Wisata Sejarah Di Sawahlunto

Top PDF Wisata Sejarah Di Sawahlunto:

POTENSI WISATA SEJARAH DI KOTA SAWAHLUNTO (Studi Deskriptif Tentang Potensi Objek Wisata Sejarah Di Kota Sawahlunto) Repository - UNAIR REPOSITORY

POTENSI WISATA SEJARAH DI KOTA SAWAHLUNTO (Studi Deskriptif Tentang Potensi Objek Wisata Sejarah Di Kota Sawahlunto) Repository - UNAIR REPOSITORY

Dalam tugas akhir ini penulis mengangkat judul Studi Tentang Bentuk Jadwal Acara Perjalanan Wisata Sejarah Di Kota Sawahlunto, sebagai topik penelitian dengan harapan penulis mampu menganalisa kebenaran fenomena ini yang kemudian dapat dijadikan motivasi, referensi dan tambahan ilmu baik bagi penulis pribadi maupun pembaca.

15 Baca lebih lajut

STRATEGI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN SAWAHLUNTO DALAM MEMPROMOSIKAN KOTA WISATA TAMBANG YANG BERBUDAYA.

STRATEGI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN SAWAHLUNTO DALAM MEMPROMOSIKAN KOTA WISATA TAMBANG YANG BERBUDAYA.

Dengan berbekal peninggalan dan aktivitas pertambangan pada masa kolonial Belanda Sawahlunto mulai berbenah. Pada tahun 2001 lahirlah rumusan tentang masa depan kota Sawahlunto yang tertuang kedalam Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor: 02 Tahun 2002 Ten tang Visi Dan Misi Kota Sawahlunto. Sawahlunto memiliki visi “ Menjadi Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya ”. Mulai sejak tahun 2003 Kota S awahlunto melakukan pembenahan, bekas peninggalan sejarah penambangan kembali di pugar menjadi objek wisata tua, seperti Lubang tambang Mbah Soero, Museum Gudang Ransum , Dapur Umum tempat masak para penambang, dan Danau Kandi yang merupakan salah satu bekas tempat penambangan. Selain membangkitkan objek Wisata Lama, Pemerintah Daerah juga membangun objek Wisata Rekreasi yang lebih modern seperti mengolah Pemandian Air Dingin menjadi Objek Wisata Water Boom, Taman Wisata Kandi, Kebun Binatang, Area Road Race, Pacuan Kuda, Puncak Polan dan banyak lainnya. Kota Sawahlunto memilikipotensi pariwisata yang berbeda dari daerah lain, selain memiliki bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Kolonial Belanda yang sudah direvitalisasi dan dijadikan objek wisata sejarah, di Sawahlunto wisatawan juga bisa menikmati panorama alam yang masih asri, penduduk dan budayanya yang multi etnis merupakan suatu keunikan tersendiri bagi pengunjung yang datang , potensi ini yang tidak dimiliki daerah lain (Visit Sawahlunto Tourism Directory 2012:7).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemanfaatan Bekas Tambang Bawah Tanah Sebagai Objek Wisata Terhadap Aspek Lingkungan (Studi Kasus Lubang Mbah Suro Di Kota Sawahlunto).

Pengaruh Pemanfaatan Bekas Tambang Bawah Tanah Sebagai Objek Wisata Terhadap Aspek Lingkungan (Studi Kasus Lubang Mbah Suro Di Kota Sawahlunto).

Sawahlunto government have worked to resolve the social, economic and ecological damage caused by the cessation of mining activities by developing the concept of mine tour. Sawahlunto have mining heritage, such as underground mine holes. One is the hole “Lubang Mbah Suro” has reopened a tourist attraction in 2007. The purpose of this study was to determine the effect of the use of the former underground mines "Lubang Mbah Suro" in Sawahlunto become a tourist attraction in terms of aspects of the environment after running for five years.

2 Baca lebih lajut

Ancaman Bencana Dibalik Geliat Wisata Se

Ancaman Bencana Dibalik Geliat Wisata Se

Dalam kurun waktu sedakede terakhir tercatat empat bencana besar meluluhlantahkan wilayah Yogyakarta dimulai dari bencana gempa bumi yang diakibatkan pergerakan sesar Opak dan erupsi Gunung Merapi tahun 2006, erupsi Gunung Merapi tahun 2010, dan erupsi Gunung Kelud tahun 2014. Bencana terakhir bukan berasal dari wilayah sekitar Yogya melainkan efek dari letusan Gunung Kelud di Jawa Timur dimana abu vulkanik terbawa oleh angin ke arah barat dan berimbas terhadap Yogyakarta yang tertutup abu vulkaik selama beberapa minggu. Efek yang ditimbulkan oleh masing-masing bencana yang menerpa Yogyakarta tidak hanya menelan korban jiwa dan merusak sarana penunjang kehidupan manusia. Tetapi juga menimbulkan kerusakan pada obyek wisata sejarah budaya di Yogyakarta yang sebagian besar tercatat sebagai cagar budaya yang dilindungi. Obyek wisata sejarah budaya yang juga terdaftar sebagai Keajaiban Dunia dan Warisan Budaya UNESCO yakni Candi Prambanan dan Borobudur pun tak luput dari bencana yang melanda Yogyakarta selama satu dekade terkahir.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Wahana Rekreasi Tembakau Deli

Wahana Rekreasi Tembakau Deli

Wisata sejarah sampai sekarang masih menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk meluangkan waktu senggangnya, meskipun objek wisata sejarah tersebut tidak cukup digemari bila dibandingkan dengan wisata alam seperti mendaki gunung dan menyelam yang sekarang ini sering dilakukan oleh masyakat khususnya kalangan pemuda. Padahal, wisata sejarah itu mengandung banyak sekali pengetahuan yang bisa didapatkan. Kota Medan, contohnya, punya banyak cerita di masa lalu dan bisa dilihat dengan peninggalan yang tetap berdiri tegak meskipun jumlahnya kini lambat laun semakin berkurang. Hal ini tentu disebabkan oleh masyarakat yang kurang peka terhadap aset sejarah. Banyak diantaranya yang dibiarkan terbengkalai hingga pada akhirnya dibiarkan hancur dan bangunan baru berdiri di atas lahan tersebut. Hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja dan disinilah perlunya revitalisasi pada lahan-lahan tidur untuk membangkitkan kembali nilai lahan tersebut.
Baca lebih lanjut

207 Baca lebih lajut

Strategi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Samosir Chapter III V

Strategi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Samosir Chapter III V

Pendapat kedua informan tersebut menguatkan keterangan mengenai kegiatan wisata di Samosir yang merupakan kegiatan utama dalam kehidupan masyarakat Samosir sehari-hari selain kegiatan pertanian maupun sektor perikanan atau tambak. Kegiatan wisata yang berdasar pada pemandangan alam dan hamparan Danau Toba adalah bagian penting dalam menggerakkan usaha kegiatan wisata lanskap di Samosir, selain itu juga kehidupan masyarakat dengan segala atribusi kehidupan kulturalnya membuka peluang mengisi bentuk kegiatan wisata lainnya dan memberikan suasana kegiatan wisata dengan beragam pilihan
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

Analisis Potensi Pariwisata di Pulau Karimun Provinsi Kepulauan Riau

Analisis Potensi Pariwisata di Pulau Karimun Provinsi Kepulauan Riau

a) Kekuatan, diketahui ada beberapa faktor kekuatan yang dimiliki oleh Pulau Karimun sebagai daerah tujuan wisata. Pulau Karimun memiliki daya tarik wisata yang beragam. Terdapat jenis wisata budaya, wisata alam, wisata pantai, wisata religius dan wisata minat khusus. Masing-masing daya tarik wisata memiliki variasi objek dengan ciri khas dan karakteristik masing-masing. Kemudian cost atau biaya untuk setiap daya tarik wisata tergolong murah dan dapat dijangkau oleh wisatawan kelas menengah ke bawah sampai wisatawan menengah ke atas. Kekuatan lain yang dimiliki Pulau Karimun sebagai daerah tujuan wisata adalah aksesibilitas antar satu daya tarik dengan daya tarik lainnya yang tinggi. Jarak tempuh satu daya tarik dengan daya tarik lainnya relatif dekat, kondisi jalan menuju daya tarik wisatapun tergolong jalan primer dengan kondisi sangat baik. Sehingga wisatawan dapat mengunjungi dua sampai tiga daya tarik wisata dalam satu hari. b) Kelemahan, jarak tempuh antar satu daya tarik wisata ke daya tarik wisata lainnya tergolong dekat serta dengan kondisi jalan yang sangat baik, namun jumlah transportasi umum dengan tujuan daya tarik wisata masih terbilang sedikit atau kurang memadai.Sehingga kebanyakan wisatawan mengandalkan kendaraan sewaan atau kendaraan pribadi bagi wisatawan lokal. Keterbatasan dana dalam pemeliharaan setiap daya tarik wisata juga menjadi satu kelemahan. Tidak hanya media yang digunakan untuk promosi masih kurang memadai. Sumber daya manusia yang berasal dari disiplin ilmu kepariwisataan pun masih sangat sedikit sehingga tenaga-tenaga yang bekerja di bidang pariwisata masih tergolong tidak profesional. Sehingga dalam pengembangannya pada akhirnya tidak sesuai dengan pengembangan pariwisata yang sebenarnya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Wisata Sejarah” (Studi Deskriptif Perkembangan Tjong A Fie Mansion Sebagai Objek Wisata Sejarah Kota Medan)

Wisata Sejarah” (Studi Deskriptif Perkembangan Tjong A Fie Mansion Sebagai Objek Wisata Sejarah Kota Medan)

Pertama sekali saya ucapkan kepada Dzat Yang Maha Segalanya ALLAH SWT karena rahmat, hidayah dan karunia yang diberikan saya dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “WISATA SEJARAH” (Studi Deskriptif Perkembangan Tjong A Fie Mansion Sebagai Objek Wisata Sejarah Kota Medan) dan tak lupa salawat dan salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad Saw semoga kelak safaatnya hadir kepada saya. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna memperoleh gelar sarjana dari Departemen Antopologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI

Melalui RKPD Kota Sawahlunto Tahun 2016 ini, berbagai prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari Visi dan Misi Kota sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Sawahlunto diharapkan akan menjadi faktor akselerasi dalam pencapaian tujuan pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan secara bersama antara SKPD dan Stakeholder kota terjadi koordinasi, integrasi dan sinergitas pembangunan dalam mencapai sasaran yang telah ditentukan.

1 Baca lebih lajut

Analisis Ekonomi Wisata Pesisir Kawasan Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat

Analisis Ekonomi Wisata Pesisir Kawasan Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat

Berdasarkan hasil perhitungan, nilai indeks kesesuaian untuk kegiatan rekreasi di Kawasan Carocok Painan secara keseluruhan dikategorikan sesuai. Pada stasiun pertama yakni Anggar sebesar 70,24%, nilai ini termasuk dalam kisaran 50-83% yang menunjukan bahwa dikategorikan sesuai untuk kegiatan rekreasi. Lokasi pertama ini sangat tenang dari hempasan gelombang besar sehingga sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi pantai seperti berenang. Pada stasiun kedua yakni pantai nilai indeks kesesuaiannya sebesar 66,67%, nilai ini juga dikategorikan sesuai untuk kegiatan rekreasi pantai. Lokasi kedua ini merupakan pantai yang dibatasi dengan batu-batu grib sehingga sesuai untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata pesisir seperti memancing, duduk diatas batu grib sambil menikmati indahnya pantai, dan berperahu. Pada stasiun keempat yakni pentas terapung memiliki nilai indeks kesesuaian sebesar 63,09%, nilai ini merupakan nilai indeks kesesuaian terendah dari semua stasiun, tetapi nilai ini masih dikategorikan sesuai untuk kegiatan rekreasi pantai. Lokasi keempat ini berhadapan dengan Samudera Hindia sehingga sesuai untuk kegiatan rekreasi pantai seperti berperahu, olahraga air (banana boat, perahu donat, dan jetski) dan memancing.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Analisis Willingness To Pay (WTP) Pengunjung Terhadap Objek Wisata Kandis Sawahlunto Sumatera Barat

Analisis Willingness To Pay (WTP) Pengunjung Terhadap Objek Wisata Kandis Sawahlunto Sumatera Barat

33 Pembangunan ekonomi daerah yang tangguh dan berkeadilan merupakan agenda pembangunan pemerintah daerah dimana dalam memajukan perekonomian Kota Sawahlunto di fokuskan kepada pengembangan Industri wisata, revitalisasi pertanian, pengembangan industri kecil dan menengah, pengembangan kelembagaan ekonomi dan peningkatan investasi. Hal ini dapat dilihat dari mata pencarian penduduk sangat beraneka ragam mulai dari bidang pertanian, sektor pertambangan sampai di bidang jasa. Pada umumnya struktur ekonomi masyarakat Kota Sawahlunto sebagian besar di topang oleh sektor pertambangan, sedangkan subsektornya ada dibidang pertanian tanaman pangan, industri kecil/kerajinan rumahan, dan sektor peternakan.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Pengembangan Produk Interpretasi Wisata Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara

Pengembangan Produk Interpretasi Wisata Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara

Perpaduan antara obyek7obyek wisata yang memiliki nilai tertinggi dan nilai di bawahnya perlu dilakukan dalam pembuatan jalur paket wisata, mengingat obyek7obyek wisata dengan nilai di bawahnya juga membutuhkan biaya perlindungan. Selain itu juga untuk menjaga kelestarian lingkungan obyek wisata unggulan dari tekanan jumlah kunjungan melebihi daya dukungnya, sehingga keberlanjutan pariwisata dapat terwujudkan. Taman Nasional Bunaken sebagai capsule image pariwisata Kota Manado, dalam pengelolaan dan pengembangannya harus memperhatikan dampak kunjungan wisata yang ditimbulkan terhadap lingkungan. Dari hasil evaluasi beberapa titik penyelaman di TNB mengalami kerusakan, yaitu dengan ditandai terjadinya penurunan prosentasi tutupan karang (Supit, 2006). Menurut Weaver dalam Supit 2006 mengungkapkan bahwa kualivikasi aktivitas harus senantiasa berorientasi terhadap cara7cara pengembangan dan pemeliharaan keutuhan alam atau sustanaible way.
Baca lebih lanjut

301 Baca lebih lajut

Laporan Penelitian Dokumentasi Objek-objek Wisata Sejarah Kabupaten Sumedang.

Laporan Penelitian Dokumentasi Objek-objek Wisata Sejarah Kabupaten Sumedang.

Judul penelitian ini adalah Dokumentasi Objek-objek Wisata Sejarah Kabupaten Sumedang . Penelitian berupaya untuk menggambarkan potensi wisata sejarah yang dimiliki oleh Kabupaten Sumedang, baik yang berasal dari masa prasejarah, masa Hindu/Budha, masa Islam, masa penjajahan maupun masa Republik. Penggambaran ini diperlukan karena sampai saat penelitian ini dilakukan masih cukup banyak objek wisata sejarah yang belum terdokumentasikan secara lengkap sehingga akan menyulitkan masyarakat yang membutuhkan informasi tentang tinggalan purbakala dan sejarah di Kabupaten Sumedang.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

SAWAHLUNTO DAN MALAKA: Kerjasama Kota “Kembar” dalam Bidang Pengelolaan Sumberdaya Budaya.

SAWAHLUNTO DAN MALAKA: Kerjasama Kota “Kembar” dalam Bidang Pengelolaan Sumberdaya Budaya.

Sawahlunto telah melakukan beberapa kerjasama dengan pihak ketiga, baik di dalam negeri maupun luar negri, termasuk beberapa lembaga di Malaysia. Di dalam negri telah dilakukan be- berapa kerjasama dengan ITB-Bandung, Univ. Bung Hatta-Padang, Univ. Andalas-Padang, PT BA-UPO, PT. KAI untuk mempercepat laju pembangunan di Kota Sawahlunto. Dengan ITB- Bandung telah dihasilkan sebuah blue print strategi pengembangan kota Sawahlunto terutama dalam bidang pembangunan dunia kepariwisataan. Kerjasama dengan PT. BA-UPO bersama Univ. Bung Hatta untuk membuat master plan resort wisata Danau Kandi. Guna meningkatkan pemahaman dan manfaat dari warisan sejarah pertambangan di Sawahlunto, pemerintah daerah telah melakukan berbagai kerjasama dengan bebrapa stakes holder. Pada tahun 2004 telah dilakukan juga sebuah penelitian yang dilakukan atas kerja sama antara Pemerintah Daerah Sawahlunto dengan Programma Uitzending Managers (PUM)-Belanda, ICOMOS-Belanda, dan Univ. Katolik St. Thomas Medan: dari PUM diwakili oleh Peter van Dun, dari ICOMOS oleh Jean- Paul Corten, dan dari Univ. Katolik Medan oleh Indra Tjakradharma. Penelitian ini pada intinya untuk mengupayakan revitalisasi kawasan histortis pusat Kota Lama Sawahlunto. Pemerintah Daerah Kota Sawahlunto. Sawahlunto, Sebuah Warisan Untuk Masa Depan Transformasi dan Konservasi Sebuah Kota Tambang. Sawahlunto. 2005. lihat juga Budiyati Abiyoga dan Imam A. Moefthi. Sawahlunto Menuju Interaksi dengan Kebudayaan Dunia. Sawahlunto: Pemda Sawahlunto. 2005. Hal.20.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Situs Sejarah dan Wisata sejarah

Situs Sejarah dan Wisata sejarah

Di berbagai pelosok dunia manusia mulai sadar akan pentingnya sejarah. Mereka mulai menggali dan mempelajari tentang asal usul dan kebudayaan para leluhur mereka di masalalu untuk dijadikan pelajaran bagi kehidupan manusia saat ini. Begitupun di Indonesia saat ini sudah mulai ada kesadaran untuk lebih mendalami ilmu sejarah karna di Indonesia ini mempunyai potensi objek sejarah yang cukup luas dan masih sangat sedikit sekali yang baru terungkap. Sehingga masih banyak sejarah-sejarah di Indonesia yang belum terungkap dan itu menjadi PR bagi para sejarawan khususnya dan bagi masyarakat pada umumnya.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

S GEO 1001377 Chapter1

S GEO 1001377 Chapter1

Dengan menganalisis karakteristik wilayah dan segala hal yang berhubungan dengan potensi wilayah yang dapat menjadi sumber daya wisata menggunakan pendekatan keruangan dalam ilmu geografi. Peneliti berharap dapat menemukan sesuatu yang luar biasa dari wilayah kota arang ini, seperti keunikan atau ciri khas wilayah yang ada pada Kota Sawahlunto sebagai daerah tujuan wisata atau destinasi wisata. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti bermaksud ingin melakukan sebuah penelitian yang berjudul “ Karakteristik Wilayah Kota Sawahlunto Sebagai Daerah Tujuan Wisata
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...