Voltage Regulator

Top PDF Voltage Regulator:

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Gambar 2.26 Contoh Peletakan SVR pada jaringan distribusi di Thailand Step Voltage Regulator mempunyai 10 tap yang berguna untuk menaikkan maupun menurunkan tegangan. Pada saat jaringan distribusi memiliki tegangan diatas dari tegangan standar yang telah ditetapkan maka SVR berfungsi sama seperti sebuah trafo step-down. Apabila jaringan distribusi memiliki tegangan dibawah dari tegangan standar yang telah ditetapkan maka SVR berfungsi sama seperti sebuah trafo step-up. Pengaturan Tap untuk SVR tidak dibahas didalam tugas akhir ini dikarenakan Tap pada SVR bekerja secara otomatis.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Modifikasi Topologi Pengendali PID untuk Automatic Voltage Regulator Generator Sinkron

Modifikasi Topologi Pengendali PID untuk Automatic Voltage Regulator Generator Sinkron

Abstract — Automatic voltage regulator (AVR) is one of key elements in an excitation system which controls the synchronous generator terminal voltage in an electrical power generation plant. PID control algorithm in an AVR has been designed to obtain good response towards voltage reference without considering the effect of torque disturbance. This paper proposes a PID with modified topology for a digital AVR in order to regulate the generator terminal voltage in more speedy and more accurate, while maintaining robustness against torque disturbance. Performance of the digital AVR has been compared with conventional PID controller through experiments using a hardware in the loop (HIL) system. The experiment results show that the proposed PID with modified topology provides better performance than the conventional PID controller. Under torque disturbance, the proposed algorithm provides 83% smaller steady state error and 4.8 second shorter settling time compared to the conventional PID controller. When the reference voltage changes, compared to the conventional PID controller, the proposed algorithm provides 15% smaller steady state error, 79% smaller overshoot, and 0.2 second shorter settling time.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Development Of DC Voltage Regulator Circuit For Bio-Battery Cel.

Development Of DC Voltage Regulator Circuit For Bio-Battery Cel.

Voltage regulator is an electronic circuit used to maintain a level amount of voltage in an electrical line. It eliminates power surges which can cause harm to sensitive electronics. Lithium battery is quite expensive, toxic and flammable while bio battery is long-term and cheaper. Research of bio battery is still under process. The output from the bio battery is not stable. Sony and Nokia launch bio battery mobile models but the output can not be stabilized. In this project i am going to use DC voltage regulator to stabilize the Vout from the bio battery, that will help to finish the battery timing problems and its negative effects as well. A voltage regulator or stabilizers are used to compensate for voltage fluctuations in mains power, these are used in devices like refrigerators,
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

1. Pada penelitian ini tidak membahas hubungan dengan pembebanan pada saluran. 2. Perancangan pengendali dan kompensator dilakukan dengan metoda H~ Optimal. 3. Model sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) dinyatakan dalam bentuk fungsi alih. 4. Analisa dilakukan dalam domain waktu dan domain frekuensi.

5 Baca lebih lajut

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Distributed generation (DG) banyak dikembangkan di seluruh dunia sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kelistrikan yang ada di daerah terpencil. Kehadiran Distributed Generation memberikan keuntungan tersendiri baik dari segi pembangkit maupun dari segi konsumen. Tetapi, kehadiran Distributed Generation juga berdampak pada sistem kelistrikan. Distributed Generation akan merubah aliran daya pada jaringan distribusi sehingga aliran daya pada sistem distribusi tidak dapat dianggap sebagai aliran daya satu arah. Perubahan arah aliran daya ini menyebabkan kesulitan tersendiri bagi jaringan untuk mempertahankan pengaturan tegangan yang memadai. Hal ini juga berdampak kepada peralatan pengaturan tegangan seperti Step voltage regulator yang bekerja untuk memperbaiki kualitas tegangan pada sistem kelistrikan dengan kehadiran Distributed Generation [1].
Baca lebih lanjut

161 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali H~ Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR).

Studi Metoda Kendali H~ Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR).

2.1.1 Model Generator ...................... Error! Bookmark not defined. 2.1.2 Model Amplifier ...................... Error! Bookmark not defined. 2.1.3 Model Exciter .......................... Error! Bookmark not defined. 2.1.4 Model Sensor ........................... Error! Bookmark not defined. 2.1.5 Stabiliser .................................. Error! Bookmark not defined. 2.2. Diagram Blok Sistem Kendali Automatic Voltage Regulator

15 Baca lebih lajut

AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR GENERATOR SINKRON 3 FASA MENGGUNAKAN METODE HYSTERESIS

AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR GENERATOR SINKRON 3 FASA MENGGUNAKAN METODE HYSTERESIS

Laporan Tugas Akhir dengan judul : “Automatic Voltage Regulator Dengan Kendali Hysteresis Untuk Generator Sinkron 3 Fasa” diajukan untuk memenuhi sebagian dari persyaratan dalam memperoleh gelar sarjana teknik elektro pada Program Studi Teknik Elektro di Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Laporan tugas akhir ini disetujui pada tanggal …………….2007 dan siap untuk diajukan ke ujian sarjana.

50 Baca lebih lajut

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Tabel 2.1 Tipe Bus Dalam Sistem Tenaga Listrik ......................................... 8 Tabel 2.2 Pengaturan Tap pada Step Voltage Regulator................................ 29 Tabel 4.1 Tegangan dan Arus yang Mengalir pada Masing-Masing Bus ....... 53 Tabel 4.2 Data Hasil Simulasi ETAP dengan kondisi jaringan terhubung DG dan tidak terpasang SVR ..................................................................... 55 Tabel 4.3 Data Hasil Dengan SVR Dipasang Pada Bus 44 ............................ 57 Tabel 4.4 Perhitungan Standar Deviasi Pemasangan SVR pada Bus 44 ......... 58 Tabel 4.5 Perbandingan Hasil ETAP antara Jaringan yang tidak dipasang SVR dengan jaringan yang terkoneksi dengan SVR pada Bus 44........... 60 Tabel 4.6 Data Hasil Pemasangan SVR pada Setiap Bus pada Cabang Pertama
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KOMPARASI PERFORMA KENDALI ON-OFF DAN PID SEBAGAI AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR GENERATOR SINKRON DI PLTMH - Politeknik Negeri Padang

KOMPARASI PERFORMA KENDALI ON-OFF DAN PID SEBAGAI AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR GENERATOR SINKRON DI PLTMH - Politeknik Negeri Padang

Salah satu jenis generator yang digunakan di PLTMH adalah generator sinkron. Untuk menstabilkan tegangan output ke konsumen, generator membutuhkan Automatic Voltage Regulator (AVR). Generator yang dipekerjakan harus selalu pada daya maksimum sehingga bila beban konsumen berubah maka AVR mengkompensasi pembuangan daya ke beban komplemen agar daya total selalu optmal. Beban komplemen yang umum dipakai adalah heater dan AVR akan mengendalikannya menggunakan metode kendali on-off atau PID. Dua cara ini dibandingkan performanya ketika AVR bekerja menstabilkan tegangan generator dengan memvariasikan beban konsumen dari 0 s.d 1 kW. Tegangan output dimonitor dengan mengakuisisi datanya pada sampling rate 100 Hz lalu direpresentasikan dalam bentuk chart dan dianalisa parameter rise time, settling time, overshoot dan steady state error-nya. Kendali on-off menghasilkan rise time 54,5 detik, overshoot 48%, settling time 67 detik sedangkan kendali PID menghasilkan performa lebih baik dimana rise time 1,3 detik, overshoot 5% dan settling time 2,1 detik semua terjadi pada berbagai variasi beban.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

Studi Metoda Kendali H~ Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator AVR Tugas Akhir Oleh : NISA MAHFUDHA WAZNI No.[r]

2 Baca lebih lajut

Studi Aliran Daya Tiga Fasa Dengan Penempatan Step Voltage Regulator Hubung Closed Delta Pada Penyulang Katu GI Menggala

Studi Aliran Daya Tiga Fasa Dengan Penempatan Step Voltage Regulator Hubung Closed Delta Pada Penyulang Katu GI Menggala

Step voltage regulator (SVR) berfungsi mengkompensasi drop tegangan dengan injeksi daya ke dalam saluran. SVR digunakan untuk meningkatkan kualitas tegangan dan mengurangi rugi- rugi daya pada saluran pada distribusi jaringan tegangan menengah. Dari sisi peralatan, konstruksi SVR dibuat dalam bentuk tabung setipe autotransformer yang setiap tabungnya mewakili satu phasa step voltage regulator. Karena sistem distribusi terdiri dari 3 kawat phasa, maka digunakan 3 buah tabung Step Voltage Regulator (SVR) dengan berbagai kombinasi hubungnya. Ada hubung delta tertutup (Closed Delta), delta terbuka (Open Delta) dan hubung Wye. Step voltage regulator (SVR) memiliki kapasitas 500- 2000 kVA. [5]
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

Studi Metoda Kendali H Optimal dan Aplikasinya pada Automatic Voltage Regulator (AVR) - Repositori Universitas Andalas

This thesis is designing andi analizing an Automatic Voltage Regulator system that is using the Optimal H~ control method. Design of this system is also using the simulator of MATLAB software, which is this result of the H~ Optimal control system will be compared to the conventional system. Based on the result of the simulation in MATLAB, this Optimal H~ Method proved to be able to make the system is robust and has a fast response to a particular input.

3 Baca lebih lajut

Low Voltage Amplification Using Self Starting Voltage Regulator For Storage System.

Low Voltage Amplification Using Self Starting Voltage Regulator For Storage System.

I declare that this thesis entitled “Low Voltage Amplification Using Self Starting Voltage Regulator for Storage System” is the result of my own research except as cited in the references. The thesis has not been accepted for any degree and is not concurrently submitted in candidature of any other degree.

24 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali Linear Quadratic Regulator (LQR) dan Aplikasinya pada Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR).

Studi Metoda Kendali Linear Quadratic Regulator (LQR) dan Aplikasinya pada Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR).

Selanjutnya akan diperlihatkan model sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) generator konvensional yang lain dimana terdiri dari potensial transformer berfungsi sebagai alat sensor tegangan terminal, penyearah dan penguat tegangan eksitasi yang dilengkapi dengan stabilizer yang diperlihatkan pada Gambar 3 berikut.

11 Baca lebih lajut

Studi Metoda Kendali Linear Quadratic Regulator (LQR) dan Aplikasinya pada Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR).

Studi Metoda Kendali Linear Quadratic Regulator (LQR) dan Aplikasinya pada Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR).

Automatic Voltage Regulator (AVR) memegang peranan penting pada proses pembentukan profil tegangan terminal suatu generator. Perubahan kondisi beban sebagai perilaku dinamis sistem akan menyebabkan perubahan arus yang mengalir dalam sistem generator yang menyebabkan perubahan tegangan armatur dan terminal generator tersebut. Pengontrolan stabilitas profil tegangan generator pada Automatic Voltage Regulator (AVR) yang bertujuan untuk menjaga kestabilan sistem. Respon sistem yang lambat sebelum menggunakan pengendali. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengendalian optimal agar respon sistem menjadi lebih baik. Tugas akhir ini membuat suatu mekanisme kontrol profil tegangan terminal generator dengan menggunakan metode Linear Quadratic Regulator . Metode ini akan diimplementasikan bersama dalam model sistem AVR. Model ini sistem kontrol ini sangat murah karena tidak dibutuhkan suatu mekanisme kontrol yang cenderung kompleks seperti PID. Pada metode LQR akan ditentukan matrik bobot Q dan R untuk memperoleh sinyal kendali optimal dari umpan balik keadaan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja AVR dalam menjaga kestabilan sistem
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Distributed generation (DG) banyak dikembangkan di seluruh dunia sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kelistrikan yang ada di daerah terpencil. Kehadiran Distributed Generation memberikan keuntungan tersendiri baik dari segi pembangkit maupun dari segi konsumen. Tetapi, kehadiran Distributed Generation juga berdampak pada sistem kelistrikan. Distributed Generation akan merubah aliran daya pada jaringan distribusi sehingga aliran daya pada sistem distribusi tidak dapat dianggap sebagai aliran daya satu arah. Perubahan arah aliran daya ini menyebabkan kesulitan tersendiri bagi jaringan untuk mempertahankan pengaturan tegangan yang memadai. Hal ini juga berdampak kepada peralatan pengaturan tegangan seperti Step voltage regulator yang bekerja untuk memperbaiki kualitas tegangan pada sistem kelistrikan dengan kehadiran Distributed Generation [1].
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PEMBUATAN KONTROL ARUS EKSITASI PADA MODUL AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER - ITS Repository

PEMBUATAN KONTROL ARUS EKSITASI PADA MODUL AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER - ITS Repository

Alat tersebut belum ada di dalam Laboratorium Konversi Energi di S1 Teknik Elektro sehingga menyulitkan para praktikkan saat melakukan praktikum, dimana para praktikan tidak dapat mempelajari bagaimana cara kerja eksitasi pada generator dengan jelas. Oleh karena itu, modul Automatic Voltage Regulator yang memanfaatkan boost converter untuk menaikkan tegangan dan arus sebagai arus eksitasi pada generator. Modul ini berguna untuk modul pembantu pembelajaran tanpa mempersulit para praktikkan yang ingin menggunakan.

126 Baca lebih lajut

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Studi Regulasi Tegangan Menggunakan Step Voltage Regulator pada Jaringan Distribusi 20 kV yang Terhubung dengan Distributed Generation

Pengaturan tegangan adalah subjek penting dalam sistem distribusi listrik. Tegangan jatuh sepanjang sistem distribusi primer telah menjadi masalah operasi, terutama untuk di sepanjang jaringan, dengan beban yang terpusat di ujungnya. Untuk memenuhi standar PLN, berbagai cara harus dilakukan untuk mengatur tegangan penyulang. Dalam penelitian ini, model untuk memperbaiki tegangan digunakan peralatan listrik yang bernama SVR (Step Voltage Regulation). Model ini diuji untuk sistem distribusi radial yang memiliki 854 bus dan terhubung dengan PLTM Aek Silau 2 dan PLTmH Tonduhan. Selanjutnya studi kasus ini bertujuan untuk penempatan titik optimasi SVR dan pengaruhnya terhadap jaringan. Pemilihan metode terbaik dilakukan dengan metode Technical Factor. Pada saat kondisi kedua pembangkit beroperasi, SVR mampu mempernaiki tegangan dari 0,8928 pu menjadi 0,9346 pu dan menjadi sesuai dengan standar PLN.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

LM2596 Simple switcher Power Converter 150kHz 3 A Step-Down Voltage Regulator

LM2596 Simple switcher Power Converter 150kHz 3 A Step-Down Voltage Regulator

B. From the quick design component selection table shown in Figure 2, locate the 5V output voltage section. In the load current column, choose the load current line that is closest to the current needed in your application, for this example, use the 3A line. In the maximum input voltage column, select the line that covers the input voltage needed in your application, in this example, use the 15V line. Continuing on this line are recommended inductors and capacitors that will provide the best overall performance. The capacitor list contains both through hole electrolytic and surface mount tantalum capacitors from four different capacitor manufacturers. It is recommended that both the
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Show all 1007 documents...