Volume Penjualan

Top PDF Volume Penjualan:

EFEKTIVITAS VOLUME PENJUALAN SAYURAN HID

EFEKTIVITAS VOLUME PENJUALAN SAYURAN HID

Sehubungan dengan hal tersebut, maka kegiatan penelitian ini membahas tentang pengaruh strategi bauran pemasaran (Marketing Mix) terhadap efektivitas volume penjualan sayuran hidroponik. Seperti pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Batu adalah salah satu penghasil terbesar produk petanian yang mempunyai prospek cerah didalam unit usahanya. Maka perlu diadakannya pengkajian terhadap efektivitas volume penjualan yang berfungsi sebagai pedoman menggunakan variabel-variabel didalam pemasarannya, sehingga perusahaan dapat mengatur serta mengendalikan suatu kegiatan pemasaran tersebut secara optimal. Mengingat produk yang dihasilkan merupakan produk yang umur penggunaan relatif singkat, memiliki pangsa pasar yang luas, serta persaingan yang sangat ketat maka penentuan bauran pemasaran sangat berperan penting peranannya dalam peningkatkan volume penjualan produk sayuran hidroponik PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Batu.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP VOLUME PENJUALAN

PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP VOLUME PENJUALAN

5. Biaya kualitas berpengaruh negatif terhadap volume penjualan. Pengaruh ini mempunyai arti bahwa semakin menurun biaya kualitas akan menyebabkan peningkatan terhadap volume penjualan atau sebaliknya. Total biaya kualitas dari tahun ketahun pada umumnya mengalami penurunan. Komposisi masing- masing biaya kualitas yang ada diperusahaan sudah cukup baik, ditunjukkan dengan adanya peningkatan biaya pengendalian (biaya pencegahan dan biaya penilaian) yang diikuti dengan penurunan biaya kegagalan (biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal). Total biaya kualitas yang ada diperusahaan belum bisa dikatakan optimal karena persentase terhadap volume penjualan masih diatas 2,5 % walaupun tiap tahunnya persentase tersebut selalu menurun.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

PENGARUH PROMOSI PENJUALAN DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN JENANG   Pengaruh Promosi Penjualan Dan Periklanan Terhadap Volume Penjualan Jenang Pada Perusahaan Jenang Krasikan Kelapa Manis Di Sukoharjo.

PENGARUH PROMOSI PENJUALAN DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN JENANG Pengaruh Promosi Penjualan Dan Periklanan Terhadap Volume Penjualan Jenang Pada Perusahaan Jenang Krasikan Kelapa Manis Di Sukoharjo.

Dari kerangka pemikiran tersebut dapat dilihat bahwa besar kecilnya volume penjualan perusahaan sangat dipengaruhi oleh posisi perusahaan dalam persaingan. Maka di tengah-tengah perkembangan bisnis yang semakin kuat seorang manajer dituntut untuk mengambil suatu kebijaksanaan, yaitu sarana promosi yang dianggap tepat untuk meningkatkan volume penjualan. Dalam hal promosi yang digunakan adalah promosi penjualan dan periklanan. Dari keempat alat promosi tersebut dapat diketahui mana yang paling efektif dan dapat diketahui juga apakah dengan biaya promosi yang semakin besar dapat meningkatkan volume penjualan. Tentu saja volume penjualan yang besar akan memperkuat posisiperusahaan dalam persaingan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS TREND VOLUME PENJUALAN HANDPHONE SAMSUNG

ANALISIS TREND VOLUME PENJUALAN HANDPHONE SAMSUNG

Tahun 2012 samsung merilis berbagai handphone baru dengan OS yang lebih canggih dan fitur- fitur yang lebih canggih. Samsung mulai menggunakan OS terbaru yaitu Jelly Bean versi 4.1. Jelly Bean versi 4.1 memiliki fitur- fitur yang diperbaharui dalam sistem operasi ini antara lain, pencarian dengan menggunakan Voice Search yang lebih cepat, informasi cuaca, lalu lintas, hasil pertandingan olahraga yang cepat dan tepat, selain itu versi 4.1 ini juga mempunyai fitur keyboard virtual yang lebih baik. Permasalahan umum yang sering ditemui pengguna android adalah baterai, namun baterai dalam sistem Android Jelly Bean versi 4.1 ini cukup hemat. Tahun 2013 samsung merilis handphone dengan sistem operasi terbaru, yaitu versi 4.2. Android versi 4.2 ini merupakan versi terbaru dari versi versi Android sebelumnya. Jelly Bean V.4.2 diklaim lebih pintar dan inovatif dibandingkan dengan pendahulunya. Beberapa fitur yang diperbaharui dalam sistem operasi ini antara lain Notifications, Google Assistant, Face unlock dengan Liveness Check, Barrel Roll, Smart Widget, Google Now, Tehnologi Project Butter untuk meningkatkan responsifitas yang sangat baik, Sistem operasi yang cepat dan Ringan, Full Chrome browser menjejalah internet menggunakan Google Chrome seperti pada PC. Dengan fitur yang lebih canggih dari sebelumnya, Samsung ingin meningkatkan volume penjualan handphonnya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP LABA PERUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP LABA PERUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

Pabrik Getuk Marem Magelang adalah perusahaan produsen makanan. Dalam proses produksi maupun pemasarannya membutuhkan dana untuk membiayai seluruh aktivitas manajemennya. Biaya-biaya pemasaran seperti biaya promosi penjualan, biaya periklanan dan biaya personal selling menjadi hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan volume penjualan. Untuk itu, kali ini peneliti mengamati variabel biaya promosi yang merupakan salah satu variabel yang turut memberikan pengaruh dalam peningkatan volume penjualan di Pabrik Getuk Marem. Berdasarkan analisis deskriptif dapat dilihat bahwa terdapat nilai terendah (minimum) dan tertinggi (maksimum) biaya promosi.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

PENGARUH PERIKLANAN DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA  Pengaruh Periklanan Dan Promosi Penjualan Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Percetakan Widya Duta Di Surakarta.

PENGARUH PERIKLANAN DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA Pengaruh Periklanan Dan Promosi Penjualan Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Percetakan Widya Duta Di Surakarta.

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah perikalanan dan promosi penjualan berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan pada percetakan Widya Duta di Surakarta. 2) Faktor mana yang paling dominan antara periklanan dan promosi penjualan terhadap peningkatan volume penjualan pada percetakan Widya Duta di Surakarta.

Baca lebih lajut

PENGARUH PROMOSI PENJUALAN DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN JENANG   Pengaruh Promosi Penjualan Dan Periklanan Terhadap Volume Penjualan Jenang Pada Perusahaan Jenang Krasikan Kelapa Manis Di Sukoharjo.

PENGARUH PROMOSI PENJUALAN DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN JENANG Pengaruh Promosi Penjualan Dan Periklanan Terhadap Volume Penjualan Jenang Pada Perusahaan Jenang Krasikan Kelapa Manis Di Sukoharjo.

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis pengaruh promosi penjualan terhadap volume penjualan jenang krasikan pada perusahaan jenang kelapa manis di Sukoharjo. 2) Untuk menganalisis pengaruh periklanan berpengaruh terhadap volume penjualan jenang krasikan pada perusahaan jenang kepala manis di Sukoharjo. 3) Untuk menganalisis diantara promosi penjualan dan periklanan mana yang paling kuat pengaruhnya terhadap volume penjualan jenang krasikan pada perusahaan jenang kepala ma nis di Sukoharjo.

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Biaya Pemasaran dan Volume Penjualan terhadap Laba Bersih PT. "X".

Pengaruh Biaya Pemasaran dan Volume Penjualan terhadap Laba Bersih PT. "X".

syarat bagi pemenuhan tujuan perusahaan secara keseluruhan memperoleh laba.Dimana terdapat hubungan antara volume penjualan, biaya pemasaran, dan laba bersih.Manajer pemasaran harus dapat mengendalikan biaya pemasaran seefektif mungkin.Caranya adalah dengan melakukan perencanaan biaya yang baik dengan melakukan penyusunan anggaran pemasaran.Anggaran pemasaran dapat dijadikan pedoman agar setiap biaya pemasaran yang akan dikeluarkan dapat terjaga pada tingkat yang dianggarkan.Dalam kondisi bagaimanapun biaya pemasaran harus tercermin secara wajar. Perusahaan dapat mengetahui apakah biaya pemasaran yang dikeluarkan oleh perusahaan wajar atau tidak dengan cara melakukan analisis terhadap biaya pemasaran.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN SPEEDY

PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN SPEEDY

Pada era globalisasi seperti sekarang ini kerap kita temui masyarakat yang menjadikan internet sebagai salah satu komoditas utama dalam kehidupan mereka. PT Telekomunikasi Indonesia,Tbk. Witel Sumut Barat sebagai salah satu penyedia layanan internet mempunyai produk yang diberi nama Speedy yang merupakan layanan akses internet yang dapat menyalurkan data dan suara secara bersamaan dengan kecepatan tinggi. Persaingan antar Operator Telekomunikasi dalam penyediaan layanan Internet dewasa ini semakin tajam. PT Telekomunikasi Indonesia juga merasakan persaingan ini. Untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan baru serta mempertahankan pelanggan lama dan memperoleh tingkat penjualan serta keuntungan yang tinggi pada perusahaan, diperlukan adanya upaya untuk mengevaluasi biaya promosi, karena promosi merupakan faktor terpenting untuk mencapai volume penjualan perusahaan. Pada penelitian ini penulis menggunakan biaya promosi sebagai variabel independen yang akan diteliti bagaimana pengaruhnya terhadap volume penjualan sebagai variabel dependen.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pedoman Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik

Pedoman Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik

Dalam pengolahan survei volume penjualan komoditas spesifik, masing-masing komoditas diolah secara terpisah satu sama lain, sehingga diperoleh persentase volume penjualan per kualitas/merk dari setiap komoditas. Persentase volume penjualan atau bobot yang diperoleh selanjutnya akan digunakan sebagai timbangan. Di samping itu, kualitas/merk dari setiap komoditas yang diperoleh dari survei, akan dipantau harganya dalam survei harga konsumen secara rutin. Untuk melakukan pengolahan volume penjualan komoditas spesifik digunakan 3 (tiga) jenis lembar kerja (LK), yaitu LK-I, LK-II, dan LK-III.
Baca lebih lanjut

216 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PROMOTIONAL MIX  TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA   ANALISIS PENGARUH PROMOTIONAL MIX TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PT PABELAN SURAKARTA.

ANALISIS PENGARUH PROMOTIONAL MIX TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA ANALISIS PENGARUH PROMOTIONAL MIX TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PT PABELAN SURAKARTA.

Uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,985 atau sebesar 98,5%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 1,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel tersebut. Dengan menggunakan derajat keyakinan 95%, maka diperoleh nilai F tabel sebesar 3,41. Sedangkan nilai F hitung diketahui sebesar 207,337. Tampak nilai F-hitung (207,337) lebih besar dari F-tabel (3,41). Oleh karena itu nilai F-hitung lebih besar dari nilai F tabel, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen yang terdiri dari periklanan, promosi, personal selling dan publisitas berpengaruh terhadap volume penjualan di PT. Pabelan. Dengan hasil tersebut, maka penelitian ini cukup baik digunakan dan dipergunakan untuk penelitian berikutnya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PENENTUAN TINGKAT HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA  Pengaruh Penentuan Tingkat Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Perusahaan Batik Gemilang Etnik Nusantara Di Boyolali.

PENGARUH PENENTUAN TINGKAT HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA Pengaruh Penentuan Tingkat Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Perusahaan Batik Gemilang Etnik Nusantara Di Boyolali.

Penjualan merupakan kegiatan yang terpadu untuk mengembangkan rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pembeli, guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba. Penjualan merupakan sumber hidup suatu perusahaan, karena dari penjualan dapat memperoleh laba serta suatu usaha memikat konsumen yang diusahakan untuk mengetahui daya tarik mereka sehingga dapat mengetahui hasil suatu produk yang dihasilkan (Kotler,2003:457). Pada umumnya suatu perusahaan yang ingin mempercepat proses peningkatan volume penjualan akan melakukan kegiatan promosi melalui iklan, personal selling dan publisitas. Dalam meningkatkan penjualan perusahaan juga harus memperhatikan harga.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN   Pengaruh Promosi Terhadap Volume Penjualan Pada CV. Rown Division Surakarta.

PENGARUH PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN Pengaruh Promosi Terhadap Volume Penjualan Pada CV. Rown Division Surakarta.

Tujuan penelitian untuk mengetahui: Pengaruh biaya promosi yang terdiri dari biaya periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas terhadap peningkatan volume penjualan. Pengaruh promosi yang terdiri dari biaya periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas secara parsial terhadap peningkatan volume penjualan. Pengaruh promosi yang terdiri dari biaya periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas secara simultan terhadap peningkatan volume penjualan. Diantara variabel-variabel promosi, yang terdiri dari biaya periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas manakah yang berpengaruh dominan terhadap peningkatan volume penjualan pada CV. Rown Division. Penelitian dilakukan di CV. Rown Division Surakarta di Jl. Adi Soecipto No. 1 Manahan, Banjarsari. Data diperoleh data sekunder, ya itu data laporan keuangan bagian promosi periode tahun 2010. Sampel adalah data laporan keuangan yang berjumlah 12 data mulai Januari – Desember 2012. Metode analisis menggunakan: Uji regresi linear berganda, Uji hipotesis, yaitu uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan: Hasil uji regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien regresi positif, sehingga disimpulkan jika biaya periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas dinaikkan maka menaikkan volume penjualan. Hasil uji t menunjukkan: Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial biaya periklanan terhadap volume penjualan, dibuktikan nilai t hitung sebesar 3,003 dan signifikansi sebesar 0,020. Terdapat pengaruh yang
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGARUH VOLUME PENJUALAN MENTE DAN BIAY

PENGARUH VOLUME PENJUALAN MENTE DAN BIAY

memperoleh laba adalah tujuan utama dari setiap perusahaan. Soemarso (2002) memberikan pengertian mengenai laba adalah selisih lebih pendapatan atas biaya- biaya yang terjadi sehubungan dengan usaha untuk memperoleh pendapatan tersebut selama periode tertentu. Jadi, ada laba bila pendapatan lebih besar daripada biaya dari perusahaan, sedangkan menurut Henry Simamora (2000:25) mengartikan laba bersih bahwa, laba bersih adalah perbedaan antara pendapatan dengan beban, jikalau pendapatan melebihi beban maka hasilnya laba bersih. Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa laba bersih merupakan selisih lebih pendapatan atas biaya-biaya yang terjadi dalam satu periode tertentu. Salah satu sasaran penting bagi organisasi yang berorientasi pada profit orientied adalah menghasilkan laba. Oleh karena itu jumlah laba yang dihasilkan dapat dipakai sebagai salah satu alat ukur efektivitas, karena laba adalah selisih antara pandapatan dan pengeluaran. Laba merupakan keuntungan yang diterima perusahaan karena perusahaan telah melakukan pengorbanan untuk kepentingan pihak lain. Konsep laba terdiri dari beberapa macam bentuk atau jenis. Menurut Sofyan S Harahap (2007) terdapat bentuk atau jenis konsep laba diantaranya adalah konsep (1) laba akuntansi, merupakan perbedaan antara revenue yang direalisasikan yang timbul dari transaksi pada periode tertentu dihadapkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat periode tersebut, dimana konsep ini menyatakan lima sifat laba akuntansi diantaranya adalah sebagai berikut. (a) laba akuntansi didasarkan pada transaksi aktual yang dilakukan oleh sebuah perusahaan (terutama pendapatan yang timbul dari penjualan barang atau jasa dikurangi biaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut). (b) laba akuntansi didasarkan pada postulat periodik dan berhubungan dengan prestasi keuangan perusahaan selama periode tertentu. (c) laba akuntansi didasarkan pada prinsip pendapatan dan membutuhkan definisi, pengukuran dan pengakuan pendapatan. (d) laba akuntansi membutuhkan perhitungan terhadap biaya dalam bentuk biaya histories yang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE CVP (COST-VOLUME-PROFIT) SEBAGAI ALAT BANTU ANALISIS PERENCANAAN LABA DALAM MENCAPAI TARGET PERUSAHAAAN PADA UKM VINITO BROWNIS.

PENERAPAN METODE CVP (COST-VOLUME-PROFIT) SEBAGAI ALAT BANTU ANALISIS PERENCANAAN LABA DALAM MENCAPAI TARGET PERUSAHAAAN PADA UKM VINITO BROWNIS.

Penelitian ini mengambil studi kasus pada UKM Vinito Brownis dimana merupakan UKM yang bergerak dibidang makanan ringan khususnya brownis. Hasil produksi dari Vinito Brownis adalah brownis mesis, brownis keju serta brownis susu. UKM Vinito Brownis selama ini belum menerapkan analisa perhitungan biaya, volume dan laba. Hal ini menyebabkan perusahaan tidak mengetahui volume penjualan yang harus terjual agar perusahaan berada dalam titik impas maupun volume penjualan untuk mencapai target laba yang diinginkan oleh pihak UKM Vinito Brownis.Tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui berapa besar volume penjualan yang harus terpenuhi agar UKM Vinito Brownis mengalami keadaan Break Event Point, mengetahui perhitungan dan seberapa besar Margin of safety, Contibution Margin, serta laba maksimal yang dapat diperoleh UKM Vinito Brownis periode Mei – Oktober 2014. Hasil dari penelitian ini antara lain: Pada perhitungan margin kontribusi didapatkan angka sebesar Rp.164.772.150 dan memiliki rasio margin kontribusi sebesar 46,61 %. Margin of safety pada UKM Vinito Brownis adalah sebesar 76,24 %. Break even point atau titik impas untuk periode Mei – Oktober adalah sebesar Rp.83.969.839. Serta laba maksimal yang diperkirakan mampu diperoleh di periode Mei – Oktober 2014 yaitu sebesar Rp.182.265.995.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

(INA) Press Release AGMS PE 2015 FIN (2)

(INA) Press Release AGMS PE 2015 FIN (2)

4 adalah tahu ya g e a ta g, dita dai oleh ko petisi ya g se aki ketat serta prefere si konsumen yang berubah dengan cepat, terutama dalam segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT). Sampoerna mengalami penurunan volume penjualan segmen SKT sebesar 22,9% pada tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013. Meskipun dibandingkan dengan volume penjualan SKT Sampoerna yang sangat lemah pada kuartal pertama 2014, volume penjualan SKT pada kuartal pertama 2015 tetap menunjukkan tren penurunan sebesar 7,1% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun tahun sebelumnya. Namun, portofolio Sigaret Kretek Mesin (SKM) kami tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan peningkatan volu e sebesar 9% di tahu 4, ujar Paul Ja elle, Preside Direktur Sampoerna.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

TAP.COM -   ABSTRAK - JURNAL UMSU 473 540 1 PB

TAP.COM - ABSTRAK - JURNAL UMSU 473 540 1 PB

Pada dasarnya distribusi merupakan kegiatan penyampaian produk dari tangan produsen ke tangan konsumen atau pelanggan dalam kondisi baik, tepat waktu serta sesuai dengan keinginan pembeli. Proses pendistribusian dapat dilakukan secara langsung maupun melalui mata rantai distributor/perantara atau dapat dilakukan kedua-duanya. Proses pendistribusian ini tentu saja ada biaya yang harus dikeluarkan, seperti biaya distribusi, besar kecilnya biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan secara langsung akan berpengaruh terhadap harga jual dan akan berdampak pada volume penjualan. Permasalahan penelitian yang muncul: bagaimana saluran distribusi produk pada Sari Intan Manunggal Knitting dan berapa besar biaya distribusi memberikan pengaruh terhadap volume penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana saluran distribusi produk dan berapa biaya distribusi yang dikeluarkan oleh perusahaan serta berapa besar saluran distribusi dan biaya distribusi memberikan pengaruh terhadap volume penjualan. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan teknik studi dokumen biaya distribusi, kuesioner saluran distribusi dan volume penjualan serta wawancara kepada pihak terkait yaitu bagian pendistribusian dan bagian keuangan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II PROFIL PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk

BAB II PROFIL PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk

PT. HM Sampoerna adalah salah satu perusahaan yang memberikan pendapatan negara yang cukup besar melalui pembayaran pajak. Namun, tidak bisa dipungkiri persaiangan sangatlah ketat. Tahun 2014 adalah tahun yang menantang, ditandai oleh kompetisi yang semakin ketat serta preferensi konsumen yang berubah dengan cepat, terutama dalam segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT). Sampoerna mengalami penurunan volume penjualan segmen SKT sebesar 22,9% pada tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013. Meskipun dibandingkan dengan volume penjualan SKT Sampoerna yang sangat lemah pada kuartal pertama 2014, volume penjualan SKT pada kuartal pertama 2015 tetap menunjukkan tren penurunan sebesar 7,1% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun tahun sebelumnya. Namun, portofolio Sigaret Kretek Mesin (SKM) tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan peningkatan volume sebesar 9% di tahun 2014.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Siaran Pers HMSP   Kuartal Pertama 2015

Siaran Pers HMSP Kuartal Pertama 2015

JAKARTA, 22 April 2015 – PT HM Sampoerna Tbk. (IDX: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja perusahaan untuk kuartal pertama tahun 2015 yang menunjukkan penurunan yang berkelanjutan dalam segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT). Pangsa pasar SKT Sampoerna mengalami penurunan sebesar 1,4 poin menjadi 8,2 pada kuartal pertama tahun 2015 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014. Untuk referensi, Sampoerna mengalami penurunan volume penjualan segmen SKT sebesar 22,9% pada tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013. Meskipun dibandingkan dengan volume penjualan SKT Sampoerna yang sangat lemah di kuartal pertama 2014, volume penjualan SKT pada kuartal pertama 2015 tetap menunjukkan tren penurunan sebesar 7,1% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun tahun sebelumnya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT

Total pembelian pedagang pengumpul kecamatan adalah 3400 kg dengan nilai pembelian Rp 20.400.000,- dan volume penjualan sebanyak 3.350 kg dengan total nilai penjualan Rp 20.770.000,- untuk bawang umbi kering, sedangkan untuk bawang basah (sayur) volume pembelian sebanyak 30 kg (Rp.129.000,-) dengan nilai pengeluaran Rp. 135.000,-. Perbedaan volume pembelian dan volume penjualan pada pedagang pengumpul kecamatan disebabkan karena adanya kerusakan dan lain-lain selama pengangkutan, demikian pula halnya pada pedagang pengecer. Total pembelian dan penjualan dari pedagang pengumpul desa lebih besar dari pedagang pengumpul kecamatan, hal ini disebabkan karena pengumpul desa mempunyai kesempatan yang lebih banyak untuk membeli lansung setiap saat hasil panen petani dari pada pedagang pengumpul kecamatan. Disamping itu, para petani juga sudah terbiasa menjual bawang merahnya kepada pedagang pengumpul desa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...