Top PDF Analisis Pengaruh Struktur Modal Dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Struktur Modal Dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Struktur Modal Dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia

ABSTRAK:.Tujuan utama perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan dan meningkatkan kemakmuran para pemegang saham perusahaan. Perusahaan perlu memperhatikan struktur modal dan kinerja keuangan perusahaan untuk mencapai tujuan utamanya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Populasi dari penelitian ini yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015 dengan sampel 31 perusahaan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal yang diukur dengan debt to equity ratio (DER) dan kinerja keungan yang diukur dengan return on assets (ROA) dan non performing loans (NPL) serta variabel dependen yaitu nilai perusahaan yang diukur dengan price to book value (PBV). Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, NPL berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, serta struktur modal dan kinerja keuangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Perkembangan sains, teknologi dan informasi mendorong perusahaan untuk beralih dari bisnis berbasis tenaga kerja ke bisnis berbasis pengetahuan. Oleh karena itu, perusahaan mengoptimalkan modal intelektualnya untuk menciptakan nilai tambah perusahaan agar dapat bersaing dalam bisnis yang kompetitif. Penelitian ini memiliki objek utama untuk mengetahui pengaruh intellectual capital terhadap nilai kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel intervening. Variabel bebas yang digunakan adalah komponen modal intelektual, yang terdiri dari Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), dan Structural Value Added (STVA). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan diukur dengan menggunakan Tobin's Q, sedangkan kinerja keuangan digunakan sebagai variabel intervening diukur dengan return on asset (ROA). Sampel penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu 2010-2014. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling, sehingga terdapat 24 perusahaan terpilih sebagai sampel dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VACA dan STVA berpengaruh terhadap ROA, sedangkan VAHU tidak berpengaruh, VACA dan VAHU berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan STVA tidak berpengaruh, ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan, ROA berhasil memediasi hubungan antara STVA dan nilai perusahaan, sedangkan ROA tidak berhasil memediasi hubungan antara VACA dan VAHU.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2014

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2014

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Perusahaan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 23 perusahaan. Indikator modal intelektual diukur dengan menggunakan Value Added Intellectual Coefficients (VAIC TM ) dan nilai perusahaan diukur dengan Price Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan kinerja keuangan sebagai variabel intervening yang diukur dengan Net Profit Margin (NPM). Analisis data menggunakan analisis jalur untuk menaksir hubungan kausalitas antar variabel yang telah ditetapkan sebelumnya dengan bantuan software SPSS Versi 20.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

Segala puji dan syukur saya persembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa memberi berkat berlimpah sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. Dalam kesempatan ini, adapun judul skripsi saya adalah “ Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

27 Baca lebih lajut

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Metode VAIC dikembangkan oleh Pulic (1998), didesain untuk menyajikan informasi mengenai value creation efficiency dari aset berwujud (tangible asset) dan aset tidak berwujud (intangible asset) yang dimiliki perusahaan. Model ini dimulai dengan kemampuan perusahaan untuk menciptakan value added (VA). VA adalah indikator paling objektif untuk menilai keberhasilan bisnis dan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam penciptaan nilai (value creation). VA dihitung sebagai selisih antara output dan input. Menurut Tan et al. (dalam Ulum dkk, 2008), output (OUT) mempresentasikan revenue dan mencakup seluruh produk dan jasa yang dijual di pasar, sedangkan input (IN) mencakup seluruh beban yang digunakan dalam memperoleh revenue. Hal penting di dalam model ini adalah bahwa beban karyawan (labor expenses) tidak termasuk dalam IN dikarenakan peran aktifnya di dalam proses value creation, sehingga tidak dihitung sebagai biaya (cost) (Pulic, 1999).
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus Pada Tahu

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus Pada Tahu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (NPM) terhadap Price Book Value (PBV). Semakin besar harga saham maka semakin tinggi nilai perusahaan dan kemakmuran pemegang saham perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengujian hipotesis dilakukan dengan alat bantu SPSS (Stastitical Product and Service Production). Hasil penelitian menunjukan hasil uji t variabel DAR, DER, ROE dan NPM mempunyai pengaruh terhadap PBV, sedangkan variabel ROA, OPM dan LDR tidak memiliki pengaruh terhadap PBV . Hasil uji F menujukkan variabel ROA, ROE, DAR, DER, NPM, OPM dan LDR mempunyai pengaruh secara simultan terhadap PBV. Price Book Value mampu dijelaskan oleh variabel ROA, ROE, DER, DAR, OPM, NPM, LDR sebesar 59% dan sisanya 41% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Dan Nilai Pasar Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Dan Nilai Pasar Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Perkembangan ekonomi baru dikendalikan oleh informasi dan pengetahuan, hal ini membawa sebuah peningkatan perhatian pada modal intelektual atau intellectual capital (IC) (Stewart, 1997). IC pertama kali dikembangkan oleh John Kenneth Galbraith pada tahun 1969 dan kemudian dikembangkan lebih jauh oleh Peter F.Drucker pada tahun 1993 (Bontis, 2001). Area yang menjadi perhatian sejumlah akademis dan praktisi adalah manfaat dari IC sebagai alat untuk menentukan nilai perusahaan (Guthrei 2001)). Penelitian IC menjadi sebuah tantangan yang patut dikembangkan.

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Modal Intelektual Terhadap kinerja keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia)

Pengaruh Modal Intelektual Terhadap kinerja keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia)

Termasuk dalam hal ini adalah database, organisational charts, process manuals, strategies, routines dan segala hal yang membuat nilai perusahaan lebih besar daripada nilai materialnya. Sedangkan tema utama dari CC adalah pengetahuan yang melekat dalam marketing channels dan customer relationship dimana suatu organisasi mengembangkannya melalui jalannya bisnis (Bontis et al, 2000). Value Added Intellectual Coefficient (VAIC™) Metode VAIC™, dikembangkan oleh Pulic (1998), didesain untuk menyajikan informasi tentang value creation efficiency dari aset berwujud (tangible asset) dan aset tidak berwujud (intangible assets) yang dimiliki perusahaan. Pulic (1998) mengusulkan Koefisien Nilai Tambah Intelektual / Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) untuk
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan Melalui Profitabilitas Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan Melalui Profitabilitas Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

Penelitian tentang nilai perusahaan sudah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti. Penelitian-penelitian tersebut antara lain: Wahyudi dan Hartini (2004) dengan judul “ Implikasi struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan keputusan keuangan sebagai variabel intervening ” . Sampel penelitiannya dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling terhadap perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2003 dengan tahun 2002 sebagai komperasinya, kecuali untuk perusahaan perbankan dan lembaga keuangan lainnya serta perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah RI. Variabel dependen adalah nilai perusahaan yang diukur dengan price book ratio. Variabel independen terdiri dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, keputusan pendanaan, keputusan investasi, dan kebijakan dividen. Untuk melihat pola hubungan yang mengungkap pengaruh seperangkat variabel terhadap variabel lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Pola hubungan dianalisis dengan menggunakan path analysis. Hasilnya menunjukkan bahwa struktur kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap keputusan investasi dan keputusan pendanaan tetapi tidak pada kebijakan dividen. Keputusan pendanaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kinerja perusahaan terhadap nilai perusahaan sektor industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 sampai 2013 yang berjumlah 72 perusahaan dengan sampel berjumlah 15 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Data dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang tersedia di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013. Hasil penelitian menunjukkan struktur modal dan kinerja keuangan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI  PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus Pada Tahun 20

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus Pada Tahun 20

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (NPM) terhadap Price Book Value (PBV).Semakin besar harga saham maka semakin tinggi nilai perusahaan dan kemakmuran pemegang saham perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengujian hipotesis dilakukan dengan alat bantu SPSS (Stastitical Product and Service Production). Hasil penelitian menunjukan hasil uji t variabel DAR, DER, ROE dan NPM mempunyai pengaruh terhadap PBV, sedangkan variabel ROA, OPM dan LDR tidak memiliki pengaruh terhadap PBV . Hasil uji F menujukkan variabel ROA, ROE, DAR, DER, NPM, OPM dan LDR mempunyai pengaruh secara simultan terhadap PBV. Price Book Value mampu dijelaskan oleh variabel ROA, ROE, DER, DAR, OPM, NPM, LDR sebesar 59% dan sisanya 41% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kinerja perusahaan terhadap nilai perusahaan sektor industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 sampai 2013 yang berjumlah 72 perusahaan dengan sampel berjumlah 15 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Data dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang tersedia di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013. Hasil penelitian menunjukkan struktur modal dan kinerja keuangan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Struktur Modal dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pengaruh Struktur Modal dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk memakmurkan pemilik perusahaan atau pemegang saham. Tujuan ini dapat diwujudkan dengan memaksimumkan nilai perusahaan dengan asumsi bahwa pemilik perusahaan atau pemegang saham akan makmur jika kekayaannya meningkat. Meningkatnya kekayaan dapat dilihat dari semakin meningkatnya harga saham yang berarti juga nilai perusahaan meningkat. Nilai saham yang tinggi menggambarkan nilai perusahaan yang tinggi. Hal ini dapat dijelaskan secara sederhana sebagai berikut: nilai perusahaan (value) adalah hutang (debt) ditambah modal sendiri (equity). Jika hutang diasumsikan tetap, nilai perusahaan naik maka modal sendiri akan naik. Naiknya modal sendiri akan meningkatkan harga per lembar saham perusahaan (Atmaja, 2002).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia )”. Skripsi ini disusun dengan maksud untuk memenuhi salah satau syarat dalam rangka menyelesaikan program pendidikan strata satu pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.

16 Baca lebih lajut

Pengaruh struktur kepemilikikan dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh struktur kepemilikikan dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Abstrak: This research was conducted at the cosmetik company's consisting of PT. Unilever Indonesia Tbk. PT. Mandom Indonesia Tbk, PT. Mustika Ratu Tbk. The purpose of this research was to determine the relations ownership structure and capital structure to firm value at cosmetic companies. How much impact ownership structure and capital structure to firm value at cosmetic companies either partially or simultaneously. The method used in this research is a method of causal associative. The population in this study are listed manufacturing companies in Indonesia Strock Exchange (IDX).Sampling technique used was purposive sampling. There are 3 companies cosmetics listed in Indonesia stock exchange. Processing and analysis of data using path analysis with program SPSS V.20 for windows. The result of this study indicate that the relationship ownership structure and capital structure is reverse proportional to (be negative) meaning that if the greater ownership structure, capital structure will be low. Then simultaneously good ownership structure and capital structure significant impact on the firm value cosmetic com pany’s. Besides the partial ownership structure no significant effect on the company’s firm value cosmetic, and capital structure no significant effect on the firm value cosmetic company's.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Pengaruh Struktur Kepemilikan, Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Struktur Kepemilikan, Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Kepemilikan manajemen adalah suatu pihak manajerial dalam suatu perusahaan yang secara aktif berperan dalam mengambil keputusan untuk menjalankan perusahaan. Pihak-pihak tersebut adalah mereka yang duduk di dewan komisaris dan dewan direksi perusahaan (Wahidahwati, 2002). Adanya kepemilikan manajerial dalam perusahaan merupakan satu cara yang tepat, karena dengan seperti ini para manajer diberikan kesempatan untuk memiliki saham dalam perusahaan yang dikelolanya, dan mempunyai kepentingan yang sama pula dengan para pemegang saham lainnya. Dengan adanya kepemilikan manajerial diharapkan para manajer akan termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya sehingga nantinya dapat meningkatkan nilai perusahaan yang otomatis akan meningkatkan kesejahteraan pemilik saham dari perusahaan tersebut (Ikin Solikin, dkk, 2015 : 725). Dalam hal ini kepemilikan institusional juga mempunyai peran penting dalam hal pengawasan manajemen. Dengan adanya kepemilikan institusional dapat meningkatkan pengawasan terhadap manajemen, semakin besar porsi kepemilikan institusional maka semakin ketat pengawasannya, sehingga dapat menghalangi tindakan kecurangan yang dilakukan oleh manajemen. Dengan seperti ini otomatis akan meningkatkan nilai perusahaan dan para investor lebih percaya terhadap perusahaan yang pengawasannya ketat (Ikin Solikin, dkk, 2015 : 725).
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

adalah studi dokumentasi, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber data sekunder dan seluruh informasi melalui jurnal, buku, dan media informasi lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu uji koefisien determinasi, uji F dan uji t pada level signifikan 5%. Selain itu terdapat juga uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ASURANSI YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ASURANSI YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA

Hasil penelitian ini juga sebelumnya memiliki persamaan dengan penelitian terdahulu seperti yang dilakukan oleh Uniariny (2012) yang melakukan penelitian mengenai pengaruh struktur modal Intelektual Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2006-2010. Terdapat pengaruh signifikan struktur modal terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti struktur modal yang berupa total dari ekuitas dan kewajiban jangka panjang pada perbankan di Indonesia telah berperan penting dalam kontribusi peningkatan nilai perusahaan. Diyah Kusnaeni (2012) melakukan penelitian tentang pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan pada industry barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Variable bebas secara serempak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia dengan tingkat signifikansi 0,000. Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang tercermin dari nilai Price Book Value pada industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Serta Anup Chowdhury dan Suman Paul Chowdhury (2010) melakukan penelitian tentang Impact of capital structure on firm’s value : Evidence from Bangladesh. Memaksimalkan kekayaan pemegang saham membutuhkan kombinasi sempurna dari hutang dan ekuitas, sedangkan biaya modal memiliki korelasi negatif dalam keputusan ini dan itu harus seminimal mungkin. Ini juga terlihat bahwa dengan mengubah komposisi struktur modal suatu
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Sari, Imilda Yunita. 2011 .“ Analisis Pengaruh Profitabilitas, Leverage, UkuranPerusahaan, Dividend Payout Ratio terhadap Expected EarningsPerusahaan Manufaktur yang go publik di BEI”. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya.

3 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Analisis Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Kinerja Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia (BEI)

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk adalah perusahaan produsen kertas Indonesia yang didirikan sejak tahun 1972. Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini memiliki fasilitas produksi di Sidoarjo, Jawa Timur. Sejak awal produksinya, perusahaan mampu menghasilkan produk kertas sebanyak 12.000 metrik ton per tahun. Kapasitas produksi ini kemudian tumbuh pada tahun 2006, yaitu 1.200.000 metrik ton dengan adanya alat konversi kapasitas yang memberikan tambahan sekitar 320.000 metrik ton per tahun. Variasi produk perusahaan antara lain adalah kertas khusus, kertas karbon, alat tulis kantor, buku latihan, bantalan, spiral, buku bersampul, buku gambar, tas belanja, alat tulis fancy, amplop, file folder dan lain-lain. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan kertas yang mendukung dan mempromosikan penggunaan kertas daur ulang. Kertas daur ulang ini digunakan perusahaan untuk membuat kertas halus dan berbagai produk alat tulis.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects