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002

Dalam kehidupan bernegara, aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup negara tersebut. Tanpa mampu mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar negeri dan/atau dari dalam negeri, suatu negara tidak akan dapat mempertahankan keberadaannya. Bangsa Indonesia yang memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 bertekad bulat untuk membela, mempertahankan, dan menegakkan kemerdekaan, serta kedaulatan negara dan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

12 Baca lebih lajut

PERDA NO 9 TAHUN 2010 TENTANG KAWASAN TANPA ASAP ROKOK

PERDA NO 9 TAHUN 2010 TENTANG KAWASAN TANPA ASAP ROKOK

15. Tempat umum adalah sarana yang diselenggarakan oleh Pemerintah, swasta atau perorangan yang digunakan untuk kegiatan bagi masyarakat termasuk tempat umum milik Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, gedung perkantoran, tempat pelayanan umum antara lain terminal, stasiun, mall, pusat perbelanjaan, pasar serba ada, hotel, restoran, dan sejenisnya.

15 Baca lebih lajut

Perda No.21 perubahan IMB

Perda No.21 perubahan IMB

Menimbang : a. bahwa Peraturan Daerah Kabupaten Buol Nomor 12 Tahun 2003 tidak sesuai lagi dengan situasi dan kondisi serta perkembangan, sehingga perlu diadakan perubahan agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan Kemasyarakatan di Kabupaten Buol;

9 Baca lebih lajut

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum | Pemerintah Kota Surabaya

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum | Pemerintah Kota Surabaya

Menimbang : bahwa dengan telah diundangkannya Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2009 tentang Bangunan, maka perlu menetapkan Instruksi Walikota tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2009 tentang Bangunan.

4 Baca lebih lajut

PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2002

PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2002

Untuk bangunan gedung yang didirikan pada lokasi yang mempunyai tingkat kebisingan yang mengganggu, pengaturannya dimulai sejak tahap perencanaan teknis, baik melalui desain bangunan gedung maupun melalui penataan ruang kawasan dengan memperhatikan batas ambang bising, misalnya batas ambang bising untuk kawasan permukiman adalah sebesar 60 dB diukur sejauh 3 meter dari sumber suara. Arsitektur bangunan gedung dan/atau ruang-ruang dalam bangunan gedung, serta penggunaan peralatan dan/atau bahan untuk mewujudkan tingkat kenyamanan yang diinginkan dalam menanggulangi gangguan kebisingan, tetap mempertimbangkan pemenuhan terhadap persyaratan keselamatan, kesehatan, dan kemudahan sesuai dengan fungsi bangunan gedung yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

PENUTUP  KAJIAN YURIDIS PERTIMBANGAN KOMANDAN PANGKALAN UDARA ADISUTJIPTO YOGYAKARTA DALAM MEMBERIKAN REKOMENDASI TINGGI BANGUNAN.

PENUTUP KAJIAN YURIDIS PERTIMBANGAN KOMANDAN PANGKALAN UDARA ADISUTJIPTO YOGYAKARTA DALAM MEMBERIKAN REKOMENDASI TINGGI BANGUNAN.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 55 tahun 2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Civil Aviation Safety Regulations Part 139) Tentang Bandar Udara (Aerodrome). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2005 tentang

6 Baca lebih lajut

Beberapa Masalah Dalam Pelaksanaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan

Beberapa Masalah Dalam Pelaksanaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan

Samsuri Azhari, Implementasi Perda Nomor 05 Tahun 2010 Tentang Retribusi Jasa Usaha Angkutan Umum Ditinjau Dari Hukum Administrasi Negara (Studi Kota Padangsidimpuan), Skripsi Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Medan 2014.

4 Baca lebih lajut

warna wallpaper dinding RUANG kota  (6)

warna wallpaper dinding RUANG kota (6)

Contoh kasus : Medan, dengan minimnya ruang terbuaka hijau yang mengakibatkan tata ruang yang tidak tertata lagi. Karena, banyak berdirinya bangunan yang tidak mengacu kepada RUTR (rencana umum tata ruang) kota Medan.Seharusnya pembangunan bangunan sesuai dengan peraturan perundang- undangan, pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang harus memiliki 30 persen luas wilayah, 20 persen ruang terbuka publik (untuk lingkungan, kecamatan, kota serta kota hutan) dan 10 persen ruang terbuka privat (hotel, plazah, pasar, supermarket, rumah sakit, dan perkantoran diatur dengan Amdal-nya. Sehingga tidak mudah terjadinya pencemaran lingkungan akibat populasi udara).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERDA No. 10 THN 2011 TTG IZIN PENYELENGGARAAN REKLAME

PERDA No. 10 THN 2011 TTG IZIN PENYELENGGARAAN REKLAME

bidang reklame yang diatur dengan baik dalam suatu komposisi yang estetis, baik dari segi kepentingan penyelenggara, masyarakat yang melihat maupun keserasiannya dengan pemanfaatan ruang kota beserta lingkungan sekitarnya. 26.Area khusus yaitu area yang sudah memiliki Rencana Tata Bangunan dan

10 Baca lebih lajut

Implementasi Green Construction Sebagai. pdf

Implementasi Green Construction Sebagai. pdf

Abstract: The global concern of the environmental condition and the availability of natural resource is followed by the convening of various meetings, one of them is Earth Summit, which is attended by various countries including Indonesia. The result of this meeting is Rio Declaration, Agenda 21, Forest Principles and climate change, and biodiversity. In addition, it produces the concept of sustainable development that contains interrelated three main pillars, namely economic development, social development and environmental preservation. The environmental issue which previously receives less attention in the management of construction project has become an important part of which is expected to contribute to the reducing of CO 2
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...