WAYANG RUMPUT

Top PDF WAYANG RUMPUT:

WAYANG RUMPUT (WAYANG SUKET) : Studi Visual Wayang Rumput.

WAYANG RUMPUT (WAYANG SUKET) : Studi Visual Wayang Rumput.

Pendekatan studi pustaka sangat umum dilakukan dalam penelitian karena peneliti tidak perlu mencari data dengan sepenuhnya terjun langsung ke lapangan melainkan cukup mengumpulkan dan menganalisis data yang tersedia dalam pustaka. Hasil penelitian berupa skripsi juga dapat dijadikan sebagai acuan dalam mendukung untuk menganalisis masalah dalam sebuah penulisan. Beberapa sumber yang telah peneliti baca dan pelajari selama proses penulisan skripsi ini yaitu berupa buku mengenai teori seni pertunjukan, teori fungsi seni pertunjukan, teori tentang wayang, teori tentang Wayang Rumput (Wayang Suket), serta teori mengenai metode yang menunjang dalam penelitian dan penulisan. Artikel dan tulisan-tulisan dari internet yang dianggap mendukung terhadap teori, skripsi terdahulu tentang wayang sebagai sumber primer, dirasa sangat membantu dalam menambah dan melengkapi materi yang dibutuhkan dalam mendukung penelitian ini.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Hari Wayang 2016 “Wayang Cermin Kehidupan” | ISI Solo

Hari Wayang 2016 “Wayang Cermin Kehidupan” | ISI Solo

Kegiatan ini akan mempertemukan para kreator, kolektor, dan perajin berbagai macam wayang dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta dapat memamerkan berbagai koleksinya: wayang kulit, wayang bèbèr, wayang golèk, wayang klithik, wayang kaca, wayang kertas, wayang plastik, wayang rumput, batik wayang, dan sebagainya.

2 Baca lebih lajut

s sdt 0802981 table of content

s sdt 0802981 table of content

Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkat bimbingan dan petunjuk-Nya, penulis dapat menyelesaikan salah satu tugas yang menjadi syarat dalam memenuhi dan menyelesaikan Studi Strata I (S1) pada Jurusan Pendidikan Seni Rupa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berupa pembuatan skripsi dengan judul “WAYANG RUMPUT ( WAYANG SUKET) (Studi Visual Wayang Rumput)” .

19 Baca lebih lajut

s sdt 0802981 bibiography

s sdt 0802981 bibiography

140 Fitriani Dewi Pramesti, 2012 Wayang Rumput Wayang Suket Universitas Pendidikan Indonesia | Repository.Upi.Edu wayangprabu.com diakses pada tanggal 18 September 2012 scorpionzcio[r]

3 Baca lebih lajut

s sdt 0802981 chapter3(1)

s sdt 0802981 chapter3(1)

Pendekatan studi pustaka sangat umum dilakukan dalam penelitian karena peneliti tidak perlu mencari data dengan sepenuhnya terjun langsung ke lapangan melainkan cukup mengumpulkan dan menganalisis data yang tersedia dalam pustaka. Hasil penelitian berupa skripsi juga dapat dijadikan sebagai acuan dalam mendukung untuk menganalisis masalah dalam sebuah penulisan. Beberapa sumber yang telah peneliti baca dan pelajari selama proses penulisan skripsi ini yaitu berupa buku mengenai teori seni pertunjukan, teori fungsi seni pertunjukan, teori tentang wayang, teori tentang Wayang Rumput (Wayang Suket), serta teori mengenai metode yang menunjang dalam penelitian dan penulisan. Artikel dan tulisan-tulisan dari internet yang dianggap mendukung terhadap teori, skripsi terdahulu tentang wayang sebagai sumber primer, dirasa sangat membantu dalam menambah dan melengkapi materi yang dibutuhkan dalam mendukung penelitian ini.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

s sdt 0802981 chapter5

s sdt 0802981 chapter5

dililit dan diikat. Namun seiring dengan perkembangan zaman, maka teknik yang digunakan dalam membuat Wayang Rumput (Wayang Suket) semakin rumit, hal ini dikarenakan bentuk dari Wayang Suket itu sendiri yang kini semakin beragam bentuknya. Dikarenakan dalam sebuah Wayang Rumput (Wayang Suket) terdapat bahan, teknik pembuatan, dan memiliki nilai fungsi maka Wayang Rumput (Wayang Suket) dapat dikategorikan ke dalam seni kriya.

5 Baca lebih lajut

SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK WAYANG WAH (1)

SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK WAYANG WAH (1)

Pergelaran Wayang Wahyu adalah proses tranformasi nilai yang menitikberatkan pada substansi dogmatis lewat media adaptif sebagai strategi alternatif dalam fenomena komunal; di mana nilai-nilai tersebut diterjemahkan dalam bahasa panggung lewat konflik kontemplatif. Wayang Wahyu mencoba membabarkan nilai-nilai moralitas kemanusia- an, etika dogmatis, antara kesesatan dan kebenaran religiusitas, spirituali- tas, keimanan, ritual psikologis, cinta kasih dan ketuhanan. Pementasan lakon Wayang Wahyu adalah pemaparan dan perenungan kembali tentang kebenaran hakiki dari kisah/sejarah masa lalu yang dipilih Tuhan un- tuk menjadi cermin dan bahan pendidikan untuk umat manusia sepanjang zaman. Oleh karena itu lakon-lakonnya tidak mengikuti hasrat dramatis penontonnya, melainkan mengusung nilai-nilai filsafat religius yang ber- muatan kontemplatif untuk membuka kesadaran moralitas beragama se- bagai bagian dari pendalaman iman.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERANAN PRODUSER TERHADAP PRODUKSI PROGRAM DOKUMENTER “BUDAYA SEMATA WAYANG”.

PERANAN PRODUSER TERHADAP PRODUKSI PROGRAM DOKUMENTER “BUDAYA SEMATA WAYANG”.

mendengar istilah wayang golek, wayang kulit atau wayang orang. Tetapi bagaimana dengan istilah yang satu ini, yakni “Wayang Onthel”. Wayang karya para seniman muda asal Magelang ini merupakan suatu karya yang cukup unik dan langka serta satu-satunya di Indonesia, bahkan dunia. Karena bahan – bahan yang di gunakan terbuat dari onderdil sepeda onthel. Tidak hanya itu, alat musiknya pun juga terbuat dari bagian – bagian sepeda kuno, seperti kunci ring, kunci pas, bel sepeda, hingga jari – jari roda, yang dapat memberikan kombinasi musik yang menarik dan enak di dengar. Cerita yang diangkat pun mengenai kehidupan sehari – hari, dengan tujuan menyampaikan pesan moral yang edukatif lewat hiburan rakyat
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

4196-KST-Seni Pedalangan Bali (1)

4196-KST-Seni Pedalangan Bali (1)

Standar Kompetensi Lulusan Kemampuan yang Diuji 1 Mendeskripsikan sejarah wayang Menjelaskan asal-usul wayang Menjelaskan bentuk-bentuk wayang Menjelaskan fungsi wayang Membedakan sifa[r]

2 Baca lebih lajut

PUPPET SKIN GLOW IN THE DARK

PUPPET SKIN GLOW IN THE DARK

Sesuai dengan konsep yang peneliti sebutkan di awal pembahasan, yaitu tentang bagaimana menciptakan “wayang yang diremajakan” dengan konsep seni revitalisasi tradisi. Wayang Glow In The Dark (GID) adalah wayang kreasi/ kontemporer berbasis rupa Wayang Purwa sebagai bentuk wayang tradisi yang vital, dengan perwujudan visual yang disesuaikan dengan sisi kemodernan yang terletak pada inovasi material dasar serta sunggingan/ pewarnaan. Wayang glow in the dark, merupakan bentuk pengadopsian dari wayang purwa kulit. Elemen seni rupa pada wayang purwa tidak dihilangkan sama sekali, hanya saja material dasarnya yang kemudian peneliti sesuaikan dengan “dampak” perkembangan yang ada. Botol plastik sebagai kemasan yang dominan, tidak menguntungkan apa-apa jika isi dari kemasan itu habis, hanya menjadi “penghuni” tempat sampah non -organik yang berada di pinggir jalan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

teks eksposisi bahasa Jawa

teks eksposisi bahasa Jawa

Miturut penuturan lan data saking dinas pariwisata Kotamadya Dati II Surakarta, wayang wong ana utawa lair ing abad XVIII. Diciptaken menika Mangkunegara I ingkang kadosipun dipunilhami saking seni drama saking negeri kilen utawa Eropa. Wiwitan pementasan wayang wing dipungelar ing Surakarta lajeng dipungelar ing Yogyakarta. Wekdal ing sasu April 1868 yaiku Mangkunegara IV ngawontenaken acara khitan putranipun. Ingkang taun 1899, Pakubuwana X mbangun taman Sriwedari wonteng ing peresmianipun ngawontenaken pagelaran keseniang wayang wong. Kang ditonton kaliyan warga sekitar.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Wayang Potehi ke Wayang Thithi Ngesti

Wayang Potehi ke Wayang Thithi Ngesti

Pertunjukan wayang Potehi tidak memakan tempat seperti pada wayang kulit yang memerlukan alat musik (gamelan) serta pengiringnya yang banyak. Wayang Potehi hanya memerlukan tempat seluas 3x4 meter setinggi kurang lebih 1,5 meter. Satu pertunjukan hanya melibatkan 5 orang , yaitu satu orang dalang dibantu satu orang asisten dalang dan 3 orang musisi pengiring karena alat musiknya sangat sederhana yaitu gembreng besar (Toa Lo), rebab (Hian Na), kayu (Piak Ko), suling (Bien Siauw), gembreng kecil (Siauw Loo), gendang (Tong Ko), selompret (Thua Jwee). Meskipun alat musiknya ada 7 jenis tetapi pemain musiknya cukup 3 orang karena satu orang dapat memainkan 2 atau 3 alat musik . Wayang Potehi muncul lebih dahulu sebelum adanya wayang kulit Cina- Jawa (wayang thithi). Ceriteranya berasal dari mitos-mitos, legenda seperti Sam Kok, San Pek Eng Tay, Li Si Bin. Bahasa yang dipergunakan pada Wayang Potehi adalah bahasa Melayu sedangkan Wayang Kulit Cina-Jawa( wayang thithi) menggunakan bahasa Jawa. Cerita-cerita lain yang sangat terkenal pada pada tahun 1960 an seperti: Sin Jin Kwie, Hong Kian Cun Ciu, Cun Hun Cauw Kok, Poei Sie Giok, Loo Thong Sauw Pak yang mirip dengan lakon-lakon ketoprak 12 yang dipentaskan oleh kelompok ketoprak Cokrojiyo. Pada tahun 1960 an di Semarang sering digelar ketoprak yang mengambil ceritera dari Cina seperti San Pek Eng Tay. Pada waktu itu di Semarang pernah dipentaskan di Tegalwareng (dulu Bon-bin). Tokoh-tokoh di dalam cerita asli Cina, disadur / diterjemahkan pada lakon ketoprak seperti tokoh Lie Sie Bien dalam ceritera ketoprak menjadi Prabu Lisan Puro, sedangkan tokoh Sie Jin Kwie menjadi Joko Sudiro. Kerajaan Thai Toy Tong menjadi kerajaan Tanjung Anom, pangeran Thia Kauw Kiem menjadi Pangeran Dono Wilopo. Jenderal Ut Thi Kyong menjadi Jenderal Utoro. 13
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Asal Muasal Wayang kali (1)

Asal Muasal Wayang kali (1)

Wayang Golek adalah suatu seni tradisional sunda pertunjukan wayang yang terbuat dari boneka kayu, yang terutama sangat populer di wilayah Tanah Pasundan, Daerah penyebarannya terbentang luas dari Cirebon di sebelah timur sampai wilayah Banten di sebelah barat, bahkan di daerah Jawa Tengah yang berbatasan dengan Jawa Barat sering pula dipertunjukkan pergelaran Wayang Golek.

2 Baca lebih lajut

BIOLOGI NAMA ILMIAH HEWAN DAN TUMBUHAN SMA

BIOLOGI NAMA ILMIAH HEWAN DAN TUMBUHAN SMA

713.rumput australi = Paspalum dilatatum 714.rumput awis = Thysanolaena latifolia 715.rumput bahia = Paspalum notatum 716.rumput bambu = Arundinaria pusilla 717.Rumput bambu = Pogonathe[r]

58 Baca lebih lajut

Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Secara in vitro Beberapa Rumput Pakan Akibat Perlakuan Kolkisin. - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Secara in vitro Beberapa Rumput Pakan Akibat Perlakuan Kolkisin. - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kesimpulan yang dapat diambil yaitu rumput pakan yang memperoleh perlakuan kolkisin memiliki kecernaan bahan kering dan bahan organik yang sama dengan rumput pakan tanpa perlakuan kolkisin. Perbedaan jenis rumput akan mempengaruhi tingkat kecernaan bahan kering dan bahan organik, tetapi perbedaan jumlah kromosom pada tiap jenis rumput belum menjamin tingkat kecernaan yang berbeda pula. Rumput Raja memiliki tingkat kecernaan bahan kering dan bahan organik yang lebih tinggi dibanding jenis rumput lainnya.

1 Baca lebih lajut

4196-KSP-Seni Pedalangan Bali

4196-KSP-Seni Pedalangan Bali

Standar Kompetensi Lulusan Kemampuan yang Diuji 1 Melakukan gerak wayang Melakukan teknik memegang wayang Melakukan gerak wayang perang Melakukan gerak wayang menari Melakukan penataan[r]

1 Baca lebih lajut

4169-KST-Seni Pedalangan Yogyakarta

4169-KST-Seni Pedalangan Yogyakarta

2 Menjelaskan pengetahuan wayang Menjelaskan keragaman wayang Menjelaskan jenis-jenis wayang Menjelaskan unsur-unsur garap Pedalangan 3 Menerapkan tehnik gerak wayang Menjelaskan teknik[r]

2 Baca lebih lajut

BAB I  MUSEUM WAYANG KULIT DI YOGYAKARTA.

BAB I MUSEUM WAYANG KULIT DI YOGYAKARTA.

Citra bentuk ruang luar pada rancangan Museum Wayang Kulit akan diambil dari metafora bentuk alat pagelaran Wayang Kulit. Hal ini juga diterapkan Milwaukee Museum of Art yang dibangun Calatrava di Amerika. Dibangun diatas tepi kanan danau Michigan dengan penempatan menghadap danau. Bangunannya merupakan ide bentuk dari gambaran sayap burung dan sebuah jembatan pejalan kaki dengan suatu tiang kapal yang memancang diilhami oleh bentuk perahu layar

12 Baca lebih lajut

Show all 3438 documents...