waktu persalinan kala II

Top PDF waktu persalinan kala II:

1 HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN SENAM HAMIL DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA PRIMIPARA DI BPS WATI SUBAGYA MADUREJO SLEMAN TAHUN 2013 NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Keikutsertaan Senam Hamil Dengan Waktu Persalinan Kala II Pada Primipara Di BPS Wati Subagya Mad

1 HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN SENAM HAMIL DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA PRIMIPARA DI BPS WATI SUBAGYA MADUREJO SLEMAN TAHUN 2013 NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Keikutsertaan Senam Hamil Dengan Waktu Persalinan Kala II Pada Primipara Di BPS Wati Subagya Mad

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara keikutsertaan senam hamil dengan waktu persalinan kala II pada primipara,nilai Koefisien Korelasi menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Selain keikutsertaan senam hamil yang berpengaruh pada kekuatan ibu (power) dan otot dasar panggul, ada berbagai macam faktor yang mempengaruhi persalinan menurut Erawati (2008), yaitu meliputi: faktor janin / passenger (berat badan janin, plasenta dan air ketuban), faktor keadaan jalan lahir/passage (ukuran panggul, tulang – tulang panggul), faktor psikis (kecemasan, kelelahan, kehabisan tenaga, dan kekhawatiran), faktor penolong (ketrampilan memimpin persalinan).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

62 EFEKTIVITAS POSISI PERSALINAN DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA DI RSKBD PANTI NUGROHO PURBALINGGA

62 EFEKTIVITAS POSISI PERSALINAN DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA DI RSKBD PANTI NUGROHO PURBALINGGA

ABSTRAK: EFEKTIVITAS POSISI PERSALINAN DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA DI RSKBD PANTI NUGROHO PURBALINGGA. Ruptur perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan terjadi juga pada persalinan berikutnya. Semua laserasi perineum, kecuali yang sangat super fisial akan disertai perlukaan vagina bagian bawah dengan derajat yang bervariasi. Robekan yang semacam itu dapat mencapai kedalaman tertentu itu sehingga mengenai muskulus spinterani dan dapat meluas dalam dinding vagina dengan berbagai kedalaman. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya ruptur perineum antara lain: posisi tubuh, paritas, janin besar, ekstraksi vacum/forcep, cara meneran dan pimpinan persalinan yang salah. Tujuan: mengetahui efektifitas posisi persalinan dengan waktu persalinan kala II pada ibu bersalin primipara di RSU Panti Nugroho Purbalingga. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan secara cross sectional) dan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Dilakukan analisis data secara univariate dan bivariate menggunakan uji “t” 2n independent. Hasil penelitian: rata-rata responden yang bersalin dengan posisi litotomi waktu persalinan KALA II adalah 23, 33 menit, rata-rata responden yang bersalin dengan posisi dorsal recumbent waktu persalinan KALA II adalah 22,80 menit, nilai þ-value berdasarkan hasil perhitungan diatas sebesar 0,069. Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara posisi persalinan litotomi dan posisi dorsal recumbent pada ibu primipara dengan waktu persalinan KALA II.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAMA WAKTU PERSALINAN DI PUSKESMAS KLAMPOK 1 KABUPATEN BANJARNEGARA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAMA WAKTU PERSALINAN DI PUSKESMAS KLAMPOK 1 KABUPATEN BANJARNEGARA

kontrasi persalinan sejati ditandai oleh perubahan serviks yang progresif dan diahiri dengan pembukaan lengkap 10 cm (Varney, 2007:672). Proses ini terbagi dalam 2 fase yaitu kala I fase laten dan fase aktif Fase aktif adalah periode waktu dari awal kemajuan aktif pembukaan hingga pembukaan menjadi komplet dan mencakup fase transisi dari pembukaan 4-10 cm. Lama waktu normal Jika dilihat dari partograf fase aktif yang diawali dari pembukaan 4 cm sampai 10 cm normalnya adalah 6 jam. Hasil penelitian menunjukan rata-rata melewati garis waspada namun masih dalam area pengawasan hal ini bisa disebabkan beberapa faktor termasuk kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Lama waktu persalinan kala II didapatkan rata – rata 15 menit. Tahap ini berawal saat pembukaan serviks telah lengkap dan berakhir dengan keluarnya janin. Median lama waktunya adalah 50 menit untuk primipara dan 20 menit untuk multipara. Kala dua persalinan pada primipara dibatasi 2 jam dan multipara 1 jam. Aturan ini telah cukup banyak digunakan didunia obstetri Amerika yang menyatakan forsep biasanya di indikasikan apabila kala 2 berlangsung lebih dari 2 jam. Aturan ini berasal dari kekhawatiran terhadap kesehatan janin (Cunningham dkk, 2005). Lama waktu persalinan kala III didapatkan rata-rata membutuhkan waktu 10 menit. Kala III dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit (Saifudin, 2008).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

112 PENGARUH WAKTU PEMBERIAN OXYTOCIN DENGAN LAMA PENGELUARAN PLASENTA PADA KALA III PERSALINAN

112 PENGARUH WAKTU PEMBERIAN OXYTOCIN DENGAN LAMA PENGELUARAN PLASENTA PADA KALA III PERSALINAN

Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan study korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian adalah variable independen terdiri dari waktu pemberian oxytocin dalam satuan detik. Variabel dependen adalah lama pemgeluaran plasenta dalam satuan menit. Cara pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi. Populasi penelitian ini semua ibu bersalin pada periode bulan Desember di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampai kuota sampel terpenuhi. Kriteria sampel yang digunakan adalah ibu bersalin normal pervaginam tanpa pemberian uterotonika dalam bentuk apapun selain uterotonika yang diberikan pada kala III persalinan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

VINA EKA WULANDARI G2AOO9193 BABIIKTI

VINA EKA WULANDARI G2AOO9193 BABIIKTI

Penyebab preeklamsia belum dapat di ketahui secara pasti. Hanya saja dianggap sebagai penyempitan pembuluh darah secara umum sehingga menyebabkan plasentanya iskemik. 11 Preeklamsia dalam kehamilan adalah terjadinya hipertensi dimana tekanan darah 140/90 mmHg setelah kehamilan 20 minggu (akhir triwulan kedua sampai triwulan ketiga ) atau juga bisa terjadi lebih awal. Preeklamsia adalah kelainan yang dapat membahayakan nyawa ibu hamil,dimana terjadi saat masa hamil,persalinan,dan masa nifas. 11 Selain itu,preeklamsia di tandai dengan proteinuria,dan adanya edema, yang timbul karena kehamilan yang dapat menyebabkan kematian pada ibu dan janinnya. 9
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “D” GIP00000 DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI PMB ENDANG ERNAWATI, Amd.Keb DESA BANYUARANG KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “D” GIP00000 DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI PMB ENDANG ERNAWATI, Amd.Keb DESA BANYUARANG KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

(KEK) di PMB Endang Ernawati, Amd.Keb Banyuarang Ngoro Jombang. Hasil : asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny “D” selama kehamilan trimester II dan III dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), pada persalinan dengan persalinan secara normal spontan tidak ada penyulit, pada masa nifas dengan nifas normal, pada BBL dengan BBL Normal, pada masa neonatus dengan neonatus normal, dan menjadi akseptor baru KB suntik 3 bulan. Kesimpulan : dari asuhan kebidanan secara komprehensif ini adalah tidak adanya penyulit selama masa kehamilan, persalinan sampai dengan KB. Diharapkan para bidan dapat mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif yang sesuai dengan standar dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompetensi Bidan Di Desa Terhadap Pelayanan Persalinan Normal Ibu Di Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam   Tahun 2009

Pengaruh Kompetensi Bidan Di Desa Terhadap Pelayanan Persalinan Normal Ibu Di Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2009

Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues tahun 2008, yang merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi NAD, juga mencatat data pencapaian cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan masih sangat rendah yaitu sebesar 50,07 %, Hal ini menyebabkan masih tinggi nya AKI di kabupaten gayo Lues yaitu 3 per 1.000 kelahiran hidup atau setara dengan 300 per 100.000 kelahiran hidup secara nasional. Dari wawancara yang dilakukan dengan kepala Dinas Kesahatan kabupaten Gayo Lues dan survei awal penulis di empat puskesmas yaitu Puskesmas Perawatan Kota Blangkejeren, Puskesmas Cinta Maju, Puskesmas Blang Jerango, dan Puskesmas Rikit Gaib didapat kesimpulan sementara bahwa masih sangat buruknya pelayanan kebidanan yang diberikan oleh bidan di desa.
Baca lebih lanjut

133 Baca lebih lajut

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “L” KEHAMILAN NORMAL DENGAN FLOUR ALBUS DI PMB NUR HAYATI STr.Keb DESA JOGOROTO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG Wahyu FebriyantiHenny SulistyawatiPetrina Dwi Mardikawati ABSTRAK - ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PA

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “L” KEHAMILAN NORMAL DENGAN FLOUR ALBUS DI PMB NUR HAYATI STr.Keb DESA JOGOROTO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG Wahyu FebriyantiHenny SulistyawatiPetrina Dwi Mardikawati ABSTRAK - ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PA

terjadi akibat keputihan pada ibu hamil yang dibiarkan dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin dan abortus spontan, pada persalinan menyebabkan ketuban pecah dini dan infeksi korioamnionitis, pada masa nifas menyebabkan infeksi endometritis post partum, juga mengakibatkan bayi lahir prematur serta bayi lahir dengan BBLR. KB yang dianjurkan adalah KB hormonal (pil, suntik 1 dan 3 bulan) serta untuk pencegahan bisa dilakukan menggunakan kondom.

7 Baca lebih lajut

COMPREHENSIVE NURSING ASSISTANCE IN NY "S" WITH NORMAL PREGNANCY (BACK BELOW) IN PMB DYAH AYU TRI S AMD.Keb DESA DUKUHMOJO DUSUN NORTH KEMODO DISTRICT MOJOAGUNG JOMBANG DISTRICT ABSTRACT Premilinary: In pregnancy, the most common inconveniences are nausea

COMPREHENSIVE NURSING ASSISTANCE IN NY "S" WITH NORMAL PREGNANCY (BACK BELOW) IN PMB DYAH AYU TRI S AMD.Keb DESA DUKUHMOJO DUSUN NORTH KEMODO DISTRICT MOJOAGUNG JOMBANG DISTRICT ABSTRACT Premilinary: In pregnancy, the most common inconveniences are nausea

Berdasarkan fakta, persalinan kala II Ny ”S” berlangsung selama 40 menit, tidak ada penyulit selama proses persalinan. Menurut penulis hal ini fisiologis karena partograf tidak melewati garis waspada. Menurut penulis hal ini fisiologis karena partograf tidak melewati garis waspada. Hal ini sesuai dengan teori (Sulistiyowati 2013, 4) Kala II dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. c. Kala III

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Medis - Septi Herlina BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Medis - Septi Herlina BAB II

Banyak wanita mengalami lonjakan energy kurang lebih 24 sampai 48 jam sebelum awitan persalinan. Setelah beberapa hari dan minggu merasa letih secara fisik dan lelah karena hamil, mereka terjaga pada suatu hari dan menemukan diri mereka bertenaga penuh. Umumnya, para wanita ini merasa enerjik selama beberapa jam sehingga mereka semangat melakukan berbagai akktifitas yang sebelumnya tidak mampu mereka lakukan, tetapi saatini mereka merasa perlu melakukannya sebelum kedatangan bayi. Akibatnya, mereka memasuki masa persalinan dalam keadaan letih dan sering kali persalinan menjadi sulit dan lama.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

COMPREHENSIVE PRIVATE VOCATIONAL SCHOOL IN NY "E" WITH NORMAL PREGNANCY (BACK PAIN) IN BPM SUPIYAH, NGANJUK DISTRICT ABSTRACT Premilinary : In pregnancy there are often many changes, especially physical changes that

COMPREHENSIVE PRIVATE VOCATIONAL SCHOOL IN NY "E" WITH NORMAL PREGNANCY (BACK PAIN) IN BPM SUPIYAH, NGANJUK DISTRICT ABSTRACT Premilinary : In pregnancy there are often many changes, especially physical changes that

Pendahuluan : Dalam kehamilan sering terjadi banyak perubahan terutama perubahan fisik yang menjadikan rasa tidak nyaman pada ibu hamil salah satunya yaitu nyeri punggung. Nyeri punggung dalam kehamilan dapat memberikan pengaruh yang kurang baik bagi ibu maupun janin, baik dalam kehamilan , persalinan, bayi baru lahir, masa nifas ,Neonatus dan KB. Tujuan penelitian yaitu melakukan asuhan kehamilan trimester II dan III pada Ny”E” di BPM Supiyah , Amd.Keb Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Metode penelitian : memberikan asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin , nifas,BBL, neonatus dan KB dengan melakukan pendekatan menejemen kebidanan pada Ny ” E ” dengan nyeri punggung di BPM Supiyah, Amd.Keb Desa Ngrami Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Hasil Penelitian : asuhan kebidanan didapatkan secara komprehensif pada Ny ”E” selama kehamilan Trimester II dan III dengan nyeri punggung, pada persalinan dengan persalinan spontan tidak ada penyulit , pada BBL dengan bayi baru lahir normal , pada masa nifas dengan nifas normal, pada neonatus dengan neonatus normal dan menjadi akspektor baru KB Suntik 3 bulan. simpulan dari asuhan kebidanan secara komprehensif ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit dari mulai kehamilan, persalinan, nifas, BBL, neonatus dan KB . Kesimpulan : Disarankan kepada bidan bisa meningkatkan pelayanan kebidanan secara komprehensif dan melakukan deteksi dini bagi kesehatan ibu dan anak , melakukan penyuluhan dan mengevaluasi kembali tentang pentingnya ANC terpadu, tanda bahaya kehamilan dan tanda bahaya persalinan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “S “ DENGAN KEHAMILAN NORMAL (FLOUR ALBUS) DI PBM IZZA DESA BARENG KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “S “ DENGAN KEHAMILAN NORMAL (FLOUR ALBUS) DI PBM IZZA DESA BARENG KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

Pendahuluan : Kehamilan merupakan suatu yang fisiologis, namun sering kali terjadi keluhan yang mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti sakit pinggang dan punggung, sembelit, wasir, lemas, mimpi buruk, cemas, sakit kepala, merasa gemuk, insomnia (sulit tidur), pening, seperti akan pingsan, sesak nafas, mual dan muntah, nyeri sentuhan pada payudara, nyeri ulu hati, garis peregangan, kulit gatal, kontraksi palsu, pegal dan linu, sering berkemih, infeksi jamur, kram tungkai, nyeri pada betis, varises, tumit dan kaki bengkak. Tujuan : LTA ini adalah memberikan asuhan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, Neonatus, dan KB pada ibu dengan keluhan flour albus di PBM Izza Tri Rohmawati, SST Desa Pakel Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Metode : Asuhan dalam LTA ini adalah dengan wawancara, observasi, dan penatalaksanaan asuhan. Subyek dalam asuhan ini adalah Ny “S” G1P0A0 26 minggu kehamilan normal dengan flour albus, di PBM Izza Tri Rohmawati, SST Desa Pakel Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Hasil : asuhan kebidanan komprehensif pada Ny “S” selama kehamilan trimester II dan III dengan flour Albus, pada persalinan dengan persalinan secara normal, pada masa nifas dengan nifas normal, pada BBL dengan BBL normal, pada neonatus cukup bulan dan menjadi akseptor baru KB Suntik 3 bulan. Kesimpulan : asuhan kebidanan komprehensif ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit kehamilan, persalinan, nifas neonatus. Disarankan kepada bidan untuk lebih menekankan ASI Ekslusif selama 6 bulan pada bayi baru lahir dan memberikan konseling kepada semua ibu yang memiliki bayi tentang pentingnya ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi hingga usia 2 tahun.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Tabel 2 Distribusi Frekuensi Lama Persalinan ibu hamil primigrávida trimester III di BPS R Bukittinggi Tahun 2016

Tabel 2 Distribusi Frekuensi Lama Persalinan ibu hamil primigrávida trimester III di BPS R Bukittinggi Tahun 2016

Faktor psikis sangat menentukan keberhasilan persalinan. Rasa takut dan khawatir dapat menyebabkan rasa sakit pada waktu persalinan dan akan mengganggu jalan persalinan menjadi macet seperti sungsang, distosia bahu, perpanjangan kala H, his lemah, panggul sempit. Ibu akan menjadi lelah dan kekuatan hilang, untuk menghilangkan cemas harus ditanamkan keija sama pasien dengan penolong (dokter, bidan) dan diberikan konseling selama hamil dengan tujuan menghilangkan ketidak tahuan, latihan -latihan fisik, dan kejiwaan, mendidik' cara-cara perawatan bayi dan berdiskusi tentang peristiwa persalinan fisiologis (Mochtar, 2004).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH KARAKTERISTIK HIS DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI BPS SAHABAT PEREMPUAN GUNUNG ANYAR SURABAYA Fauziyatun Nisa’

PENGARUH KARAKTERISTIK HIS DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI BPS SAHABAT PEREMPUAN GUNUNG ANYAR SURABAYA Fauziyatun Nisa’

Kekuatan his menimbulkan putar paksi dalam, penurunan kepala atau bagian terendah, menekan serviks dimana terdapat fleksus frakenhauser, sehingga terjadi reflek meneran. Wanita merasa pula tekanan pada rektum dan hendak buang air besar. Kemudian perineum mulai menonjol dan menjadi lebar dengan anus membuka. Labia mulai membuka dan tidak lama kemudian kepala janin tampak dalam vulva pada waktu his. Bila dasar panggul sudah lebih berelaksasi, kepala janin tidak masuk lagi di luar his, dan dengan his dan kekuatan meneran maksimal kepala janin dilahirkan dengan suboksiput di bawah simpisis dan dahi, muka, dan dagu melewati perineum. Setelah istirahat sebentar, his mulai lagi untuk mengeluarkan badan, dan anggota bayi.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II PADA PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II PADA PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS

juga sebaliknya semakin rendah dukungan suami dalam menghadapi ibu hamil menjalani persalinan, maka akan semakin lama proses persalinan kala dua- nya. Hasil penelitian ini membuktikan kebenaran hipotesis yang dikemukakan pada bab sebelumnya, selain itu hasil penelitin ini juga memperkuat kerangka teori dan kerangka konsep penelitian, bahwa lama proses persalinan kala dua dapat dipengaruhi oleh dukungan suami. Hal ini dikarenakan salah satu prinsip dasar asuhan kasih sayang ibu adalah dengan mengikutsertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

APGAR SCORE BAYI BARU LAHIR (The first and the second stage duration of mother multipara’s delivery with newborn Apgar Score)

APGAR SCORE BAYI BARU LAHIR (The first and the second stage duration of mother multipara’s delivery with newborn Apgar Score)

berat, skor 4 sampai 6 menunjukkan kesulitan sedang, dan skor 7 sampai 10 menunjukkan bahwa tidak ada kesulitan dalam penyesuaian terhadap kehidupan ekstrauterin bayi. Apgar Score sangat dipengaruhi oleh derajat imaturitas fisiologis, infeksi, malformasi bawaan, sedasi atau analgesi ibunya, dan kelainan neuromuscular. 1,3 Bayi baru lahir merupakan bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat, pada usia kehamilan genap 37 minggu sampai dengan 42 minggu, dengan berat badan 2500- 4000 gram, nilai Apgar >7 dan tanpa cacat bawaan. 14,5 Ibu melahirkan yang mendapat massage selama kala I dan kala II dapat mengurangi rasa sakit karena berkurang produksi adrenalin dan noradrenalin dan meningkatkan endorfin dan oksitosin dan mengurangi durasi selama persalinan dengan meningkatkan kontraksi uterus. 16
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

LAPORAN DAN PENDAHULUAN DAN NIFAS

LAPORAN DAN PENDAHULUAN DAN NIFAS

Setelah persalinan dinding perut longgar karena diregang begitu lama, biasanya akan pulih dalam 6 minggu. Ligamen fascia dan diafragma pelvis yang meregang pada waktu partus setelah bayi lahir berangsur angsur mengecil dan pulih kembali.Tidak jarang uterus jatuh ke belakang menjadi retrofleksi karena ligamentum rotundum jadi kendor. Untuk memulihkan kembali sebaiknya dengan latihan-latihan pasca persalinan.

10 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Persalinan - Sri Purwaningsih BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Persalinan - Sri Purwaningsih BAB II

berikut. Posisi duduk atau setengah duduk dapat memberikan rasa nyaman dan memberi kemudahan baginya untuk istirahat diantara kontrasi. Keuntungan dari kedua posisi ini adalah gaya grafitasi untuk membantu ibu melahirkan bayinya. Posisi jongkok atau berdiri membantu mempercepat kemajuan kala II persalinan dan mengurangi rasa nyeri. Posisi merangkak atau berbaring miring ke kiri membuat ibu lebih nyaman dan efektif untuk meneran. Kedua posisi tersebut juga akan membantu perbaikan posisi oksiput yang melintang untuk berputar menjadi posisi oksiput anterior. Posisi merangkak seringkali membantu ibu mengurangi nyeri punggung saat persalinan. Posisi berbaring miring ke kiri memudahkan ibu untuk beristirahat diantara kontraksi jika ia mengalami kelelahan dan juga dapat mengurangi resiko terjadinya ruptur perineum.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BACA DULU  cara membuka KTI Skripsi kode036

BACA DULU cara membuka KTI Skripsi kode036

Yang terpenting adalah anda bisa menguasai isi KTI Skripsi karena anda tidak merasa dikejar deadline akan penyusunan, pengetikan, pemikiran di dalam pembuatan KTI Skripsi.[r]

3 Baca lebih lajut

Askep Pada Pasien dengan Ketuban Pecah D

Askep Pada Pasien dengan Ketuban Pecah D

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan masalah penting dalam obstetri berkaitan dengan penyulit kelahiran prematur terjadinya infeksi korioamnionitis sampai sepsis, yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas perinatal dan menyebabkan infeksi pada ibu. Ketuban pecah dini (KPD) didefinisikan sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. Hal ini dapat terjadi pada akhir kehamilan maupun jauh sebelum waktunya melahirkan, pada keadaan normal 8- 10% perempuan hamil aterm akan mengalami ketuban pecah dini (Prawirohardjo, 2008).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects