Uni Soviet

Top PDF Uni Soviet:

Runtuhnya Uni Soviet Uni Soviet mulai te

Runtuhnya Uni Soviet Uni Soviet mulai te

pemerintahan terdahulu seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, pengabaian legalitas, dan pencekikan kritik. Disamping itu juga adanya keterusterangan yang baru tentang masa lalu Uni Soviet. Selama peringatan hari jadi Revolusi Bolsheviks ke- 60, Gorbachev menegaskan bahwa “kesalahan Stalin untuk langkah dan tindakan-tindakan yang melarang dan tidak dapat diampuni”. Kita ketahui bahwa Revolusi Bolsheviks adalah salah satu fraksi dari partai sosial Demokrat Rusia revolusi yang muncul pada saat Revolusi Rusia. Revolusi ini berkeinginan menjalin hubungan diplomatik dengan perjanjian secara rinci terhadap pemerintah kapitalis dengan kegiatan komunis internasional serta orang-orang dari pemerintah Soviet itu sendiri. Revolusi Bolshevik mungkin adalah kegiatan yang paling menonjol dari abad ke 20, sebanding dengan dampak dari Revolusi Prancis tahun 1789 dan sejak hari itu Lenin dan rekan-rekannya mengambil kekuasaan pada pria Rusia saat rezim Soviet. Beberapa orang melihat didalamnya pemenuhan aspirasi tertinggi harapan besar manusia, sementara lainnya menganggap itu adalah noda busuk yang paling buruk di Peradaban Barat dan inkarnasi dari segala kejahatan. Perdebatan panas itu sendiri akan menunjukan pentingnya aspirasi, terlepas dari kekuatan besar Uni Soviet dalam urusan internasional. Dari peringatan revolusi tersebut, Gorbachev menjamin kepada para warga Uni Soviet agar mereka jangan ragu untuk mengatakan aspirasi atau pendapatnya secara bebas. Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari para akademik, penulis dan seniman. Pada saat pemerintahan Gorbachev, hubungan dengan dunia luar bertambah pikiran-pikiran Soviet dimasuki oleh pemikiran-pemikiran barat yang nantinya berakibat pada perubahan-perubahan ekonomi berjangka luas yang bertujuan untuk melonggarkan pelarangan atau kekangan perencanaan pusat dan untuk mendorong ekonomi pasar dengan pembaharuan politik. Upaya perubahan dalam hal perekonomian masa Gorbachev adalah bekerjasama dengan adidaya dalam hal penghentian perlombaan senjata agar meminimalisir dana Perang Dingin yang menghambat pembaharuan ekonomi Uni Soviet, Gorbhacev terbantu dalam pembaharuan ekonominya seperti pada saat beliau bepergian keluar negeri dan dengan cara yang hati-hati beliau mencabut larangan-larangan yang menghalangi akses ke dunia luar. Emigrasi orang Yahudi diringankan, perusahaan–perusahaan asing diundang untuk menambah ekonomi Uni Soviet, diskusi-diskusi tingkat tinggi antra Rusia dengan Amerika Serikat menjadi hal yang lumrah. Upaya Perubahan dalam hal politik masa Gorbachev antara lain : Berusaha
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Transformasi Pesawat Tempur Uni Soviet

Transformasi Pesawat Tempur Uni Soviet

Metode penelitian yang digunakan adalah metode historiologi, 5W(What, When, Where, Whom, Why) dan 1H(How). Melalui metode yang digunakan penulis akan mencoba mendeskripsikan perkembangan teknologi penerbangan NATO dan menganalisa pengaruhnya terhadap transformasi pesawat tempur Uni Soviet.

11 Baca lebih lajut

Membedah Keterlibatan Negara dan Masyarakat Rusia dalam Persoalan Gender, Seks, dan Famili pada Masa dan Pasca Uni Soviet

Membedah Keterlibatan Negara dan Masyarakat Rusia dalam Persoalan Gender, Seks, dan Famili pada Masa dan Pasca Uni Soviet

Sebagaimana yang tersirat dari judulnya, melalui artikel ini Issoupova memberikan argumennya bahwa telah terjadi perubahan yang mendasar dalam konstruksi materinsvo (motherhood) di Rusia pasca Uni Soviet, baik langsung maupun tidak langsung, yang berimplikasi pula pada perubahan peran yang harus dilakukan oleh kaum pria dan perempuan Rusia. Pada masa Uni Soviet, peran yang harus dimainkan oleh kaum perempuan adalah sebagai pekerja dan ibu (workers-mothers). Sesuai dengan peran yang telah ditetapkan oleh negara komunis Soviet, kewajiban kaum perempuan adalah bekerja, ‘memproduksi’ generasi-generasi pekerja masa depan, seiring dengan tugas lama mereka, yaitu mengurus rumah tangga masing-masing. Sebagai kompensasinya, negara Soviet memberikan perlindungan kepada kaum perempuan dalam kapasitas mereka sebagai kaum ibu dan juga sebagai individu melalui jaminan untuk mendapatkan pekerjaan yang diberi imbalan gaji. Implikasi dari peran yang mereka lakukan, motherhood (fungsi keibuan), yang sebelumnya termasuk dalam kategori masalah pribadi, telah menjadi masalah sosial. Motherhood dikategorikan sebagai suatu bentuk pelayanan tertinggi yang dilakukan oleh seorang warga negara kepada negara ‘the highest form of service’. Tubuh-tubuh perempuan Soviet telah menjadi inkubator bagi generasi-generasi baru komunis. Selain motherhood, urusan membesarkan anak-anak telah juga menjadi urusan negara. Negara telah menggantikan fungsi para indvidu laki-laki yaitu menjadi ayah bagi anak- anak mereka. Menurut Sergei Kuktherin, dipolitisasinya motherhood, serta dikesampingkannya fatherhood (fungsi kebapakan) melegitimasikan kontrol kaum perempuan terhadap anak-anak mereka serta melemahkan posisi kaum pria dalam keluarga. Namun, keistimewaan yang diperoleh kaum perempuan dari negara hilang seiring dengan runtuhnya negara komunis Soviet. Pasca Uni Soviet, masalah motherhood serta masalah pengurusan anak- anak dikembalikan lagi kepada posisi semula, yaitu persoalan pribadi masing- masing keluarga. Keluarga dengan dua orang tua yang utuh (ayah dan ibu) kembali menjadi gambaran keluarga yang ideal, dengan figur seorang ayah yang diharapkan mengisi kembali posisi yang telah ditinggalkan oleh negara. Tubuh perempuan pun telah dikembalikan negara kepada pemiliknya yang berhak; perempuan itu sendiri (hlm. 40, 47).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KETERLIBATAN UNI SOVIET DAN REPUBLIK RAKYAT CINA DALAM PENDUDUKAN VIETNAM DI KAMBOJA 1978-1991.

KETERLIBATAN UNI SOVIET DAN REPUBLIK RAKYAT CINA DALAM PENDUDUKAN VIETNAM DI KAMBOJA 1978-1991.

pengaruhnya ke negara-negara lain termasuk Vietnam dan Kamboja. Vietnam dianggap penting bagi Uni Soviet untuk menetralisir pengaruh RRC di Indocina. Dengan menjalin kerjasama dengan Vietnam, Uni Soviet berusaha memperoleh fasilitas bagi angkatan lautnya di Cam Ranh Bay dalam rangka mendukung peranan armadanya di Laut Cina Selatan. Bantuan ekonomi dan militer yang diberikan Uni Soviet kepada Vietnam dalam usahanya menginvasi dan menduduki Kamboja juga tidak terlepas dari upayanya melumpuhkan RRC yang pada saat itu menjadi sekutu bagi Kamboja. Selain itu, sikap pemerintahan Kamboja pada masa awal kekuasaan Khmer Merah tahun 1975 yang menyerang kedutaan Uni Soviet dan mengusir semua personil kedutaanyanya dari Kamboja, telah memancing pemerintah Uni Soviet untuk melakukan tindakan balasan.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

MAKALAH PERANG DUNIA 2 dan

MAKALAH PERANG DUNIA 2 dan

Perang Dunia I membuat perubahan besar pada peta politik, dengan kekalahan Blok Sentral, termasuk Austria-Hongaria, Jerman, dan Kesultanan Utsmaniyah; dan perebutan kekuasaan oleh Bolshevik di Rusia pada tahun 1917. Sementara itu, negara-negara Sekutu yang menang seperti Perancis, Belgia, Italia, Yunani, dan Rumania memperoleh wilayah baru, dan negara-negara baru tercipta setelah runtuhnya Austria-Hongaria, Kekaisaran Rusia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Meski muncul gerakan pasifis setelah perang, kekalahan ini masih membuat nasionalisme iredentis dan revanchis pemain utama di sejumlah negara Eropa. Iredentisme dan revanchisme punya pengaruh kuat di Jerman karena kehilangan teritori, koloni, dan keuangan yang besar akibat Perjanjian Versailles. Menurut perjanjian ini, Jerman kehilangan 13 persen wilayah dalam negerinya dan seluruh koloninya di luar negeri, sementara Jerman dilarang menganeksasi negara lain, harus membayar biaya perbaikan perang, dan membatasi ukuran dan kemampuan angkatan bersenjata negaranya. Pada saat yang sama, Perang Saudara Rusia berakhir dengan terbentuknya Uni Soviet.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S SEJ 1006310 Abstract

S SEJ 1006310 Abstract

Skripsi ini berjudul “ Perbandingan Sosialisme Joseph Stalin dan Leon Trotsky di Uni Soviet 1924-1929”. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini, bagaimana perbandingan sosialisme Stalin dan Trotsky di Uni Soviet 1924-1929? Tujuan penelitian ini, antara lain; Mendeskripsikan perkembangan awal sosialisme di Uni Soviet, mendeskripsikan latar belakang kehidupan Stalin dan Trotsky, menganalisis perbandingan sosialisme Stalin dengan Trotsky, serta dampak pemikiran Joseph Stalin dan Leon Trotsky terhadap pemerintahan Uni Soviet 1924-1929. Dalam penelitian ini, menggunakan metode historis dan pendekatan interdisipliner seperti ilmu politik dan sosiologi, serta studi literatur dalam mengkaji pemikiran Stalin dan Trotsky. Berdasarkan kajian penelitian yang telah dilakukan, kondisi Rusia pasca kematian Lenin sangat memprihatinkan terutama pada aspek perekonomiannya. Dari hasil penelitian ketika Lenin meninggal, dalam Partai Komunis Uni Soviet terdapat dua calon pengganti yaitu Stalin dan Trotsky. Kedua tokoh tersebut merupakan penganut paham Marx dan Lenin memiliki pandangan berbeda mengenai langkah selanjutnya dalam membangun sosialisme yang terjadi pada tahun 1924 di Uni Soviet. Stalin memandang sosialisme bisa didirikan di satu negara yaitu Uni Soviet, namun Trotsky memiliki pandangan lain, sosialisme di Uni Soviet akan sukses bila revolusi sosialis yang telah berhasil di Uni Soviet, dilanjutkan ke seluruh Eropa. Selain perbedaan mengenai revolusi, dalam mewujudkan revolusi tersebut kedua tokoh memiliki perbedaan pandangan, Stalin memandang perlu adanya kediktatoran terutama kediktatoran partai sedangkan Trotsky memandang kediktatoran tersebut harus bersikap demokratis. Stalin kemudian menjadi pemimpin dan memegang kekuasaan penuh sedangkan Trotsky diasingkan dari Uni Soviet. Perbedaan pandangan antara dua tokoh tersebut berdampak pada ideologi resmi Uni Soviet dan kebijakan perekonomian di Uni Soviet.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Dinamika Ekonomi Keamanan Politik dan Bu (1)

Dinamika Ekonomi Keamanan Politik dan Bu (1)

Perkembangan politik di Eropa dimulai saat Perang Dunia I dengan munculnya aliansi- aliansi antar negara-negara di Eropa dan bermunculannya negara-negara baru. Selanjutnya, Perang Dunia II juga berdampak terhadap perubahan kondisi politik di Eropa. Dengan kemunculan Uni Eropa sebagai organisasi yang menganut sistem supranasional menambah perubahan politik Eropa. Kemudian, negara-negara di Scandinavia yang tidak menjadi anggota EU bekerja sama dengan negara-negara sekitar dengan membentuk European Economic States (EEA). Setelah runtuhnya Uni Soviet, Uni Soviet membentuk organisasi regional Eurasia yakni Commonwealth of Independent States (CIS).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

2016 Persamaan demi persamaan Mempertan

2016 Persamaan demi persamaan Mempertan

yang berkuasa secara keseluruhan di kedua Biarpun begitu, seolah-olah memberikan benua. Dan pada saat yang sama, perjuangan- kebohongan kepada pembalikan ini perjuangan revolusioner yang dilangsungkan disebabkan oleh fakta untuk tesis soal oleh seluruh partai komunis Asia Tenggara ketidakmampuan definitif dan absolut dikalahkan (kecuali di Vietnam, tentu saja). borjuasi kebangsaan—Konferensi Bandung, Kesimpulannya sepertinya 'borjuasi menurut pandangan ini, telah menjadi kebangsaan' belum habis tenaganya untuk sekadar 'episode perlintasan' di dalam perjuangan anti-imperialis. Uni Soviet juga konteks Perang Dingin—sejumlah negara mendapat kesimpulan yang sama ketika Selatan tertentu telah mampu memaksakan memutuskan untuk mendukung barisan non- diri mereka sendiri sebagai 'yang baru muncul' blok, sementara Triad yang imperialis di dalam globalisasi baru yang didominasi mengumumkan perang terbuka melawannya. imperialisme. Akan tetapi, 'yang baru muncul'
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

S SEJ 1003029 Chapter3

S SEJ 1003029 Chapter3

Dalam hal ini penulis melakukan kaji banding terhadap isi buku yang ditulis oleh P. K. Ojong berjudul Perang Eropa Jilid I, buku yang berisi tentang kronologi peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam Perang Dunia II, menggunakan bahasa yang mudah dicerna sehingga gampang untuk memahami isi buku ini. Dalam buku ini dijelaskan bahwa keinginan Jerman menguasai Ukraina dikarenakan Hitler melihat bahwa Ukraina merupakan wilayah yang mempunyai sisi ekonomi yang diperlukan bagi Jerman, sedangkan dalam buku Hitler’s Clean Slate: Everyday Life in the Reichskommissariat Ukraine, 1941-1944 karya Karel Berkhoff disebutkan bahwa Jerman dan Uni Soviet menginginkan Ukraina karena merupakan daerah dari kebijakan geopolitik kedua negara dan tujuan dari politik atau doktrin lebensraum yang digunakan Jerman, sedangkan alasan Uni Soviet menginginkan wilayah Ukraina karena wilayah Ukraina merupakan salah satu daerah Industri Uni Soviet dan dengan berperang dengan Jerman dapat menjadi legitimasi Uni Soviet agar menguasai Ukraina. Sehingga meski disebutkan alasan yang berbeda namun tujuan sebenarnya satu yaitu menguasai Ukraina yang memiliki hal yang dibutuhkan pihak Jerman maupun Uni Soviet baik dari segi geopolitik dan ekonominya. Karena pada dasarnya tujuannya sama maka penulis dapat menggunakan kedua sumber tersebut dalam penelitian skripsi ini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S SEJ 1001661 Chapter1

S SEJ 1001661 Chapter1

Di era Leonid Brezhnev kedudukan Uni Soviet di kawasan Asia semakin terancam oleh Republik Rakyat Tiongkok dan juga Amerika Serikat, situasi ini mendorong Brezhnev untuk mempercepat dan meningkatkan pengaruhnya atas Afghanistan. Afghanistan dipilih karena selain sudah terdapat pemerintahan yang pro kepada Uni Soviet, juga letak strategis Afghanistan yang menghubungkan Uni Soviet dan India, negara dimana Uni Soviet membangun pos-pos angkatan lautnya.

7 Baca lebih lajut

S SEJ 1003029 Chapter5

S SEJ 1003029 Chapter5

Pendudukan Ukraina oleh Jerman juga melihat keuntungan dari segi ekonomis, karena politik erat kaitannya dengan ekonomi maka Ukraina yang merupakan negara dengan pertanian yang subur akan dapat memberi makan orang Jerman, terlebih untuk para pasukan yang sedang bertempur dengan Uni Soviet. Saking pentingnya sisi ekonomis Ukraina bagi Jerman sampai-sampai mereka lebih mengutamakan menaklukan terlebih dahulu Ukraina dibanding menusuk langsung ke ibukota Uni Soviet yaitu Moskow. Selain dari pertanian sumber daya alam seperti bijih besi dan batu bara pun menjadi incaran Jerman dari wilayah Ukraina, bahan baku tersebut menjadi penting karena di Jerman sendiri produksinya dianggap tidak mencukupi untuk kebutuhan industri nasional. Lalu di Ukraina juga terdapat industri-industri dan pabrik-pabrik yang hasilnya dikirim untuk Uni Soviet, maka dari itu dengan didudukinya Ukraina diharapkan akan melumpuhkan perekonomian Uni Soviet.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Glasnost dan Prestorika dalam Konteks Tr

Glasnost dan Prestorika dalam Konteks Tr

Seperti halnya kebijakan perubahan yang diterapkan oleh Mikhail Gorbachev di Uni Soviet melalui Glasnost dan Perestroika yang menuntut adanya keterbukaan dalam sistem politik dan restrukturisasi ekonomi Soviet yang memburuk akibat ketidaksesuaian penerapan ideologi negara. Sehingga, hal tersebut terlihat berdinamika dalam proses transisi perubahan sistem politiknya.

Baca lebih lajut

MENGGUGAT KONSPIRASI MEDIA MASSA TERHADAP UMAT ISLAM Faiz Aminuddin

MENGGUGAT KONSPIRASI MEDIA MASSA TERHADAP UMAT ISLAM Faiz Aminuddin

Sementara dalam karya Fadhil, ia mengindikasikan adanya skenario besar dari Amerika dan sekutunya untuk melemahkan Islam melalui media-media arus utama di Indonesia. Posisi Barat yang dipimpin Amerika yang menempatkan dirinya sebagai “Polisi Dunia” menjadikan hampir semua negara di seluruh muka bumi ini tidak lepas dari intervensinya. Terlebih, prediksi dari Samuel P. Huntington yang dimuat dalam bukunya berjudul The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order yang diterbitkan di tahun 1996 menunjukkan bahwa, pasca runtuhnya Uni Soviet (Komunis) Barat menempatkan Islam sebagai target berikutnya. Mengingat, peradaban Islam dinilai berpotensi besar akan menjadi kekuatan baru (Adi Daya) yang dapat mengancam peradaban Barat, sebagaimana sejarah telah mencatatnya. 1 Senada dengan Huntington, John L. Esposito juga menjelaskan bahwa Islam dianggap sebagai ancaman berbahaya atau the next enemy setelah runtuhnya Uni Soviet (komunis). 2
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

AL QAEDA DALAM TINJAUN SOSIAL POLITIK

AL QAEDA DALAM TINJAUN SOSIAL POLITIK

Latar belakang invasi Uni Soviet ke Afganistan pada tahun 1979 -Pihak Uni Soviet mempunyai sebuah misi untuk meletakkan kembali ideology komunis yang telah hilang oleh kekuasaan bangsa Islam- tidak bisa dilepaskan dari kompetisi pengaruh dua kekuatan dunia di kawasan Timur Tengah dan Amerika Serikat yang lebih dulu berhasil masuk dalam kawasan Afganistan dengan sponsor perjanjian Camp David antara Mesir dan Israel tahun 1979. Perjanjian ini sangat mengawatirkan Uni Soviet yang memandang perjanjian itu sebagai fakta militer Ameriak Serikat di kawasan Timur Tengah. Berawal Uni Soviet melancarkan serangan dengan menguasi daerah-daerah strategis. Pasukan ini berhasil menguasai daerah perkotaan dan jalur-jalur transportasi utama, dan hal ini
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Sejarah dan Sistem Ekonomi Indonesia

Sejarah dan Sistem Ekonomi Indonesia

Seperti yang di jelaskan di Dumairy (1996), sistem ekonomi sosialis adalah kebalikan dari sistem ekonomi kapitalis. Bagi kalangan sosialis, pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat. Sistem ekonomi sosialis dapat di bagi dalam dua sub sistem, yakni sistem ekonomi sosialis dari marxis, dan sistem ekonomi sosialisme demokrat. Sistem ekonomi sosialis marxis disebut juga sistem ekonomi komando, dimana seluruh unit ekonomi, baik sebagai produsen, konsumen, maupun pekerja, tidak di perkenankan untuk mengambil keputusan secara sendiri-sendiri yang menyimpang dari komando otoritas tertinggi, yakni partai. Dalam sistem ekonomi sosialis ini, seperti yang di anut dulu oleh Uni Soviet dan negara – negara komunis di Eropa Timur, atau masih di terapkan hingga sekarang di Korea Utara dan mungkin hingga tingkat tertentu di Kuba, partai menentukan secara rinci arah serta sasaran yang harus di capai dan yang harus di laksanakan oleh setiap unit ekonomi dalam pengadaan, baik barang-barang untuk sosial ( social goods) maupun untuk pribadi (private goods)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Perkembangan Iptek di Bidang Persenjataa

Perkembangan Iptek di Bidang Persenjataa

Selama berlangsungnya perlombaan senjata nuklir antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet, keduanya membangun pusat-pusat tombol peluncuran senjata nuklir di berbagai negara yang berada di bawah pengaruhnya. Pada 1949 Uni soviet mengadakan uji coba peledakan bom atomnya yang pertama. Tiga tahun berikutnya Amerika serikat berhasil menguji penelitiannya tentang bom hidrogen. Namun sembilan bulan kemudian Uni Soviet sudah mampu membuat bom hidrogen sendiri.Keberhasilan Amerika Serikat dalam menciptakan bom atom, ternyata dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diikuti oleh pesaingnya Uni Soviet.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Multikulturalisme implementasi pendidikan Di Eropa

Multikulturalisme implementasi pendidikan Di Eropa

Melihat hal tersebut, rusia mempunyai kebijakan rusifikasi me- Rusia-kan segala sesuatu hasil peradaban manusia ke dalam bentuk yang diterima oleh bangsa Rusia, melalui asimilasi budaya dan proses- proses kebudayaan lainnya Kebijakan Rusifikasi telah ada bahkan pada zaman kekaisaran Rusia demi pembentukan nasionalisme serta membentuk karakter orang-orang Rusia sebagai sebuah bangsa. Salah satu kebijakan Rusifikasi ini ialah penyeragaman bahasa yang digunakan di Rusia, yakni bahasa Rusia Asimilasi kebudayaan etnis mayoritas (yakni etnis Rus’) terhadap kebudayaan etnis-etnis minoritas menjadi cara yang paling efektif untuk mempertahankan kekuasaan Rusia di daerah-daerah seperti Siberia, Asia Tengah, dan Kaukasus pada masa Kekaisaran. Bahasa sebagai salah satu unsur budaya menjadi kunci untuk keberhasilan strategi asimilasi ini. Pada masa Uni Soviet, kebijakan Rusifikasi ini tetap menjadi alat untuk menciptakan budaya nasional yang seragam. 6
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PINJAMAN REPUBLIK INDONESIA DARI UNI REPUBLIK-REPUBLIK SOVIET SOSIALIS

PINJAMAN REPUBLIK INDONESIA DARI UNI REPUBLIK-REPUBLIK SOVIET SOSIALIS

Ongkos-ongkos pihak Uni Republik-republik Soviet Sosialis yang berhubungan dengan pengiriman para ahli dan pekerja yang berpengalaman dari Uni Republik-republik Soviet Sosialis ke Republik Indonesia dan ongkos-ongkos yang berhubungan dengan penerimaan bangsa Indonesia di Uni Republik-republik Soviet Sosialis untuk mendapat pendidikan praktek (practical training) diperusahaan-perusahaan dan pabrik-pabrik, serta juga untuk menambah keahlian sebagai yang dimaksudkan dalam pasal ke-9 akan dibayar oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam mata uang rupiah Indonesia dengan pemasukan jumlah uang yang bersangkutan ke-rekening khusus yang akan dibuka oleh Bank Negara Uni Republik-republik Soviet Sosialis di Bank Indonesia atas nama organisasi-organisasi Uni Republik-republik Soviet Sosialis yang memberikan jasa-jasa (service-service) itu. Jumlah uang dari rekening itu dapat dipergunakan untuk ongkos- ongkos biasa dari organisasi-organisasi Uni Republik-republik Soviet Sosialis di Republik Indonesia dan juga untuk pembayaran-pembayaran lain yang akan disetujui oleh Bank Negara Uni Republik-republik Soviet Sosialis dan Bank Indonesia.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Estetika dan Kekuasaan. Pinggir dan Pusa

Estetika dan Kekuasaan. Pinggir dan Pusa

Kritikan pasca PD II lebih sering dilontarkan pada pertimbangan politik daripada kualitas sastra. 10 Akademi Swedia sendiri tentu saja yang paling menyadari bahwa prestise mereka dan hadiah akan hancur jika politik terlibat dalam pertimbangan. Ada aspek politik hadiah sastra internasional dan mungkin ia memiliki efek politik, tetapi niat politis jelas diharamkan oleh Akademi, yang memegang prinsip ‘integritas politik’. Di luar Eropa, khususnya di mantan republik2 Uni Soviet, sulit untuk memahami posisi otonom Akademi Swedia terhadap negara: ‘Akademi tidak menerima subsidi dari negara, dan tidak akan menerima gangguan apapun dalam bekerja.’ Namun 18 anggota Akademi adalah manusia yang bagian dari dunia, dan mungkin saja dapat dipengaruhi dan dimanipulasi, dan itu satu alasan mengapa calon tidak dipilih pada tahun nominasi pertama.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

MAKALAH PANCASILA NILAI NILAI DAN MACAM

MAKALAH PANCASILA NILAI NILAI DAN MACAM

Stalinisme adalah sistem ideologi politik dari Uni Soviet di bawah kepemimpinan Joseph Stalin yang memimpin Uni Soviet pada tahun 1929 sampai dengan 1953 berkaitan erat dengan pemerintahan pengguna sistem ekstensif spionase, tanpa pengadilan, dan politik penghapusan lawan-lawan politik melalui pembunuhan langsung atau melalui pembuangan dan penggunaan propaganda untuk membangun kultus kepribadian berupa diktator mutlak dengan menggunakan negara kepada masyarakat untuk mempertahankan supermasi individual dengan kontrol politik melalui partainya yaitu Partai Komunis.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 2134 documents...