Wireless Distribution System (WDS)

Top PDF Wireless Distribution System (WDS):

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Quality of Service pada Transfer Data Audio dan Video Melalui WDS (Wireless Distribution System)

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Quality of Service pada Transfer Data Audio dan Video Melalui WDS (Wireless Distribution System)

Wireless is a technology that enables to connect internet without cable. The development of wireless with Wireless Distribution System (WDS) often used because of its effectiveness and flexibility in the development of network coverage. It is done because of the more of wireless device that is used by society. The audio and video streaming activity through wireless network is popular and done of many internet user nowadays, but it has not been in line with the limitation and the expensive of the internet packet data (bandwidth). The implementation of management bandwidth can be suitable solution to solve it. The result of this result is the rising of Quality of Service (QoS) in the Wireless Distribution System (WDS) network as the media of streaming audio and video transmission that is done locally and in a public. Beside that, the use of Wireless Distribution System (WDS) network also have lower ability than conventional wireless in audio and video streaming activity.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI INTERNAL WIRELESS ROAMING MENGGUNAKAN MIKROTIK WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) PADA STMIK LOMBOK

IMPLEMENTASI INTERNAL WIRELESS ROAMING MENGGUNAKAN MIKROTIK WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) PADA STMIK LOMBOK

4. Mikrotik Wireless Distribution System WDS (Wireless Distribution System) adalah sistem yang memungkinkan interkoneksi antar access point. Sistem ini digunakan untuk memperluas jangkauan area wireless, dengan menggunakan beberapa perangkat access point yang menjadi satu kesatuan, tanpa membangun backbone jaringan. Syarat dalam membangun jaringan WDS adalah access point harus menggunakan Band, Frequency, dan SSID yang sama. Konsep WDS adalah dengan mengkonfigurasi access point dengan WDS, maka apabila user_laptop berpindah dari satu area access point ke area access point lainnya, maka user seakan-akan tetap berada di area yang sama.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

TA : Analisis Unjuk Kerja Wireless Distribution System Pada Jaringan Berbasis Mikrotik.

TA : Analisis Unjuk Kerja Wireless Distribution System Pada Jaringan Berbasis Mikrotik.

Penggunaan Wi-Fi memudahkan dalam mengakses jaringan dari pada menggunakan kabel. Ketika menggunakan WiFi, pengguna dapat berpindah- pindah tempat. Meskipun demikian, Wi-Fi mempunyai batas area jangkauan yang dinamakan hotspot. Batas hotspot ditentukan oleh frekuensi, kekuatan pancar antena pemancar dan penghalang. Agar jangkauan Wi-Fi dapat lebih luas, ada beberapa cara yang dapat digunakan salah satunya dengan menggunakan repeater. Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk meneruskan sinyal Wi-Fi dari akses poin utama agar jangkauan Wi-Fi dapat bertambah luas. Mode repeater mempunyai beberapa jenis seperti wireless distribution system (WDS) repeater. WDS merupakan sistem untuk mengembangkan jaringan internet nirkabel tanpa harus menggunakan kabel sebagai backbone untuk access point (AP) melainkan memanfaatkan jalur nirkabel dari AP tersebut (Wijaya, 2014).
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Implementasi Jaringan WDS (Wireless Distribution System) pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Boyolali

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Implementasi Jaringan WDS (Wireless Distribution System) pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Boyolali

฀aringan nirkabel saat ini merupakan jaringan yang paling banyak digemari oleh para pengguna. ฀aringan ini bersifat praktis dan fleksibel sehingga jaringan ini memudahkan para pengguna untuk koneksi internet tanpa menggunakan kabel. Namun beberapa kompleks perkantoran menggunakan jaringan nirkabel ini untuk mendukung jaringan kabel yang sudah ada, dan implementasinya masih menggunakan jaringan kabel yang menjadi backbone dari access point agar klien seperti laptop atau PC dapat terkoneksi internet. Koneksi dengan klien menjadi sukar apabila jaringan dengan kabel diterapkan dilokasi yang tidak mungkin untuk memasang kabel jaringan dan peremajaan kabel. Solusi dari permasalahan tersebut ialah mengimplementasikan Wireless Distribution System (WDS) pada perangkat keras access point Linksys WRT54GL dengan memodifikasi firmware menjadi firmware DD-WRT karena access point ini tidak memiliki fitur WDS. WDS adalah jaringan nirkabel yang dikembangkan menggunakan beberapa access point tanpa harus memerlukan backbone jaringan kabel untuk menghubungkan perangkat – perangkat jaringan komputer. Untuk mengetahui performansi jaringan WDS perlu dilakukan pengukuran. Parameter – parameter yang digunakan dalam melakukan pengukuran adalah throughput, jitter, dan bandwidth.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM PADA LAYANAN VIDEO CONFERENCE IMPLEMENTATION AND ANALYSIS WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM IN THE SERVICE OF VIDEO CONFERENCE

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM PADA LAYANAN VIDEO CONFERENCE IMPLEMENTATION AND ANALYSIS WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM IN THE SERVICE OF VIDEO CONFERENCE

Distribution System. Wireless Distribution System adalah sebuah sistem untuk memperluas jangkauan jaringan wireless dengan menggunakan dua atau lebih Access Point. Dengan teknik WDS ini, penggunaan kabel sebagai backbone jaringan tidak dibutuhkan, sehingga lebih mudah, murah, dan efisien untuk instalasinya. Access Point tersebut bisa berupa main, relay, atau remote base station. Teknik ini memungkinkan jika client ingin berpindah tempat dalam mengikuti seminar yang di adakan di Universitas Telkom selama di tempat tersebut terdapat Access Point yang sudah di masukan metode WDS. Dengan WDS juga memungkinkan audience yang dapat mengikuti seminar akan lebih banyak. Dalam hal lain juga dengan penerapan metode ini kita tidak harus perlu memperhatikan kabel LAN agar tersambung dengan server yang digunakan untuk melakukan seminar
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan dan Analisis QoS pada Jaringan Hotspot Menggunakan Wireless Distribution System

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perancangan dan Analisis QoS pada Jaringan Hotspot Menggunakan Wireless Distribution System

Wireless networking is an alternative way in developing an effective computer network. Lately, almost all public places, such as park, cafe and offices have provided hotspot facility. Beside, several institutions use wireless networking to support the existing wiring. Wiring matter can be an essential problem for unreacheable location. Implementing Wireless Distribution System (WDS) in access point devices is an alternative solution to solve the problem. WDS is a technology to develop wireless networking without any wire as a backbone to each access point instead, it uses the wireless lane from the access point. The Quality of Servive (QoS) analysis in WDS technology is used to know whether the quality of service is good or not compared with those which is not using WDS.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) PADA HOTSPOT (STUDI KASUS : SMK NEGERI ENDARI) | Haerudin | semanTIK 1 PB

IMPLEMENTASI WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) PADA HOTSPOT (STUDI KASUS : SMK NEGERI ENDARI) | Haerudin | semanTIK 1 PB

Setelah melakukan penelitian jangkauan jaringan access point utama menggunakan aplikasi Android Wifi Analyzer terlihat jangkauan jaringannya hanya sedikit mengakses ruangan dewan guru dan bahkan ada beberapa ruangan yang blank hostpot seperti ruangan OSIS. Dalam project tugas akhir ini dalam implementasinya penulis mengutamakan ruangan dewan guru agar bisa terkoneksi jaringan internet secara full. Dengan kondisi ruangan guru yang tidak memunkinkan untuk menarik kabel dari router yang berada di ruangan laboratorum komputer 3 (tiga) karena jarak yang jauh dan melewati lapangan upacara, maka metode wireless distribution system merupakan solusi dari masalah jaringan internet yang ada di SMK Negeri 1 Kendari khususnya dalam ruangan dewan guru.Untuk penerapan jaringan wireless distribution system (WDS) ini, access point repeater WDS yang sudah disetting diletakan dalam ruangan dewan guru.Ruang guru SMKN 1 Kendari ditunjukkan oleh Gambar 7.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PAPAN INFORMASI DIGITAL BERBASIS RASPBERRY PI MENGGUNAKAN JARINGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM

PAPAN INFORMASI DIGITAL BERBASIS RASPBERRY PI MENGGUNAKAN JARINGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM

Perkembangan papan informasi digital cukup beragam, hal ini terlihat dari banyaknya penelitian yang memberikan solusi dan pilihan sesuai kebutuhan. Beberapa penelitian terbaru menjadi latarbelakang penelitan yang kami lakukan. Pada paper K. Siddharthraju dan D. Dhivya[3] melakukan perancangan dan implementasi Wireless Interaktif Display menggunakan Raspberry pi yang berfokus pada lingkungan perguruan tinggi namun dapat dirancang untuk kebutuhan industri. Sistem distribusi informasi yang diusulkan menerima informasi dan mentransmisikannya melalui USB WIFI dongle ke papan tampilan TFT oleh web hosting. Raspberry pi mengoperasikan dan mengendalikan layar TFT untuk interaksi dan pemutaran berita langsung. Kemudian penelitian oleh A. Jyoti S, B. Vedika, dkk [1] membuat sistem yang memungkinkan orang mengirim pemberitahuan nirkabel di papan pengumuman menggunakan bluetooth dengan smart phone dan pengguna mendapatkan pemberitahuan otomatis menggunakan parse cloud. Pengoperasiannya didasarkan pada mikrokontroler ATMEGA 328P yang diprogram dalam bahasa C. Lalu pada penelitian lainnya yang dilakukan oleh R. Panuntun, A.F. Rochim dan K.T. Martono [4], mengimplementasikan komputer mini raspberry-pi sebagai perangkat digital signage yang menghasilkan papan informasi digital berbasis web yang hemat energi dan efisien. Solusi lainnya juga dikemukakan oleh V.B. Jadhav dkk [5] yang mengajukan pemberitahuan dari jarak jauh kepada digital monitor dari aplikasi android berdasarkan kartu Raspberry pi. Wi-Fi digunakan untuk transmisi Data. Dari penelitian diatas belum ada yang mengembangkannya menggunakan teknologi wireless distribution system (WDS).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS UNJUK KERJA JARINGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS)

ANALISIS UNJUK KERJA JARINGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS)

Berdasarkan hasil pengukuran jarak 15 meter, 25 meter, dan 35 meter yang telah dilakukan, besarnya rata-rata throughput jaringan wireless distribution system di Rumah Sakit Grhasia pada saat pengujian download dapat digambarkan seperti Gambar 4.1. Jarak keseluruhan throughput yang dihasilkan pada jarak 15 meter lebih besar dari pada saat pengujian jaringan WDS Grhasia WAN pada jarak 25 meter dan 35 meter. Jarak yang semakin jauh menyebabkan luas cakupan signal menjadi lemah dan terbagi dengan jumlah pengguna yang lain, sehingga pengguna pada jarak yang jauh throughput menjadi kecil. Tabel 4.1 menunjukkan rata-rata data pengukuran throughput download file 1024 KB, 3072 KB, 5120 KB, dan 6144 KB yang dilakukan selama lima hari.
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Fault Management Menggunakan Open Network Management System (OPENNMS) pada Wireless Distribution System (WDS)

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Fault Management Menggunakan Open Network Management System (OPENNMS) pada Wireless Distribution System (WDS)

Wireless Distribution System (WDS) is a new technology that is now developing because this technology is very flexible and become a solution for technology of Wired LAN, problems therefore WDS network that is for sending and receiving radio signal will stay away from trouble. It will avoid loss connection towards the access point in WDS network. In order to solve the problem towards WDS network, then it is applied fault management system to find out mistakes or errors in WDS network. OpenNMS is a Network Monitoring System Open Source application that can be modified to apply the standard of Fault Management in the network. According to the result of the research using OpenNMS Software in WDS network, it can be concluded that OpenNMS is able to apply Fault Management in the WDS network. The research result from OpenNMS in the notification and management error in WDS network receive notification if there is a network equipment that is getting down. Therefore, it can help the administrator to be aware soon of the down of network equipment.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Analisis unjuk kerja jaringan Wireless Distribution System (WDS) : studi kasus Rumah Sakit Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta.

Analisis unjuk kerja jaringan Wireless Distribution System (WDS) : studi kasus Rumah Sakit Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam skripsi ini, pengukuran dan penghitungan kinerja pada jaringan wireless distribution system (WDS) yang dimiliki oleh Rumah Sakit Grhasia, DIY. Pengukuran dilakukan dengan mengunggah dan mengunduh file sebesar 1 MB, 3 MB, 5 MB, dan 6 MB dari server yahoo.com yang berada pada master WDS Grhasia- WAN, WDS NAKULA, dan WDS NAPZA. Pengukuran tiap WDS dilakukan dalam kondisi normal dan sibuk dengan berdasarkan jarak 15 meter, 25 meter, dan 35 meter. Secara keseluruhan kinerja jaringan wireless distribution system pada RS. Grhasia DIY sudah termasuk baik dalam keadaan secara outdoor karena kinerja jaringannya pada saat kondisi normal dan sibuk cenderung dalam kategori baik. Pada waktu normal pentrasmisian data berlangsung cepat dengan throughput yang diperoleh besar. Pentrasmisian data pada waktu sibuk membutuhkan waktu lebih lama dengan besar throughput kecil. Besar packet loss tidak terlalu memberi pengaruh besar terhadap performa jaringan wireless distribution system.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

WDS Wireless Distribution System

WDS Wireless Distribution System

WDS memungkinkan sebuah client wireless (client I) dapat terhubung dengan node tertentu (node B) tanpa harus terhubung langsung dengannya, tetapi cukup terhubung ke node lain (node A yang biasanya terdekat dengan client I) yang sudah bekerja sama dengan node tersebut (node B).

15 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas Rahmat dan Berkat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini dengan judul “ PERANCANGAN JARINGAN HOTSPOT SERVER BERBASIS MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE WDS (WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM) ”.

14 Baca lebih lajut

Modul TIK SMK KOMPUTER DAN JARINGAN kelompok kompetensi G

Modul TIK SMK KOMPUTER DAN JARINGAN kelompok kompetensi G

Modul diklat PKB Guru TKJ Grade 7 Membangun Sistem Keamanan Jaringan Nirkabel ini memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap kepada guru atau peserta diklat tentang membangun sebuah jaringan nirkabel. Setelah mempelajari modul ini secara tuntas, guru harus dapat menganalisis dan membangun sistem keamanan jaringan nirkabel. Beberapa indikator yang sudah Bapak / Ibu capai kompetensinya antara lain:mengidentifikasi aspek – aspek keamanan pada jaringan nirkabel, mengidentifikasi teknik – teknik pengamanan jaringan nirkabel pada perangkat Access point, mengkonfigurasi sistem keamanan jaringan nirkabel, mengidentifikasi teknik konfigurasi perangkat Access point dengan mode Wireless Distribution System (WDS), mengkonfigurasi perangkat Access point pada mode bridge, mengkonfigurasi perangkat Access point pada mode repeater, menganalisis teknik – teknik perawatan perangkat jaringan nirkabel, mengidentifikasi perangkat pendukung perawatan jaringan nirkabel, memperbaiki perangkat jaringan nirkabel sesuai dengan indikasi kerusakannya, mengidentifikasi aspek – aspek pengujian terhadap jaringan nirkabel, menguji kinerja jaringan nirkabel. Ranah yang dimaksud dalam modul ini adalah pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan teori bloom dua dimensi yaitu dimensi pengetahuan dan dimensi proses perfikir.
Baca lebih lanjut

183 Baca lebih lajut

Tahun Penyajian Publikasi - Publikasi Penelitian

Tahun Penyajian Publikasi - Publikasi Penelitian

1 2 3 4 5 6 7 8 7 Analisis Kinerja Jaringan Wireless Distribution System Menggunakan Access Point 802.11g Rizal Munadi Prosiding seminar Nasional FORTEI, Padang, September 2013, Page[r]

27 Baca lebih lajut

T1 672015731 Full text

T1 672015731 Full text

Perancangan Dan Analisis QoS Pada Jaringan Hotspot Menggunakan Wireless Distribution System Poster diajukan kepada Fakultas Teknologi Informasi untuk memperoleh Gelar Sarjana Kom[r]

7 Baca lebih lajut

Wireless Pedestrian Traffic Light System.

Wireless Pedestrian Traffic Light System.

b. The pedestrian push button system is to allow the pedestrian to call up walk signal. However, the way pedestrian signal work is not well understood. People would press the button and interrupt vehicular traffic even if they were not going to cross the road. The cost for maintained the damage or breakdown of the push button also high for the government to bear for the every year.

24 Baca lebih lajut

Multiple Wireless Power Transfer System.

Multiple Wireless Power Transfer System.

The system is broken into two parts, the transmitter circuit which provides power for wireless transfer and the receiver circuit, which is the mobile device that consumes the power. The power transmitter circuit contains the primary coil, the series resonant capacitor and a DC to AC inverter that inverters the DC power supply into the AC voltage needed to induce a magnetic field between the two coils. The power receiver circuit contains the secondary coil, a parallel resonant capacitor and an AC to DC converter. The primary and secondary coils form two halves of a resonant transformer. To demonstrate that power was successfully transferred wirelessly, a mobile phone was charged and there are multiple loads in wireless power transfer systems. The amount of power transmitted and effectively received will depend on how well the coils are designed.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...