Vascular Endothelial Growth Factor A

Top PDF Vascular Endothelial Growth Factor A:

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

TESIS HUBUNGAN ANEMIA DAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR A VEGFA PADA NEONATUS SUPRIADI 107103022 /IKA PROGRAM MAGISTER KEDOKTERAN KLINIK - SPESIALIS ILMU KESEHATAN A[r]

16 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Selama jaringan mengalami hipoksia karena anemia, hypoxic inducible factor-1 (HIF-1) mengikat bagian regulator dari gen vascular endothelial growth factor A (VEGFA) dan memicu ekspresi dan inisiasi gen VEGFA, untuk membantu sel-sel endotel membentuk pembuluh darah baru pada daerah yang mengalami hipoksia untuk memberikan suplai oksigen. VEGFA adalah glikoprotein yang merupakan regulator utama dari proses angiogenesis yang meningkatkan migrasi sel endotel menuju daerah yang mengalami hipoksia. 8 Peningkatan transkripsi gen VEGFA ini terjadi dalam waktu 24 - 120 jam setelah terjadi anemia. Ekspresi VEGFA ini menetap untuk waktu yang lama dibandingkan dengan HIF-1. 9 Saat ini belum ada parameter yang efektif dalam mendeteksi terjadinya hipoksia jaringan. Peningkatan kadar VEGFA ini menggambarkan indikator yang bermanfaat secara klinis pada anemia neonatus. 10
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Latar belakang Anemia adalah abnormalitas hematologi yang paling sering pada neonatus. Anemia pada neonatus menyebabkan hipoksia tipe anemia. Vascular endothelial growth factor A (VEGFA) adalah suatu regulator utama proses angiogenesis yang meningkatkan migrasi sel endotel menuju daerah yang mengalami hipoksia untuk membentuk pembuluh darah baru dan menghantarkan oksigen. VEGFA menggambarkan indikator hipoksia jaringan untuk anemia pada neonatus.

2 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Saat ini, kami sedang melaksanakan penelitian dengan judul “Hubungan anemia dengan kadar VEGF pada neonatus” dengan tujuan untuk mengetahui adanya kekurangan oksigen pada tubuh bayi baru[r]

8 Baca lebih lajut

Hubungan Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor-A (VEGF A) dengan Derajat Histopatologi dan Potensi Metastasis

Hubungan Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor-A (VEGF A) dengan Derajat Histopatologi dan Potensi Metastasis

Penelitian ini merupakan suatu pene- litian potong lintang (cross sectional) untuk menilai hubungan ekspresi VEGF-A dengan derajat histopatologik dan potensi metastasis tumor ganas epitelial (karsinoma) ovarium, Penelitian dilakukan di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar pada Maret 2010. Populasi penelitian ini adalah blok parafin penderita tumor ovarium yang jaringannya dikirim ke Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin selama periode Januari 2008-Mei 2010, dan didiagnosis sebagai karsinoma ovarium, baik disertai metastasis maupun tidak. Sampel adalah seluruh populasi yang memenuhi kriteria penelitian. Cara pemilihan sampel pada penelitian ini adalah consecutive sampling.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus Chapter III V

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus Chapter III V

oleh sel tumor dalam konsentrasi tinggi. 33 VEGFA / vascular permeability factor pertama kali diidentifikasi sebagai stimulator yang kuat permeabilitas sel endotel, yang meningkatkan proliferasi. migrasi dan ketahanan hidup sel endotel. Selain itu VEGFA juga memiliki peranan dalam proses inflamasi dan koagulasi, sebagai contoh pada lingkungan in vitro VEGF memicu ekspresi adhesi molekul sel (E-selectin, intrascellular adhesion molecul 1 [ICAM-1], dan vascular cell adhesion molecul-1[VICAM-1] ) pada sel endotel dan meningkatkan adhesi sel leukosit. 45 Penelitian ini mendapatkan 6 neonatus yang tidak menderita anemia tetapi mengalami peningkatan kadar VEGFA diatas nilai normal atau VEGFA tinggi. Hal ini disebabkan 6 neonatus dengan VEGFA tinggi tersebut memiliki diagnosis dasar sangkaan sepsis dengan neonatal pneumonia, ikterik neonatorum, pasca operasi atresia ani.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

43. Puchner A, Tziotis J, Protonotariou E, sarandakou A, Creatnas G. Angiogenic factor in the prenatal periode: diversity in biological functions reflected in their serum concentrations soon after birth. Annal New York Academy of Sciences. 1997;1:169-73

4 Baca lebih lajut

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Hubungan Anemia dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor A (VEGFA) pada Neonatus

Masalah utama pada anemia neonatus adalah ketersediaan oksigen yang tidak mencukupi untuk memenuhi oksigenasi jaringan karena berkurangnya transport oksigen. Untuk mengatasi hipoksia jaringan ini terjadi kompensasi adaptif berupa vasodilatasi, meningkatnya curah jantung. Jaringan yang mengalami iskemik akan mendeteksi kondisi hipoksia atau hipoglikemia dan memberikan respons dengan menginduksi produksi faktor angiogenik secara lokal seperti vascular endothelial growth factor (VEGF) yang membentuk pembuluh darah baru pada daerah yang iskemik. 10 VEGF adalah mediator utama permeabilitas pembuluh darah, proliferasi dan migrasi sel endotel. VEGF juga memainkan peranan yang penting selama perkembangan fetus dalam kandungan. Kadar VEGF meningkat pada plasma tali pusat selama perkembangan fetus. Kadar VEGF dapat dideteksi pada jaringan fetus dari usia kehamilan 16 minggu. Selama periode fetus, VEGF diekspresikan didalam villous dan extravillous trophoblast dan kadar VEGF ini berubah seiring perubahan usia janin saat dilahirkan. Pada bayi yang lahir prematur kadar VEGF secara signifikan lebih rendah dibanding bayi yang lahir cukup bulan. 26
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Hubungan Ekspresi CXC Reseptor 4 dan Vascular Endothelial Growth Factor A dengan Invasi Pembuluh Darah dan Metastasis

Hubungan Ekspresi CXC Reseptor 4 dan Vascular Endothelial Growth Factor A dengan Invasi Pembuluh Darah dan Metastasis

Penelitian terdahulu menemukan bahwa tumor- tumor dengan peningkatan ekspresi HER2/neu secara signifikan mengekspresikan lebih banyak VEGF dibandingkan dengan tumor-tumor yang tidak mengekspresikan HER2/neu. Pada pene- litian ini keluaran terburuk terlihat pada pasien dengan ekspresi HER-2/neu berlebih dan mengekspresikan VEGF, yang signifikan secara statistik. Asosiasi positif antara ekspresi HER- 2/neu dan ontribusi pada fenotip yang lebih agresif pada tumor yang mengekspresikan HER-2/neu. 30 Overekspresi bcl-2 juga diduga dapat menstimulasi angiogenic switch pada sel- sel kanker sebagai respon terhadap kondisi rendah oksigen. Bcl-2 juga dapat meningkatkan ekspresi VEGF A melalui aktivasi nuclear factor κB (NF - κB), seperti diketahui bahwa hambatan pada signaling NF- κB dapat menghambat ekspresi VEGF A, baik invitro maupun invivo. Bcl-2 juga berperan dalam aktivitas transkripsi HIF-1 α dan stabilisasi mRNA VEGF A. 31
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Korelasi Kadar Hemoglobin dengan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor Plasma pada Tetralogi Fallot.

Korelasi Kadar Hemoglobin dengan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor Plasma pada Tetralogi Fallot.

Latar belakang. Vascular endothelial growth factor-A (VEGF-A) diketahui merupakan penanda hipoksia jaringan yang berperan dalam angiogenesis. Anak dengan penyakit jantung bawaan sianotik seperti Tetralogi Fallot (TF) mengalami hipoksia jaringan dengan komplikasi timbulnya pembuluh darah baru kolateral, polisitemia hipoksik, dan anemia relatif.

5 Baca lebih lajut

Hubungan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) Serum Dengan Peritumoral Edema Index (PTEI) Pada Penderita Meningioma Intrakranial Di RSUP. H. Adam Malik Medan

Hubungan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) Serum Dengan Peritumoral Edema Index (PTEI) Pada Penderita Meningioma Intrakranial Di RSUP. H. Adam Malik Medan

Nassehi D, Dyrbye H, Andresen M, Thomsen C, Juhler M, Laursen H, et al . 2011. Vascular endothelial growth factor A protein level and gene expression in intracranial meningiomas with brain edema. APMIS. 119(12):831-43. Nassehi D, Sorensen LP, Dyrbye H, Thomsen C, Juhler M, Laursen H, et al .

5 Baca lebih lajut

Serum vascular endothelial growth factor as a predictor of clinical outcomes in anterior circulation ischemic stroke

Serum vascular endothelial growth factor as a predictor of clinical outcomes in anterior circulation ischemic stroke

Latar belakang: Respons inflamasi pada fase akut strok iskemik akan memicu proses neuroplastisitas dan menentukan luaran klinis. Angiogenesis dan neurogenesis diinduksi oleh ekspresi vascular endothelial growth factor (VEGF) pada fase akut strok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar VEGF serum pada fase akut strok dengan luaran klinis.

6 Baca lebih lajut

Directory UMM :Data Elmu:jurnal:B:Brain Research:Vol883.Issue1.2000:

Directory UMM :Data Elmu:jurnal:B:Brain Research:Vol883.Issue1.2000:

Injury to the central nervous system (CNS) invokes a reparative response known as astrogliosis, characterized largely by hypertrophy, proliferation and increased expression of glial fibrillary acidic protein (GFAP), resulting in reactive astrocytosis. Based on our prior observation that peritumoral reactive astrocytes express Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), a highly potent and specific angiogenic growth factor, we have hypothesized that reactive astrocytosis also contributes to the neovascularization associated with astrogliosis. To evaluate this hypothesis we evaluated human surgical / autopsy specimens from a variety of CNS disorders that induce astrogliosis and an experimental CNS needle injury model in wild type and GFAP:Green Fluorescent Protein (GFP) transgenic mice. Using computer image semi-quantitative analysis we evaluated the number of GFAP-positive reactive astrocytes, degree of VEGF expression by these astrocytes, associated Factor VIII-positive microvascular density (MVD) and Ki-67 proliferating endothelial cells. The degree of reactive astrocytosis correlated to levels of VEGF immunoreactivity and MVD in the neuropathological specimens. The mouse–needle–stick brain injury model demonstrated this correlation was temporally and spatially related and maximal after 1 week. These results, involving both human pathology specimens augmented by experimental animal data, supports our hypothesis that the neoangiogenesis associated with reactive astrogliosis is correlated to increased reactive astrocytosis and associated VEGF expression.  2000 Elsevier Science B.V. All rights reserved.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Serum vascular endothelial growth factor as a predictor of clinical outcomes in anterior circulation ischemic stroke

Serum vascular endothelial growth factor as a predictor of clinical outcomes in anterior circulation ischemic stroke

outcome is not solely determined by pro- and anti- inflammatory cytokines, but also by neurotrophic factors released in acute stroke as a result of neuronal injury. After cerebral ischemia, neuron plasticity is once again triggered on surviving cells to compensate the dead neurons and support the function of the damaged ones. The mechanisms underlying neuronal plasticity are dendrite reorganization, axonal sprouting and activation of endogenous pluripotent cells which are able to differentiate into neurons. Angiogenesis and arteriogenesis are the major processes of vascular plasticity. After an ischemic attack, angiogenesis is necessary to provide new capillary and increase blood flow to regenerate the suffering cells. 8
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Plasenta Mencit Model Preeklamsia.

Plasenta Mencit Model Preeklamsia.

Background: Preeclampsia is one of the major contributor to morbidity and mortality in the mother and fetus. Imbalance of pro-angiogenic and anti-angiogenic factors in preeclampsia strongly evidence can be explained by the presence of soluble Fms-like tyrosine kinase (sflt-1) increased and Vascular Growth Factor (VEGF) decreased in circulation. Provision of recombinant VEGF 121 as a treatment for preeclampsia in experimental animals have the ability to reduce levels of sFlt-1 in blood circulation, lowers blood pressure clinically, histopathologically improvement of endothelial function. Endothelial dysfunction will be expressed adhesion molecules in it surface, such as vascular cell adhesion molecule-1 (VCAM-1). This study aims to prove the effect of recombinant VEGF 121 towards improvement of endothelial dysfunction assessed the expression of VCAM-1 in placenta of preeclampsia-model mice (Mus musculus).
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

HUBUNGAN HIPERGLIKEMIA DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2.

HUBUNGAN HIPERGLIKEMIA DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2.

Background: Diabetes mellitus (DM) is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia that occurs due to abnormal insulin secretion, insulin action function , or both. The mechanism of tissue damage in diabetes mellitus through four main pathways that polyol pathway, formation of AGEs (Advanced glycation end products ) , increased activation of PKC ( protein kinase C) via an increase in DAG (diacyl glycerol), and hexosamine pathway. Hyperglycemia causes increased intracellular synthesis of DAG which cause the expression of PKC in cells also increased which in turn would alter the expression of a wide variety of genes that overall damage blood vessels . Increased aktivikasi PKC resulted in increased VEGF (vascular endothelial growth factor). Increased VEGF will result in increased vascular permeability and angiogenesis .
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor dan Peningkatan Microvessel Density pada Karsinoma Nasofaring Tidak

Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor dan Peningkatan Microvessel Density pada Karsinoma Nasofaring Tidak

Non keratized nasopharyngeal carcinoma (NPC) have a poor prognosis. Vascular endothelial growth factor (VEGF) is a biomolecular markers for malignancy NPC of VEGF expression has been used as a biological marker targeted therapy. VEGF plays important role in angiogenesis as seen as increasing microvessel density (MVD). This study aimed to analyze correlation between VEGF expression and MVD in NPC nonkeratinized. Methods

6 Baca lebih lajut

Hambatan EGCG terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Ekspresi Vascular-endothelial Cadherin (VE-Cadherin) dalam Vaskulo-angiogenesis Embrio Ayam

Hambatan EGCG terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Ekspresi Vascular-endothelial Cadherin (VE-Cadherin) dalam Vaskulo-angiogenesis Embrio Ayam

VEGF pada mulanya diekspresikan pada bagian anterior embrio. Sedangkan sel yang mengekspresiakan VEGFR-1 dan VEGFR-2 berada pada bagian posterior. Maka Interaksi VEGF-A dan Reseptor-reseptor VEGF (VEGFRs) diduga terlibat dalam migrasi sel prekursor hemangioblast pada awal embrio. Migrasi sel prekursor hemangioblast pada embrio merupakan tahap penting dalam pembentukan anyaman kapiler [4]. VEGFR-2/Flk1 juga diekspresikan oleh hemangioblast yang berasal dari wilayah di mana mesoderm berhubungan dengan endoderm visceral dan berpartisipasi dalam pembentukan pembuluh darah ekstraembrionik pada yolk sac [27].
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Hubungan antara Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dengan Karakteristik Klinikopatologik Karsinoma Payudara Duktal Invasif

Hubungan antara Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dengan Karakteristik Klinikopatologik Karsinoma Payudara Duktal Invasif

Breast cancer is the most common malignancy and related death of female worldwide. The angiogenesis has an important role in the invasive ductal mammary carcinoma carcinogenesis, and vascular endothelial growth factor (VEGF)is a primary angiogenic factor. The aim of this study is to determine the relationship between the VEGF expression and clinicopatologic characteristics of the invasive ductal mammary carcinoma.

6 Baca lebih lajut

Anti-Vascular Endothelial Growth Factor as Recent Treatment of Neovascular Glaucoma

Anti-Vascular Endothelial Growth Factor as Recent Treatment of Neovascular Glaucoma

Neovascular glaucoma (NVG) is a secondary glaucoma in which eyes undergoes iris and iridocorneal angle neovascularization, increased intraocular pressure and may cause blindness. Neovascular glaucoma has a strong association with retinal ischemia. This glaucoma can be caused by various systemic and ocular conditions. The most common etiologies are proliferative diabetic retinopathy (PDR) and central retinal vein occlusion. VEGF plays a role in the iris and iridocorneal angle neovascularization process in neovascular glaucoma. Administration of anti-VEGF antibodies now has become a therapeutic modality widely used for management of this disease. Anti-VEGF can cause neovascular regression that arise in iris and iridocorneal angle. However, intravitreal administration of anti-VEGF injection has risks such as vitreous hemorrhage, traumatic cataract, retinal detachment, and increased intraocular pressure (temporary or persistent). In addition, anti-VEGF has a short half-life that can cause reactivation of the neovacularization process within 4-10 weeks after injection. Thus, anti-VEGF therapy should be combined with modality of existing neovascular glaucoma therapy such as pan-retinal photocoagulation (PRP) or in addition to surgical intervention as it can increase output after intervention.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...