Voltage Wave Standing Ratio (VSWR)

Top PDF Voltage Wave Standing Ratio (VSWR):

Analisis VSWR Antena Mikrostrip Patch Segi Empat Dengan Model Saluran Transmisi Sederhana

Analisis VSWR Antena Mikrostrip Patch Segi Empat Dengan Model Saluran Transmisi Sederhana

Kinerja dan daya guna suatu antena dapat dilihat dari nilai parameter- parameter antena tersebut [2]. Beberapa dari parameter tersebut saling berhubungan satu sama lain. Parameter-parameter antena yang biasanya digunakan untuk menganalisis suatu antena adalah impedansi masukan, koefisien refleksi tegangan, Voltage Wave Standing Ratio (VSWR), return loss, bandwidth, keterarahan dan penguatan. Namun, parameter yang akan dibahas pada bab ini ialah impedansi masukan, koefisien refleksi tegangan, dan VSWR (Voltage Standing Wave Ratio).
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

VOLTAGE STANDING WAVE RATIO (VSWR) METER DIGITAL DENGAN BANTUAN MIKROKONTROLER ATMEGA8535

VOLTAGE STANDING WAVE RATIO (VSWR) METER DIGITAL DENGAN BANTUAN MIKROKONTROLER ATMEGA8535

Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) merupakan perbandingan antara gelombang yang dikirim dengan yang dipantulkan oleh beban pada saluran transmisi. Terjadinya gelombang berdiri disebabkan oleh ketidaksesuaian antara impedansi saluran dengan impedansi beban. VSWR dapat diukur dengan menggunakan VSWR meter analog ataupun digital. Nilai maksimum dan nilai minimum yang sudah dibandingkan oleh sensor directional coupler dikirim ke kumparan putar untuk pembacaannya. Operasi perhitungan secara analog lebih rumit implementasinya. Oleh karena itu, dengan adanya VSWR meter digital berbasis mikrokontroler ATMega8535 operasi perhitungan menjadi lebih mudah dan dalam hal pembacaan lebih mudah dibandingkan dengan analog. Directional coupler sebagai sensor tegangan maju dan mundur, yang dihubungkan ke filter, berfungsi mengurangi ripple pada keluaran sensor. Tegangan keluaran dari filter dihitung oleh mikrokontroler dengan program menggunakan Code Vision AVR dan hasilnya ditampilkan ke LCD. Hasil VSWR yang diperoleh pada VSWR meter digital mendekati satu dengan pengujian yang dilakukan menggunakan impedansi beban sesuai dengan impedansi saluran.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Patch Sirkular 2.4 Ghz Untuk Aplikasi Wireless Lan

Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Patch Sirkular 2.4 Ghz Untuk Aplikasi Wireless Lan

Sesuai dengan persamaan yang telah ditulis sebelumnya yaitu persamaan (2.6), maka jika dilihat dari hasil pengukuran mode smith chart pada tabel diatas, antena Mikrostrip Patch Sirkular pada frekuensi 2,4 GHz memiliki impedansi input sebesar 47.025 + j10.589 Ω. Dengan impedansi yang mendekati 50 Ω, besar nilai impedansi input ternyata mempengaruhi nilai VSWR karena apabila antena mikrostrip dihubungkan dengan saluran transmisi yang mempunyai impedansi karakteristik sebesar 50 Ω , maka akan menimbulkan gelombang pantul yang perbandingannya kita kenal dengan istilah VSWR (Voltage Standing Wave Ratio).
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Patch Sirkular 2.4 Ghz Untuk Aplikasi Wireless Lan

Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Patch Sirkular 2.4 Ghz Untuk Aplikasi Wireless Lan

Sesuai dengan persamaan yang telah ditulis sebelumnya yaitu persamaan (2.6), maka jika dilihat dari hasil pengukuran mode smith chart pada tabel diatas, antena Mikrostrip Patch Sirkular pada frekuensi 2,4 GHz memiliki impedansi input sebesar 47.025 + j10.589 Ω. Dengan impedansi yang mendekati 50 Ω, besar nilai impedansi input ternyata mempengaruhi nilai VSWR karena apabila antena mikrostrip dihubungkan dengan saluran transmisi yang mempunyai impedansi karakteristik sebesar 50 Ω , maka akan menimbulkan gelombang pantul yang perbandingannya kita kenal dengan istilah VSWR (Voltage Standing Wave Ratio).
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

Development of Ultra-Wideband (UWB)Horn Antenna Using Approximation Method.

Development of Ultra-Wideband (UWB)Horn Antenna Using Approximation Method.

According to the results above, the designed horn antenna is considered stable and suitable to be operated within given frequency range of 3.1 – 10.6 GHz. The lower return loss and voltage standing wave ratio assures that the signal radiated is almost in equilibrium state. It means that the signal transmitted and the signal received is almost perfect with lower attenuation. The higher gain obtained proves that the antenna preferentially radiate in particular direction with higher radiated power. The higher directivity attained indicates the strengthen region where the maximum gain accumulated. In addition, the radiation pattern shown in polar form considered good with the main lobe is larger than side lobes and back lobe.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Impulse Voltage Generator: Triggering Circuit.

Impulse Voltage Generator: Triggering Circuit.

This section will discuss about the previous study that related in project, impulse voltage generator with triggering circuit. In this section, the explanation about lightning phenomeno n has been study also with related circuit and characteristic of impulse. For the experimental research about ignition coil or transformer is been cover too.

24 Baca lebih lajut

BA EVALUASI  KEDUKUL   ENGKITE   STANDING

BA EVALUASI KEDUKUL ENGKITE STANDING

1 Sanggau Kode Pos 78512 SANGGAU ULP PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU TAHUN ANGGARAN 2014 Pada hari iniKAMISTanggal SEMBILAN Bulan OKTOBER TahunDUA RIBU EMPAT BELAS, kami yang bertanda ta[r]

2 Baca lebih lajut

BAHP PENGADAAN AC STANDING FLOOR

BAHP PENGADAAN AC STANDING FLOOR

Pada hari ini Jumat tanggal Dua Puluh bulan Mei tahun Dua Ribu Enam Belas , kami yang bertanda tangan dibawah ini, Pokja II ULP Kabupaten Timur Tahun Anggaran 2016 yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Barito Timur Nomor 67 Tahun 2016 tanggal 1 Maret 2016, telah melaksanakan evaluasi terhadap pekerjaan pengadaan AC Standing Floor dengan pengadaan Sederhana dengan pascakualifikasi, metode penyampaian Satu Sampul, metode evaluasi Sistem Gugur dengan hasil sebagai berikut:

5 Baca lebih lajut

B ATTERYS AFETYS YSTEM INE NERGYL OADU SAGE OFE

B ATTERYS AFETYS YSTEM INE NERGYL OADU SAGE OFE

From the data in Table 4 measurement of the overall management of energy consumption on a car battery electricity were taken from a sample of using the maximum speed of the electric car of 30 Km / H. From the description of the data at a maximum speed measured continuous load current of 19.6A comprising electronic load and mechanical load. Electronic load such as system monitoring, relay unit, ACS712, optocoupler, seven segment, and bluetooth HC-06 using the maximum current load of 3A and inductive load of the motor plus a maximum of 16.6A. in order to get maximum load current of 19.6A. for the current state of battery voltage just finished di-charging has become 55V voltage charging surface and to a normal state when the batteries full, or when the capacity of 100% at 52.5V voltage at 48V batteries.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERANCANGAN COMPANY PROFILE DAN MEDIA PROMOSI PARIWISATA PABRIK GULA CEPIRING KABUPATEN KENDAL

PERANCANGAN COMPANY PROFILE DAN MEDIA PROMOSI PARIWISATA PABRIK GULA CEPIRING KABUPATEN KENDAL

Media Promosi yang ditampilkan adalah standing banner ditujukan sebagai media promosi yang menampilkan informasi Pabrik Gula Cepiring secara singkat dengan tampilan dan kata yang menarik yang dapat menarik pengunjung. Media ini diletakkan di tempat strategis dalam suatu ruangan. Leaflet, sebagai media informasi berbentuk selebaran yang praktis dibawa dan dimasukkan ke dalam saku. Leaflet ini sebagai media promosi sekaligus informasi yang disebarkan kepada masyarakat secara outdoor maupun indoor. Kalender meja sebagai sarana promosi yang menampilkan informasi umum disertai dengan tampilan foto yang menarik dari objek pariwisata Pabrik Gula Cepiring. Selain sebagai media promosi, kalender meja juga bermanfaat sebagai penunjuk waktu atau masa hitungan hari, minggu, bulan dalam satu tahun. Dengan manfaat tersebut, kalender juga menjadi media promosi sekaligus souvenir Pabrik Gula Cepiring.
Baca lebih lanjut

338 Baca lebih lajut

Design Of 240V Square Wave Inverter.

Design Of 240V Square Wave Inverter.

The input dc voltage is essentially constant in magnitude. A diode rectifier is used to rectify the line voltage. Therefore the inverter must control the magnitude and frequency of the ac output voltages. This is achieves by PWM of the inverter switches and hence such inverters are called PWM inverters. PWM provides a way to decrease the Total Harmonic Distortion (THD) of load current. This method generally meet THD requirement more easily than the square wave switching scheme. The unfiltered PWM output will have relatively high THD but the harmonics will be at much higher frequencies than for a square wave, making filtering easier. In PWM, the amplitudes of the output voltage can be controlled with the modulating waveforms. Control of the switches for PWM output requires:
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

LEGAL STANDING WARGA MASYARAKAT SEBAGAI

LEGAL STANDING WARGA MASYARAKAT SEBAGAI

4. Keputusan yang berlaku bagi Warga Masyarakat. Klausul ini menambah makna baru dari Individual dalam kriteria sebuah KTUN dan memperluas peluang legal standing warga masyarakat atau kelompok dalam mengajukan gugatan di PTUN. Menurut Pasal 1 ayat 15 UU Administrasi Pemerintahan Warga Masyarakat adalah seseorang atau badan hukum perdata yang terkait dengan Keputusan dan/atau Tindakan. Secara teks nampak tidak ada perubahan baru antara definisi Warga Masyarakat sebagaimana diatur dalam UU Administrasi Pemerintahan dengan kriteria KTUN sebagaimana diatur dalam UU No 51 tahun 2009 yakni keduanya menggunakan istilah ” seseorang atau badan hukum perdata”. Namun hilangnya redaksi ”Individual” baik dalam pasal 1 ayat 7 dan pasal 87 menunjukkan bahwa semangat KTUN yang dikehendaki oleh UU Administrasi Pemerintahan bukan semata-mata KTUN yang menunjukkan relasi sempit antara negara dengan privat seorang warga negara. UU Administrasi Pemerintahan memberikan kandungan makna yang lebih jauh bahwa meskipun KTUN itu secara teks terkait pada Individu tertentu, namun tetap KTUN itu secara universal berlaku bagi Warga Masyarakat secara keseluruhan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengumuman Pengadaan AC Standing

Pengumuman Pengadaan AC Standing

HIMBAUAN : Bagi para peserta/penyedia barang dan jasa yang mengikuti lelang di Unit Layanan Pengadaan ULP Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, agar mengabaikan perm[r]

1 Baca lebih lajut

Directory UMM :Data Elmu:jurnal:A:Applied Animal Behaviour Science:Vol67.Issue4.2000:

Directory UMM :Data Elmu:jurnal:A:Applied Animal Behaviour Science:Vol67.Issue4.2000:

sole haemorrhages Singh et al., 1993 . Therefore, it is likely that the susceptibility of a cow to lameness depends on how the social and physical environment influences the duration and location of lying and standing times. The aims of this study were to identify differences in the social behaviour of dairy cows, and to relate these differences to individual time budgets and the occurrence of clinical lameness.

7 Baca lebih lajut

Determining the Excitation Voltage of Axial Flux Wound Rotor Synchronous Generator

Determining the Excitation Voltage of Axial Flux Wound Rotor Synchronous Generator

As for the axial flux permanent magnet (PM) machines, they have a number of distinct advantages over radial flux machines (RFM). They can be designed to have a higher power-to- weight ratio resulting in less core material. Moreover, they have planar and easily adjustable air gaps. The noise and vibration levels are less than the conventional machines. Also, the direction of the main air gap flux can be varied and many discrete topologies can be derived. These benefits present the AFMs with certain advantages over conventional RFMs in various applications [1].
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

This page intentionally left blank

This page intentionally left blank

3. A high frequency (HF) radio receiver receives simultaneously two signals from a transmitter 400 km away, one by a path along the surface of the earth, and the other by reflection from a portion of the ionospheric layer situated at a height of 200 km. We assume that the earth is flat and the ionospheric layer acts as a perfect horizontal reflector, which is moving slowly in the vertical direction. When the frequency of the transmitted wave is 10 MHz, it is observed that the combined signal strength varies from maximum to minimum and back to maximum 6 times per minute. With what slow vertical speed is the ionospheric layer moving?
Baca lebih lanjut

395 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Komunikasi Pemasaran Magic Wave dalam Mendapatkan Pengiklan T1 362006025 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Komunikasi Pemasaran Magic Wave dalam Mendapatkan Pengiklan T1 362006025 BAB IV

juga bisa menjadi alat promosi pariwisata. Begitu juga halnya dengan media cetak surfing . Dimana bisa memberikan informasi tentang olahraga surfing di Bali yang bisa menarik wisatawan untuk datang ke Pulau Dewata ini. Selain itu media cetak juga bisa menjadi jembatan untuk para surfer lokal yang menekuni olahraga surfing. Dan tidak sedikit surfer lokal yang sudah bisa berkancah di kelas internasional. Media sendiri juga selalu barpartisipasi dalam kejuaraan surfing yang diadakan oleh brand-brand surfing di Bali. Dan tidak jarang peserta yang mengikuti kejuaraan surfing berasal dari berbagai macam negara. Disinilah media bisa memberikan kontribusinya dalam olahraga surfing. Memberikan informasi tentang keadaan ombak di Bali serta pantai-pantai yang bagus untuk surfing. Dan tidak lupa memuat feature para surfer lokal maupun non lokal. Serta media cetak bisa juga dijadikan sarana untuk para surfer non lokal yang ingin menikmati ombak di Bali dan mengenal para surfer lokal. Sampai saat ini sudah ada beberapa media cetak yang memfokuskan pada olahraga surfing . Dan hampir semuanya mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memajukan dunia surfing di Bali. Salah satunya tentu saja adalah media cetak iklan Magic Wave .
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

BAB I I III IV V VI

BAB I I III IV V VI

2. Pada saat upstroke dimana plunger bergerak naik ke atas sehingga posisi traveling valve semakin menjauh dari standing valve. Hal ini mengakibatkan tekanan di atas traveling valve semakin besar dan ball pada traveling valve akan terdorong ke bawah (traveling valve tertutup). Dengan demikian fluida tidak bisa keluar dari plunger dan ikut terangkat ke atas menuju tubing. Dikarenakan tekanan pada ruang antara traveling valve dan standing valve lebih kecil dibandingkan tekanan di bawah standing valve maka ball pada standing valve akan naik ke atas (standing valve terbuka) didorong oleh fluida yang ada di dalam sumur sehingga fluida tersebut mengisi ruang antara traveling valve dan standing valve.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

Show all 8917 documents...