Top PDF ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, debt default, kondisi keuangan, kualitas auditor, opini audit tahun sebelumnya, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap pemberiaan opini audit going concern. Seperti yang dijelaskan pada bab- bab sebelumnya, penelitian ini menganalisis perusahaanmanufakturyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011 – 2013. Sesuai dengan kriteria pengambilan sampel dalam penelitian ini maka sampel yang diteliti berkurang menjadi 57 sampel. Uji model regresi logistik dinyatakan dapat digunakan untuk memprediksi penerimaan opini audit going concern. Berikut adalah penjelasan masing - masing variabel independen terhadap variabel dependen:
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengaruh Analisis Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Kualitas Auditor Dan Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indinesia (BEI) dalam kurun waktu 2011-2013. Karakteristik perusahaan diukur melalui ukuran perusahaan, debt default, kondisi keuangan perusahaan, sedangkan kulitas auditor di ukur melalui kualitas auditor yang berafiliasi big four dan pemberian opini tahun sebelumnya, sedangkan untuk kepemilikan perusahaan diukur melalui kepemilikan manajerial dan kepemilikan institutional. Jenis penelitian ini adalah menggunakan data sekunder, data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan yang sudah di audit tahun 2011, 2012, 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel debt default dan opini tahun sebelumnya mempunyai pengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern, sedangkan ukuran perusahaan, kondisi keuangan perusahaan, kualitas auditor, kepemilikan manajerial, kepemilikan instidusional tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN - Perbanas Institutional Repository

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Publik Sektor Manufaktur adalah topik dari penelitian ini. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti – bukti nyata tentang (1) kondisi keuangan perusahaan yang buruk membuat auditor cenderung memberikan opini audit going concern, (2) Current ratio, Quick ratio, Cash flow from operations dan Return on assets yang rendah membuat auditor cenderung memberikan opini audit going concern, (3) Debt to equity, Long term debt to total assets dan Debt to total assets yang tinggi membuat auditor cenderung memberikan opini audit going concern, (4) KAP non big four cenderung memberikan opini audit going concern, (5) Auditor cenderung memberikan opini audit going concern yang sama dengan opini audit tahun sebelumnya, (6) Debt default membuat auditor cenderung memberikan opini audit going concern, (7) Perusahaan yang melakukan opinion shopping cenderung menghindari pemberian opini audit going concern.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH FAKTOR PERUSAHAAN, KUALITAS  AUDIT, KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP   Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Audit, Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Yang Ter

ANALISIS PENGARUH FAKTOR PERUSAHAAN, KUALITAS AUDIT, KEPEMILIKAN PERUSAHAAN TERHADAP Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Audit, Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Yang Ter

Prediksi pengeluaran opini audit going concern menjadi perhatian tersendiri bagi auditor dan shareholder . Pada saat ini tanggung jawab auditor tidak hanya memeriksa laporan keuangan atau mendeteksi kecurangan dalam laporan keuangan, tetapi juga sanggup memprediksi dan menilai kemampuan perusahaan dalam melangsungkan hidupnya ( going concern ). Hal ini terjadi karena adanya permintaan dari shareholder untuk memberikan early warning atau informasi peringatan sejak awal mengenai prospek perusahaan di masa mendatang, sehingga dapat dijadikan referensi bagi shareholder dalam pengambilan keputusan investasinya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

analisis pengaruh perusahaan kualitas auditor kepemilikan perusahaan thd penerimaan opini audit going concern

analisis pengaruh perusahaan kualitas auditor kepemilikan perusahaan thd penerimaan opini audit going concern

Lamanya auditor melakukan perikatan signifikan (0,018) dan tandanya negatif, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin lama auditor melakukan perikatan dengan klien akan semakin sulit untuk memberikan opini audit going concern karena menjadi tidak independen. Semakin lama KAP melakukan perikatan audit dengan auditee yang sama, maka akan semakin besar fee yang diharapkan akan diterima pada masa mendatang. Kecemasan akan kehilangan sejumlah fee yang cukup besar akan menimbulkan keraguan bagi auditor untuk menyatakan opini audit going concern. Dengan demikian independensi auditor akan terpengaruh dengan lamanya hubungan dengan auditee yang sama (Espahbodi, 1991). Hal ini dimungkinkan karena kebanyakan auditee menggunakan auditor kebanyakan selama tahun pengamatan tidak berpindah-pindah. Hasil ini berkebalikan dengan Louwers (1998), Lennox (2004), Indira dan Ella (2008) tidak menemukan bukti adanya hubungan opini audit going concern dengan auditor client tenure.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecenderungan Penerimaan Opini Audit Going Concern.

DAFTAR PUSTAKA Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecenderungan Penerimaan Opini Audit Going Concern.

Januarti, Indira.2009. Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Simposium Nasional Akuntansi 12 (SNA 12), 4 - 6 November 2009, Palembang.

4 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Kondisi Keuangan, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2011-2015

Analisis Pengaruh Kondisi Keuangan, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2011-2015

Januarti, Indira. 2009. “Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”, Simposium Nasional Akuntansi XII : 1-26.

3 Baca lebih lajut

Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Terhadap Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Terhadap Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi[r]

4 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Januarti, Indira, 2008.“Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar[r]

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Audit Client Tenure, Pergantian Auditor, Kesulitan Keuangan terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Real Estate yang Terdaftar di BEI

Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Audit Client Tenure, Pergantian Auditor, Kesulitan Keuangan terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Real Estate yang Terdaftar di BEI

Januarti, Indira, 2009. “Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”, Simposium Nasional Akuntansi XII, Palembang.

4 Baca lebih lajut

ANALISIS    PENGARUH    DEBT  DEFAULT,    KUALITAS    AUDIT  DAN   OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING  Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Co

ANALISIS PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Co

Selama ini kualitas audit yang diberikan auditor banyak dikaitkan dengan ukuran Kantor Akuntan Publik dan reputasi auditor. DeAngelo (1981) menyatakan bahwa auditor berskala besar memiliki insentif yang lebih untuk menghindari kritikan kerusakan reputasi dibandingkan auditor skala kecil. Auditor skala besar cenderung mengungkapkan masalah-masalah yang ada karena mereka lebih kuat menghadapi resiko proses pengadilan dalam Aquariza dan Susanto (2012). Opini yang diberikan oleh auditor mempunyai kandungan informasi, oleh sebab itu informasi yang ada harus mencerminkan keadaan yang sesungguhnya. Informasi yang berkualitas hanya dapat diberikan oleh auditor yang berkualitas juga. Opini audit yang diberikan oleh auditor menjadi penting untuk bahan pertimbangan. Kesalahan di dalam memberikan opini akan sangat fatal akibatnya. Adanya berbagai kasus manipulasi yang menyebabkan berbagai perusahaan besar bangkrut dan banyaknya hasil penelitian yang masih beragam memotivasi peneliti untuk melakukan penelitian ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Kualitas Audit, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Opini Audit Tahun Sebelumnya terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Kualitas Audit, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Opini Audit Tahun Sebelumnya terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Laporan keuangan adalah media komunikasi yang digunakan perusahaan untuk memberikan informasi kepada pihak yang berkepentingan seperti investor. Tujuan laporan keuangan menurut PSAK No.1 (2009) adalah untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ekonomi. Karena laporan keuangan merupakan sarana yang penting, maka laporan keuangan yang disusun harus mudah dipahami, relevan, andal, konsisten dan dapat diperbandingkan sehingga informasi yang dihasilkan dapat menunjukkan kondisi keuangan perusahaan sebenarnya.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT

PENGARUH KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT

Alhamdulillahirobbil’alamin segala puji syukur kami panjatkan kepada ALLAH SWT atas berkat, rahmat serta karunia-NYA sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “PENGARUH KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR PROPERTY YANG TERDAFTAR DI BEI PADA PERIODE 2012-2014” sholawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada Rosulullah SAW.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH DEBT DEFAULT, AUDITOR CLIENT TENURE, KUALITAS KAP, DISCLOSURE DAN UKURAN PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Debt Default, Auditor Client Tenure, Kualitas Kap, Disclosure Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Stu

ANALISIS PENGARUH DEBT DEFAULT, AUDITOR CLIENT TENURE, KUALITAS KAP, DISCLOSURE DAN UKURAN PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Debt Default, Auditor Client Tenure, Kualitas Kap, Disclosure Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Stu

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti karena banyak kasus bangkrutnya perusahaan yang disebabkan oleh kegagalan auditor dalam menilai kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh debt default, auditor client tenure, kualitas KAP, disclosure dan ukuran perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia.

15 Baca lebih lajut

PENGARUH AUDIT TENURE, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, KUALITAS AUDIT DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG MENGALAMI FINANCIAL DISTRESS (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Burs

PENGARUH AUDIT TENURE, OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, KUALITAS AUDIT DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG MENGALAMI FINANCIAL DISTRESS (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Burs

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh audit tenure , opini audit tahun sebelumnya, liquiditas dan profitabilitas terhadap penerimaan opini going concern pada perusahaan manufaktur yang mengalami financial distress . Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2011-2013. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan total sample 86 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2011-2013. Kondisi financial distress perusahaan diukur menggunakan metode prediksi kebangkrutan Altman Z-score. Penelitian ini menggunakan regresi logistik untuk menganalisa pengaruh variaabel independen terhadap variabel dependen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa opini audit tahun sebelumnya berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penerimaan opini going concern. Disisi lain, variabel audit tenure, kualitas audit dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan opini going concern .
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH DEBT DEFAULT, AUDITOR CLIENT TENURE, KUALITAS KAP, DISCLOSURE DAN UKURAN PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Debt Default, Auditor Client Tenure, Kualitas Kap, Disclosure Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Stu

ANALISIS PENGARUH DEBT DEFAULT, AUDITOR CLIENT TENURE, KUALITAS KAP, DISCLOSURE DAN UKURAN PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Debt Default, Auditor Client Tenure, Kualitas Kap, Disclosure Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Stu

Auditor client tenure dapat didefinisikan sebagai lama perikatan antara auditor dengan kliennya yang diukur dengan jumlah tahun (Ardiani, 2012). Semakin lama masa perikatan perusahaan dengan KAP akan cenderung mengurangi tingkat independensi KAP dalam memberikan opini audit going concern (Arsianto dan Shiddiq, 2013). Hasil penelitian yang dilakukan Junaidi dan Jogiyanto (2010), Januarti (2009), Arsianto dan Shiddiq (2013), menunjukan bahwa auditor client tenure memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Opini Audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Opini Audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Teori signaling memberikan indikasi bahwa perusahaan akan memilih auditor berkualitas tinggi untuk menunjukkan kinerja superior mereka. Menurut Scott, (2001), manajer yang rasional tidak akan memilih auditor berkualitas tinggi dan membayar fee yang tinggi apabila karakteristik perusahaan tidak bagus. Argumen ini didasari anggapan bahwa auditor berkualitas tinggi akan mampu mendeteksi karakteristik perusahaan yang tidak bagus dan menyampaikannya kepada publik. Sehubungan penjelasan diatas, maka penulis tertarik untuk menganalisis pengaruh debt default, kualitas audit, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit yang dikeluarkan oleh seorang auditor. Maka peneliti akan menuangkannya didalam sebuah karya tulis ilmiah yang berbentuk skripsi dengan judul : “Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini Audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Pengaruh Likuiditas, Leverage¸Profitabilitas, Kualitas Audit, dan Opini Audit Tahun Sebelumnya terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Likuiditas, Leverage¸Profitabilitas, Kualitas Audit, dan Opini Audit Tahun Sebelumnya terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas, kualitas audit, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2009 hingga 2012.

11 Baca lebih lajut

PERUSAHAAN DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN

PERUSAHAAN DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN

This Research enhaces and examine about the effect of bankruptcy prediction, company ’s growth and audit quality on going concern audit opinion. The study population is a apparel and textile companies liested on the indonesia stock exchange in the 2010-2015. The data used were secondary data. Method of data analysis is logistic regression analysis. The result of logistic regression using SPSS that only a bankruptcy prediction variables did not significantly influence the acceptance of going concern audit opinion. Variables growth of company ’s and audit quality significantly influence the acceptance of going concern audit opinion. The conclusions of this study, samples obtained in this study is relatively small, only 72 sample obtained from the company garments and textiles sector and companies that do not publish audited financial statements in a row, until reducing the data sample.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDITOR, LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP OPINI AUDIT  Analisis Pengaruh Kualitas Auditor, Likuiditas, Profitabilitas, Dan Solvabilitas Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terd

ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDITOR, LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP OPINI AUDIT Analisis Pengaruh Kualitas Auditor, Likuiditas, Profitabilitas, Dan Solvabilitas Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terd

Penerbitan opini audit going concern dipengaruhi adanya faktor internal dan eksternal, dimana faktor internal bisa dilihat dari analisis laporan keuangan seperti analisis likuiditas, profitabilitas dan solvabilitas perusahaan. Likuiditas diartikan sebagai kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Pengertian likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk menhasilkan kas dalam jangka pendek untuk memenuhi kewajibannya dan bergantung pada arus kas perusahaan sserta komponen aset serta kewajiban lancarnya. Dalam hubungannya likuiditas dengan opini audit going concern , makin kecil likuiditas maka perusahaan di anggap kurang likuid sehingga tidak dapat membayar para krediturnya maka auditor kemungkinan memberikan opini audit going concern (Noverio dan Dewayanto 2011).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...